0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan8 halaman

Penyuluhan Keluarga Berencana untuk Ibu Hamil

1. Dokumen tersebut merupakan satuan acara penyuluhan tentang keluarga berencana untuk ibu hamil dan menyusui. 2. Materi penyuluhan mencakup pengertian, tujuan, metode, dan tempat pelayanan keluarga berencana. 3. Kegiatan penyuluhan terdiri dari pembukaan, penyampaian materi, penutup, dan evaluasi.

Diunggah oleh

elisabeth henny
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan8 halaman

Penyuluhan Keluarga Berencana untuk Ibu Hamil

1. Dokumen tersebut merupakan satuan acara penyuluhan tentang keluarga berencana untuk ibu hamil dan menyusui. 2. Materi penyuluhan mencakup pengertian, tujuan, metode, dan tempat pelayanan keluarga berencana. 3. Kegiatan penyuluhan terdiri dari pembukaan, penyampaian materi, penutup, dan evaluasi.

Diunggah oleh

elisabeth henny
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Topic : Asuhan Kebidanan komunitas


Sub Topik : Keluarga Berencana.
Hari/Tgl :
Waktu :
Sasaran : Ibu [Link] menyusui
Penyaji :

Materi : Terlampir.

I. TUJUAN
Tujuan Instruksional Umum.
Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu hamil dan ibu menyusui
tentang KB.

Tujuan Instruksional Khusus.


Setelah mengikuti penyuluhan:
1. peserta dapat meenyebutkan pengertian KB
2. peserta dapat menyebutkan jenis jenis alat alat kontrasepsi.
3. peserta dapat menyebutkan syarat syarat mengikuti KB.
II. Metode
1. Diskusi,ceramah dan tanya jawab.

III. Media
1. Leafleat KB,alat peraga

IV. Materi
1. pengertian KB.
2. jenis jenis alat kontrasepsi
3. Metode KB.
4. syarat syarat menjadi akseptor KB
5. tempat pelayanan KB

V. Kegiatan Penyuluhan

No Kegiatan Penyuluh Peserta Waktu


1 Pembukaan  Salam pembuka Menjawab dan 2 menit
mendengar
 Perkenalan 7 menit
2 Menyampaikan  Menjelaskan Mendengar 20 menit
materi tentang
pengertian KB
 Menjelaskan mendengar
tentang jenis alat
alat kontrasepsi
 Menunjukan mendengar
pada pendengar
tentang alat
kontrasepsi
 Menjelakan mendengar
syarat syarat
mngikuti
program KB
3 Penutup  Menyampaikan Mendengarkan 10 menit
kesimpulan kesimpulan
 Evaluasi kembali yang
pertanyaan disampaikan
 Salam penutup Membalas
salam

VI. Evaluasi
1. sebutkan pengertian KB
2. sebutkan jenis alat kontrasepsi
3. sebutkan cara menjadi akseptor KB
MATERI
KELUARGA BERENCANA
A. Pengertian Keluarga Berencana.
Keluarga berencana adalah suatu program yang dicanangkan oleh
pemerintah untuk mengatur jarak kelahiran anak sehingga dapat tercapai keluarga
kecil yang bahagia dan sejahtera.

B. Tujuan Keluarga Berencana.


Tujuan KB adalah :
1. Mencegah Kehamilan.
2. Menjarangkan kehamilan..
3. Membatasi jumlah anak..
4. Peningkatan kesejahteraan keluarga.

C. Sasaran Keluarga Berencana.


Yang menjadi sasaran program keluarga berencana adalah :
1. Ibu dengan penyakit kronis.
2. Usia ibu < 20 tahun atau > 30 tahun dengan jumlah anak > 3 orang.
3. Ibu yang sudah pernah melahirkan > 5 x melahirkan.
4. Ibu dengan riwayat persalinan yang buruk.
5. Keluarga dengan sosial ekonomi yang kurang memadai
6. Telah mengalami keguguran beulang - ulang.

D. Metode Kb Yang Efektif.


Beberapa metode KB yang efektif bagi keluarga pasangan usia subur adalah :
1. Metode sederhana : pantang berkala, senggama terputus, menyusui bayi.
a. Tanpa alat atau obat.
 Pantang berkala : pantang melakukan hubungan suami istri pada
pada masa subur seorang wanita.
 Senggama terputus : Melakukan senggama tetapi ejakulasi
dilakukan di luar kelamin wanita/istri.
 Menyusui bayi : Kadar steroid yang tinggi mengakibatkan
pematangan sel ovum (ovulasi) tidak terjadi.
Ketiga cara tersebut di atas, masih belum cukup aman untuk menghindari
kehamilan.
b. Dengan alat atau obat.
 Kondom :
1) Keuntungan :
a. Tidak menimbulkan resiko terhadap kesehatan.
b. Murah an mudah dipakai.
c. Tidak perlu resep dokter.
d. Pria turut berkontrasepsi.
e. Mencegah ejakulasi dini.
f. Melindungi PMS dan HIV AIDS.
2) Kerugian :
a. Angka kegagalan tinggi.
b. Sensitivitas penis tinggi.
c. Dipakai setiap kali berhubungan.
d. Mengurangi kenikmatan.
e. Kondom bekas  pembuangan sulit.
f. Sedia setiap hubungan sex.
 Diafragma adalah mangkuk karet yang dipasang di dalam
vagina,mencegah sperma masuk ke dalam saluran reproduksi.
1. Keuntungan:
a. Tidak menimbulkan resiko terhadap kesehatan.
b. Pemakaina dikontrol sendiri oleh klien.
c. Segera dirasakan efektifitasnya.

2. Kerugian:
a. Dipakai setiap kali hubungan sex.
b. Perlu pengukuran awal.
c. Perlu spermatisida.
d. Merepotkan cara memasangnya.
e. Dibiarkan dalam vagina lk. 6 jam setelah koitus.
 Spermatisida: contoh tissu vagina, tablet, busa, krim yang berisi
spermasid untuk mematikan sperma sebelum memasuki vagina.
1. Keuntungan:
[Link] sebagai pelicin.
b. Efek samping sistemik tidak ada.
[Link] memakainya.
d. Tidak perlu resep.
[Link] bekerja efektif.
2. Kerugian:
[Link] kegagalan tinggi.
b. Efektif 1 - 2 jam.
[Link] dan persediaan sulit.
d. Menunggu 7 - 10 menit.
[Link] klien merasa seperti terbakar genetalianya.

2. Metode efektif.
a. IUD (alat kontrasepsi dalam rahim/ AKDR) adalah alat yang
dimasukkan ke dalam rahim dalam masa reproduksi untuk mencegah
kehamilan.
1) Keuntungan:
a. Tidak menimbukan resiko terhadap kesehatan.
b. Tidak perlu mengganti setiap kali akan hubungan.
c. Lebih praktis dan hemat.
d. Dapat dijamin keamanannya.

2) Kerugian:
a. Menimbulkan floting darah kadang – kadang.
b. Merepotkan cara memasangnya dan tidak dapat dilakukan sendiri.
c. Kadang – kadang terjadi keputihan
d. Menimbulkan ketidaknyamanan pada saat hubungan.
b. Susuk adalah alat kontrasepsi yang terdiri dari 6 batang susuk
lembut yang mengandung hormon.
1) Keuntungan:
a) Daya guna tinggi.
b) Perlindungan jangka panjang.
c) Tidak menunggu kegiatan senggama.
d) Dapat dcabut setiap saat sesuai kebutuhan.
e) Ekonomis.
2) Kerugian:
a) Masa lama haid memanjang.
b) Perdarahan bercak antara 2 siklus.
c) Amenore dalam beberapa bulan.
d) Kombinasi pola di atas.
b. Suntik.
1. Keuntungan :
a. Angka kegagalan kurang dari 1 %.
b. Kemungkinan salah atau lupa tidak ada.
c. Dapat diberikan pada ibu menyusui.
2. Kerugian :
a. Gangguan haid.
b. Pusing, sakit kepala, mual, muntah, jerawat,
rambut rontok, berat badan meningkat, tekanan darah meningkat,
libido menurun, hiperpigmentasi.

c. Pil.
1) Keuntungan :
a) Efektifitas tinggi.
b) Tidak menimbulkan perdarahan.
c) Mudah pemakaian.
d) Tidak mengganggu hubungan seksual.
2) Kerugian :
a) Mahal.
b) Diminum setiap hari.
c) Barat badan meningkat.
3. Metode Mantap.
a. Pada wanita :
 Tubektomi.
1. Keuntungan :
a. Hanya memerlukan anasthesi lokal.
2. Pada Pria :
 Vasektomi :
1. Keuntungan :
Biaya murah.
Tidak mengganggu hubungan seks selanjutnya.
Jumlah cairan sperma yang dikeluarkan waktu senggama tidak berubah.
Kemungkinan kegagalan tidak ada.
.
E. Tempat Pelayanan KB.
Tempat - tempat yang dapat melayani KB adalah :
1. Dokter dan bidan praktek swasta.
2. Lembaga masyarakat seperti: posyandu, kelompok akseptor KB.
3. Lembaga kesehatan seperti: Rumah Sakit, puskesmas, klinik swasta
dll.
RUJUKAN

Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional bekerja sama dengan Departemen


Kesehatan RI (1992), “Materi Pelatihan Kampanye Ibu Sehat Sejahtera
Untuk Kader”, Jakarta.

“Buku Pedoman petugas Fasilitas Pelayanan keluarga Berencana”, (1992) ;


Direktorat Bina Kesehatan Keluarga, Depatemen Kesehatan RI.

Anda mungkin juga menyukai