0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan13 halaman

Keunggulan dan Potensi Struktur Dome

Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan13 halaman

Keunggulan dan Potensi Struktur Dome

Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TUGAS TOPIK KHUSUS

STRUKTUR DOME

(Prof. Dr. Ir. Mudjiastuti Handajani, M.T)

Disusun Oleh :

Devi Astari Damayanti

20202200050

PROGRAM STUDI MAGISTER TEKNIK SIPIL

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG

SEMARANG

2022

i
KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya
sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan judul "Struktur Dome".

Makalah ini disusun sebagai tugas akademik dalam rangka memahami pentingnya peran
peran infrastruktur dalam meningkatkan aksebilitas, khususnya dalam pembangunan. Saya ingin
mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, inspirasi, dan
sumbangan pemikiran dalam penyusunan makalah ini.

Makalah ini tidak terlepas dari keterbatasan pengetahuan dan pengalaman penulis. Oleh
karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan guna perbaikan makalah ini
maupun pengetahuan penulis di masa yang akan datang.

Akhir kata, semoga makalah ini dapat memberikan manfaat dan menjadi referensi yang
berguna bagi pembaca dalam memahami tentang peran infrastruktur dalam meningkatkan
aksebilitas.

Semarang, 14 Juli 2023

Penulis

Devi Astari Damayanti

20202200050

ii
DAFTAR ISI

TUGAS TOPIK KHUSUS................................................................................................................i

KATA PENGANTAR......................................................................................................................ii

DAFTAR ISI...................................................................................................................................iii

BAB I PENDAHULUAN...............................................................................................................1

1.1. Latar Belakang...................................................................................................................1

1.2. Rumusan Masalah..............................................................................................................2

1.3. Tujuan................................................................................................................................2

BAB II TINJAUAN PUSTAKA.....................................................................................................3

2. 1. Definisi Rumah Dome.......................................................................................................3

2. 2. Struktur Cangkang atau Dome...........................................................................................5

2. 3. Kelemahan dan Kelebihan Struktur Dome........................................................................6

2. 4. Potensi Rumah Dome di Indonesia....................................................................................7

BAB III PENUTUP.........................................................................................................................8

3. 1. Kesimpulan........................................................................................................................8

DAFTAR PUSTAKA.......................................................................................................................9

iii
DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Rumah Dome................................................................................................................3

Gambar 2.2. Lokasi Rumah Dome di Indonesia...............................................................................5

Gambar 2.3 Potongan Struktur Rumah Dome..................................................................................6

iv
BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Indonesia merupakan Negara yang secara geografis terletak pada pertemuan empat
lempeng tektonik utama bumi. Pergerakan antar lempeng tersebut menyebabkan sering
terjadinya gempa di Indonesia. Terjadinya bencana alam gempa menimbulkan banyak
kerugian, diantaranya runtuhnya bangunan yang menelan banyak korban. Salah satu solusi
untuk mengatasi hal tersebut adalah diperlukannya desain bangunan tahan gempa.
(Syahidah,Faizah. 2017).
Orang-orang di Indonesia umumnya khawatir rumah mereka akan mengalami
kerusakan akibat guncangan gempa karena negara mereka sering mengalami gempa bumi.
Alhasil, saat ini banyak orang yang memilih desain rumah tahan gempa. Rumah kubah
adalah salah satu desain rumah yang dipilih. Rumah kubah ini merupakan struktur yang
desainnya telah diperhitungkan potensinya untuk tahan gempa.
Rumah dome adalah struktur tahan gempa yang awalnya dipasok oleh pemerintah
Amerika Serikat. Rumah kubah berbentuk seperti igloo dan berbentuk setengah lingkaran,
sebanding dengan hunian tradisional Eskimo. Bentuk bangunan tahan gempa yang mirip
kubah ini yang membedakannya. Rumah dome di Indonesia dapat ditemukan di daerah
Yogyakarta yang merupakan objek wisata populer karena terdapat rumah dome dalam satu
dusun sehingga membuatnya cukup khas. Bangunan tahan gempa ini dibangun setelah
gempa melanda Yogyakarta pada tahun 2006, oleh karena itu mereka ingin menggunakan
teknologi bangunan tahan gempa yang unggul.
Banyak orang yang percaya bahwa rumah ini dikenal sebagai rumah "teletubies"
karena bentuknya yang identik dengan rumah di film teletubies. Rumah kubah ini tergolong
struktur tahan gempa karena tidak memiliki sambungan yang merupakan titik lemah
bangunan saat terjadi gempa. Karena seluruh struktur terhubung, bentuk bulat membantu
bangunan tetap kokoh dan tidak runtuh. Rumah dome ini selain mampu menahan gempa,
juga mampu menahan terpaan angin hingga 450 km/jam.

1
1.2. Rumusan Masalah

Rumusan Masalah dalam makalah ini adalah:


a. Apa itu struktur dome?
b. Apa Kelemahan dan Kelebihan struktur dome?
c. Apa potensi yang dimiliki oleh rumah dome?

1.3. Tujuan

Tujuan dari Makalah ini adalah:


a. Mengetahui tentang struktur dome
b. Mengetahui kelemahan dan kelebihan struktur dome
c. Mengetahui potensi yang dimiliki oleh rumah dome

2
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2. 1. Definisi Rumah Dome

Rumah Dome merupakan bangunan struktural hunian yang memiliki banyak


keunggulan. Model Struktur rumah dome mampu menahan beban angin, beban gempa dan
beban gelombang. Di Amerika Serikat rumah ini banyak digunakan sebagai struktur hunian
di daerah pantai karena memiliki ketahanan terhadap gelombang air laut maupun tekanan
angin yang besar seperti bangunan dome di Porth Arthur, Texas.

Gambar 2.1 Rumah Dome

Ternyata ada kawasan rumah dome di Jepang, khususnya Ishikawa, dengan arsitektur
tahan gempa yang cukup menarik. Karena Jepang rawan gempa, mereka sering menerapkan
gagasan konstruksi tahan gempa di tempat tinggal mereka. Penggunaan material styrofoam
yang biasa digunakan sebagai pengganti piring dan peralatan perak menjadi ciri khas
hunian dome Jepang. Styrofoam dipilih karena bobotnya yang lebih ringan sehingga ideal
untuk digunakan sebagai konstruksi tahan gempa.

3
Meski materialnya terbilang ringan, kekuatan struktur tahan gempa di Jepang ini
tidak bisa dipungkiri. Hal ini disebabkan ketika gempa berkekuatan 7 skala Richter
melanda kota Kumamoto pada tahun 2016, banyak bangunan runtuh tetapi rumah kubah di
kota kecil ini selamat dan tidak dihancurkan. Sepintas, rumah dome ini terlihat memiliki
bentuk yang hampir sama, namun rumah kubah ini memiliki variasi yang beragam, serta
gaya yang beragam.

Rumah dome dibedakan dari bentuknya yang 'bengkok' atau berbentuk kubah. Jika
Anda atau anak Anda adalah salah satu penggemar serial telletubies yang sempat populer
beberapa tahun lalu, bentuk hunian Dome ini bisa dibilang identik dengan hunian
telletubies. Hasilnya, Rumah Telletubies lebih dikenal oleh penyewa rumah dome daripada
rumah dome itu sendiri.

Berikut adalah kunci utama mewujudkan rumah dome ini sebagai bangunan tahan
gempa:
1. Mengurangi jumlah sudut dan titik penghubung antar struktur.
2. Manfaatkan material ringan yang tahan guncangan gempa, seperti styrofoam.
3. Menciptakan bangunan yang aman dan nyaman untuk mengurangi resiko gempa.
4. Gunakan pintu dan jendela yang mengalirkan [Link] rumah tahan gempa,

Perumahan dome di Indonesia terletak di Dusun Nglepen, Kelurahan Sumberharjo,


Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Saat ini
kompleks perumahan ini telah beralih fungsi yang semula menjadi sarana evakuasi korban
gempa berubah menjadi desa wisata mengingat Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan
daerah pariwisata. Letak lokasi perumahan tersebut dapat dilihat pada gambar 2.2 berikut
ini.

4
Gambar 2.2. Lokasi Rumah Dome di Indonesia

2. 2. Struktur Cangkang atau Dome

Rumah Dome menggunakan sistem struktur shell yaitu sistem struktur yang berfungsi
untuk menaungi ruangan yang ada didalamnya dengan betang panjang. Sistem Struktur
shell mendekati teknologi konstruksi formwork, dimana pada saat proses konstruksi harus
dibuat dulu cetakan sebagai pembentuk. Sistem struktur formwork ini dilakukan secara in-
situ. (Sabarudin, Arief. 2023).

Struktur rumah dome juga sangat tahan terhadap bahaya kebakaran. Monolithic dome
yang terbuat dari beton tahan terhadap panas api. Dalam pelaksanaannya estimasi biaya
pembuatan rumah ini lebih murah dari pada rumah pada umumnya karena desain dome
yang tidak memiliki atap dan plafond.

Terdapat 80 rumah dome di Dusun Nglepen yang terbagi menjadi 71 rumah warga, 6
MCK untuk kepentingan masyarakat, dan 3 bangunan umum (mushola, pendopo, dan
poliklinik). Rumah Kubah yang digunakan sebagai rumah ini memiliki dua lantai dengan
diameter 7 meter dan luas lantai kurang lebih 38 meter. Ruang tamu, ruang makan, dapur,
dan kamar tidur adalah empat ruangan di lantai dasar yang sering digunakan untuk

5
keperluan tersebut. Sebagai ruang keluarga, tingkat atas sering digunakan. Namun,
beberapa keluarga mengubahnya menjadi kamar tidur.

Gambar 2.3 Potongan Struktur Rumah Dome

2. 3. Kelemahan dan Kelebihan Struktur Dome

Semua sistem struktur bangunan pastinya memiliki kelemahan dan kelebihan


termasuk sistem struktur dome baik dari segi ekonomis, aman dan elastis. Berikut ini
merupakan kelemahan dan kelebihan dari struktur dome, antara lain:
1. Kelemahan
Kelemahan struktur dome beton bertulang terletak pada masa beton yang besar
sehingga kurang mampu menahan gaya tarik.
2. Kelebihan
Keuntungan ekonomisnya karena penggunaan bahan bangunan yang relatif
murah daipada bahan yang digunakan struktur lainnya. Bahan produksi pabrik yang
digunakan hanya semen dan besi tulangan. Dalam pelaksanaan pembangunan struktur

6
ini mudah dilaksanaakan. Penggunaan cetakan sebagian besar dapat digunakan kembali
sehingga hal tersebut dapat meminimalisir biaya pembangunan.
Elemen beton yang dihasilkan relatif aman terhadap bencana alam seperti gempa
dan angin topan karena kekuatan dan kesolidan bahan bangunannya. Kebanyakan
rumah dome digunakan sebagai tempat perlindungan warga terhadap kemungkinan
bencana.
Keindahan bangunan dome dari berbagai negara sering mendapatkan
penghargaan sebagai banguan yang indah.

2. 4. Potensi Rumah Dome di Indonesia

Indonesia merupakan Negara yang memiliki potensi yang besar dalam bidang
pariwisata yang menjadi tujuan wisata dunia, namun kurang dikelola oleh pemerintah
sehingga menghambat pariwisata suatu daerah salah satunya rumah dome yang ada di
Yogyakarta.
Rumah dome ini memiliki potensi sebagai objek wisata dengan kondisi fisik yaitu
Luas 2.325 Ha dan terdiri dari 70 bangunan dengan satu rumah kesehatan, satu mushola,
dan enam toilet. Semua bangunan tersebut berbentuk dome. Rumah dome di Kabupaten
Sleman, Yogyakarta merupakan satu-satunya rumah dome di Asia.
Potensi fisik yang dimiliki oleh bangunan tersebut harus dimanfaatkan dengan baik
mengingat fungsi rumah dome saat ini bukan sebagai tempat hunian atau sebagai tempat
evakuasi korban gempa karena hampir 70% penghuni telah mendirikan rumahnya kembali
pasca bencana gempa tahun 2006.

Upaya dalam menjaga rumah dome sebagai objek wisata adalah sebagai berikut:

1. Pengelolalan obyek wisata


2. Menambah promosi
3. Menjaga kebudayaan dan keaslian budaya
4. Meningkatkan sumber daya fisik dan sosial.

7
BAB III
PENUTUP

3. 1. Kesimpulan

Dari pembahasan diatas didapatkan kesimpulan bahwa rumah dome merupakan


bangunan struktural hunian yang memiliki banyak keunggulan. Konsep kubah di Indonesia,
yaitu kubah struktural dengan banyak fitur. Kubah merupakan jenis kubah yang digunakan
di berbagai wilayah Indonesia, seperti Dusun Nglepen, Kelurahan Sumberharjo, Kecamatan
Prambanan, Kabupaten Sleman, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kubah dibangun menggunakan kubah monolitik yang terbuat dari beton tahan, yaitu
jenis kubah yang tidak mudah retak dan rusak. Kubah terbagi menjadi 80 unit, termasuk 71
hunian, 6 MCK komunal, dan 3 fasilitas (mushola, aula, dan poliklinik). Kubah tersebut
memiliki tinggi 7 meter, dengan lebar 38 meter persegi.
Kubah memiliki berbagai jenis struktur, antara lain kubah berbentuk beton, kubah
elastosis, dan kubah dengan berbagai bentuk dan ukuran. Kubah dicirikan oleh bentuk,
ukuran, dan materialnya. Kubah juga dicirikan oleh bentuk, ukuran, dan materialnya.
Kubah memiliki berbagai jenis struktur, seperti kubah dengan bentuk kubah, kubah
dengan bentuk kubah, dan kubah dengan bentuk kubah. Kubah dicirikan oleh bentuk,
ukuran, dan materialnya.
Kubah memiliki berbagai jenis struktur, seperti kubah dengan bentuk kubah, kubah
dengan bentuk kubah, dan kubah dengan bentuk kubah. Kubah juga digunakan dalam
berbagai aplikasi, seperti dalam pembangunan rumah sakit, sekolah, dan institusi lainnya.
Kesimpulannya, rumah dome di Indonesia merupakan salah satu ciri arsitektur
penting yang telah digunakan di berbagai daerah di Indonesia. Desain, konstruksi, dan
penggunaan berbagai bahan dan strukturnya berkontribusi pada karakteristik dan fungsinya
yang unik. dome juga telah digunakan dalam berbagai aplikasi, seperti pembangunan rumah
sakit, sekolah, dan institusi lainnya. Kubah juga telah digunakan dalam berbagai aplikasi,
seperti pembangunan ruang publik, rumah sakit, dan ruang publik lainnya.

8
DAFTAR PUSTAKA

Darmawan, A. M. S. 2020. Struktur dan Sistem Bangunan Bentang Lebar. Yogyakarta: PT


Kanisius.

Baharudi, Arief. 2023. Ekosisem Perumahan. Yogyakarta: PT Kanisius.

Syahidah, Faizah. 2017. Tugas Akhir "Studi Perbandingan Desain Struktur Menggunakan Sistem
Rangka Gedung Dengan Sistem Ganda Sesuai SNI 1726:2012 dan SNI 2847:2013. Institut
Teknologi Sepuluh November. Surabaya.

Rahmawati, Isti. 2016. Potensi dan Upaya Pengembangan Obyek Wisata Rumah Dome New
Nglepen di Dusun Sengir Desa Sumberharjo Kecamatan Prambanan Kabupaten Sleman.
Universitas Negeri Yogyakarta. Yogyakarta.

Anda mungkin juga menyukai