Analisis Pesan Komunikasi Islami
Analisis Pesan Komunikasi Islami
EL SHYRAZI
(Analisis Pesan Komunikasi Islami)
Skripsi
Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Meraih Gelar
Sarjana Sosial Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam
pada Fakultas Dakwah dan Komunikasi
UIN Alauddin Makassar
Oleh:
LISA ARIFUDDIN
NIM: 50100117014
NIM : 50100117014
Penyusun,
Lisa Arifuddin
NIM: 50100117014
ii
iii
KATA PENGANTAR
الرحِ ي ِْم
َّ الر ْح َم ِن
َّ ِــــــــــــــــــم هللا
ِ س
ْ ِب
Puji syukur atas kehadirat Allah swt., atas nikmat hidayah dan karunia-Nya,
sehingga peneliti dapat menyelesaikan skripsi dengan judul Novel “Cinta Suci
Islami). Shalawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada Baginda Rasulullah saw.
Skripsi ini diajukan untuk meraih gelar sarjana strata satu (S1) pada jurusan
Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin
yakni bimbingan yang biasanya boleh dilakukan dengan tatap muka, karena adanya
memanfaatkan tekhnologi.
perkuliahan dan penyusunan skripsi ini adalah berkat ketekunan dan bimbingan dari
berbagai pihak, baik secara langsung mapun tidak langsung. Oleh sebab itu, saya
ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada: Orang tua
kami, bapak Arifuddin dan ibu Jusni. Tanpa perjuangan mereka, penyusun tidak
dapat menyelesaikan studi di kampus tercinta. Terima kasih atas doa yang selalu
1. Rektor UIN Aalauddin Makassar, Prof. Hamdan Juhannis, M.A., Ph.D. Wakil
iv
Dr. Wahyuddin [Link]. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Prof. Dr.
Misbach, S.E., [Link]. Wakil Dekan Bidang Administrasi dan Keuangan, Dr.
Hj. Nurlaelah Abbas, Lc., M.A. Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Dr.
Irwanti Said, [Link] beserta jajarannya.
Rahmawati Haruna, S.S., [Link] dan Dr. Hj. Sitti Asiqah Usman Ali, Lc., M.A.
4. Para pembimbing, Dr. Abdul Khalik, [Link] selaku pembimbing I dan Dr. H.
5. Para Penguji, Drs. Syam’un, [Link]., M.M. selaku penguji I dan Dr.
Rahmawati Haruna, S.S., [Link] selaku penguji II atas semua masukan dan
koreksi untuk perbaikan skripsi ini kedepannya.
telah memberikan bekal ilmu yang luar biasa juga membantu proses
7. Keluarga besar jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Angkatan 2017 dan
semua yang atas segala kebaikan dan kebahagiaan yang sudah diciptakan
v
selama bersama-sama menuntut ilmu. Kepada alumni, senior dan junior yang
dengan senang hati membantu dan mendoakan setiap proses yang dilalui.
Keluarga yang selalu menerima setiap yang datang dengan tangan terbuka.
8. Fatimah, Ismaindah, Ani Indriani Saputri, Ika Ariani, Fitri Amelia, Abdul
Arifah, Fahmi Raris, Fadli Latif, Ana Fitriana, Hikmah, Magfira dan semua
yang telah berkenan berbagi, memberikan banyak hal yang tidak bisa saya
sebut dan balas kebaikannya satu persatu.
belajar terbaik. Bukan persoalan ilmu tapi pengalaman yang begitu berkesan
10. Adik-adikku, Ulfa Dwiyanti dan Arjuna Rayyan, kebahagian terbesar yang
Allah swt. berikan, semoga bisa menjadi cerminan untuk kalian berdua.
yang tidak bisa saya sebut satu per satu, semoga Allah swt. berkenan memberikan
pahala-Nya yang berlipat ganda. Semoga naskah skripsi ini memberikan manfaat bagi
ilmu pengetahuan.
Gowa, 15 Juni 2021
Penyusun,
Lisa Arifuddin
NIM: 50100117014
vi
DAFTAR ISI
JUDUL .................................................................................................................. i
PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI ............................................................... ii
PENGESAHAN ..................................................................................................... iii
KATA PENGANTAR .......................................................................................... iv
DAFTAR ISI ......................................................................................................... vii
DAFTAR TABEL ................................................................................................. ix
DAFTAR GAMBAR ............................................................................................ x
PEDOMAN TRANSLITERASI .......................................................................... ix
ABSTRAK ............................................................................................................ xvii
BAB I PENDAHULUAN .............................................................................. 1-8
vii
BAB V PENUTUP ............................................................................................. 59-60
A. Kesimpulan .................................................................................... 59
B. Implikasi Penelitian ....................................................................... 59
KEPUSTAKAAN ................................................................................................. 61-63
LAMPIRAN ........................................................................................................... 64-76
DAFTAR RIWAYAT HIDUP ............................................................................... 77
viii
DAFTAR TABEL
ix
DAFTAR GAMBAR
x
PEDOMAN TRANSLITERASI
A. Transliterasi Arab-Latin
Daftar huruf bahasa Arab dan transliterasinya ke dalam huruf latin dapat dilihat pada
tabel berikut:
1. Konsonan
Huruf Arab Nama Huruf Latin Nama
ا Alif Tidak dilambangkan Tidak dilambangkan
ب Ba B Be
ت Ta T Te
ث Tsa ṡ Es (dengan titik di atas)
ج Jim J Je
ح Ha Ḥ Ha (dengan titik di bawah)
خ Kha Kh Kadan ha
د Dal D De
ذ Zal Ż Zet (dengan titik di atas)
ر Ra R Er
ز Za Z Zet
س Sin S Es
ش Syin Sy Es dan ye
ص Shad Ṣ Es (dengan titik di bawah)
ض Dhad Ḍ De (dengan titik di bawah)
ط Tha Ṭ Te (dengan titik di bawah)
ظ Dza Ẓ Zet (dengan titik di bawah)
ع ‘ain ‘ Apostrof terbaik
غ Gain G Ge
ف Fa F Ef
ق Qaf Q Qi
xi
ك Kaf K Ka
ل Lam L El
م Mim M Em
ن nun N En
و wawu W We
ه ha H Ha
أ hamzah ’ Apostrof
ي ya’ Y Ye
Hamzah ( )ﺀyang terletak di awal kata mengikuti vokalnya tanpa diberi tanda
apapun. Jika ia terletak di tengah atau di akhir, maka ditulis dengan tanda( ‘ ).
2. Vokal
Vokal bahasa Arab, seperti vokal bahasa Indonesia, terdiri atas vokal tunggal atau
Vokal tunggal bahasa Arab yang lambangnya berupa tanda atau harakat,
Vokal rangkap bahasa Arab yang lambangnya berupa gabungan antara harakat dan
xii
Maddah atau vokal panjang yang lambangnya berupa harakat atau huruf,
Huruf dan
Harakat Nama Nama Contoh
Tanda
dan Huruf
Fathah dan alif
A a garis di atas = ماتmaata
َ ى... | ا... ََ atau ya
ىي Kasrah dan ya I i garis di atas = قيلqiila
ىو Dammah dan wau U u garis di atas = يموتyamuutu
3. Ta’Marbutah
Transliterasi untuk ta’marbutah ada dua, yaitu: ta’marbutah yang hidup atau
mendapat harakat fathah, kasrah dan dammah, yang transliterasinya adalah [t]. sedangkan
ta’marbutah yang mati atau mendapat harakat sukun transliterasinya adalah [n].
Kalau pada kata yang berakhir dengan ta’ marbūṭah diikuti oleh kata yang
menggunakan kata sandang “al” serta bacaan kedua kata itu terpisah, maka ta’ marbūṭah itu
Contoh:
xiii
4. Syaddah (Tasydid)
Syaddah atau tasydid yang dalam sistem tulisan Arab dilambangkan dengan sebuah
tanda tasydid, dalam transliterasinya ini dilambangkan dengan perulangan huruf (konsonan
Contoh:
=ر َّبنَا
َ rabbanā
Jika huruf يber-tasydīd di akhir sebuah kata dan didahului oleh huruf kasrah ()ي,
Contoh:
ي
ٌّ ‘ =علaliyyun
5. Kata Sandang
Kata sandang dalam sistem tulisan Arab dilambangkan dengan huruf (ﻵalif lam
ma’arifah). Dalam pedoman transliterasi ini, kata sandang ditransliterasi seperti biasa, al-,
baik ketika ia di ikuti oleh huruf syamsiah maupun huruf qamariyah. Kata sandang tidak
mengikuti bunyi huruf langsung yang mengikutinya. Kata sandang ditulis terpisah dari kata
6. Hamzah
Aturan transliterasi huruf hamzah menjadi apostrop hanya berlaku bagi hamzah yang
terletak di tengah dan akhir kata. Namun, bila hamzah terletak di awal kata, ia tidak
xiv
7. Penelitian Kata Arab yang Lazim digunakan dalam Bahasa Indonesia
Kata, istilah atau kalimat Arab yang ditransliterasi adalah kata, istilah atau kalimat
yang sudah lazim dan menjadi bagian dari perbendaharaan bahasa Indonesia atau sudah
sering ditulis dalam tulisan bahasa Indonesia, tidak lagi ditulis menurut cara transliterasi di
atas. Misalnya kata Al-Quran (dari Al-Quran), sunnah, khusus dan umum. Namun bila kata-
kata tersebut menjadi bagian dari satu rangkaian teks Arab, maka mereka harus ditransliterasi
secara utuh.
Contoh:
Kata “Allah” yang didahului partikel seperti huruf jarr dan huruf lainnya atau
Contoh:
= ِد ْي ُن هdīnullāh
ّللا
Adapun ta’ marbūṭah di akhir kata yang disandarkan kepada lafz a-ljalālah,
Contoh:
ّللا
=هُم فِ ْي َرحْ َم ِة هhum fī rahmatillāh
xv
B. Daftar Singkatan
4. H : Hijriah
5. M : Masehi
6. SM : Sebelum Masehi
8. W. : Wafat tahun
xvi
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui wujud pesan komunikasi islami dan
kecenderungan isi pesan komunikasi islami yang terdapat pada novel “Cinta Suci
Zahrana” karya Habiburrahman El Shirazy.
Penelitian ini merupakan analisis teks dengan menggunakan pendekatan
hermeneutika untuk memperoleh gambaran isi pesan komunikasi islami dalam novel
“Cinta Suci Zahrana”. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan studi
dokumentasi dan studi Pustaka. Analisis data dilakukan dengan melakukan decoding
terhadap data, dengan terlebih dahulu mengumpulkan data kemudian melakukan
penyeleksian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, wujud pesan komunikasi islami yang
terkandung dalam novel “Cinta Suci Zahrana” diklasifikasikan menjadi dua yakni
pesan agama dan pesan moral. Pesan agama yang tercermin pada novel tersebut,
diantaranya: sabar, sopan santun, jujur, sedekah, silaturahim, zikir, bakti kepada
kedua orang tua, dan syukur. Sedangkan pesan moral yang bisa dipetik, diantaranya,
percaya diri, dan optimis. Hasil penelitian juga menunjukkan adanya kecenderungan
isi pesan komunikasi islami pada novel “Cinta Suci Zahrana” ditandai dengan adanya
beberapa dialog dan alur cerita yang berbeda, tetapi sama-sama menunjukkan pesan
agama dan pesan moral.
Implikasi dari penelitian ini, diharapkan mampu (1) khalayak memahami
pesan komunikasi islami yang ditampilkan tokoh pada novel dan dapat
menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. (2) bagi para penulis yang
berkecimpung di dunia penulisan karya sastra, mampu mengangkat cerita yang bukan
hanya menarik, tetapi juga bisa diambil kebaikan dan hikmah berupa pesan
komunikasi islami di dalamnya. (3) Penelitian ini diharapkan mampu menjadi
tambahan referensi bagi para pembaca terkait dengan novel karya Habiburrahman El
Shirazy dan dan juga berguna untuk perkembangan dunia sastra dan penyiaran Islam.
xvii
BAB I
PENDAHULUAN
dewasa ini menghantarkan masyarakat luas untuk menikmati beragam sajian media
tidak terkecuali penyampaian pesan komunikasi yang bemuatan pesan agama dan
pesan moral. Salah satunya adalah kehadiran bacaan dan karya sastra berupa novel
yang disajikan melalui alur cerita yang menarik dan menonjolkan sisi keislamannya
baik secara tersurat maupun tersirat. Kehadiran novel diharapkan mampu menjadi
media utama penyampaian pesan agama dan moral serta mampu menjawab
perlu mendapatkan perhatian khusus. Pergeseran nilai tersebut tidak lain adalah
memadai mengenai pesan moral dan pesan agama itu sendiri. Oleh karena itu,
diperlukan adanya sebuah langkah untuk meminimalisir hal tersebut. Salah satunya
Salah satu novel yang memiliki daya tarik tersendiri karena alur cerita yang
menarik dan bermuatan pesan komunikasi islami adalah novel “Cinta Suci Zahrana”
hanya untuk menarik minat pembaca, tetapi ditujukan agar pembaca mampu
1
2
Novel “Cinta Suci Zahrana” diterbitkan oleh Republika dan telah diangkat ke
layar lebar. Novel ini terdiri dari 18 bab dan 257 halaman, cetakan pertama pada
April 2017, cetakan kedua pada Mei 2017, cetakan ketiga pada April 2018 dan
cetakan keempat pada Februari 2020. Alur cerita yang menarik dan panjang adalah
salah satu daya tarik novel “Cinta Suci Zahrana” yang menceritakan tentang alur
kisah tokoh Zahrana dengan wataknya dan sifatnya yang menonjol. Novel “Cinta
Semarang, Fakultas Tekhnik ITB, STM Al-fatah dan Beijing. Tokoh utama pada
novel ini adalah Zahrana dan Hasan. Melalui alur kisah kehidupan tokoh Zahrana
yang digambarkan sebagai seorang yang cerdas dan memiliki prestasi gemilang di
bidang pendidikan tetapi harus menghadapi banyak konflik dengan orang sekitarnya
termasuk kedua orang tuanya karena dianggap sudah dewasa tetapi belum menikah.
Kepercayaan orang tuanya dan orang sekitarnya tentang perempuan yang tidak perlu
memiliki tingkat pendidikan tinggi hingga selalu dianggap terlalu mengejar prestasi
terbesarnya ada pada doa yang selalu ia panjatkan kepada Allah swt. Beragam konflik
yang dihadapi tersebut tidak membuat Zahrana berputus asa dan tetap optimis untuk
Puncak konflik pada novel “Cinta Suci Zahrana” ketika Zahrana menolak
lamaran dari Dekan Fakultas Tekhnik tempatnya mengajar. Bagnya Pak H. Sukarman
bukan sosok yang memiliki moral yang baik sehingga Zahrana menolaknya. Merasa
dan membuat ayah Zahrana terkena serangan jantung. Masalah dan ujian hidup yang
2
3
dialami Zahrana menjadikannya sosok yang memiliki kesabaran dan keikhlasan yang
tinggi.
Peneliti memilih novel “Cinta Suci Zahrana” sebagai bahan penelitian karena
berkaitan dengan pesan agama dan pesan moral dari tokoh Zahrana dan novel ini juga
Penelitian ini berjudul Analisis pesan komunikasi islami Novel “Cinta Suci
Zahrana” Karya Habiburrahman El Shirazy. Oleh sebab itu, penelitian ini merupakan
hermeneutika.
2. Deskripsi Fokus
Sebelum jauh membaca penelitian ini, peneliti akan memberikan definisi yang
a. Pengertian Pesan
orang lain. Selain itu, pesan juga memiliki makna perkataan atau berupa nasihat dan
wasiat. Pesan yang dimaksudkan pada penelitian ini adalah amanat, nasehat, yang
3
4
lain dengan tujuan agar pesan yang dimaksudkan dapat tersampaikan dengan baik.
Sedangkan kata islami merujuk pada nilai-nilai keislaman yang terpatri pada sesuatu.
Sesuatu tersebut berkaitan dengan karya seni, tradisi, Pendidikan, budaya, sikap
hidup dan lainnya. Oleh karena itu, pesan komunikasi islami dapat dimaknai sebagai
bentuk pertukaran pesan atau informasi yang berkaitan dengan nilai-nilai keislaman.
Pesan komunikasi islami yang dimaksudkan pada penelitian ini meliputi pesan moral
Shirazy dengan jumlah halaman 257. Terdiri dari 18 sub bab cerita yang saling
berkaitan. Novel ini sangat diminati oleh semua kalangan karena penulisnya selalu
menunangkan pesan kebaikan atau pelajaran tentang moral (akhlak) di dalam setiap
karyanya. Selain karena menarik dari segi cerita, novel ini diminati karena
C. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka rumusan masalah penelitian
ini adalah:
1. Apa wujud pesan komunikasi islami yang terdapat pada novel “Cinta Suci
itu pesan komunikasi islami dalam novel. Penggunaan analisis isi kualitatif juga
tahun 2017 dengan judul penelitian Analisis Pesan Moral dalam Novel “Surga yang
Tak Dirindukan” karya Asma Nadia. Penelitian ini meggunakan teori hermiotika dan
hasil penelitiannya menunjukkan bahwa pesan komunikasi islami yang bisa diambil
dari novel “Surga yang Tak Dirindukan” karya Asma Nadia adalah sabar, pemaaf,
Kedua, penelitian yang dilakukan oleh Arga Sinta Herjuna Putri, mahasiswa
jurusan Pendidikan Bahasa Jerman, fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri
Yogyakarta tahun 2015 dengan judul penelitian “Pesan Moral dalam Roman Heinrich
Von Ofterdingen karya Novalis melalui Analisis Lima Kode Semiotik Roland
Heinrich Von Ofterdingen karya Novalis terdapat pesan komunikasi islami yang bisa
1
Karima Nur Wahida, “Analisis Pesan Moral dalam Novel “Surga yang Tak
Dirindukan”Karya Asma Nadia”, Skripsi (Makassar: Fak Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin,
2017), h.18.
6
hati.2
Sastra, Universitas Hasanuddin tahun 2016 dengan judul “Pesan Moral dalam Novel
Ahlam Al-nisa’ Al-Harim Karya Fatimah Al- Marnisy (Suatu Tinjauan Intrinsik)”.
Penlitian ini menggunakan pendekatan structural dan menunjukkan bahwa pada novel
Ahlam Al-nisa’ Al-Harim Karya Fatimah Al- Marnisy terdapat pesan komunikasi
islami berupa percaya diri, disiplin, suka membaca, rasa ingin tahu, tekun, bakti dan
saling menghormati.3
penelitian terdahulu dengan penelitian ini. Perbedaan tersebut dapat dilihat pada tabel
1.1 berikut:
2
Arga Sinta Herjuna Putri, “Pesan Moral dalam Roman Heinrich Von Ofterdingen Karya
Novalis melalui Analisis Lima Kode Semiotik Roland Barthes”, Skripsi (Makassar: Fak. Dakwah dan
Komunikasi UIN Alauddin, 2017), h. 15.
3
Tarmiyanto, “Pesan Moral dalam Novel Ahlam Al-nisa’ Al-Harim Karya Fatimah Al-
Marnisy (Suatu Tinjauan Intrinsik)”, Skripsi (Makassar: Fak. Sastra Universitas Hasanuddin), h. 33.
7
Tabel 1.1
Perbandingan Penelitian Relevan Terdahulu
No. Judul Penelitian Jenis/Metode Perbedaan Hasil Penelitian
Penelitian Penelitian
1. Analisis Pesan Moral Menggunakan Perbedaan Dari
dalam Novel “Surga pendekatan penelitian kesimpulannya
yang Tak Dirindukan” kualitatif terletak pada ditarik bahwa
karya Asma Nadia. deskriptif. buku yang pesan Moral yang
Oleh Karima Nur diteliti. terdapat dalam
Wahida, mahasiswa novel Surga yang
jurusan Jurnalistik, Tak Drindukan
Fakultas Dakwah dan adalah, sabar,
Komunikasi, UIN pemaaf, iklas, dan
Alauddin Makassar, beramal soleh.
tahun 2017.
a. Mengetahui wujud pesan komunikasi islami yang terdapat pada novel “Cinta
Suci Zahrana” Karya Habiburrahman El Shirazy.
b. Mengetahui kecenderungan isi pesan komunikasi islami yang terdapat pada novel
“Cinta Suci Zahrana” Karya Habiburrahman El Shirazy.
2. Manfaat Penelitian
a. Manfaat Teoretis
untuk lebih memahami kajian ilmu komunikasi dan sastra. Kedua, diharapkan dapat
b. Manfaat Praktis
bagi para penulis novel dan semua yang memiliki ketertarikan dibidang penulisan
sastra. Selain itu, diharapkan pembaca dapat memahami secara menyeluruh apa yang
dalamnya.
BAB II
TINJAUAN TEORETIS
lain. Tujuannya adalah agar amanat tersebut bisa tersampaikan. Beberapa hal penting
untuk dipelajari dalam penyampaian pesan komunikasi, antara lain, isi pesan,
struktur pesan, format pesan, sifat komunikan, dan isi pesan, yang merupakan bagian
paling berpengaruh dari kegiatan berkomunikasi yang dilakukan karena isi pesan
tersebut yang menjadi ide atau gagasan seorang penyampai pesan yang ingin
Pesan merupakan seperangkat kode baik itu verbal maupun non-verbal yang
dilakukan atau disampaikan kepada orang lain yang mewakili perasaan, permintaan,
dan amanah. Secara umum, simbol dan kode pesan dibagi menjadi dua, yaitu sebagai
berikut:
menggunakan kata-kata dan dapat dipahami isinya oleh penerima berdasarkan apa
yang didengarnya. Pesan verbal dalam pemakaiannya, menggunakan bahasa. Bahasa
dapat didefinisikan sebagai seperangkat kata yang telah telah disusun secara
menjadi peralatan yang sangat penting untuk memahami lingkungan. Melalui bahasa,
kita dapat m engetahui sikap, perilaku dan pandangan suatu bangsa, meski kita belum
9
10
Kedua, pesan non-verbal biasa juga disebut dengan bahasa isyarat atau bahasa
diam (silent language). Mark Knapp menyebut bahwa penggunakan kode non-verbal
b. Menunjukkan perasaan dan emosi yang tidak bisa diutarakan dengan kata-kata
(substitution)
c. Menunjukkan jati diri sehingga orang lain bisa mengenalnya (identity)
2. Komunikasi Islami
Commucation merangkum definisi komunikasi dalam artian luas dan sempit. Secara
tetapi juga berbagi komunikasi. Artinya setiap orang boleh membagikan informasi
dan pengalamannya, begitu juga dengan saling bertukar informasi dengan tujuan
4
Hafied Cangara, Pengantar Ilmu Komunikasi, (Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2015), h.
118.
11
proses komunikasi akan lebih baik jika kedua orang yang saling membagi informasi
tersebut dapat saling meminta dan memberi pendapat atau terdapat timbal balik.
permasalahan yang dibicarakan dan membantu seseorang agar mampu bertindak lebih
efektif.
dan menjadi aturan yang mengikat dan membantu dalam urusan kehidupan manusia.
kemmpuan literasi adalah dua hal yang sangat penting dalam hidup kita. Kemajuan
dari seseorang kepada orang lain dengan menggunakan simbol ataupun penyampaian
langsung untuk mencapai suatu tujuan yang diharapkan terdapat timbal balik dan
a. Al-Qur’an
Al-Qur’an merupakan kitab suci bagi umat islam yang diturunkan kepada
kandungan isi yang berkaitan dengan akidah, ibadah dan muamalah, hukum, sejarah,
b. As-sunnah
Sunnah diibaratkan sebagai pemandu tekhnis dan peretas jalan. Sebagai seorang
makluk, diperlukan seseorang yang mampu menjadi peretas jalan. Rasulullah saw.
Istilah novel berasal dari bahasa Jerman, yakni novella dan secara harfiah
novella berarti sebuah barang baru yang kecil dan diartikan sebagai cerita pendek
dalam bentuk prosa.6 Novel juga berasal dari bahasa latin novellus yang berarti
seperti puisi, drama dan yang lainnya, maka jenis novel muncul kemudian sebagai
salah satu bentuk dari prosa fiksi, mempunyai arti sebagai sebuah karangan prosa
Alur cerita yang menarik dan panjang menjadi salah satu daya tariknya novel.
Biasanya novel terdiri dari beberapa bab dan sub bab. Novel pada umumnya
6
Burhan Nurgiantoro, Teori Pengkajian Fiksi (Yogyakarta: Gajah Mada University Press,
2000), h.9.
13
menceritakan tentang alur kisah seorang tokoh dengan wataknya dan sifatnya yang
menonjol.
Novel dinikmati bukan hanya untuk yang menulisnya melainkan juga untuk
jika suatu sumber menyampaikan suatu pesan kepada penerima dengan niat yang
disadari untuk mempengaruhi perilaku penerima.7
Novel lebih Panjang dan kompleks dari cerpen, dan tidak dibatasi
keterbatasan struktural dan sansiwara atau sajak. Novel merupakan sebuah teks
Dibandingkan dengan cerpen, novel memang memiliki alur cerita yang lebih panjang.
Alur ceritanya bukan hanya murni karangan, tetapi banyak juga yang diangkat dari
kisah nyata dan menggambarkan kehidupan nyata manusia dan alam sekitarnya.
Keduanya saling berhubungan untuk membangun cerita agar menarik. Unsur intrinsik
novel adalah unsur yang secara langsung membangun cerita. Adapun unsur-unsur
tersebut adalah: tema, alur cerita atau plot, tokoh dan penokohan, latar, dan sudut
pandang.
7
Deddy Mulyana, Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar (Bandung: PT Remaja Rosdakarya,
2002), h. 62.
8
Marcel Danesi, Pengantar Memahami Semiotika Media (Yogyakarta: Jalasutra, 2010), h. 75.
14
a. Tema
Tema merupakan unsur pembangun yang merupakan ide atau gagasan dari
sebuah cerita. Pengarang dibatasi oleh tema yang ditulis termasuk dalam penulisan
karya sastra berupa novel, oleh karena itu keseluruhan isi sastranya berdasarkan pada
tema yang menjadi ide karya ciptaannya. Berdasarkan ide cerita tersebut, pengarang
langsung sehingga harus ditafsirkan sendiri oleh pembaca. Tema tersebutlah yang
Tema utama dan kecil adalah dua jenis tema yang muncul dalam karya sastra.
Tema utama adalah ide yang penulis ulangi dalam karya sastranya, menjadikannya
b. Alur
Alur merupakan jalan cerita yang terdiri dari berapa rangkaian peristiwa yang
menjadi empat, yaitu pengenalan, konflik, klimaks dan penyelesaian. Alur atau plot
adalah pemaparan sebab-akibat terjadinya suatu cerita yang memberikan kesan
c. Latar
2) Latar waktu, merupakan kapan kejadian dalam sebuah cerita dalam karya
15
sastra.
3) Latar suasana, merupakan situasi atau kondisi yang terjadi dalam sebuah
cerita.
d. Tokoh
menghidupkan cerita. Tokoh hendaknya memiliki karakter, ciri khas, keadaan sosial
serta tingkah laku dan kebiasaan yang unik. Sedangkan tokoh menurut Abrams
adalah orang-orang yang ditampilkan dalam suatu karya naratif, atau drama, oleh
menggunakan banyak karakter, dan setiap cerita memiliki karakter utama yang sangat
e. Penokohan
Penokohan merupakan watak atau karakter dari tokoh dalam cerita biasanya
terdiri dari protagonis, antagonis dan tritagonis. Penokohan memiliki hubungan yang
sangat erat dengan perwatakan tokoh, yang berkaitan dengan dokumen lain yang
f. Sudut pandang
memandang ceritanya mengenai tokoh, peristiwa, tempat dan waktu dengan gayanya
sendiri.
16
1) Sudut pandang orang pertama, biasanya menggunakan kata ganti “aku” atau
“saya”.
2) Sudut pandang orang ketiga, yaitu sudut pandang yang menggunakan kata
4) Sudut pandang campuran, yaitu sudut pandang perpaduan orang pertama dan
pengamat serba tahu.
g. Gaya Bahasa
menyampaikan ceritanya. Amanat, merupakan pesan yang bisa dipetik dari sebuah
cerita yang disajikan oleh pengarang. Gaya bahasa adalah cara pengarang
harus memiliki tiga unsur, sebagai berikut: Kejujuran, sopan santun, dan menarik.10
Unsur ekstrinsik novel adalah unsur-unsur yang berada di luar karya sastra
tersebut, atau secara tidak langsung mempengaruhi karya sastra. Menurut Welleck Da
9
Wijaya Heru Santosa dan Sri Wahyuningtyas, Pengantar Apresiasi Prosa, (Yuma Pustaka:
2010), Cet. 1, h. 20.
10
Henry Guntur Taringan, Pengajaran Gaya Bahasa, (Angkasa: Bandung, 2009), h. 5.
11
Burhan Nurgiantoro, Teori Pengkajian Fiksi, h. 23.
17
Tabel 2.1
Unsur Intrinsik dan Ektrinsik Novel
No. Unsur Intrinsik Unsur Ekstrinsik
1. Tema Biografi
2. Alur Lingkungan Sosial
3. Latar Lingkungan Pendidikan
4. Tokoh Lingkungan Ekonomi
5. Penokohan Pandangan Hidup Pengarang
6. Gaya Bahasa
7. Amanat
Novel sebagai salah satu bentuk karya sastra tentu memiliki karakteristik dan
ciri tertentu yang membedakannya dengan karya sastra lainnya seperti cerpen dan
a. Ditulis dari gaya narasi yang terkandung dicampur dengan deskripsi untuk
menggambarkan suasana.
b. Bersifat realistis, artinya tanggapan pengarang terhadap situasi dan
lingkungannya.
c. Memiliki alur yang kompleks ditampilkan saling berkaitan sehingga novel dapat
bercerita panjang lebar, membahas persoalan secara luas dan lebih mendalam.
d. Tema dalam novel tidak hanya satu, tetapi muncul tema-tema sampingan.
e. Tokoh dalam novel bisa banyak. Dalam novel, pengarang sering menghidupkan
banyak tokoh cerita yang masing-masing digambarkan secara lengkap dan utuh.12
12
Nurdjanah Kafrawi, dkk, Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia, (Jakarta: PT.
Grasindo, 2002), h. 46.
18
4. Jenis-jenis Novel
a. Novel religi, yaitu novel yang di dalamnya mengisahkan tentang cerita moral
agama.
percintaan.
d. Novel absurd, yaitu jenis karya sastra yang ceritanya menyimpang dari logika,
“anti tokok” seperti orang mati yang bisa hidup Kembali, mayat bisa bicara dan
sebagainya.13
e. Roman Feuilleton, novel yang ini muncul sejaak abad ke-sembilan belas dan
f. Novel baru, novel jenis ini kenveksi-konveksi penulisan fiksi yang sudah mapan
g. Metafiksi, yaitu jenis novel yang merujuk pada suatu novel atau cerpen yang
secara sengaja mengoyak ilusi fiktif dan mengomentari secara langsung hakikat
13
Anne Ahira, Berkenalan dengan Jenis-jenis Novel. 2002. (http:[Link])
14
Furqon Azies, dan Abdul Hasim. Menganalisis Fiksi sebuah Pengantar. (Bogor: Ghalia
Indonesia, 2010), h. 30.
15
Furqon Azies dan Abdul Hasim, Menganalisis Fiksi sebuah Pengantar, h. 31
19
h. Faksi, bermakna keberadaannya ada diantara fakta dan fiksi, yang utamanya
berurusan dengan peristiwa atau tokoh nyata, tetapi dengan menggunakan rincian
digunakan untuk observasi atau dalam analisa sebuah perilaku komunikasi dari
seseorang. Menurut Bagong Suyanto, metode analisis isi pada dasarnya merupakan
suatu tekhnik sistematik untuk menganalisis isi pesan dan mengolah pesan, atau suatu
alat untuk mengobservasi dan menganalisis isi perilaku komunikasi yang terbuka dari
pesan komunikasi massa yang dilakukan secara objektif, sistematik, dan relevan
16
Bagong Suyanto, Metode Penelitian Sosial Berbagai Alternatif Pendekatan, (Jakarta:
Kencana, 2005), h. 126.
17
Zulkarimein Nasution, Sosiologi Komunikasi Massa (Jakarta: Pusat Penelitian Universitas
Terbuka, 2002), h. 32.
20
Analisis isi juga digunakan dalam menganalisa suatu pesan yang disampaikan
secara lisan, baik itu berupa pidato, baik dilakukan perekaman pada saat pidato atau
menganalisis secara langsung pada saat pidato disampaikan. Menurut Winner dan
Dominic, terdapat lima kegunaan dari analisis isi, yaitu sebagai berikut:
mengungkapkan kecenderungan yang ada pada isi komunikasi, baik pada media
cetak maupun elektronik. Misalnya, penelitian hanya ingin mengetahui apakah
agresif, menyerang pihak lain atau submitif, yang cenderung diam dan mengalah?.
dihasilkan. Misalnya Lembaga Konsumen Media pada tahun 1999 meneliti akurasi
berita politik yang ada pada headline 9 surat kabar besar di Indonesia. Peneliti ini
memisahkan fakta dan opini, dan dilengkapi dengan data, dibanding media lain.
c. Membandingkan isi media dengan dunia nyata (comparing media content to the
“real word”). Banyak analisis isi digunakan untuk menguji apa yang ada di media
dengan situasi actual yang ada pada kehidupan yang nyata. Misalhnya Taylor dan
konteks ini, analisis isi digunakan utnuk meneliti masalah social tentang
dalam dilm-film Amerika? Apakah lebih sering sebagai lakon yang baik hati atau
pelaku kejahatan?
membandingkan berbagai simbol dalam media atau teks tertentu dan menganalisisnya
dengan teknik kualitatif.18 Hal terpenting dari analisis isi adalah mengetahui
analisis isi pesan secara sistematis yang menjadi petunjuk untuk mengamati dan
pedoman dalam membahas seluruh isi pesan dan mencoba bagaimana tema tersebut
dikembangkan oleh satu sumber media dan cenderung untuk meneliti masalah yang
18
Nanang Martono, Metode Penelitian Kualitatif (Jakarta: Persada, 2010), h. 93.
19
R. Holsty [Link]. Content Analisis dalam Handbook of Social Psycology Edited by Darder
Kinzay dan Billiot Aronson, (Cambride Massactusset Editian Wesley, 1969), h. 589-600.
22
Jika komunikasi itu adalah antara teks dan (bahan bacaan) dengan
pembacanya, maka yang diperlukan bukan lagi hanya proses kognitif dalam artian
20
umum, tetapi mencakup proses analisis untuk mencapai tujuan penelitian. Tujuan
analisis isi ada lima, yaitu: menggambarkan isi komunikasi, menguji hipotesis
nyata”, melalui image suatu kelompok tertentu dan masyarakat, serta menciptakan
d. Menetapkan standar isi buku dalam bidang tersebut dari segi teoris dan kegunaan
praktisnya.
e. Menyusun item-item yang spesifik tentang isi dan bahasa yang akan diselidiki
sebagai alat pengukur data. Untuk itu diperlukan kehalian Bahasa yang akan
20
Mestika Zed, Metode Penelitian Kepustakaan (Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2001), h.
72.
21
Andi Bulaeng, Metode Penelitian Komunikasi Kontemporer (Yoyakarta, Penerbit
Andioffset, 2004), h. 171.
23
keseluruhan isi buku, bab demi bab, pasal demi pasal, memisahkan ilustrasi
tertulis dan gambar serta kejelasan penyampaian suatu ide dan lain-lain.
a. Membandingkan pesan dengan sumber yang sama dalam kurun waktu tertentu
b. Membandingkan pesan dari sumber yang sama dalam situasi yang berbeda,
c. Meneliti pengaruh ciri-ciri khalayak sasaran terhadap isi dan gaya komunikasi.
d. Membandingkan pesan dari sumber yang sama dalam situasi sasaran khalayak
yang berbeda.
22
Henry Subiyakto, Analisis Isi Media, Metode dan Pemanfaatannya (Dalam Burhan Bugin,
Metode Penelitian), h. 133-134.
24
perilaku sumber tersebut untuk mengetahui nilai, sikap motif, atau Tindakan dari
g. Membandingkan antara isi pesan yang ada pada satu atau lebih yang ada dengan
Analisis isi tidak bisa digunakan untuk semua penelitian sosial, oleh karena
1. Data yang tersedia Sebagian besarnya berasal dari data yang telah
3. Peneliti harus memiliki kemampuan untuk mengolah bahan atau data yang
D. Pesan Moral dan Agama sebagai Bagian dari Pesan Komunikasi Islami
Pesan komunikasi islami terbagi menjadi dua bagian, yakni pesan moral dan
pesan agama. Pesan moral adalah pesan yang berkaitan dengan (ajaran tentang) baik
buruk yang diterima umum mengenai perbuatan, sikap, kewajiban, dan sebagainya;
akhlak, budi pekerti; Susila. Selain itu, moral juga berarti kondisi mental yang
membuat orang tetap berani, bersemangat, bergairah, disiplin dan sebagainya; isi hati
25
Menurut Zakiah Darajat, moral adalah kelakuan yang sesuai dengan ukuran-
ukuran masyarakat yang timbul dari hati sendiri (bukan paksaan dari luar), rasa
tanggung jawab atas tindakan itu, dan mendahulukan kepentingan umum daripada
kepentingan pribadi.
Moral (akhlak) adalah sikap dan perbuatan baik yang berasal dari batin dan
lahiriah manusia dan tercermin melalui perilaku. Ajaran moral tersebut tumbuh dan
masyarakat.
Pesan agama adalah pesan-pesan yang berasal dari agama dan bersumber dari
al-qur’an dan as-sunnah. Pesan agama berarti pendapat ataupun informasi yang
dibagikan kepada orang lain yang bermuatan keagamaan dengan tujuan untuk
E. Teori Hermeneutika
Hermeneutika muncul sejak abad ke-17 dan dipahami dalam dua pengertian,
metodologis penafsiran dan hermeneutika sebagai penggalian filosofis dari sifat dan
sastra dan sebagai alat untuk memahami sebuah teks. Mengapreasiasi karya sastra
23
Hermeneutika sebagai Produk Pandangan Hidup dalam Kumpulan Makalah Workshop
Islam Kontemporer (IKPM cabang Kairo, 2006), h. 28.
26
adalah salah satu kegiatan yang bisa menggunakan hermeneutika untuk mengkaji dan
untuk melihat karya sastra dari permukaannya melainkan sampai ke dalam dan
makna objektif atau makna subjektif. Abad ke-18, hermeneutika berperan sebagai
metode untuk menfasirkan realitas lain yang tidak hadir baik berlalu karena
perbedaan ruang dan waktu, sementara realitas itu kembali hadir pada masa sekarang
yang luas untuk interpretasi sebuah karya sastra. Penerapan hermeneutika sudah
mencari makna yang optimal bukan mencari makna yang benar. Kaitan hermenutika
1. Teks dijadikan sebagai objek yang diteliti dan sebagai subjek yang pusat,
strukturnya.
3. Pada tahap berikutnya, pemahaman semakin luas Ketika masuk pada bagian
simbolisasi.
5. Kode simbolik yang nampak dari teks berkaitan dengan persoalan di luar
yang pada akhirnya, ujung dari proses itu adalah ditemukannya makna atau
pesan. Dari skema tampak bahwa makna dan pesan dalam tafsir hermeneutik
berada pada wilayah yang paling luas dan paling berjauhan dengan teks
(karya seni sebagai fakta ontologisnya), tetapi tetap berada di dalam horizon
yang dipancarkan teks.
satu skema yang paling penting untuk dibahas adalah persoalan simbolisasi, tetapi
sastra. Hermeneutika bukan lagi sekedar metode tetapi bisa dikatakan merupakan
Setiap karya sastra baik itu novel, cerpen dan lainnya memiliki pesan
komunikasi islami dalam setiap alur ceritanya. Jenis atau wujud pesan komunikasi
islami sebuah karya sastra berdasarkan pada apa yang diyakini, kemauan dan berasal
bagi pembaca. Karya sastra mengandung bentuk penerapan pesan komunikasi islami
yang ditampilkan melalui sikap dan perilaku tokoh. Melalui sikap dan perilaku
Menganalisa sebuah karya satra utamanya novel adalah salah satu kegiatan
yang menarik dan juga penting guna menambah wawasan dan pengetahuan. Selain
itu, juga sebagai media hiburan. Novel berbentuk prosa Panjang yang akan
mengantarkan pembacanya menjelajahi dunia yang imajinatif dalam alur cerita yang
kompleks.
Karya sastra selain bernilai dari segi estetika juga memiliki makna akan
sesuatu yang berkesan bagi pembaca. Keberadaan karya sastra yang sentral itulah
yang mendorong kreatifitas pengarang dalam berkarya. Bukan hanya menyajikan alur
cerita yang Panjang dan kompleks atau menarik, tetapi juga cerita dengan konflik
BAB III
METODE PENELITIAN
A. Jenis Penelitian
Penelitian ini adalah analisis teks dengan menggunakan model analisis isi
kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mencari makna dari kata atau kalimat serta
makna tertentu dalam sebuah karya sastra. Metode analisis isi digunakan untuk
menelaah isi dari suatu dokumen, dalam penelitian ini, dokumen yang dimaksudkan
adalah novel “Cinta Suci Zahrana”.
digunakan untuk menarik kesimpulan yang dapat ditiru dan sahih data atas dasar
B. Pendekatan Penelitian
Penelitian ini menggunakan pendekatan hermeneutika. Hermeneutika
digunakan dalam analisis tektual. Hermeneutika juga diartikan sebagai teori Analisa
dan praktek menafsirkan Bahasa, teks, gambar, pikiran, ide dan konsep dengan
untuk menafsirkan teks. Teks yang dimaksud adalah novel “Cinta Suci Zahrana”
C. Sumber Data
1. Data Primer
Data primer merupakan data pokok yang didapatkan untuk kepentingan
penelitian. Data primer adalah data yang diperoleh dari subjek penelitian dengan
menggunakan alat ukut atau alat pengambilan data langsung dari subjek sebagai
sumber informasi yang dicari. Data primer pada penelitian ini adalah novel “Cinta
2. Data Sekunder
Data sekunder merupakan data pelengkap dari sebuah penelitian. Data
sekunder dari penelitian ini didapatkan dari sumber berupa buku referensi, baik itu
buku tentang analisis isi, pesan komunikasi islami juga referensi internet, artikel, dan
1. Studi Pustaka
Studi pustaka meliputi penelitian terhadap literatur yang relevan dengan
2. Studi Dokumentasi
Studi dokumen, yaitu penelitian dengan cara meneliti dokumen atau buku
yang berkaitan dengan masalah yang akan diteliti. Dokumentasi yaitu pengumpulan
data melalui karya tertulis. peneliti akan mengumpulkan data-data berupa tulisan
yang akan menunjang penelitian ini. Dokumentasi adalah metode yang digunakan
31
untuk mengumpulkan data yang berupa buku, catatan, notulen, surat kabar, majalah,
data ke dalam kategori, menjabarkan ke dalam unit-unit, memilih mana yang penting
dan akan dipelajari, dan membuat kesimpulan sehingga mudah dipahami oleh diri
Analisis data kualitatif adalah upaya yang dilakukan dengan jalan bekerja
penting dan apa yang dipelajari, dan memutuskan apa yang dapat diceritakan kepada
orang lain.24
dahulu penliti membaca berulang-ulang secara keseluruhan isi novel “Cinta Suci
komunikasi islami yang peneliti bagi menjadi dua yakni pesan agam dan pesan moral
lalu dilakukan konstruksi kategori semacam alat yang digunakan untuk mengupas
permasalahan dalam sebuah penelitian.
Kategorisasi dilakukan dengan tujuan agar isi pesan yang yang tersurat bisa
pesan komunikasi islami yang berkaitan dengan pesan moral dan pesan agama pada
24
Lexy J. Moeleong, Metode Penelitian Kualitatif (Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2006),
h. 4.
32
novel “Cinta Suci Zahrana” dan dilakukan penyeleksian kembali apakah data yang
Sosok yang dikenal sebagai seorang dai tersebut merupakan pendiri dan pengasuh
dan internasional. Beragam karyanya laris misalnya novel Ayat-ayat Cinta tahun
2004, Pudarnya Pesona Cleopatra tahun 2004, Di Atas Sajadah Cinta tahun 2004,
Ketika Cinta Berbuah Surga tahun 2005, Ketika Cinta Bertasbih tahun 2007.
33
34
1) Tokoh
• Zahrana
• Hasan
• Pak Karman
• Ibu Zahrana
• Pak Munajat
• Rahmad
• Bu Merlin
• Wati
• Lina
• Nina
• Bu Nyai
• Pak Kiai
• Dokter Zul
• Pak Didik
• Pak Darmanto
2) Alur
Alur yang digunakan dalam novel “Cinta Suci Zahrana” adalah alur campuran
atau alur maju-mundur.
3) Latar
Latar waktu : Malam, siang, sore
Latar Tempat : STM Al-Fatah Mranggen, Demak, Kampus, rumah Zahrana,
Masjid
Latar Suasana : Sedih, senang
35
4) Sudut pandang pengarang dalam novel “Cinta Suci Zahrana” adalah sudut
pandang orang ketiga.
5) Amanat dalam novel ini sangat banyak, salah satunya adalah tetap bersabar
dan iklas atas semua ketentuan Allah swt. Apapun yang terjadi kembalikan
dan berdoalah kepada-Nya.
3. Sinopsis
Novel “Cinta Suci Zahrana” mengisahkan tentang tentang seorang gadis dan
kehidupan percintaannya yang tidak semulus prestasi-prestasinya di bidang
akademik. Usianya yang sudah memasuki kepala tiga tidak juga membuatya kunjung
menemukan jodoh. Zahrana adalah sosok yang sangat selektif dalam memilih calon
pasangannya. Hal itulah yang membuatnya banyak dicaci dan dianggap sebagai
perawan tua. Beberapa orang yang datang melamarnya semuanya ditolak dengan
alasan belum cocok. Orang tua Zahrana marah karena hal tersebut.
Zahrana lalu memutuskan berhenti dari kampus tempatnya mengajar karena
menolak seorang Dekan yang dianggap masih kurang dari segi moralitas untuk
mendampinginya. Zahrana juga menolak Pak Didik yang walaupun merupakan sosok
yang alim, tetapi sudah menikah tiga kali. Setelah berhenti mengajar di kampus,
Zahrana memilih STM Al-fatah untuk mengajar disana. Zahrana juga berharap bisa
mendapatkan jodoh yang selama ini diinginkannya.
Beberapa bulan kemudian, Zahrana mengunjungi Pak Kiai dan Bu Nyai untuk
meminta saran dan bersedia dijodohkan dengan siapapun yang menjadi pilihan
mereka. Zahrana lalu diperkenalkan dengan sosok Rahmad yang hanya bekerja
sebagai pedang kerupuk keliling, tetapi Zahrana mau menerimanya karena Rahmad
adalah seseorang yang baik agama dan aklahknya.
Malam sebelum pesta pernikahan digelar, terjadi kecelakaan yang membuat
Rahmad meninggal dunia, Zahrana sangat kaget dan kemudian pingsan lalu dilbawa
ke rumah sakit. Disana, ia dirawat oleh Dokter Zul yang tidak lain adalah ibu dari
Hasan, mahasiswa bimbingan Zahrana di kampus. Melihat kelembutan hati Zahrana,
36
Dokter Zul lalu melamarkannya untuk Hasan, meski awlanya Zahrana menolak
karena menganggap Hasan masih muda dan lebih pantas menjadi adiknya. Tetapi
Hasan dan Dokter Zul berhasil menyakinkannya. Zahrana sangat bahagia, akhirnya
bisa menikah dengan sosok pria yangmeski lebih muda darinya tapi mampu
membimbingnya.
peneliti mencari data-data yang berkaitan dengan pesan komunikasi islami, kemudian
Hasil penelitian tersebut dipaparkan sesuai dengan tujuan penelitian yang ingin
dicapai adalah apa pesan komunikasi islami yang terdapat pada novel.
37
Tabel 3.1 Wujud Pesan Komunikasi Islami pada Novel “Cinta Suci
Zahrana”
Sabar berarti memiliki sikap sabar, berbesar hati, dan berani menghadapi
segala situasi yang terjadi dalam hidup. Sabar juga berarti tahan terhadapa setiap
cobaan yang menghampiri, tenang dalam mengadapi masalah dan tidak gegabah
Zahrana adalah tokoh yang memiliki sikap dan kesabran yang tinggi dalam
“Zahrana diam, sebab jika dia bicara dalam keadaan emosi ia takut kata-
katanya akan menyakiti kedua orang tuanya.”26
“Tak ada pilihan lain. Tak ada kompromi. Ia harus bersabar meniti jalan
Panjang sampai ia menemukan pendamping hidup yang ia harapkan.”27
“Zahrana meneteskan air matanya. Hatinya sakit, namun dia memilih tetap
diam membaca email yang masuk dan menyembutkan bahwa dirinya dalah
perawan tua. Apa kabar Perawan Tua?”28
“Ia tidak akan meladeni kata-kata yang tidak mencerminkan datang dari orang
terdidik itu.”29
25
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana (Jakarta: Republika, 2011), h. 112.
26
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 162.
27
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 165.
28
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 198.
39
Memilih diam adalah caranya untuk menang. Dia memilih bersabar dan tidak
3) Sopan Santun
Sopan santun adalah sikap atau tingkah laku yang baik, hormat dan beradab
serta diiringi oleh rasa belas kasihan dan budi pekerti halus yang tercermin dalam
Kutipan berikut ini merupakan contoh perilaku soapn santun yang ditunjukkan
oleh tokoh Zahrana.
“Iya, Bu Merlin, semoga keputusan terbaik nanti bisa saya berikan”31
Meski sedih, Zahrana tetap berbicara dengan santun kepada Bu Merlin terkait
keputusannya untuk menerima atau menolak lamaran Pak Karman.
29
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 199.
30
Sudarman Danim, Menjadi Penelitian Kualitatif (Bandung: Pustaka Setia, 2012), h. 14.
31
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 166.
40
Zahrana meminta agar orang tuanya berbesar hati untuk keputusan yang akan
diambilnya dan mungkin akan membuat keduanya kecewa. Cara menyampaikan
keinginannya pun dengan tetap bertutur yang santun dan tidak mau menyakiti
perasaan orang tuanya.
“Saya pernah mendengar Baginda Nabi Muhammad saw., pernah berdabda,
‘Al ‘ajalatu minasy syaithan. Tergesa-gesa itu datangnya dari setan!’ saya
tidak mau tergesa-gesa. Saya tidak mau mengecewakan siapapun. Termasuk
diri saya sendiri. Maka perkenankan saya untuk menjawabnya tiga hari ke
depan. Saya akan langsung sampaikan kepada Pak Karman yang saya hormati.
Maafkan jika saya tidak bisa menjawab sekarang”.33
Zahrana menolak lamaran Pak Karman tetapi tetap dengan bahasa yang sopan
dan sikap yang santun. Dirinya tidak mau membuat Pak Karman malu di depan para
tahu bagaimana karakter aslinya di kampus. Meski tidak setuju dengan ibunya,
“Kepada
Yth. Bapak H. Sukarman, M.S.c
Di Semarang
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Semoga Bapak senantiasa sehat dan berada dalam naungan hidayah-
Nya.
32
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 168.
33
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 172.
34
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 173.
41
Penolakan yang dilakukan Zahrana tentu akan membuat malu Pak Karman
untuk berpikir. Kemudian mencari cara yang tepat untuk menyampaikannya melalui
e-mail.
“Bu tolong ibu juga mengerti saya. Saya telah berusaha menata hati dan
jiwa untuk menerima Pak Karman. Saya tidak mau karena saya sudah
terlambat menikah, lantas saya menikah untuk seolah-olah Bahagia. Saya
tidak mau batin saya justru menderita. Karena saya benar-benar tidak bisa
menerima Pak Karman. Saya tidak mau, setelah menikah sosok Pak
Karman justru jadi monster yang menghantui saya setiap saat. Saya sama
sekali tidak bisa mencintainya Bu. Meskipun sebutir Zarrah. Ibu kan juga
seorang perempuan. Saya mohon Ibu bisa memaklumi.” Zahrana
menjawab Panjang lebar dengan mengajak bicara dari hati ke hati”.36
Zahrana menyampaikan bahwa dirinya sudah berusaha untuk menerima Pak
Karman, tetapi dirinya merasa Pak Karman bukanlah jodoh yang baik untuknya.
Meski begitu, saat dimintai jawaban oleh Ibu Merlin, Zahrana tidak serta merta
menyampaikannya dengan kata-kata kasar melainkan dengan kata yang santun.
4) Jujur
dalam kehidupan seseorang. Hal ini sangat penting, demi menjaga kepercayaan orang
35
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 177.
36
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 179.
42
tindakan, ucapan, dan aksi nyata dalam kesehariannya. Seperti pada kutipan dialog
berikut:
“Ibu harus percaya pada saya. Saya tidak punya hubungan apa pun dengan
Hasan kecuali dosen dengan muridnya. Sungguh Bu.”38
Zahrana tidak tahu harus menjawab apa saat Dokter Zul melamarnya untuk
menjadi istri Hasan yang tidak lain adalah mahasiswa bimbingannya. Zahrana begitu
kaget karena usia Hasan yang terpaut jauh dengannya. Meski begitu, Zahrana tetap
jujur jika dirinya tidak bisa menikah dengan Hasan yang lebih pantas menjadi
adiknya. Namun Dokter Zul menganggap diamnya Zahrana adalah karena ia setuju
Perilaku jujur merupakan kunci dari bentuk ketakwaan kepada Allah swt.
manusia akan mudah bergaul dengan orang lain jika ia memiliki sifat yang jujur,
karena yang paling pertama orang lain lihat dari setiap pribadi adalah ucapan dan
5) Sedekah
Secara khusus, sedekah berarti mengeluarkan harta dan memberikannya
kepada yang berhak dan mengharap ridha Allah swt. Sedekah adalah pemberian
seorang muslim kepada muslim lainnya dengan sukarela dan ikhlas tanpa dibatasi
oleh waktu dan jumlah tertentu.
Sedekah yang terbaik adalah sedekah yang dilakukan atas dasar suka rela.
Sedekah tersebut bisa diberikan kepada kerabat, anak yatim, orang miskin, orang
37
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 240.
38
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 238.
43
yang sedang melakukan perjalanan jauh untuk menyebarkan agama islam dan juga
kepada peminta-minta.
Sedekah adalah amalan yang paling disukai oleh Allah swt. keutamaannya
yaitu:
1. Sedekah tidak mengurangi harta melainkan akan digantikan dengan yang
lebih banyak oleh Allah swt.
2. Sedakah menghapus dosa
3. Sedekah melipatgandangan pahala
Kutipan yang menunjukkan Zahrana sosok yang dermawan adalah sebagai
berikut:
“Zahrana memberikan uang kembali, Zahrana menolak dan mengikhlaskan
semuanya untuk sopir itu.”39
Kutipan tersebut menjelaskan mengenai kedermawanan Zahrana yang senang
bersedekah. Seperti pada saat hendak membayar taksi, Zahrana tidak mau mengambil
uang kembalian dan mengikhlaskannya.
“Aduh gimana ya Bu. Saya tidak ada kembalian. Udah Ibu bawa dulu aja
kerupuknya. Kapan-kapan kalau saya lewat Ibu bayar.”
“E jangan Pak. Udah Bapak bawa saja. Itu sedekah saya untuk Bapak.”
“Baik Bu kalau begitu. Matur Nuwun ya Bu. Semoga keinginan Ibu
dikabulkan Allah.”
“Amin”.40
Zahrana yang hendak membeli kerupuk dengan tujuan agar bisa melihat
wajah pemuda yang ditunjukkan untuk menjadi calonnya. Akan tetapi penjual
39
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 101.
40
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 211.
44
6) Silaturahim
Berdasarkan kutipan tersebut, Zahrana berkunjung ke rumah Pak Kiai dan dan
Bu Nyai dengan maksud untuk silaturahmi dan meminta pendapat untuk dicarikan
7) Zikir
Zikir berarti memohon kepada Allah swt. tentang semua keinginan. Zikir
adalah salah satu upaya pendekatan kepada Tuhan. Doa menjadi harapan dan
keinginan untuk dikabulkan. Nabi Adam a.s adalah manusia pertama yang sejak
dijadikannya dan ditiupi jiwanya kemudian beliau diajarkan untuk zikir kepada Allah
swt. Sebagai doa pertamanya ialah, “Ya Tuhanku tunjuki daku jalan yang lurus, jalan
mereka yang pernah diperoleh karunia dari-Mu, bukan jalan mereka yang Engkau
kutuki dan bukan jalan mereka yang sesat.” Sejak saat itu, semua berdoa bukan
Kutipan yang menunjukkan Zahrana selalu berdoa kepada Allah swt. dalam
41
Srikandi Rahayu, Seputar Pendidikan Agama Islam, (Bandung: Pakar Raya, 2014), h. 44.
42
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 205.
45
Digambarkan Zahrana berdoa kepada Allah swt. pada saat hendak berangkat
ke Beijing dan juga mendoakan mahasiswanya sukses. Zahrana juga berdoa pada saat
“Mereka tahu Zahrana pasti mendoakan mereka. Zahrana anak yang baik
meskipun sejak kecil tidak pernah menghirup pesantren, meskipun
pengetahuannya tentang agama pas-pasan.”46
“Setelah selesai shalat, ia berdoa akan dipertemukan dengan lelaki saleh yang
berilmu dan amanah.”47
“Setiap kali bermunajat kepada Sang Pencipta siang dan malam, ia menangisi
takdirnya yang belum juga berubah.”48
“Ya Ilahi jika aku punya dosa, ampunilah dosaku. Cukupkanlah ujian-Mu.
Aku mohon udahkanlah jalanku menyempurnakan separo agamaku sesuai
syariat-Mu. Mudahkanlah diriku menyempurnakan ibadah kepada-Mu.”49
43
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 16.
44
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 51.
45
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 62.
46
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 129.
47
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 150.
48
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 163.
49
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 213.
46
karena mengira jodoh yang ditunjukkan oleh Pak Kiai adalah seorang penjual
“Dalam sujudnya Zahrana memohon kepada Allah agar akad nikah itu benar-
benar terjadi.”51
8) Syukur
berasal dari kata “syakara” yang artinya berterima kasih, bentuk Masdar dari kalimat
ini adalah Syukr, syukran yang artinya rasa terima kasih.52 Sedangkan secara bahasa,
Syukur juga dapat diartikan sebagai lantunan indah berupa uangkapan terima
kasih, sikap menerima apa adanya, dan bersahaja menyadari tentang setiap nikmat
yang diberikan oleh Allah swt. mulai dari nikmat yang yang terkecil hingga nikmat
yang terbesar.
50
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 233.
51
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 243.
52
Ida Fitri Sobihah, Dinamika Sykur pada Ulama Yogyakarta, Skripsi (Yogyakarta: Fakultas
Ilmu Sosial dan Humaniora UIN Sunan Kalijaga, 2013), h. 23.
47
tanpa naskah dan mendapat banyak pujian karena hal tersebut. Zahrana juga
Berbakti kepada kedua orang tua adalah sebuah kewajiban bagi seorang anak.
Setiap muslim wajib untuk menaati perintah kedua orang tua selama perintah tersebut
Sebagai seorang anak dan muslim yang taat harus memperlakukan kedua
orang tua dengan baik, mengikuti semua peritahnya yang tidak bertentangan dengan
53
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 62.
54
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 81.
55
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 242.
48
Islam tidak hanya menekankan harus menghormat kedua orang tua saja, akan
tetapi juga orang yang lebih muda untuk menghargai orang yang leih tua usianya dan
Data bakti kepada kedua orang tua terdapat pada kutipan novel “Cinta Suci
Zahrana” berikut:
“Ia telah berusaha menjadi anak yang baik, anak yang bakti kepada kedua
orang tuanya.”56
melanjutkan kuliahnya dari pada menikah, orang tuanya sangat kecewa. Zahrana juga
merasa sedih karena hal tersebut, dan berpikir bahwa selama ini dirinya ssudah
berusaha menjadi anak yang baik dan bakti dengan menyetujui setiap keinginan orang
b. Pesan Moral
1) Percaya Diri
Percaya diri adalah kemampuan seseorang untuk percaya terhadap dirinya
sendiri dan yakin mampu menyelesaikan setiap masalah yang dihadapi dan mampu
berbuat yang terbaik untuk orang lain dan lingkungan sekitarnya. Percaya diri sangat
dianjurkan dalam Islam karena membuat kita berprasangka baik terhadap diri sendiri.
56
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 4.
57
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 13.
49
Percaya dengan kemampuan diri, tidak mudah merasa rendah dan membandingkan
Percaya diri juga akan mendorong untuk selalu bersyukur atas nikmat yang
diberikan oleh Allah swt. Percaya diri juga membuat seseorang tidak takut dengan
apapun kecuali kepada Allah swt serta tidak mudah merasakan kesedihan.
Hal ini juga yang dilakukan tokoh Zahrana pada saat menghadapi situasi harus
menyampaikan pidato di Beijing, tetapi lupa membawa teks yang sudah dicetaknya.
Akhirnya ia memutuskan untuk berpidato tanpa teks dan tidak ingin mempermalukan
2) Optimis
Dalam menjalani kehidupan, manusia dituntut untuk mengikuti segala bentuk
kepercayaan terhadap dirinya sendiri. Oleh karena itu, diperlukan sikap optimis.
Dasar penerapan sikap optimis ditunjukkan dengan dua hal, yakni keyakinan dalam
hati dan berpikir positif.
ungkapan yang mengacu pada satu makna yaitu merupakan keadaan dan sifat hati dan
dikelilingi dengan hubungan ilmu dan amal. Suatu ungkapan menyebtkan bahwa
segala sesuatunya harus dimulai dengan niat yang baik. Setelah berniat, selanjutnya
adalah berpikir positif, yaitu bentuk pelaksanaan dari iman untuk mengatasi saat tidak
58
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 55.
50
menang dan untuk mendapatkan nilai yang berharga dan memiliki manfaat dalam
hidup.
kekusahan, ada Allah yang selalu menjaga dan mengampuni dosa-dosa hamba-Nya.
“Ia ingin menunjukkan bahwa lulusan dalam negeri bisa setara, bahkan bisa
mengalahkan lulusan luar negeri,”59
“Maka selain mengejar hasil terbaik dari kampus, ia juga bertekad menguasai
bahasa Inggris layaknya mereka yang kuliah S2 di Eropa.”62
“Ia kini tampak tegar. Tidak ada lagi air mata. Mental yang ia siapkan adalah
mental seorang dosen pembimbing yang siap maju membela mahasiswanya
mempertahankan skripsi.”65
“Tidak Bu. Jika terjadi ketidakadilan, akan saya lawan sampai titik darah
penghabisan!”66
59
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 3.
60
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 6.
61
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 8.
62
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 14.
63
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 23.
64
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 76.
65
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 169.
51
“Kau benar Lin. Besok aku akan mengundurkan diri. Aku akan hijrah dari
takdir yang baik ke takdir yang lebih baik.”67
66
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 29.
67
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 183.
52
C. Kecenderungan Isi Pesan Komunikasi Islami pada Novel “Cinta Suci Zahrana”
Kecenderungan isi pesan komunikasi islami pada novel “Cinta Suci Zahrana” adalah bentuk perbandingan antara
data wujud pesan komunikasi islami yang sama tetapi berbeda bentuk penyampaiannya. Kecenderungan isi pesan tersebut
Tabel 3.2 Kecenderungan Isi Pesan Komunikasi Islami yang terdapat pada Novel “Takbir Cinta Zahrana”
No. Jenis Wujud Halaman Isi Pesan Kecenderungan Isi
Pesan Pesan Pesan
Komuni
kasi
Islami
1. Agama Sabar 162 1. Zahrana menginginkan seorang pendamping 1. Mengajak untuk
yang baik, tetapi sampai usianya sudah cukup tetap bersabar
matang, ia belum juga menikah atas apa yang
belum diraih
165 2. Zahrana akan dilamar oleh orang yang tidak ia 2. Bersabar meski
sukai, ia hendak menolak, tetapi mengingat terus diuji
orang tuanya ia harus bersabar. Zahrana tidak bersabar atas
mau menanggapi orang-orang yang selalu kebukurukan
berniat menyakitinya. orang lain adalah
senjata untuk
menang.
Sopan 166 1. Zahrana ingin menolak lamaran Pak Karman 1. Meminta waktu
Santun tetapi masih dengan cara agar kata-katanya untuk memberikan
tidak menyakiti siapapun. jawaban dengan
sopan dan bahasa
yang santun
173 2. Zahrana menyampaikan kepada ibunya, jika 2. Menyampaikan
53
tenaga
banyak kesamaan kecenderungan isi atau muatan pesan moral dan agama pada
novel Cinta Suci Zahrana karya Habiburrahman El Shyrazi. Berikut ini, penjelasan
1. Pesan Agama
sabar ditemukan dua kalimat yang cenderung sama tujuannya di halaman 162 dan
165. Pada kalimat ditemukan pesan agama berupa kesabaran yang harus
dipertahankan meski sesuatu yang dinginkan belum dapat diraih. Sabar adalah
sikap untuk menahan diri karena menghadapi sebuah kesulitan. Sabar dalam
definisi yang paling tepat adalah sikap yang diawali dengan ikhtiar, lalu diakhiri
dengan rida ikhlas, bila seseorang dilanda suatu cobaan dari Allah swt.68
Sopan santun, pada halaman 166, 173, 177, dan 179: kecenderungan isi
pesan pada kalimat dan dialog dalam novel Cinta Suci Zahrana yang mengajarkan
kepada pembaca agar selalu bertutur dan berperilaku sopan kepada siapapun meski
Jujur, sifat ini sangat melekat dengan tokoh Zahrana dan ditemukan
keenderungan isi pesan pada halaman 238 dan 240. Sedekah,
68
Syaikh Musthafa Masyur, Fikih Dakwah Edisi Lengkap Jilid 2, (Dar at Tauzi wa
Annasyr Al-Islamiyah, 2000), h. 414.
58
Zikir, ditemukan kecenderungan pada halaman 16, 51, 62, dan 129.
Silaturahim adalah salah satu upaya menyambung tali persaudaraan yang sangat
Syukur, ditemukan pada halaman 62, 81, dan 242. Diperintahkan untuk
senantiasa bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah swt. Berdasarkan
kutipan dalam tabel, Zahrana selalu merasa bersyukur atas karunia Allah swt.
Berbakti kepada kedua orang tua, halaman 4 dan 13. Zahrana adalah
salah satu contoh yang bisa diteladani karena sangat memuliakan kedua orang
tuanya. Meskipun banyak bertentangan dengan mereka, tetapi Zahrana tidak
pernah berniat untuk menyakiti bahkan untuk berkata yang tidak sopan dan
2. Pesan Moral
Ditemukan dua wujud pesan moral yang memiliki kecenderungan isi pesan
yang sama yakni percaya diri pada halaman 35. Percaya diri yang dimaksudkan
dalam nove Cinta Suci Zahrana adalah keberanian Zahrana untuk mengambil
memohon ridha.
BAB V
PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dijabarkan pada bab
menyimpulkan wujud pesan komunikasi islami pada novel “Cinta Suci Zahrana”
islami yakni pesan agama dan pesan moral. Pesan agama meliputi: sabar, sopan
santun, jujur, sedekah, silaturahim, bakti kepada kedua orang tua, dan syukur.
Zahrana digambarkan sebagai sosok yang sabar dalam menghadapi ujian yang
yang sudah cukup matang. Zahrana tetap mensyukuri apa yang diberikan kepadanya
dengan menerima lamaran seorang pemuda yang ditunjukkan oleh Pak Kiai. Zahrana
sangat sabar menghadapi cemoohan dari Pak Karman yang menganggapnya sebagai
perawaan tua. Tetapi ketegarannya tetap tidak terkalahkan, Zahrana tetap berusaha
bersikap sopan santun dan bersabar atas semua tuduhan-tuduhan tersebut. Keinginan
orang tuanya tidak mengurangi rasa hormatnya kepada mereka. Selain itu, Zahrana
B. Implikasi Penelitian
Berdasarkan pembahasan penelitian pada bab sebelumnya, dapat
59
60
2. Bagi para penulis yang berkecimpung di dunia penulisan karya sastra, mampu
mengangkat cerita yang bukan hanya menarik, tetapi juga bisa diambil
pembaca terkait dengan novel karya Habiburrahman El Shirazy dan dan juga
61
Munawir,Ahmad Warson. Al-Munawir: Kamus Arab-Indonesia. Surabaya: Pustaka
Progresif, 2002.
Munir, M. Metode Dakwah (Jakarta: Prenada Media, 2006.
Murti, Sri dan Siti Maryani, Analisis Nilai moral Novel Bulang Jingga dalam Kepala
Karya M. Fajroel Rachman, (Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran
(KIBASP), 1, 2017
Nasution, Zulkarimein. Sosiologi Komunikasi Massa. Jakarta: Pusat Penelitian
Universitas Terbuka, 2002.
Nurgiantoro, Burhan. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gajah Mada University
Press, 2000.
Putri, Arga Sinta Herjuna. “Pesan Moral dalam Roman Heinrich Von Ofterdingen
Karya Novalis melalui Analisis Lima Kode Semiotik Roland
Barthes”.[Link]: Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri
Yogyakarta, 2015.
Rafi’udin dan Maman Abdul Djaliel. Prinsip dan Strategi Dakwah. Bandung:
Pustaka Setia, 2001.
Rahayu, Srikandi. Seputar Pendidikan Agama Islam. Bandung: Pakar Raya, 2014.
Ritonga, A. Rahman. Akhlak Merakit Hubungan dengan Sesama Manusia. Surabaya:
Amelia, 2005.
Santosa, Wijaya Heru dan Sri Wahyuningtyas. Pengantar Apresiasi [Link]
Pustaka: 2010.
Sartika, Elita. ”Analisis Isi Kualitatif Pesan moral dalam Film Berjudul Kita Versus
Korupsi”,e-Journal Ilmu Komunikasi, 2014, 2 (2).
Seha, Sampo. Paradigma Dakwah: Menata Ulang Peranan Dakwah di Indonesia.
Makassar: Alauddin Universty, 2012.
Sobihah, Ida Fitri. Dinamika Sykur pada Ulama Yogyakarta. Skripsi, Yogyakarta:
Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora UIN Sunan Kalijaga, 2013.
Subardjo, Jacob. Seluk Beluk Petunjuk Menulis Novel dan Cerpen. Bandung: Pustaka
Lathifa, 2004.
Sugiono. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: ALFABETA, 2008.
Suyanto. Bagong. Metode Penelitian Sosial Berbagai Alternatif Pendekatan. Jakarta:
Kencana, 2005.
Taringan, Henry Guntur. Pengajaran Gaya Bahasa. Angkasa: Bandung, 2009.
62
Tarmiyanto. “Pesan Moral dalam Novel Ahlam Al-nisa’ Al-Harim Karya Fatimah Al-
Marnisy (Suatu Tinjauan Intrinsik)”. Skripsi. Makassar: Fakultas Sastra
Universitas Hasanuddin, 2016.
Wahida, Karima Nur. “Analisis Pesan Moral dalam Novel “Surga yang Tak
Dirindukan” Karya Asma Nadia”. Skripsi. Makassar: Fakultas Syariah dan
Hukum UIN Alauddin, 2017.
Zulkifli, Mewujudkan generasi Optimis: Perspektif Islam, Proceeding International
Seminar Education Faculty of Tarbiyah and Teaching Training: Makassar
2010.
63
LAMPIRAN
1. Pesan Agama Sabar 112 “Sesungguhnya ia ingin marah tetapi yang ada di Memadamkan
hadapannya adalah bu Merlin yang ia hormati. emosi karena
Kalau yang mengatakan itu bukan bu Merlin, ia menghormati
mungkin akan langsung mengungkapkan emosinya seseorang.
saat itu juga.”69
162
“Zahrana diam, sebab jika dia bicara dalam keadaan Memilih diam
emosi ia takut kata-katanya akan menyakiti kedua karena takut
orang tuanya.”70 menyakiti hati
165 kedua orang tua.
“Tak ada pilihan lain. Tak ada kompromi. Ia harus Bersabar dalam
bersabar meniti jalan Panjang sampai ia menanti hadirnya
menemukan pendamping hidup yang ia pendamping hidup
harapkan.”71
69
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 112.
70
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 162.
71
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 165.
64
198 “Zahrana meneteskan air matanya. Hatinya sakit, yang sesuai dengan
namun dia memilih tetap diam membaca e-mail harapan.
yang masuk dan menyembutkan bahwa dirinya
dalah perawan tua. Apa kabar Perawan Tua?”72 Meski sakit hati,
Zahrana memilih
199 untuk diam
“Ia tidak akan meladeni kata-kata yang tidak menghadapi orang-
mencerminkan datang dari orang terdidik itu.”73 orang yang hendak
menjatuhkannya.
72
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 198.
73
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 199.
65
Sopan Santun 166 “Iya, Bu Merlin, semoga keputusan terbaik nanti Berbicara sopan
bisa saya berikan”74 santun meski tidak
menyukai sesuatu
168 “Zahrana berbicara kepada kedua orang tuanya. Ia hal.
minta kepada mereka pengertiannya jika ia nanti
mengambil keputusan yang tidak melegakan Membicarakan
mereka berdua.” 75 dengan baik jika
172 tidak sependapat.
“Saya pernah mendengar Baginda Nabi Muhammad
saw., pernah berdabda, ‘Al ‘ajalatu minasy
syaithan. Tergesa-gesa itu datangnya dari setan!’ Memberikan
saya tidak mau tergesa-gesa. Saya tidak mau jawaban yang baik
mengecewakan siapapun. Termasuk diri saya dan tidak untuk
sendiri. Maka perkenankan saya untuk mempermalukan
menjawabnya tiga hari ke depan. Saya akan orang lain.
langsung sampaikan kepada Pak Karman yang saya
173 hormati. Maafkan jika saya tidak bisa menjawab
sekarang”.76
177
“Saya tidak menunggu yang bagaimana-bagaimana
Bu. Saya menunggu lelaki saleh yang pas di hati
saya. Itu saja” .77 Menyuarakan
pendapat dengan
“Kepada cara yang santun.
74
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 166.
75
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 168.
76
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 172.
77
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 173.
66
Memilih kata-kata
Yth. Bapak H. Sukarman, M.S.c
yang baik untuk
Di Semarang melakukan
Assalamu’alaikum Wr. Wb. penolakan.
67
Jujur 238 “Saya tidak tahu harus bicara apa lagi.” Berbicara terus
“Berarti menerima. Tidak bicara berarti diam. Diam terang agar tidak
tanda menerima.” menyakiti hati
“Saya ini lebih tua dari Hasan Bu. Dia cocoknya orang lain.
jadi adik saya.” 80
240
“Ibu harus percaya pada saya. Saya tidak punya Jujur dalam segala
hubungan apa pun dengan Hasan kecuali dosen hal.
dengan muridnya. Sungguh Bu.”81
211 “Aduh gimana ya Bu. Saya tidak ada kembalian. Sedekah dimana
pun dan kapan pun.
Udah Ibu bawa dulu aja kerupuknya. Kapan-kapan
kalau saya lewat Ibu bayar.”
“E jangan Pak. Udah Bapak bawa saja. Itu sedekah
saya untuk Bapak.”
“Baik Bu kalau begitu. Matur Nuwun ya Bu.
Semoga keinginan Ibu dikabulkan Allah.”
“Amin”.83
79
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 179.
80
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 240.
81
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 238.
82
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 101.
83
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 211.
68
Silaturahim 205 Silaturahim dan
“Nama saya Rana, Ummi. Lengkapnya Dewi meminta agar
Zahrana. Kedatangan saya kesini pertama untuk didoakan untuk
silaturahmi. Kedua untuk memohon tambahan doa dimudahkan
dari Ummi. Kebetulan saya ikut mengajar di STM jodohnya.
Al-Fatah. Baru enam bulan ini Ummi.” Terang
Zahrana dengan kepala menunduk”.84
51
“Dalam hati ia mendoakan untuk para Mendoakan
mahasiswanya itu, semuanya sukses dan jadi orang mahasiswa ataupun
orang lain sesuatu
62 yang berhasil kelak”.86 yang baik.
84
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 205.
85
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 16.
86
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 51.
69
129 minum. Jangan Engkau jadikan kami manusia yang bumi.
membuat kerusakan di atas bumi-Mu ini. Amin”.87
87
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 62.
88
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 129.
89
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 150.
90
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 163.
70
jalanku menyempurnakan separo agamaku sesuai
syariat-Mu. Mudahkanlah diriku menyempurnakan Berdoa agar diberi
ibadah kepada-Mu.”91 ampunan oleh Allah
swt. dan segera
243 “Ya Rabbi, ikhtiar sudah hamba lakukan, sekarang dipertemukan
kepada-Mu hamba kembalikan semua urusan. Ya dengan jodoh yang
Rabbi, aku berlindung kepada-Mu dari semua jenis baik.
kejahatan yang terjadi di atas muka bumi ini. Ya
Rabbi, aku memohon kepada-Mu segala kebaikan Bermunajat kepada
yang Engkau ketahui. Dan aku berlindung kepada- Allah swt. atas
Mu dari segala hal buruk yang Engkau ketahui.” 92 semua perkara yang
dihjadapi.
“Dalam sujudnya Zahrana memohon kepada Allah
agar akad nikah itu benar-benar terjadi.”93
Berdoa agar
hajatnya terkabul.
91
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 213.
92
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 233.
93
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 243.
71
Syukur 62 “Hatinya dipenuhi rasa syukur kepada Allah karena Mengucap syukur
ia bisa menyelesaikan pidatonya dengan indah.”94 atas setiap tindakan
baik yang sudah
dilakukan.
Bakti Kepada 4 “Ia telah berusaha menjadi anak yang baik, anak Bakti kepada kedua
Kedua Orang yang bakti kepada kedua orang tuanya.”97 orang tua dengan
Tua menaati perintah
“Namun Rana sudah mantap memilih untuk mereka yang baik.
13 membahagiakan kedua orang tuanya daripada asyik
dengan kebahagiannya sendiri.”98 Bakti dengan jalan
mendengarkan
94
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 62.
95
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 81.
96
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 242.
97
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 4.
98
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 13.
72
keinginan orang tua
yang tidak keluar
dari syariat agama.
2. Pesan Moral Percaya Diri 35 “Zahrana berpikir keras. Akhirnya ia sampai pada Zahrana percaya
satu tekad: ia akan menyampaikan pidatonya tanpa diri menyampaikan
teks. Pidato yang telah ia siapkan akan ia hapal di pidatonya tanpa
luar kepala, persis saat ia dulu lomba pidato Bahasa teks dan bertekad
Inggris saat masih SMA.”99 tidak ingin
Malukanalukan
negaranya di depan
negara lain.
Optimis 3 “Ia ingin menunjukkan bahwa lulusan dalam negeri Zahrana optimis
bisa setara, bahkan bisa mengalahkan lulusan luar bahwa lulusan
negeri”100 dalam negeri juga
bisa berprestasi.
6
“Dan ia membuktikan janjinya. Tahun pertama ia Zahrana mampu
selesaikan kuliahnya dengan hasil gemilang. Ia memperoleh pretasi
menghadap ayah dan ibunya dengan membawa IP yang sangat
3,87, IP tertinggi di jurusannya.”101 memuaskan karena
optimis untuk
99
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 55.
100
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 3.
101
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 6.
73
meraihnya dan ma
8 uterus berusaha.
102
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 8.
103
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 14.
104
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 23.
105
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 55.
74
menambah dedikasinya dalam mendidik anak teks.
169 bangsa, dan ia harus mengambil S3 paling lambat
dua atau tiga tahun kedepan.”106 Zahrana optimis
untuk melanjutkan
pendidikannya dan
mendedikasikan
“Ia kini tampak tegar. Tidak ada lagi air mata. ilmunya untuk anak
180 Mental yang ia siapkan adalah mental seorang bangsa.
dosen pembimbing yang siap maju membela
mahasiswanya mempertahankan skripsi.”107
Zahrana optimis
dan tidak mau
dianggap lemah
“Tidak Bu. Jika terjadi ketidakadilan, akan saya
183 meski sangat sedih
lawan sampai titik darah penghabisan!”108
dan marah kaarena
lamaran dari
seorang yang sangat
“Kau benar Lin. Besok aku akan mengundurkan buruk akhlaknya.
diri. Aku akan hijrah dari takdir yang baik ke takdir
yang lebih baik.”109 Zahrana sosok yang
sangat optimis
untuk menegakkan
kebenaran dan
berani melawan
siapapun selama ia
106
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 76.
107
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 169.
108
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 29.
109
Habiburrahman El Shirazy, Cinta Suci Zahrana, h. 183.
75
masih benar.
Zahrana bertekad
untuk mengubah
takdirnya menjadi
lebih baik.
76
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Islam Angkatan 2017 melalui jalur masuk SPAN-PTKIN dan menyelesaikan pada
tahun 2021.
77