0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
425 tayangan173 halaman

Modul Pembelajaran Internet of Things

Diunggah oleh

hirahki mubarak
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
425 tayangan173 halaman

Modul Pembelajaran Internet of Things

Diunggah oleh

hirahki mubarak
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

SISTEM

INTERNET OF THINGS
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan karunia-
Nya lah penulis dapat menyelesaikan modul mata kuliah Praktek Pemrograman Web
Dasar ini. Sholawat teriring salam semoga tetap dilimpahkan kepada Nabi Muhammad
SAW.

Dalam modul ini memuat tentang uraian materi-materi yang berkaitan dengan “Praktek
Pemrograman Web Dasar”. Selain itu untuk memudahkan pemahaman juga terdapat
contoh-contoh untuk dipraktekkan. Penulis berusaha menyusun modul ini sesuai
dengan kebutuhan mahasiswa dan dosen Program Studi Sistem Informasi Fakultas
Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
sehingga dapat terjadi kegiatan belajar mengajar yang lebih komunikatif dan optimal.

Akhirnya, penulis mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah


membantu dalam penyusunan modul ini, semoga dapat memberikan andil dalam
kemajuan mahasiswa untuk mempelajari mata kuliah ini. Penulis menyadari bahwa
masih banyak kekurangan dalam penyusunan modul ini. Untuk itu, kritik dan saran
bagi kesempurnaan modul ini sangat diharapkan.

Medan, Januari 2022


Penulis

(Yoshida Sary, SE, [Link], [Link].)

i
DAFTAR ISI

Kata Pengantar ................................................................................................ i


Daftar Isi ........................................................................................................... ii
I IDENTITAS ................................................................................... 1
a. Nama Mata Kuliah ...................................................................... 1
b. Kode Mata Kuliah ...................................................................... 1
c. Jumlah SKS ................................................................................. 1
d. Nama Dosen/Team Teaching ...................................................... 1
II PENDAHULUAN .......................................................................... 2
a. Deskripsi Mata Kuliah ................................................................ 2
b. Capaian Pembelajaran Mata Kuliah ........................................... 2
c. Sub Capaian Pembelajaran Mata Kuliah .................................... 2
III PEMBELAJARAN ........................................................................ 3
a. Kegiatan Pembelajaran ke 1 ....................................................... 3
1. Pengantar Revolusi Industri 4.0 .............................................. 3
2. Pokok Bahasan ....................................................................... 3
3. Tujuan Materi Pembelajaran ................................................... 3
4. Materi Pembelajaran ............................................................... 3
5. Tugas/Latihan ......................................................................... 13
b. Kegiatan Pembelajaran ke 2 ....................................................... 14
1. Internet Of Things (IoT) ......................................................... 14
2. Pokok Bahasan ....................................................................... 14
3. Tujuan Materi Pembelajaran ................................................... 14
4. Materi Pembelajaran ............................................................... 14
5. Tugas/Latihan ......................................................................... 29
c. Kegiatan Pembelajaran ke 3 ....................................................... 30
1. Perangkat IoT ......................................................................... 30
2. Pokok Bahasan ....................................................................... 30
3. Tujuan Materi Pembelajaran ................................................... 30
4. Materi Pembelajaran ............................................................... 30
5. Tugas/Latihan ......................................................................... 30
d. Kegiatan Pembelajaran ke 4 ....................................................... 31
1. Perangkat IoT ......................................................................... 31
ii
2. Pokok Bahasan ....................................................................... 31
3. Tujuan Materi Pembelajaran ................................................... 31
4. Materi Pembelajaran ............................................................... 31
5. Tugas/Latihan ......................................................................... 131
e. Kegiatan Pembelajaran ke 5 ....................................................... 132
1. Startup IoT .............................................................................. 132
2. Pokok Bahasan ....................................................................... 132
3. Tujuan Materi Pembelajaran ................................................... 132
4. Materi Pembelajaran ............................................................... 132
5. Tugas/Latihan ......................................................................... 141
f. Kegiatan Pembelajaran ke 6 ........................................................ 142
1. HKI ......................................................................................... 142
2. Pokok Bahasan ....................................................................... 142
3. Tujuan Materi Pembelajaran ................................................... 142
4. Materi Pembelajaran ............................................................... 142
5. Tugas/Latihan ......................................................................... 166
VI PENUTUP ................................................................................................... 167
DAFTAR PUSTAKA ...................................................................................... 168

iii
IDENTITAS MATAKULIAH

A. Nama mata kuliah : Sistem Internet of Things


B. Kode mata kuliah :
C. Jumlah SKS : 3 SKS
D. Nama dosen/team teaching : Yoshida Sary, SE, [Link]. [Link]

1
II. PENDAHULUAN
A. Deskripsi Mahasiswa
Mata kuliah ini mempelajari tentang Matakuliah ini mempelajari dan membahas
tentang pengantar Internet of Things (IoT). Di awali dengan penjelasan tentang
Revolusi Industri 4.0, histori dan karakteristik dari setiap tahap dari revolusi industry,
pilar-pilar revolusi industry 4.0 dan penjelasannya. Konsep dasar dari internet of
things; penjelasan tentang karakteristik system yang menggunakan IoT, arsitektur IoT,
layer sensor atau perception, layer network, layer middleware, layer aplikasi, IoT
software, IoT Platform. Penerapan konsep IoT di berbagai bidang khususnya seperti
Kesehatan, Pendidikan, smarthome.
Adapun tujuan dari matakuliah ini adalah memberikan pengetahuan tentang konsep
dan aplikasi IoT serta desain system berbasis IoT di berbagai bidang tapi lebih khusus
di bidang Sistem informasi. Untuk mencapai tujuan dan isi materi tersebut digunakan
metode pembelajaran Tatap muka langsung dan tidak langsung, problem solving,
problem based learning, discovery learning, small group discussion, dan simulasi,
dengan teknik penyampaian materi pembelajaran menggunakan nilai-nilai Al-Islam
dan kemuhammadiyahan. Penilaian (evaluasi) terdiri dari tiga komponen yaitu TTM
30% (Kehadiran 20%, UTS 40% dan UAS 40%), TT 30% (MR 20%, TR 20%, JR
30%, dan MRch 30%), TM 30% (MR 60%, dan TR 40%), dan Attitude 10%, yang
semuanya bersumber dari tiga aspek, yaitu kognitif, afektif dan psikomotorik.

B. Capaian Pembelajaran Mata Kuliah


Mahasiswa mampu memahami apa itu Internet of Things dan mampu
mengimplementasikan Internet of Things dalam suatu sistem

C. Sub Capaian Pembelajaran Mata Kuliah


1. Mahasiswa mampu merancang sistem berbasis IoT
2. Mahasiswa mampu mengimplementasikan Internet of Things dalam suatu
sistem Mahasiswa mampu merancang sebuah penelitian dan
menuangkannya kedalam bentuk sebuah laporan secara mandiri, terukur,
dan bebas plagiasi dengan benar dan bertanggung jawab berdasarkan nilai-
nilai Al-Islam dan kemuhammadiyahan.

2
III. PEMBELAJARAN
A. Kegiatan Pembelajaran-1
1. Pengantar Industri 4.0
2. Pokok Bahasan
Adapun pokok bahasan pembelajaran dari mata kuliah ini ialah sebagai berikut:
1. Definisi dan Tahapan Industri 4.0
2. Pilar Industri dan Prinsip Rancangan Industri
3. Pendapat Ahli dan Analisis SWOT
3. Tujuan Materi Pembelajaran
Adapun tujuan pembelajaran dari mata kuliah ini ialah sebagai berikut:
a) Mahasiswa memahami pengertian tentang industri 4.0
b) Mahasiswa mengenali implementasi industri 4.0

4. Materi Pembelajaran

Istilah Indonesia 4.0 pasti sudah tidak asing lagi bagi kita. Dimana- mana semua judul
diberikan imbuhan 4.0. Awal mula dari istilah ini adalah terjadinya revolusi industri di
seluruh dunia, dan saat ini telah memasuki fase revolusi industri keempat. Dapat
dikatakan sebagai sebuah revolusi, dikarenakan perubahan telah memberikan efek
besar kepada ekosistem dunia dan tata cara kehidupan. Revolusi industri 4.0 diyakini
dapat meningkatkan perekonomian dan kualitas kehidupan dunia secara signifikan.

1.1 Pengertian Industri 4.0


Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan revolusi industri 4.0? Secara singkat,
pengertian industri 4.0 adalah tren di dunia industri yang menggabungkan teknologi
otomatisasi dengan teknologi cyber. Dimana mencakup masuknya tren otomatisasi dan
pertukaran data. Hal ini didukung adanya sistem cyber-fisik, internet of things (loT),
komputasi awan, dan komputasi kognitif.
Apa sesungguhnya revolusi industri 4.0? Prof. Klaus Martin Schwab, ekonom Jerman,
yang juga pendiri dan Executive Chairman World Economic Forum, yang pertama kali
memperkenalkannya. Dalam bukunya The Fourth Industrial Revolution (2017), ia
menyebutkan bahwa saat ini kita berada pada awal sebuah revolusi yang secara
fundamental mengubah cara hidup, bekerja dan berhubungan satu sama lain.

3
Gbr 1.1. Fase Revolusi Industri

Pertama-tama, mari kita bahas awal mula dari Revolusi Industri 4.0 terlebih dahulu.
Mulai dicetuskan pertama kali oleh sekelompok perwakilan ahli berbagai bidang asal
Jerman, pada tahun 201] Ialu di acara
Hannover Trade Fair. Dipaparkan bahwa industri saat ini telah memasuki inovasi baru,
dimana proses produksi mulai berubah pesat. Pemerintah Jerman menganggap serius
gagasan ini dan tidak lama menjadikan gagasan ini sebuah gagasan resmi. Pemerintah
Jerman bahkan membentuk kelompok khusus untuk membahas mengenai penerapan
lndustri 4.0. Pada 2015, Angela MarkeL mengenalkan gagasan Revolusi lndustri 4.0 di
acara World Economic Forum (WEF). Jerman sendiri sangat serius, dengan
menggelintirkan modal sebesar € 200 juta untuk menyokong akademisi, pemerintah,
dan pebisnis untuk melakukan penelitian lintas akademis mengenai Revolusi lndustri
4.0. Tidak hanya Jerman yang melakukan penelitian serius mengenai Revolusi Industri
4.0, namun Amerika Serikat juga menggerakkan Smart Manufacturing Leadership
Coalition (SMLC), sebuah organisasi nirlaba yang terdiri dari produsen, pemasok,
perusahaan teknologi, lembaga pemerintah, universitas dan laboratorium yang
memiliki tujuan untuk memajukan cara berpikir di balik Revolusi lndustri 4.0

4
1.2 Tahapan lndustri 4.0
lstilah lndustri 4.0 lahir dari ide revolusi industri ke empat. European Parliamentary
Research Service (2015) menyampaikan bahwa revolusi industri sudah terjadi empat
kali. Revolusi industri pertama terjadi di lnggris pada tahun 1784 dan bertahap terus
menerus sampai sekarang dengan penjelasan sebagai berikut :

Revolusi industri 1.0 : dimulai ketika ditemukan mesin uap oleh James Watt. Revolusi
industri yang pertama terjadi pada akhir abad ke-18. Hal ini juga ditandai dengan
ditemukannya alat tenun mekanis pertama pada tahun 1784. Kala itu, industri
diperkenalkan dengan fasilitas produksi mekanis yang menggunakan tenaga air dan
uap.
Peralatan kerja yang awalnya bergantung pada tenaga manusia dan hewan akhirnya
digantikan dengan mesin tersebut. Akibatnya, meski jumlah produksi meningkat,
muncul permasalahan lain yakni : pengangguran.

Revolusi industri 2.0 : Dimulai ketika dikembangkannya energi dan peralatan Iistrik
oleh Thomas Alva Edison dan Tesla untuk diterapkan dalam industri. Kala itu ada
pengenalan produksi massal berdasarkan pembagian kerja. Produksi massal ini

5
didukung dengan adanya Iistrik dan jalur perakitan. Lini produksi pertama ini adalah
melibatkan rumah potong hewan di Cincinnati, Amerika Serikat, pada 1870.

Revolusi industri 3.0 : saat dikembangkannya semikonduktor dan proses otomatisasi


industri, bukan hanya dalam bidang industri manufaktur, namun juga dalam industri
kesehatan, industri pertanian dan sebagainya. Debut revolusi industri generasi ketiga
ditandai dengan kemunculan pengontrol logika terprogram pertama PLC
(Programmable Logic Controller). Sistem otomatisasi berbasis komputer ini membuat
mesin industri tidak lagi dikendalikan penuh oleh manusia. Biaya produksi dapat
ditekan karena penerapan hal ini.

Revolusi industri 4.0 : saat dikembangkannya manufaktur yang terhubung secara


digital, mencakup berbagai jenis teknologi, mulai dari 3D printing hingga robotik, jenis
material baru serta sistem produksi. Awal 2018 hingga sekaranglah zaman revolusi
industri 4.0.

Industri 4.0 adalah industri yang menggabungkan teknologi otomatisasi dengan


teknologi cyber. lni merupakan tren otomatisasi dan pertukaran data dalam teknologi
manufaktur. Pada era ini, industri mulai menyentuh dunia virtual, berbentuk
konektivitas manusia, mesin dan data, semua sudah ada di mana-mana. Istilah ini
dikenal dengan nama Internet of Things (107') yang akan dibahas di buku ini. Pada
revolusi industri 4.0 terjadi disruptive technology yang mengancam keberadaan
perusahaan-perusahaan raksasa yang sudah hadir sebelumnya. Jika perusahaan tersebut
tidak mau melakukan update teknologi, maka cepat atau lambat akan tersingkir.

1.3 Pilar Era lndustri 4.0


Saat ini kita berada di zaman dimana Revolusi lndustri 4.0 baru saja dimulai. Lalu
seperti apa sebenamya Revolusi lndustri 4.0? Revolusi Industri 4.0 menerapkan konsep
automatisasi yang dilakukan oleh mesin tanpa memerlukan tenaga manusia dalam
pengaplikasiannya. Dimana hal tersebut merupakan hal vital yang dibutuhkan oleh
para pelaku industri demi efisiensi waktu, tenaga kerja, dan biaya.

6
Penerapan Revolusi lndustri 4. 0 di pabrik -pabrik saat ini juga dikenal dengan istilah
Smart Factory. Tidak hanya itu, saat ini pengambilan ataupun pertukaran data juga
dapat dilakukan on time saat dibutuhkan, melalui jarmgan internet.
Sehingga proses produksi dan pembukuan yang berjalan di pabrik dapat termotorisasi
oleh pihak yang berkepentingan kapan saja dan dimana saja selama terhubung dengan
internet.

Bila kita melihat kembali Revolusi lndustri 3.0 dimana merupakan titik awal dari era
digital revolution, yang memadukan inovasi di bidang Elektronik dan Teknologi
lnformasi. Ada perdebatan apakah Revolusi lndustri 4.0 cocok disebut sebagai sebuah
revolusi industri atau hanya sebuah perluasan atau pengembangan dari Revolusi
lndustri 3.0. Hamun nyatanya, perkembangan Revolusi Industri 3.0 ke Revolusi
lndustri 4.0 sangat signifikan, hal baru yang sebelumnya tidak pernah ada di era
Revolusi Industri 3.0 ditemukan.

Gambar teknologi pendukung industri 4.0

Para ahli meyakini era ini merupakan era dari Revolusi lndustri 4.0, dikarenakan
terdapat banyak inovasi baru di industri 4.0, diantaranya :
1. Cloud Computing
2. Mobile Technology
3. M2M (Machine to machine)
4. 3D Printing

7
5. Advanced Robotics
6. Big Data Analytics
7. Internet of Things
8. RFID Technology
9. Cognitive Computing
10. Cybersecurity

Salah satu pilar terbesar didalam Re volusi lndustri 4.0 adalah Internet of Things.
loT (Internet of Things) memiliki kemampuan dalam menyambungkan dan
memudahkan proses komunikasi antara mesin, perangkat, sensor, dan manusia melalui
jaringan internet. Sebagai contoh kecil, apabila sebelumnya di era Revolusi lndustri 3.0
kita hanya dapat mentransfer uang melalui ATM atau teller bank, saat ini kita dapat
melakukan transfer
uang dimana saja dan kapan saja selama kita terhubung dengan jaringan internet.
Cukup dengan aplikasi yang ada di dalam gadget kita dan koneksi internet, kita dapat
mengontrol aktifitas keuangan kita dimanapun dan kapanpun.
Selain Internet of Things, ada juga istilah Big Data yang berperan penting dalam
Revolusi lndustri 4.0. data adalah seluruh informasi yang tersimpan di Cloud
computmg. Analitik data besar dan komputasi awan, akan membantu deteksi dini cacat
dan kegagalan produksi, sehingga memungkinkan pencegahan atau peningkatan
produktivitas dan kualitas suatu produk berdasarkan data yang terekam.

Hal ini dapat teljadi karena adanya analiszls data besar dengan sistem 6C yaitu
Connection, Cyber, Content context, Community, dan Customization. Proses tersebut
dapat memberikan wawasan yang berguna bagi manajemen pelaku usaha. Data
diproses dengan alat canggih (analitik dan algoritma) untuk menghasilkan informasi
yang logik. Data yang diproses tersebut juga dapat membantu mempertimbangkan
adanya masalah yang terlihat dan tidak terlihat dalam proses industri. Algoritma
pembuatan informasi harus mampu mendeteksi masalah yang tidak terlihat seperti
degradasi mesin dan kehausan komponen.

8
Advance Robot bagian dari industri 4.0

Pada industri 4.0, teknologi manufaktur sudah masuk pada tren otomatisasi dan
pertukaran data. Hal tersebut mencakup sistem cyber-fisik, internet of things (loT),
komputasi awan, dan komputasi kognitif. Tren ini telah mengubah banyak bidang
kehidupan manusia, termasukekonomi, dunia kerja, bahkan gaya hidup manusia itu
sendiri. Singkatnya,revolusi 4.0 menanamkan teknologi cerdas yang dapat terhubung
dengan berbagai bidang kehidupan manusia.
Revolusi industri 4.0 akan membawa banyak perubahan dengan segala
konsekuensinya, industri akan semakin kompak dan efisien. Namun ada pula risiko
yang mungkin muncul, misalnya berkurangnya Sumber Daya Manusia karena
digantikan oleh mesin atau robot.

Dunia saat ini memang tengah mencermati revolusi industri 4. 0 ini secara saksama.
Berjuta peluang ada di era ini tapi disisi lain terdapat berjuta tantangan yang harus
dihadapi. Perubahan itu sangat dramatis dan terjadi pada kecepatan eksponensial.

Perubahan yang sangat berpengaruh dalam kehidupan dibanding era revolusi industri
sebelumnya. Pada revolusi lndustri 1.0, tumbuhnya mekanisasi dan energi berbasis uap
dan air menjadi penanda. Tenaga manusia dan hewan digantikan oleh kemunculan
mesin. Mesin uap pada abad ke-18 adalah salah satu pencapaian tertinggi. Revolusi 1.0
ini bisa meningkatkan perekonomian yang luar biasa. Sepanjang dua abad setelah
revolusi industri pendapatan perkapita negara-negara di dunia meningkat enam kali
lipat. Revolusi lndustri 2.0 perubahannya ditandai dengan berkembangnya energi
listrik dan motor penggerak. Manufaktur dan produksi massal terjadi. Pesawat telepon,
mobil, dan pesawat terbang menjadi contoh pencapaian tertinggi.

9
Revolusi industri 4.0 memiliki empat prinsip yang memungkinkan setiap pelakunya
untuk mengidentifikasi dan mengimplementasikan berbagai skenario industri 4.0,
diantaranya adalah:
1. Interoperabilitas (kesesuaian); kemampuan mesin, perangkat, sensor, dan
manusia untuk terhubung dan saling berkomunikasi satu sama lain melalui
media internet untuk segalanya (loT) atau internet untuk khalayak (loT).
2. Transparansi lnformasi; kemampuan sistem informasi untuk menciptakan
salinan dunia fisik secara virtual dengan memperkaya model pabrik digital
dengan data sensor.
3. Bantuan Teknis; pertama kemampuan sistem bantuan untuk membantu
manusia mengumpulkan data dan membuat visualisasi agar dapat membuat
keputusan yang bijak. Kedua, kemampuan sistem siber-fisik untuk membantu
manusia melakukan berbagai tugas yang berat, tidak menyenangkan, atau tidak
aman bagi manusia.
4. Keputusan Mandiri; kemampuan sistem siber-fisik untuk membuat keputusan
dan melakukan tugas semandiri mungkin.

Banyak hal yang tak terpikirkan sebelumnya, tiba-tiba muncul dan menjadi inovasi
baru, serta membuka lahan bisnis yang sangat besar. Munculnya transportasi dengan
sistem ride-sharing seperti Gojek, Uber, dan Grab. Kehadiran revolusi industri 4.0
memang menghadirkan usaha baru, lapangan kerja baru, profesi baru yang tak
terpikirkan sebelumnya.

1.5 Pendapat Ahli tentang lndustri 4.0


Ada beberapa pendapat para ahli tentang revolusi industri 4.0, yang pertama menurut
Jobs Lost, Jobs Gained? Workforce Transitions in a Time of Automation, yang dirilis
McKinsey Global Institute (Desember 2017), pada 2030 sebanyak 400 juta sampai 800
juta orang harus mencari pekerjaan baru, karena digantikan mesin. Pendapat yang
kedua, menurut Bambang P.S. Brodjonegoro memasuki revolusi industri 4.0 Indonesia
akan kehilangan 5O juta peluang kerja.

10
Gbr 1.5 Efek lndustri 4.0 terhadap model pekerjaan

Pendapat yang ketiga, menurut pakar Asosiasi Barcode RFID Indonesia, sebaliknya.
Revolusi industri 4.0 justru memberi kesempatan bagi Indonesia untuk berinovasi.
Revolusi yang fokus pada pengembangan ekonomi digital dinilai menguntungkan bagi
Indonesia.

Pengembangan ekonomi digital adalah pasar dan bakat, dan Indonesia memiliki
keduanya. Ia tidak sependapat bahwa revolusi industri 4.0 akan mengurangi tenaga
kerja, sebaliknya malah meningkatkan efisiensi.

1.6 Analisis SWOT lndustri 4.0


Setelah membahas mengenai apa itu revolusi industri 4.0 beserta sejarahnya, berikut
ini akan dibahas mengenai hasil analisis SWOT terhadap revolusi industri 4.0 di
Indonesia.

11
1. Strengths
Pemerintah Indonesia sudah mulai berbenah menanggapi adanya perubahan industri
dengan meluncurkan roadmap ‘Making Indonesia 4.0' sebagai strategi untuk
memuluskan langkah Indonesia menjadi salah satu kekuatan baru di Asia pada April
2018 lalu. Roadmap ini memberikan arah yang jelas bagi pergerakan industri nasional
di masa depan, termasuk fokus pada pengembangan sektor prioritas yang akan menjadi
kekuatan Indonesia menuju lndustri 4.0.

Pemerintah memilih sektor makanan dan minuman, tekstil, otomotif, kimia, serta
elektronik sebagai fokus dalam program revolusi lndustri 4.0. Pemilihan kelima sektor
tersebut bukan tanpa alasan, selain pelaksanaannya yang lebih mudah karena sudah
lebih siap, sektor tersebut juga dapat memberikan dampak yang besar bagi
pertumbuhan
industri dan ekonomi Indonesia.

2. Weaknesses
Kendati memiliki sumber daya manusia (SDM) yang banyak dan sumber daya alam
yang melimpah, Indonesia memiliki kualitas sumber daya manusia yang rendah.
Karena kualitas rendah, maka produktivitas tenaga kerja Indonesia juga masih rendah.
Produktivitas tenaga kerja Indonesia berada pada urutan keempat di tingkat ASEAN
dan urutan ke-l] dari 20 anggota negara anggota ASEAN Productivity Organisation (A
PO).
Sedangkan, untuk daya saing, saat ini Indonesia berada pada urutan ke-36 dari 137
negara di tingkat ASEAN dan urutan ke-9 dari negara-negara yang tercatat dalam The
Global C ompetiti veness Report 2017-2018.
12
3. Opportunities
Dengan implementasi industri 4.0, target besar nasional dapat tercapai. Target itu
antara lain membawa Indonesia menjadi 10 besar ekonomi dunia pada tahun 2030,
mengembalikan angka ekspor netto industri sebesar 10 persen, dan meningkatkan
produktivitas tenaga kerja industri hingga dua kali lipat dibandingkan peningkatan
biaya tenaga kerja industri dengan mengadopsi teknologi dan inovasi yang mampu
menciptakan kurang Iebih 10 juta lapangan kerja baru di tahun 2030.

4. Threats
Revolusi industri 4.0 tidak datang tanpa membawa masalah baru. Salah satu masalah
yang mungkin ditimbulkan oleh revolusi ini yakni terciptanya pengangguran yang
dipengaruhi oleh melebarnya ketimpangan ekonomi. Mengapa hal tersebut bisa
terjadi? Begini, digitalisasi dapat menggeser peran konvensional di dalam pasar. Sopir
transportasi konvensional seperti sopir ojek pangkalan, angkot, dan taksi berpeluang
masuk jurang pengangguran akibat kemunculan transportasi daring yang dinilai jauh
lebih murah dan nyaman di mata masyarakat saat ini tidak terelakkan. Hal ini didorong
keinginan perusahaan untuk memangkasbiaya yang ditimbulkan sumber daya manusia.
Tuntutan kenaikan upah yang tidak diiringi dengan produktivitas menjadi salah satu
permasalahan yang sering dialami oleh perusahaan terkait dengan sumber daya
manusia.

Perkembangan teknologi akan berpengaruh pada permintaan tenaga kerja di masa


depan. Ke depan, permintaan tenaga kerja [Link] akan cenderung memilih
tenaga kerja terampil menengah dan tinggi (middle and high skilled labor) ketimbang
tenaga kerja kurang terampil (less-skilled labor) karena perannya dalam mengerjakan
pekerjaan repetisi dapat digantikan dengan otomatisasi robot.

5. Tugas/Latihan
1. Apa yang dimaksud dengan industri 4.0
2. Sebutkan tahapan industri 4.0
3. Jelaskan pilar era industri 4.0
4. Sebutkan prinsip rancangan industri 4.0
5. Berikan analisis SWOT terhadap industri 4.0
13
C. Kegiatan Pembelajaran-2
1. Internet Of Things (IoT)
2. Pokok Bahasan
Adapun pokok bahasan pembelajaran dari mata kuliah ini ialah sebagai berikut:
a) Sejarah & Defenisi
b) Paradigma
c) Model Referensi
d) Kebutuhan
e) Aplikasi dan manfaat
3. Tujuan Materi Pembelajaran
Adapun tujuan pembelajaran dari mata kuliah ini ialah sebagai berikut:
a) Mahasiswa sejarah dan pengertian IoT
b) Mahasiswa memahami pemanfaat IoT dalam kehidupan sehari-hari dan di
industri
4. Materi Pembelajaran

3.1. Internet Of Things


Salah satu parameter kemajuan teknologi era saat ini dan juga era mendatang adalah
penguasaan dibidang loT. Internet of Things adalah sebuah konsep dimana objek
tertentu memiliki kemampuan untuk mentransfer data melalui jaringan wifi, jadi proses
ini tidak memerlukan interaksi dari manusia ke manusia atau manusia ke komputer.
Semua sudah dijalankan secara otomatis dengan program.
Internet of Things biasa disebut dengan loT. Dan teknologi ini sudah berkembang pesat
mulai dari teknologi nirkabel, micro-electromechanical systems (MEMS) dan internet
The Internet of things (IoT) is the extension of Internet connectivity in to physical
devices and everyday objects. Embedded with electronics, Internet connectivity, and
other forms of hardware (such as sensors), these de vices can communicate and in teract
with others 0 ver the In ternet, and they can be remotely monitored and con trolled
(Wikipedia) 2.1 Sejarah IoT Istilah “Internet of Thing" (loT) diperkenalkan oleh Kevin
Ashton pada presentasi kepada Proctor 8 Gamble di tahun 1999. Kevin Ashton
merupakan co-founder dari Auto-ID Lab MIT.

Kevin Ashton mengoptimalkan RFID (digunakan pada bar code detector) untuk
supply-chain management domain. Dia juga telah memulai Zensi, sebuah perusahaan
14
yang membuat energi untuk teknologi penginderaan dan monitoring. Berikut adalah
kutipan dari Kevin Ashton yang di tulis pada tahun 22 Juli 2009 di jurnal RFID yang
akan membantu dalam memahami tentang inti dari loT:
“If we had computers that [me w e verything there was to kno w about things—using
data they gathered without any help from us— we would be able to track and count 6
verything, and greatly reduce waste, loss and cost. We would kno w when things
needed replacing, repairing or recalling, and whether they were fresh or past their best.”

“We need to empo wer computers with their 0 wn means of gathering information, so
they can see, hear and smell the world for themselves, in all its random glory. "'

Gbr 2.2 Contoh Penerapan loT dalan Rumah Pintar (Smart Home)

Kevin Ashton seorang pelopor teknologi yang juga membuat sistem standar global
untuk RFID dan sensor lainnya mengatakan bahwa hampir semua data yang beredar di
internet berasal dari hasil input atau hasil capture yang dilakukan oleh manusia ke
dalam sistem. Dari sudut pandang sistem, manusia adalah obyek yang lambat, rawan
kesalahan, pengantar data yang tidak efisien dan memiliki batasan dalam hal kualitas
dan kuantitas, bahkan kadang mencoba menteijemahkan dan mengubah data tersebut.
Sebagai alternatif akan lebih efisien jika sistem dapat terkoneksi dengan sensor yang
dapat menterjemahkan kejadian di dunia nyata secara langsung.

Jadi, di masa depan, sistem tidak memerlukan perantara manusia dan tersambung
secara langsung ke sensor dan internet untuk mencatat data yang diambil dari dunia
15
nyata. Sehingga bisa dikatakan bahwalnternet of Things (loT) adalah ketika kita
menyambungkan sesuatu (things), yang tidak dioperasikan oleh manusia, ke internet.

2.2 Definisi IoT


Internet of Things (loT) menurut Rekomendasi lTU-T Y.2060 didefinisikan sebagai
sebuah penemuan yang mampu menyelesaikan permasalahan yang ada melalui
penggabungan teknologi dan dampak sosial. Jika ditinjau dari standarisasi secara
teknik, loT dapat digambarkan sebagai infrastruktur global untuk memenuhi kebutuhan
informasi masyarakat, memungkinkan layanan canggih dengan interkoneksi baik
secara fisik dan virtual berdasarkan pada yang telah ada dan perkembangan informasi
serta teknologi komunikasi (ICT). Selain itu, Kevin Ashton, sang pencetus istilah
Internet of Things, menyampaikan definisi berikut dalam e-bookberjudul “Making
Sense of IOT”. Pengertian ‘lnternet of Things’ adalah sensor-sensor yang terhubung
ke internet dan berperilaku seperti internet dengan membuat koneksi-koneksi terbuka
setiap saat, serta berbagi data secara bebas dan memungkinkan aplikasi-aplikasi yang
tidak terduga, sehingga komputer-komputer dapat memahami dunia di sekitar mereka
dan menjadi bagian dari kehidupan manusia."
Untuk memahami definisi dari Internet of Things, juga dapat dilihat dari gabungan dari
2 kata yakni ”Internet” dan "Things”. Dimana Internet sendiri didefenisikan sebagai
sebuah jaringan komputer yang menggunakan protokol-protokol internet (TCP/IP)
yang diqunakan untuk berkomunikasi dan berbagi informasi dalam lingkup tertentu.

Sementara ”Things ” dapat diartikan sebagai objek-objek dari dunia fisik yang diambil
melalui sensor-sensor yang kemudian dikirim melalui Internet. Untuk mempermudah
model penyimpanan dan pertukaran informasi diperlukan adanya Teknologi Semantic.
Oleh karena itu untuk mewujudkan Internet of Things diperlukan 3 komponen
pendukung yakni Internet, Things dan Semantic

2.3Paradigma Iot
Gambar berikut menggambarkan mengenai konsep utama, lahirnya teknologi dan
standarisasi dari paradigma Internet of Things.

16
Konsep Utama Lahirnya IoT

2.4 Referensi Model loT


Ada 7 layer dalam memahami loT, seperti yang terlihat dalam gambar dibawah ini :

Gbr 2.3 Referensi Model IoT

1. Physical Devices 8 Controller


Terdiri dari 3 bagian, antara lain:
• Sensor. Dimana sensor dapat mengidentifikasikan bagian physic dari alam.
Sensor dapat berupa pengukur suhu, pengukur jarak dsb.
• Embededed system (sistem benam). Minimum sistem atau pusat pemrosesan
yang berukuran kecil dan dilengkapi dengan beberapa interface IO
• Gateway. Perangkat komunikasi yang menghubungkan perangkat physical
dengan internet
17
2. Connectivity
Perangkat komunikasi yang menghubungkan antara perangkat fisik dan edge
computing, bisa berupa 4G, Wifi, LORA dsb

3. Edge Computing
Layer yang berfungsi untuk menangkap data yang dikirimkan dari sensor. Pada layer
ini data dipersiapkan untuk dapat disimpan pada suatu database

4. Data accumulation
Pada layer ini data yang telah sampai disimpan pada suatu storage. Dimana storage
yang dapat digunakan bisa berupa SQL atau NOSQL base.

5. Data Abstraction
Layer ini berfungsi untuk mengatur aliran data di sisi server atau cloud, dimana data
yang masuk akan diarahkan menuju ke tempat penyimpanan atau diarahkan ke tempat
lain seperti visualisasi, machine learning atau lainnya.

6. Application
Layer ini memiliki fungsi sebagai kontrol sistem, vertical untuk mobile aplikasi dan
juga Bisnis intelijen dan analisis. Dimana data diolah dengan machine learning untuk
mendapatkan klasifikasi, cluster dan juga peramalan data.

7. Collaboration & Prosess


Layer ini memberikan informasi kepada personal untuk dapat melakukan suatu hal
berdasarkan data yang diterima. Proses bisa dilakukan sebagai feedback.

2.5 Kebutuhan IoT


Menurut Hartman, Castro-Leon, dan Bhide (2015), ada 1O hal penting dalam solusi
penggunaan IoT. Yakni sebagai berikut:

1. Sensor adalah komponen yang penting dalam IoT. Jumlah data yang dibuat oleh
sensor akan sangat besar, dan peralatan loT akan berkomunikasi via channel
komunikasi seperti wi-fi.
18
2. Keamanan. Jaringan loT ada salah satu subjek untuk serangan cyber yang dapat
merusak infrastruktur yang penting seperti suplai air, airport, jembatan, dan dam air.
Keamanan dibutuhkan dalam 4 level yaitu pengamanan tempat penyimpanan untuk
data sensor, pengamanan dalam database, pengamanan untuk komunikasi dan
pengamanan dalam lingkungan yang dieksekusi.

3. Fault Tolerance. Kunci penting dalam elemen infrastruktur membutuhkan fault


tolerance yang berfungsi apabila terjadi kejadian seperti bencana alam atau masalah
listrik. Batere cadangan dibutuhkan un tuk menjamin bah wa fungsi dari sensor akan
terus berjalan untuk beberapa waktu bisa terjadi hal - hal yang tidak diinginkan. Kedua
infrastruktur yang penting perlu diperhitungkan untuk menjamin bahwa sistem IoT
akan terus berlanjut bisa terjadi hal - hal seperti pencurian data atau in trusion. Hal ini
diperlukan untuk menjamin bahwa data amin dari pencurian dan apabila terkena
malware maka malware itu tidak menyebar kesistem yang Iebih luas.

4. Energy Harvesting. Banyak peralatan yang memakai teknologi loT akan


ditempatkan di lokasi yang belum terjamah listrik secara penuh. Dalam lingkungan
seperti ini sensor harus memiliki mekanisme untuk menjamin bahwa alat akan terus
berooperasi selama 10, 15 atau 20 tahun tanpa intervensi manusia. Salah satu contoh
pengambilan energi bisa dilakukan dengan sel surya.

Gbr 2.4 Kebutuhan loT

19
5. Konektivitas. Jaringan loT harus mendukung sensor yang lambat dan juga cepat.
Sebagai contoh untuk memperjelas yang dimaksud sensor yang cepat apabila suatu
kamera CCTV menganalisis secara real-time suatu video apabila terjadi kecelakaan,
tetapi apabila tidak ada kecelakaan maka tidak ada yang dikomunikasikan di cloud
pada kondisi ini sensor bisa disebut sebagai sensor yang lambat

6. Pengelolaan. Karena banyaknya sensor yang ditaruh dalam jarak berjauh-jauhan,


jaringan loT harus mempertimbangkan cara untuk mengelola peralatan itu dari tempat
jauh. lni termasuk melakukan pembaharuan sistem, profil, algoritma, dan parameter
utama dalam pengelolaan.

7. Mesh-networked devices. Peralatan loT harus bisa “berbicara” antar satu sama lain
tanpa harus melewati jaringan backend, berbagi data, dan berkomunikasi dengan alat
lain disekitarnya untuk memproses data bersama - sama.

8. Application Programming Interface (API) yang terbuka untuk menciptakan servis


yang lebih baik: Seperti yang dikatakan sebelumnya bahwa data set yang bisa
diciptakan dari alat yang menggunakan jaringan IoT bisa berjumlah sangat besar.
Banyak data ini akan disimpan tanpa dianalisis. Jaringan IoT harus memiliki akses
untuk data yang bisa disebar dan agar bisa digunakan untuk pengembangan dari
aplikasi inovatif

9. Backend atau penyimpanan dengan cloud. Disini data dan statistik akan disimpan,
dianalisis, dan diproses untuk menghasilkan hasil yang bisa digunakan untuk
keputusan besar. Untuk memperjelas sebagai contoh bisa dilihat pada data cuaca yang
diambil secara berkala setelah beberapa waktu dapat digunakan untuk memprediksi
cuaca di area tertentu dari kota.

10. Komunikasi jaringan sensor. Peralatan loT menggunakan beberapa metode


komunikasi seperti Radio Frequency Identification (RFID), DSL, GPRS, WiFi, LAN,
3G. Dalam berkomunikasi syarat yang harus dimiliki oleh benda - benda yang smart
adalah benda itu bisa memproses informasi, mengkonfigurasi diri sendiri, mengurus
diri sendiri (self-maintain), memperbaiki diri sendiri, membuat keputusan secara
20
independen, dan pada akhirnya diharapkan berperan aktif dalam membuang atau
menonaktifkan diri sendiri (Bari, Mani, 8 Berkovich, 2013).

Sedangkan menurut Miorandi, Sicari, De Pellegrini. & Chlamtac, (2012) selain 10 hal
diatas. Masih ada 2 hal lagi yang berbeda yaitu:

1. Scalability. Seiring berkembangnya objek yang terkoneksi pada jaringan IoT maka
muncul permasalahan scalability seperti sulitnya knowledge management yang ada
karena mungkin untuk dibuatnya versi digital dari setiap alat yang sebelumnya sudah
ada di dunia nyata, atau permasalahan interkoneksi apabila alat yang menggunakan
jaringan loT semakin banyak.

2. Kemampuan melacak alat. Seiring perkembangan jaman maka alat yang


terkoneksi ke jaringan loT sebaiknya memiliki kemampuan untuk dilacak di dunia
nyata.

2.6 Aplikasi Bidang IoT

Internet of Things (IoT) adalah sebuah konsep yang menggunakan internet sebagai
jaringan infrstruktur utama yang mengkoneksikan objek-objek tertentu (Miorandi,
Sicari, De Pellegrini. & Chlamtac, (2012).

Dalam hal ini IoT juga bisa diartikan internet yang menghubungkan antar things,
dimana things disini berarti informasi seperti meta data (Bari, Mani & Berkovich 2013)

Pengaplikasian dari IoT bisa diklasifikasikan menjadi berbagai macam kegunaan yang
bisa dilihat di gambar 24

21
Gbr 2.5 Contoh pengaplikasian loT

Sumber: Principle Application and Vision in Internet of Things (Hallaj Asghar,


Mohammadzadeh, 8 Negi, 2015)

2.7 Manfaat Internet of Things


Karena loT memungkinkan perangkat dikontrol dari jarak jauh dengan internet, maka
hal tersebut menciptakan peluang untuk langsung menghubungkan 8 mengintegrasikan
dunia fisik ke sistem berbasis komputer menggunakan perangkat sensor dan jalur
internet.

Interkoneksi beberapa perangkat tersemat (embedded deivices) ini akan menghasilkan


otomatisasi di hampir semua bidang dan juga memungkinkan aplikasi tingkat lanjut;
Hal ini menghasiLkan peningkatan akurasi efisiensi dan manfaat dalam segi ekonomi
dengan meminimalisasi intervensi campur tangan manusia. Hal tersebut mencakup
teknologi apapun seperti jaringan cerdas, rumah pintar, transportasi cerdas dan kota
pintar. Sedangkan jika ditelaah, manfaat utama loT adalah:

1. Improved Customer Engagement.


IoT dapat meningkatkan pengalaman pengguna dengan mengotomatisasikan segala
tindakan. Contohnya, masalah apapun di mobil akan terdeksi secara otomatis oleh
sensor. Pengemudi, serta pabrikan, akan diberitahu tentang hal tersebut. Hingga pada
waktu pengemudi akan melewati masa servis dan akan melakukan servis, pabrikan
akan dapat memastikan bahwa bagian yang kemungkinan rusak telah tersedia di
bengkel.

22
2. Technical Optimization
IoT telah membantu banyak dalam meningkatkan kegunaan teknologi dan
membuatnya menjadi lebih baik. Pabrikan dapat mendapatkan data dari sensor mobil
yang berbeda dan menganalisanya untuk meningkatkan desain dan membuatnya
menjadi lebih efisien.

3. Reduce Waste
Wawasan kita saat ini masih bisa terbilang dangkal, namun IoT menyediakan informasi
rela-time yang mengarah ke pengambilan keputusan yang efektif dan pengolaan
sumber daya. Sebagai contohnya, jika pabrikan menemukan kesalahan pada banyak
mesin, pabrikan tersebut dapat melacak pabrik pembuatan mesin tersebut dan dapat
memperbaiki masalah dengan sabuk manufaktur.

Saat ini, kita telah dikelilingi oleh banyak perangkat yang diaktifkan oleh IoT yang
terus memancarkan data dan berkomunikasi melalui beberapa perangkat. Selanjutnya,
akan dibahas mengenai perangkat keras yang diperlukan untuk membangun loT.
Berikut beberapa penerapan teknologi loT untuk berbagai sektor.

1. Monitoring Alam dan Lingkungan


loT dapat berguna untuk “melihat” kondisi air secara real-time di waduk, irigasi bagi
para petani untuk informasi debit air masih banyak atau tinggal sedikit, di laut sebagai
mitigasi bencana ke para pelaut dan nelayan. Sehingga memudahkan para pelaku sektor
real dalam mempertimbangkan kebutuhan mereka secara lebih tepat.

Kebakaran hutan juga dapat di cegah dengan sistem pencegahan kebakaran yang ter-
fntegrasi dengan data laporan titik panas dari satelit yang terhubung langsung ke sistem
penyemprotan air di titlk lokasf kebakaran maka dapat lebih mem ungkinkan api di
padamkan lebih cepat Perusahaan Air Minum juga dapat mengukur tingkat kualitas air
yang akan di salurkan ke pelanggan sehingga dapat lebih meningkatkan kualitas
pelayanan dan dapat mengukur kebutuhan kimia penjernih air.

2. Pengelolaan lnfrastruktur

23
Seperti kereta api, ‘IoT' ini dapat dipakai untuk mendeteksi kondisi jalur kereta aman
di lintasi atau tidak, sehingga dapat membuka tutup palang pintu kereta secara otomatis
tanpa harus khawatir penjaga kereta sedang terlelap tidur.

Demikian untuk lalu lintas jalanan, sistem pengalihan kemacetan dapat di mungkmkan.
Artimya jika suatu jalan sedang macet: maka pengguna jalan yang dengan tujuan ke
arah jalanan yang macet itu dapat dialihkan secara otomatis dengan sistem rambu
otomatis, misal jika jalan arteri macet sedangkan jalan tol dalam kota kosong maka
satu jalur di jalan tol dapat di gunakan secara gra tis untuk pengendara jalan umum.

Untuk di pelabuhan, loT dapat digunakan untuk manifest ribuan barang dalam satu
kapal atau container, sehingga data manifest dapat Iebih cepat tersedia. Dan sangat
memungkin untuk sistem monitoring pelabuhan yang berguna baik untuk operator
pelabuhan maupun untuk pengguna.
Untuk di pelabuhan, IoT dapat digunakan untuk manifest ribuan barang dalam satu
kapal atau container, sehingga data manifest dapat Iebih cepat tersedia. Dan sangat
memungkinkan untuk sistem monitoring pelabuhan yang berguna baik untuk operator
pelabuhan maupun untuk pengguna.

3. Sensor Peralatan
Kebanyakan biaya konsumsi peralatan di pertambangan diukur berdasar kapasitas dan
pengalaman saja, dengan loT perusahaan tambang dapat mengukur peralatan mana
yang BBM nya sudah mau habis, berapa stok BBM di site, peralatan mana yang olinya
harus diganti, dan lain sebagainya sehingga dapat terukur secara cepat dan tepat.

Hal ini sangat memungkinkan karena modul IoT dapat memberikan informasi langsung
dari mesin atau peralatan ditambang. Demikian untuk di perkapalan, di pabrik industri
dan juga tentunya di infrastruktur IT perkantoran modern. Tentunya teknologi IoT
sangat bermanfaat dalam mengawasi peralatan yang digunakan untuk operasi
perusahaan agar kebutuhan-keb utuhan terhadap perangkat tersebut dapat lebih terukur
dan optimal.

4. Bidang Kesehatan

24
Kini peralatan kedokteran lebih dapat di hubungkan dengan internet sehingga lebih
mudah dalam pengawasan, para dokter secara khusus dapat memantau kondisi pasien
tanpa harus melakukan kunjungan ke kamar pasien tersebut. Sehingga biaya kunjungan
dokter ke pasien dapat berkurang, bayangkan jika anda di rawat di rumah sakit dan tiap
hari di kunjungi dokter hanya diberikan senyum atau di tempelkan tangannya ke jidat
anda maka anda harus bayar Rp. 200.000 setiap ‘tindakan medis’ tersebut, tentunya hal
tersebut sudah tidak diperlukan lagi jika rumah sakit diwajibkan melakukan sistem
pengawasan pasien terpusat, cukup data pasien yang dapat mengarah kritis saja yang
secara real-time dapat terus terpantau oleh para dokter bahkan saat mereka main golf
sekalipun, sehingga tanggung jawab moril para dokter juga dapat di tingkatkan. lni
selaras dengan revolusi mental.

5. Otomasi Gedung dan Perumahan


Internet of Things yang merambah pada pengguna elektorik rumahan dapat
memudahkan orang untuk berbagai hal. Misal untuk monitoring penggunaan
keborosan listrik seperti Kulkas, AC Split atau lainnya. Jika lupa mematikannya maka
biaya listrik berjalan terus tidak terkontrol. Dengan aplikasi home management maka
anda dapat mematikan AC dan lampu di rumah anda atau menyalakannya kembali
sebelum anda tiba di rumah.

Gedung perkantoran dapat lebih mengoptimalkan seluruh fasilitas yang ada, baik untuk
penghematan listrik maupun untuk pengendalian gedung terintegrasi. Sebagai contoh,
gedung dengan multi tenant dapat lebih meningkatkan keamanannya dengan sistem
sidik jari untuk tamu, para tamu untuk kantor tertentu wajib memberikan sidik jarinya
ke aplikasi undangan data ke kantor, sehingga ketika tamu kantor tersebut datang maka
cukup tempelkan sidik jari maka mulai dari pintu gerbang gedung sampai lift mana
yang akan di pakai sudah tersedia secara khusus.

6. Kebutuhan rutin manusia


Berikut merupakan beberapa contoh aplikasi dari loT yang telah diterapkan pada
kehidupan sehari-hari :

1. Nest Smart Thermostat

25
Salah teknologi Internet of things Indonesia yang sudah banyak dicicipi oleh
masyarakat indonesia adalah Nest Smart Thermostat, termostat cerdas yang terhubung
ke internet.

Nest mempelajari rutinitas keluarga clan secara otomatis akan menyesuaikan suhu
berdasarkan ketika ketika di rumah atau jauh, hidup atau mati, panas atau dingin, untuk
membuat rumah Anda Iebih efisien dan membantu Anda menghemat tagihan.
Aplikasi seluler memungkinkan Anda untuk mengedit jadwal, mengubah suhu ketika
Anda jauh dari rumah, dan bahkan menerima peringatan ketika terlihat seperti sesuatu
yang tidak beres dengan pemanasan atau sistem pendingin.

2. WeMo Switch Smart Plug


Salah satu perangkat yang paling berguna dalam kisaran Belkin untuk WEMO
terhubung perangkat rumah di Switch, plug cerdas.

Alat ini dihubungkan ke stopkontak biasa, menerima kabel daya dari perangkat apapun,
dan dapat digunakan untuk menghidupkan dan mematikan pada jadwal yang ditetapkan
atauketika anda menekan tombol pada smartphone Anda. Model lain plug cerdas,
saklar Insight, juga memantau berapa banyak energi perangkat Anda gunakan,
membantu Anda membuat rumah Anda lebih hemat energi. Anda dapat melihat ketika
colokan yang, seberapa banyak daya yang mereka gunakan, dan mengatur jadwal untuk
operasi yang tepat dari aplikasi mobile

26
WeMo Switch Smart

3. Philips Hue Smart Bulbs


Sistem pencahayaan Philips Hue adalah yang paling populer dari lampu pintar yang
saat ini tersedia. Pertama, warna-lampu Philips Hue dapat berubah warna sesuai yang
Anda pilih; mereka bahkan akan cocok dengan nada dalam foto yang Anda upload
melalui aplikasi

Gbr 2.8 Smart Bulbs

Dapat dihidupkan dan dimatikan pada jadwal atau dari smartphone Anda, dan lampu
Hue bahkan dapat disinkronkan dengan musik dan cahaya. perusahaan lain mulai
melepaskan alat pintar juga, membuat ini lebih niche kompetitif; LIFX, Lumen, ilumi,
dan Belkin semua memiliki versi mereka sendiri dari teknologi ini. Seperti kebanyakan
perangkat rumah pintar IOT lainnya, ini dapat membantu Anda menyimpan uang pada
energi serta memiliki banyak menyenangkan bermaiwmain dengan
lampu Anda.

4. August Smart Lock


Dengan kunci pintar ini, Anda tidak perlu kunci Iagi untuk membuka pintu ketika Anda
tiba di rumah. Anda dapat memberikan kunci tamu untuk teman-teman atau siapapun

27
yang Anda mau, dan anda bisa mencabut kunci tersebut ketika Anda tidak lagi ingin
memberikan orang akses ke rumah Anda.

Gbr 29 Smart Lock

Keypad opsional berarti Anda dapat mengatur kode untuk membuka pintu Anda jika
Anda tidak sedang membawa ponsel. Anda bahkan dapat melihat log aktivitas dan
memberikan akses dari smartphone Anda dari jarak jauh. sistem keamanan pintar
menjadi lebih populer dengan meningkatnya pilihan, dan kunci pintar seperti ini adalah
tempat yang bagus untuk memulai.

5. Canary Smart Security


Di masa lalu, detektor gerakan adalah tentang perangkat yang paling canggih yang
dapat Anda gunakan untuk mengamankan rumah Anda terhadap penyusup-tapi
monitor rumah saat ini jauh lebih maju.

Gbr 2.10 Smart Security

28
Sebagai contoh, Canary menggabungkan video, audio, deteksi gerak, night vision,
sirene, dan kualitas udara, suhu, dan sensor kelembaban dalam satu perangkat yang
dapat Anda kontrol dari ponsel Anda. Piper adalah sistem serupa yang berfungsi
sebagai sistem keamanan dan perangkat monitoring rumah, dan juga dapat berfungsi
sebagai pembicara, membiarkan Anda berbicara dengan siapa pun di rumah Anda
bahkan jika Anda pergi. Sistem ini mendorong batas bagaimana mengendalikan Anda
bisa, terlepas dari mana Anda berada dalam kaitannya dengan rumah Anda.

5. Tugas/Latihan
1. Jelaskan sejarah dan definisi IoT?
2. Sebutkan paradigma IoT?
3. Jelaskan referensi model IoT?
4. Sebutkan macam-macam kebutuhan IoT?
5. Jelaskan contoh-contoh implementasi IoT?

29
D. Kegiatan Pembelajaran-4
1. Perangkat IoT
2. Pokok Bahasan
Adapun pokok bahasan pembelajaran dari mata kuliah ini ialah sebagai berikut:
a) AIDC (Barcode, RFID, Biometric, Smartcard)
b) Rasberry
c) Arduino
d) Sensor
3. Tujuan Materi Pembelajaran
Adapun tujuan pembelajaran dari mata kuliah ini ialah sebagai berikut:
a) Mahasiswa memahami perangkat IoT
b) Mahasiswa mengetahui macam-macam implementasi perangkat IoT
4. Materi Pembelajaran

Membicarakan dan mempelajari loT, tidak akan lepas dari perangkatnya. Tanpa
perangkat/peralatan atau hardware tersebut maka IoT tidak berjalan atau fungsi dan
manfaat yang dihasilkan akan minim sekali. IoT bukanlah software atau aplikasi saja,
tetapi terhubung dengan perangkat tertentu untuk menyelesaikan solusi permasalahan
yang ada dalam masyarakat. Dan karena saat ini adalah era internet, maka perangkat
ini benar-benar bisa berpotensi untuk diakses darimanapun berada sesuai otoritas yang
diberikan. lngat bahwa salah satu tugasnya adalah mengkoneksikan perangkat agar
terhubung dan bisa dioptimalkan melalui internet. Berikut ini akan dibahas beberapa
perangkat-perangkat pendukung yang digunakan dalam membuat solusi IoT untuk saat
ini.

Contoh singkatnya sebuah penggunaan AIDC adalah implementasi barcode scanner


pada penjualan, cara kerjanya seperti ini : Misalkan ketika kita berbelanja di
supermarket, maka saat item tersebut diserahkan ke kasir, maka kasir segera
mengetahui apa item yang kita akan beli dengan cara mengenali item tersebut melalui
scanner barcode.

30
Dengan decoder yang terdapat didalam scanner tersebut, scanner barcode merubah
citra gambar (dalam hal ini adalah gambar berbentuk garis-garis, yang kita kenal
sebagai barcode 1D atau barcode 2D berbentuk kotak-kotak) dan mengirimkannya ke
sistem komputer secara otomatis sebagai file digital.

Gbr 3.3 Proses membaca Barcode

Aplikasi sistem komputer yang menerima file digital ini kebetulan adalah sebuah
aplikasi kasir yang ada pada perangkat mesin kasir. Oleh aplikasi mesin kasir tadi file
digital yang diterima akan dikomparasi ke dalam database barang, misalnya data
informasi nama item dan harga. Dan jika telah terverifikasi maka sistem memberikan
otorisasi untuk memunculkan informasi harga pada layar. Dan secara sistem terhubung
ke internet sehingga pihak pengelola bisa memantau transaksi setiap waktu secara real-
time

3.1.1 Barcode Garis (1D )


Penerapan Barcode dalam kehidupan sehari-hari, misalnya pada label produk
makanan, obat-obatan, tiket pesawat, kartu tanda penduduk bahkan kartu tanda
mahasiswa pun dapat ditemukan barcode. Selain itu juga barcode juga sering di

31
manfatkan untuk proses pemeriksaan barang-barang secara otomatis pada pasar-pasar
swalayan atau proses bisnis yang membutuhkan itu.

Aplikasi sistem komputer yang menerima file digital ini kebetulan adalah sebuah
aplikasi kasir yang ada pada perangkat mesin kasir. Oleh aplikasi mesin kasir tadi file
digital yang diterima akan dikomparasi ke dalam database barang, misalnya data
informasi nama item dan harga. Dan jika telah terverifikasi maka sistem memberikan
otorisasi untuk memunculkan informasi harga pada layar. Dan secara sistem terhubung
ke internet sehingga pihak pengelola bisa memantau transaksi setiap waktu secara real-
time

3.1.1 Barcode Garis (1D )


Penerapan Barcode dalam kehidupan sehari-hari, misalnya pada label produk
makanan, obat-obatan, tiket pesawat, kartu tanda penduduk bahkan kartu tanda
mahasiswa pun dapat ditemukan barcode. Selain itu juga barcode juga sering di
manfatkan untuk proses pemeriksaan barang-barang secara otomatis pada pasar-pasar
swalayan atau proses bisnis yang membutuhkan itu

Gbr 3.4 Kode Barcode ID

Pada dasamya barcode terdiri atas susunan garis vertical hitam (bar)
dan putih (spai?) dengan tingkat ketebalan yang berbeda-beda. Kode
batang atau garis juga dapat mengambarkan dengan angka 1 untuk
melambangkan garis hitam dan 0 untuk garis putih

32
Misalnya 0011001 mempresentasikan spasi-spasi-garis-garis-spasi-spasi-garis. Garis-
garis ini digambarkan berderet secara horizontal dan merupakan representasi karakter-
karakter alpha-numerik (alphabet dan numerik), untuk membantu pembacaan barcode
secara manual, biasanya dicantumkan juga angka-angka atau huruf-huruf di bawah
kode baris tersebut.
Barcode pertama kali diperkenalkan oleh dua orang mahasiswa dari Drexel Institute of
Technology, Bernard Silver dan Norman Joseph Woodland di 18 Juni 1948. Mereka
mempatenkan inovasi tersebut pada tahun 1949 dan permohonan tersebut baru
dikabulkan pada tahun 1952.

Gbr 3.5 Penemu kode Barcode

Tapi baru pada tahun 1996, penemuan mereka dlgunakan dalam dunia
komersial. Awalnya penggunaannya tidak begitu sukses hingga pasca
tahun 1980an. Barcode menjadi sangat populer dan menjadi standar
komunikasi marketing produk dunia, dan mulailah muncul industri
yang memproduksi mesin barcode, pembaca barcode dan juga label
stiker yang dibutuhkan untuk semua.

Kode batang atau garis dapat dibaca oleh pemindai optik yang disebut pembaca kode
batang atau lebih sering kita sebut barcode reader.

Beberapa tipe dari barcode satu dimensi adalah sebagai berikut:

33
Tabel 3.1 Type Barcode ID

Pada gambar di atas merupakan perbandingan dari jenis-jenis kode satu dimensi (1D)
yang dikenal dengan barcode. Kode satu dimensi yang terdapat pada sistem barcode
memiliki penjelasan jenis, seperti berikut :

1. Code 128
Code 128 adalah barcode dengan kerapatan tinggi, dapat mengkodekan keseluruhan
simbol ASCII (128 karakter) dalam luasan yang paling minim dibandingkan dengan
barcode jenis lain Hal ini disebabkan karena code 128 menggunakan 4 ketebalan
elemen (bar atau spasi) yang berbeda (jenis yang lain kebanyakan menggunakan 2
ketebalan elemen yang berbeda).

34
Setiap karakter pada code 128 dikodekan oleh 3 bar den 3 spasi (atau 6 elemen) dengan
ketebalan masing-masing elemen 1 sampai 4 kali ketebalan minimum (module), jika
di hitung dengan satuan module maka tiap karakler code 128 terdiri dari 11 module
kecuali untuk stop character yang terdiri dari 11 module kecuali untuk stop character
yang terdiri dari 4 bar 3 spasi (13 module).

2. Code 39
Code 39 dapat menyandikan karakter alphanumeric yaitu angka desimal dan huruf
besar serta tambahan karakter special -. * $ / % +. Satu karakter dalam Code 39 terdiri
dari 9 elemen yaitu 5 bar (garis vertikal hitam) dan 4 spasi (garis verlikal putih) yang
disusun bergantian antara bar dan spasi.

Sebayak 3 dari 9 elemen tersebut memiliki ketebalan lebih tebal dari


yang lainnya oleh karenanya kode ini biasa disebut juga code 3 0f 9,3
elemen yang lebih tebal tersebut terdiri dari 2 bar dan I spasi Elemen
yang lebar mewakili digit biner 1 dan elemen yang sempit mewakili
digit biner 0.

3. Code 11
Code 11 ITF barcode atau yang sering disebut dengan kode ll hanya dapat
mengkodekan angka saja, ini sering digunakan pada produk-produk yang memiliki
kemasan dengan permukaan yang tidak rata (misalnya corugated box), hal ini
disebabkan struktur dan cara pengkodean ITF yang unik. Setiap karakter pada ITF
barcode disandikan dengan 5 elemen yaitu 2 elemen tebal den 3 elemen sempit dimana
elemen tebal mewakili digit biner 1 sedangkan elemen tipis mewakili digit biner O
dengan perbandingan ketebalan antara elemen tebal dengan elemen tipis 2:1 s/d 3:1.

4. Code 93

Code 93 merupakan pengembangan atau gabungan fungsi dari Simbologi Barcode


CODE 39 dan extended 39. Simbologi jenis ini (termasuk Extended CODE 39 dan
CODE 39) bukan jenis Barcode yang sering digunakan, Jadi apabila kita ingin
35
menggunakan kode simbol ini, scanner barcode pembaca kemungkinan harus di setting
terlebih dahulu.

5. MSI
MSI dikembangkan oleh perusahaan ini. kode didasarkan pada bahasa asli plessey.
Msi. Juga dikenal sebagai, modifkasi plessey tanda yang digunakan terutama untuk
menguasai persediaan di rak yang terus menerus msi merupakan non-self-checking
simbologi. Sedangkan panjang dari sebuah bar yang dapat msi lebih panjang. sebuah
alat tertentu yang biasanya fixed-length aplikasi. Msi, dan lainnya berdasarkan
symbologies pulse-width modulasi. tidak memberikan manfaat yang signifkan atas
symbologies yang lebih modern. Sementara itu bukan ide yang buruk untuk
mendukung msi untuk membangun dan menyediakan kode bar, aplikasi baru yang
paling tidak memilih mereka sebagai pilihan simbologi msi

6. Pharmacode
Barcode dengan One-track pharmacode menggunakan sempit bar dan lebar bar untuk
mengkodekan yang kode biner dari sebuah integer dari 3 sampai 131070.

Integer terbesar 131070 mengambil I6 lebar bar untuk mewakilzl One-


track pharmacode memiliki standard version dan sebuah miniature
versi. Aplikasi untuk ruang terbatas, disarankan untuk menggunakan
miniatur one-track pharmacode.

Two-Lrack pharmacode menggunakan dua setengah bar dan sebuah bar untuk
mengkodekan yang penuh kode biner dari integer antara 4 untuk 64570080. Ketika
setengah bar tinggi adalah 4mm, penuh bar tinggi adalah 8mm .Ketika setengah bar
tinggi adalah 6mm, penuh bar tinggi hams 12mm

7. Flattermarken
Barcode dengan jenis Flattermarken adalah barcode yang hanya dapat menampung
numerik saja dan huruf tidak dapat dimasukan sebagai data dj dalam flattermarken code
tersebut.

36
8. Telepen
Telepen alpha merupakan barcode yang dapat menampung seluruh karakter yang
terdapat dalam ASCII.

Selain itu 8 jenis barcode diatas, Secara umum sebenarnya Barcode


ID dlbagi 2 kelompok besar yakni :
(l) Kelompok Barcode yang berisi hanya angka (Numeric)
yakni : Codabar, C ode 11, EAlY-13, EAN-él Industrial 2 0f5,
Interleaved 2 of 5 M51, Plessex PostNeL UPC-A, Standard 2 0f 5,
UPC E -E
(2) Kelompok Barcode belisi angka dan humf (Alfa- Numeric), yakni
: Code 128, Code 39, Code .93, LOGMARS

Pada prinsipnya cara membaca Barcode, adalah :


• Kode batang terdiri dari garis hitam dam putih. Ruang putih di antara garis-garis
hitam adalah bagian dari kode.
• Ada perbedaan ketebalan garis. Garis paling lipis “1", yang sedang “2", yang lebih
tebal “3”, dan yang paling tebal ‘4’.
• Setiap digit angka terbenluk dari urutan empat angka. O - 3211. 1 - 2221. 2 — 2122,
3 — 1411, 4 ~ 1132, 5 — 1231, 6 — 1114, 7 — 1312. 8 — 1213, 9 = 3112.

Beberapa negara menerapkan kode Barcode secara tidak sama. Standar kode batang
retail di Eropa dan seluruh dunia kecuali Amerika dan Kanada adalah : EAN (European
Article Number) — 13. EAH-IB standar terdiri dari:
• Kode negara atau kode sistem: 3 digit pertama kode batang menunjukkan negara di
mana manufacturer terdaftar.
• Manufacturer Code: lni adalah 5 digit kode yang diberikan pada manufacturer dari
wewenang penomoran EAN.
• Product Code: 5 digit setelah manufacturer code. Nomor ini diberikan manufacturer
untuk merepresentasikan suatu produk yang spesifik.

37
• Check Digit atau Checksum: Digit terakhir dari kode batang, digunakan untuk
verifikasi bahwa kode batang telah dipindai dengan benar.
Anatomy of a Barcode

Gbr 3.6 Anatomi Barcode ID

2.1.2 Peralatan Barcode


Menggunakan sistem Barcode tidak hanya membutuhkan label atau stiker barcode
yang ditempelkan atau dicetak pada objek barang atau item. Tetapi juga alat atau mesni
untuk memproduksi dan membaca
barcode itu sendiri.

Gbr 3.7 Printer pencetak label/stiker Barcode

Selain stiker, label atau kertas yang telah ditulisakan barcode, dibutuhkan pula alat
yakni :
1. Barcode Scanner
Teknologi yang digunakan dalam barcode scanner bermacam-macam. Secara langsung
juga mempengaruhi kualitas, ketahanan dan juga harga. Berikut ini adalah reader atau
scanner untuk Barcode yang sudah dikelomgokkan berdasar Teknologi dan contoh seri
clan merk :

38
Gbr 3.8 Kategori Scanner Barcode

Sedangkan berdasarkan Aplikasi Software, reader dapat dikategorikan sebagai:


• Inventory Scanners
• P08 Scanners
• Industrial Scanners
• Healthcare Scanners

2. Barcode Printer

39
Untuk menghasilkan media barcode dengan kualiatas tinggi, baik berbentul kertas
ataupun label stiker. Maka dibutuhkan printer sebagai pencetak barcode. Berikut ini
adalah kategori untuk pencetak label atau stiker barcode, yakni :

Gbr 3.9 Kategori Pencetak Barcode

Sedangkan type teknologi proses pencetakan ada 2 yakni :


• Direct Thermal
• Thermal Transfer

Secara sepinlas perbedaannya adalah jika menggunakan teknologi Thermal transfer


maka masih membutuhkan ribbon sebagai penghasil warna hitam yang dipanaskan dan
menempel pada media kertas atau stiker label. Sedangkan pada teknologi Direct
thermal. Sudah tidak membutuhkan ribbon karena tinta pada dasarnya sudah ada dalam
kertas atau label stiker sehingga hanya dipanaskan akan muncul gambar kode barcode
yang diinginkan.

Direct Thermal Printing Process

40
Thermal Transfer Printing Process

Gbr 3.10 Dua model proses mencatak Barcode

2.1.3 Barcode 2D
Bersamaan dengan pesatnya penggunaan barcode, kini barcode tidak hanya bisa
mewakili karakter angka saja tapi sudah meliputi seluruh kode ASCII. Kebutuhan akan
kombinasi kode yang lebih kompleks itulah yang kemudian melahirkan inovasi baru
berupa kode matriks dua dimensi (2D barcode) yang merupakan kombinasi kode
matriks bujur sangkar. Menunjukkan perbedaan utama antara barcode satu dimensi dan
barcodedua dimensi.

Gbr 3.11 Perbandingan Barcode 2D dan 3D

Barcode 1 D (Dimensi) atau kode batang atau simbologi linear merupakan kumpulan
data dengan bentuk garis batang dan spasi garis pararel. Sedangkan Barcode 2 D
(Dimensi) atau kode matriks merupakan kumpulan data berbentuk persegi, titik,
heksagon dan bentuk geometri.

41
Barcode dua dimensi leblh baik daripada barcode satu dimensi dari
segi kapasitas data. Barcode dua dimensi tidak seperti barcode satu
dimensi yang perlu pemindai khusus atau scanner untuk
menterjemahkan kode tersebuz‘ sedangkan barcode dua dimensi
hanya membutuhkan kamera baik kamera ponsel maupun wabcam
untuk memecahkan kode gambar menjadi kode angka.

Saat ini, Barcode dua dimensi (2D) telah memberikan kemudahan kepada para
pengguna baik dengan mentransfer informasi dengan kecepatan tinggi maupun dengan
banyaknya kapasitas data
Sehingga saat ini banyak perusahaan - perusahaan produksi yang beralih menggunakan
barcode dua dimensi (ZD), walaupun secara standar internasional barcode 1D tetap
harus ditampilkan atau dicantumkan.

Scanner Barcode yang support 20, pasti dapat membaca barcode ID.
Tap] ini tidak berlaku sebalikannya. Scanner barcode ID pasti tidak
bisa membaca barcode .2D. Saat ini ada sekitar 40 model Iebih
barcode dua dimensi yang telah ada. Contohnya adalah : PDF147,
DataMatrix, Maxicode, QRCode, Data Code,Code-49, '16K.

Berikut adalah beberapa contoh barcode ZD yang sering digunakan.

42
Tabel 3.2 Type Barcode 2D

Tidak scmua jenis barcodc digunakan dalam semua bidang, ada semacam spesialisasi
barcode. Seperti yang tercantum dibawah ini, bahwa Code 39 cocok untuk
Manufacturing (Mfg) Industry tapi tidak berlaku untuk UPC yang populer untuk bisnis
retail.

Tabel 3.3 Penggunaan Kode Barcode

Ada berbagai model teknologi untuk menghasikan sinar pembaca untuk mengkonversi
gambar barcode menjadi kode barcode yakni teknologi Wand, Laser, CCD dan
Imaging atau Linear. Dalam implementasinya, ini akan sangat mempengaruhi
kepekaan dan ketahanan alat ini.

43
Tabel 3.4 Teknologi dalam Barcode Scanner

Tabel 3.5 Perbandingan Barcode 1D dan 2D

Barcode dengan satu dimensi memiliki tingkat kerapatanrendah


kapasitas informasi yang kecil dan terbatas dan informasi yang dapat
di tanam hanya bersifat terbatas pada huruf dan angka. Berbeda
dengan QR C ode (barcode 20) memiliki kelebihan tingkat kerapatan
tinggl; kapasitas informasi yang dapat menampung lebih banyak
informasi
Contohnya menampung kode yang terdiri dari url, sms, alamat email,
nama, nomer hp dsb.

Berikut ini perbandingan barcode 2D antara type QRCode dengan jenis Pdf 147

44
Tabel 3.6 Perbandingan Barcode QRCode dan PDF 147

Sistem barcode yang paling sering digunakan saat ini adalah QRCode, PDF [4? dan
Data Matrix. QRCode memiliki kelebihan dibandingkan dengan PDF 14 7 dan maka
dari segi implementasi untuk promosz; perusahaan banyak menggunakan QRCode
dibandingkan dengan PDF 14 7. Selain itu Barcode QRCode banyak 07 support untuk
penggunaan Android yang berkembang saat in]: Berikut ini penjelasan jenis-jenis
barcode 2D, diantaranya adalah :

1. QR Code
OR Code adalah suatu jenis kode matriks atau kode batang dua dimensi yang
dikembangkan oleh Denso Wave, sebuah divisi Denso Corporation yang merupakan
sebuah perusahaan Jepang dan dipublikasikan pada tahun 1994 dengan fungsionalitas
utama yaitu dapat dengan mudah dibaca oleh reader.

QR Code merupakan singkalan dari quick response atau respons cepat, yang sesuai
dengan tujuannya adalah untuk menyampaikan informasi dengan cepat dan
mendapatkan respons yang cepat pula, berbeda dengan kode batang, yang hanya
menyimpan informasi secara horizontal, QR Code mampu menyimpan informasi
secara horizontal dan vertikal. oleh karena itu secara otomatis QR Code dapat
menampung informasi yang lebih banyak daripada kode batang.

QR code adalah symbol mauiks dua dimensi yang terdiri dari sebuah untaian kotak
persegi yang disusun dalam sebuah pola persegi yang lebih besar. Kotak persegi ini
kemudian disebut sebagai modul . Luasnya pola persegi ini akan menentukan versi dari
QR Code Pada gambar di bawah ini didalam QR Code terdiri kotak persegi yang besar

45
kemudian terdapat bagian kotak persegi yang kecil dan terdapat struktur pola dalam
penyimpanan data terkandung dalam QR Code tersebut .

Tabel 3.7 Kapasitas Data QRCode

Gbr 3.12 Contoh Barcode QRCode


Awalnya QR Code digunakan untuk pelacakan kendaraan bagian di manufaktur.
namun kini QR Code digunakan dalam konteks yang lebih luas, termasuk aplikasi
komersial dan kemudahan pelacakan aplikasi berorientasi yang ditujukan untuk
pengguna telepon selular maupun PC. Di Jepang, penggunaan QR Code sangat
populer, hampir semua jenis ponsel di Jepang bisa membaca QR Code sebab sebagian
besar pengusaha disana telah memilih QR Code sebagai alat tambahan dalam program
promosi produknya, baik yang bergerak dalam perdagangan maupun dalam bidang
jasa. Pada umumnya QR Code digunakan untuk menanamkan informasi alamat situs
suatu perusahaan.

Di Indonesia, salah satu yang mengenalkan QR Code pertama kali adalah harian
Kompas. Dengan adanya QR Code pada koran harian di Indonesia ini, pembaca
mampu mengakses berita melalui ponselnya bahkan bisa memberi masukan atau opini
ke reporter atau editor surat kabar tersebut.

Berikut ini adalah beberapa dokumen standar yang meliputi pengkodean fisik dari QR
Code, yaitu :
46
• Oktober 1997: Disetujui sebagai AIM lntemasional (Automatic Identification
Manufacturers International) stander ([SS - QR Code).
• Maret 1998: Disetujui sebagai JEIDA (Japanese Electronic Industry Development
Association) standar (JEIDA — 55)
• Januari 1999: Disetujui sebagai J18 J18 (Japanese Industrial Standards) standar (JIS
X 0510)
• June 2000: Disetujui sebagai standar international (ISO / IEC18004).
• November 2004 : Micro QR Code Disetujui sebagai JIS (Japanese Industrial
Standards) standar (JIS X 0510)

A. Struktur QRCode
Sebuah QR Code terdiri dari beberapa bagian yaitu:

Gbr 3.13 Anatomi Barcode QRCode

• Informasi Versi-informasi mengenai Kode QR sendiri, versi dan ukuran.


• Informasi Format-informasi kesalahan mengkoreksi pola tingkat dan masker
(dijelaskan kemudian) di simpan.
• Data dan Error Correction Keys—ini adalah dimana data yang di kodekan di
simpan, pola koreksi kesalahan juga tertanam ke dalam data –
• Posisi atau di gunakan membantu posisi kode pada saat decoding.
• Penyelaras pola-digunakan untuk mencari sudut yang tepat saat decoding.
• Pola waktu-digunakan untuk membantu menentukan simbol kordinat dalam aplikasi
decoder.

QR Code dikembangkan sebenamya adalah untuk mengambil


kelebihan dari PDF747, kepadatan data yang tfnggi dari Datamatrix,

47
dan kecepatan membaca [Link] dua dimensi umumnya
berisi Iebih banyak data jika di bandingkan dengan simbol lineal;
kurang Iebih 100 lebih banyak.

B. Karakteristik QRCODE
Karakteristik dari kode dua dimensi QR Code adalah dapat menampung jumlah data
yang besar. Secara teori sebanyak 7089 karakter numerik maksimum data dapat
tersimpan di dalamnya, kerapatan tinggi (100 kali Iebih tinggi dari kode simbol linear)
dan pembacaan kode dengan cepat. OR Code juga memiliki kelebihan Iebih baik dalam
hal unjuk kerja dan fungsi.

QR Code memiliki finding pattem untuk memberitahukan letak simbol matriks dua
dimensi QR Code yang disusun pada ketiga sudu’mya. Hal inilah yang membuat QR
Code dapat dibaca dari segala arah atau 360 derajat. Rasio antara modul hitam dan
modul putih pada finding pattern-nya selalu 1:1:3:1:1.

Seperti pada gambar 3.11 ketika dilihat dari segala arahDengan ratio ini, ?’naivhg
pattern dapat mendeteksi keberadaan citra yang ditangkap sensor. Sebagai tambahan.
dengan adanya ketiga flhding pattem maka pengkodean akan Iebih cepat dua puluh kali
dibandingkan kode matriks Iain.

Gbr 3.14 Salah satu finding pattern QRCode

1. Pembacaan Data dari segala arah (3600)


Pembacaan kode matriks dengan menggunakan sensor kamera CCD (Charged
Coupled Device) dimana data akan memindai baris per baris dari citra yang
ditangkap dan kemudian disimpan dalam memori.

48
Dengan menggunakan suatu perangkat lunak tertentu, detai! citra akan
dianalisa, finding pattern akan dikenai dan posisi symbol dideteksi.
Setelah itu proses pembacaan kode akan diproses. Sedangkan pada
simbol linier ataupun kode dua dimensi dimensi lain akan memakan
lebih lama waktu untuk mendeteksi letak atau sudut ataupun besar dari
simbol tersebut

2. Ketahanan terhadap Penyimpangan simbol


Simbol matriks dua dimensi akan rentan terhadap penyimpangan bentuk ketika di
tempatkan pada permukaan yang tidak rata (bergelombang) sehingga sensor
pembaca menjadi miring karena sudut antara sensor C CD dan simbol malriks 2
dimensi ini telah berubalL Unluk memperbaiki penyimpangan ini, QR Code
memiliki perata pola (aligment pattern) yang menyusun dengan jarak teratur dalam
suatu daerah. Aligment pattern akan memperhitungkan titik pusat dengan daerah
terluar dari sirnbol matiks. sehingga dengan cara ini penyimpangan linear maupun
non linear masih terbaca.

Gbr 3.15 Jenis Penyimpanan QRCode

Pada gambar 3.11 terjadi penyimpangan akan pada QR Code sehingga dalam
pemrosesan dalam pembacaan data dalam QR Code akan mengalami sedikit
masalah dalam pembacaan data yang terdapat dalam sistem QR Code yang ada.

3. Fungsi Pemulihan Data (Ketahanan terhadap kotoran maupun kerusakan)


Pada gambar 2.5 dapat dilihat pada sislem QR Code mempunyai empat tingkatan
koreksi error (7%, 15%., 25%, dan 30%).
Dalam mengendalikan kerusakan yang diakibatkan kotor maupun rusak, QRCode
memanfaatkan algoritma Reed Salomon yang tahan terhadap kerusakan tingkat

49
tinggi. Jadi, ketika QR Code akan di gunakan dalam lingkungan yang rawan
kerusakan akibat lingkungan, disarankan menggunakan koreksi error 3%.

Gbr 3.16 Kerusakan pada QRCode


4. Kemampuan encode karakter kanji dan kana Jepang
QR Code berkembang pesat di negara Jepang. Hal ini menyebabkan perkembangan
QR Code untuk dapat menerima input data berupa karakter yang non alfabetis.
Ketika pembuatan QR Code dengan inputan berupa huruf Jepang, maka data
tersebut akan diubah kedalam bentuk biner16 bit (2 byte) untuk karakter tunggal
sedangkan untuk gabungan karakter akan di encode dalam biner 13 bit.

Hal ini memberikan keuntungan lain dimana proses encode huruf


Jepang akan meningkatkan efisien 20% lebih banyak dari [rode
simbol dua dimensi lain. Dimana dengan volume data yang sama akan
dapat dibuat pada area pencetakan yang lebih kecil

5. Fungsi Linking pada symbol


QR Code memiliki kemampuan dapat dipecah menjadi beberapa bagian dengan
maksimum pembagian adalah 16 bagian. Dengan fungsi linking ini maka QR Code
dicetak pada daerah yang tidak terlalu luas untuk sebuah QR Code tunggal.

6. Proses Masking
Proses Masking pada QR Code berperan sangat penting dalam hal penyusunan modul
hitam dan modul putih agar memiliki jumlah yang seimbang. Untuk memungkinkan
hal ini di gunakan operasi XOR yang diaplikasikan diantara area data dan daerah
maskpattem. Ada sebanyak delapan mask pattern dalam QR Code yang kesemuanya
itu dalam bentuk biner tiga bit.

50
C. Spesifikasi QRCODE
Kapasitas data dalam QR Code cukup banyak, tetapi terkadang hasil cetakan dari QR
Code mengalami kerusakan yang di akibatkan atau kotor. Data di dalamnya dapat di
pulihkan dalam kisaran tertentu dengan koreksi kesalahan yang bahkanjika sebagian
simbol hilang. Pada gambar di bawah ini. terdapat empat tingkat koreksi kesalahan dan
QR Code dapat memulihkan QR Code.

Tabel 3.8 Spesifikasi QRCode

D. Versi Matrix QRCODE


Ada 4O jenis ukuran dari QR Code yang dinyatakan dengan versi ”l, versi 2, hingga
versi 40. Vesi 1 berukuran 21 x 21 modul, versi 2 berukuran 25 x 25 modul dan
seterusnya dimana apabila versi meningkat satu maka jumlah modul akan meningkat
sebanyak 4 x 4 modul.

Gbr 3.17 QR Code versi 1 (kid) dan versi 2 (kanan)

Pada gambar diatas merupakan perbandingan antara QR Code dengan adanya


penambahan modul di dalamnya, setiap modul yang dilambahkan dalam QR Code
maka dengan otomatis penambahan modul sebanyak 4x4 modul dalam peningkatan
versi di dalam QR Code tersebut.

51
Perbandingan yang terlihat apabila pada versi yang perfama QR Code
terdiri dari 21x21 modul maka pada versi yang kedua dari QR Code
adalah sebanyak 25x25 modul di dalamnya. Menurut‘ (lso/lec 18004,
2000) make terdapat perbedaan akan modul yang terdapat dalam QR
Code apabila ada penambahan modal.

Pembuatan dan pembacaan QR Code selain dapat mengunakan perangkat lunak juga
dapat ditelaah secara manual, pada bagian ini akan dipapar mengenai pembacaan dan
pembuat QR Code secara manual dengan tujuan agar dapat dimengerti dan dapat
memahami teori QR Code tersebut, sebelum masuk ke proses decoder dan encoder
akan lebih baik memahami versi dalam QR Code, yang dapaL dilihat digambar berikut

Gbr 3.18 Versi QR Code

Versi dalam QR Code berkisar antara versi 1 (21 x 21 modul) sampai versi 40 (177 x
'177 modul). Setiap versi dlam QR Code memiliki kapasitas data maksimum dengan
jumlah data, jenis karakter, dan koreksi error masing- masing

E. Model Inputan Data


Pada sistem QR Code modul berarti 1 bit, data hasil dari bagian scbclumnya dikodckan
dengan representasi bincr dan mengalokasikan data ini dikodekan, Model inputan data
yang di kenali oleh QR Code ada beberapa macam. Diantaranya :

a) Model EC1(Extended Channel Interpretation)

52
Mode ini membolehkan kita untuk mengkodekan sekumpul karakter yang bukan
termasuk karakter umum (alphabet). misalnya : Huruf Arab, Huruf Sirilik Serbia,
Yunani, Ibrani.

b) Mode Numerik
Mode numerik mengkodekan data decimal dari O sampai 9(ASCII : 3O hex - 39 hex)
dengan kepadatan pengkodean 3 karakter setiap 10 bit biner.

c) Mode Alfanumerik
Mode alfanumerik memiliki anggola berjumlah 45 karakter yailu 10 digit angka dari O
sampai 9 (ASCII : 30 hex — 39 hex) , karaker a sampai z (ASCII 2 4'1 hex - 5A hex)
dan 9 simbol : spasi, S, %, “, +, -, ., /, :) dengan pengkodean untuk ASCII : 20 hex 24
hex 2 A hex, 2 B hex , 2 D hex , 2 E hex, 2 F hex dan 3 A hex. Kepadatan pengkodean
adalah 2 karakter untuk setiap ll bit biner.

d) Mode 8 bit
Mode ini menangani 8 bit Bahasa Latin dan karakter Kana Jepang dan telah
distandardisasi dalam bentuk JIS (Japanese Industrial Standarts) X 0201. Dalam ASCII
mulai OOhex - FF hex. Dalam mode ini, kepadatan data adalah 8 bit setiapkarakter.

e) Mode Huruf Kanji


Mode ini menangani karakter Kanji Jepang berdasarkan JIS X 0201. Menurut standart
ini mode kepadatannya adalah setiap 2 byte karakter kanji di tampung dalarm 13 bit
biner

F. Fungsi Koreksi Error


Reed«Solomoncode adalah kode siklik non biner yang siklik non biner yang terbuat
dari 2'" bit biner dimana rn Iebih besar dari 2. Untuk sebuah codeword panjang kodc
adalah 8 bit maka Rccd-Solomon code: 25-1: 255.

Untuk mengkoreksi kesalahan pada codeword maka di tambahkan Reed Solomon code
agar dapat menahan dari kerusakan tanpa harus kehilangan data. Kemampuan koreksi
errornya bergantung pada jumlah data yang dikodekan.

53
Reed Solomon code terdiri dari atas dua bagian, yaitu: bagian data dan bagian parity
atau penyeimbang. Reed Solomon code dinyatakan dengan kode (n,k) atau RS (n.k)
dimana n adalah maksimum codeword yaitu 255. Sedangkan k adalah jumlah
codeword data. Gambar berikut ini adalah penjelasan mengenai bagian dari Reed
Solomon code.

Gbr 3.19 Struktur Solomon Code

2t atau simbol parity adalah codeword yang digunakan untuk korcksi error dengan
nilai maksimum adalah L Sebagai conloh, RS(255.223) artinya adalah terdapat total
2.55 codeword yang terdiri atas 223 codeword data dan 32 codeword parity.

N — 255, k — 223
2t — (255-223) -> t — 16

Sehingga error yang dapat diperbaiki adalah sebanyak 16 codeword.


Sebagai informasi l codeword adalah 8 bit sehingga total koreksi yang dapat diperbaiki
adalah '16 x 8 bit = 128 bit.

Ketika panjang Reed Solomon code kurang dari 2‘8 - l. Sewaktu proses pembacaan
kode, padding 0 akan dibuang, hal ini disebut dengan penyingkatan Reed Solomon
code. Sebagai contoh : misalkan terdapat 100 codeword data untuk mengkoreksi 8 buah
error, sehingga akan di butuhkan 16 codeword parity. Total Seluruh codeword adalah
116 yang mana kurang dari 2'8 — 1 sehingga harus ditambahkan 139 codeword
padding 0.

G. Operasi Biner
Operasi biner adalah pr05es menghubungkan atau memetakan Sebuah himpunan
kehinpunan itu sendiri menggunakan proses biner. Operator biner yang dimaksud
berupa penjumlahan (+), pengurangan (-), perkalian (x) atau pembagian (/). Proses
pengkodean atau enkoding pada QR Code menggunakan dua operasi biner didalamnya
yaitu :

54
1) Operasi Pengubahan Biner ke Desimal dan Sebaliknya
Biner adalah bilangan yang hanya terdiri dari angka 0 dan angka 1. Sedangkan bilangan
decimal adalah bilangan yang menggunakan bilangan 0 sampai dengan 9 sebagai
basisnya misalkan 01011000 akan di ubah menjadi decimal maka langkah-langkahnya
adalah sebagai berikut :
0 x 27 = 0
1 x 26 = 64
0 x 25 = 0
1 x 24 = 16
1 x 23 = 8
0 x 22 = 0
0 x 21 = 0
0 x 2° = 0

0+64+0+16+8+0+0+0 = 88 (desimal)

Untuk mengubah bilangan desimal menjadi biner maka dilakukan pembagian oleh 2
dengan memperhatikan sisa hasil baginya. Sisa hasil bagi disusun dari bawah ke atas.
Misalkan 39 akan diubah kedalam bentuk biner maka langkah— langkahnya adalah
sebagai berikut :
39 : 2 = 19 sisa l
19 : 2 = 9 sisa 1
9 : 2 = 4 sisa l
4 : 2 = 2 sisa 0
2 : 2 = 1 sisa 0
1juga merupakan sisa. Jadi bentuk biner dari 39 adalah 100111

2) Operasi XOR
XOR adalah kependekan dari eXclusive Or. operasi ini akan menghasilkan true atau 1
Apabila kedua bit memiliki nilai yang berbeda.

XOR adalah salah satu operasi logika pada bilangan biner. Operasi ini memiliki nilai
hasil 1 apabila dua inputannya berbeda dan 0 apabila dua inputannya bernilai sama.
55
Berikut ini adalah tabel dari operasi XOR. Pada label 2.8 merupakan hasil dari proses
dengan menggunakan proses aritmatika XOR berupa inputan 1 dan O kemudian
menghasilkan outputan seperti terdapat pada gambar dibawah ini.

Tabel 3.9 Tabel Kebenaran Operasi Logika XOR

3) Sekuriti
Sekuriti merupakan faktor yang sangat penting dan tidak dapat diabaikan dalam
menyembunyikan source code suatu program atau aplikasi dan mengirimkan data pada
jaringan internet.

Serangan-serangan yang dilakukan untuk membongkar, mengacak. melihat dan bahkan


mencuri isi dari suatu source code mempunyai banyak bentuk misalnya
mendekompilasi, memodifikasi dan lainnya, jika didalam suatu sistem terdapat
vunerbilitas yang dapat dieksploitasi, maka akan menyebabkan sistem sekuriti tersebut
mudah diserang oleh berbagai ancaman. Ancaman terhadap jaringan internet dapat
disebabkan oleh manusia, bencana alam, kesalahan manusia, dan kerusakan perangkat
keras atau perangkat Iunak.

Analisa malware pada QR Code dengan menggunakan Anti Reverse Engineering


merupakan salah satu solusi yang bisa digunakan saat ini. Anti Reverse Engineering
digunakan pada sistem keamanan untuk mencari informasi yang tidak diketahui atau
disembunyikaaformasi yang didapat merupakan celah dari sistem
[Link] Anti Reverse Engineering dalam analisis malware terhadap QR
Code berguna untuk ekstraksi data yang memuat informasi yang ada didalam
malwareJmplementasi Anti Reverse Engineering dalam analisa malware pada QR
Code menjadi masalah tersendiri. Hal ini di karenakan masih sedikitnya sumber daya
manusia yang bergerak pada bidang teknologi informasi yang mengetahui tehnik Anti
Reverse Engineering pada malware terhadap QR Code

56
Malware yang pertama kali dikembangkan adalah dan jenis worm dan
virus. Malware dari jenis worm dan virus menyebar sangat cepat
melalui media penyimpanan dan local area nenmrk. Malware pada
saat diciptakan hanya bertujuan sebagai tindakan jahil dari seseorang
yang memiliki kemampuan program khusus untuk menjahili teman
atau korban. Namun seiring dengan perkembangan teknologi dan
jaringan internet malware menjadi sangat berbahaya.

4) Anti Reverse Engineering


Anti reverse engineering adalah sebuah tehnik unluk mencegah dilakukannya reverse
engineering terhadap setiap serangan yang dilakukan terhadap malware yang ada. Hal
ini dilakukan tentunya untuk berbagai kepentingan seperti unLuk menjaga keamanan
suatu program atau untuk menjaga keaslian dari sebuah programContoh dari anti
reverse engineering ini salah satunya adalah dengan menggunakan algoritma yang
berbeda dari algoritma biasa (dibuat lebih rumit).

Beberapa tujuan untuk melakukan anti reverse engineering dapat diklasifikasikan ke


dalam beberapa klasifikasi:

• Masalah kualitas (quality issues), seperti penyederhanaan perangkat lunak yang


rumit, meningkatkan kualitas perangkat lunak yang mengandung kesalahan.
penghapusan efek samping dari perangkat lunak, dll.
• Masalah pengelolaan (management issues), seperti membuat standart
pemrograman, memfasilitasi tehnik manajemen pemeliharaan perangkat lunak
dengan lebih baik, dan lain sebagainya.
• Masalah teknis (technical issues), seperti memungkinkan perubahan dalam
perangkat lunak, menemukan dan merekam desain sistem, menemukan dan
merepresentasikan model bisnis yang ada dalam perangkat lunak, dll

Tujuan utarna Anti Reverse Engineering adalah untuk menemukan fitur yang
mendasari sistem, termasuk persyaratan, spesifikasi, desain dan implementasi.
57
Dengan kata lain, anti reverse engineering itu ditujukan untuk memulihkan dan
mencatat informasi tingkat tinggi lentang sistem, terrnasuk:
• Struktur sistem komponen dan antar hubungan mereka, seperti yang diungkapan
oleh antarmuka;
• Fungsionalitas operasi apa yang dilakukan pada komponen apa;
• Perilaku dinamis-Sistem pemahaman tentang bagaimana input diubah menjadi
output;
• Alasan - desain melibatkan pengambilan keputusan antara sejumlah altematif pada
setiap desain
• Konstruksi - modul, dokumentasi, test suite, dll

Gbr 3.20 Penyimpangan QRCode

Pada sistem Anti Reverse Engineering berfungsi untuk mencegah akan QR Code yang
di dalamnya atau dibelakang dari sistem utama QR Code tersebut akan link maupun
data informasi yang tidak sesuai didapatkan dengan mengscan atau mengakses akan
QR Code tersebut.

Pada gambar diatas fungsi dari sistem anti reverse engineering merupakan gerbang
pencegahaan apabila ada user pengguna mengakses akan QR Code maka sistem akan
berfungsi link maupun sistem yang tidak berhubungan dengan sistem didalamnya
maupun informasi yang tidak sesuai dengan informasi yang seharusnya didapatkan
oleh customer atau pembeli dari akses akan QR Code. Sistem anti reverse engineering
sangat efektif dalam pencegahan akan sistem QR Code yang ditanam akan malware
maupun informasi yang tidak sesuai dengan informasi yang harus didapatkan oleh
customer dan client yang membutuhkan informasi akan QR Code tersebut.
Hal ini dikarenakan QR Code mampu menampung data secara horizontal dan vertikal,
oleh karena itu secara otomatjs ukuran dari tampilannya gambar QR Code bisa hanya
seperspuluh dari ukuran sebuah kode batang. Tidak hanya itu, QR Code juga tahan
terhadap kerusakan, sebab QR Code mampu memperbaiki kesalahan sampai dengan

58
30% untuk Level H lalu untuk Level C) sampai 25%, Level M sampai 15%. dan Level
L sampai 7%.

Oleh karena itu, walaupun sebagian simbol OR Code kotor ataupun rusak, data tetap
dapat disimpan dan dibaca. Tiga tanda berbentuk persegi di tiga sudut memiliki fungsi
agar simbol dapat dibaca dengan hasil yang sama dari sudut manapun sepanjang 360
derajat.

2.1.4 Barcode Online


Membuat desain barcode tidaklah sulit, unluk kebutuhan continousmaka harus
dibuatkan program aplikasi dan database schingga barcodc dapat dicetak secara
berbeda sesuai kebutuhan. Programmer akan membuatkan template dari penampung
data yang telah dikodekan agar tergenerate secara otomatis.
Sedangkan untuk kebutuhan-kebutuhan taktis atau darurat. sebenarnya kita bisa
menggunakan layanan-layanan online yang dapat membantu membuatkan kode
barcode sesuai data yang kita masukkan.

Beberapa situs online adalah sebagai berikut :


• [Link]
• httpz//[Link]/
• [Link]
• [Link]

Gbr 3.21 Generate Barcode di [Link]

59
Gbr 3.22 Generate Barcode di [Link]

Gbr 3.23 Generate Barcode di [Link]

Gbr 3.24 Generate Barcode di [Link]

3.2 RFID
60
RFID merupakan Singkatan dari Radio Frequency Identification yang merupakan
perangkat elektronik kecil yang terdiri dari Chip dan Antena, Chip mampu menyimpan
data. Sistem RFID mengacu pada sistem 1D yang menggunakan media gelombang
radio.

lstilah ini singkatan dari Radio Frequency lDentification System. RFID


membaca/menulis data dari/ke memori semikonduktor dengan cara non-kontak dengan
bidang induksi atau gelombang radio.

RFID terdiri dari 3 komponen: antena dan transceiver (sering


aigabungkan menjaa'i satu perangkat) lalu transponder (tag). Antena
mentmnsmisman sinyal yang mengaktifkan transponden yang
kemudian mentransmisikan data kembali ke antena. Data digunakan
untulr memberi tahu modul PLC‘ (programmable logic controller)
untuk melakukan proses selanjutnya. Karena RFID tidak memerlukan
kontak langsung atau pemindaian jarak jauh. saat ini tag RFID sudah
banyak mengganakan barcade di berbagai aplikasi

Gbr.3.25 RFID Tag LF. HF dan UHF

Radio frequency identification (RFID) adalah sebuah teknologi yang menggunakan


komunikasi via gelombang elektromagnetik untuk merubah data antara terminal
dengan suatu objek yang perlu diberi identilas. Seperli produk berupa barang, hewan,
ataupun manusia sendiri dengan tujuan untuk identifikasi dan penelusuran jejak
melalui penggunaan suatu piranti yang bemama RFID tag.

61
Gbr. 3.26 lrnplementasi RFID Tag

RFID tag dapat bersifat aktif atau pasif. RFID tag yang pasif tidak
memi;iki power supply sendiri sehmgga harganya pun lebih murah
dibandingkan dengan tag yang aktif

Dengan hanya berbekal induksi listrik yang ada pada antena yang disebabkan oleh
adanya pemindaian frekuensi radio yang masuk, sudah cukup untuk memberi kekuatan
yang cukup bagi RF 1D tag untuk mengirimkan respon balik.

UHF RFID ANTENNA

Gbr 3.27 UHF Antena RFID

Dengan tidak adanya power supply pada RFID tag yang pasif maka akan menyebabkan
semakin kecilnya ukuran dari RFID tag yang mungkin dibuat, bahkan lebih tipis
daripada selembar kertas dengan jarak jangkauan yang berbeda mulai dari 10 mm
sampai dengan 6 meter.

62
RFID tag yang aktif memiliki power supply sendiri dan memiliki jarak jangkauan yang
lebih jauh. Memori yang dimilikinya juga lebih besar sehingga bisa menampung
berbagai macam informasi di dalamnya. RFID tag yang banyak beredar sekarang
adalah RFID tag yang sifatnya pasif.

Gbr. 3.28 RFID Reader

Suatu sistem RFID dapat terdiri dari beberapa komponen, seperti tag,
tag reader, rag programming station, Circulation reader; sowing
equipment; dan tongkat inventory tag.

Kegunaan dari sistem RFlD ini adalah untuk mengirimkan data dari tag yang kemudian
dibaca oleh RFID reader dan kemudian diproses oleh aplikasi computer. Data yang
dipancarkan dan dikirimkan tadi bisa berisi beragam informasi, seperti ID, informasi
lokasi atau informasi lainnya.

Gbr 3.29 RFID Ultra Reader

Dalam suatu sistem RFID sederhana. suatu object dilengkapi dengan


tag yang berisi microchip yang ditanamkan di dalamnya yang berisi
sebuah kode produk yang sifatnya unik. Sebaliknya, interrogator,
suatu antena yang berisi transceiver dan decoder, memancarkan sinyal
yang bisa mengaktifkan RFID tag sehingga dia dapat membaca dan

63
menulis data Ire dalamnya. Ketika suatu RFID tag melewati suatu
zone elektmmagnetis, maka dia aA'an mendeteksi sinyal aktivasi yang
mpancarkan 0/617 51' reader. Reader akan men-decode data yang ada
pada lag dan kemudian data tadi akan diproses oleh sistem dalam
komputer.

Kita ambil contoh sekarang misalnya bukU'bUkU yang ada di perpustakaan. Pintu
security bisa mendeteksi buku-buku yang sudah dipinjam atau belum. Ketika seorang
user mengembalikan buku. security bit yang ada pada RFID tag buku tersebut akan di-
reset dan record-nya secara otomatis akan di-update.

RFID tag seringkali dianggap sebagai pengganti dari barcode. lni disebabkan karena
RFID memiliki berbagai macam keuntungan dibandingkan dengan penggunaan
barcode. RFID mungkin Lidak akan seluruhnya mengganti teknologi barcode,
dikarenakan faktor harga, tetapi dalam beberapa kasus nantinya penggunaan RFID
akan sangat berguna.

Gbr 3.30 Proses Bisnis pada perpustakaan berbasis RFID

Keunikan yang dimilikinya adalah bisa dilacak dari suatu lokasi ke lokasi yang lainnya.
Hal ini dapat membantu perusahaan untuk melawan aksi pencurian dan bentuk-bentuk
product 1055 yang lainnya‘ RFID juga sudah diajukan untuk penggunaan pada point—
of-sale yang menggantikan kasir dengan suatu mesin otomatis tanpa harus melakukan
barcode scanning. Hal ini tetapi harus dibarengi dengan turunnya harga RFID tag agar
bisa digunakan secara luas di masyarakat.

RFID adalah proses identifikasi seseorang atau objek dengan menggunakan frekuensi
transmisi radio. RFID menggunakan frekuensi radio untuk membaca informasi dari
64
sebuah device kecil yang disebut tag atau transponder (Transmitter + Responder). Tag
RFID akan mengcnali diri scndiri ketika mcndctcksi sinyal dari device yang
kompatibel, yaitu pembaca RFID (RFID Reader).

RF/D adalah teknologi identifikasi yang fleksibel, mudah digunakan,


dan sangat cocok untuk Operasi otomatis. RFID mengkombinasikan
keunggulan yang tidak tersedia pada teknologi identifikasi yang Iain.

RFlD dapat disediakan dalam device yang hanya dapat dibaca saja (Read Only) atau
dapat dibaca dan ditulis (Read/Write), tidak memerlukan kontak langsung maupun
jalur cahaya untuk dapat beroperasi, dapat berfungsi pada berbagai variasi kondisi
lingkungan. dan menyediakan tingkat integritas data yang tinggi. Sebagai tambahan,
karena teknologi ini sulit untuk dipalsukan, maka RFID dapat menyediakan tingkat
keamanan yang tinggi.
Pada sistem RFID umumnya, tag atau transponder ditempelkan pada suatu objek.
Setiap tag membawa dapat membawa informasi yang unik, di antaranya: serial number,
model, warna. tempat perakitan. dan data lain dari objek tersebut Ketika tag ini melalui
medan yang dihasilkan oleh pembaca RFID yang kompatibel, tag akan
mentransmisikan informasi yang ada pada tag kepada pembaca RFID, sehingga proses
identifikasi objek dapat dilakukan.

Sistem RFID terdiri dari 4 komponen, di antaranya seperti dapat dilihat pada gambar
berikut :
1) Tag: Ini adalah device yang menyimpan informasi untuk identifikasi objek. Tag
RFID sering juga disebut sebagai transponder.
2) Antena: untuk mentransmisikan sinyal frekuensi radio antara pcmbaca RFID
dcngan tag RFID. Pcmbaca RFID: adalah device yang kompatibel dengan tag
RFID yang akan berkomunikasi secara wireless dengan tag.
3) Software Aplikasi: adalah aplikasi pada sebuah workstation atau PC yang dapat
membaca data dari tag melalui pembaca RFID. Baik tag dan pembaca RFID
diperlengkapi dengan antena sehingga dapat menerima dan memancarkan
gelombang elektromagnetik.
65
Gbr. 3.31 Sistem RFID

4) Pembaca RFID (Reader)


Pada prinsipnya pembaca RFID harus menyelesaikan dua buah tugas, yaitu:
• Menerima perintah dari software aplikasi
• Berkomunikasi dengan tag RFID
Pembaca RFID adalah merupakan penghubung antara software aplikasi dengan antena
yang akan meradiasikan gelombang radio ke tag RFID. Gelombang radio yang
diemisikan oleh antena berpropagasi pada ruangan di sekitamya. Akibatnya data dapat
berpindah secara wireless ke tag RFID yang berada berdekatan dengan antena.

3.2.1 Tag RFlD


Tag RFID adalah device yang dibuat dari rangkaian elektronika dan antena yang
terintegrasi di dalam rangkaian tersebut Rangkaian elektronik dari tag RFID umumnya
memiliki memori sehingga tag ini mempunyai kemampuan untuk menyimpan data.

Memori pada tag secara dibagi menjadi sel-sel. Beberapa sel menyimpan data Read
Only, misalnya serial number yang unik yang disimpan pada saat tag tersebut
diproduksi. Sel lain pada RFlD mungkin juga dapat ditulis dan dibaca secara berulang.

Gbr. 332 Diagram Tag RFID

Berdasarkan catu daya tag, tag RFID dapat digolongkan menjadi :

66
1. Tag Aktif : yaitu tag yang calu dayanya diperoleh dari batere, sehingga akan
mengurangi daya yang diperlukan oleh pernbaca RFID dan tag dapat mengirimkan
informasi dalam jarak yang lebih jauh. Kelemahan dari lipe tag ini adalah harganya
yang mahal dan ukurannya yang lebih besar karena lebih komplek. Semakin banyak
fungsi yang dapat dilakukan oleh tag RFID maka rangkaiannya akan semakin
komplek dan ukurannya akan semakin besar. Tag ini dapat dibaca (Read) dan ditulis
(Write). Baterai yang terdapat di dalam tag ini digunakan untuk memancarkan
gelombang radio kepada reader sehingga reader dapat membaca data yang terdapat
pada tag ini. Dengan adanya internal baterai, tag ini dapat mengirimkan informasi
dalam jarak yang lebih jauh dan reader hanya membutuhkan daya yang kecil untuk
membaca tag ini. Kelemahan dari tipe tag ini adalah harganya masih relatif mahal
dan ukurannya yang lebih besar.
2. Tag Pasif : yaitu tag yang catu dayanya diperoleh dari medan yang dihasilkan oleh
pembaca RFID. Rangkaiannya lebih sederhana, harganya jauh lebih murah, ukurannya
kecil, dan lebih ringan. Kelemahannya adalah tag hanya dapat mengirimkan informasi
dalam jarak yang dekat dan pembaca RFID harus menyediakan daya tambahan untuk
tag RFID.

Tag ini hanya dapat dibaca saja (Read) dan tidak memiliki internal
baterai seperti halnya tag aktif. Sumber tenaga untuk mengaklilkan tag
ini didapat dari RFID reader. K etika medan gelombang radio dari
reader didekati oleh tag pasif koil 77iometr yang terdapat pada tag
pasif im‘ akan membentuk Suafu medan magnet. Medan magnet inf
akan menginduksi suatu tegangan listrik yang memberi tenaga pada
tag pasif.

Keuntungan dari tag ini adalah rangkaiannya lebih sederhana, harganya jauh lebih
murah, ukurannya lebih kecil, dan lebih ringan. Kelemahannya adalah lag hanya dapal
mengirimkan informasi dalam jarak yang dekat dan untuk membaca tag ini, RFID
reader harus memancarkan gelombang radio yang cukup besar sehingga menggunakan
daya yang Cukup besar.
67
Gbr 3.33 Tag RFID Aktif (a) dan Pasif (b)

Tag RFID telah sering dipertimbangkan untuk digunakan sebagai


pengganti barcode pada masa yang akan datang Problem hari ini
hanya terdeteksi kepada masalah biaya clan harga yang belum bisa
menyaingi barcode. Bayangkan, jika l bungkus mie rebus seharga
3500,- di beri tag RFID seharga 5000.-

Pembacaan informasi pada tag RFID tidak memerlukan kontak sama sekali. Karena
kemampuan rangkaian terintegrasi yang modern, maka tag RFID dapat menyimpan
jauh lebih banyak informasi dibandingkan dengan barcode. Fitur pembacaan jamak
pada teknologi RFID sering disebut sebagai anti collision.

3.2.2 Penggunaan RFlD

RFID kini banyak dipakai diberbagai bidang seperti perusahaan, supermarket. hotel,
rumah sakit bahkan terakhir akan digunakan dimobil untuk identifikasi penggunaan
BBM bersubsidi.

Alat ini banyak digunakan untuk keperluan identifikasi seperti saat belanja barang,
identifikasi ID karyawan, identifikasi produk perusahaan dan masih banyak Iagi
tentang identifikasi yang lainnya.

68
Gbr 3.34 RFID untuk Presensi Sekolah

Identifikasi suatu objek sangat erat hubungannya dengan pengambilan atau konfirmasi
data. Salah satu metoda identi?kasi yang dianggap paling menguntungkan adalah auto-
ID atau Automatic Identi?cation. Yaitu, metoda pengambilan data dengan identifikasi
objek secara otomatis tanpa ada keterlibatan manusia. Auto-ID bekerja secara otomatis
sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan mengurangi kesalahan dalam memasukan
data. Karena auto-ID tidak membutuhkan manusia dalam pengoperasiannya, tenaga
manusia yang ada dapat difokuskan pada bidana lain.

Gbr. 3.35 Auto-ID untuk pengguna Jalan Toll

Barcode, smart cards, voice recognition, identi?kasi biometric seperti


retinal scan, Optical Character Recognition (OCR) dan Radio
Frequency Identificatian (RFID) merupakan teknologi yang
menggunakan metoda auto-ID.

Kesimpulannya, Radio Frequency Identification atau yang lebih dikenal sebagai RFID
merupakan suatu metoda identifikasi objek yang menggunakan gelombang radio.

69
Proses identifikasi dilakukan oleh RFID reader dan RFID transponder (RFID tag).
RFID tag dilekatkan pada suatu benda atau suatu objek yang akan diidentifikasi. Tiap-
tiap RFID tag memiliki data angka identifikasi (ID number) yang unik,sehingga tidak
ada RFID tag yang memiliki ID number yang sama.

Gbr. 3.36 Aneka bentuk tag RFlD sesuai kegunaan

3.2.3 Perangkat RFID


Teknologi RFID tag dapat dibcdakan berdasarkan tjpe memori yang dimilikinya :
1. Read atau Write (Baca atau Tulis)
RFID tag baca/tulis secara tidak langsung sama seperti namanya, memorinya dapal
dibaca dan ditulis secara berulang-ulang. Data yang dimilikinya bersifat dinarnis.

2. Read only
RFID tag ini memiliki memori yang pada saat tag ini dibuat dan setelah iLu datanya
ID unik, tidak bisa diubah sama sekali. Data bersifat statis.

Untuk frekuensi yang rendah umumnya digunakan tag pasif. Tag pasif tidak dapat
mentransmisikan data pada jarak jauh, karena keterbatasan daya yang diperoleh dari
medan yang dihasilkan akibat interaksi antara koil dalam Lag dengan gelombang radio
yang dihasilkan oleh RFID reader. Untuk frekuensi tinggi digunakan tag aktif. Pada
frekuensi tinggi, jarak komunikasi antara tag aktif dengan RFID reader dapat lebih
jauh, tetapi masih terbatas oleh daya yang ada.

Berdasarkan frekuensi radio. RFID tag digolongkan menjadi 4, yakni :


a) LOW Frequency tag (IZSkHz — ‘134 kHz)
b) HIGH Frequency tag (13.56 MHz)

70
c) ULTRA High frequency tag (868MHz - 956 MHZ)
d) Microwave tag (245 GHz)

Tabel 3.9 Golongan RFID berdasar Frekuensi

Gbr. 3.37 Penerapan RFID berdasar Frekuensi

Berikut ini adalah contoh RFID tag pasif dengan frekuensi rendah (LF). RFID tag yang
kompatibel dengan modul RFID reader ini adalah tipe GK4OOI atau EM4OOI. Ini
adalah lDCard yang didalamnya ada kode RFID yang tidak bisa diubah. RFID tag tipe
GK4001 atau EM4001.

Gbr 3.38 RFID Tag EM4001

71
Tabel 3.10 Spesifikasi RFID tag GK4001/EM4001

Sedangkan untuk frekuensi tinggi (HF') dapat ditemui dalam 2jenis yakni Proximity
dan Mifare, berikul penjelasannya :

(1) Kartu RFID / Proximity

Kartu Proximity atau Prox Card adalah nama yang umum digunakan untuk
contactless card yang digunakan untuk security acces system atau system
pembayaran.
Frekuensi yang umum digunakan pada kartu dan alat pembacanya (card reader)
adalah 125 kHz alau yang generasi lebih baru bekerja pada frekuensi 13.56 MHz.
Proximity Card dikenal juga dengan nama RFID smartcard contactless.
Standarisasi kartu ini umumnya yaitu lSO/IEC 14443 (jarak baca kartu) dan
lSO/IEC 15693. Umumnya jarak baca berkisar 0 sampai 3 inch sehingga
memungkinkan untuk ditaruh dalam tas atau dompeL Saat ini kartu proximity bisa
diperoleh dengan harga yang terjangkau yaitu harga umum berkisar USD 1 - USD
3 sehingga banyak digunakan dalam aplikasi identifikasi, akses control,
pembayaran, transportasi, dan lain-lain.
Komponen kartu terdiri dari rangkaian 1C, kapasitor dan kumparan yang
terhubung secara parallel.

Gbr. 3.39 ProxCard [I 125kHz Wiegand HID Proximity Cards

Ciri dari Proximity


72
• Tidak dapat menyimpan data
• Cara pengabsenan dengan pembacaan kode dalam kartu
• Isi dalam kartu tidak dapaL diubah
• Pembacaan kartu melalui signal radio dari kartu
• Bisa dicetak foto
• Long live, tidak menggunakan baterai. dapat dipakai terus menerus

(2) Kartu Mifare Sejenis kartu semi konduktor yang diproduksi oleh HXP (philips)
yang sering digunakan untuk public transportation, parking, ID card, sistem
absensi, tiket, kartu kredit, kartu toll, dan masih banyak aplikasi lainya. Frekuensi
yang umurn digunakan pada kartu dan alat pembacanya (card reader) adalah 13.56
MHZ.

Gbr. 3.40 PVC MIFARE Classic 1K, HlCO Magnetic Stripe (CRBO)

Ciri dari Mifare


• Dapat menyimpan data berupa nama. No ID, dan sidik jari pegawai
• Cara pengabsenan dengan mencocokan data kartu dengan data mesin
• Isi dalam kartu dapat diubah, dihapus, dan diperbarui
• Pembacaan kartu melalui signal radio dari kartu.
• Bisa dicetak fotoLong live, tidak menggunakan baterai, dapat dipakai terus
menerus

3.2.4 RFID Reader


RFID reader mempakan penghubung antara software aplikasi dengan antena yang akan
meradiasikan gelombang radio ke RFID tag. Gelombang radio yang ditransmisikan
oleh antena berpropagasi pada ruangan di sekitarnya. Akibamya data dapat berpindah
secara wireless ke tag RFID pembaca yang digunakan adalah |D-12, yang merupakan
reader dengan frekuensi 125kHz.
73
lD-12 merupakan reader yang khusus mendeteksi RFID tag frekuensi 125kHz. RFID
tag yang kompatibel dengan ID-'12 diantaranya GK400'1 dan EM400]. Dengan
membaca sekitar i 12cm. Bentuk fisik lD-12 yang sering dijumpai diperlihatkan pada
gambar dibawah ini. 1D12 tidak memiliki kemampuan untuk baca-tulis (Read - Write)
pada sebuah tag. Format data yang dihasilkan oleh lD-12 berupa ASCII dan
Wiegand26. Spesi?kasi lengkap Modul RFID readerlD-lz dapat dilihat pada Tabel

Gbr 3.41 RFID Reader ID-12

Tabel 3.1] Spesifikasi RFID Reader lD-12

Pemilihan keadaan untuk pin 5, pin 7, dan pin 8/pin 9 pada ID-12 djgunakan untuk
memilih keluaran data yang diinginkan. Pin 3 dan 4 digunakan untuk penambahan
antena luar dan kapasitor tuning. Pin ‘10 digunakan untuk menyalakan buzzer atau led
sebagai penanda sebuah tag terbaca.

Konfigurasi pin lD-12

Gbr 3.42 Spesifikasi pin pada ID-2, ID-12 dan ID-20

74
RFID Reader ID-12 mempunyai spesifikasi:
a) Tegangan pada kaki 11 adalah +4,6 Volt hingga +5,5 Volt
b) Frekuensi yang digunakan adalah 125 KHZ
c) Keluaran data digital dapat berupa format ASCII ataupun format Wiegand pada kaki
8 dan kaki 9
d) Hanya dapat menangkap data dari RFID Tag Card yang berjenis EM 4001

Cara Kerja Perpindahan Data Pada RFID Reader


Perpindahan data terjadi yang terjadi ketika sebuah tag didekatkan pada sebuah reader
dikenal sebagai istilah coupling. Perbedaan frekuensi yang digunakan oleh RFID tag
aktif dengan RFID tag pasif menyebabkan perbedaan metode perpindahan data yang
digunakan pada kedua tag tersebut.

Perpindahan data pada RFID tag pasif menggunakan metode


magnetik (induktive) coupling. Sedangkan RFID tag aktif
menggunakan metode backcatter coupling. lnduktive coupling terjadi
pada frekuensi rendah.

Ketika medan gelombang radio dari reader didekati oleh tag pasif, koil antena yang
terdapat pada tag pasif ini akan membentuk suatu medan magnet. Medan magnet ini
akan menginduksi suatu tegangan listrik yang memberi tenaga pada tag pasif.

Pada saat yang sama akan terjadi suatu tegangan jatuh pada beban tag. Tegangan jatuh
ini akan terbaca oleh reader. Perubahan tegangan jatuh ini berlaku sebagai amplitude
modulasi untuk bit data. llustrasi untuk induktive coupling diberikan oleh Gambar
dibawah.

75
Gbr. 3.43 Inductive coupling

Backscatter coupling terjadi pada frekuensi tinggi. Sinyal radio frekuensi dipancarkan
oleh reader (P1) dan diterima oleh tag dalam porsi kecil. Sinyal radio frekuensi ini akan
memicu suatu tegangan yang akan digunakan oleh tag untuk mengaktif atau menon-
aktifkan beban untuk melakukan modulasi sinya] data. Gelombang refleksi yang
dipancarkan tag dimodulasi dengan gelombang data carrier (P2) Gelombang yang
termodulasi ditangkap oleh reader. llustrasi untuk backscatter coupling diberikan oleh
Gambar 25

Cibr. 3.44 Backscatter coupling

Tingkat Akurasi Sistem RFID

Tingkat akurasi RFID didefinisikan sebagai tingkat keberhasilan RFID reader


melakukan identi?kasi sebuah Lag yang berada pada area kerjanya. Keberhasilan dari
proses identifikasi sangat dipengaruhi oleh beberapa batasn fisik, yaitu:
1. Posisi Antena pada RFID reader
2. Karaktcristik dari material lingkungan yang mencakup sistcm RFID
3. Batasan catu daya
4. Frekuensi kerja sistem RFID

Alat RFID Reader


Selain merancang dan membuat reader dengan menggunakan 1C atau mikrokontroller
sendiri. Sebanarnya dipasar bebas juga telah beredar reader-reader instant yang siap
digunakan. Contohnya sebagai berikut :

76
Tabel 3.12 Contoh Peralatan Pembaca RFID

3.3 BIOMETRIC
Biometrik adalah karakteristik manusia yang menyusun identitas seseorang berdasar
fitur wajah, mata, dan bahkan detak jantung. Semua itu dapat dipakai untuk
menentukan identitas Anda. Pengenalan wajah merupakan cara autentikasi biometrik
yang efektif.

3.3.1 Definisi Biometric


Biometrik (berasal dari biomet Yunani bios yang artinya hidup dan metron yang artinya
mengukur) secara umum adalah studi tentang karakteristik biologi yang terukur. Dalam
dunia teknologi informasi, biometric relevan dengan teknologi yang digunakan untuk
menganalisis fisik dan kelakuan manusia dalam autentifikasi.

77
Gbr. 3.45 Teknologi Biometric dalam sistem presensi

Pengidentifikasi Biometric sangat khas, karakleristik yang terukur digunakan untuk


mengidentifikasi individu. Dua kategori pengidenti?kasi biometric meliputi
karakteristik fisiologis dan perilaku.

Gbr 3.46 Teknologi Biometric dengan 7 macam

Karakteristik fisiologis berhubungan dengan bentuk tubuh. dan termasuk tetapi tidak
terbatas pada sidik jari, pengenalan wajah, DNA, telapak tangan, geometri tangan,
pengenalan iris (yang sebagian besar telah diganti retina). dan bau/aroma. Karakteristik
perilaku terkait dengan perilaku seseorang. termasuk namun tidak terbatas pada : Ritme
mengetik, kiprah, dan suara. Wajah karena merupakan cara autentikasi biometric yang
efektif.
Pada dasarnya setiap manusia, memiliki sesuatu yang unik yang berbeda dengan
manusia lainnya. lnilah yang menimbulkan gagasan untuk menjadikan keunikan
tersebut sebagai identitas diri. Hal ini perlu didukung oleh teknologi yang secara
otomatis bisa mengidcntifikasi/mcngcnali scseorang.

78
Sebagian besar perangkat (misal : smartphone, laptop) kini tersemat oleh sistem
keamanan biometrik. Teknologi tersebut digunakan untuk melindungi sebuah
perangkat dari orang lain yang berniat jahat.

3.3.2 Jenis Teknologi Biometric


Meski telah banyak tersedia, namun ada lima sistem biometrik yang kini banyak
digunakan oleh produsen perangkat elektronik.

Gbr 3.47 Delapan teknologi Biometric

Sebagaimana dikutip dari Biometric Security Decive. Berikut lima teknologi biometrik
tersebut

1. Sidik Jari (Fingerprint)


Sidik jari setiap manusia mempunyai kode khusus berupa garis-garis yang khas pada
jari manusia. Sidik jari paling banyak digunakan dengan melakukan pencitraan
digital pada jari manusia. Pencitraan 3 dimensi lebih baik dibandingkan dengan
pencitraan 2 dimensi. Yaitu dengan meletakkan, menggeser atau mengarahkan jari
pada layar/screen atau menggunakan mouse yang dapat membaca Sidik Jan.
Hasil dari pencitraan tersebut berupa data digital yang khas. Keuntungannya adalah
tidak akan menggangu, faktor kesalahan kecil dan ketepatan daya ukur. Sedangkan
kerugiannya adalah jika jari mengalami kolor, luka polong alau terbakar, maka akan
mempengaruhi kinerja alat ini.
Fingerprint scanner bekerja dengan mencetak pola Sidik jari secara tiga dimensi
kemudian menyimpannya untuk melakukan pengenalan terhadap pola Sidik jari
yang sama.

79
Gbr. 3.48 Sidik Jari

2. Raut Wajah (Face)


Raut wajah dalarn pencirian menggunakan scan dengan panas sinyal infra merah
(infra red heat scan) untuk mengidentifikasi karakter istik bentuk wajah. Dimana
raut wajah setiap manusia berbeda-beda. Kamera infra merah dapat menangkap
bentuk pancaran panas dari wajah seseorang. Jadi sistem hanya akan bekerja jika
mengenali wajah seseorang tersebut. Dengan memindai setiap struktur pada wajah
seperti alis, jarak antara mata. dan hidung. sistem bisa menjadi altematif kemanan
saat ini.

Gbr. 3.49 Mendekteksi Wajah


3. Retina
Retina mata manusia terlindung dan terproteksi dari lingkungan Iuar. Mata memiliki
sifat physiologi, memiliki ukuran, ketajaman reaksi terhadap cahaya yang berbeda-
beda dan akan bereaksi terhadap cahaya/sinar dan gerakan/ getaran alami untuk
mencegah perubahan pada gambar atau subjek lain yang mengarah pada mala.
Metode akan tidak berlaku jika pengguna mengidap katarak.
Retina merupakan lapisan jaringan peka cahaya yang terletak di bagian belakang
bola mata. Retina berfungsi mengirimkan pesan visual melalui saraf optikus ke otak.
Retina mengandung saraf-saraf cahaya dan pembuluh darah. bagan retina yang
paling sensitif adalah makula, yang memiliki ratusan ujung saraf. Jumlah ujung
saraf yang terlalu banyak menyebabkan gambran visual yang tajam. Retina
mengubah gambaran tersebut menjadi gelombang listrik yang dibawa oleh saraf
optikus menuju ke otak.

80
4. Tanda tangan (Signature)

Tanda tangan, dengan digunakannya papan dan pena khusus dimana pemakai
menulis tanda tangan, dengan cara penciriannya bukan membandingkan bentuk
tanda tangan, tetapi membandingkan gerakan (arah) dan tekanan pada pena saat
menulis. Seseorang dapat meniru landa tangan tetapi sulit meniru persis cara
(gerakan dinamis dan irama tekanan) saat pembuatan tanda tangan.

5. Suara (Voice)
Suara manusia khas dan unik, dapat membedakan antara satu manusia dengan
manusia lainnya dilihat dari perbedaan frekuensi, intonasi suara karena jenis suara
tidak ada yang sama persis. Aspek yang dapat menjadi perbandingan adalah dasar
suara/bunyi, bunyi sengau (yang keluar dari hidung), gerakan jakun, irarna, tingkat
suara / bunyi, frekuensi dan durasi.

Gbr. 350 Mendeteksi Suara

Keuntungannya adalah murah biayanya dan tidak mengganggu, tetapi jika


seseorang sakit atau adanya faktor lain yang menyebabkan perbedaan bentuk naik
tur unnya suara akan mengganggu kinerja dari sistem

6. Iris
Iris merupakan jaringan berwama yang membentuk cincin, menggantung di
belakang komea dan di depan lensa. Iris mengatur jumlah cahaya yang masuk
dengan cara membuka dan menutup (merubah ukuran pupil). seperti halnya celah
pada lensa kamera. Apabila lingkungan di sekitar gelap maka cahaya yang masuk

81
akan lebih banyak, sedangkan jika lingkungan di sekitar terang maka cahaya yang
masuk menjadi lebih sedikit. Iris lebih cenderung didepan mata, sedangkan retina
ada dibelakang mala.

Gbr. 3.51 Mendekteksi Iris Mata

7. Keystroke
Pengenalan keystroke telah didefinisikan oleh industri dan akademisi sebagai proses
mengukur dan menilai ritme pengeLikan pada perangkat digital. terrnasuk pada:
keyboard komputer. ponsel. dan panel layar sentuh. Pengukuran pengetikan yang
dicatat, pengenalan keystroke, mengacu pada informasi waktu lerperinci yang
menjelaskan secara tepat kapan setiap tombol ditekan pada perangkat digital dan kapan
dirilis sebagai tipe orang. Meskipun biometrik cenderung mengandalkan sifat fisik
seperti sidik jari dan wajah atau karakteristik perilaku, banyak yang menganggap
dinamika keystroke sebagai biometrik alternatif. Teknologi Biometrik adalah sistem
yang menjembatani kebutuhan tersebut dengan menggunakan bagian tubuh manusia
sebagai kepastian pengenalan. Bagian tubuh manusia yang digunakan antara lain sidik
jari, mata dan wajah seseorang.
Teknologi biometrik merupakan teknologi yang digunakan untuk menunjukkan
keaslian (authentication) dari individu yang melakukan akses terhadap aset organisasi.
Authentication adalah konsep yang menunjukkan bahwa hanya mereka yang diijinkan
saja (authentic) yang dapat mempunyai akses terhadap aset organisasi atau hal-hal yang
bersifat confidential lainnya.
Secara umum ada tiga model authentication yang digunakan dalam mengarnankan aset
sebuah organisasi yaitu :
1. Something you have (possession): kunci atau kartu identitas

82
2. Something you know (knowledge): password. PIN atau kata kunci yang digunakan
untuk mclakukan suatu akses kcdalam asset organisasi
3. Something you are {biometrik}:teknologi biometrik security.

Teknologi biometrik dengan pendekatan something you are adalah yang paling akurat,
keunggulan biometrik ini adalah :
1. Sulit unluk dimanipulasi karena menggunakan konsep something you are
2. Memungkinkan dilakukan audit trial terhadap setiap kejadian yang ada, dimana
melalui biometrik security dapat diketahui: siapa yang melakukan akses terhadap aset
organisasi (who), dimana (where) dan kapan (when)individu tersebut melakukannya
3. Mencegah individu yang tidak mempunyai otorisasi untuk melakukan akses
terhadap aset organisasi. Kebocoran sangat mungkin terjadi,jika menggunakan
password (something you know) atau kartu (something you have), dimana kartu yang
dimiliki individu dapat dipinjamkan kepada individu yang lain atau hilang dan
ditemukan oleh individu yang tidak mempunyai otorisasi
4. Sebagai solusi untuk kelemahan konsep something you know, yaitu adanya
kemungkinan individu tidak dapat mengingat kembali passwordatau PIN untuk
melakukan akses.

3.3.3 Fase Biometrik


Biometrik mcrupakan sistcm yang mcmbaca bagian tubuh manusia untuk mengenali
keaslian (authentication), dimana teknologi ini menggunakan bagian yang unik dan
tetap dari tubuh manusia seperti sidik jari, selaput pelangi mata /iris maupun wajah
yang disimpan dalam database teknologi biometrik.
Mekanisme kerja dari teknologi ini adalah mencocokkan antara data yang diterima
melalui biometric reader dengan apa yang ada dalam database sistem biometrik atau
dengan kata lain membandingkan data yang sudah didefenisikan (predi?ned data)
dengan data sekarang (presented data). Dari perspektif ekonomi, teknologi biometrics
securi tidak lagi tergolong investasi yang mahal, karena harga aplikasi biometrik sudah
mulai terjangkau oleh hampir semua lapisan [Link] dibandingkan beberapa
tahun sebelumnya.

Mekanisme sistem biometrik dapat digambarkan dengan beberapa fase. pertama fase
penggolongan (enrollment). Pada fase ini masukan akan di pindai (scan) oleh sensor
83
biometrik. yang merupakan representasi karaktcristik digital. Selanjutnya fase
pcncocokan, dalam fase ini inputan database akan dicocokkan dengan identifikasi data.
Dapat dimungkinkan adanya reduksi, sehingga dihasilkan representasi digital.
Hasil ini akan diproses dengan ekstraktor ciri untuk rnenghasilkan suatu representasi
yang ekspresif dalam bentuk template. Bergantung aplikasinya template dapat
disimpan dalam database di sisLem biometrik atau dapat direkam pada kartu magnetik
(atau smartcard). Sedang pada fase pengenalan, karakteristik individu dibaca oleh
pembaca biometrik (reader). Selanjutnya dikonversi dengan format digital, untuk
diproses sebagai ekstraktor ciri (template). Hasil template ini selanjutnya dicocokkan
dengan identifikasi individu.

Sistem biometrik belumlah sempurna, karena suatu saat masih dapat melakukan
kesalahan dengan menerima imposlor sebagai invidu yang juga valid (terjadi kesalahan
pencocokan), sebaliknya terjadi penolakan terhadap individu yang valid (terjadi
kesalahan ketidakcocokan).
Untuk menjamin terhindarnya kesalahan seperti itu, bisa] memadukan ciri biometrik
wajah dengan ucapan, serta atau dari memadukan biometrik wajah dengan ciri tanda-
tangan. Selain itu dalam penerapannya ukuran database template sangatlah besar,
bahkan dalam database perbankan pusal pernah Lerjadi bottleneck saal proses
identifikasi.
Sistem biometrik yang ideal, diharapkan mempunyai karakteristik sebagai berikut :
a) Aspek universal, artinya ciri ini dapat berlaku secara urnum (bahwa setiap manusia
mempunyai karakteristik),
b) Aspek unik (tidak ada dua manusia yang mempunyai karakteristik yang sama),
c) Aspek haruslah bersifat permanen (karaktristik persona] yang tidak berubah-ubah)
dan terakhir dapat dihimpun (collectable), karakleristik ini mudah disajikan oleh sensor
dan mudah dikuantisasikan dan dikuantifikasikan.

84
Gbr. 3.52 Mekanisme Sistem Biometrik

Selain beberapa hal yang harus diperhatikan dari mekanisme ini adalah masalah kinerja
(dalam mekanisme ini akurasi sistem. kecepatan, kehandalan) perlu
mempertimbangkan adanya resource, faktor-faktor operasional dan pengembangan,
dsb.
Hal ini akan berpotensi sebagai kendala teknis. Selain itu adalah akseptabilitas (daya
terima pengguna) akan mendorong keyakinan user terhadap akurasi dan kecepatan.
Serta aspek circumvention yaitu aspek kemudahan sistem yang tidak bergantung alaL
mekanisme operasional, dsb.

3.4 SMART CARD


Smart card atau kartu pintar merupakan kartu plastik seukuran kartu kredit dengan
microchip didalamnya. Contoh paling mudah ditemui adalah : SIM Card Handphone
atau kartu kredit chip. Smart Card dapat menyimpan lebih banyak data daripada kartu
stn‘p magnetik [ni dapat diisi dengan data, digunakan untuk panggilan telepon,
pembayaran uang elektronik, akses Iayanan dan aplikasi Iainnya. Kartu bisa dihapus
datanya dan diisi ulang untuk digunakan kembali.

Smart card adalah kartu berbahan plastik yang di dalamnya


ditempelkan Chip komputer yang dapat menyimpan berbagai jenis
tipe data, juga termasuk keamanan akses informasi dan aplikasi.

Smart card memberikan beberapa keuntungan dibanding dengan kartu magnetik


tradisional. Smart card lebih sulit untuk diduplikasikan dibandingkan dengan kartu
tradisional. lnformasi yang dapat disimpan oleh smart card lebih kompleks dan dapat
diperbaharui.

85
Gbr. 3.53 Smart Card

Smart Card diciptakan untuk menjadi solusi bagi problem - problem yang dihadapi
masa kini, di antaranya: mobilitas tinggi, keamanan data, ketangguhan terhadap
gangguan, kestabilan, dan unjuk kerja yang tinggi.
lnteroperabilitas antara sistem adalah kunci keberhasilan dari smart card Agar efektif,
sebuah smart card harus portable clan scalable. Penting bahwa beberapa aplikasi dapat
digunakan dalam 1(satu) kartu saja dan bahwa setiap kartu dapat dibaca oleh setiap
reader.
Aplikasi dan fungsi smart card untuk database berbasis komputer akan memberikan
hak akses tersendiri berdasarkan kode - kode program yang terenkripsi yang
dimasukkan dalam chips pada smart card.

3.4.1 Standarisasi Smart Card

Ada 3 jenis kartu smanf card yang beredar, yaitu :


a) Memory Card ini adalah jenis pertama yang dikenal orang dan digunakan pertama
kali untuk kartu telepon. Jenis kartu ini menyimpan data yang telah di - preload oleh
manufakturnya, kemudian mesin pembaca akan mengurangi isi variabel yang
disimpannya.

b) Microprosessor Card, kartu jenis ini dapat diprogram dengan bebas untuk keperluan
apa saja. Hal ini dimungkinkan dengan adanya mikroprosesor dalam chip.
Keterbatasaannya ada pada ukuran ROM yang dimiliki dan fungsi aritmatika yang
masih Sederhana.

86
c) Contactless Card kartu jenis ini mentransfer data tanpa ada kontak eleklrik antara
kartu dan terminalnya. Dapat berupa memory card atau microprocessor card.

Mengingat banyaknya manufaktur yang membuat smart cardmaka perlu djbuatkan


standarisasi skala internasional untuk memudahkan dalam pertukaran dan transfer data
antara kartwkartu buatan manufaktur tersebut. Pengembangan teknologi smart card
tunduk pada standarisasi yang ditetapkan oleh ISO {International Organization for
Standarization) / IE C (Intemationa/Electrotechnical/Commission) dan atau CEl
(Comite European de Normalization). Dokumen slandarisasi smart card yang perlu
diketahui adalah dokumen 1807816 8 lSOTC68/SC6.

Gbr. 3.54 Diagram jenis smart card

3.4.2 Format Kartu


Smart card mempunyai format yang hampir sama dengan jenis kartu lain, contoh : kartu
magnetik. Kartu ini mempunyai dimensi chip 85.6 mm X 54 mm.
Semua jenis smart card memiliki chip dengan dimensi yang sama. Chip ini ditanam
dalam plat plastik tipe lD-1 yang terbuat dari bahan PVC dengan tebal 0,76 mm sesuai
standar ISO 7816.

Selain plat ID-l ada juga plat tipe lD-OO dan lD-OOO dengan dimensi masing - masing
66,10 mm X 33,10 mm dan 2.5 mm X 15 mm. Untuk lebih jelasnya, silahkan Iihat
gambar berikut.

Gbr. 355 Smart card

87
Fungsi Pin tersebut adalah :
• Vcc adalah tegangan suplai yang dibutuhkan untuk menggerakkan chip. di mana
tegangan Vcc biasanya 5V01t.
• Gnd adalah ground.
• Reset yang merupakan jalur sinyal yang digunakan untuk menginisialisasi keadaan
dari rangkaian terintegrasi setelah power dihidupkan.
• Vpp digunakan untuk sinyal dengan tegangan tinggi yang digunakan untuk
memprogram memori EPROM.
• Clock sinyal digunakan untuk mengendalikan logika IC 8 juga digunakan untuk
hubungan komunikasi serial.
• l/O merupakan konektor input 8 output,

Hubungan dengan smart card


Smart card tidak dapat berfungsi jika kontak yang ada pada smart card tidak
berhubungan dengan konektor dari alat interfacenya (smart card reader). Dimana
komunikasi yang terjadi antara smart card reader dengan komputer berupa komunikasi
seriaL
Ada empat hal agar smart card dapat berfungsi (berdasarkan |SO7816 asynchronous
smart card Information /doc/telecom/phonecard/[Link].) yaitu
• RST pada smart card mendapatkan sinyal low.
• Vcc mendapat tegangan 5 volt.
• I/0 smart card dalam keadaan siap menerima.
• Clock pada smart card harus stabil

Gbr 3.56 Smart Card Reader

88
3.4.3 Pengoperasian Smart Card
Smart card terdiri dari beberapa jenis, diantaranya adalah :
• MCOS (Multi Card Operating System)
• PCOS (Payment Card Operatmg System )
• COS (Card Operating System)
Smart card yang telah memenuhi standardisasi ISO7816 telah dibagi menjadi tiga yaitu
• ISO standard 7816/1 mengatur karakteristik fisik.
• ISO standard 7816/2 mengatur tentang lokasi dan dimensi dari kontak.
• ISO standard 7816/3 mengalur tentang protocol dan signal transmisi.

Implementasi Smart Card


Aplikasi penggunaan smart card dapat digolongkan menjadi 3 kategori utama :
• Penyimpan data : kartu digunakan sebagai alat penyimpan informasi yang
menyenangkan, portabel, dan aman (misal, rekaman medis).
• ldentifikasi : kartu menjadi alat yang aman untuk mengidentifikasi sipemegang
kartu dan memberi akses tertentu kepada pemegang kartu (misal, otorisasi akses
PC).
• Keuangan : Kartu dapat digunakan untuk transaksi sebagai pengganti cek, misalnya.
Dalam praktik, smart card dapat diaplikasikan pada berbagai macam industri dan
keperluan. lnilah beberapa diantaranya :

A. Transportasi
Dengan berjuta-juta transaksi transportasi yang berlangsung setiap hari, smart card
dengan mudah mendapatkan tempat pada pasar yang berkembang dengan pesat ini.
Smart card dapat digunakan dalam transaksi transportasi umum, misalnya penumpang
bus di London tidak perlu memberi karcis bus, tetapi menggunakan contactless sman‘
card dengan melewatkan kartunya di depan sebuah pembaca kartu yang kemudian akan
mengurangi biaya yang harus dibayar si penumpang dari nilai yang tersimpan di dalam
kartu itu.

Mereka yang tinggal di Johor, Malaysia dan bekelja di Singapura setiap hari berangkat
dari Johor ke Singapura. Ada sekitar 400.000 orang yang berangkat seperti ini baik
dengan menggunakan mobil maupun motor. Kendaraan yang keluar masuk itu hams

89
membayar sejumlah uang dengan kartu Touch N'Go, yaitu sejenis cash card
contactless.

Pembayaran tol jalan raya adalah contoh lain dari penggunaan sman‘ card di bidang
transportasi. Seperti telah disinggung di atas. di Singapura system ERP mengharuskan
pengemudi mobil menggunakan smart card Pengguna jalan raya yang smart card - nya
menyimpan nilai yang kurang dari besarnya biaya memasuki daerah ERP akan difoto
oleh kamera di pintu gerbang ERP dan didenda. Di mana pengamanan pembaca kartu
terdapat dalam pemrosesan data dan ideal untuk penggunaan yang tidak memerlukan
tingkat keamanan yang terlalu tinggi.

Gbr. 357 Smart Card untuk Kartu jalan toll

Chip mikroprosesor dapat menambahkan, menghapus atau memanipulasi informasi


dalam memorinya. Chip ini dapat dianggap sebagai sebuah komputer mini dengan
sebuah port input/output, sistem operasi. dan hard disk. Chip mikroprosesor tersedia
dengan arsitektur 8, 16, dan 32 bit. Kapasitas penyimpanan datanya berkisar mulai dari
300 byte sampai 32000 byte dengan harapan akan makin besar dengan berkembangnya
teknologi semikonduktor. Kemampuannya untuk men - download bukan saja data
tetapi juga program telah meningkat dengan diperkenalkannya teknologi javaCard oleh
Sun dan Multos oleh Mondex.

B. Kartu Telepon
Pengoperasian telepon umum yang menggunakan kartu telepon pra - bayar dengan
aplikasi smart card! seperti Kartu Telepon Chip, jauh lebih murah bagi operatomya
dibandingkan telepon umum yang menggunakan uang koin.

90
Penggunaan kartu pra-bayar membuat pengelola tidak perlu mengeluarkan biaya untuk
melindungi teleponnya dari pencurian uang, atau membayar tabung uang.
Dewasa ini telah lebih dari 80 negara di seluruh dunia yang menggunakan smart card
pada kartu telepon prabayar. Pasar dunia untuk kartu telepon pintar diharapkan akan
menjadi lebih dari 1,5 milyar pada tahun 2020. Bukan hanya untuk telepon umum,
sebagaimana telah banyak digunakan di Indonesia. kartu telepon pra maupun pasca-
bayar juga digunakan untuk telepon genggam.

Sistern telepon radio yang dikembangkan dewasa ini bukan hanya memungkinkan
operator telepon mengontrol aspek pengamanan dan pembayaran, tetapi juga
memungkinkan penggunaan telepon lintas balas negara (dikenal sebagai roaming).

Smart card pada kartu telepon genggam dapat menyimpan semua informasi pribadi
pelanggan. Smart card dimasukkan ke dalam telepon genggam dan semua telepon
masuk ke nomor pelanggan akan diarahkan ke nomor bersangkutan dan biaya telepon
akan dikenakan pada rekening pribadi Si pelanggan. Data yang aman yang berkaitan
dengan langganan telepon tersebut disimpan di dalam smart card, bukan di leleponnya.
Sebuah kode rahasia yang dikenal sebagai PIN (Personal Identification Number) juga
disertakan untuk melindungi sang pelanggan dari penyalahgunaan kartu teleponnya.

C. Layanan Umum
Perusahaan layanan umum di lnggris, Perancis dan beberapa negara lain menggunakan
smart card untuk cara langganan pra - bayar dan pembacaan meteran listrik. Pelanggan
membeli listrlk sejumlah tertentu pada tempat pembayaran yang ditunjuk dan
mendapat kartu yang telah diisi ulang dengan meteran Iistrik.

Gbr. 358 Smart Card untuk Prepaid Listrik

91
Pembeli juga dapat menggunakan kartu untuk mengakses informasi seperti jumlah sisa
meteran listrik, jumlah yang dipakai kemarin atau bulan lalu, jumlah meteran yang
tersisa. Suatu sistem darurat memungkinkan pelanggan menambah meteran listrik
sampai jumlah tertentu dan membayamya kemudian. Setelah jumlah yang ditetapkan
terlewati, listrik akan otomatis padam.

D. Keamanan Komputer

Orang mengembangkan Boot Integrity Token System (BITS) untuk melindungi


komputer dari sejumlah virus yang menyerang sistem booting dan menerapkan
pembatasan atas akses terhadap komputer.

BITS dirancang agar komputer melakukan boot dari boot sector yang
disimpan pada smart card dengan care mem- bypass boot sector
komputer itu yang mudah terlhfeksi virus. Smart cardjuga dapat
dikon?guraSIkan agar komputer hanya dapat diakses oleh orang yang
mempunyai otorisasi

E. Medis / Kesehatan
Smart cardjuga dapat menyimpan informasi medis seperti rincian pada asuransi medis,
sensitivitas pada obat tertentu. rekam medis, nama dan nomor telepon dokter, serta
informasi lain yang vital dalam keadaan darurat Jerman telah mengeluarkan kartu bagi
semua warga negaranya yang berisi informasi asuransi kesehatan yang mendasar.

Di Perancis dan Jepang, pasien penyakit ginjal mempunyai akses terhadap kartu yang
berisi catatan mengenai dialysis dan resep obat mereka. Kartu - kartu itu dirancang
dengan fitur pengaman untuk mengontrol akses terhadap informasi hanya bagi pihak
yang berwenang dan dokter.

Di Amerika Serikat, Oklahoma City mempunyai sistem smart card yang disebut
MediCard sejak tahun 1994. Dirancang oleh para profesional di bidang pemeliharaan
kesehatan, smart card ini secara selektif dapat mengontrol akses terhadap riwayat
92
medis pasien yang direkam pada MediCard mereka. Walaupun demikian. informasi
mendasar, termasuk dokter keluarga dan kerabat dekat yang perlu dihubungi, tersedia
bagi staf gawat darurat untuk situasi - siluasi yang mendesak. Pembaca (reader) smart
card dipasang di rumah sakit, apotek, layanan ambulans, kamar praktek dokter dan
bahkan di kantor pemadam kebakaran sehingga MediCarddapat digunakan baik untuk
keadaan darurat maupun tidak

F. ldentifikasi Pribadi
Beberapa negara, termasuk Spanyol dan Korea Selatan telah mulai smart card yang
dapat digunakan sebagai kartu penduduk bagi warga negaranya. Di Spanyol, kartu
identitas dengan nomor social security telah dikeluarkan bagi 7.500.000 penduduk
dengan akses terhadap tunjangan kesehatan.

Gbr. 3.59 Penerapan Smartcard EKTP

Direncanakan pada tahun 2020 jumlah itu telah mencapai 100 juta. ldentifikasi
diverifikasi lewat cap jari. Korea Selatan pun tengah merintis kartu identifikasi yang
berisi informasi identitas diri, SIM, asuransi kesehatan dan tunjangan pensiun.

Termasuk di Indonesia juga menerapkan KTP dalam bentuk EKTP. Pelaksanaan tahap
pertama dimulai pada tahun 2011 dan berakhir pada 30 Apri12012 yang mencakup 67
juta penduduk di 2348 kecamatan dan 197 kabupaten/kota. Sedangkan tahap kedua
mencakup 105 juta penduduk yang tersebar di 300 kabupaten/kota lainnya di
Indonesia.

3.4.4 Smart Card Multi-Aplikasi


Kebanyakan sistem smart card yang digunakan dewasa ini mempunyai satu tujuan dan
dihubungkan dengan hanya satu proses. Misalnya, kartu telepon pintar yang membuat

93
orang nyaman dalam menggunakan telepon umum, kartu kesehatan yang menyimpan
riwayat medis dan informasi asuransi. Semua aplikasi ini disimpan dalam sistem smart
card berbeda dan terpisah-pisah sehingga dapat menimbulkan situasi serta masalah
yang sama dengan sistem kartu magnetik tradisional yang mengharuskan pengguna
membawa beberapa kartu untuk berbagai keperluan. Sebenarnya, smart card
mempunyai kemampuan untuk menyatukan semua aplikasi tersebut sehingga didapat
satu kartu untuk berbagai fungsi.

3.4.5 Keuntungan Menggunakan Smart Card


Berikut ini adalah keuntungan smart card jika berhasil diterapkan, diantaranya adalah:
1. Lebih handal daripada kartu magnetik
Kehandalan dari smart carddisebabkan oleh proteksi terhadap keamanan data yang
disimpan. Keamanannya tidak hanya tergantung pada chip, namun juga keseluruhan
system termasuk aplikasi serta proses pembuatan dari smart card itu sendiri. Chip
menjamin keamanan data yang disimpan di dalam smart card disebabkan adanya
mekanisme enkripsi sehingga tidak mudah dibaca oleh pihak yang tidak berwenang.
Untuk membuat aplikasi smart card juga perlu rancangan security terhadap aplikasi
itu sendiri, misalnya aplikasi dibuat agar hanya pihak yang berwenang yang dapat
menggunakan smart card dan aplikasi yang ada di dalamnya.

Selain keamanan chip dan aplikasi, keamanan terhadap proses pembuatan smart
card! terutama pembuatan Mikroprosesor juga perlu dipertimbangkan. Kebanyakan
dari perusahaan pembuat chip menyembunyikan detail dari rangkaian
mikroprosesor, tidak terkecuali pada customernya.

Dalam hal ini ada 3 fase, yaitu designed-in security, kontrol terhadap informasi dan
proses pembuatan dan pemasaran. Designed-m security meliputi perancangan dari
chip mikroprosesor. Kontrol terhadap informasi meliputi bagaimana informasi yang
rahasia disimpan. Sedangkan proses pembuatan dan pemasaran lebih banyak
memperhatikan aspek keamanan dari chip tersebut. misalnya tempat penyimpanan
yang aman.

2. Lebih banyak menyimpan informasi daripada kartu magnetik.

94
Kapasitas memori dari smart card lebih besar dibanding kartu magnetik. Kartu
magnetik hanya memiliki memori sebesar 140 byte yang hanya cukup untuk
menyimpan kode PIN dan data untuk login ke dalam server- based system Oleh
karena itu, transaksi lebih banyak dilakukan secara on-line Sedangkan smartcard
mempunyai ukuran memory bermacam - macam, misalnya dari 1 Kbyte (CPI dari
ASE (Aladin Smartcard EIVIFOnIHEIIO), 2 Kbyte (CC1 dari ASE(Aladin
Smarlcard Environment), 22 Kbyte (JavaCard dan 31 Kbyte(MSC0402 dari
Motorola). Selain berisi informasi, smart card juga berisi sistem operasi yang
mengendalikan seluruh proses yang terjadi di smart card

3. Lebih sulit untuk ditiru daripada kartu magnetik


Kartu magnetik mempunyai pita magnetik pada permukaaannya. Pengcopyan
terhadap kartu magnetik dilakukan dengan meng-copy pita magnetik tersebut ke
kartu lain. Pada smart card peng-copyan terhadap kartu sulit dilakukan, ini
disebabkan karena setiap kartu memiliki nomor seri yang unik, tidak ada 2 buah
kartu yang memiliki nomor seri yang sama, Jika pengaman dari kartu dilakukan
dengan menghitung hash dari nomor seri kartu, maka peng-copyan kartu tidak
mungkin dilakukan. Selain itu juga disebabkan karena proleksi terhadap data
dengan menggunakan secret code, sehingga data tidak dapat dibaca tanpa
mengetahui secret codenya.

4. Dapat digunakan kembali


Setelah nilai yang tertulis di dalam smart card, misalnya jumlah pulsa/uang habis,
smart card dapat diisi ulang dengan menuliskan nilai tertentu ke dalamnya. lni bisa
dilakukan selama kondisi smart cardmasih balk, misalnya tidak terdapat kerusakan
pada chip. Berbeda dengan kartu magnetik, setelah nilai yang ada di dalamnya
habis, maka kartu tersebut tidak dapat digunakan kcmbali.

5. Dapat melakukan banyak fungsi di berbagai area industri


Walapun kartu magnetik telah banyak dimanfaatkan di berbagai sektor. misalnya
sektor perbankan dan sektor telekomunikasi, tetapi f ungsi yang dapat dilakukan
terbatas atau disebut single function Misalnya sebagai kartu kredit untuk melakukan
fungsi kredit. Karena keistimewaan yang dimiliki oleh smart card yaitu dalam hal
kapasitas simpan dan kemampuan untuk melakukan proses. smart card menawarkan
95
skema multifunction, yaitu satu kartu untuk berbagai layanan. Smart card banyak
dimanfaatkan misalnya di sektor telekomunikasi, misalnya SIM card pada layanan
GSM. SIM selain sebagai kartu telepon dengan sistem Pre-paid juga akan
dikembangkan layanan untuk kredit, jadi semacam ATM pribadi. Di samping itu
smaIT cardtelah dimanfaatkan di sektor Iain, seperti sektor keuangan, transportasi,
dan kesehatan.

6. Selalu ber-evolusi (sesuai kemajuan chip komputer dan memori).

Smart card mempunyai stander mikroprosesor 8-bit, namun saat ini


mulai dikembangkan mikmprosesor 32-bit yang mempunyai
keuntungaa yaitu memungkinkan melakukan pemrograman dengan
menggunakan bahasa tmgkat tinggi dan menmgkatkan kekuatan
komputasi untuk fungsi matematika yang kompleks yang tidak
mungkin dilakukan pada mikroprosesor 8-bit.

Peningkatan kekuatan komputasi ini akan mempercepat jalannya program dan


waktu transaksi. Dan yang paling penting, peningkatan MIPS (million instruction
per second) memungkinkan industri smart card memanfaatkan kemajuan teknologi
biometri dan kriptogra?. Selain perkembangan mikroprosesor, perkembangan
memori merupakan faktor penting dalam perkembangan smartcara! Misalnya
proses pembuatan mcmori mcnggunakan 0.8 micron mcnghasilkan mcmori dcngan
ukuran 23K ROM, 8K EEPROM dan 384 byte RAM. Dengan makin kecilnya
satuan yang digunakan. misal 0.28 microm, makin kecil pula ukuran die (unit
terkecil di dalam memori). lni menyebabkan kapasitas memori di dalam chip
tersebut menjadi semakin besar.

3.5 MAGNETIC CARD


Umumnya yang sering jumpai disekitar kita seperti kartu ATM, kartu kredit, kartu
mahasiswa, kartu HPWP dll memakai ketebalan 30 mil dan ukuran standard CRSO
(85,5mm X 53,6mm).
Kartu magnetic terdiri dari 2 jenis yaitu jenis :
96
- HiCo (High Coercivity) dan
- LoCo (Low Coercivity)
Pada dasamya jumlah data yang dapat diencode ada kartu magnetik adalah sama
besarnya yaitu 3 track. Lalu, apa perbedaan yang paling mendasar? Yakni antara HICO
8 LOCO adalah tingkat kesulitan untuk menghapus atau memasukan informasi.

3.5.1 Spesifikasi Magnetic Card

Berikut adalah spesifikasi dari masing-masing magnetik:

A. HICO
Atau High coercivity adalah nilai koefisiensi yang tinggi dari suatu media magnetik
yaitu antara 2500 - 4000 0e ([80 7811-6) dan biasanya diencode dengan daya magnetik
yang lebih besar (2750 Oersted). lnilah faktor yang membuat kartu HiCo lebih tahan
lama karena dalam prosesnya seharunya tidak mudah dihapus. Warna stripenya hitam
dan paling banyak diaplikasikan untuk Kartu ATM, Kartu Member, Credit Card, Kartu
Pelajar, Kartu Pegawai dsb.

B. LoCo
Atau Low coercivity adalah nilai koefisiensi yang rendah dari suatu media magnetik
yaitu antara 250 - 600 Oe (ISO 7811-2). Memiliki karakteristik warna stripe cokelat
dan paling direkomendasikan untuk pemakaian jangka pendek. Magnetik LOCO
biasanya diencode pada daya magnetik yang rendah yaitu (300 Oersted). Jenis ini
paling banyak digunakan untuk kartu hotel, kartu bermain, kartu event dsb.

Yang terpenting sebelum memutuskan menggunakan jenis magnetik HICO atau LOCO
untuk usaha Anda pastikan terlebih dahulu sampai kapan akan menggunakan kartu
tersebut. Banyak kejadian terutama pada saat Kartu kunci hotel berhenti bekerja atu
rusak.
Kartu Magnetik tentu saja dapat diprogram ulang, tapi akan sangat menganggu proses
bisnis. Jadi kesimpulannya kartu magnetik HICO adalah jenis yang paling kami
rekomendasikan, bedanya hanya terkait selisih harga dengan kartu magnetik LOCO.

3.5.2 Jenis Kartu Magnetic Card


97
Kartu PVC (Poly Vinyl Chloride) adalah kartu plastik berwarna putih polos dengan
material PVC yang mempunyai ukuran CR80 (85,5mm X 53,6mm) dan mempunyai
ketebalan standard 30 mil. Bahan ini bisa digunakan untuk jenis kartu :. 1) Kartu
Magnetic (Magnetic Card) Kartu Magnetic Stripe adalah Salah satu jenis kartu yang
mampu menyimpan data dalam pita magnetik yang berbaris dalam Garis-garis
magnetik dikartu, sering disebut juga kartu gesek atau magstrlpe, ia dapat dibaca ketika
ada kontak fisik dan menggesekkannya melewati mesin pembaca atau card reader. Cara
kerjanya adalah pada strip pita magnetik di rekam data binaryberupa nomor akses data
pada komputer, cara nya dengan menggesekan kartu pada card reader, card reader
membaca informasi suara dari strip pita magnetik dan mengartikannya sebagai kode
binary. Kartu Magnetik strip dibuat untuk menyimpan data yang mana kartu tersebut
digunakan untuk transaksi atau sebagai alat pembayaran. Kartu Magnetic Stripe
berdasarkan standar dari :
• ISO 7810 : Physical Characteristics
• ISO 7811-1 : Embossing
• ISO 7811-2 : Magnetic Stripe - Low Coercivity
• ISO 7811-3 2 Location of Embossed Characters
• ISO 7811-4: Location of Tracks 1 and 2
• ISO 7811-5 : Location of Track 3
• ISO 7811-6 : Magnetic Stripe - High Coercivity
• ISO 7813 : Financial Transaction Cards

Standar diatas merupakan standar dalam pembuatan kartu magnetic stripe oleh
institusi. Besarnya harus standar, letaknya harus sesuai, harus dapat menghandle panas
dan lain-lain. Tujuannya agar semuanya standar dan dapat digunakan di negara
manapun. Tentunya dengan standar kartu, maka cardreaderdimanapun akanjuga
standar agar dapat membaca kartu magnetic stripe

Gbr 3.60 Standar Kartu Magnetic

98
Gbr. 3.61 Standar Spesifikasi Kartu Magnetic

Magnetic Stripe Encoding Tipe :

Gbr. 3.62 Card Data Format Track 1 IATA

IATA : lntemational Air Transport Association : Format Magnetic Stripe yang


menyimpan informasi lebih besar dibanding Track 2, dan berisi Mama Pemilik Kartu,
Homer Akun, dan lnformasi Data yang lainnya. seperti dalam Format Track 1. Track
format seperti ini digunakan untuk Penerbangan Pesawal ketika melakukan reservasi
melalui Kartu Kredil atau pemesanan tiket dan reservasi sistem secara otomatis
menggunakan kartu Standar IATA

Gbr. 3.63 Card Data Format Track 2 ABA

99
ABA : American Banking Association, dikembangkan oleh American Bankers
Association untuk alat pembayaran atau transaksi. Saat ini Track 2 yang sering
digunakan yaitu untuk kartu debit bank dan kartu kredit. Tetapi untuk beberapa kartu
kredit sudah diharuskan untuk berpindah menggunakan Format Trackl untuk
mengamankan pemilik Kartu. Format Track 2 biasa dapat dibaca dengan
Channe/Reader seperti ATM, EDC ataupun Kartu Kredit Reader.

ABA didesain sebagai spesifikasi standar untuk semua Bank yang


menerbitkan kartu untuk digunakan oleh nasabah dalam transaksi. Isi
datanya dapat dilihat seperti digambar. Saat ini Track 2 yang digunakan
untuk Bank- Bank di Indonesia untuk mengakomadasi Informasi
tentang Issuer atau pemilik kartu untuk dapat beliransaksi baik antar
bank maupun untuk pembayaran via EDC.

ABA sama dengan implementasi di indonesia disebut juga dengan Kode Bank.
Biasanya kalau kita transaksi via ATM. maka kita dapat lihat koe banknya. ABA kode
sama dengan ialah Kode Bank untuk bank-bank yang ada di indonesia untuk digunakan
sebagai routing transaksi dalam financial transaction

Gbr. 3.64 Card Data Format Track 3

100
THRIFT : Track 3 belum banyak digunakan, tetapi beberapa telah digunakan untuk
lndustri dengan berbagai tipe Giro atau Tabungan atau Karlu Kredil dalam
mengakomodir lransaksi. Dengan jumlah Data Character yang lebih banyak dapat
dihandle di track 3 sehingga kartu tersebut dapat berisi sesuai dengan data yang
diinginkan.

2) Kartu basis barcode Cara kerja mirip dengan magnetic card. tetapi cara kerjanya
adalah kartu hanya dapat di baca dengan sensor inframerah yang tertanam pada card
reader. Card reader menembakan laser infra merah yang melewati barcode dengan
ketebalan strip yang berbeda, yang di artikan sebagai panjang gelombang, perbedaan
panjang gelombang kedipan laser inframerah yang terpantul di artikan dalam komputer
sebagai angka.

3) Kartu Proximity Kartu Proximity atau Prox Card adalah nama yang umum
digunakan untuk contactless card yang digunakan untuk security acces system atau
sistem pembayaran.

Frekuensi yang umum digunakan pada kartu dan alat pembacanya (card reader) adalah
125 kHz atau yang generasi lebih baru bekerja pada frekuensi 13.56 MHz.

Proximity Card dikenal juga dengan nama RFlD smartcard contactless. Standarisasi
kartu ini umumnya yaitu lSO/IEC 14443 (jarak baca karlu) dan lSO/IEC 15693 .
Umumnya jarak baca berkisar O sampai 3 inch sehingga memungkinkan untuk ditaruh
dalam tas atau dompet. Saat ini kartu proximity bisa diperoleh dengan harga yang
terjangkau yaitu harga umum berkisar USD 1 - USD 3 sehingga banyak digunakan
dalam aplikasi identifikasi, akses kontrol, pembayaran, transportasi, dan Iain-Iain.
Komponen kartu terdiri dari rangakaian IC, kapasitor dan kumparan yang terhubung
secara paralel.

4) Kartu Mifare Sejenis kartu semi konduklor yang diproduksi oleh NXP (philips) yang
sering digunakan untuk public transportation. parking, ID card, sistem absensi, tiket,
kartu kredit, kartu toll, dan masih banyak aplikasi Iainya. Frekuensi yang umum
digunakan pada kartu dan alat pembacanya (card readez) adalah 13.56 MHz.

101
5) Kartu EM EM card secara umum sering disebut juga kartu proximity akan tetapi
secara umum karakteristik dasar kartu ini tidak memiliki memory untuk menyimpan
data seperti kartu mifare. Kartu EM banyak digunakan dalam akses kontrol system
dimana dengan karakteristik dasar kartu EM yaitu frekuensi yang unik maka sangat
memungkinkan untuk digunakan dalam security system.

6) Kartu Chip Kartu chip adalah smart cardyang memiliki karakteristik yaitu
merupakan Integrated Circuit Card (ICC) atau secara kasat mata kita dapat melihat ada
rangkaian circuit di lempengan metal yang biasanya berwama keemasan atau silver.
Selain itu kartu chip juga memiliki memori yang mampu menampung data. Jenis kartu
Chip ini saat ini digunakan secara besar-besaran untuk kartu kredit, bahan utama kartu
Chip ini biasanya
Kemampuan komputasi sebuah SBC biasanya sangat besar, bisa memproses audio,
foto dan bahkan video (misalnya mengenali wajah dalam video). lni adalah contoh hal-
hal yang tidak bisa dilakukan oleh microcontroller (walaupun dalam batas tertentu
microcontroller bisa memproses data yang cukup rumit).
Jika SBC ini kemampuannya sama dengan PC, kenapa tidak memakai PC saja? SBC
ini memiliki penggunaan daya yang sangat rendah (<5 watt) dibanding dengan PC
(desktop biasanya > 70 watt, sedangkan HTPC > 30 watt), dengan pengunaan daya
yang sangat kecil, maka kita bisa memakai batere sebagai sumber powernya. Ukuran
SBC juga sangat kecil dan ringan (misalnya bisa diterbangkan dengan balon udara
aplaagi drone).

Gbr 3.65 Contoh SBC

Perbedaan lain SBC dengan PC biasa adalah: ada pin~pin GPIO (General Purpose
Input Output) yang bisa dihubungkan dengan device apapun (ada batasan kecepatan,
jadi sebenarnya tidak 100% apapun). PC lama memiliki port serial, parallel, game port,
102
dsb yang bisa dihubungkan dengan banyak hardware ekstema], tapi PC baru biasanya
hanya memiliki konektor display, ethernet, dan USB. Dalam banyak kasus USB ini
terlalu rumit dan/atau memiliki latensi yang terlalu tinggi untuk berkomunikasi dengan
device eksternal.
Hampir semua SBC saat ini menggunakan prosessor ARM, tapi ada juga yang
memakai Intel. dan sedikit sekali yang memakai MIPS. Contoh dari SBC adalah
Raspberry.

3.6.2 Single Board Microcontroller


Sebuah microcontroller adalah komputer juga, di dalam sebuah chip microcontroller
sudah ada processor core. memori, dan sistem input/output. Biasanya RAM di
microcontroller sangat kecil dibandingkan dengan SBC (ratusan kilobyte, sampai
beberapa megabyte). storage juga terbatas (ratusan kilobyte, kecuali jika dihubungkan
dengan external storage, seperti SD Card), kecepalan juga terbatas (biasanya kurang
dari 100 Mhz).

Sebuah microcontroller biasanya diprogram langsung tanpa operating


system. Meskipun ada beberapa OS untuk microcontroller,
kemampuannya sangat berbeda dari OS untuk komputer. Bahasa yang
djgunakan untuk memprogram microcontroller sebenarnya beraneka
ragam, tapi biasanya orang memilih memakai assembly dan atau
C/C++. Single board microcontroller yang paling terkenal saat ini
(Arduino) menggunakan bahasa Wiring yang sebenarnya merupakan
subset dari C + +.

Pemakaian daya microcontroller bisa sangat kecil, dalam hitungan microwatt dan
bahkan nanowatt. Pemakaian daya yang sangat kecil ini penting, karena artinya dalam
kasus terlentu kita bisa memakai batere kecil (misalnya CR2032) yang bisa bertahan
beberapa bulan.

Sebuah microcontroller adalah sebuah chip yang independen. Dulu untuk memprogram
microcontroller, orang perlu melakukan ini :
103
• Menaruh chip microcontroller di breadboard (kadang microcontrollernya perlu
dihubungkan ke kristal jika kita ingin frekuensi tertentu)
• Menghubungkan catudaya. Supaya voltasenya cocok dan stabil biasanya perlu
memakai voltage regulator.
• Menghubungkan hardware untuk memprogram (“flash’/”bum") kode ke
microcontroller .
• Menghubungkan harware lain untuk melihat apakah kodenya berjalan dengan
benar.
Sebuah single board microcontroller memiliki berbagai komponen dasar yang
membuat proses pemrograman jadi lebih mudah :
• Microcontroller sudah terhubung ke komponen dasar (kristal. diode pengaman.
dsb)
• Catudaya via USB. dan voltage regulator sudah ada di board.
• Hardware untuk melakukan “flashing" sudah terintegrasi (sehingga tidak perlu
hardware khusus)
• Ada hardware tambahan untuk melihat output serial port microcontroller yang
bisa diakses via USB.
Intinya: sebuah single board microcontroller membuat proses developmentjadi lebih
mudah, hanya perlu colok board ke USB,jalankan IDE, dan klik "Run", output
microcontrollerjuga bisa terlihat di komputer.

Gbr. 3.66 Contoh SBM

Ada banyak jenis microcontroller dengan berbagai arsitektur, beberapa yang terkenal:
AVR/Atmega, PlC/PIC32, ARM, dsb. Untuk pemula, biasanya memakai Atmega atau
104
PIC akan lebih mudah (resourcenya ada lebih banyak tersedia, baik buku maupun situs
internet).
Ada banyak jenis SBC dan SBM saat ini. Seperti Arduino Uno R3, Raspberry Pi, Intel
Galileo, dan lain sebagainya. Berikut ini sebagai pengantar kita jelaskan satu-persatu.
3.6.3 Raspberry Pi
Raspberry Pi berbentuk komputer sebesar kartu kredit yang dikembangkan di lnggris
oleh Raspberry Pi Foundation. Gagasan ini awalnya bagaimana membuat sebuah
komputer kecil dan murah untuk anak-anak pada tahun 2006.

Gbr. 3.67 Logo Raspberry Pi

lde ini muncul ketika beberapa mahasiswa Laboratorium Komputer di Unversitas


Cambridge, yakni Eben Upton, Rob Mullins, Jack Lang dan Alan Mycroft.

Nama Raspberly Pi diambil dari nama buah, yaitu buah Raspberry


sedangkan Pi diambil dari kata Python, yaitu nama dari sebuah bahasa
pemrograman

Python dijadikan bahasa pemrograman utama dari Raspberry Pi, namun tidak tertutup
kemungkinan untuk menggunakan bahasa pemrograman lain pada Raspberry Pi.

Gbr. 3.68 Raspberry Pi Model

105
Raspberry Pi memiliki komponen yang hampir serupa dengan PC pada umumnya,
seperti CPU, GPU, RAM, Port USB, Audio Jack, HDMI. Ethernet, dan GPIO.
Untuk tempat penyimpanan data dan Sistem Operasi Raspberry Pi tidak menggukan
harddisk drive (HDD) melainkan menggukan Micro SD dengan kapasitas paling tidak
4GB. Sedangkan untuk sumber tenaga berasal dari micro USB power dengan sumber
daya yang direkomendasikan yaitu sebesar 5V dan minimal arus 700 mA.

Raspberry Pi dapat digunakan layaknya PC konvensional, seperti


untuk mengetik dokumen atau sekedar browsing namun Raspberry Pi
dapat juga digunakan untuk membuat ide-ide inovatif seperti
membuat robot yang dilengkapi dengan Raspbeny Pi dan kamera, atau
mungkin dapat membuat sebuah super computer yang dibuat dari
beberapa buah Raspbeny Pi.

Model Raspberry
Raspberry Pi memiliki beberapa model produk yang saat ini beredar luas di pasaran,
ukuran dari tiap model tidak jauh berbeda, yaitu memiliki ukuran sebesar kartu kredit.
Yang membedakan dari tiap model adalah spesifikasi dan perangkat yang terpasang
pada Raspberry Pi tersebut. Beberapa model yang beredar di pasaran saat ini adalah
model Raspberry Pi 1 model A+, Raspberry Pi 1 model B+, dan RaspberTy Pi 2 model
B.

1. Raspberry Pi l Model A+
Model ini mulai beredar pada bulan November 2014. untuk menggantikan model
sebelumnya yaitu Raspberry Pi model A. Model ini direkomendasikan untuk
digunakan dalam project yang tidak membutuhkan konektifitas Ethernet dan konsumsi
listrik yang [Link] dari model ini adalah bentuknya yang relatif lebih kecil
ketimbang dua model lain.

106
Gbr. 3.69 Raspberry Pi 1 Model A+
2. Raspberry Pi l Model B+
Model B+ diluncurkan pada bulan Juli 2014, memiliki spesifikasi 4 buah port USB.
40 pin GPIO. Ethernet, HDMl,port audio dan micro sd sebagai tempat penyimpanan
sistem operasi. Model ini direkomendasikan untuk para pemula yang baru mulai
belajar untuk membuat project menggunakan Raspberry Pi. Dibanding Raspberry Pi
model A+, model ini memiliki kapasitas RAM yang lebih besar, yaitu 512 MB, dan
juga memiliki sebuah portEthernet dan port USB vanq lebih banvak.

Gbr. 3.70 Raspberry Pi Model B+

3. Raspberry Pi 2

Adalah generasi kedua dari Raspberry Pi. Model ini dirilis pada bulan Februari 2015
menggantikan Raspberry Pi 1 Model B+. Dibanding pendahulunya, model ini memiliki
prosesor yang lebih mumpuni, yaitu prosesor Quad-Corc ARM Cortcx-A7 CPU
dengan kecepatan 900MHz, dan juga dilengkapi dengan 108 RAM. Untuk bentuk dan
fitur, model ini memiliki kemiripan dengan model Raspberry Pi 1 model B+.

107
Gbr 3.71 Raspberry Pi 2

3.6.4 Arduino
Arduino merupakan mikrokontroller yang bersifat open-source, diturunkan dari Wiring
platform, dirancang untuk memudahkan penggunaan elektronik dalam berbagai
bidang.

Gbr. 3.72 Logo Arduino


Menurut Massimo Banzi, Arduino merupakan sebuah platform hardware open source
yang mempunyai input/output (l/O) yang sederhana. dikatakan sebagai sebuah
platform dari physical computing yang bersifat open source.
Arduino tidak hanya sekedar sebuah alat pengembangan, tetapi ia adalah kombinasi
dari hardware, bahasa pemrograman dan Integrated Development EnvironmentUDE)
yang canggih.

IDE adalah sebuah software yang sangat berpemn untuk menulis


program, meng-compile menjadi kode biner dan meng-uploadke
dalam memory mlbrocontrolen Arduino dikembangkan oleh sebuah
tim yang beranggotakan orang-orang dari berbagai belahan dunia.

108
Arduino adalah pengendali mikro single-board yang bersifat open-source, diturunkan
dari Wiring platform, dirancang untuk memudahkan penggunaan rangkaian elektronik
dalam berbagai bidang.

Hardware arduino memiliki prosesor Atmel AVR dan software arduino memiliki
bahasa pemrograman C. Memori yang dimiliki oleh Arduino Uno sebagai berikut :
Flash Memory sebesar 32KB, SRAM sebesar 2K3, dan EEPROM sebesar lKB.
Clock pada board Uno menggunakan XTAL dengan frekuensi 16 Mhz. Dari segi daya,
Arduino Uno membutuhkan tegangan aktif kisaran 5 volt, sehingga Uno dapat
diaktifkan melalui koneksi USB. Arduino Uno memiliki 28 kaki yang sering
digunakan.
Untuk Digital l/O terdiri dari 14 kaki, kaki O sampai kaki 13, dengan 6 kaki mampu
memberikan output PWM (kaki 3.5,6.9.10,dan 11). Masing- masing dari '14 kaki
digital di Uno beroperasi dengan tegangan maksimum 5 volt dan dapat memberikan
atau menerima maksimum 40mA.

Gbr. 3.73 Arduino Pin Diagram

Untuk Analog Input terdiri dari 6 kaki, yaitu kaki A0 sampai kaki A5. Kaki Vin
merupakan tempat input tegangan saat menggunakan sumber daya eksternal selain
USB dan adaptor‘ Spesifikasi arduino uno R3 dapat dilihat pada tabel dibawah ini,
gambar arduino uno R3 dapat dilihat pada gambar berikutnya.

Tabel 3.13 Spesifikasi Arduino

109
Gbr. 3.74 Schema Arduino

Arduino Uno adalah board berbasis mikrokontroler pada ATMega 328. Board ini
memiliki 14 digital input / ouput pin (dimana 6 pin dapat digunakan sebagai ouput
PWM), 6 input analog, 16 MHz osilator kristal, koneksi USB, jack listrik dan tombol
reset Pin-pin ini berisi semua yang diperlukan untuk mendukung mikrokontroler,
hanya terhubung ke komputer dengan kabel USB atau sumber tekanan bisa didapat dari
adaptor AC - DC atau baterai untuk menggunakannya (Arduino, Inc" 2009).

Gbr. 3.75 Arsitektur Arduino

Arduino Uno R3 berbeda dengan semua board sebelumnya karena Arduino Uno R3 ini
tidak menggunakan chip driver FTDI USB-to-serial. Melainkan menggunakan fitur
dari ATMega 16U2 yang diprogram sebagai konverter USB-to-serial.

Board Arduino Uno memiliki fitur - fitur baru sebagai berikut:

110
a. Pinout : menambahkan SDA dan SCL pin yang deket ke pin aref dart dua pin
baru lainnya ditempatkan dekat ke pin RESET, dengan [IO REF yang
memungkinkan sebagai buffer untuk beradaptasi dengan tegangan yang
disediakan dari board sistem. Pengembangannya, sistem akan lebih kompatibel
dengan prosesor yang menggunakan AVR. yang beroperasi dengan 5V dan
dengan Arduino karena beroperasi dengan 3,3V. Yang kedua adalah pin yang
tidak terhubung, yang disediakan untuk tujuan pengembangannya.
b. Sirkuit Reset ATMega 16U2 ganti 8U yang digunakan sebagai konverter
USB—to- serial.

Gbr. 3.76 Board Arduino

ATMega328 merupakan mikrokontroler keluarga AVR 8 bit Beberapa tipe


mikrokontroler yang sama dengan ATMegaB ini antara lain ATMega8535,
ATMega16, ATMega32, ATmega328, yang membedakan antara mikrokontroler
antara lain adalah, ukuran memori, banyaknya GPIO (pin input/output). peripherial
(USART, timer, counter, dll).

Dari segi ukuran fisik ATMega328 memiliki ukuran fisik lebih kecil
dibandingkan dengan beberapa mikrokontroler diatas. Namun untuk
segi memori dan periperial lamnya A TMega328 tidak kalah dengan
yang Iainnya karena ukuran memori dan periperialnya relatif sama

111
dengan A TMega8535, A TMega32 hanya saja jumlah GPIO lebih
sedikit dibandingkan mikrokontroler diatas.

c. Catu Daya Arduino Uno dapat diaktifkan melalui koneksi USB alau dengan
catu daya eksternal. Sumber listrik dipilih otomatis. Eksternal (non- USB) daya
dapat berupa baik AC-DC adaptor atau baterai. Adaptor ini dapat dihubungkan
dengan cara menghubungkan plug pusat - positif 2.1mm ke dalam board
colokan listrik. Sedangkan untuk baterai dapat dihubungkan kedalam header
pin GND dan Vin dari konektor Power.
Board dapat beroperasi pada pasokan daya dari 6 ~ 20 volt. Jika diberikan dengan
kurang dari 7V. bagaimanapun, pin 5V dapat mensuplai kurang dari 5 volt dan board
mungkin tidak stabil. Jika menggunakan lebih dari 12V, regulator bisa panas dan
merusak board. Rentang yang dianjurkan adalah 7V - 12V. Selain itu, beberapa pin
memiliki fungsi khusus:
• Serial : O (RX) dan l (TX). Digunakan untuk menerima (RX) dan mengirim
(TX) data TTL serial. Pin ini terhubung ke pin yang sesuai dari chip
ATMegaBUZ USB-to-Serial TTL.
• Eksternal lnterupsi : 2 dan 3. Pin ini dapat dapat dikonfigurasi untuk memicu
interupsi pada nilai yang rendah, tepi naik atau jatuh, atau perubahan nilai. Lihat
attchlnterrupto fungsi untuk rincian.
• PWM : 3,5,69,10, dan 11. Menyediakan 8-bit output PWM dengan
analogWriteO fungsi. o SPI : ’10 (SS), '11 (MOSI), 12 (MISO), ‘13 (SCK). Pin
ini mendukung komunikasi SPI menggunakan library SPI.
• LED : 13. Ada built-in LED terhubung ke pin digital 13. Ketika pin adalah nilai
TINGGI. LED menyala, ketika pin adalah RENDAH, itu off.

Arduino Uno R3 memiliki 6 input analog diberi label A0 sampai A5, masing - masing
menyediakan 10-bit resolusi (yaitu 1024 nilai yang berbeda). Secara default sistem
mengukur dari ground sampai 5 volt, meskipun mungkin untuk mengubah ujung atas
rentang mengunakan pin AREF dan fungsi analogReferenceO. Selain itu, beberapa pin
memiliki fungsi khusus :
• TWl : A4 atau SDA pin dan A5 atau SCL pirL Mendukung komunikasi TWI

112
• AREF : Referensi tegangan untuk input analog. Digunakan dengan
analogReferenceO
• RESET
d. Komunikasi
Arduino Uno R3 memiliki sejumlah fasilitas untuk berkomunikasi dengan komputer,
Arduino lain, atau mikrokontroler lainnya. ATmega328 menyediakan UART TTL
(5V) komunikasi serial, yang tersedia di pin digital O (RX) den 1 (TX). Sebuah
ATmega‘lGUZ pada board ini komunikasi serial melalui USB dan muncul sebagai com
port virtual untuk perangkat lunak pada komputer.

Firmware '16U2 menggunakan USB driver stander C0M, dan tidak


ada driver ekstemal yang dljperlukan. Namun, pada Windows, file. Inf
diperlukan. Perangkat lunak Arduino termasuk monitor serial yang
mcmungkinkan data sederhana yang akan dfkirim ke board Arduino.
RX dan TX di board LED akan berkedip ketika data sedang dikirim
melalui chip USB—to-serial dan koneksi USB ke komputer (tetapi
tidak untuk komunikasi serial pada pin 0 dan I).

Fungsi ini digunakan untuk melakukan komunikasi interface pada sistem. ATmega328
juga mendukung komunikasi [2C (TWI) dan SP1.
Jenis-Jenis Papan Arduino
Arduino memiliki berbagai jenis benluk papan. Papan-papan terebut memiliki
kemampuan yang berbeda-beda. Berikut adalah jenis—jenis papan arduino.
1. Arduino USB
Arduino USB yaitu mikrokontroler Arduino dengan menggunakan USB sebagai
antar muka pemrograrnan atau komunikasi komputer.
Contohnya :
• Arduino uno
Arduino Uno adalah papan mikrokontroler berdasarkan ATmega328. lni memiliki
14 digitalpin input/output(dimana 6 dapat digunakan sebagai output PWM), 6 input
analog resonator keramik 16 MHz, koneksi USB, jack listrik, headerlCSP, dan
tombol reset. Uno berbeda dari semua papan sebelumnya di bahwa lidak

113
menggunakan chip driver FTDI USB-lo-serial. Sebaliknya, fitur Atmega16U2
(Atmega8U2 sampai versi R2) diprogram sebagai konverter USB-to-serial.

Gbr 3.77 Board Arduino Uno R3

• Arduino Duemilanove
The Arduino Due adalah papan mikrokontroler berdasarkan Atmel SAM3X8E ARM
Cortex-M3 CPU. lni adalah papan pertama Arduino yang bedasarkan pada 32-bit
mikrokontroler ARM inti. lni memiliki 54 digital pin input/output (yang 12 dapat
digunakan sebagai output PWM), 12 analog input, 4 UART (hardware port serial), jam
84 MHz, USB OTG koneksi yang mampu, 2 DAC (digital ke analog) , 2 TWI, jack
listrik, header SPI, header JTAG. tombol reset dan tombol hapus.

Gbr. 3.78 Board Arduino Uno R3


• Arduino Leonardo

Arduino Leonardo adalah papan mikrokontroler berdasarkan ATmega32u4. memiliki


20 digital pin input / output (yang 7 dapat digunakan sebagai output PWM dan 12 input

114
analog sebagai), osilator kristal 16 MHz, koneksi micro USB, jack listrik, header ICSP,
dan tombol reset.
Berisi semua yang diperlukan untuk mendukung mikrokontroler; hanya
menghubungkannya ke kompuler dengan kabel USB atau power dengan adaptor AC-
DC atau baterai untuk memulai menggunakkannya.

Gbr. 3.79 Board Leonardo

• Arduino Mega 2560


Arduino mega 2560 adalah papan mikrokontroler ATmega256O memiliki 54 digital
pin input/output (dimana 15 dapat digunakan sebagai output PWM), 16 analog input,
4 UART (hardware port serial), osilator kristal 16 MHz, koneksi USB,jack listrik,
header ICSP, dan tombol reset.
lni berisi semua yang diperlukan untuk mendukung mikrokontroler
hanya menghubungkanya ke komputer dengan kabel USB atau power
dengan adaptor AC-DC‘ atau baterai

Gbr. 3.80 Board Mega 2560

115
• Arduino Intel Galileo
Galileo adalah papan mikrokontroler berdasarkan Intel ® Quark 80C X1000
Application Processor, 32-bit sistem Pentium-kelas Intel pada sebuah chip.

lni adalah board pertama berdasarkan arsilektur Intel (1-9 dirancang


untuk menjadi hardware dan software pin- kompatibel dengan perisai
Arduino dirancang untuk Una R3. Digital pin 0-73 (dan AREF
berdekatan dan pin 0ND), Analog input 0 sampai 5, header Illstrik,
ICSP header, dan pin p011 UART(0 dan 1).

Gbr. 3.81 Board Intel Galileo

• Arduino Pro Micro AT

Arduino Mikro adalah board mikrokontroler berdasarkan ATmega32u4, yang


dikembangkan bersama dengan Adafruit. Arduino ni memiliki 20 digital pin
input/output (yang 7 dapat digunakan sebagai output PWM den 12 input analog
sebagai), osilalor 16 MHz kristal, koneksi USB mikro, header ICSP. dan tombol reset.

116
Gbr 3.82 Board Pro Micro AT

• Arduino Nano R3
Arduino Nano adalah sebuah papan kecil, lengkap, dan berdasarkan ATmega328
(Arduino Nano 3.x) atau ATmega168 (Arduino Nano 2.x). Arduino ini memiliki fungsi
yang sama dari Arduino Duemilanove, tetapi dalam paket yang berbeda. Arduino ini
tidak memiliki colokan listrik DC, dan hanya bekerja dengan kabel USB Mini-B. Nano
dirancang dan diproduksi oleh Gravitech.

Gbr. 3.83 Board Nano R3

• Arduino Mini Atmega

Arduino Pro Mini ditujukan untuk pengguna tingkat Ianjut yang membutuhkan
fleksibilitas, biaya rendah, dan ukuran kecil. Muncul dengan minimum komponen
(tidak ada on-board USB atau pin header) untuk menjaga biaya turun.

lni ada lah pilihan yang baik untuk papan Anda ingin meninggalkan
board tertanam dalam proyek. Harap dicatat bahwa ada dua versi dari
board: satu yang beroperasi pada 5 V (seperti kebanyakan papan
Arduino), dan salah satu yang beroperasi pada 3.3 V.

117
Gbr. 3.84 Board Atmega 328

• Arduino Mega ADK


Arduino MEGA ADK adalah board mikrokontroler ATmega2560. Memiliki
antarmuka USB untuk terhubung dengan ponsel berbasis Android, berdasarkan
MAX3421e IC. Arduino ini memiliki 54 digital pin input/output (dimana 15 dapat
digunakan sebagai output PWM), 16 analog input, 4 UART (hardware port serial),
osilator kristal 16 MHz, koneksi USB, jack listrik, header ICSP, dan toml reset.

Gbr. 3.85 Boeard Mega ADK

• Arduino Esplora
Arduino Esplora adalah papan mikrokontroler berasal dari Arduino Leonardo. Esplora
berbeda dari semua papan Arduino sebelumnya dalam hal ini menyediakan sejumlah

118
built-in, siap digunakan set sensor onboard untuk interaksi. lni dirancang untuk orang
yang ingin bangun dan berjalan dengan Arduino tanpa harus belajar tentang elektronik
dari pertama.

Gbr 3.86 Board Esplora

2. Arduino Serial
Arduino Serial adalah jenis mikrokontroler arduino yang menggunakan R8232 sebagai
antar muka pemrograman atau komunikasi computer.
• Arduino Mega

Arduino Mega adalah mikrokontroler Arduino dengan spesifikasi yang lebih tinggi,
dilengkapi tambahan pin digital, pin analog, port serial dan sebagainya. Arduino Mega
berbasis ATmega1280 dengan 54 digital input/output.

3. Arduino FIO
Arduino FlO adalah mikrokontroler Arduino yang ditujukan untuk
penggunaan nirkabel. Arduino Fio ini menggunakan ATmega328P
sebagai basis kontrolemya.

119
4. Arduino Lilypad
Arduino Lilypad adalah mikrokontroler dengan bentuk yang melingkar.
Contoh: LilyPad Arduino 00, LilyPad Arduino 01, LilyPad Arduino 02, LilyPad
Arduino 03, LilyPad Arduino O4.

5. Arduino BT
Arduino BT adalah mikrokontroler Arduino yang mengandung modul Bluetooth untuk
komunikasi nirkabel.

6. Arduino Nano dan Mini


Arduino Nano dan Arduino Mini, merupakan jenis arduino berbentuk kompak dan
digunakan bersama breadboard. Contoh: Arduino Nano 3.0,
Arduino Nano 2.x, Arduino Mini 04, Arduino Mini 03, Arduino Stamp 02.

Bagian Papan Arduino

120
Jenis—jenis papan arduino memiliki ukuran, jumlah pin, mikrokontroller
yang berbeda-beda. Namun sebagian besar arduino memiliki komponen
utama yang sama. Komponen tersebut adalah.
• Daya (USB/Barrel Jack)
• Pin (5v, 3.3V, GND, Analog, Digital, PWM, AREF)
• Tombol Reset
• LED lndikator Daya
• TX (Transmit) LED, RX (Receive) LED
• IC Utama
• Regulator Tegangan

3.7 SENSOR
Perancangan solusi loT (/ntemet Of Things) sangat dekat dengan perangkat sensor.
Jenis sensor ada berbagai macam dan disesuaikan dengan kegunaanya.
Sensor adalah alat yang dapat digunakan untuk mendeteksi sesuatu. pendektesiannya
dapat berupa suhu, kecepatan, jarak dapat juga mengukur magnitude (besaran) sesuatu
atau apapun yang telah bisa diukur dan dideteksi sampai hari ini. Kemudian, dari
berbagai macam sensor dan fungsinya itu, jenis sensor manakah yang sudah sesuai
dengan kebutuhan? Jawabannya adalah sangat tergantung dari perangkat atau aplikasi
loT yang akan dibuat.
Sensor adalah komponen elektronika yang berfungsi untuk mengubah
besaran mekanis, magnetis, panas, smar, dan kimia menjadi besaran
listrik berupa tegangan, resistansi dan arus listrik. Sensor sering
digunakan untuk pendeteksian pada saat melakukan pengukuran atau
pengendalian.

121
Berikut ini merupakan beberapa macam Sensor beserta Fungsi dan lmplementasinya :
1. Sensor Proximity
Atau biasa disebut "Sensor Jarak‘” adalah sebuah sensor yang mampu mendeteksi
keberadaan benda yang berada didekatnya tanpa melakukan kontak fisik secara
Iangsung. Contoh pemanfaatan sensor ini adalah pada smartphone pada proses
pengaplikasiannya menggunakan teknik Air Gesture

2. Sensor Ultrasonik
Sensor Ultrasonik bekerja berdasarkan prinsip pantulan gelombang suara, dimana
sensor menghasilkan gelombang suara yang kemudian menangkapnya kernbali dengan
perbedaan waktu sebagai dasar penginderaannya.

Sensor ultrasonik adalah sebuah sensor yang berfungsi untuk mengubah besaran fisis
(bunyi) menjadi besaran listrik dan sebaliknya.

122
Cara kerja sensor ini didasarkan pada prinsip dari pantulan suatu gelombang suara
sehingga dapat dipakai untuk menafsirkan eksistensi (jarak) suatu benda dengan
frekuensi tertentu.

Disebut sebagai sensor ultrasonik karena sensor ini menggunakan gelombang


ultrasonik (bunyi ultrasonik). Salah satu sensor ultrasonik yang paling sering
dijumpai adalah HC-SR04.

Gelombang ultrasonik adalah gelombang bunyi yang mempunyai frekuensi sangat


tinggi yaitu 20.000 Hz. Bunyi ultrasonik tidak dapat didengar oleh telinga manusia.
Bunyi ultrasonik dapat didengar oleh anjing, kucing, kelelawar, dan lumba-lumba.

Bunyi ultrasonik dapat merambat melalui zat padat, cair dan gas. Reflektivitas bunyi
ultrasonik di permukaan zat padat hampir sama dengan reflektivitas bunyi ultrasonik
di permukaan zat cair. Akan tetapi, gelombang bunyi ultrasonik akan diserap oleh
tekstil dan busa.

3. Sensor Suhu
Terdapat 4 jenis utama sensor suhu yang umum digunakan, yaitu :
• Thermocouple (T/C)
• Resistance Temperature Detecte0r(RTD)
• Termistor
• IC Sensor
Thermocouple pada intinya terdiri dari sepasang transduser panas dan dingin yang
disambungkan dan dilebur bersama, dimana terdapat perbedaan yang timbul antara
sambungan tersebut dengan sambungan referensi yang berfungsi sebagai
pembanding.

123
Resistance Temperature Detector (RTD) memiliki prinsip dasar pada tahanan listrik
dari logam yang bervariasi sebanding dengan suhu.
Termistor adalah resistor yang peka terhadap panas yang biasanya mempunyai
koefisien suhu negatif, karena saat suhu meningkat maka tahanan menurun atau
sebaliknya.
Sedangkan lC Sensor adalah sensor suhu dengan rangkaian terpadu yang
menggunakan chipsilikon untuk kelemahan penginderanya. Mempunyai konfigurasi
output tegangan dan arus yang sangat linear. Biasanya sensor ini banyak dipasang pada
alat detektor asap yang digunakan untuk melacak adanya kebakaran.

4. Flame Sensor
Flame sensor ini dapat mendeteksi nyala api dengan panjang gelombang 760 nm ‘ 1100
nm. Dalam banyak pertandingan robot, pendeteksian nyala api menjadi salah satu
aturan umum perlombaan yang tidak pernah ketinggalan. Oleh sebab itu sensor ini
sangat berguna, yang dapat dijadikan 'mata' bagi robot untuk dapat mendeteksi sumber
nyala api, atau mencari bola.

Cocok digunakan pada robot firefighting dan soccer robot. Sensor nyala api ini
mempunyai sudut pembacaan 60 derajat. dan beroperasi pada suhu 25 -85 derajat
Celcius. Dan tentu saja untuk Anda perhatikan, bahwa jarak pembacaan antara sensor
dan objek yang dideteksi tidak boleh terlalu dekat, untuk menghindari kerusakan
sensor.

124
5. Sensor cahaya
Sesuai dengan namanya sensor ini digunakan terhadap objek yang memiliki bentuk
cahaya. Sensor cahaya memiliki 3 macam katagori antara lain, fotovoltaic,
fotokanduktif, fan fotolistrik.
Kemudian bagaimana contoh dari sensor cahaya yang biasa digunakan ?
Contoh dari sensor cahaya antara lain, LDR, Fotodiode. dan Fototransistor.

Sensor ini digunakan terhadap objek-objek yang memiliki bentuk warna atau cahaya,
yang diubah menjadi daya yang berbeda-beda. Sensor cahaya terdiri 3 macam kategori.
yaitu :
• Fotovoltaic. prosedur kerja dari sensor ini adalah mengubah energi sinar
langsung menjadi energi listrik dengan adanya penyinaran cahaya akan
menyebabkan pergerakan elektron dan menghasilkan tegangan.
• Fotolistrik, sensor yang berprinsip berdasarkan pantulan karena perubahan
posisi/jarak suatu sumber sinar(laser atau inframerah) ataupun target
pemantulannya, yang terdiri dari pasangan sumber cahaya dan penerima
• Fotokoduktif, sensor ini merupakan perubahan tahanan (resistensi) pada sel-
selnya. Prinsip keljanya, semakin tinggi intensitas cahaya yang nerima sensor,
makan akan semakin kecil pula nilai tahanannya
Sensor cahaya digunakan untuk proyek-proyek yang berhubungan dengan cahaya,
misal membuat lampu rumah menyala otomatis jika keadaan di luar rumah sudah gelap.
Sensor cahaya juga dikenal dengan nama Photoresistor.

6. Sensor Tekanan
Sensor ini memiliki transunder yang mengukur ketegangan kawat, dimana mengubah
tegangan mekanis menjadi sinyal listrik.

125
7. Sensor Kecepatan atau RPM
Proses yang digunakan dalam sensor kecepatan merupakan proses kebalikan dari suatu
motor, dimana suatu poros atau object yang berputar pada suatui generator akan
menghasilkan suatu tegangan yang sebanding dengan kecepatan putaran object.

8. Sensor Magnet
Sensor magnet sangat berpengaruh pada medan magnet. Sensor ini dikemas dalam
bentuk kemasan yang hampa dan bebas dari debu, kelembapan, asap ataupun uap.

Pengukuran bagi jarak dekat , posisi, serta perpindahan objek sangat penting dalam
beberapa aplikasi yang merangkumi posisi injap, pengesanan tingkat, keselamatan,
kawalan mesin, dan pengendalian proses. Terdapat banyak syarikat pembuatan yang

126
menawarkan sensor magnetik yang digunakan dalam banyak aplikasi yang
memerlukan keandalan yang tinggi & penyelesaian kos yang dioptimumkan. Dalam
penemuan baru-baru ini, papan telah membenarkan peningkatan sensor ini. Institut
Piawaian & Teknologi Nasional (NIST) telah menemui bahawa penggabungan lapisan
aloi magnet dengan lapisan perak nanol akan meningkatkan kepekaan magnet. Mampu
menggunakan filem tipis (sensor magnetik) sangat penting dalam aplikasi seperti
pengesanan senjata, alat perubatan, dan penyimpanan data. Artikel ini membincangkan
gambaran keseluruhan sensor magnetik, cara kerja dan aplikasinya

9. Sensor Flow Meter


Sensor yang digunakan untuk mengetahui flow dari suatu material baik solid maupun
liquid Penggunaan sensor flow meter adalah alat yang digunakan untuk menentukan
keberadaan bahan aliran (cair, gas, bubuk) dalam jalur aliran, dengan semua aspek
aliran itu sendiri, termasuk kecepatan atau Iaju aliran dan massa atau total volume
material yang mengalir dalam lorong. Dan ini sering disebut totalizer.

Parameter aliran suatu material dengan mengukur Flow Meter Sensor yang dikirim
sebagai data digital dan juga dapat dikirim untuk menghasilkan listrik atau Signal yang
dapat digunakan sebagai input ke sirkuit kontrol atau sirkuit listrik lainnya.

Dalam beberapa kasus, flow meter dapat digunakan untuk mencapai efisiensi suatu
proses dengan melakukan penyesuaian aliran fluida kecil. Seperti dalam industri
manufaktur di mana kebutuhan air. udara bertekanan dan uap, tentu saja, ukuran kecil
harus sesuai dengan kebutuhan jalur produksi sesuai dengan konsumsi mesin dalam
proses produksi.

Flow Meter Sensor dapat digunakan di sini sebagai referensi untuk ukuran kebutuhan
udara, air dan uap dengan menyesuaikan katup sehingga motor yang membutuhkan
lebih sedikit udara dapat disesuaikan sesuai dan sebaliknya. Tidak ada kekurangan
udara, air atau uap bagi mesin yang paling membutuhkannya.

127
Jenis Flow Meter Sensor yang banyak digunakan dalam industri untuk mengukur aliran
adalah meter aliran ultrasonik, meter aliran elektromagnetik. meter aliran massa
Coriolis, meter aliran orifice, meter aliran perpindahan positif, meter aliran vortex,
meter aliran permukaan variabel. ?owmeter roda. flowmeter massa termal.

10. Sensor Kelembaban


Sensor ini fungsi utamanya untuk proses pengukuran suhu dan kelembapan. Misalnya
saja ketika anda membuat project stasiun cuaca berukuran kecil, membuat thermostat,
atau aplikasi yang berhubungan dengan pertanian. Nah. karena jenis sensor suhu ini
ada banyak tipenya, antara lain :

• DHT 11
Merupakan jenis pengukur suhu dan kelembaban udara dengan output digital yang
sangat murah dan mudah digunakan. Akurasi dari pembacaan suhu 12'C dan akurasi
pembacaan kelembabannya sekitar 5%.

128
Kekurangan yaitu pembacaan data pengukurannya tertinggal sekitar 2 detik dari
kondisi aslinya Jadi jika proyek Anda membutuhkan akurasi pengukuran yang reaI-
time, sensor ini tidak cocok digunakan.

• DHT 22
Merupakan jenis pengukuran kelembapan dan suhu dengan versi yang lebih akurat
dibanding DHT 11 dan sedikit lebih mahal.

Akurasi pembacaan suhu :O.5'C dan akurasi pembacaan kelembabannya antara 2-5%.
Sensor ini juga masih memiliki kekurangan yang sama dengan DHT '11, yaitu
pengukuran waktunya tertinggal 2 detik dari kondisi aslinya.

• DS18B20
Sensor ini sangat cocok untuk mengukur suhu air. Akurasi pengukuran temperaturnya
cukup akurat dengan akurasi t0.5'C. kekurangan dari DSIBbZO adalah ia tidak untuk
digunakan di lingkungan berair asin. karena dapat menyebabkan karat

11. Sensor Jarak

129
Sensor Jarak ini cocok digunakan untuk aplikasi-aplmasi yang membutuhkan
perhitungan jarak antara satu benda dengan benda lainnya, contohnya: membuat robot
yang dapat berjalan tanpa menabrak tembok, mengukur kedalaman suatu ruang, clan
aplikasi-aplikasi kreatif
lainnya. Beberapa jenis sensor jarak yang paling mudah ditemukan di Indonesia adalah:
• SHARP GP2YOA21YKOF
Dalam proses pengukuran dengan menggunakan sensor jarak ini memanfaatkan sinar
infra merah yang dipantulkan.

Akurat untuk mengukur jarak di rentang 10-80cm. Data keluaran dari sensor ini berupa
analog voltage yang dapat dikonversi menjadi centimeter di dalam aplikasi.
• HC-SR04
Dalam pengukuran menggunakan sensor jarak dengan memanfaatkan pantulan
frekuensi suara Ultrasonic. cara kerjanya mirip dengan radar.

Bisa menjadi pilihan yang cukup tepat jika dana Anda terbatas, dibandingkan dengan
sensor SHARP.
5. Tugas/Latihan

130
1. Jelaskan tentang definisi AIDC?
2. Sebutkan definisi RFID?
3. Apa yang anda ketahui tentang Arduino dan Rasberry?
4. Sebutkan macam-macam Sensor?
5. Jelaskan perbedaan dari barcode 1D dan 2D?

131
E. Kegiatan Pembelajaran-5
1. Start-Up loT
2. Pokok Bahasan
Adapun pokok bahasan pembelajaran dari mata kuliah ini ialah sebagai berikut:
a) Model Bisnis IoT
b) Tiga Model Berbisnis
c) Membuat atribut macam-macam link
3. Tujuan Materi Pembelajaran
Adapun tujuan pembelajaran dari mata kuliah ini ialah sebagai berikut:
a) Dapat mengenal dan mengetahui Start-Up
b) Mampu mengidentifikasi Start-Up bidang loT
c) Dapat memahami model bisnis loT
d) Mempunvai pengetahuan berbisnis loT
4. Materi Pembelajaran

Ketua Umum Asosiasi loT Indonesia, menyampaikan bahwa besarnya potensi loT di
Indonesia sebesar 400 juta perangkat dengan nilai bisnis sebesar Rp444 triliun pada
tahun 2022. Bisnis loT seharusnya bukanlah sekadar membeli barang hardware
kernudian menjualrnya kembali layaknya penjual umumnya. Karena secara prinsip
pedagang konvensional itu berbeda dengan pebisnis loT. Apalagi hanya sekedar
melakukan impor masal barang elektronik kemudian menjual mengedarkan secara
saluan di negeri ini.

Internet of things atau IoT yang sedang berkembang di Indonesia berpotensi memiliki
berbagai peluang dan manfaat yang dapat dipetik oleh para pebisnis, tennasuk star-tup.

Riset Forbes Insight dan Hitachi Vantara, memprediksi IoT sebagai


salah satu teknologi dengan dampak tertinggi bagiperekonomian
industri Menyusul riset tersebut, Gartner pun memperkirakan bahwa
jumlah perangkat loT akan mencapai 14,2 miliar pada 2019 den 25
miliar pada 2021.

132
Peluang yang banyak biasanya adalah asset management, asset tracking, perkebunan,
pertambangan, pertanian, logistik, atau fasilitas publik seperli bandara. Ada juga
induslri manufaklur, area retail, dan lainnya

Untuk start-up, sebagai awal bisa dengan berkolaborasi dengan penyedia jaringan IoT
yang punya kemampuan untuk bekerjasama. Kemudian. pilihlah partner kerjasama
yang memiliki program pengembangan baik, berniat membangun bisnis bersama,
bukan mematikan bisnis lainnya.

Internet of Things tidak hanya berbicara tentang konektivitas saja. Konektivitas tidak
berperan begitu besar unluk industri teknologi IT.

Justru solusi loT-nya, akan ada bisnis model yang baru yang bisa meyakinkan industri
atau pelaku usaha itu jika menggunakan teknologi akan lebih efisien akan lebih murah
dan meng-create revenue baru.

Teknologi IoT landasan dasar solusinya mampu menjadi peluang bisnis baru yang
mampu dikerjakan masif dengan solusi banyak hal. lndustri teknologi 1T saat ini
memiliki banyak elemen. Salah satu yang paling utama adalah infrastruktur, meliputi
jaringan, perangkat dan security. Elemen Iainnya di atas jaringan ada aplikasi dan di
atasnya lagi ada konten. Solusi loT melingkupi seluruh elemen di atas.

Kemudian para makers juga dituntut berkreasi lebih banyak. Bekerjasama lebih banyak
antara makers, developer, network, industri media dan lemaga akademik.

133
Besarnya potensi loT di Indonesia sebesar 400 juta perangkat dengan nilai bisnis
sebesar Rp444 triliun pada tahun 2022

lnilah contoh start-up bisnis di bidang loTyakni menjual raspbeny untuk pemggerak
rumah pintar atau menjual produk Arduino berikut dengan produk aplikasi kreatif di
dalamnya

Saat ini dinamisasi start-up di negeri ini hampir selalu didominasi oleh layanan
berbentuk non-hardware. Jarang melihat nama-nama starf-up yang bergerak di bidang
hardware atau loT dibicarakan di masyarakat dalarn kesehariannya. Atau dengan kata
lain pebisnis loT masih Iebih sedikit dibanding pebisnis yang mengandalkan aplikasi
atau software.

Mungkin bukan tidak ada, Start'up loT hanya belum banyak dikenal karena memang
mengambil segmentasi yang tidak umum. Selain perihal sumber daya, model bisnis
mereka juga sedikit berbeda dengan model bisnis start-up kebanyakan yang lain.

134
Nama-nama mentereng di ranah start-up hardware asal Indonesia seperti PT Eyro
Digital Teknologi dengan Cubeacon, Unreasonable dengan e- fishery dan juga produk
PowerCube misalnya. Masing-masing memiliki model bisnis yang berbeda. Ada yang
menjual hardware dengan bonus layanan, atau sebaliknya, menjual layanan berbonus
penggunaan hardware Ini semua bergantung pendekatan yang dilakukan vendor
masing-masing.

4.1 Model Bisnis loT


Founder Bolt Venture Capital Ben Einstein dalam membagikan tiga bentuk model
bisnis yang biasa diterapkan untuk startup lo7? Sesuatu yang bisa dipertimbangkan
bagi kita yang sedang membangun start-up hardware

1. Hardware as a Services. Model bisnis ini disebutkan sebagai model bisnis yang
paling sering digunakan oleh start-up yang menawarkan produk hardware. Di model
bisnis ini start-up mendapatkan keuntungan dari penjualan atau penyewaan perangkat
yang bisa digunakan dengan membayar biaya berlangganan. Bisa berdasarkan waktu,
tahunan atau bulanan, atau berdasarkan penggunaan data. Sederhananya model bisnis
ini tidak menjual hardware secara langsung. tetapi menjual layanan yang
mendukungnya untuk menutup biaya hardware.

2. Hardware'enabled Services.
Model bisnis ini hampir serupa dengan model bisnis hardware as a services. Hanya saja
model bisnis ini menggunakan produk layanan premium (berbayar). Pengguna
dibebankan biaya untuk mendapatkan hardware mereka. Selanjutnya mereka akan
mendapatkan layanan pendukung terbatas, seperti kapasitas penyimpanan dan fitur.
Untuk mendapatkan layanan full service atau menambah kapasitas mereka kembali

135
dibebankan biaya berlangganan. Harus penuh perhitungan dalam menentukan harga,
karena semua tergantung pengalaman pengguna.

3. Consumable
Model bisnis ini yang paling ringkas. Menjual hardware langsung tanpa embel-embel
layanan yang mengikatnya. Seperti yang dilakukan Amazon dengan Kindle-nya.
Hanya saja untuk menerapkan model bisnis seperti ini perlu perhitungan dan
pertimbangan yang matang. Seperti pengalaman pengguna dan kemungkinan
penjualan berulang dan modal yang besar karena prediksi laba terbanyak adalah
menjual stok paling banyak secepat-cepatnya.

4.2 Tiga Model Berbisnis loT


Selama beberapa waktu ke depan, berbagai perusahaan komersial dan penyedia
layanan jasa diperkirakan akan semakin gencar menggandeng platform loT. Untuk
lebih memaksimalkan penggunaan loT, setidaknya ada tiga model bisnis yang bisa
dikembangkan dengan memaksimalkan aplikasi loT, antara lain produk tanpa integrasi
jasa, produk dengan integrasi jasa, dan produk sebagai jasa.

Pertama, produk tanpa integrasi jasa. Saat ini, banyak presiden direktur yang masih
berpikiran bahwa konsumen mereka tidak akan mau membayar biaya jasa tambahan
atas suatu produk. lni adalah paradigma yang usang. Mungkin Anda penasaran,
mengapa perusahaan seperti General Electric terus mengiklan di industri internet? Dari
sekitar US$113 miliar pendapatan GE, sekitar US$52 miliar atau separuhnya berasal
dari jasa mereka. Pabrik mereka di Durathon juga mengombinasikan IoT untuk
memproduksi baterai dengan menggunakan 10.000 sensor yang mengukur suhu,
kelembaban, tekanan udara, dan data operasional mesin secara real time. Pengawasan
proses produksi, pengaturan, dan pelacakan kinerja baterai bisa dilakukan secara real
time dalam setiap proses produksinya.

Kedua, produk dengan integrasi jasa. Jika kita bisa tahu nomor model dan
konfigurasi mesin tertentu serta data series dari ratusan sensor di dalamnya, jasa yang
kita tawarkan ke konsumen bisa menjadi semakin personal dan relevan. Selanjutnya.
kita bisa menjual jasa dengan margin yang lebih tinggi. Jlka pada model bisnis pertama
katakanlah harga yang kita kenakan hanya 0,5%—1% dari pembelian produk setiap
136
bulannya, dengan model ini kita bisa menaikkannya menjadi 196-296 dari harga
produk setiap bulannya. Jika kita menjual 4.000 unit produk seharga masing-masing
US$200.000, dengan harga jasa 1 persennya saja, kita bisa mendapatkan keuntungan
lebih sebesar US$100 juta sebagai pendapatan berulang.

Ketiga, produk sebagai jasa. Dalam kurun waktu 15 tahun terakhir, sudah banyak
bermunculan perusahaan yang menjual produknya sebagai jasa (SaaS), seperti
Salesforce. Workday. dan Blackbaud. Tujuh tahun terakhir, fenomena inijuga terjadi
pada produsen perangkat lunak, sepertj Amazon, Microsoft, dan Google. Mereka
menawarkan produk penyimpanan dan komputasi sebagai jasa. Semua perusahaan
SaaS ini telah membuat tren model penentuan harga berubah menjadi per transaksi, per
orang. per perusahaan, per bulan, atau per tahun. Ke
depannya, hal yang sama akan terjadi di industri transportasi. pertanian, kesehatan, dan
konstruksi. Contoh awal dari fenomena ini, antara lain Uber, Lyft, dan Gojek yang
menyediakan jasa transportasi dengan tarif per perjalanan.

4.3 Panduan Berbisnis IoT


Jika kita bukan pabrik atau produsen yang memproduksi maka bisnis hardware akan
sangat bergantung dengan pihak lain yakni penyedia hardware tersebut. Maka sebagai
pebisnis start-up di bidang ini harus membuat strategi agar bisnis tetap berjalan dengan
baik.
1. Membina hubungan baik dengan semua sup/ier atau distributor hardware.
2. Utamakan keunikan dari hardware yang kita jual berikut fungsi atau aplikasi di
dalamnya.
3. Jangan hanya mengejar quantity tetapi quality. Bisa jadi order sebuah hardware
adalah jalan masuk untuk mendapatkan proyek yang bernilai lebih besar lagi.
4. Gunakan sistem dalam mengelola stok hardware karena jika ada kekeliruan
data, harga bahkan garansi maka akan sangat mengganggu proses bisnis yang
berjalan.
5. Berikan demo produk untuk menarik kepercayaan calon klien. Termasuk
mcminta testimoni pelanggan dan juga dokumentasi untuk menguatkan konlen
marketing

137
6. Lakukan kontak berkala kepada klien atau calon klien sebagai reminder. Dan
bentuk pelayanan agar terjadi repeat order dan komunikas tetap berjalan dengan
baik.
7. Peka terhadap harga apalagi jika berhubungan dengan barang impor. Kreatif
dalam memberikan harga dengan diskon, reward atau bonus dan semacamnya.
8. Terjun ke semua media termasuk media sosial dan messenger untuk
berkomunikasi dengan palanggan atau calon user.

4.4 Bisnis Internet of Things


loT dapat diaplikasikan untuk empat tujuan utama :
1. Koleksi informasi (mengambil data dari semua device yang saling
berhubungan)
2. Predictive analytics (deteksi fraud, mengurangi churn)
3. lsu spesifik aplikasi (connected health care wearable devices), serta
4. IOT konsumen (autonomous car, kulkas, home security).

Dalam implementasinya, IOT dapat diterapkan melalui empat cara:


1. Connected operations
2. Remote operations
3. Predictive analytics, dan
4. Predictive maintenance.
Sebagai contoh, terdapat 92 sensor di setiap 900 dump truck yang merekam kondisi,
kecepatan, dan lokasi. Sensor lokasi ini memastikan tiap truk menempuh jarak
tersingkat untuk menghemat waktu dan bahan bakar. Semua sensor ini menghasikan
sekitar 4,9 Terabyte data setiap hari.

IOT dapat diimplementasikan bukan hanya di perusahaan besar, tetapi juga di industri
kecil dan menengah.
Sebuah perusahaan es krim menggunakan loT untuk mencegah kerusakan es krim.
Apabila suhu dalam lemari es meningkat 1-2 derajat, sistern memberikan peringatan
kepada penjaga toko lengkap dengan apa yang harus dilakukan, misalnya menutup
pintu atau menghidupkan genset. Bila suhu masih terus meningkat, peringatan
dikirimkan kepada manajer senior dan seterusnya untuk memastikan persoalan
diselesaikan.
138
Bukan hanya dunia industri yang mengadopsi IOT, medan perang juga
te/ah mengadopsi IOT dengan konsep connected battlefield
Connected soldiers memakai kamera 360 derajat yang terhubungkan
dengan pusat data untuk memberikan informasi kontekstua/ sehingga
tentara dapat mengetahui bahaya di depan.

Setiap bisnis dapat melakukan tiga hal untuk memastikan tidak tertinggal dari
perkembangan loT :
1. Kolaborasi antara perusahaan dan vendor
2. Konvergen standar, dan
3. Kerjasama antarorganisasi untuk memenuhi persyaratan use case loT.

Adopsi IOT membutuhkan pelatihan keahlian baru, cara berpikir baru, dan cara bekerja
baru. Mencari talent menjadi tantangan tersendiri dalam hal adopsi IOT ini.

Tantangan terbesar dalam adopsi [0T adalah apabila manajemen senior tidak
menyadari adanya perkembangan yang mendalam dan game- chang/hg yang sedang
berlangsung.

Untuk mencegah hal ini, mengedukasi dan mendapatkan sponsorship dari manajemen
senior sangat krusial. Selain itu, kita juga harus memikirkan kita akan berada di bisnis
apa apabila ekonomi loT ini berkembang pesat.

Perusahaan manufaktur, misalnya, akan mendesain produk dengan cara yang berbeda
atau mengoperasikan self driving truck sebagai rutinitas operasional. Perusahaan
transportasi harus memikirkan dampak drone terhadap bisnis mereka.

Pikirkan bagaimana revolusi teknologi ini akan mengubah perusahaan


dan industri kita Apabila memungkinkan, pikirkan bagaimana kita
ingin loT mengubah perusahaan ataupun industri Anda.

139
Implementasi loT bisa saja gagal karena solusi yang kurang matang. Smart parking di
Eropa, misalnya, gagal karena vandalism orang-orang merusak sensor untuk lelucon
belaka.

lmplementasi loT di Iempeng penutup parit gagal karena tidak terintegrasi dengan
proses bisnis di atasnya seperti penyapu jalan. Contoh lain, sebuah perusahaan
penyuling minyak menginstal Advanced Process Contro/(APC) di kilang minyaknya;
awalnya semua APC berjalan lancar di setiap kilang secara individu. Kendala mulai
muncul saat perusahaan memutuskan mengintegrasikan semua APC menjadi satu
karena ternyata APC-APC tersebut tidak kompatibel satu sama lain.

Risiko terbesar implementasi loT adalah serangan cybersecu?ty Kabar baiknya, tidak
semua ancaman cybersecurity adalah sama sehingga kita dapat mengelolanya.
Setidaknya ada tiga solusi untuk keamanan jaringan loT:
1. Pertahanan diri berbasis risiko (manajemen risiko terus-menerus, kolaborasi,
dan keamanan)
2. Pertahanan patchwork (pendekatan Band-Aia’ reaktif), dan pertahanan
sekeliling (pemisahan lingkungan TI).
3. Pendidikan kesadaran keamanan, kebijakan keamanan, dan best practice harus
dibangun untuk perusahaan kita dan dalam ekosistem mitra lOT.

Tantangan keamanan lainnya adalah shadow l7: yakni ketika sebuah tim atau
departemen mengambil keputusan sendiri peralatan ataupun koneksi apa yang
diimplementasikan dalam organsiasi. Perusahaan acapkali menggunakan lebih dari
selusin aplikasi berbasis cloud, termasuk yang bukan kategori enterprise.

140
Masalah cybersecurity akan menjadi tantangan tersendini Gartner
memprediksi sekitar 25% dari serangan enterprise pada 2020 akan
berupa serangan terhadap IoT, tetapi hanya sekitar 10% pengeluaran
untuk security yang dialokasikan untuk security.

Saran terbaik adalah memikirkan keamanan entexpn’se secara holistik atau


menyeluruh dari awal. Semua keamanan IOT harus diotomasi dan dimonitor dari ujung
ke ujung.

Walaupun kedengarannya seperti utopia. implementasi blockchain IOT telah berada di


tahapan proof of concept serta standar implementasi mulai berrnunculan.

loT juga dapat diperkuat dengan machine learning yang dikenal dengan nama self-leaming network.
SLN mengombinasikan analitis yang kuat dengan sejumlah teknologi machine learning termasuk
pembelajaran kognitif machineto-machine sehingga jaringannya menjadi semakin pintar, adaptif,
proaktif, dan prediktif..

5. Tugas/Latihan
1. Sebutkan Dan jelaskan Model bisnis di bidang IOT?
2. Jelaskan panduan berbisnis di bidang IOT?
3. Apa yang perlu diantisipasi dalam bisnis loT?
4. Tulisakan tujuan utama dari IOT?
5. Sebutkan produk IoT karya anak bangsa?

141
F. Kegiatan Pembelajaran-6
1. HKI
2. Pokok Bahasan
Adapun pokok bahasan pembelajaran dari mata kuliah ini ialah sebagai berikut:
a) Dapat mengenal dan cara memperoleh Kl
b) Mampu mengidentifikasi macam-macam KI
c) Dapat memahami HKI dalam bidang T1
d) Mempunvai pengetahuan sejarah HKI
3. Tujuan Materi Pembelajaran
Adapun tujuan pembelajaran dari mata kuliah ini ialah sebagai berikut:
a) Mahasiswa memahami defenisi HKI
b) Mahasiswa memahami HKI dalam bidang TI
4. Materi Pembelajaran

Hak Kekayaan lntelektual (HAKI) atau sekarang dikenal dengan HKI dan sekarang
telah berubah menjadi Kl (Kekayaan [ntelektua|). Tepatnya semenjak diberlakukan UU
Hak Cipta (UUHC) No.19 tahun 2002 yang berlaku aktif semenjak Juli 2003 sampai
dengan perubahan-perubahan UU di 2014 dan 2016. Dapat disimpulkan bahwa telah
terjadi perubahan istilah yang tadinya dalam Perpres 24/2010 adalah Ditjen HKI,
diubah dalam Perpres 44/2015 menjadi Ditjen Kl. Inilah yang menjadi dasar perubahan
nama HKI menjadi Kl.

Bukti dari pasang surut implementasi UU ini adalah belum suksesnya aparat hukum
dalam membereskan jaringan pembajakan. Kondisi yang sama terjadi dalam bidang
Teknologi lnformasi dan Komunikasi (T IK) atau disebut juga Information
Communication Technology (ICT). Buktinyaa adalah negeri ini masih masuk dalam
sepuluh besar surga pembajak karya intelektual.

Mengenai HAKI sebenarnya opini masyarakat sendiri juga masih terbagi. Sebagian
masyarakat memandang pemberlakuan UUHC merupakan aka]- akalan pihak
internasional khususnya World Trade Organization (WTO) dan Amrik untuk
142
"menguasai' pasar teknologi informasi Indonesia. Termasuk melindungi keperkasaan
teknologi dan ilmu mereka tanpa boleh ada yang menandingi.

Sebagian lainnya, memandang hal ini sebagai proses pembe/ajaran


dan batu loncatan bagi bangsa Indonesia untuk mulai menghargai dan
me/indungi hasi/ karya Clpta demi percepatan kemajuan teknologi
bangsa. Dan' segi ekonomi, komitmen Indonesia dalam WTO
khususnya General Agreement on Trade in Services (GA TS) dan
General Agreement on Trade in Intellectual Property Rights {W/Ps)
berniart untuk memberikan kepaslian hukum bagi investor asmg dan
sebagai daya tarik unluk merangsang investasi dan karya anak negeri
di sektor industri TIK

HAKI/HKI di Indonesia ditangani secara profesional oleh DJKI (Direktorat Jenderal


Kekayaan lntelektual Kemenhum dan HAM.

Laporan dari Business Software Alliance menunjukkan bahwa ternyata masih banyak
orang yang memakai software bajakan di seluruh dunia, tennasuk Indonesia. Nilai
pembajakan piranti lunak ini bahkan mencapai triliunan rupiah. Dalam laporan tersebut
dikatakan nilai peredaran software bajakan di Indonesia mencapai 1,] miliar dollar
Amerika Serikat (AS) atau setara Rp 14,4 triliun. Tingkat peredaran software bajakan
ini mencapai 84 persen dari software yang beredar.

143
Hasil pcnclitian Business Software Alliance mcnunjukkan bcsar nilai dan rata~rata
pemakaian software bajakan di berbagai negara pada tahun 2015 termasuk negara
Indonesia. Grafik diatas bisa kita lihat secara bebas di
[Link]

5.1 Apa itu KI?


Hak Kekayaan lntelektual (HKI) atau Kl adalah hak kekayaan yang timbul atau lahir
karena kemampuan intelektual manusia. Karya-karya intelektual bisa muncul dari
berbagai bidang. seperti ilmu pengetahuan, seni, sastra, atau leknologi sendiri. Karya-
karya tersebut pastinya djlahirkan dengan pengorbanan tenaga, waktu dan biaya.
sehingga menghasilkan nilai-nilai tertentu.

Nilai-nilai itulah yang membuat karya-karya intelektual dapat menjadi


aset usaha, yang bisa memberikan keuntungan ekonomibagi
penaptanya. Oleh karena itu, hasil karya yang lahir dari kemampuan
intelektual tersebut harus dilindungi.

Kekayaan intelektual adalah kekayaan yang timbul dari kemampuan intelektual


manusia yang dapat berupa karya di bidang teknologi, ilmu pengetahuan, seni dan
sastra. Karya ini dihasilkan atas kemampuan intelektual melalui pemikiran. daya cipta
dan rasa yang memerlukan curahan tenaga, waktu dan biaya untuk memperoleh
"produk" baru dengan landasan kegiatan penelitian atau yang sejenis.

5.2 Sejarah

Sejarah mencatat aturan hak Atas Kekayaan Intelektual pertama kali ada di Venice
(Italia) tahun 1470 yang berisi perihal paten. Caxton, Galileo dan Guttenberg tercatat
sebagai yang pertama dalam hal mematenkan temuan mereka. Hukum tentang paten
tersebut diadopsi oleh kerajaan lnggris yang kemudian melahirkan hukum paten
pertamanya di tahun 1623.

144
Amerika sendiri mempunyai undang-undang paten tahun 1791. Upaya
harmonisasi dalam bidang HAKI pen‘ama kali teqbdi tahun 1883
dengan lahirnya Paris Convention untuk masalah paten, merek dagang
dan desain.

Kemudian Berne Convention 1886 untuk masalah copyright atau hak cipta. Tujuan dari
konvensi-konvensi tersebut antara lain standarisasi, pembahasan masalah baru, tukar
menukar informasi, perlindungan mimimum dan prosedur mendapatkan hak.

Kedua konvensi itu kemudian membentuk biro administratif yang menjadi cikal bakal
World Intellectual Property Organisation (WIPO). Sebuah badan khusus PBB yang
menangani masalah HAKI.

Bagaimana dengan Indonesia? Temyata UU yang mengatur hal ini juga sangat dinamis
perkembangannya. Terbukti sudah tujuh kali diamandemen:
(1) UU No.6 Tahun 1982
(2) UU No.7 Tahun 1987
(3) UU No.12 Tahun 1992
(4) UU No.30 Tahun 2000
(5) UU No.19 Tahun 2002
(6) UU No.28 Tahun 2014
(7) UU No.20 Tahun 2016

5.3 lstilah HKI/KI

Dalam pasal 1 UUHC disebutkan bahwa Hak Cipta adalah hak eksklusif bagi pencipta
atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya atau
memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut
peraturan perundang- undangan yang berlaku.

• Pencipta adalah seorang atau beberapa orang secara bersama-sama yang atas
inspirasinya melahirkan suatu ciptaan berdasarkan kemampuan pikiran, imajinasi.
145
kecekatan, keterampilan, atau keahlian yang dituangkan ke dalam bentuk yang khas
dan bersifat pribadi.
• Ciptaan adalah hasil setiap karya pencipta yang menunjukkan keasliannya dalam
lapangan ilmu pengetahuan, seni, atau sastra.
• Pemegang Hak Cipta adalah pencipla sebagai pemilik hak cipta, atau pihak yang
menerima hak tersebut dari pencipta, atau pihak lain yang menerima Iebih lanjut
hak dari pihak yang menerima hak tersebut.
• Lisensi adalah izin yang diberikan oleh pemegang hak cipta atau pemegang hak
terkait kepada pihak Iain untuk mengumumkan dan atau memperbanyak ciptaannya
atau produk terkaitnya dengan persyaratan tertentu.

Dalam pasal 12 disebutkan pula: ciptaan yang dilindungi adalah ciptaan dalam bidang
ilmu pcngctahuan, seni, dan sastra yang mencakupz buku, program komputer, pam?et,
perwajahan (layout) karya tulis yang diterbitkan, dan semua hasil karya tulis lain:
ceramah, kuliah, pidato, dan ciptaan lain yang sejenis dengan itu; alat peraga yang
dibuat untuk kepentingan pendidikan dan ilmu pengetahuan; lagu atau musik dengan
atau tanpa teks: drama atau drama musikal, tari, koreografi, pewayangan, dan
pantomim; seni rupa dalam segala bentuk seperti seni lukis, gambar, seni ukir. seni
kaligrafi, seni pahat. seni patung, kolase, dan seni terapan; arsitektur, peta; seni batik;
fotografi; sinematografi; terjemahan, tafsir, saduran, bunga rampai, database, dan karya
lain dari hasil pengalihwujudan. .
• Karya cipta berupa program komputer, sinematografi. fotografi, database, dan karya
hasil pengalihwujudan dilindungi selama 5O tahun sejak pertama kali diumumkan.

Selain itu, karya cipta di Indonesia akan dilindungi selama masa hidup
penciptanya ditambah 50 tahun lagi setelah pencipta dimaksud
meninggal dunia.

Dalam UU tersebut juga dikenal pula doktrin kewajaran penggunaan (fair use)
sebagaimana terrnuat dalam Pasal 15. Antara lain disebutkan bahwa tidak merupakan
pelanggaran hak cipta apabila penggunaan ciptaan pihak lain untuk kepentingan
pendidikan, penelitian, penulisan karya ilmiah, penyusunan laporan. penulisan kritik
146
atau tinjauan suatu masalah dengan tidak merugikan kepentingan yang wajar dari
pencipta. Atau jika pengambilan ciptaan pihak lain itu guna keperluan pembelaan di
dalam atau di luar pengadilan.
Perbanyakan suatu ciptaan secara terbatas dengan cara atau alat apa pun atau proses
yang serupa oleh perpustakaan umum, lembaga ilmu pengetahuan atau pendidikan, dan
pusat dokumentasi yang non-komersial semata-mata untuk keperluan aktivitasnya
tidak pula dikategorikan pelanggaraan hak cipta. Namun memperbanyak untuk suatu
program komputer merupakan suatu pelanggaran hak cipta. Pembuatan salinan
cadangan (backup copy) suatu program komputer oleh pemiliknya hanya dapat
dilakukan semata-mata untuk digunakan sendiri.

5.4 Hak Cipta Hak Cipta (Copyright).

Hak cipta adalah hak dari pembuat sebuah ciptaan terhadap ciptaan dan salinannya.
Pembuat sebuah ciptaan memiliki hak penuh terhadap ciptaannya tersebut serta salinan
dari ciptaannya tersebut. Hak-hak tersebut misalnya membuat salinan, membuat
produk derivatif, dan menyerahkan hak-hak Lersebul ke pihak lain. Hak cipla
merupakan hasil karya intelektual yang berkaitan dengan seni, sastra. dan ilmu
pengetahuan.

Hak Cipta adalah hak eksklusif pencipta yang timbul secara otomatis berdasarkan
prinsip deklaratif setelah suatu ciptaan diwujudkan dalam bentuk nyata tanpa
mengurangi pembatasan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sebagai contoh Microsoft menjual Windows ke public dengan


mekanisme lisensi Artinya Microsoft memberi hak kepada seseorang
yang membeli Windows untuk memakai perangkat lunak tersebut
Orang tersebut tldak diperkenankan untuk membuat salinan Windows
untuk kemudian dijual kembali karena hanya Microsof yang berhak.

Serah terima hak cipta tidak selalu berhubungan dengan traksaksi bisnis dengan untung
rugi. Sebagai contoh adalah lisensi GPL pada perangkat lunak Open Source. GPL
147
memberikan hak kepada orang Iain untuk menggunakan sebuah ciptaan asalkan
modifikasi atau produk derivasi dari ciptaan tersebut memiliki lisensi yang sama.
Kebalikan dari hak cipta adalah Public Domain.

Ciptaan dalam public domain dapat digunakan sekehendaknya oleh pihak lain. Sebuah
karya adalah public domain jika pemilik hak ciptanya menghendaki demikian. Selain
itu, hak cipta memiliki waktu kadaluwarsa. Sebuah karya yang memiliki hak cipta akan
memasuki public domain setelah jangka waktu tertentu.

Pengaturan tentang hak cipta dapat ditemukan dalam Undang-undang No. 28 Tahun
2014 tentang Hak Cipta. Definisinya dapat dijelaskan dalam pasal l angka 1 UU Hak
Cipta, yakni—hak eksklusif pencipta yang timbul secara otomatis berdasarkan prinsip
deklaratif setelah suatu ciptaan diwujudkan dalam bentuk nyata tanpa mengurangi
pembatasan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ciptaan adalah setiap hasil karya di bidang ilmu pengetahuan, sen);


clan sastra yang dihasilkan atas inspirasi kemampuan, pikiran,
imaginasi kecekatan, keterampikan, atau keahlian yang diekspresikan
dalam bentuk nyata. Pemegang hak cipta adalah pencipta sebagai
pemilik hak cipta, pihak yang menerima hak tersebut secara sah dari
pencipta, atau pihak lain yang menerima lebih lanjut hak dari pihak
yang menerima hak tersebut secara sah.

Hak cipta adalah hak yang timbul secara otomatis dari hasil kreativitas di bidang ilmu
pengetahuan, seni, dan sastra yang telah diwujudkan sebagai karya yang orisinal.

(I) Bagaimana model pelindungan hak cipta.


148
Hak cipta pelindungannya bersifat otomatis demikian pula lerhadap hak terkait
pelindungannya juga bersifat otomatis. Jadi, ketika saya punya ide, kemudian saya
tuangkan ide saya dalam bentuk yang konkret atau nyata, maka sudah mendapatkan
perlindungan hukum. Contohnya begini, kalau saya punya ide mau bikin buku,
kemudian saya ketik di laptop. kemudian setelah saya menuangkan ide tersebul dalam
benLuk lulisan. Kemudian saya cetak, dan saya upload di biog. Maka secara otomatis
sudah dilindungi dan sudah diketahui bahwa itu adalah, sudah lahir ciptaan saya. Jadi,
tanpa mensyaratkan pendaftaran pun, sebuah ciptaan sudah dilindungi.

(2) Apa keuntungan pencatatan hak elpta di Pemerintah melalui DJKI?


Dengan adanya pencatatan ciptaan di Direktorat Jenderal Kekayaan lntelektual, ini
akan memudahkan orang untuk mempermudah pendokumentasian atas karya ciptanya.
Artinya saya mencatatkan ke negara, bahwa saya pernah membuat buku pada saat
kapan? Artinya, pencatatan ciptaan bukan melahirkan hak seseorang tapi mencatatkan
hak yang sudah pernah ada. Artinya, ketika saya mencalalkan ciptaan, itu akan ditanya,
kapan pertama kali buku itu dipublikasikan, atau kapan pertama kali dipublikasikan di
wilayah Indonesia. Jadi, harus mencantumkan, kapan ciptaan saya diwujudkan.

(3) Apakah setiap ciptaan hams didaftarkan?


Pendaftaran tidak memberikan hak dalam sistem hak cipta, tetapi merupakan salah satu
alat bukti adanya hak dimana seseorang dapat dianggap sebagai pencipta. Dalam UU
Hak Cipta yang baru. kata pendaftaran diubah menjadi pencatatan, meskipun tidak
menghilangkan sistem tata cara penerimaaan pendaftaran yang ada.

(4) Kepada siapa mendaftarkan suatu ciptaan?


Permohonan pencatatan hak cipta ditujukan ke Direktorat Jenderal Kekayaan
lntelektual. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

(5) Berapa biaya yang barus dibayarkan untuk ciptaan?


Biaya pencatatan hak cipta saat ini adalah Rp300.000 untuk program komputer, dan
Rp150.000 untuk ciptaan lainnya.

(6) Untuk suatu ciptaan, hak apa saja yang dimiliki si pencipta?

149
Pencipta memiliki hak ekonomi yang merupakan hak untuk memperoleh keuntungan
ekonomi atas eksploitasi yang dilakukan terhadap ciptaan tersebut. Di samping
itu,pencipta juga memiliki hak moral. Ciptaan tersebut bisa juga dialihkan kepada
orang lain tanpa menghilangkan hak moral yang dimiliki pencipta.

(7) Apakah ada pengecualian dalam hak cipta?


Pengecualian hak cipta diartikan sebagai tindakan-tindakan yang sebenarnya
merupakan hak eksklusif dari pencipta akan tetapi dianggap bukan merupakan suatu
pelanggaran hukum di bidang hak cipta.

Hal ini karena hak cipta juga memiliki fungsi sosial kepada
masyarakat luas, dimana pemberlakuannya memang diharapkan juga
tidak merugikan pencipta. Sistem ini dinamakan fair deal, terkait
dengan kepentingan pendidikan, penelitian atau hal-hal sosial lain
yang sifatnya tidak komersial

(8) Berapa lama jangka waktu perlindungan suatu ciptaan?


Diberikan secara umum adalah seumur hidup ditambah 70 tahun setelah pencipta
tersebut meninggal dunia

(9) Apakah kepemilikan hak cipta bisa beralih?


Ya, kepemilikan hak cipta bisa beralih. Akan tetapi peralihan ini tidak serta merta
menghilangkan hak si pencipta atas karya ciptanya. Hak cipta melindungi pencipta dari
eksploitasi industri yang tanpa batas.

(10) Apakah ada sanksi terhadap pelanggaran hak cipta?


Undang-Undang Ho. 28 Tahun 2014 tentang hak cipta juga mengatur pengenaan sanksi
untuk setiap pelanggaran hak cipta. Sanksi yang dimaksud bisa berupa sanksi pidana
dan perdata. Pelanggaran bisa berupa perbanyakan (reproduction), publikasi
(publication) yang dilakukan tanpa izin si pencipta, serta pembajakan (piracy).

5.5 Paten (Patent)


150
Paten melindungi sebuah ide, bukan ekspresi dari ide tersebuL Pada hak cipta, orang
lain berhak membuat karya lain yang fungsinya sama asalkan tidak dibuat berdasarkan
karya orang lain yang memiliki hak cipta.

Sedangkan pada paten. seseorang tidak berhak untuk membuat sebuah


karya yang cara bekerja sama dengan sebuah ide yang dipatenkan.
Contoh dari paten misalnya adalah algoritma Pagerank yang
dlpatenkan oleh Google.

Artinya pihak lain tidak dapat membuat sebuah karya berdasarkan algoritma Pagerank,
kecuali jika ada peljanjian dengan Google

Sebuah ide yang dipatenkan haruslah ide yang orisinil dan belum pernah ada ide yang
sama sebelurnnya. Jika suatu saat ditemukan bahwa sudah ada yang menemukan ide
tersebut sebelumnya, maka hak paten tersebut dapat dibatalkan.

(I) Secara prinsip Apakah paten itu?


Paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh negara kepada inventor atas hasil
invensinya di bidang teknologi, yang untuk selama waktu tertenlu melaksanakan
sendiri invensinya tersebut atau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk
melaksanakannya.

(2) Apakah in vensi itu?


lnvensi adalah pemecahan (solusi) teknis atas permasalahan teknis, yang dapat berupa
produk, mesin, peralatan, metode, sistem, dan komposisi.

(3) Berapa lama paten berlaku?


Paten Sederhana berlaku selama 10 tahun sejak tanggal penerimaan permohonan Paten
Sederhana.

(4) Siapa yang berhak memperoleh paten?


151
Yang berhak memperoleh paten adalah inventor atau yang menerima lebih lanjut hak
inventor yang bersangkutan.

(5) Hak-hak apa saja diperoleh pemegang paten?


Hak-hak yang dimiliki pemegang paten:
• Hak eksklusif untuk melaksanakan paten yang dimilikinya.
• Hak eksklusif melarang pihak lain untuk melaksanakan paten yang dimilikinya
tanpa persetujuannya.

(6) Apakah perlindungan paten yang didaftar di Indonesia juga berlaku di negara
lain?
Paten Indonesia hanya berlaku di Indonesia. Jika suatu invensi hendak dilindungi di
negara lain, pemohon harus mendaftarkannya ke negara tersebut atau ke organisasi
negara-negara tertentu, seperti European Patent Office (EPO).

(7) Pendaftaran paten dan Paten Sederhana diajukan ke mana?


Pendaftaran paten dan Paten Sederhana di ajukan kepada Direktorat Jenderal Kekayaan
lntelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM, info lebih lanjut: [Link].

(8) Apakah invensi dapat diketahui masyarakat?


lnvensi yang diajukan dan sudah diumumkan dapat diketahui oleh masyarakat, dan
dapat diakses di [Link].

(9) Apakah kepemilikan hak cipta bisa beralih?


Ya, kepemilikan hak cipta bisa beralih. Akan tetapi peralihan ini tidak serta merta
menghilangkan hak 3i pencipta atas karya ciptanya. Hak cipta melindungi pencipta dari
eksploitasi industri yang tanpa batas.

(10) Apakah ada sanksi terhadap pelanggaran hak cipta?


Undang-Undang No. 28 Tahun 2014 tentang hak cipta juga mengatur pengenaan sanksi
untuk setiap pelanggaran hak cipta. Sanksi yang dimaksud bisa berupa sanksi pidana
dan perdata. Pelanggaran bisa berupa perbanyakan (reproduction), publikasi
(publication) yang dilakukan tanpa izin si pencipta, serta pembajakan (piracy),

152
5.5 Paten (Patent)
Paten melindungi sebuah ide, bukan ekspresi dari ide tersebut. Pada hak cipta, orang
lain berhak membuat karya lain yang fungsinya sama asalkan tidak dibuat berdasarkan
karya orang lain yang memiliki hak cipta.

Sedangkan pada paten. seseorang tidak berhak untuk membuat sebuah


karya yang cara bekedanya sama dengan sebuah ide yang dopatenkan.
Contoh dari paten misalnya adalah algoritma Pagerank yang
dipatenkan oleh Google. Artinya pihak lain tidak dapat membuat
sebuah karya berdasarkan algoritma Pagerank, kecuali jika ada
perjanjian dengan Google

Sebuah ide yang dipatenkan haruslah ide yang orisinil dan belum pernah ada ide yang
sama sebelumnya. Jika suatu saat ditemukan bahwa sudah ada yang menemukan ide
tersebut sebelumnya, maka hak paten tersebut dapat dibatalkan.

(1) Secara prinsip Apakah paten itu?


Paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh negara kepada inventor atas hasil
invensinya di bidang teknologi, yang untuk selama waktu tertentu melaksanakan
sendiri invensinya tersebut alau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk
melaksanakannya.

(2) Apakah invensi itu?


lnvensi adalah pemecahan (solusi) teknis atas permasalahan teknis, yang dapat berupa
produk, mesin, peralatan, metode, sistem, dan komposisi.

(3) Berapa lama paten berlaku?


Paten Sederhana berlaku selama 10 tahun sejak tanggal penerimaan permohonan Paten
Sederhana.

(4) Siapa yang berhak memperoleh paten?

153
Yang berhak memperoleh paten adalah inventor atau yang menerima lebih lanjut hak
inventor yang bersangkutan.

(5) Hak-hak apa saja dljaeroleh pemegang paten?


Hak-hak yang dimiliki pemegang paten:
• Hak eksklusif untuk melaksanakan paten yang dimilikinya.
• Hak eksklusif melarang pihak lain untuk melaksanakan paten yang dimilikinya
tanpa persetujuannya.

(6) Apakah perlindungan paten yang didaftar di Indonesia juga berlaku di negara
lain?
Paten Indonesia hanya berlaku di Indonesia. Jika suatu invensi hendak dilindungi di
negara lain, pemohon harus mendaftarkannya ke negara tersebut atau ke organisasi
negara-negara tertentu, seperti European Patent Office (EPO).

(7) Pendaftaran paten dan Paten Sederhana diajukan ke mana?


Pendaftaran paten dan Paten Sederhana di ajukan kepada Direktorat Jenderal Kekayaan
lntelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM, info lebih lanjut: [Link].

(8) Apakah invensi dapat diketahui masyarakat?


lnvensi yang diajukan dan sudah diumumkan dapat diketahui oleh masyarakat, dan
dapat diakses di [Link].

5.6 Merek
Merek dagang digunakan oleh pebisnis untuk mengidentifikasikan sebuah produk atau
layanan. Merek dagang meliputi nama produk atau layanan, beserta logo, simbol,
gambar yang menyertai produk atau layanan tersebut.

Sama seperti HAKI lainnya, merek dagang dapat diserahkan kepada


pihak lain, sebagian atau seluruhnya. Contoh yang umum adalah
mekanisme franchise. Pada franchise, salah satu kesepakatan adalah

154
penggunaan nama merk dagang dari usaha lain yang sudah terlebih
dahulu sukses.

(1) Apa yang dimaksud dengan hak atas merek?


Hak atas merek adalah hak eksklusif yang diberikan oleh negara kepada pemilik nerek
yang terdaftar dalam Daftar Umum Merek untuk jangka waktu tertentu dengan
menggunakan sendiri merek tersebut atau memberikan izin kepada pihak lain untuk
menggunakannya.

(2) Apakah fungsi merek?


Merek berfungsi sebagai:
(1) Tanda pengenal untuk membedakan hasil produksi yang dihasilkan seseorang atau
beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum, dengan produksi orang lain
atau badan hukum lainnya.
(2) Alat promosi, dalam memasarkan hasil produksi, cukup dengan menyebutkan
mereknya. (3) Penunjuk asa] barang/jasa dihasilkan.

(3) Kenapa merek panting untuk didaftarkan?


Merek penting untuk didaftarkan antara lain karena:
(1) Menjadi alat bukti kepemilikan hak atas merek yang didaftarkan.
(2) Menjadi dasar penolakan lerhadap merek yang sama pada keseluruhannya atau
sama pada pokoknya yang dimohonkan pendaftaran oleh orang lain untuk barang/jasa
sejenis.
(3) Menjadi dasar untuk mencegah orang lain memakai merek yang sama pada
keseluruhannya atau sama pada pokoknya dalam peredaran untuk barang/jasa sejenis.

(4) Siapa saja yang bisa mengajukan pendaftaran merek?


Yang bisa mengajukan permohonan merek adalah: orang/perorangan, perkumpulan.
dan badan hukum (perseroan. finna, CV).

(5) Kemana permohonan pendaftaran merek diajukan?

155
Permohonan pendaftaran merek diajukan kepada menteri hukum dan HAM melalui
Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual.

(6) Berapa lama jangka waktu perllndungan merek?


Merek terdaftar dilindungi selama 10 tahun sejak penerimaan permohonan merek, dan
dapat diperpanjang untuk jangka waktu yang sama yaitu 10 tahun berikutnya.
Perpanjangan jangka waktu perlindungan merek diajukan dalam jangka waktu 12 bulan
sebelum tanggal berakhirnya perlindungan merek terdaftar.

(7) Apakah hak merek bisa dialihkan?


Hak atas merek terdaftar dapat dialihkan melalui: pewarisan. hibah, wasial. perjanjian,
dan sebab-sebab lain yang dibenarkan oleh peraturan perundang-undangan.

(8) Apa yang dimaksud dengan Iisensi di bidang merek?


Lisensi adalah izin yang diberikan oleh pemilik merek terdaftar kepada pihak lain
melalui suatu peljanjian pemberian hak (bukan pengalihan hak) untuk menggunakan
mereknya. balk untuk seluruh atapun sebagian jenis barang dan/atau jasa yang
didaftarkan. selama jangka waktu tertentu, dengan syarat-syarat tertentu.

(9) Apakah merek terdaftar dapat dihapuskan?


Merek terdaftar dapat dihapuskan dengan beberapa alasan:
(1) Alas prakarsa Direktorat Jendera] Kekayaan lnlelektual.
(2) Atas permohonan pemilik merek yang bersangkutan.
(3) Atas putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, berdasarkan gugatan
penghapusan.
(4) Tidak diajukan perpanjangan jangka waktu perlindungan mereknya.

(10) Apakah merek terdaftar dapat dibatalkan?


Merek terdaftar dapat dibatalkan berdasarkan putusan pengadilan yang telah
berkekuatan hukum tetap atas gugatan yang diajukan oleh pihak yang berkepentingan
dengan menggunakan alasan-alasan yang terdapat dalam Pasal 4 Pasal 5 dan/atau Pasal
6 UU No. 15 Tahun 2001 tentang merek.

156
5.7 Desain Industri
Desain industri merupakan aspek hias atau aspek estetika dari sebuah benda. Desain
industri dapat terdiri dari fitur tiga dimensi, seperti bentuk sebuah benda, atau fitur dua
dimensi, seperti pola, garis, atau warna. Desain industri membantu produsen dan
pelaku bisnis untuk menjaga keberlanjutan usahanya melalui desain produk.

(1) Apa yang dimaksud dengan desain industri?


Definisi desain industri tertuang dalam Undang-undang No. 31 tahun 2000. Di sana,
desain industri didefinisikan sebagai suatu kreasi tentang bentuk, konfigurasi,
komposisi garis atau warna, garis dan warna, gabungan daripadanya yang berbentuk
tiga dimensi atau dua dimensi yang memberikan kesan estetis dan dapat diwujudkan
dalam pola tiga dimensi atau dua dimensi, serta dapat dipakai untuk menghasilkan
suatu produk, barang, komoditas industri, maupun kerajinan tangan.

Secara umum, desain industri merupakan kreasi untuk mendesain penampilan dan
penampakan suatu produk dengan tujuan meningkatkan daya larik dalam pemasaran.
Dengan cara ini, produsen berupaya untuk memberikan nilai tambah secara estetis pada
produknya, sehingga proses kreatif dan beragam bentuk inovasi menjadi hal yang tidak
dapat terhindarkan.

Sebagai contoh, pulpen. Ada banyak produk pulpen yang tersedia di pasaran. Kendati
fungsinya sama, yakni alat untuk menulis, produk pulpen ditawarkan dengan cara dan
kemasan berbeda. Ada yang didesain polos, beraneka warna, dibungkus dengan
karakter kartun yang sedang tren. atau hadir dalam bentuk unik seperti bisa dilipat Nah,
mendesain pulpen dengan cara yang unik dan menarik ini menjadi cara produsen
menemukan dan mendapatkan target pasar atau pembelinya.

(2) Apa saja jenis pelindungan yang dapat dilindungi regulasi desain industri?

Sebelumnya, ada tiga jenis regulasi terkait desain industri. Pertama, keseluruhan
produk. Ambil contoh, produk kamera.

Jenis pertama merujuk pada pelindungan seluruh bagian dari kamera. Jenis kedua,
adalah pelindungan parsial atau bagian. lni artinya. hanya bagian tertentu saja dari
157
produk kamera yang mendapatkan pelindungan. Bisa pada bagian body atau justru
lensa. Sementara itu, jenis ketiga adalah pelindungan sebagai satu kesatuan. Hal ini
dapat terlihat dari satu set produk meja kerja yang lerdiri alas meja dan kursi. Meskipun
merupakan dua produk yang terpisah. meja dan kursi dilihat sebagai satu kesatuan (set)
yang tidak dapat terpisahkan.

(3) Apa perbedaan pelindungan hak cipta dengan desain industri?


Pertama-tama, kita dapat melihat dari opsi pelindungannya. Desain industri fokus
terhadap penampakan suatu produk, sedangkan hak cipta adalah soal pelindungan
terhadap seni dan sastra. Keduanya, hal yang berbeda. Sebagai contoh, baju batik.
Desain industri melindungi poduk baju batik secara menyeluruh, sementara hak cipta
hanya motif yang tertera di batik.

Selain itu, desain industri yang berhak mendapatkan pelindungan haruslah yang
memiliki ciri kebaruan dan harus diproduksi secara massal (bukan produk sekali
produksi). Hak ini akan diberikan oleh negara setelah proses pemeriksaan.

(4) Apakah hak kepemilikan desain industri dapat dialihkan?


Apa perbedaannya dengan Iisensi? Hak desain industri dapat dialihkan. Caranya
beragam, seperti pewarisan, wasiat, perjanjian tertulis, atau sebab lain yang diatur
dalam peraturan perundangoundangan. Dalam kondisi ini, orang yang kepemilikan
desain industrinya dipindahkan ke pihak lain, akan kehilangan hak ekonomi.
Sementara itu, hak moral tetap menjadi hak pemiliknya.

Hal berbeda jika menyangkut lisensi. Bagaimanapun, penerima Iisensi hanya


memperoleh wewenang atau izin dari pemegang hak. ltu pun hanya untuk beberapa
hak tertentu, seperti diperbolehkan atau diizinkan untuk memproduksi dan
memasarkan suatu produk (desain industri) dalam jangka waktu dan wilayah tertentu.

(5) Bagaimana peran desain industri dalam bisnis?


Bisnis tidak hanya menyangkut proses penciptaan, lalu pelaksanaan. Untuk dapat terus
berlanjut, bisnis memerlukan inovasi dan pembaruan sesuai dengan perkembangan
zaman. Dalam dunia bisnis, desain industri dapat membantu pelaku bisnis untuk
menjaga keberlanjutan usahanya. melalui ranah desain produk.
158
(6) Janis perlindungan apa yang diberikan Desain Industri?
Pada dasarnya pemilik Desain lndustri memiliki hak untuk mencegah pihak ketiga
untuk kepentingan komersial membuat. menjual, atau mengimpor benda yang
merupakan tiruan dari benda yang dilindungi Desain lndustri baik sebagian atau secara
keseluruhan.

(7) Jenis produk seperti apa yang mencakup Desain Industri?


Desain lndustri diterapkan dalam berbagai macam produk industri dan kerajinan; mulai
dari kemasan dan wadah untuk perabotan rumah tangga sampai perangkat elektronik
untuk tekstil. Desain lndustri juga berkaitan dengan simbol grafis, pengguna grafis
antarmuka, dan logo.

(8) Bagaimana Desain Industri dilindungi?


Desain lndustri harus terdaftar agar dapat dilindungi oleh hukum Desain lndustri
sebagai "desain terdaftar".

(9) Pendaftaran Desain lndustri di ajukan kepada instansi mana?


Pendaftaran Desain lndustri di ajukan kepada Direktorat Jenderal Kekayaan lntelektual
(DJKI) Kementerian Hukum dan HAM. info lebih lanjut: [Link]

(10) Berapa lama Desain Industri beriaku?


Desain Industri berlaku selama 10 tahun sejak tanggal penerimaan permohonan, dan
tidak dapat diperpanjang.

(11) Apa perbedaan antara Desain Industri dan palen?


Desain Industri pada dasarnya hanya melindungi penampilan atau fitur estetika sebuah
produk, sedangkan paten melindungi invensi baru yang menawarkan solusi teknis
dalam menyelesaikan masalah yang ada, yang cara penyelesaiannya tidak terpikirkan
sebelumnya. Pada prinsipnya, Desain Industri tidak melindungi fitur teknis atau
fungsional dari suatu produk. Hal ini dikarenakan ?tur tersebut berpotensi dilindungi
oleh paten.

159
(12) Apakah perlindungan Desain lndustriyang diberikan di satu Negara juga
berlaku di Negara lainnya?
Hak Desain Industri bersifat teritorial. lni berarti bahwa hak ini terbatas pada negara
(atau wilayah) di mana perlindungan diberikan.

(13) Apakah perlindungan ini berlaku di negara lain?


Desain Industri Indonesia hanya berlaku di Indonesia. Jika suatu Desain Industri
hendak dilindungi di negara lain, pemohon harus mendaftarkannya ke negara tersebut.

(14) Apa keuntungan perlindungan Desain lndustn'?


Perlindungan Desain Industri merupakan bagian yang menyatu dari strategi bisnis.
Alasan utama untuk melindungi Desain Industri adalah sebagai berikut .
• Pengembalian investasi: Perlindungan terhadap Desain Industri berkontribusi dalam
memperoleh laba atas investasi yang telah dilakukan dalam menciptakan produk
yang menarik dan inovatif.
• Hak eksklusif: Perlindungan memberikan hak eksklusif selama 10 tahun, sehingga
untuk mencegah atau menghentikan orang lain dari mengeksploitasi secara komersil
atau meniru Desain Industri.
• Memperkuat merek: Desain lndus’m‘ dapat menjadi elemen penting dari sebuah
merek perusahaan.
• Melindungi Desain lndustri memberikan kontribusi untuk melindungi merek
perusahaan tersebut.
• Menjual Lisensi: Perlindungan ini memberikan hak-hak yang dapat dijual atau
dilisensikan kepada perusahaan lain, yang kemudian akan menjadi sumber
pendapatan bagi pemilik hak.
• Citra positif: Perlindungan membantu menyampaikan citra positif perusahaan,
karena Desain lndustri merupakan aset bisnis yang dapat meningkatkan nilai pasar
perusahaan dan produk-produknya.
• Keuntungan: Melindungi Desain lndustri merupakan bentuk penghargaan terhadap
kreativitas dan mendorong terciptanya kreativitas yang baru.

(15) Apa akibat jika tidak melindungi Desain lndustri saya?

160
Jika Anda tidak melindungi Desain lndustri, maka Anda mungkin tidak menikmali hak
eksklusif yang seharusnya Anda dapat dari Desain lndustri Anda. Akibatnya, pesaing
bisnis Anda dapat menjual produk anda ke publik, atau menggabungkan Desain
lndustri Anda dengan produk mereka, tanpa perlu mendapatkan izin dari Anda.

5.8 Keuntungan HKI

Ada banyak keuntungan yang didapat di bidang lPTEK, di antaranya: .


• Adanya perlindungan karya tradisional bangsa Indonesia. Sangat disayangkan
apabila sebuah temuan akhirnya diklaim pihak lain, termasuk oleh orang asing gara-
gara tidak dipatenkan.
• Mencegah pencurian karya lokal yang umumnya masuk kategori paten sederhana
clan penemuan-penemuan baru.
• Adanya masukan pendapatan untuk para penemu/pencipta.
• Meningkatkan motivasi posilif untuk terus berkarya bagi penemu paten. baik dari
pemerintah, swasta atau siapapun serta merangsang untuk saling mengembangkan.
• Mendidik untuk melakukan dokumenlasi yang baik. Dengan itu, diharapkan
masyarakat dapat memanfaatkan dengan maksimal atau mengembangkan lebih
lanjut untuk memberikan nilai tambah yang Iebih tinggi.
• Meningkatkan pemahaman yang serasi terhadap HAKI pada aparat hukum dan
masyarakat. Mengingat saat ini cukup banyak penafsiran dan pemahaman terhadap
ha] tersebut.

5.9 HKI di Bidang Teknologi Infomasi (Sl/TI)

Sebenamya ada banyak macam HKI. Nah, yang dapat diterapkan dalam bidang Tl
adalah:

(1) Hak Cipta


Hak Cipta diperlukan untuk menghindari sengketa pemilik hak cipta. Sengketa bisa
saja terjadi apabila suatu aplikasi dinilai telah sukses, yaitu telah menghasilkan aliran
keuntungan. Mungkin ada karyawan perusahaan yang keluar dan membuat perusahaan
sendiri, dengan menjiplak sebuah karya aplikasi. Hal semacam inilah yang bisa
dihindari dengan pendaftaran dan pencatatan hak cipta.
161
Pencatatan hak cipta dilakukan di Direktorat Jenderal Kekayaan lntelektual
Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia, sesuai ketentuan UU No. 28/2014
Tentang Hak Cipta. Yang diakui sebagai pemilik hak cipta adalah pendeklarator
perlama dari sebuah karya, terrnasuk karya aplikasi.

(2) Hak Merek


Pengertian merek menurut UU No. 20 Tahun 2016 adalah tanda yang dapat
ditampilkan secara gra?s berupa gambar, logo, nama, kata. huruf, angka, susunan
wama. dalam bentuk 2 (dua) dimensi dan/atau 3 (tiga) dimensi, suara, hologram, atau
kombinasi dari 2 (due) atau lebih unsur tersebut untuk membedakan barang dan/atau
jasa yang diproduksi oleh orang atau badan hukum dalam kegiatan perdagangan barang
dan/atau jasa.

Oleh karena itu merek perlu didaftarkan agar tidak terjadi sengketa antar merk dan
melindungi pemiliknya. Merek yang sudah terdaftar mendapat perlindungan hukum
untuk jangka waktu 10 tahun dan dapat diperpanjang untuk jangka waktu yang sama
lO tahun.

Pengurusan pendaftaran merek bisa diawali dengan pengecekan kemiripan merek yang
didaftarkan dengan merek-merek yang sudah terdaftar dengan cara penelusuran merek
di fasilitas online data merek Indonesia yang discdiakan oleh Kcmcnterian Hukum dan
Hak AsasiManusia Direktorat Jenderal Hak Kekayaan lntelektual pada
[Link]

(3) Rahasia Dagang


Rahasia dagang di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2000
tentang Rahasia Dagang. Beberapa hal pokok yang terdapat dalam Undang-Undang
Rahasia Dagang yang perlu diketahui adalah sebagai berikut :

Hak Rahasia Dagang adalah informasi yang tidak diketahui oleh


umum di bidang teknologi dan/atau usaha, mempunyai nilai ekonomi

162
karena berguna dalam kegiatan usaha, dan dijaga kerahasiaannya oleh
pemilik Rahasia Dagang.

Objek pengaturan Rahasia Dagang meliputi metode produksi, metode pengolahan.


metode penjualan atau informasi lain di bidang teknologi dan/atau usaha yang memiliki
nilai ekonomi dan tidak diketahui oleh masyarakat umum. Dengan demikian, lingkup
perlindungan rahasia dagang meliputi:
• Metode produksi;
• Metode pengolahan;
• Metode penjualan;

lnformasi lain di bidang teknologi dan/atau usaha yang memiliki nilai ekonomis dan
tidak diketahui masayarakat secara umum. Rahasia dagang dapat beralih atau dialihkan
dengan :
• Pewarisan;
• Hibah;
• Wasiat;
• Perjanjian tertulis; atau
• Sebab-sebab lain yang dibenarkan oleh Peraturan Perundang-undangan.

Jangka Waktu Perlindungan

Dalarn perlindungan rahasia dagang, tidak ada ketentuan yang membatasi tentang
jangka waklu berlakunya perlindungan rahasia dagang, yailu selama pemiliknya tetap
merahasiakan dan melakukan usaha-usaha untuk melindungi kerahasiannya maka
selama itu pula berlaku perlindungan hukum.

163
Tabel 5.1 HKI untuk produk perangkat lunak

Berikut adalah kategori HKI untuk produk desain atau film

Tabel 5.2 HKI Untuk produk desain dan film

Pelanggaran dan Sanksi

Seseorang dianggap melanggar rahasia dagang orang lain apabila ia memperoleh atau
menguasai rahasia dagang tersebut dengan cara-cara yang bertentangan dengan
peraturan perundang-undangan yang berlaku, seperti:

164
• Pencurian;
• Penyadapan;
• Spionase industri;
• Membujuk untuk mengungkapkan atau membocorkan rahasia dagang
melalui penyuapan, paksaan dan lain-lain.
Dengan sengaja mengungkapkan atau mengingkari kesepakatan atau kewajiban yang
tertulis untuk menjaga rahasia dagang yang bersangkutan.

Selanjutnya ketentuan pidananya ialah “Barangsiapa dengan dengaa dan tanpa hak
menggunakan Rahasia Dagang pihak lain, atau melakukan perbuatan sebagam‘Iana
dimaksud dalam Pasal 13, atau Pasal 14 dipidana dengan pidana penjlara paling lama
3 (tiga) tahun dan/atau denda paling banyak Rp.300.000.000 (tiga ratus juta rupiah).
Tindak pidana dimaksud termasuk delik aduan. Berikut adalah kategori HKI untuk
produk aplikasi perangkat lunak (Sumber: Bekraf, 2017)

5.10 Proses Pengajuan HKl/KI


Saat ini sudah semakin mudah, Pemerintah menetapkan untuk pengajuan HKl/Kl
dilakukan dengan transparent yakni meleluai jalur online. Prosedur Permohonan
Pencatatan Ciptaan secarta Online adalah sebagai berikut :

1. Registrasi akun
Hak Cipta Online di [Link]/pendaftaranhakcipta untuk mendapatkan username dan
password.
2. Unggah Dokumen
Berikut ini adalah dokumen yang harus diunggah:
• Surat Pernyataan
Mencantumkan semua nama pencipta sesuai dengan nama yang tercantum pada
contoh ciptaan.
• Surat Pengalihan Hak
Dilampirkan jika nama pencipta dan pemegang hak cipta berbeda, maka harus
melampirkan Surat Pengalihan Hak dan Surat Pernyataan dibuat atas nama
Pemegang Hak Cipta.
• Contoh Ciptaan*
Ukuran maksimal file 20 MB.

165
Khusus Program Kompuler meliputi : Cover, Program dan Manual Book
penggunaan program

3. Pembayaran 1 kode pembayaran untuk l pencatatan ciptaan berlaku untuk jangka


waktu 3 (tiga) hari kalender. Pembayaran dapat dilakukan via e-banking atau ATM.
4. Formalitas .
• Pengecekan file persyaratan pendaftaran pencatatan ciptaan.
(Pasal 5 ayat (1) 5d. ayat (4) Permenkumham 42/2016)
• Veri?kasi Untuk jenis ciptaan yang dikecualikan seperti karya seni, karya audio
visual, karya drama koreografi, karya rekaman, dan karya Iainnya akan dilakukan
verifikasi.

5. Approve
Setelah dilakukan pemeriksaan dan dinyatakan lengkap. pendaftaran pencatatan
ciptaan akan disetujui. Pencetakan Ser?kat Sertifikal dapat diunduh dan dicetak sendiri
oleh pemohon melalui akun pemohon. Untuk memastikan keaslian data dapat
memindai QR code yang ada di Surat Penetapan Ciptaan. (Pasal 69 ayat (I) UU Hak
Cipta)

5. Tugas/Latihan
1. Sebutkan dan jelaskan pengertian HKl/Kl?
2. Tuliskan macam-macam kategori HKl/KI secara umum?
3. Tuliskan macam-macam kategori HK] untuk TI?
4. Sebutkan UU dan peraturan yang mengatur tentang HKI?
5. Bagaimana proses mendapatkan Hak Cipta?
6. Bagaimana proses mmendapatkan Paten?
7. Bagaimana proses mmendapatkan Rahasia Dagang?
8. Bagaimana proses mmendapatkan Merek?

166
IV PENUTUP

Melalui pembelajaran berbasis modul, diharapkan akan membantu mahasiswa akan


dapat belajar secara mandiri, mengukur kemampuan diri sendiri, dan menilai dirinya
sendiri. Khususnya dalam pembelajaran dasar-dasar sistem Internet Of Things.
Semoga modul ini dapat digunakan sebagai referensi tambahan dalam proses
pembelajaran pada kegiatan perkuliahan pada mata kuliah Pemrograman web dasar
pada program studi sistem informasi FIK-TI UMSU. Mahasiswa lebih mendalami
materi lain di samping materi yang ada di modul ini melalui berbagai sumber, jurnal,
maupun internet. Semoga modul ini bermanfaat bagi mahasiswa khususnya yang
mengambil program studi sistem informasi FIK-TI UMSU.

Tak lupa dalam kesempatan ini, penulis mohon saran dan kritik yang membangun
terhadap, demi sempurnanya penyusunan modul ini di masa-masa yang akan datang.
Semoga modul ini memberikan manfaat bagi mahasiswa dan pembaca budiman
lainnya.

167
V. DAFTAR PUSTAKA

Pengantar Teknologi Internet of Things (2019), Yudho Yudhanto, Abdul Azisß,


UNS Press

Vermesan, 0., Friess, P.(2013), Internet of Things: Converging Technologies for


Smart Environments and Integrated Ecosystems. River Publishers

Greengard, S (2015, The Internet of Things. The MIT Press, Cambridge

Fleisch, E., Weinberger M., Wortmann, F.(2014) Business Models and the
Internet of Things

Introduction to SingIe-Board Computers and Microcontrollers, Vanessa Lawson

Media HAKI Pemantik lnovasi dan Kreasi (2019). Vol.1 Th.2019, DJKI
Kementrian Hukum dan HAM

Media HAKI Pemantik lnovasi dan Kreasi (2019). Vol.2 Th.2019, DJKI
Kementrian Hukum dan HAM

Panduan Mahir Pengantar Teknologi lnformasi (2017), Yudho Yudhanto, Fendi


Aji Purnomo, UNS Press

[Link]
board-microcontroller/
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]

168
169

Anda mungkin juga menyukai