METHODS ENGINEERING
Laboratorium Desain Sistem Kerja dan Ergonomi
Program Studi Teknik Industri
Universitas PGRI Madiun
Proses Pemecahan Masalah
Methods Engineering Program
Laboratorium Desain Sistem Kerja dan Ergonomi
Jurusan Teknik Industri
Universitas Trisakti
Supply bahan baku
Biaya terlalu
terhenti
tinggi!!!
Jumlah
keluhan
Output harus pelanggan
ditingkatkan!!! meningkat
Turnover
Jadwal
karyawan
maintenance
tinggi!!!
peralatan
kacau
Masalah dan Pemecahan Masalah
• Masalah didefinisikan sebagai
kesenjangan (gap) antara
situasi sekarang dengan target
yang diinginkan
• Problem-solving adalah
identifikasi dan seleksi solusi
dari masalah yang dihadapi
4
METHODS
ENGINEERING
PROGRAM
5
Perluasan pabrik
Pilih Masalah Produk baru, Metode baru
High cost-low profit product
Kompetisi pasar yang berat
Production requirements
Data engineering
Cari Data dan Sajikan Data biaya dan manufaktur
Deskripsi stasun kerja
Peta Proses Operasi
Peta Aliran Proses untuk item individual
Analisis Data Gunakan 9 pendekatan utama pada analisis operasi
Why, where, what, who, when, how
Worker and Machine Process Chart
Mathematical Techniques
Eliminate, combine, simplify, rearrange steps
Rancang Metode yang Ideal Principles of work design with respect to:
motion economy, manual work, workplace
equipment, tools, work environment, safety
6
Gunakan Tools pengambilan keputusan
Presentasikan dengan baik secara tertulis atau lisan
Present and install Method
Sosialisasikan metode baru pada operator, supervisor
dan manajemen
Job Analysis
Lakukan Analisis Pekerjaan Job Description
Akomodasi pekerja berkemampuan khusus
Studi waktu (stopwatch / Data waktu)
Tentukan Waktu baku Sampling pekerjaan
Predetermined time system
Hitung Penghematan (savings)
Tindak lanjuti
Pastikan instalasi diakukan dengan benar
Ulangi prosedur metode kerja
7
Identifikasi/perumusan masalah
Analisis Masalah
Pemecahan Masalah
Evaluasi 8
Identifikasi
Masalah
Masalah:
• Dipilah – pilah
porsinya
• Didefinisikan dengan
jelas
• Bagi masalah ke sub-
masalah untuk
memudahkan
pemecahan
9
Perumusan Masalah
10
11
FLOWCHARTS
• Flowchart mendeskripsikan
detail sebuah proses, tahapan
dan urutannya secara grafis.
12
Simbol-simbol dalam Flowchart
13
C
H
E
C
K
S
H
E
E
T
S 14
CHECK SHEETS
15
PARETO DIAGRAMS
16
17
CAUSE AND EFFECT DIAGRAMS
• The cause and effect diagram = Ishikawa diagram =
fish bone diagram
• Diagram fish bone menampilkan semua faktor yang
berpengaruh dan hubungannya pada hasil akhir untuk
mengidentifikasi tempat dimana data harus
dikumpulkan dan dianalisa
• Jika penyebab masalah adalah kombinasi beberapa
faktor, maka tool ini akan sulit menggambarkan
hubungan sebab dan akibatnya.
18
CAUSE AND EFFECT DIAGRAMS
• Hasil yang tidak
diharapkan
ditampilkan sebagai
effect
• Penyebab potensial
ditampilkan pada
tulang ikan utama
yaitu materials,
methods, people,
measurement,
machines, dan design
19
HISTOGRAMS
• Histogram mengeplot data
pada tabel distribusi
frekuensi.
• Yang membedakan
histogram dengan check
sheet adalah bahwa data
dikelompokkan dalam baris
sehingga identitas dari nilai
individual akan hilang.
20
SCATTER DIAGRAMS
• Scatter diagram memperlihatkan bagaimana dua
variabel yang mempunyai relasi dan digunakan
untuk menguji hubungan sebab dan akibat
• Diagram ini tidak dapat membuktikan bahwa
satu variabel mengakibatkan perubahan variabel
lainnya.
• Diagram ini hanya memperlihatkan hubungan
yang ada dan seberapa kuat hubungan itu.
• Sumbu horizontal (x) merepresentasikan hasil
pengukuran variabel pertama.
• Sumbu vertikal (y) axis merepresentasikan hasil
pengukuran variabel kedua.
21
CONTROL CHARTS
• Control chart menampilkan
batasan statistikal pada
kedua sisi rata – rata
proses.
• Dalam menyiapkan peta
kontrol ini, hitung dahulu
upper control limit (UCL)
dan lower control limit (LCL)
dari proses yang disetujui
dan diamati.
22
3. Mencari Solusi yang Mungkin
• Tujuan : mencari solusi yang lebih baik,
yang memenuhi kriteria dan spesifikasi
yang telah ditentukan
• “Apa penyebab utama dari permasalahan?”
Jika penyebab utama ini dapat dihilangkan
maka masalah akan selesai
• Jika masalah tidak dapat tuntas
terselesaikan dengan menghilangkan
penyebab utama itu, mungkin bagian dari
masalah yang akan hilang
23
4. Evaluasi Alternatif Solusi
• Tidak ada solusi masalah yang benar,
tetapi selalu ada beberapa alternatif
pemecahan masalah.
• Pilih solusi yang merupakan:
– Solusi ideal
– Solusi yang lebih disukai dan paling mudah
untuk diaplikasikan segera
– Solusi yang mungkin dapat digunakan pada
masa yang akan datang atau pada kondisi
yang berbeda
24
5. Rekomendasi Penyelesaian Masalah
• Setelah ditentukan solusi yang terpilih, maka
solusi ini harus dikomunikasikan pada orang
lain yang berkepentingan dalam organisasi.
• Komunikasi dapat dilakukan dalam bentuk
lisan atau tulisan
25
SIKLUS PLAN – DO – CHECK – ACT
Perbaikan Proses. Perbaikan bersinambung
proses yang dapat dievaluasi sesuai dengan
siklus PDCA (plan, do, check, act)
plan do
act check
26