0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
59 tayangan12 halaman

Penyuluhan Sinusitis di Desa Bendo

Satuan acara penyuluhan ini membahas tentang sinusitis. Dokumen ini memberikan pengertian sinusitis, penyebab, gejala, dan cara pengobatan sinusitis. Tujuan penyuluhan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat desa Bendo tentang sinusitis.

Diunggah oleh

anatasya
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
59 tayangan12 halaman

Penyuluhan Sinusitis di Desa Bendo

Satuan acara penyuluhan ini membahas tentang sinusitis. Dokumen ini memberikan pengertian sinusitis, penyebab, gejala, dan cara pengobatan sinusitis. Tujuan penyuluhan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat desa Bendo tentang sinusitis.

Diunggah oleh

anatasya
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

TENTANG CARA MENGATASI SINUSITIS


PADA MASYARAKAT DESA BENDO GUNA MEMENUHI TUGAS MATA
KULAIH PROMOSI KESEHATAN DAN UNTUK MENINGKATKAN
PENGETAHUAN MASYARAKAT DESA BENDO TENTANG PENYAKIT
SINUSITIS
DI PUSKESMAS BENDO KECAMATAN KEDIRI

DISUSUN OLEH:
ARDIANTI
201603010

PROGRAM STUDI D3 KEPERAWATAN


STIKES KARYA HUSADA KEDIRI
TAHUN AJARAN 2017/2018
LEMBAR PENGESAHAN

Satuan acara ini dibuat dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah Promosi
Kesehatan semester 3 oleh mahasiswa Prodi D3 keperawatan STIKES
Karya Husada Kediri :

Nama : ARDIANTI

Nim : 201603010

Judul : CARA MENGATASI SINUSITIS PADA MASYARAKAT


DESA BENDO GUNA MEMENUHI TUGAS MATA KULAIH PROMOSI
KESEHATAN DAN UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN
MASYARAKAT DESA BENDO TENTANG PENYAKIT SINUSITIS

DI PUSKESMAS BENDO KECAMATAN KEDIRI

Sasaran : MASYARAKAT DESA BENDO

Hari dan Tanggal : RABU,28 JANUARI 2017

Satuan acara penyuluhan ini telah disetujui oleh :

MENGETAHUI

Dosen pembimbing Mahasiswa

[Link] Heni,[Link].,[Link] Ardianti


LATAR BELAKANG

Sinusitis merupakan suatu penyakit yang terjadi di daerah sinus pada


rongga hidung manusia. Sinusitis suatu proses peradangan pada
mukrosa atau selaput lendir sinus paranasal. Sinus paranasal adalah
rongga-rongga yang terdapat pada tulang-tulang di wajah. Yang terdiri
dari sinusa frontal (di daerah dahi), sinus etmoid (pangkal hidung), sinus
maksila (pipi kanan dan kiri), sinus sfenoiddi belakang sinus etmoid). Di
dalam hidung kita terdapat empat pasang sinus yaitu:

a) Sinus Etmoidalis yang terletak di belakang jembatan hidung, di antara


kedua mata.
b) Sinus Maksilaris adalah sinus pipi, sinus ini terletak di belakang tilang
pipi, meluas dari tempat di bawah mata hingga ke tepat di atas gigi
atas. Akar gigi di rahang atas sering menonjol ke dalam dasar sinus
maksilaris, yang menjadi penyebab mengapa banyak orang yang
menderita infeksi sinus mengalami sakit gigi. Sinus maksilaris
biasanya adalah sinus yang pertama kali terbentuk di dalam rahim.
Sinus maksilaris biasanya berbentuk segitiga dan berukuran seperti
kenari besar.
c) Sinus frontalis adalah sinus dahi. Sinus ini terletak di dalam tulang
frontal dahi. Dinding belang sinus frontalis sebenarnya membentuk
tulang yang menutupi otak.
d) Sinus sfenoidalis dapat di anggap sebagai sinus dalam. Sinus ini
terletak di bagian hidung, jauh dari dalam tengkorak, terletak di bagian
belakang hidung, dan di lokasi dimana mata dan otak bertemu.
Didalam hidung kita juga mempunyai Kompleks Ostio Meatus (KOM)
yang berfingsi sebagai pintu pagar sempit daerah sempit di meatus
medius, tempat mengalirnya lendir dari sinus ke hidung tempat
keluarnya masuknya lender atau udara ke dalam sinus. Karena di
dalam sinus terdapat lendir silia dan kelenjar, sehingga ketika sinus
yang sehat tersumbat lendir akan mengalir balik dan pintu dari sinus
juga tersumbat dan silia berhenti bergerak secara efektif dan, drainase
dari sinus terhenti kemuadian hidung mulai merasa tersumbat, dan
setelah beberapa hari atau minggu mulai merasakan tekanan sinus di
wajah atau dahi karena produksi lendir yang seharusnya keluar
melalui KOM tidak dapat keluar karena sinus tersumbat. Penyebab
timbulnya sinusitis dalam salah satu dari tiga kategori besar anatomi
misalnya patah tulang hidung, tumor dan lain-lain. Genetis misalnya
penyakit imunodefisi, asmatriad, dan lingkungan misalnya alergi asap
rokok, flu, polusi udara dan lain-lain.
Angka kejadian sinusitis di Indonesia cukup tinggi, terbukti pada data
dari DEPKES RI tahun 2003, menyebutkan bahwa penyakit tersebut
berada pada urutan ke-25 dari 50 pola penyakit peringkat utama.
Menurut Elise (2003),menyatakan bahawa di Indonesia ternyata
prevalensi penyakit ini tidak bisa dibilang rendah malah cenderung
menunjukkan peningkatan. Hal ini terbukti dari beberapa penelitian yang
menyebutkan bahwa gejala rinosinusitis di Jawa dan Bali meningkat
7,5% pertahun. Berbagai penelitian juga telah dilakukan untuk
mengetahui sejauh mana prevalensi dan insidensi sinusitis.
Menurut Soejipto (2007) dalam tulisan Multazar (2008), data dari
Divisi Rinologi Departemen THT RSCM Januari-Agustus 2005
menyebutkan jumlah pasien rinologi pada waktu itu adalah 435 pasien,
69% (300 pasien) menderita sinusitis kronis. Di Poliklinik THT-KL RS
Hasan Sadikin Bandung pada periode Januari 2007 hingga Desember
2007 menunjukkan terdapat 168 pasien sinusitis (64,29%) dari seluruh
pasien Rinologi (Lasminingrum, 2008).
Di Departemen THT-KL Kedokteran UGM/RS Dr. Sardijito
Yogyakarta tahun 2006-2007 didapatkan 118 pasien rinusinusitis kronis
(42%) dari seluruh pasien rinologi (Dewanti, 2008).
Solusi yang bisa diberikan untuk meredakan/mengobati sinusitis
yaitu bisa dengan pengeobatan secara alami dan kimia/menggunakan
obat. Yang alami biasnya melakukan kompres hangat pada area wajah
dan hidung atau juga bisa menggunakan air hangat yang sudah
dicampur dengan minyak kayu putih dan dihirup uapnya. Selain itu bisa
menggunakan obat yang bisa didapat diapotek seperti obat tetes dan
obat semprot khusus hidung dengan dosis yang dianjurkan oleh dokter
SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP) SINUSITIS

Bidang Studi : Promosi Kesehatan


Pokok Bahasan : KMB
Sub Pokok Bahasan : Sinusitis
Sasaran : Masyarakat Desa Bendo
Hari/ Tanggal : Rabu, 28 Januari 2017
Jam : 10.00 WIB
Waktu : 1 X 60 Menit
Tempat : Puskesmas Bendo
Penyuluhan dilaksanakan oleh : Ardianti :

1. DIAGNOSA
Ketidaktahuan masyarakat tentang sinusitis, tanda dan gejala, penyebab
dan cara pengobatannya

2. TUJUAN UMUM
Pada akhir proses penyuluhan, para pengunjung dapat mengetahui
tentang pengertian sinusitis, penyebab, gejala, pencegahan, dan
pengobatan.

3. TUJUAN KHUSUS
Setelah diberikan penyuluhan para masyarakat Puskesmas diharapkan
dapat mengerti dan bisa:
1) Menyebutkan pengertian dari sinusitis
2) Menyebutkan penyebab sinusitis
3) Menyebutkan gejala yang ditimbulkan dari diare
4) Mengerti pencegahan sinusitis
5) Menyebutkan pengobatan dan pencegahan sinusitis

4. SASARAN
Masyarakat Desa Bendo

5. MATERI
Terlampir
6. METODE
1) Ceramah
2) Tanya jawab
7. Media
1) LCD
2) Laptop
3) Leaflet

8. KEGIATAN PENYULUHAN

No WAKTU KEGIATAN PENYULUH KEGIATAN PESERTA


.
1. 5 Pembukaan :
Menit Membuka kegiatan dengan Menjawab salam
mengucapkan salam
Memperkenalkan diri
Menjelaskan tujuan dari Mendengarkan
penyuluhan Memperhatikan
Menyebutkan materi yang
akan diberikan Memperhatikan

2. 30 Menit Pelaksanaan :
1. Menjelaskan pengertian dari Memperhatikan
sinusitis Memperhatikan
2. Menjelaskan penyebab dari Bertanya dan
sinusitis menjawab pertanyaan
3. Menjelaskan gejala yang yang diajukan
ditimbulkan Memperhatikan
4. Menjelaskan pengobatan Bertanya dan
yang bisa dilakukan pada menjawab pertanyaan
penderita sinusitis yang diajukan
5

3. 10 Menit Evaluasi :
Menanyakan kepada peserta Menjawab pertanyaan
tentang materi yang telah
diberikan, dan reinforcement
kepada warga yang dapat
menjawab pertanyaan
4. 15 Menit Penutup:
Mengucapkan terimakasih Mendengarkan
atas peran serta peserta
Mengucapkan salam
penutup Menjawab salam
MATERI PENYULUHAN
A. DEFINISI
Sinusitis merupakan suatu penyakit yang terjadi di daerah sinus pada
rongga hidung manusia. Sinusitis suatu proses peradangan pada
mukrosa atau selaput lendir sinus paranasal. Sinus paranasal adalah
rongga-rongga yang terdapat pada tulang-tulang di wajah. Yang terdiri
dari sinusa frontal (di daerah dahi), sinus etmoid (pangkal hidung), sinus
maksila (pipi kanan dan kiri), sinus sfenoiddi belakang sinus etmoid). Di
dalam hidung kita terdapat empat pasang sinus yaitu:
a) Sinus Etmoidalis yang terletak di belakang jembatan hidung, di
antara kedua mata.
b) Sinus Maksilaris adalah sinus pipi, sinus ini terletak di belakang tilang
pipi, meluas dari tempat di bawah mata hingga ke tepat di atas gigi
atas. Akar gigi di rahang atas sering menonjol ke dalam dasar sinus
maksilaris, yang menjadi penyebab mengapa banyak orang yang
menderita infeksi sinus mengalami sakit gigi. Sinus maksilaris
biasanya adalah sinus yang pertama kali terbentuk di dalam rahim.
Sinus maksilaris biasanya berbentuk segitiga dan berukuran seperti
kenari besar.
c) Sinus frontalis adalah sinus dahi. Sinus ini terletak di dalam tulang
frontal dahi. Dinding belang sinus frontalis sebenarnya membentuk
tulang yang menutupi otak.
d) Sinus sfenoidalis dapat di anggap sebagai sinus dalam. Sinus ini
terletak di bagian hidung, jauh dari dalam tengkorak, terletak di bagian
belakang hidung, dan di lokasi dimana mata dan otak bertemu.
Didalam hidung kita juga mempunyai Kompleks Ostio Meatus (KOM)
yang berfingsi sebagai pintu pagar sempit daerah sempit di meatus
medius, tempat mengalirnya lendir dari sinus ke hidung tempat keluarnya
masuknya lendir atau udara ke dalam sinus. Karena di dalam sinus
terdapat lendir silia dan kelenjar, sehingga ketika sinus yang sehat
tersumbat lendir akan mengalir balik dan pintu dari sinus juga tersumbat
dan silia berhenti bergerak secara efektif dan, drainase dari sinus
terhenti kemuadian hidung mulai merasa tersumbat, dan setelah
beberapa hari atau minggu mulai merasakan tekanan sinus di wajah atau
dahi karena produksi lendir yang seharusnya keluar melalui KOM tidak
dapat keluar karena sinus tersumbat. Penyebab timbulnya sinusitis
dalam salah satu dari tiga kategori besar anatomi misalnya patah tulang
hidung, tumor dan lain-lain. Genetis misalnya penyakit imunodefisi,
asmatriad, dan lingkungan misalnya alergi asap rokok, flu, polusi udara
dan lain-lain.

B. ETIOLOGI
1. Rinogen
Obstruksi dari ostium Sinus (maksilaris/paranasalis) yang
disebabkan oleh :
- Rinitis Akut (influenza)
- Polip, septum deviasi
2. Dentogen
Penjalaran infeksi dari gigi geraham atas
Penyebabnya adalah kuman :
- Streptococcus pneumoniae
- Hamophilus influenza
- Steptococcus viridans
- Staphylococcus aureus
- Branchamella catarhatis

C. KLASIFIKASI
1. Sinus akut : gejala berlangsung dari beberapa hari sampai
4minggu
2. Sinus subakut : 4minggu sampae 3bln
3. Sinus kronis : lebih dari 3bln

D. MANIFESTASI KLINIS
1. Febris, pilek kental, berbau, bisa bercampur darah
2. Nyeri pada :
- Pipi : biasanya unilateral
- Kepala : biasanya homolateral, terutama pada sorehari
- Gigi (geraham atas) homolateral.
3. [Link] :
- buntu homolateral
- Suara bindeng
E. PENCEGAHAN/CARA MENGATASI
1. Biasakan mencuci tangan sesering mungkin untuk menghindari
bakteri menempel di tangan dan menimbulkan alergi. Jaga pula
lingkungan agar tetap bersih.
2. Mencegah stres dan mengonsumsi makanan yang kaya akan
antioksidan, terutama sayur dan buah yang dapat menguatkan
sistem kekebalan tubuh sehingga akan mencegah serangan sinus
musiman.
3. Jaga kondisi sinus agar tetap kering dan bersih dengan minum air
yang cukup agar cairan hidung tetap encer.
4. Menggunakan obat semprot hidung untuk melawan alergen.
5. Menghindari zat-zat yang menyebabkan alergi yang terdapat di
lingkungan, seperti debu, asap rokok, dll
6. Selain cara-cara tersebut di atas, sangat dianjurkan untuk
mengonsumsi High-Desert Bee Propolis secara rutin untuk
membantu meningkatkan kekebalan tubuh dan memperkecil
kemungkinan terjadinya peradangan di dalam tubuh

F. PENGOBATAN
1. Beri kompres hangat ke muka anda. kerjakan kompres hangat ini
tiga kali 1 hari sepanjang lima menit sebagai sisi dari
penyembuhan sinusitis anda. pakai handuk kecil yang dibasahi air
hangat, lantas letakkan di ke-2 pipi serta di antara mata anda.
kompres hangat ini dapat menolong menambah sirkulasi darah di
sinus anda serta mempercepat gerakan silia untuk buang cairan
mukus yang menumpuk.
2. Menghirup uap air hangat. anda dapat mempersiapkan sesuatu
baskom diisi air hangat serta digabung dengan sedikit garam.
cocokkan tingkat kepanasan air tersebut hingga tidak menyakiti
anda, hirup uap air tersebut sepanjang berapa kali tiap-tiap
sesinya. kerjakan ini lebih kurang 3 kali 1 hari untuk penyembuhan
sinusitis
3. Memberikan obat semprot hidung dengan dosis yang sudah
ditentukan oleh dokter agar pengobatan menjadi maksimal
4. Memberikan obat tetes hidung dengan cara dan tetesan yang
benar
5. Operasi jika sinusitis sudah kronis

G. EVALUASI
1. Apa penyebab sinusitis itu?
a. Sering tidur
b. Alergi asap rokok, flu berat
c. Muntah
d. Mengantuk
e. Makan buah
2. Apa tanda dan gejala sinusitis?
a. Sakit kepala, demam, nyeri pada wajah, hidung tersumbat
b. Diare
c. Sering kencing
d. Sakit perut
e. Kaki linu
3. Pengobatan apa yang bisa dilakukan pada penderita sinusitis?
a. Tidur
b. Berlari
c. Kompres hangat, pakai obat tetes telinga, obat semprot telinga,
operasi
d. Makan nasi
e. BAB

H. KUNCI JAWABAN
1. B
2. A
3. C

Anda mungkin juga menyukai