KURIKULUM PENDIDIKAN Rahmad kurnia
18063060
TEKNILOLOGI KEJURUAN Electrical engineering
educations
Perangkat sertifikasi kompetensi ketenagalistrikan
MODUL PELATIHAN
INSTALASI PEMANFAATAN TENAGA LISTRIK
(Sub Bidang Perancangan)
Merancang instalasi listrik bangunnan hunian rumah tinggal tunggal, rumah tinggal deret
dan rumah tinggal sementara dan bangunan keagamaan Masjid, Gereja, Pura, Wihara dan
Klenteng.
[Link].208.201.01
Oleh : Rahmad Kurnia 18063060
JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
Prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Teknik rangkaian listrik dasar (baik fasa tunggal, fasa duaatau fasa tiga).
Teknik dan aplikasi proteksi, indeks proteksi (IP), pemutusarus balik atau saklar.
Teknik dan aplikasi proteksi keselamatan manusia danmakhluk hidup lainnya.
SISTEMATIKA
MODUL
Teknik dan aplikasi dari kabel tegangan rendah.
Teknik dan aplikasi sistem pentanahan
Teknik tingkat dasar Konstruksi jaringan listrik.
Penulisan laporan perancangan
HARI 1
PROSEDUR KESELAMATAN DAN
KESEHATAN KERJA
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah suatu tindakan untuk pencegahan
supaya tidak terjadi kecelakaan pada waktu melakukan atau tidak suatu kegiatan
pekerjaan yang mungkin dapat terjadi kepada si pekerja maupun kepada orang lain,
mesin, alat dan lingkungan kapan saja dan dimana saja.
Alat-alat keselamatan kerja antara lain:
1. Pakaian kerja atau baju pelindung;
2. Safety shoes
3. Topi atau helm
4. Sarung tangan (Gloves)
5. Kacamata
6. Masker
Pencegahan terjadinya kecelakaan ditempat kerja/praktek harus
memperhatikan beberapa factor antara lain :
Pastikan sempurna alat-alat
Pastikan sempurna pakaian kerja
Harus disiplin dalam menggunakan alat-alat
Harus hati-hati dan konsentrasi pada pekerjaan
Pastikan sudah memahami & menguasai cara kerja suatu mesin atau alat
Pastikan kondisi tubuh sebelum bekerja dalam keadaan sehat
Disiplin pribadi saat kerja
Setiap pekerja (siswa), dalam suatu industri maupun institusi pendidikan harus
mempunyai disiplin terutama pribadinya sendiri seperti :
Disiplin terhadap waktu kerja
Disiplin terhadap janji baik pribadi ataupun dalam pekerjaan
Disiplin dalam menempatkan suatu kebenaran dalam tempatnya
Tidak menyimpang dari apa yang ditugaskan
Hormat pada atasan maupun bawahan
Tanggung jawab pekerja atau siswa terhadap K3
Pekerja atau siswa mempunyai tanggung jawab sebagai berikut :
Harus mentaati peraturan dan intruksi yang benar dari atasannya
Bertindak benar dan tepat pada waktu terjadinya kecelakaan
melaporkan segera, bila mana terjadi kecelakaan
menyelidiki dan menerangkan penyebab terjadinya kecelakaan atau kerusakan pada mesin
Bekerja dengan penuh konsentrasi dan hati-hati
TEKNIK RANGKAIAN LISTRIK DASAR
A. Fasa Tunggal
Sistem 1 phasa adalah sistem kelistrikan yang menggunakan 1
gelombang sinusoidal seperti sistem kelistrikan AC secara umum.
1. Rumus dasar
Arus elektrik (arus listrik) adalah banyaknya muatan yang melewati luas
penampang tertentu per satuan waktu, apabila ditulis dalam bentuk rumus
persamaan :
i = dq/dt
i : Arus elektrik dalam ampere
(A)q : Muatan elektrik dalam coulomb (c)
t : Waktu dalam detik (s)
Tegangan elektrik disebut juga beda potensial adalah tenaga yang
diperlukan oleh satu satuan muatan elektrik untuk berpindah dari suatu
titik ke titik yang lain karena pengaruh gaya elektrik.
v = dw dq
v : Tegangan elektrik dalam volt (V)
w : Tenaga elektrik dalam joule (J)
q : Muatan elektrik dala m coulomb (C)
2. Dasar dasar instalasi
a) diagram
1) wearing diagram
2) Line diagram
b) Peralatan dasar instalasi
peralatan yang memudahkan dalam proses instalasi
c) Denah kerja
denah atau gambar kerja yang menjadi acuan dalam pelaksanaan kerja instalasi
3. Testing dan komisioning Instalasi kelistrikan
Testing dan Komisioning (Commissioning test) adalah serangkaian
kegiatan pemeriksaan dan pengujian instalasi listrik yang telah selesai
dikerjakandan hendak dioperasikan.
TEKNIK DAN APLIKASI PROTEKSI, INDEKS PROTEKSI
(IP), PEMUTUS ARUS ATAU SAKLAR
Teknik proteksi adalah teknik yang digunakan dalam melindungi peralatan
ataupun rangkaian listrik yang dipasangkan pada sebuah bangunan.
Indeks Proteksi menjelaskan tentang klasifikasi tingkat perlindungan alat-alat
terhadap instrusi (sesuatu yang masuk) dari anggota tubuh, debu, kontak tak
disengaja, air dengan cara penutup (cover) mekanis dan pelindung listrik.
Standard tersebut dipublikasikan oleh International Electro technical
Commission (IEC).
A. Pemutus arus atau saklar
Sakelar adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk memutuskan jaringan listrik, atau untuk
menghubungkannya ada beberapa macam di antaranya :
1. Saklar mekanik
Saklar mekanik merupakan saklar yang bekerja
karena terjadi kontak fisik terhadap saklar seperti
sentuhan, tekanan, atau perpindahan.
Berdasarkan jumlah jalur masukan dan status koneksi, terdapat istilah pole
dan throw.
• Pole menunjukkan jumlah jalur masukan (input) yang menjadi sumber
listrik. Saklar yang dibuat umumnya memiliki satu, dua, atau tiga pole.
• Throw menunjukkan jumlah status koneksi yang ditunjukkan oleh saklar.
Umumnya saklar yang dibuat memiliki single (1) atau double (2) throw.
2. Saklar Elektronik
Saklar elektronik merupakan saklar yang bekerja tanpa memerlukan
kontak fisik. Saklar ini menggunakan bahan semi konduktor. Bahan semi
konduktor inilah yang mempengaruhi kerja saklar elektronik.
Saklar elektronik ini sering dugubakan dalam peralatan elektronik yang tidak
memungkinkan penggunaan saklarnya bentuk mekanik
Terdapat beberapa ragam saklar elektronik seperti transistor, triac, SCR dan
sebagainya. Di pasaran, masing-masing jenis memiliki ragam yang banyak
yang dibedakan oleh ukuran dan nilainya.
TEKNIK DAN APLIKASI PROTEKSI KESELAMATAN
MANUSIA DAN MAKHLUK HIDUP LAINNYA
proteksi sistem tenaga listrik adalah sistem proteksi yang dipasang pada
peralatan-peralatan listrik suatu sistem tenaga listrik, misalnya generator,
transformator, jaringan dan lain-lain, terhadap kondisi abnormal operasi
sistem itu sendiri
Kondisi abnormal itu dapat berupa antara lain: hubung singkat, tegangan
lebih, beban lebih, frekuensi sistem rendah, asinkron dan lain-lain.
Dengan kata lain sistem proteksi itu bermanfaat untuk:
1. menghindari ataupun untuk mengurangi kerusakan peralatan-peralatan akibat
gangguan (kondisi abnormal operasi sistem). Semakin cepat reaksi perangkat
proteksi yang digunakan maka akan semakin sedikit pengaruh gangguan kepada
kemungkinan kerusakan alat.
2. cepat melokalisir luas daerah yang mengalami gangguan, menjadi sekecil
mungkin.
3. dapat memberikan pelayanan listrik dengan keandalan yang tinggi kepada
konsumen dan juga mutu listrik yang baik.
4. mengamankan manusia terhadap bahaya yang ditimbulkan oleh listrik.
HARI 2
TEKNIK DAN APLIKASI KABEL
TEGANGAN RENDAH
1. Kabel NYA
NYA berinti tunggal, berlapis bahan isolasi PVC, untuk instalasi luar/kabel udara.
Kode warna isolasi ada warna merah, kuning, biru dan hitam. Jenis kabel listrik
ini umum dipergunakan di perumahan karena harganya yang relatif murah.
2. Kabel NYM
Jenis kabel listrik ini digunakan untuk kabel instalasi listrik rumah atau gedung dan sistem
tenaga. Jenis kabel listrik NYM: memiliki lapisan isolasi PVC (biasanya warna putih atau abu-
abu), ada yang berinti 2, 3 atau 4. Kabel NYM memiliki lapisan isolasi dua lapis, sehingga
tingkat keamanannya lebih baik dari kabel NYA (harganya lebih mahal dari NYA). Jenis kabel
listrik ini dapat dipergunakan di lingkungan yang kering dan basah, namun tidak boleh
ditanam.
3. Kabel NYY
Jenis kabel listrik ini dirancang untuk instalasi tetap di dalam tanah dimana harus
tetap diberikan perlindungan khusus (misalnya duct, pipa PVC atau pipa besi).
Instalasi bisa ditempatkan di dalam dan di luar ruangan, dalam kondisi lembab
ataupun kering. memiliki lapisan isolasi PVC (biasanya warna hitam), ada yang
berinti 2, 3 atau 4.
4. Kabel NYAF
Jenis kabel ini biasa digunakan pada keadaan lembab maupun kering , untuk
pemasangan extreme di dalam panel dengan syarat fleksibelitas tinggi disertai
belokan yang tajam kabel jenis ini sangat dianjurkan penggunaannya.
Jenis kabel listrik ini direncanakan dan direkomendasikan untuk instalasi dalam kabel
kotak distribusi pipa atau di dalam duct. Kabel NYAF merupakan jenis kabel fleksibel
dengan penghantar tembaga serabut berisolasi PVC.
5. Kabel NYMHY
Kabel tembaga serabut dan berisolasi PVC. NYMHY berwarna putih dan NYYHY
berwarna hitam. Biasanya digunakan untuk instalasi di dalam rumah yang tidak
permanen, karena sifatnya fleksible dan tidak mudah patah.
Kabel jenis ini khusus direkomendasikan untuk digunakan sebagai penghubung
alat-alat rumah tangga yang sering dipindah pindah dan harus ditempat kering.
Kabel ini mempunyai isolasi plastic tahan panas 85 derajat celcius.
TEKNIK DAN APLIKASI SISTEM
PENTANAHAN
Sistem pentanahan merupakan sistem pengamanan terhadap gangguan
yang sering terjadi padaperalatan listrik atau jaringan terhadap petir, yang
berupa gangguan hubung singkat ke tanah.
Sebuah bangunan gedung agar terhindar dari bahaya sambaran petir dibutuhkan nilai
tahanan pentanahan < 5 Ω , sedangkan untuk pentanahan peralatan-peralatan
elekronika dibutuhkan nilai tahanan pentanahan < 3 Ω bahkan beberapa perangkat
membutuhkan nilai tahanan pentanahan < 1 Ω.
A. Ketentuan umum pemasangan pentanahan
Secara umum, Pentanahan atau Arde memiliki fungsi sebagai pengaman
suatu instalasi listrik dari berbagai macam gangguan, bahaya atau
kerusakan yang timbul disebabkan berbagai faktor, seperti sambaran
petir, kebocoran listrik, lonjakan tegangan, dan lainnya.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk pemasangan sistem pentanahan dalam
suatu instalasi listrik, antara lain:
1. Kabel konduktor yang dipakai untuk pentanahan yang baik adalah berbahan
tembaga (Kabel BC /BCC)
2. Untuk kabel pentanahan yang dipasa untuk penangkal petir menuju ke titik
bur diupayakan memiliki ukuran diameter yang besar (minimal kabel
tembaga (BC) diameter 50 mm2).
3. Untuk kabel pentanahan yang dipasang dari suatu instalasi listrik menuju
titik bumi, diupayakan memiliki ukuran diameter sesuai dengan daya
maksimal instalasi tersebut.
4. Bahan penghantar yang digunakan untuk ditanam di dalam bumi / tanah, sebagai
penghubung dari kabel pentanahan instalasi listrik langsung ke titik bumi menggunakan
grounding rod 5 ohm (berbahan tembaga padu).
5. Jika pemasangan satu buah grounding rod yang tertanam ke bumi sudah mendapatkan nilai
tahanan pentanahan yang baik, cukup menggunakan satu titik, namun jika tidak
memungkinkan perlu ditambah penanaman grounding rod di beberapa titik dan dihubungkan
secara paralel sampai nilai resistan pentanahan yang diinginkan tercapai.
6. Nilai resistan pentahanan (grounding) yang baik adalah sebisa mungkin benar - benar
terhubung dengan bumi, atau maksimal memiliki nilai resistan dibawah 5 ohm, diukur dengan
menggunakan alat ukur
TEKNIK TINGKAT DASAR KONSTRUKSI JARINGAN LISTRIK
Jenis Konstruksi Jaringan Tegangan Rendah
Jenis konstruksi Jaringan Tegangan Rendah terdiri dari :
• Saluran Udara Tegangan Rendah Kabel pilin
• Saluran Udara Tegangan Rendah Bare Conductor
• Saluran Kabel tanah Tegangan Rendah
Saluran Udara Tegangan Rendah dengan Kabel pilin (twisted cable) ini dapat dikonstruksikan
pada :
1) Tiang yang berdiri sendiri dengan panjang tiang 9 meter dan ditanam 1/6 kali panjang
tiang.
2) Di bawah jaringan saluran udara tegangan menengah3) Pada dinding bangunan.
HARI 3
PENULISAN LAPORAN PERANCANGAN
A. Membuat berita acara kegiatan
Berita acara kegiatan adalah laporan suatu kegiatan yang memuat keterangan
meliputi; nama kegiatan, orang yang melaksanakannya, waktu pelaksanaan, dan
tahap tahap kegiatan yang dilakukan dari awal hingga selesainya pelaksanaan
pekerjaan tersebut.
B. Membuat laporan sesuai firmat yang berlaku
Laporan dipergunakan untuk mempresentasikan / menyajikan informasi-informasi
faktual secara ringkas (concise) dan akurat, tanpa rincian-rincian yang tidak
relevan. Tujuannya untuk membantu dalam pengambilan keputusan, menetapkan
perubahan dan atau peningkatan (improvement) serta pemecahan masalah.
Laporan memuat fakta logis yang berurutan, yang dinyatakan tanpa keterlibatan
personal dan dipengaruhi oleh subjektivitas penulisnya.
Susunan suatu laporan
Jika membuat laporan, maka maka harus jelas dalam pikiran anda, apa
yang akan disampaikan dan bagaimana susunannyaSusunan suatu laporan
dapat terdiri atas:
Heading
Laporan hendaknya mempunyai heading, yang menjelaskan sementara
kepada pembaca, tentang apa laporan tersebut. Dengan heading juga ada
catatan kecil yang menyatakan kepada siapa laporan tersebut ditujukan.
Pendahuluan
Meskipun tidak terlalu panjang, pendahuluan suatu laporan adalah sangat
penting, karena akan memberikan “over view” tentang isi laporan, dan
pembaca akan mengetahui apakah laporan tersebut berkenaan dan
berkepentingan dengannya. Rangkuman harus akurat dan tidak boleh
menyimpang, dan menyatakan secara singkat isi dan maksud laporan
Isi laporan
Isi laporan biasanya merupakan bagian terbesar dari suatu laporan, yang
secara jelas menyatakan masalah dan segala sapek yang berkaitan dan juga
berisinkan analisis masalah, sifat masalah dan penyebabnya. Karena
masalah yang dilaporkan berbeda-beda, maka tidak ada ketentuan yang
baku untuk menulis isi laporan. Masing-masing laporan mempunyai
kepentingan yang berbeda, jika perlu dibagi kedalam judul dan sub-judul.
Laporan mungkin berkenaan dengan:» Suatu test/pemeriksaan yang telah dilakukan»
Suatu dimensi yang telah diambil berkenaan dengan produk» Mungkin sketch untuk
menglklarifikasi atau menjelaskan» Jumlah komponen atau memerlukan komponen dari
supplierIsi laporan memuat semua informasi yang penting. Jika memuat banyak hal,
jangan ragu-ragu untuk membuat judul-judul dan sub judul, sehingga jelas bagi yang
membuatnya maupun yang harus membaca dan memahaminya.
Kesimpulan
Kesimpulan akan menyimpulkan semua informasi yang telah dikumpulkan di
dalam isi laporan. Kadang-kadang kesimpulan dapat diitemasi, sehingga
pembaca dapat lebih mudan menemukan dan mengikutinya serta
memahaminya. Yang penting adalah bahwa kesimpulan harus konsisten
dengan apa yang telah ditulis dalam laporan. Jika tidak, laporan akan
kehilangan kredibilatasnya. Jika laporan cukup singkat dan hanya berkenaan
dengan satu masalah yang sederhana, maka kesimpulannya mungkin
termasuk rekomendasi dan saran-saran. Tetapi jika laporan cukup panjang,
dan berkaitan dengan sejumlah masalah dan kemungkinan, maka
rekomendasi dapat ditempatkan pada judul lain yang terpisah. Jika ada
saran-saran berkenaan dengan sejumlah point dan digabungkan dengan
kesimpulan, laporan akan nampak kacau balau dan pembaca tidak akan
memperoleh gambaran yang jelas tentang apa yang ingin anda sampaikan.
Rekomendasi
Rekomendasi adalah suatu saran. Rekomendasi yang anda buat haruslah
menyuarakan dan berdasarkan pada fakta yang ada pada isi laporan.
Rekomendasi dapat diitemasi . Saran yang anda ajukan harus didefinisikan
dengan baik, ringkas dan menyampaikan ide secara tepat.
Penutup laporan
Penutup laporan adalah penanda tanganan. Anda harus menuliskan nama dan
seksi/bagian dari mana anda berasal, kemudian tanda tangan atas nama anda
sendiri. Jika laporan telah selesai dibuat/ditulis, baca kembali untuk
memeriksa kesalahan ejaan, dan ketidak tepatan tata bahasa. Adalah hal
yang baik jika orang lain suruh membaca dan memeriksa. Orang lain biasanya
lebih objektif dari pada penulisnya [Link] anda tidak puas dengan
tulisan laporan anda, tulislah ulang dan yakinkan tulisan anda bersih dan
rapih. Anda dapat mengeditnya sendiri pada komputer atau menyuruh orang
lain. Jika laporan lebih dari satu lember, berilah halaman untuk setiap
halamannya dan distaple bersama-sama. Sebelum menyampaikan laporan
kepada orang yang dituju, buatlah salinan/copi untuk arsip anda sendiri.
SOAL UJIAN
objektif
1. Pada pernyataan di bawah ini termasuk satuan turunan dari konduktansi, adalah …
a. siemens d. watt
b. ampere e. joule
c. ohm
2. Dibawah ini yang termasuk alat keselamatan kerja kecuali ...
a. Pakaian kerja atau baju pelindung. d. Kacamata kerja
b. Safety shoes. e. Masker
c. Ransel
3. Dibawah ini yang merupakan fungsi penerapan K3 adalah ..
a. Memberikan gaya dalam pekerjaan
b. Membuat kita seperti ahli dalam pekerjaan tersebut
c. Sebagai tindakan untuk pencegahan supaya tidak terjadi kecelakaan pada waktu
melakukan
pekerjaan.
d. Menghilangkan rasa gerogi saat melakkukan pekerjaan
e. membuat pekerjaan menjadi lebih efektif dan efisien
4. Alat pengaman yang biasa digunakan pada instalasi motor listrik dengan menggunakan saklar
manual adalah :
a. Sikring d. Starter
b. Saklar e. Stop kontak
c. MCB
5. Instalasi penerangan merupakan suatu instalasi dengan tidak adanya komponen motor listrik
sehingga tidak adanya daya reaktif. Sebutkan kabel yang digunakan pada instalasi penerangan
a. fasa-ground-positif
b. positif-negatif-ground
c. fasa-ground-netral
d. positif-negatif-fasa
e. Input – output
6. Fungsi dari saklar tunggal adalah ?
a. menyalakan dan mematikan sebuah lampu
b. menyalakan dan mematikan dua lampu atau lebih
c. menyalakan dan mematikan tiga lampu
d. menyalakan dan mematikan empat lampu
e. memastikan lampu dalam keadaan selalu hidup
7. Berikut ini dampak sengatan listrik pada manusia kecuali
a. Gagal kerja jantung
b. terbakar pakaian
c. gangguan pernapasan
d. kerusakan sel tubuh
e. Terbakar kulit
8. Alat yang digunakan untuk mengukur energi listrik disebut ?
a. volt meter
b. ohm meter
c. wattmeter
d. kwh meter
e. energi meter
9. serangkaian kegiatan pemeriksaan dan pengujian instalasi
listrik yang telah selesai dikerjakandan
hendak dioperasikan disebut dengan ?
a. Prakerja
b. On progres
c. Cheking
d. Komisioning and test
e. Finishing
10. klasifikasi tingkat perlindungan alat-alat listrik terhadap
instrusi (sesuatu yang masuk) disebut dengan ?
a. Indeks proteksi
b. kemampuan tahan
c. daya uji penggunaan
d. aplikasi
e. komisioning
ESSAY
1. Tuliskan faktor pencegahan terjadinya kecelakaan di tempat kerja !
2. Tuliskan disiplin kerja yang harus dimiliki setiap pribadi dalam suatu instansi
kerja!
3. Tuliskan dan jelaskn apa saja yang menjadi dasar dari sebuah instalasi listrik!
4. Jelaskan jenis-jenis saklar yang digunakan dalam instalasi listrik!
5. Jelaskan menfaat dari sistem proteksi !
6. Tuliskan dan jelaskan macam-macam kabel tegangan rendah!
7. Jelaskan apa itu teknik pentanahan.
8. Jelaskan ketentuan umum memasang pentanahan
9. Tuliskan apa saja jenis konstruksi jaringan tegangan rendah!
[Link] dimana saja SUTR dengan kabel pilin dapat di konstruksikan!
JAWABAN
1. Pastikan sempurna alat-alat
Pastikan sempurna pakaian kerja
Harus disiplin dalam menggunakan alat-alat
Harus hati-hati dan konsentrasi pada pekerjaan
Pastikan sudah memahami & menguasai cara kerja suatu mesin atau alat
Pastikan kondisi tubuh sebelum bekerja dalam keadaan sehat
2. Disiplin terhadap waktu kerja
Disiplin terhadap janji baik pribadi ataupun dalam pekerjaan
Disiplin dalam menempatkan suatu kebenaran dalam tempatnya
Tidak menyimpang dari apa yang ditugaskan
Hormat pada atasan maupun bawahan
3. a) diagram
1) wearing diagram
Gambar kerja yang menunjukkan banyaknya kabel yang digunakan dalam rangkaian
listrik, namun penunjukkan digambar langsung dengan kode warna disebut dengan
gambar
2) Line diagram
Gambar kerja yang berisikan gambar rangkaian listrik satu garis dengan kode simbol
b) Peralatan dasar instalasi
peralatan yang memudahkan dalam proses instalasi
c) Denah kerja
denah atau gambar kerja yang menjadi acuan dalam pelaksanaan kerja instalasi
4. a) saklar tunggal
saklar yang digunakan untuk menghidupkan dan mematikan satu buah lampu
b) saklar seri
saklar yang digunakan untuk menghidupkan dan mematikan dua atau lebih lampu
3) Saklar tangga/ saklar tukar
Saklar tukar adalah saklar yang bisa menghidupkan dan mematika satu buah lampu di
dua tempat yang berbeda.
5. 1) menghindari ataupun untuk mengurangi kerusakan peralatan-peralatan akibat gangguan
(kondisi abnormal operasi sistem). Semakin cepat reaksi perangkat proteksi yang digunakan
maka akan semakin sedikit pengaruh gangguan kepada kemungkinan kerusakan alat.
2) cepat melokalisir luas daerah yang mengalami gangguan, menjadi sekecil mungkin.
3) dapat memberikan pelayanan listrik dengan keandalan yang tinggi kepada konsumen dan
juga mutu listrik yang baik.
4) mengamankan manusia terhadap bahaya yang ditimbulkan oleh listrik.
6. 1) Kabel NYA
NYA berinti tunggal, berlapis bahan isolasi PVC, untuk instalasi luar/kabel udara. Kode warna isolasi ada warna
merah, kuning, biru dan hitam. Jenis kabel listrik ini umum dipergunakan di perumahan karena harganya yang relatif
murah.
2) Kabel NYM
Jenis kabel listrik ini digunakan untuk kabel instalasi listrik rumah atau gedung dan sistem tenaga. Jenis kabel listrik
NYM: memiliki lapisan isolasi PVC (biasanya warna putih atau abu-abu), ada yang berinti 2, 3 atau 4.
7. Sistem pentanahan merupakan sistem pengamanan terhadap gangguan yang sering
terjadi padaperalatan listrik atau jaringan terhadap petir, yang berupa gangguan hubung
singkat ke tanah.
8. 1) Kabel konduktor yang dipakai untuk pentanahan yang baik adalah berbahan tembaga
(Kabel BC /BCC)
2) Untuk kabel pentanahan yang dipasa untuk penangkal petir menuju ke titik bur
diupayakan memiliki ukuran diameter yang besar (minimal kabel tembaga (BC) diameter 50
mm2).
3) Untuk kabel pentanahan yang dipasang dari suatu instalasi listrik menuju titik bumi,
diupayakan memiliki ukuran diameter sesuai dengan daya maksimal instalasi tersebut.
4) Bahan penghantar yang digunakan untuk ditanam di dalam bumi / tanah, sebagai
penghubung dari kabel pentanahan instalasi listrik langsung ke titik bumi menggunakan
grounding rod 5 ohm (berbahan tembaga padu).
5) Jika pemasangan satu buah grounding rod yang tertanam ke bumi sudah mendapatkan
nilai tahanan pentanahan yang baik, cukup menggunakan satu titik, namun jika tidak
memungkinkan perlu ditambah penanaman grounding rod di beberapa titik dan
dihubungkan secara paralel sampai nilai resistan pentanahan yang diinginkan tercapai.
6) Nilai resistan pentahanan (grounding) yang baik adalah sebisa mungkin benar - benar
terhubung dengan bumi, atau maksimal memiliki nilai resistan dibawah 5 ohm, diukur
dengan menggunakan alat ukur
9. • Saluran Udara Tegangan Rendah Kabel pilin
• Saluran Udara Tegangan Rendah Bare Conductor
• Saluran Kabel tanah Tegangan Rendah
10. 1) Tiang yang berdiri sendiri dengan panjang tiang 9 meter dan ditanam 1/6 kali panjang
tiang.
2) Di bawah jaringan saluran udara tegangan menengah3) Pada dinding bangunan.
SOAL BENAR SALAH
1. Saklar tunggal adalah saklar yang digunakan untuk menghidupkan banyak lampu sekaligus.
BENAR SALAH
2. Stop kontak berfungsi sebagai kontak pengambilan sumber listrik yang akan di hubungkan
ke beban.
BENAR SALAH
3. Apabila terjadi hubung singkat atau beban berlebih pada suatu rangkaian listrik maka MCB
akan bekerja, sehingga arus listrik akan terputus.
BENAR SALAH
4. Gambar kerja yang menunjukkan banyaknya kabel yang digunakan dalam rangkaian
listrik, namun penunjukkan digambar langsung dengan kode warna disebut dengan gambar
single line diagram
BENAR SALAH
5. Gambar kerja yang menunjukkan rangkaian listrik dengan kode garis saja disebut dengan
wearing diagram
BENAR SALAH
6. Jumlah titik lampu pada suatu ruangan disesuaikan dengan fungsi, ukuran, dan tingkat
pencahayaan lampu yang dipakai.
BENAR SALAH
7. Fasa dan netral pada instalasi listrik di titik cabang rangkaian boleh di gabungkan.
BENAR SALAH
8. Gambar kerja wajib digunakan dalam proses pemasangan instalasi listrik.
BENAR SALAH
9. Penerapan K3 dalam kerja instalasi listrik merupakan hal yang bisa diabaikan karena tidak
begitu penting.
BENAR SALAH
10. Membuat laporan kerja sangat penting dalam setiap kerja instalasi listrik baik di lapangan
maupun dalam uji kompetensi.
BENAR SALAH
SOAL SEBAB AKIBAT
1. AKIBAT
Listrik di rumah padam saat semua beban listrik dihidupkan.
SEBAB
MCB bekerja sebagai pengaman dengan memutus arus listrik
2. AKIBAT
Saklar tunggal tidak dapat berfungsi untuk menghidupkan atau mematikan lampu
SEBAB
Kabel tidak terpasang sempurna atau rangkaian tidak terpasang dengan benar
3. AKIBAT
Terjadi kesalahan pemasangan instalasi listrik
SEBAB
Bekerja tanpa memerhatikan gambar kerja
4. AKIBAT
Listrik sering padam walaupun tidak terjadi beban berlebih.
SEBAB
Terjadi hubung singkat atau konsleting pada rangkaian listrik
5. AKIBAT
Listrik tetap menyengat walaupun MCB dalam keadaan OFF
SEBAB
Pemasangan MCB terbalik
6. AKIBAT
Lampu berkedip saat dihidupkan
SEBAB
Pemasangan saklar terbalik dan arus loncat
7. AKIBAT
Penerangan ruangan tidak sempurna
SEBAB
Penentuan titik lampu tidak memerhatikan faktor faktornya.
8. AKIBAT
Posisi hidup dua lampu tidak sesuai dengan yang direncanakan
SEBAB
Salah dalam menyusun input dan output saklar seri
9. AKIBAT
Lampu akan hidup saat saklar ditekan dengan rangkaian yang benar
SEBAB
Saklar ditekan ke posisi ON
10. AKIBAT
Sring terjadi terbakarnya kabel saat beban yang dihububgkan terlalu banyak
SEBAB
Kabel yang digunakan luas penampanganya terlalu kecil
SOAL BERGAMBAR
Tulis keterangan dari angka
yang ditunjukkan di gambar
1. Lampu pijar
2. Stop kontak
3. Saklar seri
4. Saklar tunggal
5. Titik cabang
SOAL WAWANCARA
1. Apa motivasi Anda mengikuti pelatihan ini ?
2. Stelah pelatihan ini kemana akan Anda aplikasikan ilmu yang Anda dapat ?
3. Jelaskan potensi pada diri Anda
4. Apa pelatihan yang ingin Anda ikuti stelah pelatihan ini ?
5. Sejauh mana Anda memahami tentang sertifikasi uji konpetensi ini ?
SOAL OBSERVASI
No Pernyataan SS S KS TS STS
1 Uji sertifikasi ini sangat
diperlukan untuk modal
asesmen di dunia kerja
2 Saya sangat membutuhkan uji
sertifikasi ini
3 Saya akan melakasanakan uji
sertifikasi dengan serius
4 Saya akan menggunakan
sertifikat sertifikasi ini dengan
sebaik baiknya
5 Uji serifikasi ini di
selenggarakan dengan
sebaiknya.
total