0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
19 tayangan13 halaman

Dasar-Dasar Pengembangan Komunitas

Dokumen ini membahas pemahaman dasar tentang community development, yang meliputi pengertian, tujuan, prinsip-prinsip, dan peran fasilitator community development. Dokumen ini juga menjelaskan beberapa pendekatan untuk memahami pengertian community development.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
19 tayangan13 halaman

Dasar-Dasar Pengembangan Komunitas

Dokumen ini membahas pemahaman dasar tentang community development, yang meliputi pengertian, tujuan, prinsip-prinsip, dan peran fasilitator community development. Dokumen ini juga menjelaskan beberapa pendekatan untuk memahami pengertian community development.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PEMAHAMAN DASAR

COMMUNITY DEVELOPMENT

Ida Soewarni
PWK ITN Malang
PEMAHAMAN DASAR.
1. Pengertian Umum Community Development
2. Tujuan Community Development
3. Prinsip-prinsip Community Development
4. Fasilitator Community Development
5. Karakter Utama Program Community Development
PENGERTIAN COMDEV
Masyarakat (society) & Komunitas (community) Pengembangan Masyarakat
Masyarakat mengandung pengertian yang lebih luas daripada komunitas

Komunitas menunjuk kepada suatu bagian dari masyarakat yang relatif lebih spesifik.
shg istilah yg digunakan adl ‘pengembangan komunitas’ sebagai terjemahan langsung
dari istilah ‘community development’.

Community Development Program (Program Pengembangan Masyarakat)


merupakan suatu progam / proyek yang bertujuan untuk mempercepat
penanggulangan kemiskinan berdasarkan pengembangan kemandirian
masyarakat melalui peningkatan kapasitas masyarakat, Partisipasi masyarakat
dan kelembagaan dalam penyelenggaraan pembangunan.

Perserikatan Bangsa-Bangsa mendefinisikannya:


"as the process by which the efforts of the people themselves are united with those of
governmental authorities to improve the economic, social and cultural conditions of
communities, to integrade these communities into the life of the nations, and to
enable them to contribute fully to national progress".
(Luz. A. Einsiedel 1968:7).
Pengembangan Masyarakat
" a process of social action in which the people of a community organized
themselves for planning action; define their common and individual needs and
problems; make group and individual plans with a maximum of reliance upon
community resources; and supplement the resources when necessary with service and
material from government and non-government agencies outside the community ".
( The Community Development Guidlines of the International Cooperation
Administration, Community Development Review, December,1996,p.3).

“Community” secara konvensional adalah sekelompok orang yang hidup


berdekatan secara geografis.
“Development” adalah proses menciptakan kemajuan kondisi ekonomi dan
sosial untuk seluruh masyarakat dengan peran serta aktif dan mendasarkan inisiatif
masyarakat seoptimal mungkin.

Menurut Christenson (1989) community development adalah sekelompok orang


yang melakukan perubahan sosial untuk merubah ekonomi mereka. Sedangkan
menurut Head (1979) community development adalah partisipasi langsung oleh
masing-masing individu dan kelompok di dalam membuat keputusan.
Community-based services diterjemahkan sebagai pelayanan yang bertumpu pada
komunitas, adalah struktur dan proses pemenuhan kebutuhan insani (manusia)
dengan mengutamakan sumberdaya, keahlian, dan kearifan komunitas itu sendiri.
= pembangunan yang bertumpu pada komunitas (community-based
development) dan pembangunan perumahan yang bertumpu pada komunitas
(community-based housing).

Community development diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia sebagai


pengembangan komunitas, adalah proses membangun, atau membangun kembali
struktur komunitas insani di mana cara-cara baru untuk berhubungan antar pribadi,
mengorganisasikan kehidupan sosial, dan memenuhi kebutuhan insani menjadi lebih
dimungkinkan.

Sebagai pekerjaan pengembangan Sebagai pekerja pengembangan


komunitas, adalah kegiatan / komunitas, adalah setiap orang
praktek yang dilakukan oleh yang berupaya memfasilitasi
seseorang berupaya memfasilitasi proses pengembangan
proses pengembangan komunitas, komunitas, tanpa memandang
tanpa memandang apakah orang Bersifat apakah seseorang itu
tersebut menerima imbalan memperoleh imbalan
Bottom Up
(bayaran/upah) maupun tidak. (bayaran/upah) maupun tidak.
Intervention
Community Work Community Worker
Terdapat empat pendekatan untuk memahami pengertian community
development Hadi (2001:6) , yaitu:
1. Community development sebagai suatu PROSES
2. Community development sebagai suatu METODE
3. Community development sebagai suatu PROGRAM
4. Community development sebagai suatu PENGGERAK
Community Development adalah proses perubahan masyarakat dari suatu kondisi
atau keadaan tertentu menuju kondisi yang lebih baik.

Community Development sebagai upaya/cara kerja yang dilakukan sehingga


berhasil mencapai tujuan yang diharapkan.
Community Development adalah sekumpulan prosedur yang mengandung
daftar aktivitas Community Development yang berkaitan dengan kesehatan,
kemakmuran, industri, rekreasi, dan lain-lain.
Community development sebagai suatu Penggerak – Komitmen dan dinamika emosi.
Community Development adalah suatu pelopor, yang menggerakkan masyarakat
setempat untuk berbuat, turut berpartisipasi. Community Development tidak
netral seperti halnya proses, tapi menggerakkan emosi sehingga masyarakat
setempat bersedia melakukan sesuatu untuk memberdayakan potensi yang
mereka sendiri.
4 unsur-unsur community development
Dunham

1. A plan program with a focus on the total needs of the


village community (suatu program rencana dengan suatu
fokus pada total kebutuhan masyarakat desa/ kampung).

2. Technical assistance (bantuan teknis)

3. integrating various specialities for the help of the


community (pengintegrasian berbagai kekhususan untuk
bantuan masyarakat)

4. A major emphasis upon selp-help and participation by the


residents of the community (suatu penekanan utama atas
bantuan diri dan partisipasi masyarakat).
PENTINGNYA ASPEK COMMUNITY DEVELOPMENT

sebagai program yang disusun sendiri oleh masyarakat


dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, mendukung
keterlibatan kaum miskin, perempuan, buta huruf dan
kelompok terabaikan lainnya, dibangun dari
sumberdaya lokal, sensitif terhadap nilai-nilai budaya
setempat, memperhatikan dampak lingkungan, tidak
menciptakan ketergantungan, berbagai pihak terkait terlibat,
serta berkelanjutan.
Community development adalah proses aktivitas sosial
dimana masyarakat mengorganisasi dirinya untuk dapat:
1. Mengidentifikasi kebutuhan dan masalah yang ada
pada masyarakat.
2. Menganalisis keadaan masyarakat, berupa
kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman
pada masyarakat tersebut.
3. Memilih alternatif kebijakan.
4. Mengimplementasikan suatu alternatif yang
menggantungkan pada sumber daya masyarakat
itu sendiri.
TUJUAN COMMUNITY DEVELOPMENT

Hadi (2001), Program Community [Link]


Development sebenarnya bertujuan
untuk:
a. Mengangkat masyarakat yang
miskin akibat tergusur oleh kegiatan [Link]
proyek, dengan memperbaiki kondisi
sosial ekonomi mereka.
b. Merealisasi keadilan distributif
c. Meningkatkan partisipasi masyarakat 2. Nasional
secara nyata

Cox (1993), tujuan community development adalah


memberantas kemiskinan, merealisasi keadilan distributif dan
peningkatan partisipasi masyarakat secara nyata. Sasaran
program Community Development adalah meningkatkan
pendapatan ekonomi rakyat khususnya masyarakat miskin /
tertinggal. Community Development sifatnya fungsional,
yaitu mendorong masyarakat menjadi swakarsa.
1. Keterpaduan pembangunan aspek sosial, ekonomi, politik, budaya,
lingkungan,dan pribadi/ spiritual,
2. Mengatasi ketidakberdayaan struktural,
3. Menjunjung Hak Asasi Manusia,
4. Keberlanjutan,
5. Pemberdayaan,
6. Kaitan masalah individual dan politik,
7. Kepemilikan oleh komunitas,
8. Kemandirian,
9. Ketidaktergantungan pada pihak lain termasuk pemerintah,
10. Keterkaitan jangka pendek dan menengah,
11. Pembangunan yang bersifat organik dan bukan mekanistik,
12. Kecepatan pembangunan ditentukan sendiri oleh masyarakat,
13. Pengalaman pihak luar diadaptasi sesuai kondisi lokal,
14. Proses sama pentingnya dengan hasil pembangunan, dan
[Link] lainnya seperti proses tanpa paksaan, partisipatif, inklusif, koperatif, serta
pengambilan keputusan secara demokratis, dialogis dan berdasarkan konsensus.

Prinsip-prinsip Community
Development
Peranan Fasilitator Menentukan Suksesnya Pelasanaan
Fasilitator Community Development
Community Development
Fasilitator menurut Hadi (2001) adalah :
1. Pemimpin masyarakat lokal .
Pemimpin masyarakat dipilih secara demokratis atau mengangkat dirinya
sendiri sebagai pemimpin dan masyarakat percaya atas kemampuannya .
Sifatnya sukarela dan tidak dibayar.
a. Penduduk lokal memiliki keahlian
b. Penduduk lokal memiliki keahlian memperkenalkan program CD
seperti peningkatan pendidikan, kesejahteraan sosial, pertanian,
kesehatan. Tipe ini harus bekerja dengan membentuk panitia,
anggotanya berasal dari masyarakat lokal itu sendiri. Juga
mengatur keuangan dan pengawasan terhadap pelaksanaan program
c. Profesional dari Luar
2. Seseorang/ ahli di bidang community development, berasal dari luar masyarakat
lokal, profesional yang ditugaskan oleh pemerintah untuk memperkenalkan
program pemberdayaan masyarakat, bersifat sementara, karena lebih
memperhatikan kepada yang menugaskannya / sponsor.
3. Pekerja CD Serba Bisa
Seorang ahli CD diundang / dikirim ke masyarakat lokal membantu
menyelesaikan proyek community development, tipe fasilitator ini tertarik
untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang dibantunya.
1. Berbasis masyarakat
Karakter (community based),
Utama
Program 2. Berbasis sumber daya
Community setempat (local resource based),

Development
3. Berkelanjutan (sustainable).

Kita Tak Perlu Didepan utk jadi yg terbaik

Anda mungkin juga menyukai