0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
50 tayangan2 halaman

Panduan Piutang Wesel dalam Akuntansi

Dokumen tersebut membahas tentang piutang wesel, yang merupakan piutang yang timbul dari adanya surat wesel. Surat wesel adalah instrumen keuangan yang berisi janji pembayaran pada tanggal tertentu di masa depan. Dokumen ini juga menjelaskan informasi yang harus dicantumkan pada surat wesel dan contoh perhitungan bunga serta jurnal pembukuan untuk transaksi penjualan dengan piutang wesel.

Diunggah oleh

putri juwita
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
50 tayangan2 halaman

Panduan Piutang Wesel dalam Akuntansi

Dokumen tersebut membahas tentang piutang wesel, yang merupakan piutang yang timbul dari adanya surat wesel. Surat wesel adalah instrumen keuangan yang berisi janji pembayaran pada tanggal tertentu di masa depan. Dokumen ini juga menjelaskan informasi yang harus dicantumkan pada surat wesel dan contoh perhitungan bunga serta jurnal pembukuan untuk transaksi penjualan dengan piutang wesel.

Diunggah oleh

putri juwita
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama : Putri Juwita

Nim : 048786878
Matkul: Akuntansi keuangan menengah

Diskusi 5, Izin menjawab pak/buk

Jawaban:

Piutang Wesel

Piutang wesel adalah bentuk piutang yang timbul dari adanya surat wesel. Surat
wesel adalah instrumen keuangan yang berisi janji pembayaran dari pihak yang
berutang kepada pihak yang berpiutang pada tanggal tertentu di masa depan.
Piutang wesel dapat timbul ketika suatu perusahaan menjual barang atau jasa
kepada pelanggan dengan menggunakan surat wesel sebagai alat pembayaran.
Informasi yang Harus Dicantumkan di Setiap Surat Wesel

Setiap surat wesel harus mencantumkan informasi berikut:


1. Nama dan alamat pihak yang berutang (pembeli).
2. Nama dan alamat pihak yang berpiutang (penjual).
3. Jumlah uang yang harus dibayar.
4. Tanggal jatuh tempo pembayaran.
5. Tanda tangan pihak yang berutang.
Perhitungan Bunga pada Piutang Wesel

Untuk menghitung bunga pada piutang wesel, kita perlu mengetahui jumlah uang
yang akan dibayar pada tanggal jatuh tempo. Jika wesel tersebut berbunga 15%,
kita dapat menggunakan rumus berikut:
Bunga = Jumlah Uang x Tingkat Bunga x Jangka Waktu

Misalkan CV ARKANA memiliki piutang wesel sebesar Rp 10.000.000 dengan


bunga 15% dan jatuh tempo 1 tahun. Maka perhitungannya adalah sebagai berikut:
Bunga = Rp 10.000.000 x 0,15 x 1 = Rp 1.500.000

Jadi, CV ARKANA harus membayar Rp 1.500.000 sebagai bunga pada tanggal jatuh
tempo.
Jurnal Pembukuan pada PT ARIZA dan CV ARKANA

Untuk membuat jurnal pembukuan pada PT ARIZA dan CV ARKANA, kita perlu
mengetahui transaksi apa yang terjadi. Jurnal pembukuan adalah catatan yang
mencatat setiap transaksi keuangan yang terjadi dalam suatu perusahaan.
Berikut adalah contoh jurnal pembukuan untuk transaksi penjualan dengan piutang
wesel antara PT ARIZA dan CV ARKANA:
Jurnal Pembukuan PT ARIZA

Tanggal Keterangan Debit Kredit


1 Januari 2023 Piutang wesel dari CV ARKANA Rp 10.000.000

1 Januari 2023 Pendapat penjualan Rp 10.000.000

Jurnal Pembukuan CV ARKANA

Tanggal Keterangan Debit Kredit


1 Januari 2023 Hutang wesel kepada PT ARIZA Rp 10.000.000

1 Januari 2023 Biaya bunga wesel Rp 10.000.000

1 Januari 2023 Piutang wesel kepada PT ARIZA Rp 10.000.000

Sumber Referensi : Hendrickson, Eldon S (1992). Accounting Theory. 5th Ed. Homewood
Illinois, new York : Richard D Irwin.

Anda mungkin juga menyukai