TOR PROGRAM PERKESMAS
I. LATAR BELAKANG
Pembangunan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan,
dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan
masyarakat yang setinggi-tingginya, sebagai investasi bagi pembangunan sumber
daya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomis.
Pusat Kesehatan Masyarakat sebagai salah satu jenis fasilitas pelayanan
kesehatan tingkat pertama memiliki peranan penting dalam sistem kesehatan nasional,
khususnya subsistem upaya kesehatan. Puskesmas mempunyai tugas melaksanakan
kebijakan kesehatan untuk mencapai tujuan pembangunan kesehatan di wilayah
kerjanya dalam rangka mendukung terwujudnya kecamatan sehat.
SKN memiliki 6 sub Sistem,salah satu Sub Sistem Upaya Kesehatan. Sub
Sistem Upaya Kesehatan merupakan upaya Kesehatan perorangan dan upaya
kesehatan masyarakat yang harus dilakukan secara sinergis. Puskesmas sebagai ujung
tombak UKP dan UKM tingkat [Link] upaya pengembangan Puskesmas.
Keperawatan Kesehatan Masyarakat adalah perpaduan antara keperawatan dan
kesehatan masyarakat dengan dukungan peran serta aktif masyarakat ,mengutamakan
pelayanan promotif dan preventif secara berkesinambungan tanpa mengabaikan
pelayanan kuratif dan rehabilitatif secara menyeluruh dan terpadu,ditujukan kepada
individu,keluarga,kelompok dan masyarakat untuk ikut meningkatkan fungsi
kehidupan manusia secara optimal,sehingga mandiri dalam upaya kesehatannya.
Ciri Pelayanan Perkesmas :
1. Memadukan tehnik dan ketrampilan keperawatan dan kesehatan masyarakat
2. Pelayanan Continuity Care
3. Fokus intervensi : primary,secondary,tertiary prevention.
4. Melakukan proses alih kelola dari perawat ke klien (kearah kemandirian)
5. Kemitraan antara perawat dank lien
6. Melibatkan peran serta klien dalam pelayanan
7. Mendukung multidisiplin collaboration
II. TUJUAN
Program ini bertujuan :
a. Meningkatkan kemandirian individu,keluarga,kelompok/masyarakat (RESTI/RAWAN
KESEHATAN) untuk mengatasi masalah kesehatan/keperawatannya sehingga tercapai
derajat kesehatan masyarakat yang optimal
III. DASAR KEBIJAKAN
a) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1997, tentang Pembentukan Kabupaten Daerah
Tingkat II Tulang Bawang dan Kabupaten Daerah Tingkat II Tanggamus (Lembaran
Negara Tahun 1997 No: 2, Tambahan Lembaran Negara No : 3667);
b) Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, dinyatakan bahwa untuk
menyelenggarakan upaya kesehatan yang efektif dan efisien diperlukan informasi
kesehatan yang dilakukan melalui sistem informasi dan melalui lintas sector
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 144, Tambahan Lem-
baran Negara Republik Indonesia Nomor 5063);
c) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran
Negara Republik In donesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-
Undang Nomor 12 Tahun 2008 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008
Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844);
[Link] KEGIATAN
Program kegiatan degan cakupan rendah dan belum memenuhi standar minimal bidang
kesehatan
[Link] KEGIATAN
Kunjungan Rumah sesuai dengan sasaran KK
Konsultasi Program ke dinas kesehatan 4 kali dalam setahun
I. PENANGGUNG JAWAB KEGIATAN
Penanggung Jawab pelaksanaan Kegiatan Perkesmas adalah [Link] Puskesmas Sumanda
J. METODE KEGIATAN
1. Petugas Perkesmas brkolaborasi dengan pekon akan melakukan kunjungan rumah
terhadap sasaran KK
2. Melaporkan hasil kegiatan kunjungan rumah pada keluarga rawan ke dinas kesehatan
K. TEMPAT KEGIATAN
Kegiatan ini dilaksanakan disetiap Pekon degan kunjungan rumah sesuai dengan
sasaran
[Link]
Biaya untuk pelaksanaan Kegiatan ini dapat diperoleh dari dana Oprasional Kesehatan BOK.
PENUTUP
Demikian TOR ini disusun oleh Seksi Pelayanan Kesehatan Primer pada Bidang
Bina Pelayanan Kesehatan dengan harapan dapat sebagai bahan pertimbangan dan
acuan dalam pelaksanaan kegiatan
[Link] Puskesmas Sumanda
SAIFULLAH, SKM,[Link]
NIP. 19660714 198803 1 004