0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
31 tayangan4 halaman

Pledoi Mario Dandy dalam Kasus Pidana

Ringkasan dokumen tersebut adalah sebagai berikut: 1. Dokumen tersebut merupakan nota pembelaan yang disampaikan oleh penasehat hukum terdakwa Mario Dandy dalam perkara pidana nomor 245/PID/2023/PT.DKI di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta 2. Pembelaan menjelaskan dakwaan primer Jaksa Penuntut Umum terhadap terdakwa yaitu melakukan tindak pidana penganiayaan berat sesuai Pasal 355 K

Diunggah oleh

jonathan Kriswaluyo
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
31 tayangan4 halaman

Pledoi Mario Dandy dalam Kasus Pidana

Ringkasan dokumen tersebut adalah sebagai berikut: 1. Dokumen tersebut merupakan nota pembelaan yang disampaikan oleh penasehat hukum terdakwa Mario Dandy dalam perkara pidana nomor 245/PID/2023/PT.DKI di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta 2. Pembelaan menjelaskan dakwaan primer Jaksa Penuntut Umum terhadap terdakwa yaitu melakukan tindak pidana penganiayaan berat sesuai Pasal 355 K

Diunggah oleh

jonathan Kriswaluyo
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Jakarta, 17 Oktober 2023

Nomor : XXX/P-IB/K&S/X/2023
Lampran :-
Perihal : Pledoi (Nota Pembelaan) an Mario Dandy Dalam Perkara Pidana Nomor :
245/PID/2023/[Link]

Kepada Yth.
Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta
Cq. Majelis Hakim Perkara Pidana No 245/PID/2023/[Link]

Dengan hormat,

Yang bertanda tangan dibawah ini :


1. Andrea N, S.H.

Advokat-advokat pada Kantor Hukum Andrea N, S.H., beralamat di Jalan Pepaya No 12, Bekasi
Jakarta Utara berdasarkan surat kuasa khusus tertanggal 21 Februari 2022, dalam hal ini bertindak
sebagai penasehat hukum:

Nama Lengkap : Mario Dandy


Jenis Kelamin : Laki-Laki
Kewarganegaraaan : Indonesia
Agama : Islam
Pendidikan : SMA

Selaku terdakwa dalam tindak pidana Pasal 353 ayat 2 KUHP dan Pasal 355 ayat 1 tentang
penganiayaan berat.

PENDAHULUAN

Majelis Hakim yang kami hormati,

Saudara Jaksa Penuntut Umum yang Kami Hormati, dan


Sidang yang Kami Muliakan,

Sebelum pembelaan ini kami mulai, sebagai insan yang beriman, pertama-tama kami mengucapkan
puji syukur ke hadirat Allah S.W.T./Tuhan Yang Maha Kuasa atas limpahan Rahmat, taufik dan
Hidayah-Nya, sehingga pada hari ini kami penasehat hukum bisa membacakan dan menyampaikan
pembelaan di sidang yang terhormat ini. Tentunya, harapan kami, Pembelaan ini dibacakan di
hadapan serta disampaikan pada Yang Mulia Majelis Hakim untuk kiranya dapat menjadi
pertimbangan sepatutnya. Sebelum majelis Hakim sampai pada putusan akhir; apakah Terdakwa ini
sungguh melakukan perbuatan sebagaimana yang telah didakwakan oleh Saudara Jaksa Penuntut
Umum, atau apakah Terdakwa benar-benar terbukti secara sah dan meyakinkan berbuat dan
bersalah secara hukum sebagaimana yang dituntut oleh Saudara Jaksa Penuntut Umum dalam
tuntutannya.
Setelah kami pelajari dengan seksama Surat Tuntutan terhadap diri Terdakwa; yang dibacakan oleh
Jaksa Penuntut Umum pada persidangan di Pengadilan Tinggi Jakarta pada hari Selasa, tanggal 05
Maret 2022, maka perkenankanlah kami Tim Penasehat Hukum menyampaikan Nota Pembelaan
(Pledoi) atas nama Terdakwa Mario Dandy.

Sebelum menyampaikan Pembelaan, pertama-tama kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-
besarnya kepada Yang Mulia Majelis Hakim yang telah memimpin persidangan ini dengan penuh
kesabaran, kearifan dan bijaksana sehingga persidangan ini berjalan impartial, fair dan objective dan
pada akhirnya semua saksi maupun terdakwa dapat menerangkan peristiwa yang sebenarnya. Jika
sekiranya dalam pemeriksaan persidangan ini terdakwa memberikan keterangan yang kurang
berkenan, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya; sama sekali tidak terlintas sedikitpun dalam
benak Terdakwa untuk mengurangi wibawa Pengadilan ataupun mempersulit jalannya persidangan.

Demikian pula diucapkan terima kasih kami sampaikan kepada saudara Jaksa Penuntut Umum atas
uraian Tuntutan yang telah disusun begitu rapih dan jelas, sehingga memudahkan bagi kami dalam
mengikuti jalan pandangan dari Saudara Jaksa Penuntut Umum.

Majelis Hakim Yang Terhormat,


Untuk menanggapi tuntutan dari Saudara Jaksa Penuntut Umum, Pembelaan ini kami sudah susun
dengan sistematika sebagai berikut:
1. SURAT DAKWAAN;
2. TUNTUTAN;
3. FAKTA PERSIDANGAN;

Pembelaan ini dilandasi dengan sebuah harapan agar Yang Mulia Majelis Hakim Pemeriksa dan
Pemutus Perkara a quo dengan bijaksana dan penuh kearifan, serta senantiasa berkiblat pada rasa
keadilan, hati nurani kemanusiaan dan tanggungjawab kepada Tuhan yang Maha Esa, sekiranya Yang
Mulia Majelis Hakim berkenan untuk memberikan putusan terhadap diri Terdakwa, suatu putusan
yang adil, arif dan bijaksana yang semata-mata didasarkan pada nilai-nilai Keadilan yang hakiki, atas
dasar mencari Ridho dari Allah S.W.T. semata--Aamiin ya Robbalalamin.

Sekiranya tidak berlebihan apabila di persidangan Yang Terhormat ini, sebagai salah satu aparat
penegak hukum yang selalu menjunjung tinggi Keadilan "Fiat Justitia Ruat Coelom", kami
menyampaikan sebuah adagium yang harus kita junjung bersama:
"LEBIH BAIK MEMBEBASKAN SERIBU ORANG YANG BERSALAH DARIPADA
MENGHUKUM SEORANG YANG TIDAK BERSALAH”

1. SURAT DAKWAAN
Majelis Hakim Yang Mulia, Jaksa Penuntut Umum yang kami hormati, serta Para Hadirin
Pengunjung seidang yang kami hormati. Dalam Surat Dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum
perkara a quo, terlihat bahwa Jaksa Penuntut Umum mendakwa Mario Dandy dengan
Dakwaan Primer dan Subsidair.
a. Dakwaan Primer
Bahwa, dakwaan primer dari Surat Dakwaan Jaksa Penuntut Umum adalah mengenai
Perbuatan sebagaimana diatur dan diancam Pasal 355 KUHP Ayat 1 juncto Pasal 55 ayat 1
ke-1 KUHP subsider 353 ayat 2 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP atau ke-2 Pasal 76 C
juncto Pasal 50 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 55 Ayat 1
ke-1 KUHP.

Bahwa, Pasal 355 KUHP (1) Penganiayaan berat yang dilakukan dengan rencana terlebih
dahulu, diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. (2) Jika perbuatan itu
mengakibatkan kematian, yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama lima
belas tahun.

Bahwa, dalam uraian dakwaannya, Jaksa Penuntut Umum dalam dakwaan primer
menguraikan Terdakwa Mario Dandu telah melakukan perbuatan berupa penganiayaan
berat.

2. TUNTUTAN
Majelis Hakim Yang Mulia, Jaksa Penuntut Umum yang kami hormati, serta Para Hadirin
Pengunjung seidang yang kami hormati.
Bahwa, Jaksa Penuntut Umum dalam surat tuntutannya Nomor: PDMXXX/TPG/03/2022
selasa tertanggal 05 Maret 2022 telah menuntut terdakwa
sebagai berikut:

1. Menyatakan Mario Dandy bersalah melakukan penganiayaan berat dan telah dilaporkan
ke kepolisian Republik Indonesia
2. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa berupa pidana penjara semala 12 (dua belas)
Tahun dengan dikurangin selama terdakwa berada dalam tahanan sementara dan
dengan sebesar Rp. [Link] (duabelas miliar rupiah)
3. Menetapkan agar membebankan biaya perkara kepada Terdakwa sebesar Rp 5.000,-

3. FAKTA PERSIDANGAN
Majelis Hakim Yang Mulia, Jaksa Penuntut Umum yang kami hormati, serta Para Hadirin
Pengunjung seidang yang kami hormati. Untuk dapat menanggapi Surat Tuntutan Jaksa
Penuntut Umum, maka pada pembahasan ini akan kami kemukakan keterangan saksi-saksi,
dan keterangan Terdakwa yang terungkap dalam persidangan, sehingga dapat memenuhi
kebenaran materiil dalam perkara pidana ini sebagai berikut:

a. Keterangan Terdakwa

Setelah mendapatkan informasi keberadaan David, MDS dengan menggunakan


kendaraannya bersama si A dan seorang temannya lagi berinisial S mendatangi
David. Di depan rumah R, A menghubungi David, namun ia mengatakan enggan
keluar dari rumah R."Kemudian tersangka juga berkomunikasi dengan korban
akhirnya korban keluar mengarah ke sebelah rumah dari bapak R dan bapak N
ini," ungkap Kombes Ade.

Sampai di belakang mobilnya tersangka yang merupakan mobil Robicon hitam,


terjadi keributan. MDS saat iru mengkonfirmasi benar tidaknya David telah
melakukan perbuatan yang tidak baik kepada mantan pacarnya si A. Akibatnya
terjadi perdebatan.

"Akhirnya terjadi peristiwa kekerasan pada anak dengan cara pelaku menendang
kaki korban sehingga korban terjatuh, kemudian pelaku memukul korban berkali-
kali menggunakan tangan kanan pelaku. Kemudian saat korban sudah terjatuh,
pelaku menendang kepala korban. Kemudian menendang perut korban,"
PENUTUP

Majelis Hakim Yang Mulia,


Jaksa Penuntut Umum yang Kami Hormati, serta
Para Hadirin Pengunjung Sidang Yang Kami Hormati.

Apabila Majelis Hakim berpendapat lain, mohon putusan yang seadil-adilnya, sesuai dengan
ketentuan hukum yang berlaku.

Demikianlah Pledoi (Nota Pembelaan) ini kami sampaikan, atas perkenan Ketua Pengadilan Negeri
Serang Cq. Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara a quo, kami Tim Penasehat
Hukum Terdakwa mengucapkan terima kasih.

Hormat Kami,
Penasehat Hukum Terdakwa

Andrea N, S.H.

Anda mungkin juga menyukai