0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
132 tayangan15 halaman

Program Kerja ANBK MTs 2023/2024

Program Kerja ANBK MTsN 5 Bandung Barat tahun 2023/2024 memberikan panduan pelaksanaan ANBK dengan mengatur susunan panitia, peserta, tempat dan waktu pelaksanaan, bentuk soal dan komponen asesmen, serta prosedur pelaksanaan.

Diunggah oleh

Husna Center
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
132 tayangan15 halaman

Program Kerja ANBK MTs 2023/2024

Program Kerja ANBK MTsN 5 Bandung Barat tahun 2023/2024 memberikan panduan pelaksanaan ANBK dengan mengatur susunan panitia, peserta, tempat dan waktu pelaksanaan, bentuk soal dan komponen asesmen, serta prosedur pelaksanaan.

Diunggah oleh

Husna Center
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROGRAM KERJA

ASESMEN NASIONAL BERBASIS KOMPUTER (ANBK)


MTs. NEGERI 5 KABUPATEN BANDUNG BARAT
TAHUN AJARAN 2023/2024
PENGESAHAN

Bandung Barat, Agustus 2023

Kepala Madrasah Ketua Pelaksana

Dra. Suniawati Yulina, SHI

Mengetahui,
Pengawas Pembina

Drs. Dede Endang Ridwan, M.M


KATA PENGANTAR

Bismillahirrahmanirrahim
Alhamdulillah kami panjatkan puji syukur ke Illahi Rabbi, hanya dengan RahmatNya kami
dapat menyelesaikan Program Kerja kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer
(ANBK) untuk Tahun Ajaran 2023/2024. Program kerja ini kami susun sebagai panduan
pelaksanaan atau Petunjuk Teknis kegiatan ANBKdi MTsN 5 Bandung Barat, sehingga
diharapkan pelaksanaannya dapat berjalan dengan lancar.
Terselesaikannya Program Kerja ini berkat kerja sama dengan semua pihak. Selanjutnya kami
mengucapkan terima kasih kepada :
1. Bapak Drs. Dede Endang Ridwan, M.M, sebagai Pengawas Pembina.
2. Ibu Dra. Suniawati, Kepala MTs Negeri 5 Bandung Barat sebagai penanggung jawab.
3. Panitia Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Tahun Ajaran 2023/2024, dan
semua pihak yang telah membantu pelaksanaan seluruh kegiatan.
Program kerja ini tentu masih bayak kekurangannya, untuk itu kami sangat mengharapkan
adanya masukan yang bersifat membangun untuk masa yang akan datang.
Akhirnya semoga Allah SWT selalu memberi petunjuk dan senantiasa meridhoi usaha kita
semua, Aamiin.
Bandung Barat, Agustus 2023
Panitia
DAFTAR ISI
LEMBAR PENGESAHAN i
KATA PENGANTAR ii
DAFTAR ISI iii
BAB I PENDAHULUAN 1
Latar Belakang 1
Dasar Hukum 1
Maksud dan tujuan 2
BAB II KOMPONEN PELAKSANA 4
Susunan Panitia 4
Peserta Asesmen 4
Tempat danWaktu Pelaksanaan 4
Bentuk Soal dan Komponen Asesmen Nasional 5
Prosedur Pelaksanaan
Tata Tertib Pelaksanaan
BAB III KENDALA DAN UPAYA PENCEGAHAN
Kendala 14
Upaya Pencegahan 14
PROGRAM PELAKSANAAN 15
LAMPIRAN
SK Panitia Ujian
Data Peserta ANBK (DNT)
Data peserta/sesi
Denah Lab Komputer
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Hasil PISA (Programme for International Student Assessment) membuktikan
kemampuan belajar siswa pada pendidikan dasar dan menengah kurang memadai. Pada
tahun 2018, sekitar 70% siswa memiliki kompetensi literasi membaca di bawah
minimum. Sama halnya dengan keterampilan matematika dan sains, 71% siswa berada di
bawah kompetensi minimum untuk matematika dan 60% siswa di bawah kompetensi
minimum untuk keterampilan sains. Skor PISA Indonesia stagnan dalam 10-15 tahun
terakhir. Kondisi ini menyebabkan Indonesia menjadi salah satu negara yang konsisten
dengan peringkat hasil PISA yang terendah.
Menanggapi kondisi tersebut, reformasi asesmen diperlukan guna mendorong
peningkatan kualitas pembelajaran. Pemetaan mutu pendidikan secara menyeluruh
dibutuhkan. Pada tahun 2021, Asesmen Nasional (AN) resmi diterapkan oleh
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kebijakan ini ditetapkan berdasarkan hasil
koordinasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan sejumlah dinas dan
lembaga terkait.
Dalam hal ini, AN diterapkan untuk mengevaluasi kinerja dan mutu sistem pendidikan.
Nantinya, hasil Asesmen Nasional tidak memiliki konsekuensi apapun pada pencapaian
proses belajar siswa namun memberikan umpan balik untuk tindak lanjut pembelajaran
dan kompetensi siswa.
Dasar Hukum
Undang-undang nomor. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas
Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan
Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19
Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.
Permendikbud Nomor 21 Tahun 2016 tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah.
Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan
Menengah.
Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 17 Tahun 2021
tentang Asesmen Nasional (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 832)
Peraturan Kepala badan standar, kurikulum, dan asesmen pendidikan Kementerian
pendidikan, kebudayaan, riset, dan teknologi Nomor: 030/h/pg.00/2021 Tentang Prosedur
operasional standar Penyelenggaraan Asesmen Nasional Tahun 2021
Rapat Koordinasi Staf Kepala Madrasah hari senin 17 Juli 2023
Maksud , Sasaran dan Fungsi
Asesmen Nasional yang selanjutnya disingkat AN adalah evaluasi yang dilakukan oleh
pemerintah untuk pemetaan mutu sistem pendidikan pada tingkat satuan pendidikan dasar
dan menengah dengan menggunakan instrumen asesmen kompetensi minimum, survei
karakter, dan survei lingkungan belajar.
Asesmen Kompetensi Minimum yang selanjutnya disingkat AKM adalah pengukuran
kompetensi peserta didik dalam Literasi Membaca dan Literasi Matematika (Numerasi).
Literasi Membaca adalah kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi,
merefleksikan berbagai jenis teks untuk menyelesaikan masalah dan mengembangkan
kapasitas individu sebagai warga Indonesia dan warga dunia agar dapat berkontribusi secara
produktif di masyarakat.
Numerasi adalah kemampuan berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat
matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks yang
relevan untuk individu sebagai warga negara Indonesia dan dunia.
Survei Karakter adalah pengukuran terhadap sikap, kebiasaan, nilainilai (values) berdasarkan
enam aspek Profil Pelajar Pancasila.
Survei Lingkungan Belajar adalah pengukuran kualitas pembelajaran dan iklim sekolah yang
menunjang pembelajaran pada satuan pendidikan.
Asesmen Nasional Berbasis Komputer yang selanjutnya disingkat ANBK adalah asesmen
yang menggunakan komputer secara daring dan semidaring sebagai media untuk
menampilkan dan menjawab soal.
Pelaksana Asesmen Nasional adalah lembaga yang bertugas dan bertanggung jawab
melaksanakan kebijakan teknis Asesmen Nasional pada tingkat pusat, provinsi,
kabupaten/kota, satuan pendidikan, dan sekolah Indonesia di luar negeri.

BAB II
KOMPONEN PELAKSANA
A. Susunan Panitia
Panitia kegiatan ANBK Tahun Pelajaran 2023/2024 yang dibentuk tgl Juli 2023 adalah
sebagai berikut :
Ketua : Dra. Suniawati
Sekretaris : Yulina, SHI
Proktor : Linda Risnawaty, [Link]
Teknisi : Ade Wahyudin
Anggota : Hilman Sutiawan, S. Ag
Jubaedah, [Link]
Pengawas : Elfiana Martyassasi, [Link], [Link]
Rahayu Suningsih, [Link]
Heni Meliyanawati, [Link]
Ai Cicin, S. Pd

B. Peserta Asesmen Nasional


Peserta didik yang mengikuti AN adalah peserta didik kelas VIII yang terpilih secara acak
(random) di setiap Satuan Pendidikan dengan metode yang ditetapkan oleh Kementerian
sebanyak 50 siswa, yang terdiri dari 45 siswa peserta utama dan 5 siswa peserta cadangan
(daftar peserta ada di lampiran).
Tempat Dan Waktu Pelaksanaan Ujian
Tempat :
MTs. Negeri 5 Bandung Barat
Jl. Desa Bojonghaleuang No. 99 Desa Bojonghaleuang Kec. Saguling Kab. Bandung Barat
40561 Telepon : (022) 86800252

Waktu :
Simulasi : 31 Agustus – 1 September 2023
Gladi Bersih : 11 – 12 September 2023
Pelaksanaan : 18 – 19 September 2023
Alokasi Waktu Pelaksanaan :
Hari Pertama :
Latihan Soal 10 menit
Literasi Membaca 90 menit
Survei Karakter 30 menit
Hari Kedua:
Latihan Soal 10 menit
Numerasi 90 menit
Survei Lingkungan Belajar 30 menit

Bentuk Soal dan Komponen Asesmen Nasional


1. Bentuk soal Asesmen Nasional terdiri dari:
a. Bentuk soal objektif (Pilihan Ganda, Pilihan Ganda Kompleks, Menjodohkan, dan
Isian Singkat).
b. Bentuk soal non objektif (Uraian).
2. Komponen AKM terdiri atas konten, level kognitif, dan konteks dengan rincian sebagai
berikut:
Aspek Literasi Membaca Numerasi
Konten Teks Sastra/ Fiksi dan Teks Bilangin, Aljabar,
Informasi Geometrid an Pengukuran,
Data dan Ketidakpastian
Level Kognitif 1. Menemukan 4. Pemahaman
Informasi 5. Aplikasi
2. Menafsirkan dan 6. Penalaran
mengintegrasikan
3. Mengevaluasi dan
merefleksi
Konteks Personal, Sosial Budaya, Personal, Sosial Budaya,
Saintifik Saintifik

3. Hasil belajar non kognitif peserta didik yang diukur dalam Survei Karakter adalah sikap,
kebiasaan, nilai-nilai (ualuesl pada enam aspek Prohl Pelajar Pancasila, yaitu beriman,
bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia; bernalar kritis;
kemandirian; kreativitas; bergotong royong; dan berkebinekaan global.
4. Survei Lingkungan Belajar mengukur iklim keamanan; iklim inklusivitas; iklim
kebinekaan; iklim kesetaraan gender; kualitas pembelajaran pada Satuan Pendidikan;
refleksi dan perbaikan pembelajaran oleh guru; kepemimpinan instruksional; serta
dukungan orang tua dan murid terhadap program Satuan Pendidikan.

Prosedur Pelaksanaan
Persiapan pelaksanaan AN
Pelaksana Tingkat Satuan Pendidikan melakukan persiapan sebagai berikut:
a. membuat peta lokasi asesmen yang berisi ruang asesmen, ruang tunggu, alur masuk dan
keluar;
b. membuat peta tempat duduk peserta di ruang asesmen dengan mempertimbangkan jarak
antar peserta minimum 1,5 (satu koma lima) meter dan tidak saling berhadapan atau
menggunakan penyekat antar peserta;
c. memastikan rllang asesmen aman dan layak untuk pelaksanaan AN;
d. memastikan setiap ruang asesmen memiliki pencahayaan dan ventilasi yang cukup;
e. menyiapkan komputer, jaringan internet, jaringan iistrik, dan instalasi aplikasi paling
lambat H-14 dari jadwal simulasi;
f. menetapkan pembagian gelombang dan sesi setiap peserta beserta komputer yang akan
digunakan selama AN;
g. mencetak kartu login peserta dan daftar hadir paling lambat 1 (satu) hari sebelum
pelaksanaan; dan
h. memasang pengumuman yang bertuliskan:

"ASESMEN NASIONAL (AN) SEDANG BERLANGSUNG"

"DILARANG MEMBAWA PERANGKAT KOMUNIKASI ELEKTRONIK, KAMERA,


DAN SEJENISNYA KE DALAM RUANG ASESMEN"
"KAWASAN WAJIB MEMAKAI MASKER DAN MENERAPKAN PROTOKOL
KESEHATAN"
"SELAIN PESERTA, PENGAWAS, PROKTOR, DAN TEKNISI ASESMEN NASIONAL
DILARANG MASUK RUANG ASESMEN"
2. Pelaksanaan AN
Pelaksana Tingkat Satuan Pendidikan melakukan pelaksanaan AN sebagai berikut:
a. menerapkan protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker yang menutupi hidung
dan mulut sampai dagu;
b. memastikan peserta didik dalam kondisi sehat;
c. menugaskan proktor, pengawas, dan teknisi dengan ketentuan :
1) I (satu) orang Proktor menangani maksimal 30 komputer;
2) 1 (satu) pengawas bertugas mengawasi maksimal 15 peserta; dan
3) setiap Satuan Pendidikan pelaksana AN ditangani minimal 1 (satu) orang Teknisi.
d. rincian tugas proktor, teknisi, pengawas pada saat pelaksanaan asesmen.
1) Tugas Pengawas
a) menandatangani pakta integritas;
b) memastikan penerapan protokol kesehatan selama pelaksanaan AN;
c) memastikan peserta AN merupakan peserta yang terdaftar dan disetujui oleh Proktor;
d) memastikan peserta AN menempati tempat yang ditentukan;
e) membacakan tata tertib pelaksanaan AN;
f) membacakan daftar istilah (glosarium) dan buku petunjuk pelaksanaan AN untuk jenjang
SD/MI/Paket A/PKPPS Ula dan yang sederajat;
g) membacakan buku petunjuk pelaksanaan AN untuk jenjang SMP/MTs/Paket B/PKPPS
Wustha dan yang sederajat, dan SMA/ MA/ SMK/ MAK/ Paket C / PKPPS Ulya sederajat;
h) mengawasi pelaksanaan AN di dalam ruang AN;
i) memastikan peserta AN melakukan latihan menjawab soal pada aplikasi ANBK;
j) menjaga keamanan dan kenyamanan ruang AN;
k) mencatat perihd yang terjadi pada ruang AN ke dalam berita acara pelaksanaan; dan
l) membuat dan menyerahkan berita acara pelaksanaan dan daftar hadir ke Pelaksana Tingkat
Satuan Pendidikan.

2) Tugas Proktor
a) menandatangani pakta integritas;
b) mengunduh aplikasi ANBK pada laman yang telah ditentukan sebelum pelaksanaan AN;
c) melakukan instalasi aplikasi ANBK pada komputer proktor dan komputer klien untuk
digunakan pada saat AN;
d) memastikan peserta AN merupakan peserta yang terdaftar;
e) melakukan pengaturan sesi AN bagi semua peserta melalui aplikasi ANBK;
f) melakukan sinkronisasi apabila menggunakan moda semidaring sebelum pelaksanaan AN;
g) melakukan login ke dalam laman ANBK untuk pengelolaan data peserta AN;
h) mencatat hal-hal yang tidak sesuai dengan POS dalam berita acara pelaksanaan;
i) membuat dan menyerahkan berita acara pelaksanaan dan daftar hadir ke pelaksana tingkat
Satuan Pendidikan yang sudah ditandatangani Proktor dan Pengawas; dan
j) memastikan kelengkapan dokumen berita acara, presensi, pakta integritas sudah diunggah
di laman ANBK.
3) Tugas Teknisi
a) menandatangani pakta integritas.
b) menyiapkan sarana prasarana komputer yang akan digunakan untuk AN.
c) menyiapkan aplikasi ANBK pada komputer yang akan digunakan untuk asesmen.
d) melakukan perbaikan/penggantian alat yang mengalami kerusakan saat AN.
mematuhi tata tertib dengan rincian sebagai berikut:
1) Di Satuan Pendidikan
a) pengawas, proktor dan teknisi wajib hadir di lokasi pelaksanaan AN 45 (empat puluh lima)
menit sebelum AN dimulai;
b) pengawas, proktor dan teknisi menerima penjelasan dan pengarahan dari kepala Satuan
Pendidikan atau pelaksana tingkat Satuan Pendidikan; dan
c) pengawas, proktor dan teknisi mengisi dan menandatangani pakta integritas.
2) Di Ruang Asesmen Nasional
Pengawas:
a) masuk ke ruangan 20 (dua puluh) menit sebelum waktu pelaksanaan AN;
b) memeriksa kesiapan ruang AN dan memastikan ruangan sesuai protokol kesehatan;
c) mempersilakan peserta untuk memasuki ruangan secara bergilir dan meletakkan tas di
bagian depan ruang AN, serta menempati tempat duduk yang telah ditentukan;
d) memimpin doa dan mengingatkan peserta untuk bekerja dengan sungguh-sungguh dan
jujur;
e) membacakan tata tertib peserta AN;
f) membagikan kertas buram kepada peserta AN yang membutuhkan;
g) mempersilakan peserta untuk melakukan login ke dalam aplikasi ANBK dan mulai
mengerjakan soal;
h) melaksanakan ketentuan selama pelaksanaan AN berlangsung, antara lain:
(1) menjaga ketertiban dan ketenangan suasana sekitar ruang AN;
(2) memberi peringatan dan sanksi kepada peserta yang melakukan kecurangan;
(3) melarang orang yang tidak berwenang memasuki ruang AN selain peserta;
(4) mematuhi tata tertib, di antaranya tidak merokok di ruang AN, tidak mengobrol, tidak
membawa perangkat komunikasi elektronik, kamera, dan sejenisnya, serta tidak membawa
bahan bacaan lain ke dalam ruang AN;
(5) tidak memberi isyarat, petunjuk, dan/atau bantuan apapun kepada peserta berkaitan
dengan jawaban dari soal AKM; dan
(6) menjelaskan maksud dari pertanyaan yang tidak dipahami oleh peserta pada survei
karakter dan survei lingkungan belajar.
i) mempersilakan peserta AN untuk berhenti mengerjakan soal setelah waktu AN selesai.
Prokor:
a) hadir di ruangan 30 (tiga puluh) menit sebelum waktu pelaksanaan AN;
b) memeriksa kesiapan ruang AN dan peralatan komputer;
c) memastikan komputer Proktor f seruer lokal sudah terkoneksi dengan internet;
d) menjalankan aplikasi ANBK pada komputer proktor f seruer lokal;
e) membagikan kartu login kepada setiap peserta pada awal sesi;
f) melakukan rilis token agar peserta bisa memasuki laman AN;
g) melakukan pengelolaan aplikasi ANBK pada komputer proktor f seruer lokal;
h) memantau dan memberikan solusi apabila peserta mengalami kendala teknis dalam
pelaksanaan AN;
i) menutup aplikasi ANBK apabila asesmen telah berakhir;
j) melakukan pengecekan kelengkapan data dari hasil pelaksanaan AN; dan
k) mengunggah (uploodl hasil pekerjaarl peserta yang menggunakan moda semi daring
melalui server lokal pada setiap sesi. Tekaisi:
a) hadir di Satuan Pendidikan pelaksana AN 45 (empat puluh lima) menit sebelum AN
dimulai; dan
b) memantau dan memberikan solusi apabila Satuan Pendidikan pelaksana mengalami
kendala teknis dalam pelaksanaan AN.
Pegerta didik:
a) hadir di ruangan 15 (lima belas) menit sebelum AN dimulai;
b) mengumpulkan tas dan buku di bagian depan di dalam ruang AN;
c) menempati tempat duduk yang telah ditentukan sesuai dengan sesi;
d) mengisi daftar hadir;
e) masuk (login) ke dalam aplikasi ANBK dengan menggunakan username dan kata sandi
(password) sesuai kartu login yang diterima dari Proktor;

Waktu Pelaksaaaan AN
I . AN dilaksanakan selama 2 (dua) hari untuk setiap peserta.
2. Alokasi waktu yang disediakan untuk mengerjakan instrumen AN berdasarkan jenjang,
sebagai berikut: masing-masing
f) melakukan login dengan menggunakan token yang sudah dirilis oleh proktor;
g) apabila peserta telah melakukan login, maka keikutsertaan peserta tidak dapat digantikan
oleh orang lain;
h) melakukan latihan menjawab soal sebelum mengerjakan AN;
i) mulai mengerjakan soal asesmen setelah ada tanda waktu mulai;
j) meminta izin kepada pengawas apabila ingin meninggalkan ruangan selama AN
berlangsung tanpa penambahan waktu;
k) melaksanakan ketentuan selama pelaksanaan AN berlangsung, antara lain dilarang:
(1) menanyakan jawaban soal kepada siapa pun;
(2) bekerja sama dengan peserta lain;
(3) memberi atau menerima bantuan dalam menjawab soal;
(4) memperlihatkan pekerjaan sendiri kepada peserta lain atau melihat pekerjaan peserta lain;
dan
(5) membawa catatan dan/atau menggunakan perangkat komunikasi elektronik, kamera,
kalkulator, dan sejenisnya ke dalam ruang AN.
l) meminta persetujuan kepada Pelaksana AN Tingkat Satuan Pendidikan untuk mengikuti
AN apabila terlambat hadir.

3. Pasca Pelaksanaan
Pelaksana Tingkat Satuan Pendidikan melakukan pasca pelaksanaan AN sebagai berikut :
a. Memastikan ketuntasan pengerjaan AN meliputi AKM, survei karakter, dan survei
lingkungan belajar;
b. Memastikan kelengkapan dokumen berita acara, presensi, pakta integritas sudah diunggah
di laman ANBK; dan
c. Memastikan proktor mengunggah hasil AN ke laman ANBK untuk moda semi online.

G. Pembiayaan
Biaya AN di Satuan Pendidikan dianggarkan melalui dana Bantuan operasional Sekolah
(BOS) atau Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) merujuk pada Permendikbudristek
nomor 63 tah:un 2022 tentang Petunjuk Teknik Pengelolaan Dana Bantuan operasional
satuan Pendidikan atau Bantuan operasional Sekolah (BOS) Kementerian Agama..

BAB III
KENDALA DAN UPAYA PENCEGAHAN
Hambatan Teknis
1. Dalam hal kondisi khusus atau terjadi hambatan/gangguan teknis dalam pelaksanaan AN,
Satuan Pendidikan pelaksana dapat mengambil tindakan melalui koordinasi dengan Tim
Teknis berdasarkan prosedur yang ditetapkan oleh Pelaksana Tingkat Pusat.
2. Kondisi khusus tersebut antara lain: listrik padam, kerusakan peralatan atau
sarana/prasarana, kerusakan sistem, dan hambatan jaringan.
3. Bentuk tindakan dari penanganan kondisi khusus tersebut antara lain: perubahan jadwal
pelaksanaan asesmen atau bentuk lain yang diputuskan Pelaksana Tingkat Pusat dan
Daerah.
4. Kejadian-kejadian khusus dalam pelaksanaan AN serta tindakan penanganannya
dilaporkan oleh Satuan Pendidikan pelaksana dan dicatat dalam Berita Acara
Pelaksanaan.

Kondisi Luar Biasa


1. Jika terjadi kondisi luar biasa yang mengancam keamanan dan keselamatan peserta AN
maka pelaksanaan AN di suatu Satuan Pendidikan atau wilayah dapat ditunda.
2. Kondisi luar biasa sebagaimana dimaksud pada angka 1 antara lain bencana alam, huru-
hara, perang, kendala karena kondisi geografis, dan peristiwa lain di luar kendali
penyelenggara AN.
3. Penundaan pelaksanaan AN sebagaimana dimaksud pada angka 1 berdasarkan
pertimbangan Pelaksana Tingkat Kabupaten/ Kota atau Provinsi sesuai dengan
kewenangan serta persetujuan Pelaksana Tingkat Pusat.

SUSUNAN KEGIATAN
ASESMEN NASIONAL BERBASIS KOMPUTER (ANBK)
MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 5 BANDUNG BARAT
TAHUN PELAJARAN 2023/2024

N JENIS KEGIATAN PELAKSANAAN PENANGGUNG KET.


O JAWAB
Rapat koordinasi Kepala
persiapan panitia Madrasah
Pembuatan SK Panitia Kepala
Madrasah
Sosialisasi ke siswa kelas Kepala
VIII Madrasah
Kepastian DNT (Data Kementerian
Nominasi Tetap)
Persiapan Bahan ATK Panitia
dan Saspras Lab
Komputer
Penentuan Sesi peserta Panitia
Simulasi 31 Agustus – 01 Panitia
Sept 2023
Gladi 11 – 12 Sept 2023 Panitia
Pelaksanaan ANBK 18 – 19 Sept 2023 Panitia

Bandung Barat, Agustus 2023


Panitia

Anda mungkin juga menyukai