0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
80 tayangan3 halaman

Tujuan Manajemen Mutu Pendidikan

Tujuan manajemen mutu pendidikan sekolah adalah meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan dengan menyosialisasikan konsep mutu, memperoleh masukan untuk implementasinya, dan meningkatkan kesadaran bahwa mutu pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Manajemen mutu pendidikan harus menjadi agenda utama untuk mencapai visi dan misi baru lembaga pendidikan.

Diunggah oleh

Ah Ah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
80 tayangan3 halaman

Tujuan Manajemen Mutu Pendidikan

Tujuan manajemen mutu pendidikan sekolah adalah meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan dengan menyosialisasikan konsep mutu, memperoleh masukan untuk implementasinya, dan meningkatkan kesadaran bahwa mutu pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Manajemen mutu pendidikan harus menjadi agenda utama untuk mencapai visi dan misi baru lembaga pendidikan.

Diunggah oleh

Ah Ah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

a.

Menempatkan peningkatan kualitas secara terus menerus sebagai suatu

keharusan.29

4. Tujuan Manajemen Mutu Pendidikan

Tujan manajemen mutu pendidikan sekolah adalah :

a. Menyosialisasikan konsep dasar manajemen mutu pendidikan sekolah

khususnya kepada lembaga pendidikan dan masyarakat.

b. Memperoleh masukan agar konsep manajemen ini agar dapat di

implementasikan dengan mudah dan sesuai dengan kondisi lingkungan

sekolah yang memiliki keragaman kultural, sosio-ekonomi masyarakat,

dan kompleksitas geografisnya.

c. Menambah wawasan pengetahuan masyarakat khususnya masyarakat

sekolah dan individu yang peduli terhadap mutu pendidikan.

d. Memotivasi sekolah untuk terlibat dan berpikir mengenai mutu

pendidikan pada sekolahnya masing-masing.

e. Menggalang kesandaran sekolah untuk ikut serta aktif serta secara aktif

dan dinamis dalam mensukseskan mutu pendidikan sekolah.

f. Memotivasi timbulnya pemikiran-pemikiran baru dalam mensukseskan

pembangunan pendidikan dari individu dan masyarakat sekolah yang

berada digaris paling depan dalam proses pembangunan tersebut.

Edward Sallis, Total Quality Management in Education Manajemen Mutu Terpadu


29

Pendidikan Peran Strategis Pendidikan di era Globalisasi Modern, (IRCiSoD, 2010), h. 67-68
g. Menggalang kesadaran bahwa mutu pendidikan merupakan tanggung

jawab semua komponen masyarakat, dengan fokus peningkatan mutu

yang berkelanjutan (terus-menerus) pada tataran sekolah.

h. Mempertajam wawasan bahwa mutu pendidikan pada tiap sekolah harus

dirumuskan dengan jelas dan dengan target mutu yang harus dicapai

setiap tahun sehingga dapat mencapai misi yang telah ditetapkan.30

Membangun manajemen mutu pendidikan harus menjadi agenda

dan kerja nyata untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan visi dan

misi baru. Dilingkungan lembaga pendidikan, konsep manajemen mutu

pendidikan secara sederhana dapat dilihat dari perolehan angka hasil ujian

atau bagai nama alumni lembaga pendidikan tersebut dapat

mengaplikasikan perolehan ilmu pengetahuannya dalam kehidupan sehari-

sehari dalam masyarakat atau dengan kata lain mereka dapat dipercaya

menggambarkan derajat perubahan tingkah laku atau penguasaan

kemampuannya meliputi ranah kognitif, efektif, dan psikomotorik.

A. Meningkatkan Prestasi Siswa

1. Pengertian prestasi belajar

Prestasi belajar adalah (achievement or performance) ialah hasil belajar

pencapaian yang diperoleh seseorang pelajar (siswa) setelah mengikuti ujian

dalam suatu pelajaran tertentu. Prestasi belajar diwujudkan dengan laporan

nilai yang tercantum pada buku rapor (report book), atau kartu hasil studi

(KHS). Hasil laporan belajar ini diberikan setiap tengah semester, setiap

30
Rusman, Manajemen Kurikulum, (Jakarta: Rajawali Pers, 2011), h. 551

Anda mungkin juga menyukai