0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan1 halaman

Klasifikasi Tingkat Kesadaran GCS

Dokumen ini menjelaskan tentang Glasgow Coma Scale (GCS), skala yang digunakan untuk menilai tingkat kesadaran pasien dengan menilai respon terhadap rangsangan mata, verbal, dan motorik. Skor GCS dapat menentukan tingkat kesadaran dari compos mentis hingga koma, serta mengklasifikasikan cedera kepala menjadi ringan, sedang, dan berat.

Diunggah oleh

supri adi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan1 halaman

Klasifikasi Tingkat Kesadaran GCS

Dokumen ini menjelaskan tentang Glasgow Coma Scale (GCS), skala yang digunakan untuk menilai tingkat kesadaran pasien dengan menilai respon terhadap rangsangan mata, verbal, dan motorik. Skor GCS dapat menentukan tingkat kesadaran dari compos mentis hingga koma, serta mengklasifikasikan cedera kepala menjadi ringan, sedang, dan berat.

Diunggah oleh

supri adi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Brain Tumor Management: One Day

Symposium and Workshop 16


December 2017

GLASGOW COMA SCALE (GCS)

 Glasgow Coma Scale (GCS) adalah skala yang digunakan untuk menilai tingkat kesadaran secara
kuantitatif pada klien dengan menilai respon klien terhadap rangsangan yang diberikan.
 Respon pasien yang perlu diperhatikan mencakup 3 hal yaitu reaksi membuka mata , bicara dan
motorik. Hasil pemeriksaan dinyatakan dalam derajat (skor)

A. Membuka Mata
4 = Spontan
3 = Dengan perintah suara
2 = Dengan rangsang nyeri
1 = Tidak membuka mata
X = Mata bengkak
TINGKAT KESADARAN :
1. COMPOSMENTIS
Sadar sepenuhnya dapat menjawab
pertanyaan tentang keadaan disekelilingnya
2. APATIS
Pasien tampak segan berhubungan dengan
sekitarnya, tampak acuh tak acuh
3. DELIRIUM
Keadaan kacau motorik yang sangat
memberontak, berteriak-teriak dan tidak
sadar terhadap orang lain tempat dan waktu
B. Respon Verbal Terbaik
4. SOMNOLEN/LETARGI
5 = Kalimat lengkap dan orientasi baik Pasien dapat dibangunkan dan akan
4 = Bingung bicara mengacau membuat respon motorik dan verbal yang
3 = Kata-kata tidak jelas layak, pasien akan cepat tertidur bila
2 = Mengerang/suara tanpa arti rangsangan dihentikan
1 = Tidak bersuara 5. STUPOR/SEMI COMA
X = Intubasi/Afasia Keadaan tidak sadar menyerupai coma, tetapi
respon terhadap rangsangan nyeri masih ada,
refleks tendon dapat ditimbulkan
6. COMA
Keadaan tidak sadar yang terendah, tidak ada
respon sedikitpun

C. Respon Motorik Terbaik


6 = Sesuai perintah
5 = Melokalisir nyeri
4 = Menjauhi nyeri
3 = Respon fleksi abnormal KESIMPULAN :
2 = Respon ekstensi abnormal 1. COMPOSMENTIS : 14 – 15
1 = Tidak bergerak 2. APATIS : 12 – 13
X = Paraplegia 3. DELIRIUM : 10 – 11
4. SOMNOLEN :7–9
5. STUPOR :4–6
6. COMA :3

KLASIFIKASI CEDERA KEPALA :


 CKR : GCS 14-15 = COMA
 CKS : GCS 9-13 = LETARGI/STUPOR
 CKB : GCS 3-8 = SADAR PENUH

Anda mungkin juga menyukai