0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
63 tayangan13 halaman

Teori Budaya Perusahaan untuk Manajer

Dokumen tersebut berisi soal-soal mengenai manajer, organisasi, dan budaya perusahaan/organisasi. Beberapa soal diminta untuk dijelaskan definisinya, contohnya, dan kata kuncinya. Soal terakhir meminta membuat artikel tentang teori budaya perusahaan.

Diunggah oleh

Piu Zillyboo
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
63 tayangan13 halaman

Teori Budaya Perusahaan untuk Manajer

Dokumen tersebut berisi soal-soal mengenai manajer, organisasi, dan budaya perusahaan/organisasi. Beberapa soal diminta untuk dijelaskan definisinya, contohnya, dan kata kuncinya. Soal terakhir meminta membuat artikel tentang teori budaya perusahaan.

Diunggah oleh

Piu Zillyboo
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama : Putri Maharani

NIM :2110521007

TUgas Kecil Di Rumah ke - 1

Soal

1. Siapakah manajer itu?


2. Apakah nama khas manajer?
3. Berikan 15 contoh manajer?
4. Jelaskan jenis manajer?
5. Apakah pekerjaan manajer?
6. Apakah pengertian organisasi?
7. Berikan 15 contoh organisasi?
8. Berikan satu contoh struktur organisasi?
9. Apakah pengertian budaya perusahaan (business culture)?
10. Berikan 10 contoh budaya perusahaan (business culture)?
11. Apakah pengertian budaya organisasi (organizational culture)?
12. Jelaskan tiga kata kunci (key word) dalam definisi budaya organisasi?
13. Jelaskan tiga kata kunci (key word) dalam definisi budaya perusahaan?
14. Jelaskan empat isu terkini (current issues) dalam budaya organisasi perusahaan?
15. Mengapa manajer perlu mempelajari teori budaya organisasi (organizational culture theory)?
16. Mengapa manajer perlu mempelajari teori budaya perusahaan (business culture theory)?
17. Apakah persamaan dan perbedaan budaya organisasi (organizational culture) dan budaya
perusahaan (business culture)?
18. Buatlah artikel dengan panjang tulisan sekitar 750-1350 kata dengan judul, “Teori budaya
perusahaan membantu manajer memanajemen budaya perusahaan”.

Jawab

1. Manajer (manager) adalah seorang yang pekerjaannya memanajemen


(management). Secara sederhana, manajer adalah seorang pejabat yang memiliki
bawahan. Manajer adalah seorang yang merencana, mengorganisasi, memimpin, dan
mengawas pekerjaan orang lain sehingga organisasi dapat mencapai tujuannya
(manager a person who plans, organizes, leads, and controls the work of others so
that the organization achieves its goals) (Gary Dessler, 2004 : 3)
Manajer adalah seorang yang bekerja dengan dan melalui orang lain dengan
mengkoordinasikan pekerjaan mereka untuk mencapai tujuan organisasi (Stephen P.
Robbins dan Mary Coulter, 2002 : 5).
2. Presiden, raja, ratu, kaisar, sultan, menteri, gubernur, wali kota, bupati, camat, lurah, ketua
RW, ketua RT, wali nagari, wali jorong, presiden direktur, direktur utama, direktur produksi,
direktur pemasaran, direktur keuangan, direktur sumberdaya manusia, kepala dinas, kepala
cabang, ketua umum, rektor, dekan, ketua jurusan, ketua pemuda, ketua masjid, ketua
mushalla, dan lain-lain.

3. Berikan 15 contoh manajer?


Gubernur Sumatera Barat, Gubernur Riau, Walikota Solok, Ketua RT Limau Manis, Kepala Sekolah
SMA 1 Sumatera Barat, Direktur Utama PT Semen Padang, Direktur Utama PT Pertamina (Persero),
Rektor Universitas Andalas, Rektor Universitas Negeri Padang, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Andalas, Presiden Indonesia, Menteri Perikanan Indonesia, Walikota Pekanbaru,
Bupati Kecamatan Pelalawan, Kepala Jurusan Manajemen Universitas Andalas

4. Jelaskan jenis manajer?


a. Berdasarkan Tingkatan dalam Organisasi :
 Manajer Puncak : Manajer tingkatan paling tinggi (puncak) dalam organisasi yang
bertanggung jawab mengelola (me-management) seluruh pekerjaan organisasi.
Sebutan khas manajer puncak adalah presiden, raja, ratu, kaisar, sultan, direktur
utama, presiden direktur, ketua umum, chief executive officer (CEO), rektor dan lain-
lain.
 Manajer Menegah : Manajer di antara tingkatan manajer lini pertama dan manajer
puncak yang mengelola (me-management) pekerjaan para manajer lini pertama.
Sebutan khas manajer menengah adalah kepala bagian, kepala biro, kepala cabang,
kepala dinas, dekan, gubernur, wali kota, bupati, camat dan lain-lain.
 Manajer Lini Pertama, ialah manajer tingkatan paling rendah dalam organisasi yang
mengelola (me-management) pekerjaan karyawan non-manajer yang terlibat dalam
produksi dan penciptaan produk organisasi. Sebutan khas manajer bawah adalah
kepala seksi, kepala urusan, mandor, supervisor (penyelia), ketua RT, wali jorong, dan
lain-lain.
b. Berdasarkan Lingkup Kegiatan Organisasi
 Manajer Fungsional : Manajer yang bertanggung jawab dalam mengelola (me-
management) satu kegiatan [Link] manajer produksi, manajer
pemasaran, manajer keuangan, dan manajer sumberdaya manusia.
 Manajer Umum : Manajer yang bertanggung jawab dalam mengelola (me-
management) dua atau lebih kegiatan organisasi. Misalnya direktur utama, kepala
cabang, kepala kantor wilayah, kepala dinas, rektor, dekan, dan lain-lain.
c. Berdasarkan Bekerja pada Bidang-Bidang Manajemen
 Manajer Produksi : Manajer yang bekerja pada bidang manajemen produksi.
 Manajer Pemasaran : Manajer yang bekerja pada bidang manajemen pemasaran
 Manajer Keuangan : Manajer yang bekerja pada bidang manajemen keuangan
 Manajer Sumberdaya Manusia : Manajer yang bekerja pada bidang manajemen SDM
 Manajer Lainnya : Misalnya manajer strategik, manajer kantor, manajer penjualan,
manajer proyek, dan lain-lain.
5. Apakah pekerjaan manajer?
Pekerjaan manajer dapat dijawab dengan lima teori, yaitu :

a. Fungsi dan Proses Manajemen (Management Functions and Process) oleh Stephen P Robbins
dan Mary Coulter
Berdasarkan fungsi dan proses manajemen, maka pekerjaan manajer adalah manajemen. Manajemen
(management) terdiri dari empat pekerjaan, yaitu :

 Merencana (Planning)
 Mengorganisasi (Organizing)
 Memimpin (Leading)
 Mengawas (Controlling)
b. Peran Manajemen
 Berperan hubungan antar pribadi (pemimpin simbolis, pemimpin, dan penghubung)
 Berperan informasional (pemantau, penyebar, dan juru bicara),
 Berperan pengambilan keputusan (wirausahawan, penyelesai gangguan, pengalokasi
sumberdaya, dan perunding).
c. Keahlian Manajer
 Keahlian Teknis
 Keahlian Manusiawi
 Keahlian konseptual
Keahlian manajer (kompetensi manajer) merupakan cara penting untuk menemukan pekerjaan
manajer.
d. Sistem Manajemen

Berdasarkan sistem pengelolaan, maka pekerjaan manajer adalah mengkoordinasikan kegiatan kerja
berbagai bagian organisasi dan memastikan bahwa semua bagian independen organisasi itu bekerja
sama sehingga tujuan organisasi dapat tercapai.

e. Mengelola dalam situasi yang berbeda dan berubah-ubah


Pekerjaan manajer adalah mengelola (managing) dalam situasi yang berbeda-beda dan berubah-
ubah. Variabel kontingensi berpengaruh terhadap pekerjaan manajer. Variabel kontingensi yaitu
ukuran organisasi, kerutinan teknologi tugas, ketidakpastian lingkungan, dan perbedaan individu.

6. Apakah pengertian organisasi?


Organisasi adalah pengaturan yang disengaja (deliberate arrangement) terhadap sejumlah orang
(people) untuk mencapai suatu tujuan (Robbins dan Coulter, 2004 : 16).

Organisasi ialah suatu unit sosial yang dikoordinasikan dengan sadar yang tersusun atas dua orang
atau lebih yang berfungsi atas dasar yang relatif terus-menerus untuk mencapai suatu tujuan atau
seperangkat tujuan bersama (Robbins, 1996).

Organisasi ialah orang-orang yang melaksanakan pekerjaan yang berbeda-beda yang dikoordinasikan
untuk memberi kontribusi kepada pencapaian tujuan organisasi (Gary Dessler, 1986 : 83).

Cara yang biasa digunakan untuk menggambarkan organisasi adalah melalui struktur organisasi.

7. Berikan 15 contoh organisasi?


PT BANK BRI, PT Bank BSI, PT BANK BCA, PT Telkom, PT pertamina, Universitas Andalas, Universitas
Negri Padang, Universitas Islam Negeri Riau, PT Semen Padang, Bank Indonesia, PT Indofood, PT Grup
Bakrie, PT PLN Indonesia, PT Astra Internasional Tbk, dan PT Unilever Indonesia.

8. Berikan satu contoh struktur organisasi?


Struktur organisasi perusahaan Apple
9. Apakah pengertian budaya perusahaan (business culture)?
Budaya perusahaan adalah budaya organisasi pada organisasi perusahaan (Poerwanto, 2020).

10. Berikan 10 contoh budaya perusahaan (business culture)?


a. Budaya organisasi pada PT Bank Rakyat Indonesia
b. Budaya organisasi pada PT Semen Padang
c. Budaya organisasi pada PT Unilever Indonesia
d. Budaya organisasi pada PT Bank Nagari
e. Budaya organisasi pada PT Pertamina
f. Budaya organisasi pada PT PLN Indonesia
g. Budaya organisasi pada PT Indofood
h. Budaya organisasi pada PT Telekomunikasi Seluler
i. Budaya organisasi pada PT Astra Internasional Tbk
j. Budaya organisasi pada PT United Tractor
11. Apakah pengertian budaya organisasi (organizational culture)?
a. Budaya organisasi ialah filosofi dasar organisasi yang memuat keyakinan, norma, dan nilai
bersama yang menjadi karakteristik inti tentang bagaimana cara melakukan sesuatu dalam
organisasi (Wibowo, 2010: 19).
b. Budaya organisasi ialah perangkat sistem nilai (value), keyakinan (beliefs), dan norma
(norms) yang telah lama berlaku, disepakati, dan diikuti oleh para anggota organisasi
sebagai pedoman perilaku dan pemecahan masalah organisasi (Edi Sutrisno, 2010: 2).
c. Budaya organisasi (organizational culture) adalah kepribadian organisasi (organizational
personality) (Robbins dan Coulter, 2004: 58).
d. Budaya organisasi ialah persepsi bersama (common perception) yang dianut oleh para
anggota organisasi (Robbins, 1996: 289).
e. Budaya organisasi ialah sistem makna (meaning) dan keyakinan (beliefs) bersama yang
dianut oleh para anggota organisasi yang sebagian besar menentukan cara karyawan
bertindak (act) (Robbins dan Coulter, 2004: 58).
f. Budaya organisasi ialah cara karyawan mengerjakan (do) segala sesuatu dalam organisasi
(Robbins dan Coulter, 2004: 58).
 Keyakinan (beliefs) (Agama)
 Nilai (value) (Ide / Gagasan)
 Norma (norms) (Peraturan)

12. Jelaskan tiga kata kunci (key word) dalam definisi budaya organisasi?
a. Keyakinan (beliefs) (Agama), kepercayaan masing-masing individu terhadap agama yang
diyakininya dalam suatu organisasi
b. Nilai (value) (Ide / Gagasan), merujuk pada prinsip-prinsip, keyakinan, dan norma-norma
yang menjadi landasan bagi tindakan dan prilaku dalam organisasi
c. Norma (norms) (Peraturan), aturan tidak tertulis yang mengatur bagaimana orang
berinteraksi dan bekerja bersama dalam organisasi

13. Jelaskan tiga kata kunci (key word) dalam definisi budaya perusahaan?
a. Keyakinan (beliefs) (Agama), kepercayaan masing-masing individu terhadap agama yang
diyakininya dalam suatu perusahaan
b. Nilai (value) (Ide / Gagasan), merujuk pada prinsip-prinsip, keyakinan, dan norma-norma
yang menjadi landasan bagi tindakan dan prilaku dalam perusahaan
c. Norma (norms) (Peraturan), aturan tidak tertulis yang mengatur bagaimana orang
berinteraksi dan bekerja bersama dalam perusahaan.

14. Jelaskan empat isu terkini (current issues) dalam budaya organisasi perusahaan?
a. Budaya organisasi menghambat perubahan organisasi (barrier to organizational change)
Perubahan organisasi (organizational change) ialah setiap perubahan yang terkait dengan orang,
struktur organisasi, teknologi, dan tata letak ruang kerja/setting fisik (Robbins dan Coulter, 2004: 4;
Robbins, 1996: 326 - 328).

b. Budaya organisasi menghambat keberagaman (barrier to diversity)


Keyakinan, norma, dan nilai yang menjadi pedoman semua pegawai dalam bekerja pada suatu
organisasi adalah seragam dan tidak beragam.

c. Budaya organisasi menghambat akuisisi dan merger (barrier to acquisitions and merger)
Akuisisi adalah suatu perusahaan membeli atau mengakuisisi perusahaan lain. Contoh, PT Rajawali
Corporation membeli atau mengakuisisi 24,9% saham PT Semen Gresik dari Cemex Corporation.
Merger adalah dua atau lebih perusahaan bergabung menjadi satu perusahaan. Contoh, PT Bank
Dagang Negara, PT Bank Ekspor Impor, PT Bank Pembangunan Indonesia, dan PT Bank Bumi Daya
bergabung menjadi PT Bank Mandiri.
d. Sulit mengubah budaya organisasi (changing organizational culture)
Sulit mengubah budaya organisasi (changing organizational culture), karena budaya organisasi sangat
kebal (very resistant) terhadap perubahan. Dengan kalimat lain, sulit mengubah nilai (value),
keyakinan (beliefs), dan norma (norms), karena nilai (value), keyakinan (beliefs), dan norma (norms)
sangat kebal (very resistant) terhadap perubahan. Budaya organisasi ialah perangkat sistem nilai
(value), keyakinan (beliefs), dan norma (norms) yang telah lama berlaku, disepakati, dan diikuti oleh
para anggota organisasi sebagai pedoman perilaku dan pemecahan masalah organisasi (Edi Sutrisno,
2010: 2).

15. Mengapa manajer perlu mempelajari teori budaya organisasi (organizational culture theory)?
a. Dengan mempelajari teori budaya perusahaan, maka manajer akan dapat menghindari
kesalahan dalam memanajemen budaya perusahaan.
Budaya organisasi ialah perangkat sistem nilai (value), keyakinan (beliefs), dan norma (norms) yang
telah lama berlaku, disepakati, dan diikuti oleh para anggota organisasi sebagai pedoman perilaku dan
pemecahan masalah organisasi (Edi Sutrisno, 2010: 2).

b. Dengan dapat menghindari kesalahan budaya perusahaan di atas, maka manajer akan dapat
mencapai visi dan tujuan organisasi perusahaan melalui budaya perusahaan.
c. Dengan mempelajari teori budaya perusahaan, maka manajer akan dapat meningkatkan
kompetensi dalam memanajemen budaya perusahaan untuk mencapai visi dan tujuan
perusahaan.
Kompetensi terdiri dari pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), kecakapan (abilities), dan sikap
(attitudes) (Robert L Mathis dan John H Jackson, 2001 : 238).

16. Mengapa manajer perlu mempelajari teori budaya perusahaan (business culture theory)?
a. Dengan mempelajari teori budaya perusahaan, maka manajer akan dapat menghindari
kesalahan dalam memanajemen budaya perusahaan.
Budaya organisasi ialah perangkat sistem nilai (value), keyakinan (beliefs), dan norma (norms) yang
telah lama berlaku, disepakati, dan diikuti oleh para anggota organisasi sebagai pedoman perilaku dan
pemecahan masalah organisasi (Edi Sutrisno, 2010: 2).

b. Dengan dapat menghindari kesalahan budaya perusahaan di atas, maka manajer akan dapat
mencapai visi dan tujuan organisasi perusahaan melalui budaya perusahaan.
c. Dengan mempelajari teori budaya perusahaan, maka manajer akan dapat meningkatkan
kompetensi dalam memanajemen budaya perusahaan untuk mencapai visi dan tujuan
perusahaan.
Kompetensi terdiri dari pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), kecakapan (abilities), dan
sikap (attitudes) (Robert L Mathis dan John H Jackson, 2001 : 238).

17. Apakah persamaan dan perbedaan budaya organisasi (organizational culture) dan budaya
perusahaan (business culture)?
a. Persamaan
 Nilai-nilai bersama, kedua konsep ini menekankan pentingnya nilai bersama yang
dipegang oleh anggota organisasi
 Norma prilaku, sama-sama mencakup norma prilaku yang diharapkan dari anggota
organisasi
 Identitas bersama, sama-sama menciptakan identitas bersama di antara anggota
organisasi
 Pengaruh terhasdap pengambilan keputusan, budaya perusahaan dan budaya
organisasidapat mempengaruhi bagaimana keputusan diambil dalam organisasi
b. Perbedaaan
 Pengaruh luar, Budaya organisasi lebih internal dan tidak selalu tercermin secara
langsung kepada pemangku kepentingan eksternal, sedangkan budaya perusahaan
dapat mempengaruhi citra perusahaan secara langsung
 Stabilitas dan perubahan, Budaya organisasi cendrung lebih stabil, sedangkan
budaya perusahaan lebuh rentan terhadap perubahan seiring perkembangan
perusahaan
 Tingkat kedalaman, Budaya organisasi lebih mendasar dan mencakup norma-
norma dasar, sedangkan budaya perusahaan memiliki tingkat kedalaman yang
lebih besar dan mencakup subkultural yang lebih spesifik
 Cakupan lingkup, Budaya organisasi merujuk pada norma,nilai, dan keyakinan
yang berlaku di seluruh organisasi, sedangkan budaya perusahaan lebih spesifik
dan dapat merujuk pada nilai-nilai dan norma khusus

18. Buatlah artikel dengan panjang tulisan sekitar 750-1350 kata dengan judul, “Teori budaya
perusahaan membantu manajer memanajemen budaya perusahaan”.
“Teori budaya perusahaan membantu manajer memanajemen budaya perusahaan”

Manajer adalah seorang yang merencana, mengorganisasi, memimpin, dan mengawas


pekerjaan orang lain sehingga organisasi dapat mencapai tujuannya (manager a person who
plans, organizes, leads, and controls the work of others so that the organization achieves its
goals) (Gary Dessler, 2004 : 3). Adapun beberapa nama khas manajer adalah sebagai berikut
Presiden, raja, ratu, kaisar, sultan, menteri, gubernur, wali kota, bupati, camat, lurah, ketua
RW, ketua RT, wali nagari, wali jorong, presiden direktur, direktur utama, direktur produksi,
direktur pemasaran, direktur keuangan, direktur sumberdaya manusia, kepala dinas, kepala
cabang, ketua umum, rektor, dekan, ketua jurusan, ketua pemuda, ketua masjid, ketua
mushalla, dan lain-lain. Dari beberapa nama khas tersebuat dapat kita ketahui contoh-contoh
manajer yaitu Ketua RT Limau manis, Bupati kabupaten agam, gubernur sumatera barat,
gubernur KM FEB Unand, Wali nagari canduang koto laweh, ketua pemuda limau manis, ketua
masjid nurul ilmi unand, rektor universitas andalas, ketua umum UKO unand, ketua jurusan
jurusan manajemen unand,ketua KONI sumbar, ketua umum mapala unand, walikota padang,
ketua pemuda ampang, presiden mahasiswa unand. Adapun jenis dari manajer adalah sebagai
berikut :

 Manajer puncak, ialah manajer tingkatan paling tinggi (puncak) dalam organisasi yang
bertanggung jawab mengelola (me-management) seluruh pekerjaan organisasi.
Sebutan khas manajer puncak adalah presiden, raja, ratu, kaisar, sultan, direktur
utama, presiden direktur, ketua umum, chief executive officer (CEO), rektor dan lain-
lain.
 Manajer menegah, ialah manajer di antara tingkatan manajer lini pertama dan
manajer puncak yang mengelola (me-management) pekerjaan para manajer lini
pertama. Sebutan khas manajer menengah adalah kepala bagian, kepala biro, kepala
cabang, kepala dinas, dekan, gubernur, wali kota, bupati, camat dan lain-lain.
 Manajer lini pertama, ialah manajer tingkatan paling rendah dalam organisasi yang
mengelola (me-management) pekerjaan karyawan non-manajer yang terlibat dalam
produksi dan penciptaan produk organisasi. Sebutan khas manajer bawah adalah
kepala seksi, kepala urusan, mandor, supervisor (penyelia), ketua RT, wali jorong, dan
lain-lain.
Berdasarkan lingkup kegiatan

 Manajer Fungsional
ialah manajer yang bertanggung jawab dalam mengelola (me-management) satu
kegiatan [Link] manajer produksi, manajer pemasaran, manajer
keuangan, dan manajer sumberdaya manusia.
 Manajer Umum
ialah manajer yang bertanggung jawab dalam mengelola (me-management) dua atau
lebih kegiatan organisasi. Misalnya direktur utama, kepala cabang, kepala kantor
wilayah, kepala dinas, rektor, dekan, dan lain-lain.

Berdasarkan bekerja pada bidang-bidang manajemen

 Manajer Produksi, ialah manajer yang bekerja pada bidang manajemen produksi.
 Manajer Pemasaran, ialah manajer yang bekerja pada bidang manajemen pemasaran
 Manajer Keuangan, ialah manajer yang bekerja pada bidang manajemen keuangan
 Manajer Sumberdaya Manusia, ialah manajer yang bekerja pada bidang manajemen
SDM
 Manajer Lainnya, Misalnya manajer strategik, manajer kantor, manajer penjualan,
manajer proyek, dan lain-lain.
Setelah mengetahui beberapa hal terkait manajer di atas kita dapat mengetahui
pekerjaan manajer melalui beberapa teori yaitu :

Pekerjaan manajer dapat dijawab dengan lima teori, yaitu :

1. Fungsi dan Proses Manajemen (Management Functions and Process) oleh Stephen P Robbins
dan Mary Coulter
Berdasarkan fungsi dan proses manajemen, maka pekerjaan manajer adalah manajemen

Manajemen (management) terdiri dari empat pekerjaan, yaitu :

 Merencana (Planning)
 Mengorganisasi (Organizing)
 Memimpin (Leading)
 Mengawas (Controlling)
2. Peran Manajemen
Berperan hubungan antar pribadi (pemimpin simbolis, pemimpin, dan penghubung)

Berperan informasional (pemantau, penyebar, dan juru bicara),

Berperan pengambilan keputusan (wirausahawan, penyelesai gangguan, pengalokasi sumberdaya,


dan perunding).

3. Keahlian Manajer
 Keahlian Teknis
 Keahlian Manusiawi
 Keahlian konseptual
 Keahlian manajer (kompetensi manajer) merupakan cara penting untuk menemukan
pekerjaan manajer.

4. Sistem Manajemen

Berdasarkan sistem pengelolaan, maka pekerjaan manajer adalah mengkoordinasikan kegiatan


kerja berbagai bagian organisasi dan memastikan bahwa semua bagian independen organisasi itu
bekerja sama sehingga tujuan organisasi dapat tercapai.

5. Mengelola dalam situasi yang berbeda dan berubah-ubah


Pekerjaan manajer adalah mengelola (managing) dalam situasi yang berbeda-beda dan berubah-
ubah. Variabel kontingensi berpengaruh terhadap pekerjaan manajer. Variabel kontingensi yaitu
ukuran organisasi, kerutinan teknologi tugas, ketidakpastian lingkungan, dan perbedaan individu.

Setelah mengetahui beberapa hal terkait manajer, perlu kita ketahui juga terkait organisasi, dimana
organisasi adalah pengaturan yang disengaja (deliberate arrangement) terhadap sejumlah orang
(people) untuk mencapai suatu tujuan (Robbins dan Coulter, 2004 : 16).

Organisasi ialah suatu unit sosial yang dikoordinasikan dengan sadar yang tersusun atas dua orang
atau lebih yang berfungsi atas dasar yang relatif terus-menerus untuk mencapai suatu tujuan atau
seperangkat tujuan bersama (Robbins, 1996).

Organisasi ialah orang-orang yang melaksanakan pekerjaan yang berbeda-beda yang dikoordinasikan
untuk memberi kontribusi kepada pencapaian tujuan organisasi (Gary Dessler, 1986 : 83).Adapun
contoh dari organisasi adalah sebagai berikut PT BNI, PT Bank mandiri, PT BCA, PT Telkom, PT
pertamina, universitas andalas, universitas negri padang, universitas riau, BEM KM Unand, UKO
Unand, Mapala Unand, Aisec Unand, UKS Unand,FKI rabbani unand, Bank Indonesia. Budaya
organisasi ialah filosofi dasar organisasi yang memuat keyakinan, norma, dan nilai bersama yang
menjadi karakteristik inti tentang bagaimana cara melakukan sesuatu dalam organisasi (Wibowo,
2010: 19). Adapun 3 kata kunci dalam budaya perusahaan adalah sebagai berikut :

 Keyakinan (beliefs) (Agama), kepercayaan masing-masing individu terhadap agama yang


diyakininya dalam suatu perusahaan
 Nilai (value) (Ide / Gagasan), merujuk pada prinsip-prinsip, keyakinan, dan norma-norma
yang menjadi landasan bagi tindakan dan prilaku dalam perusahaan
 Norma (norms) (Peraturan), aturan tidak tertulis yang mengatur bagaimana orang
berinteraksi dan bekerja bersama dalam perusahaan.

Anda mungkin juga menyukai