SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)
TENTANG DIET DIABETES MELITUS
GUNA MEMENUHI TUGAS PRAKTEK KLINIK SERTA MENINGKATKAN
PENGETAHUAN PADA KELUARGA PASIEN TENTANG NUTRISI PADA
PASIEN DIABETES MELITUS
DI RUANG ICCU RSUD dr. ISKAK TULUNGAGUNG
DISUSUN OLEH :
Ira Yuniaristi
201603051
PROGRAM STUDI D3 KEPERAWATAN
STIKES KARYA HUSADA KEDIRI
TAHUN 2017/2018
LEMBAR PENGESAHAN
Satuan Acara Penyuluhan (SAP) ini dibuat dalam rangka untuk
memenuhi tugas praktek klinik oleh mahasiswa D3 Keperawatan STIKES Karya
Husada Kediri.
Nama : Ira Yuniaristi
NIM : 201603051
Judul : Diit pada pasien Diabetes melitus
Tempat : Ruang ICCU
Hari/tanggal : 18 Mei 2018
Jam : 09.00 WIB
Satuan Acara Penyuluhan (SAP) ini telah telah di setujui pembimbing
akademik dan pembimbing klinik..
Mengetahui
Mahasiswa
(Ira Yuniaristi)
Pembimbing Akademik Pembimbing Klinik
( ) ( )
A. Latar Belakang
Diabetes adalah penyakit kronis, yang terjadi ketika pankreas tidak menghasilkan insulin
yang cukup, atau ketika tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkan. Hal
ini menyebabkan peningkatan konsentrasi glukosa dalam darah (WHO, 2012).
Menurut Departemen Kesehatan RI, diabetes melitus (DM) membutuhkan perhatian dan
perawatan medis dalam waktu lama baik untuk mencegah komplikasi maupun perawatan sakit.
Diabetes Melitus terdiri dari dua tipe yaitu tipe pertama DM yang disebabkan keturunan dan tipe
kedua disebabkan gaya hidup. Secara umum, hampir 80 % prevalensi diabetes melitus adalah DM
tipe 2. Ini berarti gaya hidup yang tidak sehat menjadi pemicu utama meningkatnya prevalensi DM.
Bila dicermati, penduduk dengan obesitas/ kelebihan berat badan mempunyai risiko terkena DM
lebih besar dari penduduk yang tidak obesitas (Depkes , 2009).
Menurut hasil survei WHO, jumlah penderita diabetes melitus (DM) di Indonesia
menduduki ranking ke 4 terbesar di dunia. DM menyebabkan 5% kematian di dunia setiap
tahunnya. Diperkirakan kematian karena DM akan meningkat sebanyak 50% sepuluh tahun yang
akan datang. Sebanyak
80% responden DM menderita DM tipe 2 dan mereka membutuhkan pengobatan secara
terus menerus (WHO, 2008).Berdasarkan hasil penelitian di beberapa negara, angka
ketidakpatuhan pasien diabetes dalam berobat mencapai 40-50%. Menurut aporan WHO pada
tahun 2003, kepatuhan rata-rata pasien pada terapi jangka panjang terhadap penyakit kronis di
negara maju hanya sebesar 50% dan di negara berkembang jumlah tersebut bahkan lebih rendah.
Tahun 2006 jumlah penderita diabetes di Indonesia mencapai 14 juta orang, dari jumlah itu baru
50% penderita yang sadar mengidap dan sekitar 30% di antaranya melakukan pengobatan secara
teratur (Pratiwi, 2007).
SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)
Bidang Studi : Promosi Kesehatan
Pokok Bahasan : Diet pada Diabetes Melitus
Sub Pokok Bahasan : Nutrisi
Sasaran : Pasien dan keluarga 35 menit
Hari / Tanggal : Jumat, 18 Mei 2018
Waktu : 30 menit
Penyuluh dilaksanakan oleh : Ira Yuniaristi
1. TUJUAN INSTRUKSIONAL
A. Tujuan umun
setelah diberikan penyuluhan selama 30 menit masyarakat mampu memahami
mengenai diet pada orang yang menderita diabetes melitus.
B. Tujuan khusus
1) Masyarakat mampu menjelaskan kembali mengenai pengertian dari diet
pada
diabates melitus
2) Masyarakat dapat menyebutkan kembali 1 dari 2 pola diet pada penderita
diabetes melitus
3) Masyarakat dapat memahami perbedaan antara diet biasa dan diet pada
diabetes melitus
2. SASARAN
Pasien dan keluarga pasien yang mengalami diabetes melitus
a. Materi
a. Pengertian Diebetes melitus.
b. Hubungan Diabetes dengan Diet dan olahraga.
c. Pola diet pada penyakit Diabetes Melitus.
d. Tujuan diet Diabetes Melitus
F. Sumber materi
Basuki, 2002 dalam Soegondo. Penyuluhan Diabetes Melitus. Jakarta: FKUI. Moehyi
Sjahmien. 1999. Pengaturan Makanan dan Diet untuk Penyembuhan Penyakit. Jakarta: PT.
Gramedia Pustaka Utama.
G. Metode dan Media
a.. Metode
a). Ceramah
b). tanya jawab
b. Media
a).leafled
b). laptop
H. Tabel kegiatan
Waktu Tahap kegiatan Krgiatan penyuluhan Respon yang di harapkan dari masyarakat.
NO Acara Waktu Kegiatan penyuluhan Evaluasi
1. pembukaan 5 menit 1. membuka acara dengan mengucapkan Menjawab salam
salam kepada masyarakat dan
2. memperkenalkan diri mendengarkan
3. menyampaikan topic dan tujuan promkes seksama.
kepada masyarakat
4. kontrak waktu untuk kesepakatan
pelaksanaan prokes dengan masyarakat
2. Acara inti 15 1. mengenali kemampuan masyarakat Mendengarkan
menit mengenai materi yang akan di sampaikan dan
2. memberikan penjelasan tentang materi memperhatikan .
yang akan di berikan
3. memberikan kesempatan kepada
masyarakat untuk ber tanya
4. melakukan evaluasi
3. diskusi 10 Meminta peseta mengajukan pertanyaan jika Peseta
menit belum jelas. mengajukan
pertanyaan .
4. penutup 5 menit 1. menyimpulkan materi penyuluhan Peserta
2. mengklarifikasi menjawab
3. rencana tindakan lanjut salam.
4. menutup kegiatan acara penyuluhan
I. Materi
a. Terlampir