RESUSITASI JANTUNG PARU ANAK
No. Dokumen: No. Revisi: Halaman
00/SPO/KEP/RSPPB/VII/2023 00 1 / 2
Ditetapkan oleh:
Tanggal Terbit: Direktur,
STANDAR PROSEDUR 01 Agustus 2023
OPERASIONAL
dr. Rahmat SW Siregar,
[Link] (PD), M.H (Kes),
[Link]
DEFINISI Resusitasi jantung paru adalah tindakan pertolongan pertama
pada orang yang mengalami henti nafas karena sebab-sebab
tertentu.
DIAGNOSA Henti jantung
KEPERAWATAN
Henti nafas
LUARAN KEPERAWATAN Nadi teraba
Ada nafas
PROSEDUR 1. Pastikan aman diri, aman pasien, aman lingkungan
2. Kaji kesadaran pasien: panggil sambal menepuk bahu
3. Jika korban tidak respon: panggil bantuan untuk men-aktifkan
code blue
4. Cek nadi brakhialis dan pernafasan klien paling lama 10 detik
5. Bila nadi tidak ada, jika sendiri lakukan resusitasi jantung paru
sedalam 5 cm / 2 inch (sepertiga kedalaman dada)
Rasio 30 : 2 ( 1 penolong)
Rasio 15 : 2 ( 2 penolong)
sebanyak 5 siklus atau selama 2 menit
6. jika pada bayi gunakan 2 jari atau gunakan 2 ibu jari dengan
teknik kedua telapak tangan melingkari dada bayi. Kedalaman
1,5 inch / 4 cm
Rasio 30 : 2 ( 1 penolong)
Rasio 15 : 2 ( 2 penolong
Untuk 2 penolong direkomendasikan dengan tehnik kedua
telapak tangan melingkari dada
7. Cek kembali nadi dan pernafasan klien selama 10 detik
8. Jika tidak ada lakukan resusitasi jantung paru 5 siklus
RESUSITASI JANTUNG PARU ANAK
No. Dokumen: No. Revisi: Halaman
00/SPO/KEP/RSPPB/VII/2023 00 2 / 2
9. Cek nadi dan pernafasan setiap 5 siklus
[Link] nadi ada dan pernafasan belum adekuat lalukan bantuan
nafas 10-12 kali/ menit (berikan ventilasi setiap 2-3 detik
selama 2 menit)
[Link] nadi ada nafas ada, posisikan pasien dengan posisi
mantap di lapangan (recovery position)
[Link] jantung paru diberhentikan apabila
Bila ada nadi (nadi teraba)
Diambil alih oleh perawat professional (code blue)
Terdapat tanda lebam mayat
Penolong kelelahan
UNIT TERKAIT 1. Unit Rawat Jalan
2. Unit Rawat Inap
3. Instalasi Gawat Darurat
4. Instalasi Kamar Bedah dan CSSD
5. Uniit ICU/NICU
6. Unit Hemodialisa