“ E – COMMERCE”
Disusun oleh:
DINDA KHOIRUNNISA
NIM. 20220060035
KLS. DKV22.A
A. Pengertian E-Commerce E-commerce adalah proses jual beli yang
E-commerce adalah singkatan dari dua dilakukan oleh penjual dan pembeli dari
kata yaitu electronic dan commerce. Secara satu bisnis ke bisnis lainnya secara
harfiah dipahami, itu berarti e-commerce. elektronik dengan menggunakan
Dengan kata lain, semua bentuk perdagangan komputer sebagai perantaranya.
melibatkan pemasaran barang sampai
didistribusikan melalui jaringan elektronik Kotler dan Amstrong
atau online. Menurut Kotler dan Amstrong, konsep e-
Secara sederhana, e-commerce adalah commerce adalah saluran online yang
suatu bentuk perdagangan yang dilakukan diakses seseorang melalui komputer.
secara online menggunakan internet. E- Saluran ini biasanya digunakan oleh
commerce dapat dilakukan melalui komputer, seorang pengusaha untuk menjalankan
laptop atau smartphone. kegiatan usahanya.
Bagi konsumen, saluran ini digunakan
Ada banyak jenis layanan yang bisa
untuk mencari informasi untuk
kamu dapatkan dengan menggunakan
menentukan pilihan dan pada akhirnya
transaksi e-commerce, mulai dari pembelian
menyelesaikan suatu transaksi.
tiket transportasi hingga pembayaran tagihan
seperti listrik dan air, perbankan dan investasi.
Kalakota dan Whinston
Transaksi e-commerce dapat berupa E-commerce adalah belanja online yang
business to business (B2B), business to dilakukan dengan menggunakan internet
consumer (B2C), consumer to consumer dan transaksi dilakukan melalui transfer
(C2C) dan consumer to business (C2B). digital.
C. Jenis E-Commerce dan Contohnya
Business-to-business (B2B)
Dapat dikatakan bahwa B2B merupakan
B. Pengertian E-Commerce Menurut Para jenis e-commerce terbesar karena
Ahli berhubungan langsung dengan transaksi
Loudon yang dilakukan antar perusahaan atau
sektor bisnis. Jumlah pembelian produk Penjualan makanan
dalam setiap transaksi B2B biasanya Bisnis salon atau barbershop
banyak.
Misalnya, sebuah perusahaan farmasi Consumer-to-consumer (C2C)
memasok dan menjual produknya ke Konsep C2C memungkinkan konsumen
rumah sakit swasta dalam skala besar. lain untuk membeli dan menjual barang-
Dengan demikian, secara tidak langsung barang mereka. Sistem perdagangan
konsep B2B tidak bergantung pada seperti ini seringkali membutuhkan rak
banyaknya jenis produk yang dijual, atau wadah yang dapat mengatur
melainkan lebih menekankan pada segalanya untuk mempermudah proses
kuantitas atau jumlah produk yang dijual. jual beli.
Contohnya: Contoh media yang dimaksud adalah
Importir suku cadang mobil ke bengkel website yang dapat menghubungkan
Importir suku cadang mesin tekstil penjual dan pembeli, seperti OLX atau
Menjual web hosting kepada web agency Kaskus.
Contohnya:
Business-to-consumers (B2C) Bukalapak
Salah satu jenis e-commerce selanjutnya Kaskus
adalah business-to-consumers, juga OLX
dikenal sebagai B2C. Konsep seperti ini
mungkin adalah jenis perdagangan paling Comsumer-to-business (C2B)
umum yang kamu temui dalam kehidupan C2B adalah konsep yang berbanding
sehari-hari. Mengapa? Karena dengan terbalik dengan B2C. Disini yang akan
konsep B2C, produsen menawarkan dan terjadi adalah proses jual beli dan terjadi
memasarkan produknya langsung ke transaksi dari konsumen ke pelaku usaha.
konsumen.
Dalam konsep ini, konsumen berperan
Konsepnya bisa mirip dengan sistem sebagai penyedia jasa, produk atau jasa
pembelian dan retail, perbedaannya adalah untuk memasarkan kepada pelaku usaha
proses bisnis dan transaksi dilakukan yang membutuhkan.
secara online dan tidak dengan cara
konvensional biasa. Dalam model C2B, bisnis atau perusahaan
Contohnya: diuntungkan dari kesediaan konsumen
Jasa laundry pakaian untuk menjual barang atau jasa kepada
bisnis, sedangkan konsumen akan Contohnya:
mendapatkan keuntungan dari penawaran BPJS Ketenagakerjaan Online
atau penjualan dengan membayar secara Layanan NPWP Online
langsung, atau menerima produk dan jasa
secara gratis atau dengan harga yang lebih Consumer-to-Adminstration (C2A)
rendah dari offset. C2A pada dasarnya adalah konsep yang
Contohnya: sama dengan C2B. Perbedaannya terletak
Google AdSense pada tujuan penjualan. Jika dalam C2B
iStock Photo konsumen memberikan produk atau
jasanya kepada perusahaan, dalam C2A
Online-to-offline (O2O) kegiatan tersebut diberikan kepada
Jenis e-commerce ini biasanya pemerintah.
menggunakan dua saluran dalam layanan
transaksinya, yaitu online dan offline. Dalam konsep ini, transaksi produk
Jaringan dalam sistem online, namun umumnya cukup jarang, tetapi transaksi
pelaksanaannya tidak hanya bisa online layanan lebih umum.
tetapi juga offline. Contohnya:
BPJS Kesehatan Online
Contoh paling nyata dari konsep seperti Layanan pajak online
ini adalah layanan Gojek atau Grab yang Pembayaran listrik online
bisa melakukan dua jenis transaksi online
dan offline. D. Manfaat E-Commerce
O2O bertujuan untuk menarik konsumen Kehadiran e-commerce sebagai metode
online ke toko fisik sekaligus menciptakan perdagangan atau jual beli sangat
pengalaman digital yang lengkap sebelum, diharapkan dapat membawa banyak
selama dan setelah transaksi. manfaat positif bagi pelaku bisnis dan
Business-to-Public Administration konsumen. Sehingga kedua belah pihak
(B2PA) tidak merasa rugi dalam bentuk apapun.
Dalam jenis e-commerce ini, produsen
atau perusahaan menyediakan dan Manfaat E-Commerce :
memasarkan produk dan layanannya Efisiensi Waktu dan Tenaga
kepada pemerintah. Biasanya transaksi Ketika proses jual beli masih berlangsung
dan proses jual beli dilakukan melalui dengan cara tatap muka yang biasa, suka
penawaran. atau tidak suka, pembeli tetap harus pergi
ke toko atau tempat penjual menawarkan Jika jangkauan bisnis kamu di pasar telah
barangnya. Penjual juga dapat memilih meluas, maka pertumbuhan atau ekspansi
untuk memasarkan produknya secara bisnis dapat dengan mudah dicapai.
langsung, yaitu mengunjungi konsumen Bahkan bisa dikatakan bahwa e-commerce
secara langsung. adalah pilihan metode yang tepat untuk ini.
Cara ini tentu memakan waktu dan tenaga. Menjadikan Bisnis Lintas Wilayah
Dengan e-commerce, ini tidak lagi harus Bisnis lintas wilayah di sini berarti bisnis
terjadi. Mulai dari proses promosi, yang kamu jalankan dengan e-commerce
pemasaran produk, pemesanan, hingga dapat menjangkau pasar yang jauh lebih
pembayaran bisa dilakukan kapan saja dan luas. Teknologi internet memungkinkan
dimana saja. Sehingga waktu dan tenaga konsumen di berbagai tempat, kota, pulau,
yang kamu miliki dapat digunakan untuk dan benua yang berbeda untuk melihat dan
hal lain dengan lebih efisien. membeli produk yang kamu tawarkan.
Bisnis Yang Fleksibel Tidak Perlu Modal Dengan Jumlah
Mengapa dapat dikatakan bahwa e- Besar
commerce merupakan metode bisnis yang E-commerce adalah sistem yang
fleksibel? Karena kamu dapat melakukan memungkinkan kamu sebagai pengusaha,
operasi dan manajemen dari mana saja dan tidak memiliki toko fisik. Hal ini terjadi
kapan saja. Tidak perlu ke toko, buka dan karena proses jual beli dan semua transaksi
tutup setiap hari. Hanya duduk di rumah dilakukan secara online. Dengan cara ini,
melakukan hal lain, bisnis dapat berjalan kamu dapat mengurangi biaya sewa tempat
sendiri. atau outlet untuk membuka toko.
Di sisi konsumen, mengacu pada katalog DAFTAR PUSTAKA
produk juga memudahkan mereka untuk
1. Yudono, M. A. S., Hamidi, E. A. Z.,
berkonsultasi dengan katalog produk
Jumadi, A. H. K., De, A., & Sidik, W. M.
kapan dan di mana mereka inginkan, 24
(2022). Jaringan Syaraf Tiruan Perambatan
jam sehari. Selain itu, pilihan produk
Balik untuk Klasifikasi Covid-19 Berbasis
beragam harga menjadi tidak terbatas.
Tekstur Menggunakan Orde Pertama
Berdasarkan Citra Chest X-Ray. Jurnal
Memudahkan Dalam Pengembangan
Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer,
Bisnis
9(4), 799-808.
2. Yudono, M. A. S., Sidik, A. D. W. M., FIDELITY: Jurnal Teknik Elektro, 3(2), 23-
Kusumah, I. H., Suryana, A., Junfithrana, A. 26.
P., Nugraha, A., ... & Imamulhak, Y. (2022).
7. Sidik, A. D. W. M., Suryana, A., Artiyasa,
Bitcoin USD Closing Price (BTC-USD)
M., Junfithrana, A. P., Kusumah, I. H., &
Comparison Using Simple Moving Average
Imamulhak, Y. (2021). Pengenalan Ekspresi
And Radial Basis Function Neural Network
Wajah Menggunakan Teknik Filter Wavelet
Methods. FIDELITY: Jurnal Teknik Elektro,
Gabor. FIDELITY: Jurnal Teknik Elektro,
4(2), 29-34.
3(1), 1-4.
3. Yudono, M. A. S., Faris, R. M., De
8. Kumaran, I., Firmansyah, M. R., Fauziah,
Wibowo, A., Sidik, M., Sembiring, F., & Aji,
E., Hutahaean, Y. B., Suryana, A., Sidik, A.
S. F. (2022, February). Fuzzy Decision
D. W. M., ... & Kusumah, I. H. (2021).
Support System for ABC University Student
Pengenalan Wajah Menggunakan Pendekatan
Admission Selection. In International
Berbasis Pengukuran dan Metode Segmentasi
Conference on Economics, Management and
dalam Berbagai Posisi dan Pencahayaan.
Accounting (ICEMAC 2021) (pp. 230-237).
FIDELITY: Jurnal Teknik Elektro, 3(1), 5-8.
Atlantis Press.
9. Sidik, A. D. W. M., Ramdani, D.,
4. Sidik, A. D. W. M., & Akbar, Z. (2021).
Sopandita, D., Fadilah, A. Z. Z., & Efendi, E.
Analyzing the Potential for Utilization of New
(2020, October). Modelling and Optimization
Renewable Energy to Support the Electricity
Containers Dwell-Time in Tanjung Perak Port
System in the Cianjur Regency Region.
Indonesia. In 2020 6th International
Fidelity: Jurnal Teknik Elektro, 3(3), 46-51.
Conference on Computing Engineering and
5. Tambunan, H. B., Surya, A. S., Jintaka, D. Design (ICCED) (pp. 1-4). IEEE.
R., Harsono, B. B. S., Sinaga, D. H., Sidik, A.
10. Suryana, A., Junfithrana, A. P., Kusumah,
D. W. M., & Pramurti, A. R. (2021). Review
I. H., De Wibowo, A., Artiyasa, M.,
Proses Perencanaan Jangka Panjang Sistem
Imamulhak, Y., & Putra, Y. (2020).
Tenaga Listrik. EPIC (Journal of Electrical
Automatic Gas Control System In The
Power, Instrumentation and Control), 4(1).
Motorcycle Braking Process With The
6. Sidik, A. D. W. M., Kusumah, I. H., Concept Of Non-Uniform Slowing Down
Artiyasa, M., Junfithrana, A. P., Imamulhak, Motion. FIDELITY: Jurnal Teknik Elektro,
Y., & Suryana, A. (2021). Desain Wireless 2(3), 51-56.
Sensor Network (WSN) yang Efisien dengan
11. Sidik, A. D. W. M., Kusumah, I. H.,
Mobilitas Node Terkendali Berbasis Energi.
Suryana, A., Artiyasa, M., & Junfithrana, A.
P. (2020). Design and Implementation of an NodeMCU Microcontroller. FIDELITY:
IoT-Based Electric Motor Vibration and Jurnal Teknik Elektro, 1(2), 1-5.
Temperature Disruption Handling System.
17. Suryana, A., Junfithrana, A. P., Kusumah,
FIDELITY: Jurnal Teknik Elektro, 2(2), 30-
I. H., Artiyasa, M., & De Wibowo, A. (2019).
33.
Identifikasi Gas terlarut Minyak
12. Sidik, A. D. W. M., Kusumah, I. H., Transformator dengan Menggunakan Logika
Suryana, A., Artiyasa, M., & Junfithrana, A. Fuzzy Menggunakan Metode TDCG untuk
P. (2020). Gambaran Umum Metode Menentukan Kondisi Transformator 150 KV.
Klasifikasi Data Mining. FIDELITY: Jurnal FIDELITY: Jurnal Teknik Elektro, 1(1), 11-
Teknik Elektro, 2(2), 34-38. 15.
13. Sidik, A. D. W. M., Kusumah, I. H.,
Suryana, A., Artiyasa, M., Junfithrana, A. P.,
Imamulhak, Y., & Putra, Y. (2020).
Menerapkan K-Means Clustering untuk
Segmentasi Gambar Database Berwarna.
FIDELITY: Jurnal Teknik Elektro, 2(3), 57-
61.
14. Artiyasa, M., Kusumah, I. H., Suryana, A.,
Sidik, A. D. W. M., & Junfithrana, A. P.
(2020). Comparative Study of Internet of
Things (IoT) Platform for Smart Home
Lighting Control Using NodeMCU with
Thingspeak and Blynk Web Applications.
FIDELITY: Jurnal Teknik Elektro, 2(1), 1-6.
15. Taufik, D. M., & De Wibowo, A. (2020).
SISTEM PENETASAN TELUR BERBASIS
PLC. Jurnal Rekayasa Teknologi Nusa Putra,
7(1), 45-53.
16. Maulana, R., & Sidik, A. D. W. M. (2019).
Design of an Automatic Nutrition System for
Hydroponic Plants with an IoT-based