0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan13 halaman

Panduan Menjadi Event Organizer Sukses

Buku 1 membahas peran dan tanggung jawab event organizer dalam menyelenggarakan berbagai acara. Buku 2 memberikan 7 langkah untuk membangun bisnis event organizer yang sukses dengan melihat peluang, kreatif dalam menciptakan konsep, dan menjadikan klien sebagai mitra.

Diunggah oleh

Nadhira Falishanst
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan13 halaman

Panduan Menjadi Event Organizer Sukses

Buku 1 membahas peran dan tanggung jawab event organizer dalam menyelenggarakan berbagai acara. Buku 2 memberikan 7 langkah untuk membangun bisnis event organizer yang sukses dengan melihat peluang, kreatif dalam menciptakan konsep, dan menjadikan klien sebagai mitra.

Diunggah oleh

Nadhira Falishanst
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Identitas Buku a.

Buku 1 Judul Penulis Penerbit ISBN Tahun Terbit Kota Terbit

b. Buku 2 Judul Penulis Penerbit ISBN Tahun Terbit Kota Terbit

: Cara Pintar jadi Event Organizer : KRMT Indro Kimpling Suseno : Yokyakarta Galang Press : 978-979-
362-775-5 : 2005 :

: EO : 7 Langkah Jitu Membangun Bisnis Event Oganizer : Yudhi Megananda dan Johanes Ariffin Wijara :
Buana Ilmu Populer :979-798-797-8 : 2009 : Jakarta

2.3 Ringkasan Isi Buku a. Buku 1 Event Organizer adalah sekelompok orang yang terdiri dari tim
pelaksana, tim pekerja, tim produksi, dan tim manajemen yang melaksanakan tugas operasional suatu
program acara atau melakukan pengorganisasian untuk mewujudkan suatu program acara. Setiap
kegiatan yang di selenggarakan bertujuan untuk memperoleh keuntungan di kedua belah pihak, baik
penyelenggara maupun yang hadir pada saat kegiatan berlangsung. Keuntungan ini tidak harus bersifat
material namun juga bisa bersifat non [Link] sebuah Event Organizer sendiri sebenarnya telah
di kenal di berbagai organisasi kemasyarakatan, lingkungan pekerjaan, maupun dalam lingkungan
pendidikan (in-house production). Pada prakteknya, memang sebagai EO, tidak akan mungkin
menyelenggarakan semua event, pastinya ada klasifikasi spesialisasinya. Klasifikasi ini muncul secara
alamiah saja. Biasanya menyangkut klien yang sudah biasa dilayani. Beberapa klasifikasi EO antara lain
sebagai berikut : 1.

EO Spesialisasi Kontraktor EO ini spesialis melayani keperluan perusahaan atau instansi yang akan punya
hajat. Hampir semua perusahaan atau instansi punya eventyang sifatnya internal atau program event
yang disusun secara internal oleh mereka sendiri. Dan untuk

melaksanakannya,

mereka
biasanya

menggandeng

EO

demiefisiensi dan keberhasilan eventtersebut. Sebab, mereka tidak punya cukup waktu, tenaga dan
pikiran untuk membentuk panitia internal diantara mereka sendiri untuk melaksanakan keseluruhan
event tersebut. 2.

EO Spesialis Program EO ini mengandalkan sebagian besar hidupnya melalui program/konsep event
yang mereka buat untuk dijual kepada sponsor. Misalnya eventatau acara showbiz, expo/pameran,
kompetisi olahraga/otomotif dan lain-lain.

Peran EO dapat dilihat pada pelaksanaa tugasnya untuk menyelenggarakan berbagai event sesuai
spesifikasinya. Peran EO dalam tugas-tugasnya adalah sebagai berikut : 3

1.

EO adalah penyelenggara acara. Semua yang berhubungan dengan acara dari persiapan sampai laporan
jadi tanggung jawab.

2.

Tugas utama EOdan prinsipnya adalah mengorganisir acara secara keseluruhan dari A sampai Z.

3.
Tugas EO adalah membantu kliennya untuk dapat menyelenggarakan acara

yang

diinginkan,

full

support,

kenapa

klien tidak

menyelenggarkan acaranya sendiri karena keterbatasan sumber daya manusia yang fokus dalam hal ini
dan bukantugas utama mereka. 4.

Klien punya fokus yang besar untuk brand dan perusahaannya. Maka disini ada demanddan
opportunityyang besar untuk EO bisa [Link] dapat membantu klien untuk mempromosikan brand
perusahaannya.

5.

Klien menyerahkan event kepada EOyang profesional di bidangnya dan pastinya hasilnya harus lebih
bagus daripada dikerjakan sendiri.
6.

EO adalah usaha dalam bidang jasa yang secara sah ditunjuk oleh kliennya, guna mengorganisasikan
seluruh rangkaian acara mulai dari perencanaan, persiapan, eksekusihingga evaluasi dalam rangka
mewujudkan tujuan yang diharapkanklien untuk acara.

7.

EO harus jadi penyedia solusi bisnis untuk kebutuhan klien, support untuk bersama memikirkan
keputusan yang terbaik dan pas bagi event.

8.

Peran EO adalah sebagai business partner, bukan pelayan. Jadi secara hirarki, sejajar dengan klien maka
tanggung jawab sama besar.

Berikut ini adalah posisi-posisi yang berada di bawah Production Manager : 

Assistant Production Manager (wakil dari Production Manager)

Traffic Management Officer (mengatur segala sesuatu yang berhubungan dengan kinerja produksi)

Administration Officer (mengatur segala sesuatu yang berhubungan dengan administrasi produksi)

Production Finance Officer (mengatur segala sesuatu yang berhubungan dengan keuangan produksi)

Internal Production Coordinator (mengatur segala sesuatu hal yang berkaitan dengan produksi internal

Venue Coordinator (mengatur segala sesuatu hal yang berkaitan dengan venue / lokasi event)Permit
Coordinator (mengatur segala sesuatu hal yang berkaitan perijinan)

Security Coordinator (mengatur segala sesuatu hal yang berkaitan dengan keamanan acara)

Stage Coordinator (mengatur segala sesuatu hal yang berkaitan dengan panggung)


Stage Management Coordinator (biasanya akan bekerja sama dengan Stage Director/Manager)

Lighting System Coordinator (mengatur segala sesuatu hal yang berkaitan dengan tata cahaya)

Sound System Coordinator (mengatur segala sesuatu hal yang berkaitan dengan tata suara)

Talent Coordinator (biasanya akan bekerja sama dengan Talent/Artist Management)

FoH Coordinator (mengatur segala sesuatu hal yang berkaitan dengan Front of House)Vendor
Coordinator (mengatur segala sesuatu hal yang berkaitan dengan vendor/supplier dll.)Electricity
Coordinator (mengatur segala sesuatu hal yang berkaitan dengan kelistrikan)

Water Coordinator (mengatur segala sesuatu hal yang berkaitan dengan kebutuhan)


Public Facility Coordinator (mengatur segala sesuatu hal yang berkaitan dengan fasilitas publik)

General Support Coordinator (mengatur segala hal yang umum yang berkaitan dengan produksi)

Dan lain-lain

b. Buku 2 Era modern yang penuh dengan berbagai jenis promosi produk baik langsung maupun tidak
langsung adalah salah satu penyebab berkembangnya profesi eventorganizer (EO). Ketika strategi
promosi konvensional tidak lagi dianggap tangguh untuk memenangi persaingan, EO menciptakan
konsep promosi melalui event yang unik, komunikatif, dan atraktif. Konsep itu diwujudkan melalui
proses persiapan dan eksekusi untuk mewujudkan tujuan promosi, yaitu meningkatkan brand image dan
awareness produk yang akhirnya berdampak pada meningkatnya angka penjualan. Hanya dari satu
perusahaan saja. ada banyak peluang yang dapat dijadikan proyek selain promosi produk. Ada perayaan
ulang tahun perusahaan. family gathering. acara perpisahan direktur yang akan pensiun, pesta ulang
tahun anak sang direktur, dsb. Melalui 7 langkah mudah di buku ini. kami berbagi pengalaman agar anda
terbantu dalam membangun bisnis EO yang jeli melihat peluang. pintar menjual. kreatif menciptakan
konsep. membalas kepercayaan klien melalui penyelenggaraan event yang sukses. menjadikan klien dan
pihak ketiga sebagai teman - taman baru anda. dan akhirnya menjadikan EO sebagai profesi yang dapat
menghidupi diri anda. karyawan. dan keluarga dengan penghasilan yang lebih dari cukup. Manajemen
event adalah bagian dari ilmu manajemen yang mencipatakan dan mengembangkan sebuah kegiatan
dengan tujuan untuk mengumpulkan orang-orang di satu tempat, melakukan serangkaian aktivitas yang
teratur untuk memperoleh suatu informasi atau menyaksikan suatu kejadian. Sebagian orang menyebut
manajemen eventsebagai bagian dari manjemen proyek. Namun terlepas dari hal itu, dengan melihat
kegiatannya yang melibatkan banyak orang dan dilihat dari sisi perusahaan, maka even termasuk dalam
kajian komunikasi pemasaran seperti halnya periklanan dan promosi. Manajemen eventperlu dipelajari
karena kegiatannya dipengaruhi oleh komunikasi yaitu strategi visual dan pesan, komunikasi
antarindividu, seleksi dan penempatan media, publisitas dan promosi serta beberapa kegiatan lainnya.
Usaha dalam bidang jasa yang secara sah ditunjuk oleh clientnya, guna mengorganisasikan seluruh
rangkaian acara, mulai dari perencanaan, persiapan, eksekusi hingga evaluasi, dalam rangka membantu
mewujudkan tujuan yang diharapkan client dengan membuat acara. Dengan

demikianmanajemen event dapat didefinisikan sebagai pengorganisasian sebuah kegiatan yang dikelola
secara profesional, sistematis efisien, dan efektif. Kegiatannya meliputi konsep

(perencanaan)

sampaidengan

pelaksanaan

hingga

pengawasan.

Dalam

managementevent, semua orang harus bekerja keras dengan visi yang sama untuk menghasilkan
kegiatan yang sesuai dengan harapan. Macam-macam jenis acara berdasarkan jenis
penyelenggaraannya dapat dikelompokkan sebagai berikut : 1. Olahraga: pertandingan professional,
kompetisi peringkat, pertandingan persahabatan/eksibisi. Lomba-lomba 2. Seni: pementasan/pagelaran
profit oriented, pementasan/pagelaran progam acara,

non
profit,

institutional/privat.

Lomba/

ferstival,

pentas

eksibisi/apresiasi 3. Topik wicara : diskusi, seminar, sarasehan,, talk show, dialog , variety show,
presentasi 4. Pameran : pameran komoditas perdagangan, pemeran [Link] : pesta pernikahan,
pesta pernikahan, syukuran, jabatan baru, pisah sambut, pesta peringatan pribadi Jenis berdasarkan
jenis ukuran besarnya sebuah acara, event dibedakan menjadi 3, yaitu: 1. Mega Event, adalah event
yang sangat besar, memberikan dampak ekonomi yang

besar

pada

masyarakat

sekitar

atau

bahkan
pada

negara

penyelenggaradan diinformasikan serta diliput melalui tayangan berbagai media. Biasanya event ini
terselenggara setelah dilakukan Bidding (kompetisi antara beberapa organizer untuk menjadi
penyelenggara). Contoh: Piala Dunia. 2. Hallmark Event, identik dengan karakter atau etos dari suatu
wilayah, kota atau daerah di suatu tempat. Bersifat regional di suatu daerah tertentu. Contoh : Rio
Karnaval, yang dikenal sebagai ekspresi dari Amerika Latin, yang memberikan energi pada kota Rio
deJeneiro. 7

3. Major Event, merupakan event yang secara ukuran mampu menarik media untuk meliput, menarik
sejumlah pengunjung yang besar dalam kurun waktu periode tertentu untuk menghadiri event tersebut
dan memberikan dampak peningkatan ekonomi secara [Link] : PRJ (Pekan Raya Jakarta)
Penjabaran mengenai MICE adalah sebagai berikut: 1. Meeting Pertemuan atau rapat merupakan
kegiatan rutin perusahaan,namun dengan adanya perusahaan tingkat korporasi , kebutuhanmeeting
akan lebih beragam sehingga kegiatannya perlumendapat perhatian yang lebih baik dari seorang
meeting planner(organisasi atau orang yang melakukan perencanaan untukpenyelenggaraan rapat
perusahaan). 2. Perjalanan Insentif Unsur yang terdapat adalah bisnisdan wisata. Pada perjalan insentif,
kegiatan bisnis dan pariwisata dilakukan bersama untuk mencapai tujuan [Link] insentif
sering diberikan untuk pegawai di satuperusahaan karena mereka berprestasi. 3. Conference merupakan
bisnis yang mempertemukan orang secaralangsung dalam jumlah yang besaruntuk berdiskusimengenai
suatu masalah, kasus, negosiasi, membangunhubungan dan jaringan bisnis, meningkatkan performa
baikindividu ataupun perusahaan. Konferensi biasa diselenggarakandengan nama lain, seperti summit,
assembly, convention,congress, briefing, dan training. 4. Eksibisi merupakan event yang tumbuh dan
berkembangsangat cepat. Eksibisi biasanya menampilkan beragam jenisproduk perusahaan yang
dihadiri oleh banyak pengunjung untukmembeli produk. Event ini mempertemukan penyedia produk
danjasa dengan pembeli dalam satu [Link] dari eksibisi adalah untuk memperkenalkan
produkbaru perusahaan kepada masyarakat luas. Dengan demikiandampak diselenggarakannya eksibisi
adalah masyarakatmengetahui produk baru perusahaan. Walaupun tujuannya hanyaingin
memperkenalkan produk, tapi perusahaan jugamenghendaki adanya peningkatan penjualan pada
perusahaan. ELEMEN-ELEMEN EVENT 8
1. Why: Berkaitan dengan tujuan yang akan dicapai dalam acara ini, khususnya dalam memenuhi
kebutuhan dan keinginan khalayak. 2. Who : Berkaitan dengan setiap personal yang akan terlibat dalam
kegiatan ini, juga

berhubungan

dengan

target

sasaran,

kelompok

usia,

jenis

kelamin,pendidikan dan gaya hidup. 3. Where:Berkaitan dengan tempat penyelenggaraan acara yang
paling tepat untuk khalayak sasaran, hal ini memiliki pengaruh pada atmosfir suasana pertunjukkan yang
akan digelar untuk mempengaruhi emosi penonton. 4. When: Berkaitan dengan waktu yang paling tepat
untukpenyelengaraan acara dan juga mempertimbangkan adanya fleksibilitas atau kelonggaran yang
dihubungkan dengan waktu untuk penelitian dan persiapan. 5. What:Berkaitan dengan bagaimana
mengemas event ini agar menarik bagikhalayak sasaran, terdiri dari nama ataujenis acara, isi program
dan elemen yang dibutuhkan Dalam sebuah kegiatan event tentunya terdapat keterlibatan beberapa
pihak yang terdiri dari 5 P. Dari ke-5 unsur P ini akan terlihat posisi sesungguhnya dari event organizer.
Ke-5 P itu adalah : 1. Penyandang Dana Merupakan pihak yang mengeluarkan dana untuk pelaksanaan
suatu program. 2. Pelaksana Di sinilah posisi dan peran EO yang sesungguhnya. Pelaksana harus bekerja
keras untuk mewujudkan impian dan kepuasan semua pihak (menjadi pusat dari seluruh pihak yangada)
sehingga pelaksana memiliki posisi yang sangat vital dan strategis. 3.
Penampil Merupakan salah satu kunci daya tarik suatu program. Semua jenis program sangat tergantung
pada para penampilnya. Pengisi acara kunci bisaberupa Guest Star, MC, dan sebagainya yang sudah
banyak dikenal.

4. Penonton Baik membayar atau gratis, pesta kecil di rumah sampai tingkat lomba F1, faktor penonton
adalah salah satu tolak ukur kesuksesan event. 5.

Pengamat Pengamat bisa berasal dari kalangan pers di mana pengamat memiliki pengaruh sebagai
humas atau PR secara tidak langsung. 9

Perencanaan yang baik akan menuntun kepada keberhasilan sebuah pameran, apalagi jika
penyelenggaraan pameran dikelola oleh orang yang memiliki kreativitas yang tinggi, konseptor ulung,
mediator, inisiator, dan komunikator yang professional. Perencanaan sebuah event ialah upaya
pemikiran dan perancangan sebuah acara agar dicapai hasil yang efisien dan [Link] Berger
mengemukakan bahwa “Rencanarencana dari perilaku komunikasi adalah representatif kognitif
(mewakili penafsiran lingkungan) yang memberikan panduan untuk mencapai tujuan”.

10

BAB 3 PENUTUP

3.1 Kesimpulan Manajemen event adalah bagian dari ilmu manajemen yang mencipatakan dan
mengembangkan sebuah kegiatan dengan tujuan untuk mengumpulkan orang-orang di satu tempat,
melakukan serangkaian aktivitas yang teratur untuk memperoleh suatu informasi atau menyaksikan
suatu kejadian. Event management berhubungan dengan MICE. Event berdasarkan skala terbagi 3 dan
berkaitan dengan 5P. kedua buku mengandung unsure yang hamper sama, lengkap dan bagus.
Kesimpulan dari mengkritik kedua buku ini yaitu diharapkan kedua buku ini dapat mencetak buku-buku
berikutnya dengan lebih baik lagi.

3.2 Saran Saran saya kedua buku ini lebih banyak menggunakan istilah asing, pendapat menurut ahli dan
fosofi-filosofinya. Selain itu diharapkan kedua buku ini dapat diterbitkan dengan bahasa asing adar tidak
hanya dipasarkan didaerah Indomesia saja.

Anda mungkin juga menyukai