-1-
DIARE
No. 400.7/347/SOP/
:
Dokumen [Link]/I/2023
No. :
SOP Revisi
Tanggal : 26/01/2023
Terbit
: 1/6
Halaman
dr. Asep Juanda
UPT PUSKESMAS Penata Tk I
MALANGBONG NIP. 197605282010011006
1 Pengertian Diare adalah Kondisi yang umum dialami oleh banyak orang. Meskipun
seringkali dianggap sebagai gangguan ringan, diare bisa menjadi tanda
adanya masalah kesehatan yang lebih serius dan memerlukan
perhatian medis
2 Tujuan Sebagai acuan dalam penatalaksanakan penyakit Diare
3 Kebijakan SK Kepala UPT Puskesmas Malangbong Nomor 400.7.1/
33/SK/[Link]/I/2023 tentang kebijakan layanan klinis.
4 Referensi Keputusan Menteri Kesehatan RI No. HK.02.02/MENKES/514/2015
Tentang panduan Praktik KLinis Bagi dokter di fasilitas Pelayanan
kesehatan tingkat pertama
5 Prosedur/ 1. Petugas memanggil pasien kemudian mencocokan identitasnya
Langkah-
pada rekam medis
langkah
2. Petugas melakukan pemeriksaan TTV pasien
3. Petugas melakukan anamnesa :
a. Bagaimana Konsistensi buang air besarnya, lembek atau cair,
ada tidaknya darah atau lender dalam tinja
b. Berapa kali frekuensi BAB dalam Waktu 24 jam
c. Apakah disertai rasa tidak nyaman di perut
d. Apakah disertai rasa mual dan muntah serta tenesmus setiap
diare
4. Petugas melakukan pemeriksaan fisik
a. Mencari tanda utama dehidrasi: kesadaran, rasa haus dan
turgor kulit abdomen dan tanda-tanda tambahan lainnya: ubun-
ubun besar cekung atau tidak, mata cekung atau tidak, ada
tidak nya air mata, bibir, mukosa mulut dan lidah kering atau
basah
b. Pernafasan yang cepat indikasi adanya asidosis metabolic
-2-
c. Bising usus yang lemah atau tidak ada bila terdapat
hypokalemia
d. Pemeriksaan ekstremitas perlu karena perfusi dan capillary refill
dapat menentukan drajat dehidrasi
5. Petugas menegakkan diagnose berdasarkan hasil anamnesa dan
pemeriksaan fisik
6. Petugas memberikan terapi
a. Memberikan cairan dan diet adekuat
1) Pasien tidak dipuasakan dan diberikan cairan yang
adekuat untuk rehidrasi
2) Hindari susu sapi karena terdapat defisiensi lactase
transien. Hindari juga minuman yang mengandung alcohol
atau kafein, karena dapat meningkatkan motilitas dan
sekresi usus
3) Makanan yang di konsumsi tidak mengandung gas dan
mudah dicerna
b. pasien diare yang belum dehidrasi dapat diberikan obat anti diare
untuk mengurangi gejala dan antimikroba untuk terapi definitive.
Obat anti diare antara lain :
1. Turunan Opioid : Loperamide
2. Obat yang mengeraskan tinja: attapulgite diberikan tiap
BAB encer sampe diare stop
Antimikroba,:
Golongan Kuinolon yaitu ciprofloxacin 2x500mg/hari selama
5-7 hari, atau trimetrofin
Apabila diare diduga oleh giardia, metronidazole dapat
digunakan
7. Apabila terjadi dehidrasi pasien ditangani sebagai langkah berikut
Menentukan jenis cairan yang digunakan
Pada diare akut awal yang ringan, tersedia cairan oralit,oralit
diberikan secara oral atau melalui selang NGT, cairan lain adalah
cairan RL dan NaCL 0,9% yang diberikan secara Intravena
8. Tatalaksana diare pada pasien anak
A. Untuk terapi diare tanpa Dehidrasi
1. Berikan cairan lebih banyak dari biasanya
a. Teruskan ASI lebih sering dan lebih lama
b. Anak yang mendapat ASI eksklusif, beri susu yang
-3-
biasa diminum dan oralit
c. Beri oralit sampe diare berhenti, ajari ibu cara
mencampur dan memberikan oralit
- Umur < 1 tahun diberi 50-100ml setiap kali berak
- Umur > 1 tahun diberi 100-200 ml setiap kali berak
2. Beri obat Zinc
Beri zinc 10 hari berturut-turut walaupun diare sudah
berhenti dapat diberikan dengan cara dikunyah atau
dilarutkan dalam 1 sendok ai matang atau ASI
- Umur < 6 bulan diberi 10 mg (1/2 tablet) per hari
- Umur > 6 bulan diberi 20 mg (1 Tablet) per hari
3. Beri anak makanan untuk mencegah kurang Gizi
a. Beri makan sesuai umur anak dengan menu yang
sama pada waktu anak sehat
b. Tambahkan 1-2 sendok the minyak sayur setiap porsi
makan
c. Beri makanan kaya kalium
d. Beri makanan lebih sering dari biasanya dengan porsi
lebih kecil (3-4 jam)
e. Setelah diare berhenti, beri makanan yang sama dan
tambahan selam 2 minggu
4. Antibiotic hanya diberikan sesuai indikasi. Misal:
disentri, kolera dll
5. Edukasi ibu
Untuk membawa anak kembali ke petugas kesehatan bila
berak cair lebih sering, muntah berulang, sangat haus,
makan dan minum sangat sedikit timbul demam, berak
berdarah tidak membaik selama 3 hari
B. Diare dehidrasi ringan-sedang
1. Jumlah oralit yang diberikan dalam 3 jam pertama si
sarana kesehatan
2. Bila BB tidak diketahui berikan oralitsesuai table di bawah
ini :
Umur 4 bulan 4-12 Tahun 12-24 2-5 tahun
Tahun
BB < 6Kg < 6Kg-10 10-12 Kg 12-19 Kg
Kg
Jumlah 200-400 400-700 700-900 900-1400
-4-
Cairan (cc)
3. Bila anak menginginkan lebih banyak oralit, berikanlah
4. Bujuk ibu meneruskan ASI
5. Untuk bayi < 6 bulan yang tidak mendapat ASI berikan
juga 100-200ml air masak selama masa ini
6. Untuk anak > 6 bulan tunda pemberian makan selama 3
jam kecuali ASI dan oralit
7. Beri obat Znc selama 10 hari berturut-turut
8. Bila tidak ada dehidrasi, ganti rencana ke terapi A bila
dehidrasi telah hilang anak biasanya kencing kemudian
mengantuk dan tidur
9. Bila tanda menunjukan dehidrasi ringan / sedang ulangi
rencana terapi B
10. Anak mulai diberui makanan, susu dam sari buah
11. Bila tanda menunjukan dehidrasi berat ganti dengan
rencana terapi C
-5-
6 Bagan Alir
Petugas memanggil pasien
kemudian mencocokan
identitasnya pada rekam
medis
Petugas melakukan
pemeriksaan TTV pasien
Petugas melakukan
anamnesa :
a. Bagaimana Konsistensi
buang air besarnya,
lembek atau cair, ada
tidaknya darah atau
lender dalam tinja
b. Berapa kali frekuensi
BAB dalam Waktu 24
jam
c. Apakah disertai rasa
tidak nyaman di perut
d. Apakah disertai rasa
mual dan muntah serta
tenesmus setiap diare
Petugas melakukan
pemeriksaan fisik
a. Mencari tanda utama
dehidrasi: kesadaran, rasa
haus dan turgor kulit
abdomen dan tanda-tanda
tambahan lainnya: ubun-
ubun besar cekung atau
tidak, mata cekung atau
tidak, ada tidak nya air
mata, bibir, mukosa mulut
dan lidah kering atau basah
b. Pernafasan yang cepat
indikasi adanya asidosis
metabolic
c. Bising usus yang lemah
atau tidak ada bila terdapat
hypokalemia
d. Pemeriksaan ekstremitas
perlu karena perfusi dan
capillary refill dapat
menentukan drajat dehidrasi
-6-
7 Hal-hal yang
perlu
diperhatikan
8 Unit terkait 1. Rawat Jalan
2. UGD
3. Rawat Inap
9 Dokumen Rekam Medis
terkait
10 TANGGAL
YANG DI
NO ISI PERUBAHAN MULAI
UBAH
DIBERLAKUKAN