0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
54 tayangan2 halaman

Prosedur Penanganan Cedera Kepala Berat

Dokumen ini membahas tentang tata laksana cedera kepala berat di Puskesmas Mantingan. Cedera kepala berat adalah kondisi dimana kepala mengalami trauma sehingga menyebabkan penurunan kesadaran. Langkah-langkah yang dilakukan antara lain membersihkan saluran pernafasan pasien, melakukan imobilisasi, memberikan infus, menilai tingkat kesadaran, dan mempersiapkan rujukan ke rumah sakit.

Diunggah oleh

Shinta Dwi Andarini
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
54 tayangan2 halaman

Prosedur Penanganan Cedera Kepala Berat

Dokumen ini membahas tentang tata laksana cedera kepala berat di Puskesmas Mantingan. Cedera kepala berat adalah kondisi dimana kepala mengalami trauma sehingga menyebabkan penurunan kesadaran. Langkah-langkah yang dilakukan antara lain membersihkan saluran pernafasan pasien, melakukan imobilisasi, memberikan infus, menilai tingkat kesadaran, dan mempersiapkan rujukan ke rumah sakit.

Diunggah oleh

Shinta Dwi Andarini
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

CEDERA KEPALA BERAT

No. Dokumen : SOP/ /2022


No Revisi : 00
SOP
Tanggal Terbit : 14/12/2022
Halaman : 1/2
PUSKESMAS dr. MUH EL RIZA
MANTINGAN NIP.19750108 200604 1 003
1. Pengertian Suatu keadan dimana kepala mengalami cedera akibat adanya suatu
trauma sehingga tidak mampu melakukan perintah sederhana oleh
karena penurunan kesadaran.
2. Tujuan 1. Mencegah kerusakan otak sekunder dan kerusakan lebih lanjut
2. Mempertahankan kelangsungan hidup pasien
3. Kebijakan Keputusan Kepala Puskesmas Mantingan Nomor :
188/163/[Link]/2022 tentang Triase.
4. Referensi 1. Arif, et al. 2008. Kapita Selekta Kedokteran Jilid 2. Media
Aesculapius; jakarta
2. Sjamsuhidayat R, Wim de Jong. 1997, Buku Ajar Ilmu Bedah Edisi
Revisi. EGC : Jakarta
5. Langkah- 1. Petugas memakai alat pelindung diri (APD)
langkah 2. Bersihkan dan jaga jalan nafas, pasang collar neck
3. Cek kesadaran pasien dengan menghitung AVPU :
a. Alerteness : pasien masih mampu membuka mata sendiri
b. Verbal : pasien merespon dengan rangsang suara
c. Pain : pasien merespon dengan rangsang nyeri
d. Unresponses : tidak ada respon dari pasien
4. Imobilisasi pasien diatas longspinboard. jika pasien muntah gunakan
metode long roll.
5. Pasang infus 2 jalur iv dan kateter
6. Bila pasien mengorok pasang oropharingeal tube / intubasi
7. Nilai GCS dan ada/tidaknya adanya lateralisasi
8. Persiapkan rujuk.
6. Diagram Alir
Petugas Bersihkan dan Cek kesadaran
memakai APD jaga jalan nafas APVU

pasang
oropharingeal tube /
Infus 2 jalur Imobilisasi
intubasi

Persiapkan
Nilai GCS rujuk

7. Unit terkait 1. Driver ambulan


2. Ruang UGD
8. Dokumen 1. Rekam Medis .
terkait 2. Buku Register.
9. Rekaman
historis Tanggal mulai
No Yang diubah Isi Perubahan
perubahan diberlakukan

2/2

Anda mungkin juga menyukai