0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
25 tayangan2 halaman

Sejarah dan Asal Tari Topeng Cirebon

Tari topeng berasal dari Cirebon yang menceritakan kisah Sunan Gunung Jati melawan Pangeran Welang. Tarian ini menyebar ke daerah sekitar Cirebon seperti Indramayu, Losari, Brebes, Subang, dan Jatibarang. Bentuk dan warna topeng tari topeng bervariasi dengan makna tersendiri, dan pakaian penarinya menggunakan batik Cirebon bergaya Losari serta diiringi alat musik tradisional Cirebon.

Diunggah oleh

Halimah Maulidia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
25 tayangan2 halaman

Sejarah dan Asal Tari Topeng Cirebon

Tari topeng berasal dari Cirebon yang menceritakan kisah Sunan Gunung Jati melawan Pangeran Welang. Tarian ini menyebar ke daerah sekitar Cirebon seperti Indramayu, Losari, Brebes, Subang, dan Jatibarang. Bentuk dan warna topeng tari topeng bervariasi dengan makna tersendiri, dan pakaian penarinya menggunakan batik Cirebon bergaya Losari serta diiringi alat musik tradisional Cirebon.

Diunggah oleh

Halimah Maulidia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TARI TOPENG

Jawa Barat

Nama : Halimah Maulidia


Kelas : X MIPA 7
Kelompok : 3
TARI TOPENG
Jawa Barat

Tari Topeng atau tari topeng Cirebon, dari namanya saja sudah bisa diperkirakan bahwa
tarian ini berasal dari Cirebon. Tarian ini diambil dari cerita rakyat tentang Sunan Gunung Jati
yang saat itu sedang menguasai kota Cirebon, hingga suatu saat diserang oleh Pangeran Welang.
Pada saat itu Sunan Gunung Jati tidak bisa menandingi kekuatan Pangeran Welang dan terancam
kalah. Dari kisah itu terlahirlah tari topeng, yang dengan cepat menyebar ke daerah-daerah lain
seperti Indramayu, Losari, Brebes, Subang, dan Jatibarang. Penari topeng biasanya disebut
dalang. Jumlah penarinya pun tidak disyaratkan terkadang solo atau bahkan lebih dari 2 orang.
Dengan berkembangnya tarian ini, warna topeng pun menjadi bervariasi, bahkan menurut
[Link] bentuk topeng terbagi menjadi 13 jenis, setiap warna memiliki makna khusus,
dan dalam satu warna terbagi beberapa bentuk topeng dengan karakteristik yang berbeda-beda.
Akhir-akhir ini warna yang sering digunakan adalah putih dan merah. Bentuk topeng pun
dipilih tergantung background temanya. Pakaian yang digunakan untuk tari topeng adalah kain
batik Cirebon bergaya Losari. Musik pengiring menggunakan tetaluan, barlen, ombak banyu,
rumyang, pamindo, bendrong, dan gonjing pangebat. Mungkin diartikel selanjutkan saya akan
bahas tentang alat musik tradisional dari Cirebon.

Nama : Halimah Maulidia


Kelas : X MIPA 7
Kelompok : 3

Anda mungkin juga menyukai