DROPS
Dropped Object Prevention Scheme
Pendahuluan
Benda Jatuh
Pendahuluan
Benda Jatuh
Tipe – Tipe Benda Jatuh
Benda Jatuh Statik
➢ Setiap benda yang jatuh dari posisi statis
karena beratnya sendiri tanpa adanya gaya
yang diberikan.
Benda Jatuh Dinamik
➢ Setiap benda yang jatuh dari posisi statis
karena adanya gaya / kekuatan yang
diberikan dari peralatan / mesin atau benda
bergerak.
Penyebab Benda Jatuh
• Vibrasi [Getaran]
• Korosi
• Kondisi Lingkungan
Benda Jatuh Statis • Peralatan yang tidak aman [Secured]
• Housekeeping yang buruk
• Bagian bagian [items] yang hilang
• Ketidak sesuaian items - items
Penyebab Benda Jatuh
• Adanya gaya berlawanan atau
tabrakan dengan benda lain, yang
disebabkan oleh kondisi yang salah
➢ Gangguan dari pekerjaan
Benda Jatuh Dinamis
➢ Gagal dalam mengatur perubahan
di lokasi kerja
➢ Kurang pengalaman dari personal
yang terlibat dalam pengangkatan
[lifting]
Penyebab Benda Jatuh
• Barang barang terjatuh karena benda
bergerak
➢ Gagal pada pemeriksaan awal
sebelum pekerjaan pengangkatan
Benda Jatuh Dinamis
➢ Ketidaksesuaian peralatan pengaman
sebelum pekerjaan pengangkatan
Pencegahan Benda Jatuh
➢ Pencegahan terhadap benda jatuh bisa berhasil ketika potensi benda
jatuh dapat di antisipasi dan di hilangkan.
➢ Kontrol-kontrol dari pencegahan adalah alat-alat [tools] yang digunakan
untuk mengantisipasi dan menghilangkan potensi benda jatuh.
Pencegahan Benda Jatuh
• Retensi Sekunder [Secondary Retention] &
Perangkat pengaman [Securing Device]
• Perawatan Alat-alat [equipment]
Metode Pencegahan
• Inspeksi Benda Jatuh
Untuk • Survey terhadap potensi Benda Jatuh
Benda Jatuh • Uraian [list] alat-alat/perkakas
Statis sementara
Pencegahan Benda Jatuh
• Ceklist benda bertumbukan
• Penilaian Risiko [Risk Assesment]
• Konsentrasi dan fokus
Metode Pencegahan • Program kesadaran keselamatan [Safety
Untuk Awarness]
Benda Jatuh • Prosedur Kerja (SOP)
Dinamik • Gunakan Tools yang di setujui perusahaan
untuk bekerja di ketinggian.
• Membuat List Tools sementara
Mitigasi Benda Jatuh
➢ Untuk mengurangi konsekuensi
jika suatu benda menjadi
goyang/kendur/goyah/lepas dari
pengamannya.
Mitigasi Benda Jatuh
Metode Mitigasi
• Peralatan Pengaman [Securing Devices]
untuk
Benda Jatuh Statik
Mitigasi Benda Jatuh
• Peralatan Pengaman [Securing Devices]
Metode Mitigasi • Pengumuman publik/krew [Public
Announcements]
untuk
• Effektif dalam penggunaan pembatas
Benda Jatuh [Barriers]
Dinamik • Pembatasan Akses di Area kerja
REKAP
Pendahuluan - Benda Jatuh
Tipe-tipe Penyebab Pencegahan Mitigasi
dari Benda dari terhadap terhadap
Jatuh Benda Jatuh Benda Jatuh Benda Jatuh
PEDOMAN
INSPEKSI
DROPS
untuk mengurangi kemungkinan benda terjatuh dan konsekuensi
akibat dari benda jatuh, dilakukan dengan prinsip:
Preventive, mencegah atau mengantisipasi potensi dropped Mitigative, Mengurangi konsekuensi jika benda terjatuh.
object. Contoh: memasang safety securing, barikade, tanda
Contoh: reliable securing devices (Primer & Sekunder), peringatan.
perawatan peralatan, Inspeksi / Audit.
Pengamanan / Pengikatan yang Andal (reliable)
adalah pemilihan, aplikasi dan pengelolaan metode pengencangan dan bahan pengikat yang dirancang secara akurat,
dipasang dengan benar dan dipertahankan secara konsisten
Pengaman Primer Pengaman Sekunder Safety Securing
Metode utama untuk memasang / Metode teknis untuk mengamankan Mekanisme tambahan untuk
mengikat sebuah benda agar tidak pengaman primer kehilangan daya mengamankan benda ke struktur utama,
terjatuh. pengikat, (locking washers, locking dipilih dengan sesuai untuk menahan
(baut, sekrup, pin, tali, las, dll) wire, split pins / cotter pins, barang atau komponennya agar tidak
jatuh jika pengaman / pengikat primer
dan sekunder gagal.
(jarring (nets) baja atau sintetis,
lanyards, slings, chains
Peralatan Terintegrasi
Alat [Equipment] yang terintegrasi ke struktur hanya diperlukan
Retensi Primer & Sekunder saja.
Peralatan tidak Terintegrasi
Alat [Equipment] yang TIDAK terintegrasi ke struktur diperlukan Retensi
Primer, Retensi Sekunder dan Peralatan pengaman [securing device].
Welded Item /
Bagian yang di Las
* Tidak diperlukan pengaman sekunder [Secondary Retention]
Pengaman Primer
Friksi antara
ulir-ulir
Mekanisme
Secondary
Retention
Koneksi baut yang stabil bisa dipengaruhi oleh
➢ Penggunaan yang salah, instalasi & handling nya
➢ Vibrasi
➢ Pukulan [Knocks]
➢ Beban (melebihi design)
➢ Aus [Wear]
➢ Korosi [Corrosion]
Retensi Sekunder [Secondary Retention]
Bolt dengan Nylock
Retensi Sekunder
Bolt dengan Anco Nut
Retensi Sekunder
Bolt dengan Metal Lock Nut
Retensi Sekunder
Blind Bolt dengan Lock Wire
Retensi Sekunder
Apakah Locking Wire ini sudah Secure?
Retensi Sekunder
Bolt & Nut dengan Lock Washer
Retensi Sekunder
Bolt & Nut c/w Palnut
Retensi Sekunder
Bolt & Castle Nut dengan Split Pin
Retensi Sekunder
Bolt dengan Spiral Lock Nuts
Retensi Sekunder
4-Part Shackle
Retensi Sekunder
4-Part Shackle
*Cotter pin harus dibengkokan di bagian akhir secara berlawanan
arah sehingga bisa terduduk pin tersebut.
Retensi Sekunder
HINDARI menggunakan ini!
Ketika terexpose dgn DYNAMIC FORCES
Ketika benda di Ketinggian
Ketika digunakan pada PERMANENT EQUIPMENT
Retensi Sekunder
Bagaimana dengan DOUBLE NUTS?
Secondary Retention
Bolt & Nut dengan Nord Lock Washer
➢ Dalam standar Industri Subyek Selalu berubah dari waktu ke waktu dalam merespon
teknologi yang berkembang.
➢ Studi-studi banyak dilakukan oleh organisasi independen dalam kurun 40 tahun lalu dimana
dibuktikan metode lama dalam metode pengaman baut sudah tidak diandalkan lagi.
➢ Untuk itu, DROPS Inspector harus selalu mencari metode apa sekarang yang bisa diterima di
Rig.
Inspeksi Retensi Sekunder
➢ Periksa kondisi fisik dari primary & secondary
retention bebas dari korosi, cacat visual dan
deformasi.
➢ Periksa koneksi-koneksi kekuatannya dengan
memverifikasi semua nut yang berada di baut
menggunakan kunci pas [spanner] or tool lain yang
diperlukan.
➢ Tetapkan primary & secondary retention untuk
memastikan semuanya berada ditempat dan diinstall
secara benar.
Inspeksi Retensi Sekunder
➢ Periksa semua securing brackets dalam kondisi baik
dan fit untuk digunakan. Termasuk kondisi koneksi
welding dan kekuatan baut yang digunakan.
➢Jika baut & nuts terorientasi secara vertikal,
baut harus masuk dari atas dan nut diputar dari bagian bawah. Jika Nut
longgar/lepas maka Baut masih terikat pada peralatan untuk sementara.
Inspeksi Pengaman Primer
➢ Periksa jenis logam [metal] yang berbeda
* Jenis Logam yang berbeda jika terendam di
air garam akan membentuk sel elektrolit,
sehingga terjadi korosi
* Contoh yang umum adalah ketika nuts/
bolts galvanis berpasangan dengan nuts/
bolts terbuat dari stainless steel
* Jika logam yang berbeda ditemukan pada
koneksi-koneksi harus di kategorikan FAIL
atau UNSECURE
Peralatan Pengaman [Securing Device]
Stainless steel wire rope slings Stainless steel wire rope slings
dengan 4-part shackle atau
double action locking carabiners
dapat mencegah benda terjatuh
jika primary securingnya gagal.
Jangan pernah menggunakan
securing wires, connectors or
chains or stainless steel wire rope
slings yang sudah pernah
mengalami shock loading!
Inspeksi Peralatan Pengaman
Saat inspeksi wire rope slings:
➢ Periksa wire rope slings terbuat dari stainless steel.
➢ Wire rope slings harus terkoneksi menggunakan
double-action locking carabiners (stainless steel)
atau 4-part shackles
(periksa shackles memiliki SWL dan batch number).
➢ Shackles harus terinstall benar dengan cotter pin
securing pada shackle nut nya.
Inspeksi Peralatan Pengaman
Saat inspeksi wire rope slings:
➢ Periksa adakah broken wires, korosi & deformasi.
➢ Wire rope sling dan shackles harus ada SWL nya.
➢ SWL harus dihitung sebagai dinamik loading.
➢ Panjang wire harus sependek mungkin untuk meminimalkan
potensi enegi jatuh.
Inspeksi Peralatan Pengaman
Saat Inspeksi wire rope slings:
➢ Safety wires harus riggid antara fitting dan independen
secure point saat di cantolkan
➢ Periksa structure dimana securing device di ikat harus
cukup kuat untuk menahan kekuatan dinamis dari benda
yang terjatuh
Peralatan Pengaman [Securing Device]
Sistem Wire rope mesh memiliki
keuntungan pada Penutupan Penuh
[fully enclosing] dari kemunggkinan
benda jatuh
Inspeksi Peralatan Pengaman
Saat inspeksi sistem wire rope mesh :
➢ Periksa dan record tag number nya.
➢ Periksa mesh untuk menjamin semua
terlindungi dan nyaman [snug fit].
➢ Periksa wire rope nya stainless steel.
➢ Periksa mesh dan securing carabiner
terhindar dari broken wires, tanda tanda
korosi dan rusak [damage].
Inspeksi Peralatan Pengaman
Saat inspeksi sistem wire rope mesh:
➢ Koneksi safety wires harus rigid antara fitting
dan independen secure point yang di kaitkan
➢ Periksa structure dimana securing device di
kaitkan dan cukup kuat untuk menahan gaya
dynamic force jika benda tersebut terjatuh.
Inspeksi Non-Integral Items
Sheave / Snatch Blocks
➢ Hanya SPLIT PINS yang dipakai
➢ SWL dari Securing device harus EQUAL or
lebih besar dari SWL pada block
➢ Securing device harus aman terhadap
INDEPENDENT FIXTURE POINT (berada
pada tempat yang independent)
Inspeksi Non-Integral Items
Tanda / Signage
➢ Dimana kemungkinan sign harus di cat
➢ Jika tidak mungkin, pastikan SECONDARY
RETENTION terinstall
➢ Jika sign BERLEBIHAN / REDUNDANT,
harus di buang/dihapus.
Potensi Bahaya DROPS
Item Berlebihan [Redundant Items]
➢ Konfirmasi dengan supervisor bahwa item
tersebut memang tidak diperlukan sebelum di
buang / dilepaskan.
➢ Jika item masih di ingikan untuk digunakan
kedepan, pastikan SECONDARY RETENTION &
SECURING DEVICE terinstall
➢ Semua redundant items berpotensi sebagai
Bahaya DROPS
Potensi Bahaya DROPS
Homemade Items
➢ Semua homemade items harus di REJECT &
DIKELUARKAN dari fasilitas.
Pertanyaan ?
Konsekuensi apa yang paling mungkin
jika sebuah baut seberat 0.5 kg terjatuh
di ketinggian 10 meters dan mengenai
orang yang bekerja di bawah?
DROPS Calculator