Sistem Pengangkatan dalam Pemboran
Sistem Pengangkatan dalam Pemboran
SISTEM PENGANGKATAN
(HOISTING SYSTEM)
35
36
▪ Substructure.
▪ Menara pemboran (drilling tower) yang ditempatkan diatas struktur dan lantai
bor.
[Link]. Substructure
Substructure adalah konstruksi kerangka baja sebagai platform yang
dipasang langsung diatas titik bor. Substructure memberikan ruang kerja bagi
peralatan dan pekerja diatas dan dibawah lantai bor. Tinggi substructure
ditentukan oleh jenis rig dan ketinggian blow out preventer stack. Substructure
mampu menahan beban yang sangat besar yang ditimbulkan oleh derrick atau
mast, peralatan pengangkatan meja putar, rangkaian pipa bor (drill pipe, drill
collar dan sebagainya) dan beban casing.
[Link]. Lantai Bor (Rig Floor)
Lantai bor diatas substructure berfungsi untuk:
▪ Mendudukan drawwork
Bagian ini penting dalam perhitungan kedalaman sumur karena titik nol
pemboran dimulai dari lantai bor. Susunan lantai bor terdiri dari :
(rotary table).
▪ Mouse hole, adalah lubang dekat rotary table pada lantai bor, dimana drill
▪ Rat hole, adalah lubang dekat kaki menara pada lantai bor dimana kelly
▪ Dog house, merupakan rumah kecil yang digunakan sebagai ruang kerja
dengan rig floor, berfungsi sebagai lintasan pipa bor yang ditarik ke lantai
bor.
38
ramp, berfungsi untuk menyiapkan pipa yang akan ditarik ke lantai bor lewat
pipe ramp.
jika dipasang drill pipe yang besar atau drill collar akan ditambahkan atau
dikurangkan dari drill stem pada saat “perjalanan” masuk atau keluar dari
sumur bor.
[Link]. Menara Pemboran (Drilling Tower)
Fungsi utama menara adalah untuk mendapatkan ruang vertikal yang
cukup untuk menaikkan dan menurunkan rangkaian pipa bor dan casing ke dalam
lubang bor selama operasi pemboran [Link] karena itu tinggi dan
kekuatannya harus disesuaikan dengan keperluan pemboran.
Menara ini jika dilihat dari keempat sisinya, konstruksi [Link]
dimana drawwork berada selalu berlawanan dengan pipe ramp maupun pipe rack.
[Link],Ideco World Field, National Card Well, mengemukakan
bahwa ada dua tipe menara:
1. Tipe standar (derrick)
2. Tipe portable (mast)
Bagian-bagian menara yang penting :
▪ Gine pole, merupakan tiang berkaki dua atau tiga yang berada di puncak
▪ Cross bracing, berfungsi untuk penguat menara, ada yang berbentuk K dan
X.
39
segi tiga sama kaki, berfungsi sebagai penahan terhadap semua beban vertikal
dibawah menara dan beban horisontal (pengaruh angin dan sebagainya).
▪ Monkey board platform, berfungsi sebagai tempat kerja bagi para derrick
man pada waktu cabut atau menurunkan rangkaian pipa bor, dan tempat
menyandarkan bagian rangkaian pipa bor yang kebetulan sedang tidak
digunakan (pada saat dilakukan cabut pipa).
[Link].1. Menara Tipe Standar (Derrick)
Jenis menara ini tidak dapat didirikan dalam satu unit, tetapi sistem
pendiriannya disambung satu-persatu (bagian-bagian).Demikian jika dipindah
harus melepas dan memasang bagian-bagian tersebut, kecuali untuk jarak yang
tidak terlalu jauh dapat digeserkan. Menara jenis ini banyak digunakan untuk
pemboran dalam, dimana membutuhkan lantai yang luas untuk tempat pipa,
pemboran ditengah-tengah kota, daerah pegunungan dan pemboran di lepas pantai
dimana tidak tersedia cukup ruang untuk mendirikan satu unit penuh.
[Link].2. Menara Tipe Portable (Mast)
Jenis menara ini posisi berdirinya dapat vertikal atau hampir vertikal,
terdiri dari bagian yang dikaitkan satu sama lain dengan las atau sekrup (biasanya
terdiri dari dua tingkat), tipe menara ini dapat didirikan sebagai unit menara
penuh, menara ditahan oleh teleskoping dan diperkuat oleh tali yang ditambatkan
secara tersebar. Tipe menara ini jika dibandingkan dengan menara standart
mempunyai kelebihan, karena lebih murah, mudah dan cepat untuk
mendirikannya, serta biaya transportasinya murah, tetapi penggunaannya terbatas
pada pemboran yang dangkal.
3.2.2. Peralatan Pengangkatan (Hoisting Equipment)
[Link]. Drawwork
Drawwork merupkan otak dari suatu unit pemboran, karena melalui
drawwork ini seorang driller melakukan dan mengatur operasi pemboran,
40
Q = Q DP+ QDC
Dimana :
Q DP = Berat seluruh drillpipe yang digunakan, lbs
Q DC = Berat seluruh drillcollar yang digunakan, lbs
Qm = Q A × (1−0,0015 ) × ρ m
Dimana :
Q M = Berat drill string di dalam lumpur, lbs
QA = Berat drill string di udara, lbs
ρ M = Berat jenis lumpur, ppg
● Berat casing
QC = NW c × Lc
Dimana :
43
Bhook
Tf = n
n(EB)
Dimana :
Tf = Berat casing terpasang, lbs.
Bhook = Berat nominal casing, lb/ft.
EB = Efisiensi pada block, biasanya diambil 0,98.
n = Banyaknya line.
[Link]. Beban Horizontal
Gh = G × ( L2 h) sin sin a
Dimana :
Gh = Beban horizontal yang timbul akibat bersandarnya stand, lbs.
G = Jumlah berat seluruh stand, lbs.
L = Panjang rata-rata stand,m.
h = Tinggi racking platform,m.
α = Sudut antara stand dengan garis vertikal, derajat
W = 0,004 × V 2
Dimana :
W = Wind load, lb/ft2.
V = Actual wind velocity, mph.
Wh = W ( L2 h) sin sin a
Dimana :
W h = Beban horizontal akibat pengaruh angin, lbs.
Bh max = Gh +W h
45
Gambar 3.1.
Derrick
(Sumber : Paulauskiene, T. 2018. Petroleum Extraction
Engineering.)
46
Spesifikasi :
Tabel III-1.
Spesifikasi Derrick
std. std. max
max hook max
top top [Link] wind
Model load clear wind
squar squar r surviva
height survival
e e l
Surviva
lbs ft Ft Ft Ft drilling
l
Semi- 100 70
sub 1.550.000 Knot Knot
40’ 18’ 18’
Derrick 170’ (115 (80
s mph) mph)
140 95
Jack-up 1.330.000
8’÷14 20’÷36 Knot Knot
Derrick 147’÷160 30’
’ ’ (160 (110
s ’
mph) mph)
Fixed
120 100
Platfor 1.330.000
8’÷14 28’÷34 Knot knot
m 147’÷160 30’
’ ’ (135 (115
Derrick ’
mph) mph)
s
47
Gambar 3.2.
Mast
(Sumber : Qin, Jian, Yimin Ma, Yan Ding. 2015.
Structural Analysis of Mast Special Rotary Drilling Rig
for Transmission Line.)
48
Spesifikasi :
Tabel III-2.
Spesifikasi Mast
Max. Static Hook Max. No. of
Clear Height (A)
Load Capacity Lines of
Type
Metric Hoisting
1,000 lbs M Ft
to System
Gambar :
Gambar 3.3.
Drilling line
50
6 1.550 3.500
8 2.000 5.000
80
10 2.250 To
12 2.600 7.500
6 1.300 3.500
8 1.600 5.000
150
10 1.200 To
12 2.200 7.500
8 1.350 To
10 1.600 5.000
90
6 300 1.350
51
Gambar 3.4.
Drawwork
(Sumber : Bourgoyne, A.1986. Applied Drilling
Engineering. Richardson: Society Petroleum Engineers.)
52
Spesifikasi :
Tabel III-4.
Spesifikasi Drawwork
MODEL JC20 JC40 JC40DB(S)
Nominal
Drilling Depth 1200~2000 2500~4000 2500~4000
(M)
Rated Power
441 735(1000PS) 1000
(KW)
Max. Pull of
200 245 275
Fast Line (KN)
Dia. Of Wire
29 (1-1/8”) 32 (1-1/4”) 32 (1-1/4”)
Line (mm/in)
Drum (Dia X
Φ560x1120 Φ660x1140 Φ640x1302
Length, M)
Brake Rim (Dia
Φ1067x267 Φ1168x265 Φ1168x265
X Width, mm)
Brake Disc (Dia
Φ1400x50 Φ1400x76 Φ1400x76
X Width, mm)
Sandline Drum
(Dia X Length, Φ356x1245 Φ356x1245
mm)
Capacity of
Sandline Drum
3500 3500
(Φ14.5 wire
line, M)
FDWS40;236WC
Auxiliary Brake SDF20 SDWS40
B2
Overall 5500x2450x254
6450x3553x2429 6600x3000x2500
Dimension 5
53
(LXWXH, mm)
Weight (Kgs) 17528 28240 37500
Gambar 3.5.
Crown Block
(Sumber : Bourgoyne, A.1986. Applied Drilling
Engineering. Richardson: Society Petroleum Engineers.)
Spesifikasi :
55
Tabel III-5.
Spesifikasi Crown Block
645 – FA 750 – FA 760 – FA 860 – K
Drilling
line 6 7 7 8
Sheaves
Ratings Tons 420 583 583 743
Drilling
In 1 ¼ - 1 3/8 1 3/8 – 1 ½ 1 3/8 – 1 ½ 1 ½ - 1 5/8
line size
Sandline
In 9/16 – 5/8 9/16 – 5/8 9/16 – 5/8 9/16 – 5/8
size
Catline
In 1½ 1½ 1½ 1½
size
Weight Lbs 9045 12440 14500 17840
Gambar 3.6.
Traveling block
(Sumber : Bourgoyne, A.1986. Applied Drilling
Engineering. Richardson: Society Petroleum Engineers.)
Spesifikasi :
57
Tabel III-6.
Spesifikasi Travelling Block
55 T- 40 T- 30 T- 20 T- 12 T-
MODEL
660 650 542 436 430
10- 8- 5-
Ft 15.000+ 4-8.000
Depth 20.000 14.000 10.000
rating 3.048- 2.438- 1.524- 1.219-
M 4.572+
6.096 4.267 3.048 2.438
Rated Ton 550 400 300 200 125
capacity Kg 498.952 362.874 272.155 181.437 113.298
[Link]
6 6 5 4 4 or 3
sheaves
[Link] In 60 50 42 36 30
sheaves Mm 1.524 1.270 1.067 914 762
1 5/8, 1
Sheaves 1 3/8 or 1 ¼ or 1 1 1/8 or 1 1/8, 1
In 1/2 or 1
grooves 1¼ 1/8 1 or 7/8
3/8
In 112 ½ 95 1/8 78 5/8 69 ½ 58 ¼
A
Mm 2.858 2.416 1.997 1.765 1.480
In 10 ½ 9¼ 8 6½ 5 5/8
B
Mm 267 234 203 165 143
In 13 12 ¼ 10 8½ 7
C
Mm 330 311 254 216 178
In 34 31 ¾ 25 22 20 1/8
D
Mm 864 806 635 559 511
In 63 52 ½ 44 ½ 38 ¾ 33
DD
Mm 1.600 1.334 1.130 984 838
In 100 83 5/8 68 3/8 61 ½ 51 ¾
E
Mm 2.540 2.124 1.762 1.562 1.314
F In 15 13 11 ¼ 10 ½ 8¼
58
Gambar 3.7.
Hook
(Sumber : Paulauskiene, T. 2018. Petroleum Extraction
Engineering
Spesifikasi :
60
Tabel III-7.
Spesifikasi Hook
MODEL TBJ- TBJ- TBJ- TBJ- TWW TWW TWW TW
40 30 20 12 -40 -30 -20 W-
12
To 350 250 150 100 350 250 150 100
Rated
ns
Capab
Kg 317.5 226.7 136.0 90.7 317.5 226.7 136.0 90.71
ity
15 96 78 18 15 96 78 8
In 164 133 ½ 117 ¼ 95 ¼ 141 ¾ 119 103 92 ½
H M 4.166 3.391 2.978 2.41 3.600 3.023 2.616 2.350
m 9
In 31 ¾ 25 22 20 ¼ 31 ¾ 25 20 20 ¼
I M 806 635 559 514 806 635 508 514
m
In 52 ½ 44 ¼ 38 ¾ 33 52 ½ 44 ½ 38 ¾ 33
J M 1.333 1.130 984 838 1.333 1.130 984 838
m
Lb 10.50 7.700 5000 19.00 10.50 7.700 5.000
Weigh 0 0 0
t Kg 4.763 3.493 2.26 8.618 4.763 3.493 2.268
8
Gambar 3.8.
Elevator
(Sumber : Schlumberger Oilfield Glossary.)
Spesifikasi :
62
Tabel III-8.
Spesifikasi Elevator
Drillpipe
Elevato Elevato Max load
Model size and
r bores r sign tons (Kn)
style
2 3/8
DDZ67 2 3/8 EU 67 100 (900)
EU
2 7/8
DDZ83 2 7/8 EU 83 150 (1350)
EU
4 EU 4 EU
DDZ121 4 ½ EU 121 4 ½ EU
4 ½ EU 4 ½ EU
4 ½ EU 4 ½ EU
DDZ133 133
5 I EU 5 I EU
DDZ148 5 ½ EU 148 5 ½ EU
Gambar 3.9.
Link
(Sumber : Changzou Lockheed Petroleum Machinery
[Link].)
64
Spesifikasi :
Tabel III-9.
Spesifikasi Link
Rated
Part Capacit [Link]
Size Numbe y Per
r Set-
Set-lbs
Tong
30706-
1 ¾” x 36” 150 125
1036
30706-
1 ¾” x 48” 150 160
1048
30706-
1 ¾” x 60” 150 150
1460
30706-
1 ¾” x 72” 150 230
1072
30706-
1 ¾” x 84” 150 270
1084
65
Gambar 3.10.
Deadline Anchor
(Sumber : Paulauskiene, T. 2018. Petroleum Extraction
Engineering .)
66
Spesifikasi :
Tabel III.10.
Spesifikasi Deadline Anchor
Model Load Range DrilllineRange
100,000 lb/150,000 1 3/8“ - 1½“ - 1
MH 1083 080
lb 5/8” - 1¾”
Gambar 3.11.
Catwalk
(Sumber : Schlumberger.)
68
Spesifikasi :
Tabel III-11.
Spesifikasi Catwalk
Feature Specification
Casing 4 ½ to 20”
Drill Collar 11”
Range II and Range
Tubular
III
Length 58’
Deck Height 4’
Gambar 3.12.
Pipe Ramp
(Sumber : United States Department of Labor. Drilling
Ahead.)
70
Spesifikasi :
Tabel III-12.
Spesifikasi Pipe Ramp
General Casing
Total 23,148 (10,500kg.) Speed, 25.98 in./sec (660
weight: lbs. belt: mm/sec)
Length: 55.7 ft. (17 m) Tail-in 25.98 in./sec (660
telescope mm/sec)
speed:
(telescope Capacity
retracted)
Tail-in 20.35 ft. (6.2 m) Drill pipe: Any size
telescope:
Drill pipe Drill up to 8
collar:
Speed, 25.98 (660 Casing: up to 20
belt: in./sec mm/sec)
Tail-in 25.98 (660 Max. 7,716 lbs. (3,500 kg)
telescope in./sec mm/sec) load:
speed:
Drill Power
Collar
Speed, 25.98 (660 Electrical: 110/230V - 50/60 Hz
belt: in./sec mm/sec)
Tail-in 25.98 (660 Hydraulic 210 bar - 200 I/min
telescope in./sec mm/sec) :
speed:
71
Gambar 3.13.
Top Drive System
(Sumber : Schlumberger)
72
Spesifikasi :
Tabel III-13.
Spesifikasi Top Drive System
Lifting capacity : 650 tons
Power output, 860 kw (1150 hp) continuous torque : 86000 nm
(63400 lbf ft) intermittent torque : 123300 nm (91000 lbf ft) max. Speed
(max. Hp) : 268 rpm
Max. Speed at max. Torque : 93 rpm
Continuous power input : 1100 a
Intermittent power input: 1544 a
Weight excl. Guidedolly : 20400 kg (45000lb) length : 6800 mm (22.3 ft)
73
Gambar 3.14.
Pipe Rack
(Sumber : United States Department of Labor. Drilling
Ahead)
74
Spesifikasi :
Tabel III-14.
Spesifikasi Pipe Rack
Technical Data
Travelling Speed 30 m/min (98 ft/min)
Lifting Speed 20 m/min (65 ft/min)
Telescopic Speed 20 m/min (65 ft/min)
Travelling Length 41.3 m (135 ft/min)
Telescopic Length 4.6 m (15 ft/min)
6.0 mT x 11.4 m (+/- 0.5 m eccentric)
(6.6 tons x 37.4 ft +/- 1.6 ft eccentric)
Lifting Capacity 2.5 mT x 16.0 m (+/- 3 m eccentric)
(2.8 tons x 52 ft +/-10 ft eccentric)
(Distance from center of jib)
Tabular Length 3.5 – 14.6 m (11.5-48 ft)
Tabular Diameter 2 7/8” -30”
Twist greeper claws 2 7/8” -30”
Approx. 30 mT (incl. rail, gripper)(33
Installed weight
tons)
75
Gambar 3.15.
Substructure
(Sumber : Ramirez, Pedro. 2009. Reserve Pit
Management:Risk to Migratory Birds.)
76
Spesifikasi :
Tabel III-15.
Spesifikasi Substructure
Casing Setback
Floor Height Clear Heigt
Capacity Capacity
Type
Matri 1000 Metric 1000
M Ft M Ft
c to lbs to Lbs
S500-
10,0 32,7 8,4 27,5
R
S500-
500 1100 320 705 7,5 24,6 6,0 19,8
R
S500-
7,5 24,6 5,9 19,4
1
S400-
7,5 24,6 6,0 19,7
R
400 885 250 550
S400 6,9 22,6 5,4 18,0
S320-
6,9 22,6 5,4 17,7
R
320 705 200 440
S320 6,7 22,0 5,4 18,0
S200-
R 200 440 125 275 5,0 16,4 3,8 12,5
S200
S125- 125 275 80 176 4,2 13,78 3,9 12,9
R
77
Gambar 3.16.
Control Panel
(Sumber : Rigserv Ltd & Rigserv LCC.)
78
Spesifikasi :
Tabel III-16.
Spesifikasi Control Panel
Standart Salt water service Corrosive Illuminated
service gauge gauge fluid gauge gauge
Presure
Shipping wt. Shipping wt. Shipping wt. Shipping wt.
range
24 lb. 48 lb. 48 lb. 24 lb.
0-1000 psi
0-3000 psi
2559 – 1 19965 – 1 19990 – 1 20679 – 1
0-5000 psi
2559 – 3 19965 – 3 19990 – 3 20679 – 3
0-6000 psi
2559 – 5 19965 – 5 19990 – 5 20679 – 5
0-70 kg/cm2
2559 – 6 19965 – 6 19990 – 6 20679 – 6
0-150
2559 – 2 19965 – 2 19990 – 2 20679 – 2
kg/cm2
2559 – 11 19965 – 11 19990 – 11 20679 – 11
0-210
2559 – 4 19965 – 4 19990 – 4 20679 – 4
kg/cm2
2559 – 7 19965 – 7 19990 – 7 20679 – 7
0-350
2559 – 10 19965 – 10 19990 – 10 20679 – 10
kg/cm2
2559 – 8 19965 – 8 19990 – 8 20679 – 8
0-70 atmos
2559 – 9 19965 – 9 19990 – 9 20679 – 9
0-150 atmos
2559 – 12 19965 – 12 19990 – 12 20679 – 12
0-210 atmos
0-350 atmos
79
Gambar 3.17.
Hydraulic Cathead
80
(Sumber : Schlumberger.)
Spesifikasi :
Tabel III-17.
Spesifikasi Hydraulic Cathead
Technical data Standard High Torque Low Torque
140,000 N 165,000 N 13,000 N
Operating pull
(31,000 lb) (37,125 lb) (2,930 lb)
16,000 Nm
Maximum torque on 170,000 Nm 200,000 Nm
(11,720 lbf
pipe w/ 4 ft. rig tong (125,000 lbf ft) (147,000 lbf ft)
ft)
19,800 Nm
Maximum torque on 210,000 Nm 250,000 Nm
(14,650 lbf
pipe w/ 5 ft. rig tong (157,500 lbf ft) (185,000 lbf ft)
ft)
12,000 - 140,000 20,000 – 1300 –
Pull regulation
N 165,000 N 13,000 N
(2,698-31,500 (4,500-37,000 (290-2,900
lbf) lbf) lbf)
2000 mm (6.5 2000 mm
Stroke of wire 2000 mm (6.5 ft)
ft) (6.5 ft)
Line speed,
0.15 m/sec. 0.15 m/sec. 0.15 m/sec.
pneumatically
(0.49 ft./sec.) (0.49 ft/sec.) (0.49 ft/sec.)
operated
10.7 m of ø 22 10.7 m of ø 24 10.7 m of ø
Wire data
wire wire 12 wire
(35 ft. of 7/8 in. (35 ft. of 7/8 in. (35 ft. of 7/8
wire) wire) in. wire)
Operational angle of
20° each side 20° each side 20° each side
swing sheave:
Lug pull force 140,000 N 165.000 N 13.000 N
81
Gambar 3.18.
Rotary Drive
(Sumber : Liebherr Group.)
83
Spesifikasi :
Tabel III-18.
Spesifikasi Rotary Drive
Max workload
20 100
(Hor.)
Max workload
10 50
(Vert.)
N.W 7 8
G.W 8 30
84
Gambar 3.19.
Pipe Spinner
(Sumber : PT. VarcoIndo Bina Jaya)
85
Spesifikasi :
Tabel III-19.
Spesifikasi Pipe Spinner
Model 550A 550H 950A 950H
Gambar 3.20.
Motion Compensator
(Sumber : Schlumberger.)
87
Spesifikasi :
Tabel III-20.
Spesifikasi Motion Compensator
Weight Line pull
Type Mounting Port. No Length
(lbs) lbs@100psi
36 36S-KH-CAT-
Hub 28 “ 225 800
Spining 001
36 36S-AK-CAT-
Unirvesal 28 “ 225 800
Spining 001
36 36S-AD-CAT-
Direct 28 “ 225 800
Spining 001/2
36
36S-MN-CAT-
Spining Hub 28 “ 225 800
001
( min )
36
36S-MK-CAT-
Spining Universal 28 “ 225 800
001
( min )
36 36S-MD-CAT-
Direct 28 “ 225 800
Spining 001
88
Gambar 3.21.
Iron Rough Neck
(Sumber : Schlumberger.)
89
Spesifikasi :
Tabel III.21.
Spesifikasi Iron Rough Neck
Weight: ST-120
19,800 lbs (8981 kg) (installed weight)
Assembly
Hydraulic 2,500 psi (172 bar) to 3,000 psi (207 bar)
Requirements 45 GPM (170 LPM) Min; 65 GPM (245 LPM) Max
Tubular Range 3-7/8" to 10" OD (88.9 mm to 254 mm)
Spin Speed 80 RPM (nominal on 5" OD)
Spin Torque 3,000 Ib-ft (4,067 Nm)
Maximum Make-
100,000 lb-ft (135,600 Nm)
Up Torque
Maximum
Break-Out 120,000 lb-ft (162,700 N-m)
Torque
Connection
33.10" to 75.10" (841 mm to 1,908 mm)
Height
Horizontal
12 ft (3.66 m)
Travel
TW Vertical
42" (1 ,067 mm)
Travel
SW Vertical
42" (1 ,067 mm)
Travel
Hydraulic-Over-Hydraulic; optional Electric-Over-
System Control
Hydraulic (Remote-Auto)
Operator
Locally-Mounted to Tool; optional Remote-Auto
Controls
Optional Bit Breaking, Automatic Remote Control from Driller's
90
Gambar 3.22.
Hydraulic Cat Walk
(Sumber : Nabors Industries Ltd.)
91
Spesifikasi :
Tabel III-22.
Spesifikasi Hydraulic Catwalk
Feature Specification
Length 45'
Power Requirement 50 HP
Tabel III-24
94
Hole Size, Ukuran Casing Grade K-55, dan Berat Nominal Casing.
Hole Size Ukuran Size Berat Nominal Casing,
lbs/ft
1 3 54,5
17 " Bit Size 13 “
2 8
1 5 36
12 "Bit Size 9 ⁄“
4 8
1 7” 20
8 "Bit Size
2
o Conductor casing
Wc= 106,5 lbs/ft × 65,61 ft
= 6.987,465 lbs
o Surface Casing
Wc= 54,5 lbs/ft × 984,25 ft
= 53.641,625 lbs
o Intermediate Casing
Wc= 36 lbs/ft × 3198,81 ft
= 115.157,116 lbs
o Production Casing
95
3.4. PEMBAHASAN
Praktikum Peragaan dan Simulasi Pemboran pada minggu pertamaacara
kedua berjudul “Hoisting System”.Tujuan praktikum kali ini adalah untuk
mengetahui peralatan-peralatan yang termasuk dalam hoisting system serta fungsi
dari perlatan tersebut dalam pemboran. Sistem pengangkatan (hoisting system)
merupakan sistem yang berfungsi untuk memberikan ruang bagi peralatan
pemboran untuk tripping in dan triping out drill string, casing string, dan
peralatan sub-surface lainnya ke dalam lubang bor selama pemboran berlangsung.
Hoisting system memegang peranan penting mengingat sistem ini
mengalami beban yang paling besar, baik beban secara vertikal maupun beban
secara horizontal. Beban vertikal berasal dari berat drill string, berat rangkaian
casing, tegangan dari fast line, tegangan dari dead line, dan berat dari block
group. Sedangkan beban horizontal berasal dari tiupan angin serta drill pipe yang
98
yakni pada drilling line supply ditarik melewati dead line anchor lalu naik
memasuki crownblock, dari crownblock ini tali mulai dililit ke travelling block
sebanyak yang dibutuhkan kemudian tali terakhir dari yang dililit ini ditarik
sampai ke drawwork, sebelum di cut off harus dipasang hanger line untuk
menyangga travelling block dan peralatan lain agar tidak jatuh ke bawah, setelah
hanger line terpasang tali yang baru dapat di cut off dan diikat ke drawwork.
Dari hasil studi kasus yang didapatkan total berat rangkaian casing di
udara sebesar 175.858,319 lbs dan total berat casing saat buoyant sebesar
2.315.336,225 Didaparkan juga Berat drillstring sebesar 139.658,46 lbs dan berat
drillpipe sebesar 39.902,416 lbs. selain itu juga didapatkan Vertical load sebesar
362.485,8174 lbs dan Horizontal load sebesar 2875,69 lbs.
Aplikasi lapangan dari hoisting system adalah untuk menyalurkan tenaga
dari prime mover ke drawwork untuk melakukan round trip dan making a
connection pada rangkaian pipa bor selama pemboran berlangsung.
3.5. KESIMPULAN
1. Tujuan dari praktikum ini adalah untuk mengetahui proses sistem
pengangkatan bekerja dalam suatu operasi pemboran beserta komponen-
komponennya.
2. Sistem pengangkatan memiliki dua komponen utama yaitu struktur
penyangga (supporting structure) dan peralatan pengangkatan (hoisting
equipment).
3. Struktur penyangga berfungsi untuk menyediakan tempat bekerjanya
sistem pengangkatan yang terdiri dari substructure, rig floor, dan drilling
line.
4. Peralatan pengangkatan terdiri dari drawwork, overhead tools (crown
block, hook, elevator), dan drilling line.
101