KESEPAKATAN BERSAMA
(Memorandum of Understanding)
ANTARA
SATUAN TUGAS KAMPUNG BEBAS DARI NARKOBA
DAN
BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT
KEPOLISIAN RESOR LOMBOK BARAT
BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KABUPATEN LOMBOK BARAT, DAN
GERAKAN PEMUDA ANTI NARKOBA KABUPATEN LOMBOK BARAT
TENTANG
PEMBENTUKAN DAN PEMBINAAN KAMPUNG BEBAS DARI NARKOBA
DESA KARANG BONGKOT KECAMATAN LABUAPI KABUPATEN LOMBOK BARAT
Nomor :
Nomor :
Nomor :
Nomor :
Nomor :
Pada hari ini Senin tanggal Sebelas bulan September tahun Dua Ribu Dua Puluh Tiga, bertempat di
Posko Kampung Bebas Dari Narkoba Desa Karang Bongkot Kecamatan Labuapi Kabupaten
Lombok Barat, kami yang bertandatangan di bawah ini:
1. H. SAIMI dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Ketua Satuan Tugas Kampung Bebas dari
Narkoba Desa Karang Bongkot Kecamatan Labuapi Kabupaten Lombok Barat, yang
berkedudukan di Jalan Gunung Pengsong desa Karang Bongkot Kecamatan Labuapi, selanjutnya
disebut PIHAK PERTAMA.
2. NUR RACHMAT dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Badan Narkotika Nasional
Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang berkedudukan di Jalan Dr. Soedjono Lingkar Selatan
Jempong Baru Sekarbela Kota Mataram, selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.
3. IPTU IRVAN IVAN SURAHMAN dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Kepolisian
Resor Lombok Barat, yang berkedudukan di Jalan Yos Sudarso Lembar, selanjutnya disebut
PIHAK KETIGA.
4. H. ZAENURI IHSAN dalam hal ini bertindak atas nama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
Kabupaten Lombok Barat, yang berkedudukan di Jalan Soekarno-Hatta Dasan Geres Kecamatan
Gerung, selanjutnya disebut PIHAK KEEMPAT.
5. MURSIDIN dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Gerakan Pemuda Anti Narkoba
Kabupaten Lombok Barat, yang berkedudukan di Gerung Lombok Barat, selanjutnya disebut
PIHAK KELIMA.
PIHAK PERTAMA, PIHAK KEDUA, PIHAK KETIGA, KEEMPAT DAN KELIMA selanjutnya
secara bersama-sama dalam Kesepakatan Bersama ini disebut PARA PIHAK, dan secara sendiri-
sendiri disebut PIHAK.
PARA PIHAK terlebih dahulu menerangkan hal-hal sebagai berikut:
2
1. Bahwa PIHAK PERTAMA merupakan kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah
yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintah, kepentingan masyarakat
setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hal asal usul dan atau hak tradisional yang diakui dan
dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia;
2. Bahwa PIHAK KEDUA merupakan Lembaga Pemerintah Non Kementerian yang memiliki tugas
memberdayakan masyarakat dalam memantau, mengarahkan dan meningkatkan kegiatan
masyarakat dalam hal Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap
Narkoba, serta melakukan kerjasama dengan instansi terkait dan lembaga negara lainnya;
3. Bahwa PIHAK KETIGA merupakan alat negara yang bertugas memelihara keamanan dan
ketertiban masyarakat, menegakkan hukum serta memberikan perlindungan, pengayoman dan
pelayanan kepada masyarakat;
4. Bahwa PIHAK KEEMPAT merupakan Lembaga Pemerintah yang memiliki tugas
memberdayakan masyarakat dalam memantau, mengarahkan dan meningkatkan kegiatan
masyarakat dalam hal Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap
Narkoba, serta melakukan kerjasama dengan instansi terkait dan lembaga negara lainnya;
5. Bahwa PIHAK KELIMA merupakan organisasi kepemudaan yang berperan aktif dalam
Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba serta rehabilitasi
pecandu narkoba;
6. Bahwa PARA PIHAK bersinergi dalam rangka mendukung Pembentukan dan Pembinaan
Kampung Bebas Dari Narkoba Desa Karang Bongkot Kecamatan Labuapi Kabupaten Lombok
Barat.
Dengan memperhatikan:
1. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia;
2. Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika;
3. Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan
Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba;
4. Surat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor: B/6264/X/REN.2./2022/Div
TIK tanggal 3 Agustus 2023 perihal Penyampaian Jukrah Perlombaan Quick Wins Presisi
TW III Tahun 2023.
Berdasarkan hal-hal tersebut di atas, sesuai kedudukan dan kewenangan masing-masing, PARA
PIHAK setuju untuk melaksanakan Kesepakatan Bersama dalam rangka Pembentukan dan
Pembinaan Kampung Bebas Dari Narkoba Desa Karang Bongkot Kecamatan Labuapi Kabupaten
Lombok Barat, dengan ketentuan dan syarat-syarat sebagai berikut:
BAB I
MAKSUD DAN TUJUAN
Pasal 1
(1) Maksud Kesepakatan Bersama ini adalah sebagai landasan kerjasama bagi PARA PIHAK
dalam Pembentukan dan Pembinaan Kampung Bebas Dari Narkoba Desa Karang Bongkot
Kecamatan Labuapi Kabupaten Lombok Barat dan dilaksanakan dengan prinsip itikad baik,
mengutamakan kepentingan nasional, persamaan kedudukan dan transparan dengan tetap
berpedoman kepada ketentuan peraturan perundang-undangan;
(2) Tujuan Kesepakatan Bersama ini adalah terjalinnya kerjasama dan sinergitas PARA PIHAK
dalam pelaksanaan Pembentukan dan Pembinaan Kampung Bebas Dari Narkoba Desa Karang
Bongkot Kecamatan Labuapi Kabupaten Lombok Barat demi terwujudnya wilayah yang bebas
dari narkoba.
BAB II
RUANG LINGKUP
3
Pasal 2
Ruang Lingkup Kesepakatan Bersama ini meliputi:
(1) Fasilitasi kerjasama antara PARA PIHAK dalam Pembentukan dan Pembinaan Kampung Bebas
Dari Narkoba Desa Karang Bongkot Kecamatan Labuapi Kabupaten Lombok Barat;
(2) Pelaksanaan Pembentukan dan Pembinaan Kampung Bebas Dari Narkoba Desa Karang
Bongkot Kecamatan Labuapi Kabupaten Lombok Barat di lingkungan PIHAK PERTAMA.
BAB III
PELAKSANAAN
Pasal 3
Dalam rangka pelaksanaan Kesepakatan Bersama tentang Pembentukan dan Pembinaan Kampung
Bebas Dari Narkoba Desa Karang Bongkot Kecamatan Labuapi Kabupaten Lombok Barat, PARA
PIHAK berkewajiban untuk melaksanakan butir-butir sebagai berikut:
(1) PIHAK PERTAMA menyediakan Posko dan Pospam Kampung Bebas Dari Narkoba untuk
PIHAK PERTAMA, PIHAK KEDU, PIHAK KEEMPAT DAN PIHAK KELIMA untuk
memaksimalkan perencanaan kegiatan dan pendataan yang dilakukan dalam Pembentukan dan
Pembinaan Kampung Bebas Dari Narkoba Desa Karang Bongkot Kecamatan Labuapi
Kabupaten Lombok Barat;
(2) PIHAK KEDUA memberikan bantuan tenaga dalam kegiatan test urine bagi masyarakat di
lingkungan PIHAK PERTAMA;
(3) PARA KETIGA secara bersama-sama aktif melaksanakan kegiatan dalam Pencegahan dan
Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba di Kampung Bebas Dari
Narkoba Desa Karang Bongkot Kecamatan Labuapi Kabupaten Lombok Barat;
(4) PARA PIHAK memberikan dan melakukan pertukaran informasi yang berkaitan dalam rangka
Pembentukan dan Pembinaan Kampung Bebas Dari Narkoba Desa Karang Bongkot Kecamatan
Labuapi Kabupaten Lombok Barat;
(5) PIHAK KEEMPAT menyediakan Narasumber dan Materi serta melakukan tindakan hukum
yang diperlukan dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap
Narkoba;
(6) PIHAK KELIMA menyediakan Narasumber dan Materi yang diperlukan dalam Pencegahan
dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba bersama PIHAK
PERTAMA.
BAB IV
MONITORING DAN EVALUASI
Pasal 4
PARA PIHAK melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan Kesepatan Bersama ini
secara berkala sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan.
BAB V
PEMBIAYAAN
Pasal 5
Segala biaya yang timbul berkenaan dengan pelaksanaan Kesepakatan Bersama ini dibebankan pada
anggaran PARA PIHAK secara proporsional sesuai dengan tugas dan tanggungjawab masing-
masing.
BAB VI
4
JANGKA WAKTU
Pasal 6
(1) Kesepakatan Bersama ini berlaku untuk jangka waktu 1 (satu) tahun anggaran terhitung sejak
tanggal ditandatangani;
(2) Dalam hal salah satu pihak berkeinginan untuk mengakhiri Kesepakatan Bersama ini sebelum
jangka waktu sebagai mana dimaksud pada Ayat (1) berakhir, salah satu pihak wajib
memberitahukan secara tertulis paling lambat 3 (tiga) bulan sebelum Kesepatan Bersama ini
berakhir;
(3) Dalam hal Kesepakatan Bersama ini tidak diperpanjang kembali atau diakhiri sebelum jangka
waktu habis sebagaimana dimaksud pada Ayat (2) pengakhiran Kesepakatan Bersama ini tidak
mempengaruhi kewajiban PARA PIHAK yang harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum
Kesepakatan Bersama ini berakhir.
BAB VII
FORCE MAJEUR
Pasal 7
(1) Apabila terjadi hal-hal diluar kekuasaan PARA PIHAK atau Force Majeur dilakukan perubahan
sesuai dengan kesepakatan PARA PIHAK;
(2) Yang dimaksud hal-hal diluar kekuasaan PARA PIHAK sebagaimana dimaksud pada Ayat (1)
adalah:
a) Bencana Alam;
b) Kebakaran;
c) Tindakan Pemerintah di bidang fiskal dan moneter; dan
d) Keadaan keamanan yang tidak mengijinkan.
BAB VIII
PENYELESAIAN PERSELISIHAN
Pasal 8
Apabila dikemudian hari timbul perselisihan antara PARA PIHAK terkait Kesepakatan Bersama ini
akan diselesaikan secara musyawarah untuk mufakat.
BAB IX
KETENTUAN LAIN-LAIN
Pasal 9
Hal-hal yang belum diatur atau belum cukup diatur dalam Kesepakatan Bersama ini akan diatur
berdasarkan Kesepakatan PARA PIHAK dan dituangkan secara tertulis dalam suatu perubahan
(addendum) yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Kesepakatan Bersama ini.
BAB X
PENUTUP
Pasal 10
Demikian Kesepakatan Bersama ini dibuat dan ditandatangani di Labuapi pada hari dan tanggal
tersebut di atas dalam rangkap 5 (lima) bermaterai cukup, masing-masing mempunyai kekuatan
hukum yang sama.
PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA
5
( H. S A I M I ) ( NUR RACHMAT )
PIHAK KETIGA PIHAK KEEMPAT
( IPTU IRVAN IVAN SURAHMAN ) ( H. ZAENURI IHSAN )
PIHAK KELIMA
(MURSIDIN)