MAKALAH MANAJEMEN STRATEGIS TATA BOGA
“FOOD DESIGN”
DISUSUN OLEH
:
Jennifer Imanuela Rompas (220207600002)
Yusran Dwi Ramadhana (220207601005)
Nur Akilah (22020760)
Rifqah Aliyyah (22020760)
PRODI D4 TATA BOGA
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
SULAWESI SELATAN
2022
Kata Pengantar
Assalamualaikum Wr. Wb,
Marilah kita panjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat dan
karunia-Nya yang selalu melimpah atas kehidupan kita. Selain itu, berkat-Nya yang
memperlancar penyusunan makalah ini sehingga dapat selesai tepat waktu dengan judul “Food
Design”.
Kami juga ingin mengucapkan terima kasih atas kepada Bapak Dr. Slamet Widodo, [Link],
M. Kes selaku dosen pengampuh dan kepada Ibu Dr. Andi Hudiah, [Link] selaku dosen mitra
pada mata kuliah Manajemen Strategis Tata Boga yang memberikan kami tugas ini dengan
tujuan menambah pengetahuan dan memperluas wawasan kami terkait dengan profesi dalam
ketatabogaan. Tujuan pembuatan makalah ini tidak lain untuk memenuhi tugas kami pada mata
kuliah tersebut, dan untuk menambah pengetahuan kita mengenai Food Design dan tugasnya
dalam industry tata boga.
Kami berharap dengan adanya makalah ini, pembaca dapat memperluas wawasan,
menambah pengetahuan, dan menjadikannya acuan dalam pembelajaran. Kami sadar bahwa
makalah ini masih jauh dari kata sempurna baik dalam segi penyusunan, segi penulisan, dan segi
materi. Maka dari itu, kami mengharapkan adanya saran dan kritik yang membangun dalam
penyempurnaan makalah ini.
Makassar, Februari 2023
Penulis
2|Kelompok Food Design
Daftar Isi
Kata Pengantar.......................................................................................................................2
Daftar Isi................................................................................................................................3
BAB I PENDAHULUAN.....................................................................................................4
A. Latar Belakang...........................................................................................................4
B. Rumusan Masalah......................................................................................................4
C. Tujuan Penulisan........................................................................................................5
BAB II PEMBAHASAN......................................................................................................6
A. Pengertian Food Design.............................................................................................6
B. Sejarah perkembangan Food Design.........................................................................6
C. Tujuan Food Design...................................................................................................8
D. Syarat dan Keahlian Menjadi Food Design...............................................................8
E. Tugas Food Designer.................................................................................................8
F. Tahap dalam Mendesain Makanan............................................................................9
G. Jenis-jenis Food Designer..........................................................................................10
H. Tokoh terkait Food Designer dan Produknya............................................................11
BAB III PENUTUP .............................................................................................................14
A. Kesimpulan................................................................................................................14
B. Saran..........................................................................................................................14
Daftar Pustaka........................................................................................................................15
3|Kelompok Food Design
BAB I
Pendahuluan
A. Latar Belakang
Saat menjelajahi kuliner, indra pertama yang akan menangkap kelezatan sebuah
hidangan adalah indra penglihatan atau mata. Sebuah hidangan tidak hanya dinilai dari
rasa, namun dari segi kebersihan juga keestetikannya. Zaman sekarang, generasi muda
mementingkan sebuah keestetikan dalam segala bidang. Sehingga, diperlukan kreatifitas
dan nilai seni dalam pelaksanaannya.
Bidang tata boga tidak hanya mempelajari metode pemasakan dan teknik
memasakan. Bidang tata boga tidak hanya berakhir didapur, namun prospek profesinya
sangat luas. Food Ambassador, food photographer, food artist, dan food traveler adalah
salah satu jenis prospek pekerjaan tata boga diluar dapur. Bidang tata boga yang sangat
dicari baik diluar maupun di dalam negeri karena dapat meningkatkan penjualan dengan
keahliannya untuk membuat hidangan menjadi menarik adalah Food Design.
Beberapa tahun yang lalu, sebuah restoran terkenal dengan design hidangannya
yang menyerupai benda-benda. Restoran tersebut bernama Namaaz Dining, Jakarta.
Hidangannya dapat berbentuk lipstick yang sebenarnya adalah kue clorot khas Bali,
benang yang sebenarnya adalah mochi berisi ayam cincang, roti tawar yang sebenarnya
adalah kuah opor, tangan zombie yang sebenarnya adalah ayam bakar madiun, rokok
yang sebenarnya adalah marshmallow, pecahan gelas yang sebenarnya adalah rujak
dengan bumbu kacang, dan lain-lain. Ada juga seorang tiktoker yang merilis sebuah
usaha kue replica dengan berbagai bentuk dan desain.
Semua hidangan diatas tentu dijual dengan harga mahal, karena kemampuan
tersebut tidak semua orang dapat memilikinya. Selain itu, walaupun harganya mahal tetap
mendapatkan penjualan tertinggi karena keunikannya yang beredar di sosial media.
Bahan yang digunakan juga tentu melalui penelitian dahulu agar dapat mencapai reaksi
yang sesuai dengan benda asli yang ditiru. Cabang profesi tata boga yang satu ini masih
terbilang langka walaupun penghasilannya bisa dibayar tinggi.
B. Rumusan Masalah
1. Apa itu food designer dan bagaimana perbedaannya dengan food stylist?
2. Bagaimana perkembangan food design dari zaman ke zaman?
3. Mengapa food designer dibutuhkan dalam industri tata boga?
4. Bagaimana kriteria seorang untuk menjadi food designer?
5. Apa saja tahapan dalam mendesain makanan?
6. Apa saja jenis food designer?
7. Siapa tokoh yang terkenal sebagai food designer?
4|Kelompok Food Design
C. Tujuan Penulisan
1. Menjelaskan perbedaan food designer dan food stylist.
2. Menjabarkan perkembangan food design pada setiap generasi.
3. Mendeskripsikan tugas seorang food designer dalam indsutri tata boga.
4. Menjabarkan tahapan dalam menentukan desain makanan.
5. Mengklasifikasikan jenis-jenis food designer.
6. Mendeskripsikan tokoh terkenal sebagai food designer.
5|Kelompok Food Design
BAB II
Pembahasan
A. Pengertian Food Design
Food design adalah profesi atau keahlian dalam bidang tata-boga yang terbilang
masih jarang di Indonesia. Design sendiri berarti desain dan merancang kerangka bentuk,
motif, dan pola. Sedangkan, food berarti makanan atau hidangan. Namun, dalam profesi
food design tidak hanya focus pada sebuah hidangan, namun juga terwujud dalam
minuman. Food design sendiri dapat mengubah bentuk suatu hidangan tersebut menjadi
lebih menarik untuk disantap.
Food design lebih mengarah pada hasil dan pekerjaan design tersebut, sedangkan
food designer adalah orang yang membuat desain dan menyelesaikan desain tersebut.
Yang didesign mulai dari konsep lalu membuat sketsa dari konsep tersebut. Seorang food
designer diharappkan mempunyai jiwa seni dan dapat mengekspresikan seni tersebut
dalam desain yang ia buat. Setiap food designer memiliki gaya dan khas tersendiri
sehingga pastinya hasil desain berbeda antar satu dengan yang lainnya.
Food design tidak cocok jika harus disajikan dalam bentuk A’la Carte, karena
memerlukan waktu yang lama, tampilan yang menarik, perencanaan yang matang, dan
alat-alat tertentu. Biasanya food design diterapkan dalam bentuk menu Table Dhote yang
terdiri atas Appetizer, Soup, Main Course, Dessert. Selain itu, dapat diwujudkan pada
cake dan pastry.
Beberapa orang menganggap Food Stylist dan Food Design adalah hal dan profesi
yang sama. Namun, nyatanya kedua hal tersebut memiliki perbedaan tipis. Dalam dunia
kuliner, food designer adalah orang yang membuat konsep dan sketsa lalu
menerapkannya dalam hidangan tertentu. Sedangkan food stylist adalah orang yang
membuat hasil desain tersebut menjadi lebih menarik dan ditata sedemikian rupa.
B. Sejarah perkembangan Food Design
Design Thinking mengacu pada metodologi yang diadopsi oleh desainer di
berbagai bidang. Mempelajari Desain Berpikir membantu membangun pemahaman yang
lebih baik tentang bagaimana desainer paling sukses mengidentifikasi yang relevan
kebutuhan dan mengembangkan produk yang memuaskan mereka, suatu pemahaman
yang kemudian dapat diterapkan oleh orang lain desainer, memungkinkan mereka
menemukan solusi dengan lebih efisien dan menghasilkan lebih banyak ide kreatif.
Sejauh ini pendekatan ini belum diterapkan pada desainer di industri makanan, sebuah
kekeliruan dalam penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki.
Pemikiran desain dalam banyak hal merupakan kebalikan dari pemikiran ilmiah.
Di mana ilmuwan menyaring fakta menemukan pola dan wawasan, perancang
6|Kelompok Food Design
menemukan pola dan konsep baru untuk membahas fakta dan kemungkinan. Di dunia
dengan masalah yang berkembang yang sangat membutuhkan pemahaman dan wawasan,
ada juga sangat membutuhkan ide-ide yang dapat memadukan pemahaman dan wawasan
itu dalam solusi baru yang kreatif. (Owen, 2006, hlm. 17) Dari perspektif ini Food Design
Thinking dapat dikonseptualisasikan sebagai proses dimana makanan desainer mengubah
pengetahuan dan ide yang berasal dari ilmu makanan, psikologi makanan, dan makanan
budaya menjadi solusi kreatif.
Dalam bahasa pemecahan masalah kreatif ini sesuai dengan Osborn (1953) fase
pencarian fakta dan pencarian ide di mana data dikumpulkan untuk membantu lebih
memahami masalah dan ide-ide yang dihasilkan yang mungkin berguna dalam
mengatasinya. kreativitas sebagai salah satunya PEMIKIRAN DESAIN MAKANAN
karakteristik paling penting dari Design Thinking dan proses dimana ide-ide kreatif
berada dihasilkan dalam Food Design jarang diselidiki, misalnya, tidak memberikan
model yang jelas tentang bagaimana mereka menghasilkan ide atau deskripsi
komprehensif tentang metode desain yang mereka gunakan. Namun itu menunjukkan
bahwa “[c]hefs bermain-main dengan ide di kepala mereka tentang makanan mana yang
cocok atau bisa digabungkan sehingga mereka akan selaras dan akan berakhir dengan
kombinasi yang beraroma”.
Beberapa sumber ide potensial dari koki mereka memanfaatkan, termasuk
restoran lain, pasar makanan, buku masakan dan majalah, mereka tidak berbuat banyak
jelaskan bagaimana koki kreatif mengetahui ide mana yang harus dipilih dan mana yang
harus dibuang menghasilkan kombinasi bahan dan rasa baru yang lezat. alam hal ini
adalah bahwa di dapur kerja, proses kreatif koki sering kali berantakan, organik, dan
PEMIKIRAN DESAIN MAKANAN sama sekali tidak linier seperti yang mungkin
disarankan oleh model desain reduktif karena “proses perumusan pengujian, pembuatan
prototipe, pembandingan dan analisis sensorik dapat terjadi secara simultan dan proses
iteratif”.
Yang saya maksud dengan Food Design Thinking adalah proses Design Thinking
yang ditujukan untuk menciptakan produk makanan, layanan makanan atau sistem
makanan, di mana metode dan alat desain dirancang khusus untuk memfasilitasi refleksi
pada pengalaman makan. Pemikiran Desain Makanan menyiratkan serangkaian desain
baru metode dan alat yang secara khusus disusun untuk membantu proses Desain Pangan.
Pada artikel ini mengusulkan satu metode tersebut dan satu alat tersebut. Metode tersebut
dinamakan TED (Themes for Eating Design) dan dimaksudkan untuk menghasilkan tema
awal berdasarkan situasi makan tertentu untuk digunakan pada tahap awal dari proses
Desain Makanan, memfasilitasi fase generasi ide selanjutnya.
7|Kelompok Food Design
C. Tujuan Food Design
Adanya food design diharapkan dapat:
Memberi nilai jual lebih.
Menarik pandangan dan first impression seseorang.
Menerapkan imajinasi dan menggambarkan pikiran.
Menambah nilai gizi.
Menambah nilai estetika dalam hidangan tersebut.
Menghasilkan hidangan yang unik dan tidak biasa.
D. Syarat dan Keahlian Menjadi Food Design
Pekerjaan seorang Food design bukan sekedar membuat makanan terlihat cantik
di depan kamera atau video. Banyak tantangan yang dihadapi di luar itu, sehingga
dibutuhkan mental yang kuat pula. “Belajar food design di mana kita bisa datang rame-
rame dengan teman-teman sambil ngerumpi. Belajar food design memerlukan passion,
fokus, kesabaran, keahlian dan kepekaan artistik yang tinggi soal makanan,” tegas Puji.
Selain itu juga butuh kesabaran dan sikap profesional dalam bekerja sama dalam tim dan
menghadapi klien. Karena semua berasal dari latar belakang yang berbeda, sehingga
perbedaan sudut pandang dan pendapat bisa saja terjadi. “Nah, di saat itu, kita harus tahu
kapan harus nurut, kapan harus memperjuangkan ide kita sendiri.”
Food design atau food stylist penting sekali memiliki passion terhadap makanan
dan menguasai ilmu tentang makanan. Selain itu tentunya perlu memiliki cita rasa seni
yang bagus. “Secara umum, tugasnya mengakali makanan agar terlihat segar dan
menggiurkan, dan juga membuat makanan tetap stabil dan awet selama sesi photo-shoot
atau video-shoot. kesuksesan seorang food stylist atau food design bisa dilihat saat hasil
kreasinya bisa membangkitkan selera makan seseorang. Selain itu, food designer
diharapkan dapat mempunyai kreativitas lebih dalam berimajinasi, kemampuan meneliti
apakah hidangan tersebut mampu dan minim kegagalan jika didesain seperti sketsa.
Food design sangat penting untuk membangun jaringan luas dengan pengusaha
kuliner. Manfaatkan media sosial untuk mempromosikan skill dan portofolio Anda.
Seringlah datang di pameran kuliner untuk memperbanyak kenalan.
E. Tugas Food Designer
Seorang food designer memiliki tugas utama yaitu membuat konsep dan
mendesain sketsa untuk membuat hidangan terlihat berbeda dan unik. Tidak hanya dari
hidangan, namun seorang food designer memiliki tugas sebagai:
Menambah proses untuk meminimalisir kegagalan dalam desain tanpa
mempengaruhi rasa hidangan.
Memakai metode dan trik untuk memaksimalkan hasil.
Meneliti persaingan dengan desain usaha lain.
Menentukan harga jual dari desain hidangan yang dibuat.
Mendeskripsikan dan menjelaskan maksud dan konsep dari hasil desain.
8|Kelompok Food Design
Memberi nilai estetika pada sebuah hidangan.
Melakukan eksperimen untuk menemukan hal baru demi mendapat reaksi real
dari percampuran bahan demi bahan.
F. Tahap dalam Mendesain Makanan
Mendesain makanan tentu tidak langsung dilakukan tanpa melalui tahap
penentuan konsep dan mendesain melalui kertas. Berikut tahapan dalam pembuatan
desain sebuah makanan.
1. Menentukan Konsep
Saat ingin mendesain sebuah hidangan, baik itu main course, dessert,
appetizer, dan fruit carving, tentunya membutuhkan konsep atau tema dari design
kita nantinya.
Sebagai contoh untuk appetizer disebuah restoran dengan tema sejarah
Indonesia dan dapat diwujudkan dengan membuat sebuah hidangan dalam bentuk
Candi Borobudur sebagai inspirasi. Untuk Dessert dibuat dari coklat berbentuk
Candi Prambanan. Sedangkan untuk fruit carving untuk konsep ulang tahun
perusahaan, dapat diukir dengan ucapan atau logo.
Biasanya untuk cake/kue yang direquest dari customer, melalui tahap
konsultasi untuk menentukan konsep. Seperti melalui proses pendekatan dengan
cerita, sehingga cerita tersebut dapat diwujudkan dalam desain cake tersebut.
2. Menentukan Desain
Pada tahap ini, biasanya seorang food designer menggambar sketsa
desainnya pada sebuah kertas menggunakan imajinasinya sesuai konsep yang
ditetapkan. Hal ini mempermudah langkah untuk melakukan tahap mendesain.
3. Melakukan Riset dan Penelitian
Riset dan penelitian diadakan untuk menentukan harga dan
membandingkan harga dengan pesaing usaha. Selain itu, dengan penelitian dapat
ditentukan bahan apa yang perlu digunakan agar desain dapat sesuai dengan
harapan tanpa adanya kegagalan sehingga rugi pada saat proses. Dengan
penelitian juga dapat dilihat mengenai tahap dan metode-metode yang akan
digunakan dalam proses.
4. Mice en Place
Tahap dalam memasak tentu saja adalah mice en place. Yang dimaksud
dengan mice en place adalah menyiapkan bahan dan juga alat-alat yang
9|Kelompok Food Design
digunakan pada proses, sehingga tidak memakan waktu lama lagi untuk mencari
alat. Selain alat memasak lainnya, alat yang digunakan dalam proses desain
adalah:
Parrisiene Cutter
Carving Knife
Peeler
Mould
Strainer
Vegetable Knife
Pinset
Fondant tools (untuk cake yang menggunakan fondant)
5. Pembuatan Hidangan
Hidangan tetap dibuat sesuai resep dan standar yang ada sesuai kebutuhan
porsi dan kebutuhan dalam mendesain.
6. Tahap Mendesain
Tahap utama adalah mewujudkan konsep dan hasil sketsa desain yang
sudah ditentukan. Mendesain bukanlah hal mudah dan cepat dilakukan.
Keterampilan ini memerlukan kesabaran dan ketelitian sehingga tidak terjadi
kesalahan dalam mendesain. Jika terjadi kesalahan, seorang food designer
diharapkan dapat memperbaiki atau menutupi kesalahan tersebut dengan triknya.
7. Penyimpanan
Penyimpanan yang dilakukan pada setiap hidangan juga berbeda. Jika
bentuk desain dari hidangan tersebut mudah rusak seperti buah, dapat dilakukan
dengan plastic wrapping lalu diletakkan pada chiller. Sedangkan, jika hidangan
tersebut adalah hidangan yang harus tetap hangat maka sebaiknya diletakkan pada
Food Warmer. Namun, jika dalam bentuk kue replica yang memiliki resiko roboh,
sebaiknya diletakkan pada chiller yang memiliki ruang cukup.
G. Jenis-jenis Food Designer
Food designer terbagi berdasarkan beberapa hal. Untuk menentukan konsep,
biasanya ditentukan oleh pimpinan atau executive chef lalu dikomunikasikan dengan
spesialis masing-masing untuk membantunya. Adapun jenis food designer berdasarkan
spesialisnya, yaitu:
1. Appetizer Designer
Sesuai dengan Namanya, designer yang satu ini spesialis Appetizer atau
makanan pembuka. Dengan mendapat konsep dari atasan, designer dapat
membuat sketsa terlebih dahulu untuk diminta persetujuan dari atasan. Lalu
mewujudkannya. Contohnya adalah membuat rujak dengan saus kacang dalam
bentuk batu.
10 | K e l o m p o k F o o d D e s i g n
2. Main Course Designer
Designer ini dapat mengubah bentuk dari beberapa komponen makanan
utama tersebut. Contohnya, dengan konsep horror yang viral adalah desain mie
terbang.
3. Dessert Designer
Spesialis dessert atau makanan penutup adalah designer dengan komponen
paling banyak yang memiliki kemampuan untuk diubah dan dibentuk sesuai
desain. Contohnya, pudding dalam gelas lalu pada ujung gelas diberikan coklat
tipis yang harus dituangkan dengan caramel agar meleleh.
4. Cake Designer
Cake Designer adalah profesi yang sudah tidak asing lagi untuk didengar.
Karena cake berbeda dan hanya memiliki satu komponen yaitu kuenya sendiri
untuk didesain, maka designer perlu meningkatkan kreatifitas dalam carving cake
tersebut sehingga dapat sesuai dengan sketsa atau replica cake yang dituju.
5. Product Designer
Adalah seseorang yang mendesain produk tersebut. Yang dimaksud adalah
mulai dari kemasan hingga bagaimana makanan tersebut dikemas. Biasanya
product design ini memikirkan kemasan yang minimalis, mudah dibawa, dan
aman dari kerusakan.
6. Fruit Designer
Adalah seseorang yang melakukan proses carving pada buah sesuai
dengan tema yang ditetapkan. Contohnya, mengukir ucapan selamat ulang tahun
pada perusahaan pada semangka.
H. Tokoh terkait Food Designer dan Produknya
Ada beberapa tokoh yang hidup sebagai chef namun terkenal karena kemampuan
food designnya. Di Indonesia, food designer masih terbilang langka di Indonesia. Namun,
pendapatannya sangat menjanjikan. Berikut beberapa tokoh food designer.
1. Chef Reynold Poernomo
Adalah koki selebritas Indonesia-Australia yang dulunya menjadi salah
satu kontestan MasterChef Australia season 7 pada tahun 2015. Ia mencapai
peringkat keempat pada ajang tersebut. Reynold adalah adik dari salah satu koki
Indonesia, yaitu Chef. Chef Reynold ini lahir 4 Desember 1993 dan mengambil
Pendidikan di University of Western Sydney. Sekarang ini, chef Reynold
menyandangi usaha dengan nama KOI Dessert Bar, Australia sejak 2016.
Chef Reynold mulai terkenal dengan hidangan yang ia desain dan sajikan
saat masih dalam ajang MasterChef Australia dengan nama masakan “Down the
11 | K e l o m p o k F o o d D e s i g n
Rabbit Hole” yang dipresentasikan menyerupai Alice in Wonderland dan “Apple
Pie and Cinnamon Parfait” dimana dibaluti dengan isomat ball yang tipis.
Hidangan dessert yang disajikan Chef Reynold selalu membuat para juri terkesan
karena dinilai unik dan tidak biasa.
2. Chef Andrian Ishak
Adalah seorang koki sekaligus pemiliki Namaaz Restoran di Jakarta yang
terkenal karena hidangannya yang unik dan menyerupai bentuk-bentuk benda.
Chef Andrian merupakan orang penting dalam dunia kuliner karena berhasil
menciptakan teknik memasak yang bernama Molecular Gastronomy. Teknik
tersebut merupakan cabang ilmu yang mempelajari transformasi fisiokimiawi dari
bahan pangan selama proses memasak.
Pada tahun 2007, Andrian Ishak bereksperimen untuk meracik kuliner
dengan teknik tersebut. Perlahan-lahan, ia semakin mahir dan akhirnya membuka
restoran tersebut. Namaaz sendiri berarti doa.
3. Sonia Basil
Adalah seorang pengusaha kue dan merangkap sebagai tiktoker untuk
mempromosikan usahanya yang bernama Cakeology. Sonia terkenal dengan
desain kuenya yang elegan dan indah. Tidak sedikit artis Indonesia yang
mempercayai Sonia untuk pembuatan dan desain kue ulang tahun dan pernikahan.
Sonia Basil merupakan salah satu alumni Universitas Pelita Harapan 2014
pada prodi Perhotelan. Menurutnya, hal terpenting adalah terus belajar hal baru
dan memikirkan rencana masa depan. Berdasarkan konten yang selalu ia bagikan
pada platform tiktok, sebelum membuat desain kue ia melakukan sesi
rekomendasi desain berdasarkan keinginan pelanggan dan cerita yang bisa
dimaknai dalam kue tersebut.
4. Fajar GPJK
Adalah seorang pengusaha replica cake dan juga merangkap sebagai
tiktoker sama seperti Sonia Basil. Fajar ini memiliki usaha bernama GPJKT. Jika
dibandingkan dengan Sonia Basil, Fajar adalah spesialis replica. Banyak benda,
hewan, bahkan logo sebuah perusahaan yang sudah dijadikan referensi kue
replikanya.
Tahun lalu, Fajar sempat menuai pro dan kontra terhadapat alat yang ia
pakai dalam pembuatan replica cake. Sebagian netizen menganggap alat yang
digunakan terlalu kecil dan berbahaya sehingga dapat membahayakan tubuh
manusia.
12 | K e l o m p o k F o o d D e s i g n
5. Chef Jesselyn Lauwreen
Adalah pemenang dari MasterChef Indonesia season 8 dan merupakan
fresh graduate bidang kuliner dari Le Cordon Bleu yang merupakan sekolah
memasak di Paris, Perancis. Chef Jesselyn ini asal medan dan lahir pada 1 Maret
2000.
Ia berasal dari keluarga yang memang memiliki usaha dalam bidang
kuliner, yaitu Restoran Miramar. Chef Jesselyn kini menjadi konten creator tiktok
yang sering mengubah sebuah hidangan menjadi hidangan yang baru. Contohnya
adalah dengan membuat hidangan nasi padang menjadi mini taco, atau trik ini
viral dengan slogan “Make this Gourmet”.
13 | K e l o m p o k F o o d D e s i g n
BAB III
Penutup
A. Kesimpulan
Food design adalah profesi atau keahlian dalam bidang tata-boga yang terbilang
masih jarang di Indonesia. Design sendiri berarti desain dan merancang kerangka bentuk,
motif, dan pola. Sedangkan, food berarti makanan atau hidangan. Namun, dalam profesi
food design tidak hanya focus pada sebuah hidangan, namun juga terwujud dalam
minuman. Food design sendiri dapat mengubah bentuk suatu hidangan tersebut menjadi
lebih menarik untuk disantap.
Beberapa orang menganggap Food Stylist dan Food Design adalah hal dan profesi
yang sama. Namun, nyatanya kedua hal tersebut memiliki perbedaan tipis. Dalam dunia
kuliner, food designer adalah orang yang membuat konsep dan sketsa lalu
menerapkannya dalam hidangan tertentu. Sedangkan food stylist adalah orang yang
membuat hasil desain tersebut menjadi lebih menarik dan ditata sedemikian rupa.
Food designer diharapkan memiliki imajinasi, kreatifitas, dan kemampuan
menganalisa sehingga dapat mewujudkan pikiran dalam hidangan. Dengan adanya food
design dapat menambah nilai jual dan menambah nilai estetika dalam hidangan.
B. Saran
Sebagai mahasiswa pada Prodi D4 Tata Boga, food designer adalah salah satu
prospek pekerjaan dengan pendapatan yang menjanjikan. Karena terbilang langka di
Indonesia, maka profesi ini terbuka baik diluar dan didalam negeri. Sebagai calon chef,
sebaiknya hal-hal yang menjadi prospek kerja dikuasai termasuk Food Design.
14 | K e l o m p o k F o o d D e s i g n
Daftar Pustaka
[Link]
[Link]
1513551
[Link]
photography/#:~:text=FOOD%20DESIGNER%20adalah%20Profesi%20yang,seni
%20dalam%20perancangan%20suatu%20makanan.
[Link]
302917120_Food_Design_Thinking_A_Branch_of_Design_Thinking_Specific_to_Food
_Design
[Link]
menggiurkan-di-bidang-kuliner/
15 | K e l o m p o k F o o d D e s i g n