0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
33 tayangan4 halaman

Uji Validitas dalam Psikometri

Dokumen ini membahas tentang validitas dan careless responses dalam pengukuran psikologi. Validitas meliputi validitas isi, konstruk, dan berdasarkan kriteria. Careless responses adalah jawaban tanpa pertimbangan yang dapat menyebabkan bias dalam pengukuran dan terdiri dari respon acak maupun konsisten.

Diunggah oleh

Fakhitah Aurellya
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
33 tayangan4 halaman

Uji Validitas dalam Psikometri

Dokumen ini membahas tentang validitas dan careless responses dalam pengukuran psikologi. Validitas meliputi validitas isi, konstruk, dan berdasarkan kriteria. Careless responses adalah jawaban tanpa pertimbangan yang dapat menyebabkan bias dalam pengukuran dan terdiri dari respon acak maupun konsisten.

Diunggah oleh

Fakhitah Aurellya
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENGANTAR PSIKOMETRI

RESUME MATERI VALIDITAS DAN CARELESS RESPONSES

DOSEN PENGAMPU:
Widyastuti, [Link]., [Link]
Ahmad Ridfah, [Link]., [Link]., Psikolog
Nur Akmal, [Link]., M.A

Disusun Oleh:
Kelompok 3
Dhea Harlianti (220701500082)
Delfina Putri Rannu (220701501013)
Fadia Diva Nurul Aqilah (220701502224)
Fakhitah Aurellya Faradibah (220701501033)

KELAS D

FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
2023
A. Validitas

No. Nama Pengertian Cara Memperolehnya


1 Validitas Isi Pengujian Koefisien Validitas Isi – Aiken’s V
kelayakan alat ukur,
dibagi 2 yaitu 𝑉 = ∑ 𝑠 /[𝑛(𝑐 − 1)]
validitas tampang
dan validitas logis. s = r – lo
lo = Angka penilaian validitas yang terendah (dalam
hal ini = 1)
c = Angka penilaian validitas yang tertinggi (dalam
hal ini = 5)
r = Angka yang diberikan oleh seorang penilai.
2 Validitas Untuk Terdapat dua cara untuk menguji validitas konstruk
Konstruk membuktikan yaitu:
apakah terdapat 1. Menggunakan metode statistik analisis faktor
korelasi dari hasil (confirmatory)
pengujian dengan • Menentukan variabel yang nanti akan
teori yang di analisis
digunakan.
• Ekstrasi pertama untuk seperangkat
faktor
• Ekstraksi akhir dengan rotasi
• Menyusun alat ukur yang akan
digunakan untuk analisis lebih lanjut
2. Dasar pikiran validasi konvergen dan
diskriminan adalah: sebuah tes wajib
berhubungan (korelasi) tinggi dengan
variabel-variabel yang secara teoritis wajib
berhubungan (korelasi) tinggi atau validasi
konvergen juga tes itu tidak berhubungan
dengan variabel-variabel lain yang secara
teoritis memang tak berhubungan (korelasi)
(validasi diskriminan).
3 Validitas Tes yang dihitung 𝑛 (∑ 𝑥𝑖 𝑦𝑖 ) − (∑ 𝑥𝑖 )(∑ 𝑦𝑖 )
Berdasarkan perkiraan validitas 𝑟𝑥𝑦 =
Kriteria hasil ukurnya √(𝑛(∑ 𝑥𝑖2 ) − (𝑥𝑖 )2) (𝑛 (∑ 𝑦𝑖2 ) − (𝑦𝑖 )2 )
dikenal sebagai 𝑟 = koefisien korelasi
𝑥𝑦
predictor dengan
n = jumlah responden
menggunakan
𝑥 = skor setiap item pada instrumen
statistic korelasi. 𝑖
𝑦 = skor setiap item pada kriteria
Terdapat dua tipe 𝑖
dengan berdasarkan
kriteria, yaitu
validitas prediktif
dan validitas
konkuren.

B. Careless Responses
1. Definisi Careless Responses
Careless Responses merupakan jawaban dari seorang responden yang diisi dengan
acak tanpa disertai pertimbangan yang mengakibatkan jawaban dari sang responden
tersebut tidak mencerminkan dirinya. Maka dapat dikatakan Careless Responses adalah
bias dalam pengisian tes atau survei oleh responden.

2. Jenis-Jenis Careless Responses


Menurut Kam dan Meyer (2015) terdapat dua jenis dari Careless Responses yaitu
sebagai berikut :
1. Responden secara acak memilih jawaban di setiap item, pola respons acak ini dapat
mengempiskan korelasi antara item skala.
2. Tipe kedua responden dapat memberikan jawaban yang identik untuk setiap item.
Skor variabel dapat menjadi lebih mirip satu sama lain, menyebabkan inter-korelasi
mereka meningkat.

3. Contoh Careless Responses


Seorang responden mungkin mencoba menyelesaikan survey dengan cepat dengan
mengklik item skala yang sama berulang kali. Metrik variabilitas dirancang khusus untuk
menangkap jenis perilaku ini karena kita tahu bahwa menjawab terlalu konsisten adalah
jenis perilaku yang dilakukan oleh responden yang ceroboh. Karena manipulasi yang
digunakan oleh penulis tidak mungkin menghasilkan perilaku yang terlalu konsisten, maka
tidak mengherankan jika metrik invariabilitas gagal mendeteksi responden ini.3 Dengan
demikian, data tersebut tidak berpengaruh terhadap kegunaan indeks invariabilitas karena
indeks invariabilitas tidak dirancang untuk mendeteksi perilaku acak atau tidak konsisten
yang disebabkan oleh manipulasi penulis. (Denison & Wiernik, 2022)
Dalam Studi 1 dan rekomendasi selanjutnya terhadap penggunaan indeks invarianitas
sangat bermasalah karena kita tahu bahwa responden yang ceroboh terkadang
menghasilkan pola respons yang terlalu konsisten. Sebagai contoh, Johnson (2005)
mengidentifikasi bahwa 3,5% peserta dalam dataset mereka menjawab dengan memilih
opsi jawaban yang sama berulang kali selama survei; pola yang sama telah dicatat dalam
penelitian lain mengenai responden yang ceroboh menanggapi (Curran, 2016; Meade &
Craig, 2012). Oleh karena itu, hanya menerapkan metrik konsistensi dalam dataset nyata
(seperti yang dilakukan dalam Studi 2 Goldammer dkk.) akan mengabaikan sebagian besar
responden yang ceroboh yang terlibat dalam perilaku respons yang terlalu konsisten.
DAFTAR PUSTAKA
Saifuddin Azwar. 2012. Reliabilitas dan Validitas. Putaka Belajar: Edisi keempat
Yusup, F. (2018). Uji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian kuantitatif. Tarbiyah: Jurnal
Ilmiah Kependidikan, 7(1).
Solichin, M. (2017). Analisis daya beda soal, taraf kesukaran, validitas butir tes, interpretasi hasil
tes dan validitas ramalan dalam evaluasi pendidikan. Dirasat: Jurnal Manajemen dan
Pendidikan Islam, 2(2), 192-213.
Hidayati K. & Caturiyati. Validitas Konstruk (construct validity) dalam Pengembangan
Instrumen Penilaian Non-Kognitif.
Kam, C., & Meyer, J.P. (2015). How careless responding and acquiescence response bias
caninfluence construct dimensionality: The case of job satisfaction. Organizational
ResearchMethods, 18, 512-541
Denison, A., & Wiernik, B. (2022). Careless response processes are heterogeneous: Comment on
Goldammer et al.(2020). Meta-Psychology, 6.
[Link]
responses/#:~:text=Careless%20respons%20adalah%20jawaban%20dari%20responden%20yang
%20diisi,adanya%20pertimbangan%2C%20akibatnya%20jawaban%20tidak%20mencerminkan
%20diri%20responden. Diakses pada 16 Oktober 2023

Anda mungkin juga menyukai