0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan5 halaman

Peran Program Kesehatan Ibu dan Anak

Dokumen ini membahas tentang peran program Kesehatan Ibu dan Anak dalam mengurangi angka kematian ibu dan anak. Dokumen ini juga membahas tentang upaya pemerintah dalam program ini.

Diunggah oleh

sitihadijah130968
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan5 halaman

Peran Program Kesehatan Ibu dan Anak

Dokumen ini membahas tentang peran program Kesehatan Ibu dan Anak dalam mengurangi angka kematian ibu dan anak. Dokumen ini juga membahas tentang upaya pemerintah dalam program ini.

Diunggah oleh

sitihadijah130968
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB I

PENDAHULUAN

1. Latar belakang

Didalam diri masing – masing individu masyarakat terdapat suatu keperluam


yang harus dan wajib kita penuhi pada kehidupan sehari – hari. Selain keperluan yang
kita dapatkan dengan bentuk atau fisik. Masing – masing individu juga memerlukan
Kesehatan untuk dirinya sendiri. Karena Kesehatan sendiri merupakan pondasi
manusia dalam melaksanakan kegiatan sehari – hari. Kesehatan itu sendiri suatu
kondisi sehat fisik, maupun rohani yang akan menjadikan manusia sebagai makhluk
yang produktif.

Kesehatan merupakan aspek penting yang harus kita jaga pada masing –
masing diri masyarakat. Dengan Kesehatan kita akan terus dapat beraktivitas seperti
biasanya. Dengan begitu, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sehari –
hari. Terdapat berbagai aspek Kesehatan. Diantaranya yaitu pada Kesehatan ibu dan
anak. Kesehatan ibu dan anak sendiri merupakan usaha didalam aspek Kesehatan
yang mana sangat diperhatikan. Didalam Kesehatan ibu dan anak ini terdapat sebuah
pelayanan serta menjaga ibu hamil, bersalin, menyusui, bayi , balita sampai dengan
anak usia belum sekolah atau prasekolah. Namun di dunia termasuk di Indonesia
sendiri, permasalah daripada Kesehatan terutama Kesehatan ibu dan anak menduduki
nilai yang cukup besar. Sehingga status Kesehatan di Indonesia terbilang cukup
rendah. Terlihat dengan besarnya nilai kematian bagi ibu dan bayi.

Menurut World Health Organization atau yang dikenal dengan WHO , angka
kematian ibu pada awamnya didasari karena adanya komplikasi Ketika saat serta
pasca kehamilan yang menembus angka 304 per 100.000 kelahiran hidup. Sehingga
hal ini dipastikan tidak sesuai target yaitu pada angka 183 per 100.000 Kelahiran
hidup pada tahun 2024. Indonesia didalam rangka mengurangi angka kematian serta
meningkatkan daripada kualitas ibu dan anak dengan cara merumuskan kebijakan –
kebijakan yang tertuang pada program Kesehatan serta pengoperasional dalam suatu
kegiatan. Dalam hal pelayanan Kesehatan ibu dan anak yang mana menjadi salah satu
aspek dalam Kesehatan dasar yang mengeplementasikan pada Kesehatan dengan
tingkatan kecamatan. Karena kegiatan daripada Kesehatan Ibu dan Anak ini menjadi
suatu kgiatan yang bersifat nasional sampai dengan regional.
Suatu angka kematian ibu bisa dikarenakan suatu rencana kehamilan yang
masih dalam kurun waktu yang muda atau belum matang. Sehingga banyak
perempuan yang selepas melahirkan yang terlalu banyak, waktu yang berdekatan, usia
yang terbilang muda serta kurangnya pengetahuan pentingnya Kesehatan pada suatu
proses kehamilan. Oleh sebab itu keikut sertaan pemerintah dalam berperan
mengurangi angka kematian ibu.

2. Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah pada penelitian ini yaitu Bagaimana peran program
Kesehatan Ibu dan Anak dalam mengurangi angka kematian ibu dan anak.
BAB II

PEMBAHASAN

Kesehatan ibu dan anak yaitu suatu giat – giat dalam meningkatkan Kesehatan ibu dan
anak pada bidang Kesehatan yang mana didalamnya terdapat program – program layanan
dalam memelihara ibu dengan tingkatan hamil,bersalin,nifas, menyusui,bayi dan anak – anak
dimulai dari bayi hingga usia belum sekolah atau prasekolah. Pada program KIA ini
memiliki kemampuan hidup sehat dengan jumlah tingkatan derajat Kesehatan yang optimal.
Dan juga menumbuhkan derajat Kesehatan anak untuk terjaminnya arus tumbuh kembang
optimal yang mana hal tersebut menjadi pondasi bagi terciptanya kualitas manusia secara
menyeluruh. Angka kematian ibu merupakan suatu hal untuk dapat melihat berhasil atau
tidaknya suatu program Kesehatan ibu serta menilai dengan derajat Kesehatan masyarakat.
Selain angka kematian ibu, Program Kesehatan ibu dan anak dapat diukur dengan kelahiran
dan Kesehatan anak. Sehiingga dua aspek tersebut dapat menjadi dasar untuk menilai suatu
program Kesehatan ibu dan anak apakah berhasil atau tidak.

Usaha pemerintah untuk menekan angka – angka kematian ibu serta angka kematian
bayi dan balita bisa terwujud apabila peran keluarga juga ikut membantu. Tujuan daripada
program KIA ini yaitu dapat menumbuhkan keterampilan dan pengetahuan ibu , sikap serta
sifat dalam pelayanan Kesehatan ibu dan anak. Dan juga dapat meningkatkannya suatu
keterampilan dan keikut sertaan masyarakat, keluarga ataupun seluruh aspek pendukung
lainnya. Program Kesehatan ibu dan anak ini menargetkan yaitu untuk seluruh tenaga
Kesehatan yang terlibat pada bagian Kesehatan ibu dan anak dan juga pasien dan masyarakat
luas. Biasanya dalam pelaksanaannya, melingkup pada suatu kegiatan pelayanan unit
Kesehatan ibu dan anak yang berdomisili tingkat daerah yaitu puskesmas, kegaitan posyandu
dengan menerapkan program – program Kesehatan ibu dan anak lainnya. Diperlukannya
Kesehatan ibu dan anak di Indonesia karena untuk meningkatkan suatu kemampuan dan
keterampilan pengetahuan ibu terkait Kesehatan untuk ibunya sendiri dan anak. Dengan
sarana prasarana yang disediakan pemerintah, diharapkan program Kesehatan Ibu dan Anak
ini dapat menjadi fasilitas dalam memeberikan suatu pemahaman bagi masyarakat terkait
dengan Kesehatan ibu dan juga anak.

Sehingga pada saat kita berbicara terkait dengan angka kematian ibu, pemerintah dan
tenaga Kesehatan tidak hanya melihat pada satu sudut pandang saja, namun melihat dalam
jangkauan utuh. Keikutsertaan partisipas masyarakat juga menjadi pengaruh dalam
keberlangsungan program Kesehatan ibu dan anak tersebut. Pada sebuah penelitian yang
dituliskan oleh Ade Putri , Dewi Rostaningsih,Aloysius serta Aufarul yang menjelaskan
terkait penerapan program Kesehatan ibu dan anak yang mana hasil daripada penelitian
tersebut mendapatkan yaitu lima layanan dasar program KIA masih belum terlaksana dengan
baik, terbatasnya alat Kesehatan serta tenaga Kesehatan . namun bentuk imunisasi yang
lengkap dengan Analisa factor yang mempengaruhi yaitu suatu factor daripada suatu
kepentingan kelompok target, capaian dalam perubahan serta dukungan lain sebagai
pendukung terlaksananya program tersebut.
DAFTAR PUSTAKA

Aeni, N. (2013). Faktor Risiko Kematian Ibu. National Public Health Journal

Buku Kesehatan Ibu dan Anak. (2021). Kementrian Kesehatan RI.

Departemen Kesehatan RI dan [Link] Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Jakarta

Febriandini,Ade [Link] al. Studi Implementasi Program Kesehatan Ibu dan Anak di
Puskesmas Tlogosari Kulon Kota Semarang. UNDIP

Kementerian Kesehatan RI .2016. Buku Kesehatan Ibu dan Anak. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan RI.2015. Buku Ajar Kesehatan Ibu dan Anak. Jakarta

Puskesmas Andalas Sumatera Barat.2023.


[Link] (diakses pada 03 April 2023)

Riwidikdo H. 2012. Statistik Kesehatan. Rineka Cipta. Jakarta

Anda mungkin juga menyukai