0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
56 tayangan10 halaman

Sejarah dan Fungsi Mesin Pencari

Diunggah oleh

saripahsaragih487
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
56 tayangan10 halaman

Sejarah dan Fungsi Mesin Pencari

Diunggah oleh

saripahsaragih487
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

SEARCH ENGINE

[Link] Search Engine


Search engine pertama dibuat oleh Alan Emtage pada tahun 1990.
Yang ia ciptakan adalah alat bantu untuk melakukan pencarian bernama
Archie. Tool ini adalah kumpulan file indeks di Internet. Saat itu, Archie
menjadi program favorit pengguna Internet. Program ini berisi daftar direktori
semua file yang bisa diunduh dari FTP anonim di jaringan. Daftar tersebut
dikumpulkan dengan jaringan lain dan disimpan ke database. Archie bekerja
dengan mengindeks semua file untuk mempermudah pengguna internet
mencari lokasi file yang diinginkan.

Di tahun 1991, Mark McCahill mengembangkan aplikasi Gopher


untuk mencari teks di Internet. Gopher mengindeks dokumen teks yang
akhirnya Gopher ini berkembang menjadi WWW.

[Link] Search Engine

Search engine atau apabila diartikan dalam bahasa Indonesia adalah


mesin pencari pada dasarnya merupakan program berbasis web yang
diperuntukkan untuk mencari informasi di dalam World Wide Web (www).
Pencarian informasi melalui search engine bisa didapatkan dengan
menyesuaikan dengan kata kunci yang pengguna masukkan. Teknologi dari
search engine dapat memberikan informasi yang diinginkan pengguna dengan
daftar pencarian terbaik yang tersedia. Proses menghasilkan informasi tersebut
biasa disebut sebagai SERP atau search engine result page.

Sejak pertama kali diciptakan, banyak sekali search engine yang ada
di dunia saat ini, salah satu yang sangat terkenal tentu saja Google. Pengguna
yang ingin menggunakan Google bisa melalui berbagai perangkat yang
dimiliki, dari browser yang ada smartphone, tablet, komputer, dan berbagai
perangkat browser lainnya. Selanjutnya, setelah memasukkan kata kunci yang
Kamu ingin ketahui, hasil yang ditampilkan oleh gagal tidak akan sama
dengan apa yang ditampilkan oleh Bing, begitupun juga dengan Yahoo,
terlebih lagi urutan daftar yang dihasil. Setiap search engine menggunakan
algoritma yang berbeda-beda pada saat mengindex dan mengumpulkan data,
secara otomatis hasil yang diberikan belum tentu sama.

[Link] Search Engine

Search engine terdiri atas lima komponen, yaitu:

a) Query interface
Komponen pertama adalah Query interface, merupakan komponen
penting pertama yang adalah bentuk tampilan atau format situs yang
menyediakan fasilitas searching engine. Bentuk yang paling sederhana
adalah tersedianya sebuah kotak kosong di situs dimana user dapat
menuliskan data atau informasi yang ingin dicari (lihat situs [Link]
atau [Link]). Yang harus diketahui oleh user adalah bahwa tidak
semua situs memiliki kemampuan yang sama dalam membantu user untuk
mengekspresikan jenis data atau informasi yang ingin dicari. Dalam
bahasa komputer cara mengekspresikan ini disebut sebagai query.
Contohnya adalah seseorang yang ingin mencari data atau informasi
mengenai hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak, dapat
menggunakan query semacam: “kesehatan” and “ibu” and “anak”.
b) Query Engine
Komponen kedua adalah Query Engine, merupakan sebuah program
yang bertugas untuk menterjemahkan keinginan user ke dalam bahasa
yang dimengerti oleh mesin komputer. Secara teknis, perusahaan-
perusahaan penyedia searching engine berlomba-lomba membuat query
engine yang baik sehingga selain tepat dalam mengekspresikan
keinginan user, dapat pula melakukan tugas pencarian secara cepat. Query
Engine ini pulalah yang segera melakukan pencarian arsip dan dokumen
yang tepat di dalam sistem basis data (database) yang bersangkutan.

c) Database
Komponen ketiga adalah Database, merupakan kumpulan atau daftar
dari dokumen maupun arsip dari seluruh situs yang ada di internet.
Semakin besar skala internet, akan semakin besar pula kapasitas
penyimpan yang dibutuhkan.

d) Spider
Spider merupakan komponen terpenting dalam sebuah searching
engine. Secara berkala dan kontinyu, spider akan mendata setiap situs yang
ada di internet, baik yang baru maupun yang lama. Terhadap masing-
masing situs, selain alamatnya, akan diambil kata-kata kunci dari arsip
maupun dokumen yang ditemukan. Katakanlah dari situs [Link]
akan diambil setiap kata pada kalimat judul artikel, disinilah sebenarnya
persaingan antara situs terjadi, yaitu strategi dan teknik apa yang
dipergunakan dalam melakukan sampling terhadap kata-kata yang akan
menjadi kunci dalam pencarian arsip dan dokumen. Harap diingat bahwa
tidak semua situs melakukan proses updating dan sampling ini secara
kontinyu (24 jam sehari), yang dapat menyebabkan telah hilangnya
beberapa arsip dan dokumen dari internet saat user mencarinya.

e) Indexer
Indexer merupakan sebuah program untuk mempercepat proses
pencarian. Filosofi yang dipergunakan mirip dengan prinsip penggunaan
indeks pada kamus atau buku-buku. Perang antar situs pun terjadi di sini,
karena teknik melakukan indeks akan sangat berpengaruh terhadap
kecepatan pencarian data atau informasi. Biasanya yang terjadi di sini
adalah adu algoritma (alur logika sebuah program) antar para
programmer yang direkrut oleh masing-masing perusahaan.

[Link] Search Engine

Fungsi search engine antara lain:

a) Mengindeks Alamat dan Konten di Situs Web

Fungsi search engine yang pertama adalah untuk mengindeks


alamat dan konten situs web yang berada di jaringan internet. “Bot”
atau “Crawler” yang ada di search engine menjelajahi internet dan
mendata situs web melalui alamatnya hyperlink-nya.

Setelah menjelajah, data yang diperoleh disimpan dan


menghasilkan daftar indeks situs web yang sangat besar. Salah satu
search engine terbesar di dunia, Google, di tahun 2017 saja sudah
mempunyai lebih 130 triliun halaman situs web.
Tidak semua halaman situs web dicatat oleh search engine.
Pada hasil pencarian, hanya halaman-halaman tertentu saja yang
ditampilkan. Hanya halaman situs web yang diberikan izin oleh
pemilik situs saja yang dapat di-crawling.

b) Menyediakan Informasi Melalui Kata Kunci

Saat ini kebanyakan orang akan mencari informasi melalui


mesin pencari. Terhitung, setiap hari lebih dari 4 milyar pencarian
yang dilakukan di mesin pencari Google. Setidaknya, tidak kurang dari
40 ribu pencarian dilakukan setiap detiknya dan akan terus bertambah
seiring bertambahnya pengguna internet.

Sumber: [Link]

Hampir seluruh informasi, semua ada di mesin pencari seperti Google.


Semakin banyak pengguna menggunakan mesin pencari untuk mencari
informasi, maka peluang untuk memasarkan produk semakin terbuka melalui
internet. Itulah kenapa, saat ini banyak orang menggunakan media online
sebagai sarana promosi produk atau memasarkan produk mereka.
c) Media Pemasaran

Bertambahnya jumlah pengguna dengan pencarian yang


fantastis setiap detiknya membuat mesin pencarian menjadi media
pemasaran modern saat ini. Pengguna dapat mencari apa saja melalui
mesin pencari, termasuk barang-barang yang ingin mereka beli.

Pemilik usaha hanya tinggal membuat konten yang menarik,


dan membuatnya terindeks oleh mesin pencari. Setelah itu, tinggal
menunggu beberapa saat bisa jadi beberapa hari sampai dengan mesin
pencari mengenalinya. Setelah itu, setiap orang yang melakukan
pencarian dengan kata kunci tertentu akan menampilkan produk atau
konten yang pemilik usaha buat.

[Link] Kerja Search Engine

a) Crawling

Crawling merupakan proses yang pertama dilakukan oleh


mesin [Link] pencari akan melakukan crawling ini dengan
tujuan untuk mengumpulkan informasi mendetail dari sebuah
[Link] ini dilakukan oleh bot yang bekerja secara terus-
menerus mengumpulkan detail website seperti halaman,judul,kata
kunci,gambar hingga internal link yang ada pada website.

b) Indexing

Setelah mesin pencari melakukan crawling, selanjutnya data-


data akan disimpan pada database search engine dengan kata kunci
tertenu. Halaman-halaman yang belum terindex tidak akan tampil di
search engine.
c) Processing

Setelah mesin pencari melakukan crawling, selanjutnya data-


data akan disimpan pada database search engine dengan kata kunci
tertenu. Halaman-halaman yang belum terindex tidak akan tampil di
search engine.

d) Calculating relevancy

Calculating relevancy ini merupakan pembandingan halaman-


halaman website yang sebelumnya telah terindex untuk mencari
website dengan kata kunci relevan sesuai dengan permintaan user.
Semakin relevan website tersebut akan memiliki kemugkinan besar
untuk tampil di halaman utama mesin pencari

e) Retrieval

Tahap ini merupakan langkah mesin pencari dengan


memberikan halaman website yang relevan dengan permintaan user.
Setiap search engine memiliki algoritma yang berbeda untuk
menentukan suatu halaman yang akan ditampilkan di halaman
pertama. Setiap mesin pencari memiliki algoritma yang berbeda, oleh
karena itu akan berbeda pula hasil pencarian yang ditampilkan walau
dengan kata kunci yang sama.

f) Ranking

Mesin pencari tidak akan sebarangan dalam memposisikan ranking


pencarian. Mesin pencari akan melakukan proses di atas guna
menampilkan halaman yang relevan untuk user dengan inputan kata
kunci yang relevan. Ini sangat berkaitan erat dengan SEO (Search
Engine Optimization) dimana semakin relevan halaman website, maka
memiliki kemungkinan besar untuk mendapatkan ranking terata

[Link]-Macam Search Engine

a) Google Search

Google Search merupakan search engine terbesar yang saat ini


digunakan oleh pengguna secara [Link] pencari yang berbasis di
Mountain View, California, Amerika Serikat tersebut bahkan mampu
menjadi salah satu perusahaan terbesar yang menerima jutaan trafik
perhari dari orang-orang yang melakukan [Link] digdaya
lewat search engine, Google juga berekspansi dengan menghasilkan
berbagai produk digital: YouTube, Google Adwords, Google Adsense,
Gmail, hingga sistem operasi Android yang digunakan jutaan
smartphone di seluruh penjuru dunia.

Gambar Google Search

b) Bing Search

Search engine terbesar kedua setelah Google yakni Bing.


Pengguna yang memiliki perangkat Windows pastinya tidak asing lagi
dengan search engine yang satu ini, karena Windows menjadikannya
sebagai mesin pencari bawaan pada aplikasi browser Edge.

Gambar Bing Search

c) Yandex Search

Mirip dengan Google Chrome, Yandex Browser


adalah layanan penjelajahan web yang memungkinkan pengguna untuk
mencari informasi dengan menggunakan mesin pencari. Namun, yang
membedakannya adalah tampilan situs pencariannya yang menggunakan
bahasa Rusia dan teknologi Chromium.

Gambar Yandex Search


d) DuckDuckGo Search

DuckDuckGo sendiri merupakan sebuah private search engine yang


tidak melacak pengguna maupun menampilkan advertisement di laman
[Link] DuckDuckGo menjadi sangat menarik mengingat
semakin banyaknya iklan tidak relevan yang ditampilkan Google pada
hasil penelusuran.

Gambar DuckduckGo Search

e) Yahoo! Search

Yahoo! Search merupakan mesin pencari terbesar kedua saat


ini setelah Google. Yahoo! Merupakan perusahaan multinasional yang
berpusat di Sunnyvale, California, Amerika [Link]!Inc. didirkan
oleh Jery Yang dan David Filo. Yahoo! Search menyediakan fasilitas
email gratis, yang memungkinkan pengguna untuk melakukan pencarian
berbagai macam kategori, seperti website, gambar, berita, video, dan
[Link] engine ini selalu menampilkan kata-kata yang mirip
dengan kata-kata kunci yang sedang dicari.

Gambar Yahoo! Search

Anda mungkin juga menyukai