0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
826 tayangan11 halaman

Refleksi Pembelajaran PAI di Sekolah

Laporan ini merupakan hasil refleksi kegiatan pembelajaran mata kuliah Pendidikan Agama Islam selama satu semester. Laporan ini membahas pengetahuan, cara pandang, perubahan perilaku, keterampilan komunikasi, dan substansi mata kuliah yang diperoleh selama perkuliahan. Laporan ini bertujuan untuk melaporkan kemajuan pembelajaran dan mengetahui manfaat mata kuliah terhadap perkembangan diri mahasiswa.

Diunggah oleh

Nabil. Regar
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
826 tayangan11 halaman

Refleksi Pembelajaran PAI di Sekolah

Laporan ini merupakan hasil refleksi kegiatan pembelajaran mata kuliah Pendidikan Agama Islam selama satu semester. Laporan ini membahas pengetahuan, cara pandang, perubahan perilaku, keterampilan komunikasi, dan substansi mata kuliah yang diperoleh selama perkuliahan. Laporan ini bertujuan untuk melaporkan kemajuan pembelajaran dan mengetahui manfaat mata kuliah terhadap perkembangan diri mahasiswa.

Diunggah oleh

Nabil. Regar
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN HASIL REFLEKSI KEGIATAN PEMBELAJARAN MKWK

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Dosen pengampu :

Iis Sholihat Damanik, [Link]

Disusun Oleh

Nama : Yulia fitri


Nim : 221501015
Kelas :pendidikan agama islam 12
Prodi : farmasi

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA


MEDAN
2022
DAFTAR ISI

DAFTAR ISI...................................................................................................................................................... 2
BAB I ............................................................................................................................................................... 3
PENDAHULUAN .............................................................................................................................................. 3
Latar Belakang ........................................................................................................................................... 3
Tujuan ........................................................................................................................................................ 3
BAB II .............................................................................................................................................................. 4
TINJAUAN PUSTAKA ....................................................................................................................................... 4
BAB III ............................................................................................................................................................. 5
HASIL REFLEKSI............................................................................................................................................... 5
Pengetahuan .............................................................................................................................................. 6
Cara pandang ............................................................................................................................................. 7
Perubahan perilaku .................................................................................................................................... 7
Keterampilan komunikasi .......................................................................................................................... 8
Substansi mata kuliah ................................................................................................................................ 8
BAB IV............................................................................................................................................................. 9
PENUTUP ........................................................................................................................................................ 9
KESIMPULAN .............................................................................................................................................. 9
SARAN ........................................................................................................................................................ 9
DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................................................................10

2
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kemajuan suatu bangsa didukung oleh sumber daya manusia paripurna dengan tiga
elemen penting; sehat, cerdas, dan berkarakter baik. Namun, cita-cita untuk memajukan bangsa
tersebut hanya akan menjadi mimpi semata ketika fenomena yang memperlihatkan karakter
buruk kian mengemuka di negeri ini, dan hal yang paling menghawatirkan adalah kalangan siswa
terlibat di dalamnya. Dalam posisi itu, ketidakberhasilan pendidikan adalah bidang yang sering
menjadi bahan perbincangan, dan terutama pendidikan agama kian menjadi sorotan utama. Di
tengah hegemoni perbincangan materi, model, dan penciptaan lingkungan dalam kondisi
kekinian, artikel ini bertujuan menelusuri kembali konsep PAI secara utuh mencakup pengertian,
tujuan, dasar dan fungsinya, sehingga berbagai aktivitas ke-PAI-an, terutama di persekolahan,
tidak melenceng dari khithahnya. Literatur review dipilih sebagai metode untuk mengkaji
tulisan-tulisan para tokoh, penulis buku dan jurnal, serta dokumen regulasi berkaitan pendidikan
dan PAI. Hasil kajian menunjukkan bahwa ada tiga kata yang sering dibahas para tokoh ketika
menelusuri konsep pendidikan dalam Islam, yakni tarbiyah, ta’dib, dan ta’lim. Ketiga kata itu
menjadi dasar dalam menelusuri konsep PAI secara utuh di Indonesia. PAI telah mewarnai
proses pendidikan di Indonesia, dengan ajaran Islam sebagai konten yang diajarkan. Dengan
memperhatikan dasar dan fungsinya, PAI di persekolahan harus diajarkan oleh Guru PAI
profesional dengan tujuan untuk mendidik, membimbing, dan mengarahkan siswa menjadi
pribadi Islami (insan kamil; beriman, taat, dan berakhlak) dalam kerangka diri siswa sebagai
individu, anggota kelaurga, bagian masyarakat, warga negara, dan warga dunia. Poin ini
sekaligus menegaskan bahwa tujuan PAI bukanlah menjadikan siswa menjadi ahli ilmu agama
Islam. Artikel ini dapat memberi wawasan terutama kepada Guru atau mahasiswa prodi PAI
dalam memahami PAI secara utuh, terutama kaitannya di persekolahan.

B. Tujuan
1. Sebagai laporan LIDA terkait system pembelajaran mkwk
2. Mengetahui sejauh mana progress pembelajaran mata kuliah agama islam
selama satu semester
3. Hasil dari pengerjaan proyek mkwk dan kaitannya terhada mata kuliah agama
islam.

3
BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

Dalam konsep Islam, Tuhan disebut Allah (bahasa Arab: ‫ )هللا‬dan diyakini sebagai
Zat Maha Tinggi Yang Nyata dan Esa, Pencipta Yang Maha Kuat dan Maha Tahu, Yang Abadi,
Penentu Takdir, dan Hakim bagi semesta alam. Islam menitikberatkan konseptualisasi Tuhan
sebagai Yang Tunggal dan Maha Kuasa (tauhid). Dia itu wahid dan Esa (ahad), Maha Pengasih
dan Maha Kuasa. Menurut ajaran Islam, Tuhan muncul di mana pun tanpa harus menjelma
dalam bentuk apapun

Setelah mengetahui konsep ketuhanan maka langkah selanjutnya yaitu dengan


mengimani dan bertaqwa kepada Allah. Iman dan taqwa adalah dua sisi mata uang yang tak bisa
dipisahkan. Iman merupakan kendaraan bagi seseorang untuk mencapai taqwa. Tanpa iman tak
mungkin seseorang akan mencapai taqwa. Taqwa adalah kemampuan seseorang dalam
menjalankan segala perintah Tuhan dan menjauhi segala larangan-Nya. Bagaimana mungkin
perintah dan larangan Tuhan akan dijalankan sementara ia tak memiliki Tedi Supriyadi, Model
Pembelajaran Internalisasi Iman dan Taqwa… [198] iman? Oleh karena itulah, inti iman pada
dasarnya bukan saja terletak di lisan dan diyakini di hati saja, melainkan di implementasikan
dalam perbuatan.

Hakekat manusia dalam konsep Islam adalah makhluk yang diciptakan oleh Allah SWT,
memiliki berbagai potensi untuk tumbuh berkembang menuju kepada kesempurnaan. Adapun
implikasi konsep Islam tentang hakekat manusia dan hubungannya dengan pendidikan Islam
adalah: Pertama, Sistem pendidikan Islam harus dibangun di atas konsep kesatuan antara
qalbiyah dan aqliyah untuk dapat menghasilkan manusia intelektual dan berakhlak. Kedua,
pendidikan Islam harus berupaya mengembangkan potensi yang dimiliki manusia secara
maksimal, sehingga dapat diwujudkan bermuatan hard skill dan soft skill. Ketiga, pendidikan
Islam harus dijadikan sarana yang kondusif bagi proses transformasi ilmu pengetahuan dan
budaya Islami. Keempat, konsep hakekat manusia dan fungsi penciptaannya dalam alam semesta
harus sepenuhnya diakomodasikan dalam perumusan teori-teori pendidikan Islam melalui
pendekatan kewahyuan, empirik keilmuan dan rasional filosofis. Kelima, proses internalisasi
nilai-nilai Islam kedalam pribadi seseorang harus dapat dipadukan melalui peran individu
4
maupun orang lain (guru), sehingga dapat meperkuat terwujudnya kesatuan pola dan kesatuan
tujuan menuju terbentuknya mentalitas insan kamil.

Peran agama dalam kehidupan individu berfungsi sebagai suatu sistem nilai yang memuat
norma-norma tertentu. Agama berpengaruh sebagai motivasi dalam mendorong individu untuk
melakukan suatu aktivitas, karena perbuatan yang dilakukan dengan latar belakang keyakinan
agama dinilai mempunyai unsur kesucian, serta ketaatan. Agama dalam kehidupan individu juga
berfungsi sebagai.

1. Sumber Nilai Dalam Menjaga Kesusilaan


2. Sebagai Sarana Untuk Mengatasi Frustasi,
3. Sebagai Sarana Untuk Memuaskan Keingintahuan. Selanjutnya berkenaan dengan fungsi
agama dalam kehidupan bermasyarakat.

Secara terminologis (istilah, maknawi) dapat dikatakan Islam adalah agama wahyu
berintikan tauhid atau keesaan Tuhan yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi
Muhammad Saw sebagai utusan-Nya yang terakhir dan berlaku bagi seluruh manusia, di
mana pun dan kapan pun, yang ajarannya meliputi seluruh aspek kehidupan manusia.7
Wahyu yang diurunkan oleh Allah SWT kepada Rasul-Nya untuk disampaikan kepada
segenap umat manusia sepanjang masa dan setiap persada. Suatu sistem keyakinan dan
tataketentuan yang mengatur segala perikehidupan dan penghidupan asasi manusia dalam
pelbagai hubungan: dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam lainnya

Sumber hukum Islam adalah wahyu Allah SWT yang dituangkan di dalam AI-Qur'an
dan Sunnah Rasul. .lika kita telaah ayat-ayat Al-Qur'an yang berhubungan dengan hukum,
ternyata ayatayat yang menunjukkan hukum-hukum yang agak terperinci hanyalah mengenai
hukum ibadat dan hukum keluarga.

BAB III

HASIL REFLEKSI

5
1. Pengetahuan
Mata kuliah wajib kurikulum pendidikan agama Islam memiliki dampak terhadap
saya selama pembelajaran satu semester. Materi kuliah yang diberikan menambah
pengetahuan tentang bagaimana berpolitik yang sesuai dengan ketentuan-ketentuan
Islam serta ilmu pengetahuan dan teknologi yang merupakan sebuah keharusan dalam
Islam yang pastinya sesuai dengan isi kandungan kitab suci Al-Qur’an. Berikut adalah
materi yang diajarka selama satu semester sebagai berikut
1) Konsep Ketuhanan Menurut Agama Islam
2) Keimanan Dan Ketaqwaan
3) Hakikat Manusia Menurut Islam
4) Agama, Syarat-Syarat Agama, Klasifikasi Agama, Ciri-Ciri Agama Dan
Agama Islam
5) Islam Sebagai Wahyu
6) Sumber Ajaran Islam Dan Metode Berijtihad
7) Ham Demokrasi Dan Korupsi
8) Etika, Moral Serta Akhlak Dan Hubungannya Dengan Tasawuf
9) Iptek Dan Seni
10) Masyarakat Madani Dabn Ekonomi Islam
11) Pemuda Indonesia Tumbuh Dan Bermakna

Selain proses pembelajaran melalui penyampaian materi juga terdapat kegiatan


pembuatan proyek yang mengharuskan setiap mahasiswa berpartisipasi dalam kelompok
yang dimana tema dari proyek tersebut yaitu pendidikan berkualitas. Melalui kegiatan
proyek ini kelompok saya mengambil judul pendidikan berkualitas untuk mewujudkan
kebhinekaan.
Melalui pembelajaran mkwk pendidikan agama Islam ini menyadarkan saya
bahwa kita hidup berdampingan dengan penganut agama lain yang tentunya
mengharuskan kita untuk bisa saling menghargai. Secara tidak langsung melalui
pembelajaran mkwk pendidikan agama Islam ini menjadikan saya agar bisa melibatkan
tuhan dalam hal apapun karena sesungguhnya kita semua adalah sama yaitu makhluk
ciptaan Tuhan.

6
2. Cara pandang
Melalui proses pembelajaran mkwk pendidikan agama Islam sedikit merubah cara
pandang saya terhadap menghargai proses dan menghargai waktu. Di dalam proses
pembelajaran mkwk ini tidak hanya belajar tentang materi saja tetapi juga begaimana
cara agar bisa membagi waktu dan bekerja sama dalam kelompok. Dalam proses
pembelajaran kita dituntut untuk bekerja sama dalam pembuatan materi PPT untuk
dipresentasikan secara berkelompok yang dimana hal tersebut mengharuskan kita bisa
berkomunikasi dengan baik dengan 7esame anggota dan belajar memecahkan masalah
Bersama-sama. Namun, dalam kegiatan kerja kelompok tertentu ada beberapa perbedaan
pendapat dalam setiap anggota dan disinilah kamu harus bisa menemukan titik tengah
agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal.
Cara pandang masing-masing anggota terhadap sesuatu masalah mungkin
berbeda-beda namun dengan adanya kegiatan proyek yang mengharuskan kita untuk bisa
bekerjasama sedikit demi sedikit dapat melatih masing-masing. Misalnya, saat terjun
kelapangan langsung mengajar disekolah, beberapa anggota kelompok ada yang
mengalami kendala di waktu dan hal ini tentu bisa diatasi jika ada komunikasi yang baik.

3. Perubahan perilaku
Pembelajaran mkwk pendidikan agama Islam selama satu semester sedikit banyak
perilaku yang berubah pada diri saya seperti memberikan saya pengalaman terhadap
pemecahan masalah serta dapat berpikir kritis dan solutif dimana saya bisa memberikan
solusi terbaik terhadap suatu masalah. Pembelajaran pendidikan agama Islam ini juga
membantu saya dalam memahami makna nilai-nilai agama dalam kehidupan 7esame
karena seperti yang kita ketahui bahwa Indonesia memiliki 6 jenis agama yang telah
diakui. Keberagaman tersebut menjadikan saya paham bahwa pelaksanaan toleransi antar
umat beragama harus dilakukan secara tepat dan proporsional.

Seperti yang kita tau penerapan mata kuliah wajib kurikulum ( mkwk) merupakan
tujuan dalam membentuk karakter mahasiswa untuk dapat memberikan dalam dampak
yang nyata. Pada pelaksanaanya kegiatan pembelajaran mkwk mengalami peningkatan

7
dibandingkan sebelumnya, penambahan tugas proyek pada kegiatan ini secara tidak
langsung membuat saya bisa lebih berpikir kritis dan solutif dalam kegiatan proyek
tersebut karena adanya aksi yang dilakukan dalam menyesuaikan suatu masalah.

4. Keterampilan komunikasi
Selama pembelajaran satu semester ini saya merasa mengalami peningkatan
kemampuan berkomunikasi. Hak ini dikarenakan dalam pembelajaran mkwk ditugaskan
pembuatan proyek yang dilakukan secara berkelompok sehingga menuntut saya agar bisa
berkomunikasi dengan 8esame anggota dalam membagi waktu untuk bisa menyelesaikan
tugas proyek proposal, dan laporan akhir yang masing-masing dari tugas tersebut
merupakan tugas kelompok. Dari sinilah kemampuan berkomunikasi yang baik sangat
dibutuhkan dalam pengerjaan tugas kelompok, mahasiswa yang memiliki kemampuan
komunikasi yang baik tentu akan dapat dengan mudah menemukan titik terang dari suatu
permasalahan.
Saya merasa selama proses pembelajaran kemampuan berkomunikasi dengan
anggota kelompok terjalin dengan baik walaupun terkadang terdapat perbedaan pendapat
atau opini dari masing-masing anggota. Namun, hal itu bukan menjadi masalah besar
bagi saya karena dengan adanya perbedaan pendapat kita justru dituntut untuk dapat
berpikir kritis untuk menemukan jalan tengah tanpa menjatuhkan pihak manapun.

5. Substansi mata kuliah


Menurut saya mata kuliah wajib kurikulum pendidikan agama Islam memiliki
peran yang penting dalam pendidikan universitas selain belajar mempersiapkan diri ke
dunia kerja kita juga harus ingat bahwa segala keberhasilan yang diraih tidak lepas dari
campur tangan Tuhan, sehingga dengan adanya mata kuliah, pendidikan agama Islam
kita masih bisa mempelajari dan mendalami ilmu-ilmu agama tentang baik buruknya
suatu hal dan mempelajari ilmu-ilmu baru yang sebelumnya belum diketahui.

Dalam upaya meraih keberhasilan kita tentu selalu memohon kepadanya karena
keberhasilan terjadi atas ridho dari Allah SWT maka dengan adanya mata kuliah
pendidikan agama Islam membuat saya menyadari bahwa sebagai manusia kita memang

8
hanya bisa berencana dan Allah SWT yang berkehendak atas terjadinya suatu hal. Dari
sini saya yakin jika kita pantang menyerah dan tidak mudah putus asa dalam meraih
keberhasilan maka insyaallah diberikan jalan dan kemudahan oleh Allah SWT.

BAB IV

PENUTUP

A. KESIMPULAN

Dari pembelajaran mkwk berbasis proyek ini mahasiswa bisa lebih aktif lagi
dan dengan ini mahasiswa Universitas Sumatera Utara bisa menjangkau
masyarakat lebih dalam lagi dan dengan adanya pembelajaran ini bukan
hanya mahasiswa yang bisa mendapatkan ilmu dan pengalam an namun juga
seluruh masyarakat yang menjadi sasaran proyek ini. Dengan berkembangnya
zaman yang dibutuhkan masyarakat bukan hanya arahan namun juga kegiatan
langsung . dan itu juga menjadi kesempatan berharga kami sebagai mahasiswa
yang telah menjalani proyek ini.

B. SARAN

Semoga kedepannya pembelajaran MKWK berbasis proyek ini berjalan lebih


baik lagi, dan mengahasilkan mahasiswa yang peduli akan masyarakat, serta
mejadi generasi berkarakter BINTANG USU, berjalan dengan baik
memberikan inovasi, kreatifitas dan manfaat untuk sesama

9
DAFTAR PUSTAKA

Khairuddin. (2021). KONSEPSI ISLAM TENTANG TUHAN DAN IMPLIKASINYA PADA

PENDIDIKAN. EDUKASI, 9(1), 57 - 72. [Link] diakses pada 23

desember 2022 17. 14

Syarif, miftah. 2017, Hakekat Manusia dan Implikasinya Pada Pendidikan Islam, Jurnal
Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, Vol. 2 No. 2, halaman 2,
[Link] diakses pada 23 desember
2022 17.25
Tedi Supriyadi, 2016, Model Pembelajaran Internalisasi Iman dan Taqwa, Mimbar Sekolah
Dasar, Vol 3no 2, [Link] diakses pada 23 desember
2022 17.45
Rahman,Muhammad Asvin, 2022, KONSEP ARTI ISLAM DALAM AL-QUR’AN, AL-MIKRAJ Jurnal
Studi Islam dan Humaniora Vol. 2 No. 2 diakses pada 23 desember 2022 18.05
Mulyadi, 2016, AGAMA DAN PENGARUHNYA DALAM KEHIDUPAN, Jurnal Tarbiyah Al-Awlad,
Volume VI Edisi 02, oai:[Link]/jurnal:article/424 ,
,

10
11

Anda mungkin juga menyukai