0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
19 tayangan4 halaman

Prinsip Kerja dan Karakteristik LED

Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
19 tayangan4 halaman

Prinsip Kerja dan Karakteristik LED

Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PRAKTIKUM 3

LIGHT EMITTING DIODE (LED)

I. Tujuan :

1. Mengetahui prinsip kerja dan karakteristik V-I dari LED.


2. Memahami perbedaan LED yang berbeda warna dari karakteristik V-I nya

II. Tinjauan Teori :

Dioda cahaya atau lebih dikenal dengan sebutan LED (Light Emitting Diode)
adalah suatu semikonduktor yang memancarkan cahaya monokromatik yang tidak
koheren ketika diberi tegangan maju, karena menggunakan doping gallium, arsenic dan
phosporus. Jenis doping yang berbeda dapat menghasilkan cahaya dengan warna yang
berbeda dan tegangan kerja yang berbeda.

Sebuah LED adalah sejenis dioda semikonduktor istimewa. Seperti sebuah dioda
normal, LED terdiri dari sebuah chip bahan semikonduktor yang diisi penuh, atau
didop, dengan ketidakmurnian untuk menciptakan sebuah struktur yang disebut p-n
junction. Proses terjadinya cahaya dapat dilihat pada Gambar 1 berikut.

Gambar 1. Prinsip kerja LED

Pembawa muatan elektron dan hole mengalir ke junction dari elektroda dengan
tegangan berbeda. Ketika elektron bertemu dengan hole, dia jatuh ke tingkat energi
yang lebih rendah, dan melepas energi dalam bentuk photon. Tak seperti lampu pijar
dan neon, LED mempunyai kecenderungan polarisasi. Chip LED mempunyai kutub
positif dan negatif (p-n) dan hanya akan menyala bila diberikan arus maju. Ini
dikarenakan LED terbuat dari bahan semikonduktor yang hanya akan mengizinkan arus
listrik mengalir ke satu arah dan tidak ke arah sebaliknya. Bila LED diberikan arus
terbalik, hanya akan ada sedikit arus yang melewati chip LED. Ini menyebabkan chip
LED tidak akan mengeluarkan emisi cahaya.

Gambar 2. Diagram LED

Chip LED pada umumnya mempunyai tegangan rusak yang relatif rendah. Bila
diberikan tegangan beberapa volt ke arah terbalik, biasanya sifat isolator searah LED
akan rusak menyebabkan arus dapat mengalir ke arah sebaliknya. Karakteristik chip
LED pada umumnya adalah sama dengan karakteristik dioda yang hanya memerlukan
tegangan tertentu untuk dapat beroperasi. Namun bila diberikan tegangan yang terlalu
besar, LED akan rusak walaupun tegangan yang diberikan adalah tegangan maju.
Tegangan yang diperlukan sebuah dioda untuk dapat beroperasi adalah tegangan maju.

III. Peralatan

1. Mili-Ammeter 1 buah

2. Voltmenter 1 buah

3. Resistor 1 kΩ 1 buah

4. LED dengan warna berbeda 3 buah

5. Power Supply 1 buah

6. Papan rangkai 1 buah


IV. Rangkaian percobaan

Gambar 3 Rangkaian percobaan

V. Prosedur percobaan

1. Buatlah rangkaian seperti Gambar 3 menggunakan salah satu LED dengan


posisi anoda terhubung dengan ammeter dc dan katoda terhubung pada negatif
power supply.

2. Cek kembali rangkaian sebelum power supply dihidupkan, gunakan range


terbesar pada ammeter dan voltmeter DC.

3. Hidupkan power supply, naikkan perlahan tegangan pada power supply (Vin)
hingga jarum pada ammeter menyimpang.

4. Ukur tegangan Vd dengan mengatur arus Id pada ammeter mengikuti Tabel 1.

5. Ulangi prosedur nomer 2 dengan posisi anoda-katoda dalam keadaan reverse


bias.

6. Atur tegangan pada voltmeter sebesar 1 V kemudian amati arus pada ammeter
kemudian catat pada Tabel 2

7. Ulangi prosedur 6 dengan menaikkan nilai Vd mengikuti Tabel 2.

8. Ulangi langkah 2-7 dengan mengganti LED dengan LED yang lain kemudian
catat pada Tabel 1 dan 2.
Tabel 1. Forward bias Tabel 2 . Reverse bias

Id (mA) Vd (V) Id (mA) Vd (V)


0 0
0,1 1
0,2 2
0,3 3
0,4 4
0,5 5
0,6 6
0,7 7
0,8 8
0,9 9
1 10
2
3
4
5
6
7
8
9
10

VI. Tugas

1. Gambarkan grafik karakteristik V-I dari ketiga macam LED!

2. Analisalah prinsip kerja LED!

3. Apa yang menyebabkan LED berbeda-beda warnanya?

Anda mungkin juga menyukai