STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP)
JUDUL
“ PROTOKOL KESEHATAN DI SEKOLAH “
Nama Lembaga TK Kode Dokumen SOP/ PROS- 007
TK AISYIYAH 58
PERUMNAS
MOJOSONGO
Tgl disahkan Tgl Revisi
1 Judul Protokol Kesehatan di Sekolah
2 Tujuan Memutus mata rantai penyebaran Virus
Corona Covid-19
3 Refrensi Surat edaran/pengumuman pemerintah
4 Pihak – pihak terkait Kepala, Guru, Siswa
5 Dokumen Hand Sanitizer, cuci tangan, masker
6 Prosedur Kerja 1. Guru datang lebih awal menyiapkan
peralatan kesehatan (masker, hand
sanitizer, tempat cuci tangan)
2. Anak baris menggunakan masker dengan
diatur oleh guru berjarak ± 1 meter
3. Anak memakai masker dan anak diukur
suhu badan dengan termogun (apabila
lebih dari 38oC anak dianjurkan untuk
pulang)
4. Anak wajib cuci tangan memakai sabun
atau menggunakan hand sanitizer ± 4
detik
5. Anak masuk kelas duduk dengan bangku
yang sudah diatur oleh guru dengan
phisical distansing (jaga jarak)
6. Melaksanakan KBM dengan protokol
kesehatan yang berlaku
7. Selalu menggunakan hand sanitizer
sesudah dan sebelum kegiatan apapun
8. Anak istirahat tetap berada di kelas
9. Pulang dengan mencuci tangan terlebih
dahulu ditempat yang sudah disediakan
dengan baris menjaga jarak
Mengetahui
Kepala TK Aisyiyah 58 Mojosongo Guru Kelas
Siti Ngaisah Tri Wiyati, [Link]
PROTOKOL KESEHATAN PADA MASA PANDEMI
DI SEKOLAH
1. Anak datang berbaris dengan menjaga jarak
2. Dicek suhu
3. Memakai/menggunakan masker
4. Penyemprotan sepatu dan tas
5. Mencuci tangan / menggunakan hand sanitizer
6. Menjaga jarak di dalam kelas 1,5 m
7. Bermain di dalam kelas / tidak diluar kelas pada saat istirahat
8. Berdoa, pulang
MATERI PEMBIASAN
Selama masa Pandemi Covid-19 TK Aisyiyah 58 menggunakan protokol kesehatan
New Normal di sekolah sesuai SOP
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP)
JUDUL
“ PENYAMBUTAN KEDATANGAN ANAK “
Nama Lembaga TK Kode Dokumen SOP/ PROS- 002
TK AISYIYAH 58
PERUMNAS
MOJOSONGO
Tgl disahkan Tgl Revisi
1 Judul PENYAMBUTAN KEDATANGAN
ANAK
2 Tujuan
1. Membangun kenyamanan anak dengan
guru dan lingkungan
2. Membangun kemampuan
berkomunikasi
3. Membiasakan berkata dan bersikap
sopan dan ramah
3 Referensi
4 Pihak – pihak Guru dan peserta didik
terkait
5 Dokumen Peraturan Sekolah
6 Prosedur Kerja 1. 15 menit hadir didepan pintu
menyambut kehadiran anak
2. Salaman dan mengucap salam dengan
senyum dan sejajar dengan anak
3. Anak dipersilahkan masuk ke ruang
kelas meletakkan tas ditempat yang
telah di sediakan
4. Guru menunggu di depan pintu
menyambut anak – anak sampai bel
berbunyi .
5. Anak berbaris bersama ibu guru
dipimpin oleh anak menurut jadwal
piket.
.
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP)
JUDUL
“ PENATAAN ALAT PERMAINAN DIDALAM KELAS “
Nama Lembaga TK Kode Dokumen SOP/ PROS- 003
Yayasan Umat Islam TK AISYIYAH 58
Sibela PERUMNAS
MOJOSONGO
Tgl disahkan Tgl Revisi
1 Judul PENATAAN ALAT PERMAINAN
DIDALAM KELAS
2 Tujuan Melatih anak bertanggungjawab
Anak belajar mandiri
Melatih anak mentaati peraturan bermain
3 Refrensi
4 Pihak – pihak terkait Guru dan peserta didik
5 Dokumen Peraturan Sekolah
6 Prosedur Kerja 6. Anak mengambil mainan sesuai dengan
bakat dan minat masing-masing anak.
7. Anak bermain tidak berebutan
8. Anak bergantian meminjamkan mainan
( bermain bersama teman – teman )
9. Setelah bermain alat permainan ditata
kembali dengan rapi.
10. Alat permainan diusahakan pada
tempat yang sudah disediakan
.
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP)
JUDUL
“ CUCI TANGAN “
Nama Lembaga TK Kode Dokumen SOP/ PROS- 004
Yayasan Umat Islam TK AISYIYAH 58
Sibela PERUMNAS
MOJOSONGO
Tgl disahkan Tgl Revisi
1 Judul CUCI TANGAN
2 Tujuan Anak dapat terbiasa mencuci tangan
sebelum dan sesudah makan
Membiasakan hidup sehat dengan
mencuci tangan
Membiasakan tertib
Membiasakan untuk bertanggung jawab
dengan kebersihan diri dan kesehatan
tubuh
3 Refrensi
4 Pihak – pihak terkait Guru dan peserta didik
5 Dokumen Peraturan Sekolah
6 Prosedur Kerja 11. Guru menyiapkan peralatan cuci
tangan : serbet , sabun ,
12. Anak menunggu giliran urut berbaris
mengambil sabun cair yang telah
disediakan oleh guru
13. Anak mencuci tangan dengan aturan
yang benar sesuai standar cuci tangan
14. Anak membilas tangan dengan air
yang mengalir tidak berebutan.
15. Anak mengeringkan tangan dengan
serbet masing-masing.
16. Anak memberesi serbet serbetnya
17. Anak masuk ke dalam kelas untuk
melanjutkan pembelajaran.
.
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP)
JUDUL
“ MAKAN BEKAL “
Nama Lembaga TK Kode Dokumen SOP/ PROS- 005
TK AISYIYAH 58
PERUMNAS
MOJOSONGO
Tgl disahkan Tgl Revisi
1 Judul MAKAN BEKAL
2 Tujuan Membiasakan anak mandiri
Membiasakan anak bertanggung jawab
dengan makanan dan alat makan
Membiasakan untuk tertib
Membiasakan untuk bersih lingkungan
3 Refrensi
4 Pihak – pihak terkait Guru dan peserta didik
5 Dokumen Peraturan Sekolah
6 Prosedur Kerja 1. Pastikan semua anak dalam kelompok sudah
mencuci tangan dengan benar dan bersih
2. Masing – masing anak membawa bekal
sendiri dari rumah
3. Guru dan anak didik memakai seragam bekal
diletakkan di meja masing- masing anak
4. Berdoa sebelum makan dipimpin oleh anak
secara bergantian setiap harinya
5. Makan dengan tertib dan tidak berceceran
6. Anak membuka bekal sendiri dan makan
sendiri diawasi guru ( bagi yang tidak bisa
membuka bekal dapat minta tolong guru )
7. Setelah makan anak – anak membereskan
peralatan makan sendiri
8. Sehabis makan anak harus membersihkan
kembali tempat yang sudah digunakan agar
tidak ada sisa makanan yang tercecer
9. Anak - anak berdoa setelah makan
.
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP)
JUDUL
“ PENJEMPUTAN “
Nama Lembaga TK Kode Dokumen SOP/ PROS- 006
TK AISYIYAH 58
PERUMNAS
MOJOSONGO
Tgl disahkan Tgl Revisi
1 Judul PENJEMPUTAN
2 Tujuan Anak dapat terbiasa mndiri
Anak belajar sabar menunggu jemputan
Membiasakan anak utuk tepat waktu
3 Refrensi
4 Pihak – pihak terkait Guru dan peserta didik
5 Dokumen Peraturan Sekolah
6 Prosedur Kerja 1. Selesai berdoa anak mengucapkan salam
2. Anak dipersilahkan pulang
3. Bagi yang dijemput orangtua apabila
orangtua sudah ada diperbolehkan pulang
4. Bagi yang belum dijemput anak dimohon
menunggu orangtua sampai datang
5. Penjemputan dilaksanakan diluar pintu
gerbang TK
6. Anak dilatih pulang sekolah membawa
tas sendiri
SOP Penataan Lingkungan Main
Taman
Unit Standart Proses
Kanak-Kanak
Tgl. Disahkan Tgl. Revisi
1 Judul Penataan lingkungan bermain
2 Tujuan Agar anak merasa senang,
nyaman, saling bekerja sama
dengan teman yang lain
3 Referensi Permendiknas No.58
th. 2009
Instruksi yayasan
4 Pihak-pihak Guru, kepala sekolah, penjaga
terkait sekolah
5 Dokumen Buku kehadiran siswa, catatan
perkembangan anak, anekdot.
6 Prosedur kerja 1. Penjaga sekolah
mengeluarkan mainan dari
dalam kelas (yang berat).
2. Guru menyiapkan alat
permainan edukatif.
3. Guru mengajarkan
pada anak cara berain APE
4. Guru memberi
semangat (stimulus) agar
anak mau bermain APE
5. Guru membereskan
APE dibantu murid untuk
mengajarkan
tanggungjawab.
SOP KBM (Pembukaan, Inti, Penutup)
Taman
Unit Standart Proses
Kanak-Kanak
Tgl. Disahkan Tgl. Revisi
1 Judul Kegiatan KBM (Pembukaan, Inti,
Penutup)
2 Tujuan Agar aspek-aspek perkembangan
tercapai.
3 Referensi Permendiknas No.58 th. 2009
Instruksi Kepala sekolah
Instruksi yayasan
4 Pihak-pihak Kepala sekolah, guru
terkait
5 Dokumen Buku kehadiran siswa, catatan
perkembangan anak
Penilaian
6 Prosedur kerja Pembukaan ( + 30 menit)
- Bel berbunyi tanda masuk
kelas.
- Anak berbaris di depan kelas
- Berdo’a sesuai agama yang
dianut
- Mengucapkan salam pada
guru
Inti ( + 30 menit)
- Kegiatan fisik motorik kasar
dilakukan di halaman
sekolah.
- Kegiatan fisik motorik halus,
anak membuat hasil karyanya
sendiri.
- Kegiatan kognitif
mempelajari tentang ilmu
pengetahuan/sain bentuk,
ukuran, lambang bilangan,
geometri.
Istirahat ( + 30 menit )
- Anak berdoa untuk makan,
cuci tangan, dan makan bekal
yang dibawa.
- Sosial emosional anak
mengajarkan tentang perilaku
anak di lingkungan.
Penutup
- Perkembangan bahasa anak
dapat dilihat dari cara
berbicara, cara
mengungkapkannya.
SOP Istirahat
Taman
Unit Standart Proses
Kanak-Kanak
Tgl. Disahkan Tgl. Revisi
1 Judul Istirahat
2 Tujuan - Agar anak merasa senang,
tidak bosan, dan bisa
bermain alat permainan
yang ada di diluar kelas
dengan bebas.
- Anak makan bekal yang
dibawa dari rumah.
3 Referensi Permendiknas No.58
th. 2009
Instruksi yayasan
Instruksi yayasan
4 Pihak-pihak Kepala sekolah, guru, siswa
terkait
5 Dokumen - Catatan anekdot
- Buku kehadiran siswa
- Catatan perkembangan
anak
6 Prosedur kerja - Guru mengajak anak-anak
cuci tangan.
- Anak makan bekal duduk
di dalam kelas dan guru
membantu anak.
- Selesai makan anak
bermain diluar kelas.
- Guru berdiri dihalaman
dengan mengawasi
bermain anak.
- Selesai bermain anak
masuk kembali setelah
mendengar bel berbunyi.
- Guru menyuruh anak
untuk minum dulu
sebelum masuk kelas.
SOP Menari
Taman
Unit Standart Proses
Kanak-Kanak
Tgl. Disahkan Tgl. Revisi
1 Judul Latihan Menari
2 Tujuan - Agar anak mampu
mengkoordinasikan mata,
tangan, kepala sesuai
dengan irama musik
- Agar anak mempunyai
jiwa seni.
3 Referensi Permendiknas No.58
th. 2009
Instruksi yayasan
Instruksi kepala
sekolah
4 Pihak-pihak Kepala sekolah, guru, siswa
terkait
5 Dokumen - Catatan perkembangan
anak
- Penilaian
6 Prosedur kerja - Guru mempersiapkan tape,
kaset.
- Guru membersihkan lantai
ruangan yang akan
digunakan untuk menari.
- Anak melepas sepatu dan
ditata rapi di depan kelas.
- Guru memberikan contoh
gerakan-gerakan pada anak
(berulang-ulang).
- Guru menyalakan kaset
dengan tape (berulang-
ulang).
- Setelah selesai kegiatan
menari, anak memakai
sepatunya kembali dan
dibantu guru.
- Lalu cuci tangan, berdoa,
makan.
- Guru mengembalikan tape
dan kaset pada tempat
semula.
SOP Bermain Motorik Kasar
Taman
Unit Standart Proses
Kanak-Kanak
Tgl. Disahkan Tgl. Revisi
1 Judul Bermain motorik kasar
(menendang bola).
2 Tujuan - Untuk melatih otot-otot
pada tubuh
- Untuk melatih
keseimbangan otak kanan
dan otak kiri agar
seimbang dan anak bisa
melakukan berbagai
kegiatan dengan baik
3 Referensi Permendiknas No.58
th. 2009
Instruksi yayasan
Instruksi kepala
sekolah
4 Pihak-pihak Guru, siswa
terkait
5 Dokumen - Catatan anekdot
- Catatan perkembangan
anak
6 Prosedur kerja - Guru menyiapkan
peralatan (bola dan
gawang)
- Guru memberi contoh
pada anak menendang bola
dimasukkan ke dalam
gawang.
- Anak mencoba satu
persatu menendang bola.