PROPOSAL
PENERAPAN KEDISIPLINAN DALAM PEMBELAJARAN
DI SMK MUHAMMADIYAH LUMAJANG
Disusun oleh :
1. Nabila Kuddrotun Nada (XI TF1/17)
2. Naila Safiroh Sulistiyani (XI TF1/18)
SMK MUHAMMADIYAH LUMAJANG
Jalan Letkol Slamet Wardoyo 103 Labruk Lor Lumajang Telp/Fax : (0334) 890222
Website : [Link]
2023
KATA PENGANTAR
Segala puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah
melimpahkan rahmat serta hidayah-Nya, sehingga proposal ini dapat diselesaikan dengan
baik. Proposal penelitian ini kami buat untuk memenuhi tugas dari guru bahasa Indonesia.
Kami memilih judul "Penerapan Kedisiplinan dalam Pembelajaran siswa SMK
Muhammadiyah Lumajang" ini karena mengingat lembaga ini didirikan dengan penuh
perjuangan, hingga saat ini lembaga tersebut dapat berkembang pesat dan dikenal masyarakat
luas. Proposal penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan keunggulan sikap disiplin siswa
SMK Muhammadiyah Lumajang.
Penyusun menyadari bahwa proposal ini tidak mungkin terselesaikan tanpa adanya
dukungan, bantuan, dan nasehat dari berbagai pihak selama menyusun proposal ini. Rasa
terima kasih kami ucapkan kepada guru pembimbing yang telah memberikan dukungan serta
bimbingannya sehingga proposal ini dapat diselesaikan dengan tepat waktu. Pada kesempatan
ini kami sebagai penyusun menyampaikan terimakasih setulus – tulusnya kepada:
1. Drs. Agus Siswantono, [Link] selaku Kepala SMK Muhammadiyah Lumajang
2. Laily Fitriani, [Link] selaku Guru bahasa Indonesia
Penyusun memohon maaf apabila terdapat kesalahan dalam penulisan proposal.
Penyusun juga menyadari bahwa masih banyak kekurangan yang mendasar pada proposal ini.
Oleh karena itu, kami mengajak pembaca untuk memberikan saran serta kritik yang dapat
membangun penyusun untuk penyempurnaan proposal selanjutnya.
Lumajang, 15 Maret 2023
Penulis
2
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR...............................................................................................................2
DAFTAR ISI..............................................................................................................................3
BAB I PENDAHULUAN..........................................................................................................4
A. Latar Belakang...............................................................................................................4
B. Rumusan Masalah..........................................................................................................5
C. Tujuan Penelitian...........................................................................................................5
D. Manfaat Penelitian.........................................................................................................5
BAB II DASAR TEORI.............................................................................................................6
A. Deskripsi Disiplin...........................................................................................................6
B. Penyebab Perilaku Siswa Tidak Disiplin.......................................................................7
C. Perilaku Siswa Yang Dinilai Kurang Disiplin................................................................7
D. Upaya Meningkatkan Penerapan Disiplin di Sekolah....................................................8
BAB III METODE PENELITIAN.............................................................................................9
A. Desain Penelitian............................................................................................................9
B. Lokasi dan Waktu Penelitian.........................................................................................9
C. Subjek Penelitian............................................................................................................9
D. Teknik Pengumpulan Data.............................................................................................9
3
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kedisiplinan sangat dibutuhkan dan berkepentingan dalam dunia pendidikan,
sebab dapat menjaga kelancaran pendidikan dari berbagai hambatan, dengan adanya
disiplin maka tidak akan terjadi suatu pelanggaran pada peraturan yang ada dan tujuan
yang diinginkan akan mudah tercapai (Poto & Kuncoro, 2020). Kedisiplinan
dibutuhkan oleh setiap orang dimanapun berada termasuk bagi siswa, disiplin
memang merupakan peran penting bagi masing-masing individu bahkan sangat
penting bagi seorang siswa, karena dengan adanya kedisiplinan dalam diri siswa
makan berpengaruh pada hasil belajar yang optimal (Putra, Setiawan, & Fajrie, 2020).
Hidup disiplin memang sangat perlu dilatih dan dibiasakan dalam kehidupan sehari-
hari, karena dengan kebiasaan tersebut manusia akan benar-benar terlatih dan dapat
merasakan hidup yang berarti, manusia juga akan selalu mendapatkan kepercayaan
dari sesamanya dikarenakan rasa disiplin dan tanggung jawabnya yang tinggi (Ahmad
Manshur, 2019).
Disiplin merupakan suatu perilaku yang menciptakan atau membentuk suatu
kondisi yang memunculkan nilai kepatuhan, keselarasan, kesetiaan, dan kestruktural
(Dakhi, 2020). Disiplin siswa juga dapat dibentuk dengan adanya pendidikan
karakter, sebab pendidikan karakter ini merupakan alat untuk melatih seseorang
bertindak sesuai dengan aturan dan kaidah yang berlaku, (Saneba, Katuuk, Rotty, &
Lengkong, 2021). Kedisiplinan siswa dalam pembelajaran merupakan faktor internal
yang muncul dari kesadaran siswa sendiri. Menurut Purwitasari (Suharsono et al,
2019), disiplin belajar memiliki 3 indikator yakni: ketepatan waktu, ketaatan dan
tanggung jawab.
Untuk memfokuskan permasalahan yang ada agar tidak menyebar, mengingat
begitu banyak aspek terkait kedisiplinan maka penelitian membatasi pada kedisiplinan
siswa dalam mengikuti proses pembelajaran yang dilihat dari aspek ketaatan,
ketepatan waktu, tanggung jawab dan kesadaran. Tujuan penelitian ini yaitu untuk
mengetahui tingkat kedisiplinan siswa dilihat dari ketaatan, ketepatan waktu,
tanggung jawab dan kesadaran dalam mengikuti proses pembelajaran di SMK
Muhammadiyah Lumajang.
4
B. Rumusan Masalah
1. Apa saja penyebab utama perilaku tidak disiplin siswa?
2. Apa saja perilaku siswa yang dinilai kurang disiplin?
3. Bagaimana upaya yang bisa dilakukan warga sekolah dalam meningkatkan
penerapan disiplin di sekolah?
C. Tujuan Penelitian
1. Mengetahui penyebab perilaku tidak disiplin pada siswa.
2. Mengetahui seberapa besar pengaruh tata tertib di sekolah terhadap kedisiplinan
siswa.
3. Mengetahui upaya yang dilakukan dalam penerapan disiplin di sekolah.
D. Manfaat Penelitian
1. Proposal ini memeiliki manfaat bagi siswa, yaitu :
Siswa dapat hidup disiplin dengan mematuhi peraturan yang ditetapkan
sekolah.
Dapat memotivasi mereka untuk lebih disiplin lagi dalam belajar, sehingga
mereka memiliki prestasi yang memuaskan.
2. Proposal ini memiliki manfaat bagi guru, yaitu :
Guru dapat menanamkan kedisiplinan kepada peserta didiknya agar dapat
meningkatkan prestasi belajarnya.
3. Proposal ini mempunyai manfaat bagi peneliti, yaitu :
Menambah pengalaman dan wawasan dalam melakukan penelitian terutama
yang berhubungan dengan masalah kedisiplinan siswa.
4. Proposal ini mempunyai manfaat bagi sekolah, yaitu :
Dapat menumbuhkan citra sekolah yang tertib dan disiplin dalam
melaksanakan kegiatan belajar mengajarnya.
5
BAB II
DASAR TEORI
A. Deskripsi Disiplin
Disiplin merupakan salah satu strategi untuk membantu siswa agar sesuai dengan
peraturan, mengoreksi perilaku yang tidak pantas dan mengajarkan cara berpikir kritis
(Akmaluddin & Haqiqi, 2019). Disiplin merupakan faktor tunggal yang paling
signifikan mempengaruhi keberhasilan belajar siswa. Siswa yang disiplin cenderung
belajar lebih cepat dan memiliki kendali lebih besar atas cara mereka mengumpulkan
informasi di dalam dan di luar kelas, sadar akan kekuatan dan kelemahannya, serta
dapat menjaga kontrol diri (Sugiarto et al, 2019).
Karakter disiplin yang baik akan menimbulkan dampak positif seperti tumbuhnya
sikap dan perilaku tanggung jawab, bertambahnya kesadaran akan kewajiban,
berkurangnya kenakalan, dan lain sebagainya (Baehaqi & Murdiono, 2020). Karakter
disiplin bertujuan untuk membantu anak dalam membangun pengendalian diri
mereka, bukan membuat anak mengikuti dan mematuhi perintah orang dewasa
(Nugroho, 2020). Karakter disiplin menjadi salah nilai karakter yang sangat penting
diberikan kepada siswa sekolah dasar karena akan memunculkan nilai-nilai karakter
baik lainnya. Kedisiplinan memberikan kontrusi besar dalam pembentukan watak dan
perilaku anak (Ningrum et al, 2020).
Disiplin diartikan sebagai suatu pengendalian diri seseorang terhadap berbagai
aturan yang berlaku (Annisa, 2019). Lebih lanjut, Wasono (2019) mendefinisikan
bahwa serangkaian perilaku yang menunjukkan nilai ketaatan, kepatuhan, dan
ketertiban akan membentuk disiplin yang bagus. Menurut Zahara (2020) terdapat
beberapa indikator kedisiplinan siswa antara lain masuk sekolah tepat waktu,
mengakhiri kegiatan belajar dan pulang sesuai jadwal, menggunakan seragam sekolah
secara lengkap, menjaga kebersihan dan kerapian pakaian, menyertakan surat
pemberitahuan ke sekolah apabila siswa berhalangan hadir, mengikuti proses
pembelajaran dengan baik, mengikuti dan melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler,
mengerjakan tugas yang diberikan guru, melaksanakan tugas piket kelas sesuai jadwal
yang ditentukan, dan mengatur waktu belajar.
B. Penyebab Perilaku Siswa Tidak Disiplin
Secara umum guru memegang peranan penting dalam kedisiplinan seorang siswa
atau siswi, karena guru adalah pendidik, sekaligus teladan para peserta didik. Tetapi
6
kenyataan yang dilihat dari banyaknya siswa atau siswi yang melanggar tata tertib
sekolah dikarenakan kurang menyukai guru mata pelajaran tersebut. Teman sebaya
juga mempunyai pengaruh sangat besar pada perilaku siswa. Apabilah siswa suka
bergaul dengan mereka yang tidak sekolah, maka ia juga akan malas belajar, sebab
cara hidup siswa yang bersekolah berbeda dengan anak yang tidak bersekolah.
Pergaulan teman sebaya memiliki dampak positif dan negatif, antara lain :
Dampak positif dari pergaulan teman sebaya antara lain :
1. Apabila dalam hidupnya individu bergaul dengan teman sebayanya maka lebih
siap menghadapi kehidupan yang akan datang.
2. Individu dapat mengembangkan rasa solidaritas antar kawan.
3. Setiap individu dapat berlatih memperoleh pengetahuan dan melatih kecakapan
bakatnya.
4. Apabila individu masuk dalam kelompok teman sebaya, setiap individu dapat
menyeleksi serta memperoleh wawasan tentang kebudayaan beberapa temannya.
Adapun pengaruh negatif dari pergaulan teman sebaya yaitu:
1. Sulit menerima individu yang tidak memiliki kesamaan.
2. Tertutup bagi individu lain yang jarang bergaul dengan kelompok teman sebaya
tersebut.
3. Menimbulkan rasa iri pada teman yang tidak memiliki kesamaan dengan dirinya.
4. Timbulnya pertentangan antar kelompok teman sebaya yang satu dengan yang
lainnya.
C. Perilaku Siswa Yang Dinilai Kurang Disiplin
Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap harinya pasti ada siswa yang
terlambat datang ke sekolah. Dalam tata tertib yang dibuat oleh sekolah bahwa jam
kedatangan siswa ke sekolah dijadwalkan maksimal pada pukul 06:30, sementara
siswa ada yang datang lebih dari waktu yang ditetapkan. Ini menunjukkan bahwa
siswa tersebut tidak disiplin secara waktu. Sekolah membuat aturan tentu bukan tanpa
alasan namun untuk membangun kedisilpinan pada siswa. Kedisiplinan merupakan
suatu hal yang penting karena disiplin merupakan sikap mental seseorang untuk mau
mematuhi peraturan dan bertindak sesuai dengan peraturan yang dibuat oleh sekolah.
Kedisiplinan bukan hanya dilihat dari disiplin waktu saja tetapi juga dilihat dari
bagaimana siswa bertata busana rapi ketika datang ke sekolah, seperti pada saat siswa
menggunakan pakaian olahraga pada saat hari jumat, kebanyakan siswa menggunakan
kerudung bebas hal ini bertentangan dengan aturan yang sudah dibuat oleh sekolah.
7
Berdasarkan hasil observasi dapat dicermati bahwa perilaku tidak disiplin merupakan
hal yang sangat tidak efektif bagi kedisiplinan siswa, hal seperti ini membutuhkan
inisiasif dari siswa bukan karena takut akan hukuman tetapi untuk membiasakan diri
mereka menjadi siswa yang disiplin dan teladan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada saat jam kosong terdapat beberapa
siswa yang membuat kegaduhan di dalam kelas maupun di luar kelas. Dalam tata
tertib yang dibuat sekolah, siswa seharusnya tidak membuat kegaduhan di dalam kelas
ketika kegiatan belajar mengajar berlangsung maupun pada saat jam kosong. Hal ini
mengakibatkan terganggunya kelas lain yang sedang melaksanakan proses belajar
mengajar. Sesuai dengan pendapat Mustari (2014 : 129) membuat kegaduhan di
dalam kelas merupakan suatu perbuatan yang menyebabkan kerusuhan dan
kekacauan, karena merupakan tindakan yang dilakukan individu atau kelompok siswa
yang hendak melakukan sesuatu dengan tujuan mengganggu suasana ketertiban dan
ketentraman umum.
D. Upaya Meningkatkan Penerapan Disiplin di Sekolah
Upaya penanaman kedisiplinan belajar yaitu dengan memberikan keteladanan
pada siswa. Pada pagi hari saat siswa memasuki gerbang, apabila ada guru yang
berjaga di gerbang maka siswa diwajibkan mengucapkan salam, hal ini merupakan
cerminan dari pembiasaan akhlak. Setelah itu siswa diwajibkan melakukan absensi
dengan menggunakan chip, dengan begitu siswa tidak dapat membuat alasan apabila
datang terlambat.
Sebelum melaksanakan kegiatan belajar mengajar untuk jam pertama, guru
selalu menyuruh anak-anak murid untuk berdoa sebelum memulai pelajaran, sebagai
bentuk pengajaran akhlak kepada siswa. Selain itu, guru juga mengajarkan kebersihan
seperti membuang sampah, dan melaksanakan jadwal piket. Adanya peraturan kelas
menjadi usaha untuk menciptakan kedisiplinan belajar di setiap kelas. Peraturan kelas
tersebut berisi tata tertib yang wajib ditaati siswa selama berada di dalam kelas. Selain
menerapkan tata tertib tersebut di atas, guru juga memberikan tugas dan terkadang
memberikan pekerjaan rumah (PR), sehingga para siswa dapat mengerjakan tugas
yang diberikan di rumah. Guru juga memperbolehkan siswa untuk belajar kelompok
selama proses belajar mengajar.
8
BAB III
METODE PENELITIAN
A. Desain Penelitian
Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian tentang riset yang bersifat deskriptif
dan cenderung menggunakan analisis. Proses dan makna (perspektif subyek) lebih
ditonjolkan dalam penelitian ini. Penelitian kualitatif secara umum dapat digunakan
untuk penelitian tentang kehidupan masyarakat, sejarah, tingkah laku, aktivitas sosial,
dan lain-lain. Peneliti menggunakan metode kualitatif karena akan meneliti tentang
aktivitas sosial di sekolah yaitu tentang "Disiplin". Dengan begitu peneliti dapat
menggambarkan pandangan realistis tentang aktivitas sosial yang telah terjadi di
sekolah, dimana hal ini tidak bisa diukur secara numerik.
B. Lokasi dan Waktu Penelitian
Penelitian ini dilakukan di SMK Muhammadiyah Lumajang yang beralamat di
Jalan Letkol Slamet Wardoyo no. 103, Labruk Lor, Lumajang. Penelitian ini
dilaksanakan terhitung dari perencanaan penelitian, pelaksanaan penelitian, sampai
pembuatan laporan penelitian. Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2023.
C. Subjek Penelitian
Subjek penelitian adalah seseorang yang dapat memberikan informasi untuk
menjawab rumusan masalah.. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa/siswi SMK
Muhammadiyah Lumajang sebagai pelajar yang menjalankan tata tertib sekolah
dengan tujuan agar subjek dapat memberikan data secara tepat terkait kedisiplinan
yang dijalankan.
D. Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan
teknik Observasi. Observasi atau pengamatan merupakan suatu tektnik atau cara
mengumpulkan data dengan melakukan pengamatan langsung pada suatu kegiatan
yang sedang berlangsung. Observasi diarahkan pada kegiatan memperhatikan secara
akurat, mencatat kejadian yang muncul, dan mempertimbangkan hubungan antar
aspek dalam kejadian tersebut. Dari pengamatan tersebut, akan mendapatkan data
tentang suatu masalah, sehingga diperoleh pamahaman atau pembuktian terhadap
informasi/keterangan yang diperoleh sebelumnya (Nana Syaodih, 2013: 220).
Observasi ini dilakukan oleh peneliti selama penelitian untuk mengoptimalkan data
mengenai kedisiplinan siswa/siswi SMK Muhammadiyah Lumajang dalam disiplin
9
secara waktu, disiplin dalam mengikuti tata tetib sekolah, serta disiplin dalam
pembelajaran yang ada di SMK Muhammadiyah Lumajang di Jalan Letkol Slamet
Wardoyo no. 103 Labruk Lor, Lumajang.
10