Rekomendasi Terapi untuk Nyeri Sendi dan Mata
Rekomendasi Terapi untuk Nyeri Sendi dan Mata
SKENARIO 1
Seorang pasien perempuan berusia 64 tahun (BB 75 kg TB 150 cm) datang ke apotek
ingin membeli obat natrium diklofenak dan obat tetes mata. Pasien mengeluhkan mengalami
nyeri sendi pada bagian lututnya sehingga mengalami kesusahan dalam beraktivitas. Tiga bulan
yang lalu pasien pernah memeriksakan diri ke dokter dan informasi yang didapat oleh pasien
adalah pasien mengalami osteoarthritis. Terdapat beberapa obat yang diresepkan sebelumnya,
namun salah satu obatnya yaitu penghilang rasa nyeri sudah habis. Pasien juga memiliki
riwayat maag dan hipertensi yang diatasi dengan menggunakan antasida atau ranitidin jika
nyeri maag serta amlodipin 1x1 setiap malam. Pasien meminta obat tetes mata karena mata
merah akibat debu saat di perjalanan menggunakan motor.
Tugas Tutorial 6
1. Catatlah pengumpulan data dan informasi pasien tersebut !
2. Lakukan penetapan permasalahan yang dialami pasien !
3. Lakukan penyelesaian permasalahan pasien (Rekomendasi terapi, Rencana monitoring
terapi, dan Rencana pemberian informasi atau konseling obat) !
4. Buatlah etiket untuk obat yang akan diberikan !
Lampiran 1. Lembar kerja Tutorial 6
NIM : 2307062070
Kelompok :K
1. Nama pasien : -
2. Usia : 64 tahun
4. Alamat : -
5. [Link] : -
8. Menyusui : Tidak
9. Penggunaan kontrasepsi : -
Suhu : -
RR : -
HR : -
TD : -
Duplikasi Obat - - -
Efek samping - - -
Deskripsi dan kekuatan obat: bentuk sedian dan cara 1. Paracetamol 500mg dengan
pemakaiannya, nama dan zat aktif yang terkandung bentuk sediaan tablet
didalamnya, dan kekuatan obat (mg/g) dikonsumsi melalui oral.
2. Voltaren gel dengan bentuk
sediaan gel digunakan untuk
pemakaian luar.
3. Tetrahydrozoline HCL dengan
bentuk sediaan tetes mata.
4. Amlodipin 5 mg dengan bentuk
sediaan tablet dikonsumsi
secara oral.
Penyimpanan obat dan pemantauan obat rusak dan ED 1. Paracetamol : Simpan antara
20-25°C (MIMS).
2. Voltaren : Simpan dibawah
suhu 30°C. Lindungi dari panas
(MIMS).
3. Tetrahydrozoline HCL :
Simpan pada suhu di bawah
30°C. Shelf-Life: 2 tahun sejak
tanggal pembuatan.
penyimpanan 1 bulan setelah
dibuka (MIMS).
4. Amlodipine : Simpan antara 15-
30°C. Lindungi dari cahaya
(MIMS).
Efek potensial yang tidak diinginkan misalnya efek 1. Paracetamol dapat memberikan
samping Efek samping mual muntah,
sakit perut.
2. Voltaren dapat memberikan
efek samping mual muntah,
sakit perut dan kembung.
3. Tetrahydrozoline HCL dapat
memberikan efek samping
iritasi mata merah, perih, berair,
penglihatan kabur.
4. Amlodipine dapat memberikan
efek samping pusing dan sakit
kepala.
ETIKET
Warna : Putih
APOTEK DAHLAN MEDIKA
Jl. Agus Salim No.11
Apoteker : Apt. Lolita Sari, [Link]
SIPA : 120/PER/XII/2021
Paracetamol
3 x sehari
sesudah makan
Warna : Biru
APOTEK DAHLAN MEDIKA
Jl. Agus Salim No.11
Apoteker : Apt. Lolita Sari, [Link]
SIPA : 120/PER/XII/2021
Warna : Putih
APOTEK DAHLAN MEDIKA
Jl. Agus Salim No.11
Apoteker : Apt. Lolita Sari, [Link]
SIPA : 120/PER/XII/2021
Amlodipine
1 x sehari malam hari
sesudah makan
Warna : Biru
APOTEK DAHLAN MEDIKA
Jl. Agus Salim No.11
Apoteker : Apt. Lolita Sari, [Link]
SIPA : 120/PER/XII/2021
Voltaren Gel
Oleskan pada bagian yang sakit, 3-4x sehari
SKENARIO 3
Seorang pasien perempuan berusia 32 tahun datang ke apotek ingin membeli obat loperamid
untuk mengatasi diare yang dialami oleh anaknya. Anaknya FR berusia 2 tahun diketahui
mengalami diare sejak 1 hari yang lalu. Diare diduga disebabkan karena pemberian susu
formula yang baru dicoba. Sejak itu, anak FR mengalami diare (BAB 3-4x sejak kemarin dan
cair, tidak berlendir, tidak berdarah), dan sedikit lemas. Anak FR masih mau makan, minum
dan beraktivitas meskipun tidak sebanyak dan tidak seaktif biasanya. Belum ada obat yang
diberikan untuk pasien. Anak FR tidak memiliki riwayat penyakit kronis, namun diketahui
anak FR memiliki riwayat alergi antibiotika golongan fluorokuinolon.
Tugas Tutorial 6
1. Catatlah pengumpulan data dan informasi pasien tersebut !
2. Lakukan penetapan permasalahan yang dialami pasien !
3. Lakukan penyelesaian permasalahan pasien (Rekomendasi terapi, Rencana monitoring
terapi, dan Rencana pemberian informasi atau konseling obat) !
4. Buatlah etiket untuk obat yang akan diberikan !
Lampiran 1. Lembar kerja Tutorial
NIM : 2307062070
Kelompok :K
1. Nama pasien : FR
2. Usia : 2 tahun
3. Jenis kelamin : -
4. Alamat : -
5. [Link] : -
8. Menyusui : Tidak
9. Penggunaan kontrasepsi : -
Suhu : -
RR : -
HR : -
TD : -
Lacto-B, 1 x sehari 1
sachet
Diare
Duplikasi Obat - - -
Efek samping - - -
Interaksi Obat - - -
Kepatuhan - - -
Monitoring keberhasilan terapi
Deskripsi dan kekuatan obat: bentuk sedian dan cara 1. Diberikan zinc satu kali sehari
pemakaiannya, nama dan zat aktif yang terkandung 20 mg selama 10-14 hari,
didalamnya, dan kekuatan obat (mg/g) bahkan ketika diare sudah
sembuh.
2. Oralit, 3 jam pertama 600 ml (3
gelas) setiap setelah BAB 1
gelas
3. Lacto-B, 1 x sehari 1 sachet
Jadwal dan cara penggunaan: penekanan dilakukan 1. Zink dilarutkan dengan air.
untuk obat dengan instruksi khusus seperti ”minum 2. Oralit, 3 jam pertama 600 ml (3
obat sebelum makan”, ”jangan diminum bersama susu” gelas) setiap setelah BAB 1
dan lain sebagainya. gelas
3. Lacto-B, 1 x sehari 1 sachet
Dicampurkan dengan makanan
atau minuman.
Harapan atau manfaat setelah minum obat (Indikasi) Diare sembuh setelah
menggunakan Zink, Lacto-B dan
oralit.
Penyimpanan obat dan pemantauan obat rusak dan ED 1. Zink disimpan di bawah suhu
25°C. Lindungi dari cahaya
dan kelembaban
2. Oralit disimpan dibawah suhu
30°C di tempat yang kering.
3. Lacto-B, disimpan di tempat
kering, dan sejuk, misalnya di
dalam kulkas. Jangan
menyimpan Lacto-B di
tempat dengan suhu panas dan
lembab karena dapat merusak
atau membunuh bakteri baik
yang terkandung di dalamnya.
Efek potensial yang tidak diinginkan misalnya efek 1. Zink Efek samping yang
samping mungkin bisa terjadi yaitu mual,
muntah, hilang selera makan,
dan tubuh terasa lemah
2. Oralit Efek samping Perut
kembung.
3. Efek samping yang mungkin
bisa terjadi setelah
mengkonsumsi Lacto-B adalah
perut kembung dan rasa tidak
nyaman di perut.
ETIKET
Warna : Putih
APOTEK DAHLAN MEDIKA
Jl. Agus Salim No.11
Apoteker : Apt. Lolita Sari, [Link]
SIPA : 120/PER/XII/2021
An. FR (Zinc)
1 x sehari 1 tablet
dilarutkan dalam air
Warna : Putih
APOTEK DAHLAN MEDIKA
Jl. Agus Salim No.11
Apoteker : Apt. Lolita Sari, [Link]
SIPA : 120/PER/XII/2021
An. FR (Lacto B)
1 x sehari 1 sachet
Warna: Putih
APOTEK DAHLAN MEDIKA
Jl. Agus Salim No.11
Apoteker : Apt. Lolita Sari, [Link]
SIPA : 120/PER/XII/2021
An. FR (Oralit)
1 sachet dilarutkan dalam air 200 mL
600 ml pada jam pertama, setelah bab 200mL
Lampiran 2. Form penilaian KIE (Roleplay) (Tutorial 7)