Bagian dan Fungsi Microsoft Word
Bagian dan Fungsi Microsoft Word
Program aplikasi Microsoft Word adalah salah satu aplikasi pengolah kata yang paling diminati banyak pengguna di dunia. Karena mempunyai banyak fitur-fitur dengan
tampilan yang mudah digunakan (user friendly). Sehingga software ini dapat membantu memudahkan pengguna dalam mengoperasikannya.
Setelah mengetahui pengertian Microsoft Word pada artikel sebelumnya, kita juga harus mengetahui bagian-bagian Microsoft Word. Agar kita bisa mengoperasikan aplikasi
dan belajar MS Word dengan mudah. Pada artikel ini saya menggunakan tampilan Microsoft Word 2019. Namun sebenarnya bagian-bagian dari tampilan tidak jauh berbeda
dengan word 2007, 2010, 2013 dan 2016.
Tidak hanya itu saja, fungsi title bar yang lain juga bisa digunakan untuk memindahkan jendela aplikasi secara keseluruhan dengan cara drag and drop menggunakan mouse.
Oh iya, jika jendela ms word dalam ukuran normal, maka tombol restore akan berubah menjadi tombol maximize, begitu juga sebaliknya.
4. Ribbon
Ribbon adalah kumpulan menu bar yang memiliki tombol-tombol perintah MS Word dan telah dikelompokkan sedemikian rupa berdasarkan fungsi masing-masing untuk
memudahkan penggunaannya. Fungsi ribbon adalah untuk mengelompokkan fitur-fitur dari MS Word yang kemudian ditampilkan secara teratur agar mudah diakses.
Di dalam ribbon terdapat bagian lain yaitu:
Menu bar adalah baris menu utama yang ditampilkan secara mendatar di bawah title bar. Fungsi dari menu bar adalah untuk mengelompokkan menu berdasarkan
kegunaannya. Menu pada Microsoft Word secara default terdiri dari 10 menu. Yaitu menu Home, Insert, Design, Layout, References, Mailings, Review, View dan Help.
Tombol pembuka dialog box, ada beberapa menu perintah yang memiliki tombol pembuka dialog box ini. Klik pada tombol tersebut sehingga akan tampil dialog box
yang berhubungan denga menu perintah tersebut.
5. Ruler (Penggaris)
Ruler adalah fitur pengukur halaman yang berfungsi untuk mengatur tata letak halaman baik itu teks maupun objek (bisa gambar, table dan lain sebagainya). Dengan
memanfaatkan fitur ini kita dengan mudah bisa mengetahui dan mengatur batas halaman, tabulasi, jarak teks dengan tepi halaman maupun dengan objek lainnya.
Letak itu sendiri biasanya terdapat di atas lembar halaman (tepat di bawah ribbon). Tapi selain itu kita juga bisa menampilkan ruler di samping halaman.
7. Kursor
Sebelum kita menulis di lembar dokumen yang baru, kita akan melihat tanda garis tegak yang berkedip-kedip. Letaknya berada pada kiri atas worksheet. Kursor berfungsi untuk
menunjukkan posisi pengetikan atau posisi interaksi dengan layar saat ini. Ketika mengetikkan sesuatu maka teks akan keluar di lokasu kursor tersebut.
Kita bisa memindahkan kursor kita dengan menggerakkan mouse kemanapun yang kita inginkan. Misalnya untuk mengedit teks yang telah kita tulis.
8. Status Bar
Status bar terdapat pada bagian kiri paling bawah jendela MS Word. Fungsi status bar adalah untuk menampilkan informasi secara real time mengenai perintah yang sedang
aktif pada dokumen yang sedang dibuka. Informasi tersebut antara lain:
Page … of … , menunjukkan jumlah total halaman yang sedang ditampilkan dan pada halaman berapa (kursor) anda aktif.
… Words, menunjukkan jumlah kata yang ada pada dokumen.
English (United States), yaitu Bahasa yang digunakan dalam ms word tersebut maupun sebagai pengejaan kata (spelling) terhadap teks yang diketik.
Pada toolbar Page View ada 5 macam pilihan tampilan yang dapat kita pilih sesuai dengan kebutuhan. Masing-masing mempunyai fungsi tersendiri bagi penggunannya. Berikut
lebih jelasnya apa perbedaan dari masing -masing tampilan tersebut:
Read Mode, mode ini menampilkan halaman dokumen menjadi satu tampilan terdapat 2 lembar halaman secara berdampingan seperti layaknya buku yang dijilid.
Print Layout, mode ini berfungsi untuk menunjukkan ukuran sebenarnya dari dokumen dan menampilkan tatak letak halaman. Sehingga memudahkan ketika dokumen
hendak dicetak (di print).
Web Layout, mode ini berfungsi untuk menampilkan halaman dokumen seperti tampilan pada website. Halaman dokumen akan nampak melebar jika kalian memilih
tampilan ini.
Slider zoom in & zoom out, untuk mengatur perbesaran atau pengecilan tampilan halaman dokumen dengan cara menyeret ke kiri untuk zoom out (atau klik tombol +)
sedangkan seret ke kanan untuk zoom in (atau klik tombol -)
Cara Membuka Microsoft Word dan Membuat File Dokumen Baru
10 Juli 2023 Adi Wirawan
Langkah awal dalam menggunakan MS Word adalah membuka aplikasi tersebut terlebih dahulu. Ada beberapa cara dalam membuka Microsoft Word dari cara yang biasa
digunakan hingga cara cepat yang lebih efisien. Sebagai pemula, kita harus mengetahui semua cara tersebut supaya bisa menggunakannya pada berbagai kondisi.
Ingin tahu apa saja caranya? Ikuti langkah-langkahnya berikut! Tapi sebelumnya pastikan di komputer atau laptop kita sudah terinstal aplikasi MS Word. Kita mulai dari cara
yang umum digunakan.
Berikut ini adalah cara membuka Microsoft Word dari Start Menu Windows.
1. Klik tombol Start, yang ada pada pojok kiri bawah tampilan dekstop. Saat start menu terbuka, kita akan melihat semua yang telah terinstall. Aplikasi tersebut urut berdasarkan abjad.
2. Scroll ke bawah dan cari aplikasi Word untuk pengguna MS Word 2019. Sedangkan untuk pengguna versi yang lebih lama cari menu Microsoft Office.
3. Klik aplikasi Word untuk pengguna Word 2019. Bagi pengguna versi 2016 klik Word 2016. Sedangkan untuk versi Word 2007, 2010 dan 2013 silahkan menyesuaikan dengan nama
aplikasinya.
4. Tunggu hingga program aplikasi tampil. Saat sudah tampil maka software siap digunakan.
Membuka MS Word melalui Icon Shortcut di Desktop
Shortcut artinya adalah jalan pintas. Jadi cara ini adalah cara cepat untuk menuju aplikasi yang akan kita buka. Pada tampilan dekstop terdapat berbagai macam icon aplikasi
yang sudah terinstall. Kita hanya perlu klik 2 kali icon tersebut (double click).
Berikut adalah langkah-langkah membuka Microsoft Word melalui icon shortcut di desktop Windows.
1. Tekan tombol berlogo Windows pada keyboard untuk masuk ke menu start secara singkat.
2. Tekan langsung tombol W pada keyboard sehingga fitur search akan otomatis terbuka dan menampilkan aplikasi yang mempunyai nama awalan huruf W, yaitu Word. Disitu akan
langsung muncul ikon aplikasi MS Word.
3. Arahkan kursor ke arah Word dengan menggunakan tombol arah atas dan bawah di keyboard.
4. Tekan tombol Enter. Maka aplikasi akan terbuka.
Dari semua cara di atas, shortcut icon di desktop adalah cara yang paling cepat. Kita hanya perlu double click shortcut maka aplikasi akan ditampilkan. Namun jika kita tidak
suka dengan adanya banyak icon shortcut di desktop maka membuka MS Word melalui start menu adalah cara yang paling tepat. Setelah belajar MS Word tentang membuka
dan menjalankan aplikasi ini maka kita sudah bisa mulai mengetik. Silahkan simak materi selanjutnya.
Cara Membuka File Dokumen MS Word (docx, doc dan dot)
10 Juli 2023 Adi Wirawan
Setelah mempelajari cara membuka aplikasi Microsoft Word dengan bermacam-macam metode, kali ini kita akan membahas cara membuka file dokumen yang telah kita buat di
ms word. Tujuannya yaitu untuk mengedit kembali file dokumen tersebut. Entah mau menambahkan sesuatu atau menghilangkan sesuatu yang ada di dalam dokumen.
File MS Word memiliki format yang bermacam-macam. Bagi pengguna aplikasi versi lama yaitu MS Word 2013 dan sebelumnya, format file yang populer adalah doc.
Sedangkan untuk Word 2007 dan versi setelahnya, format yang paling populer adalah docx. Selain doc dan docx, aplikasi ini juga bisa menyimpan dan membuka dot, dotx, rtf,
odt maupun txt.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membuka dokumen MS Word. Mulai dari cara lambat hingga cara yang lebih cepat. Bahkan di materi belajar microsoft word ini
kita akan membahas cara membuka file word yang dipassword. Mari kita mulai dengan cara yang lambat terlebih dahulu.
Berikut adalah cara membuka file Word doc atau docx melalui aplikasi MS Word.
Berikut ini adalah cara membuka file dokumen MS Word dari file explorer.
1. Buka File Explorer atau Windows Explorer. Bisa dengan cara klik kanan tombol Start lalu klik File Explorer. Lebih cepatnya dengan cara tekan tombol logo Windows dan E secara
bersamaan.
2. Setelah terbuka, cari file doc, docx atau dokumen lain yang ingin dibuka.
3. Klik 2x file tersebut. Maka dokumen akan langsung terbuka.
Membuka File MS Word yang dipassword
Tujuan seseorang memberi password pada file MS Word adalah untuk memproteksi atau mencegah dokumen diedit orang lain. Jadi hanya orang-orang yang mengetahui
password tersebut yang bisa membukanya.
Berikut ini adalah cara membuka file word yang dipassword atau di protect.
1. Buka file yang ada passwordnya dengan cara 1 atau 2 seperti yang telah dijelaskan di atas. Maka kotak dialog Password yang langsung muncul ketika file dibuka.
2. Ketik password untuk membuka file tersebut.
3. Setelah password terisi, klik tombol OK. Maka kita bisa melihat dan mengedit file tersebut.
4. Apabila ada dokumen yang diproteksi sehingga tidak bisa diedit akan muncul jendela Restrict Editing di sebelah kiri. Untuk bisa memodifikasinya tinggal klik Stop Protection. Lalu
masukkan password pada kotak dialog Unprotect Document. Maka file sudah bisa dimodifikasi atau diedit kembali.
Cara Menyimpan File Dokumen Microsoft Word
10 Juli 2023 Adi Wirawan
Dalam materi belajar MS Word sebelumnya kita telah membahas cara membuka file dokumen ms word. Setelah mengedit atau membuat file baru maka kita perlu memperlajari
bagaimana cara menyimpan file ms word tersebut ke komputer, flashdisk, google drive atau media lainnya. Agar perubahan atau dokumen baru tersebut tidak hilang dan bisa
digunakan lagi.
Nah, pada materi ini kita akan menyimpan file MS Word dalam berbagai kondisi. Diantaranya adalah menyimpan file baru dengan nama baru. Selain itu kita juga belajar
menyimpan dokumen yang sudah tersimpan sebelumnya dengan nama yang sama. Kita juga mempelajari bagaimana menyimpan dengan nama berbeda. Dan terakhir
menyimpan dokumen dengan password agar dokumen menjadi terproteksi dan lebih aman. Agar lebih jelas mari kita bahas mulai dari yang pertama.
Berikut ini adalah cara menyimpan file dokumen baru pada Microsoft Word di komputer atau flashdisk.
Berikut adalah cara menyimpan dokumen yang telah tersimpan di MS Word tanpa merubah nama file.
1. Buka file MS Word yang sudah tersimpan lalu edit sesuai keinginan.
2. Setelah selesai mengedit, klik menu File.
3. Lalu klik Save. Maka semua perubahan yang dilakukan pada saat kita mengedit dokumen sudah tersimpan pada file tersebut.
Nah, jika kita ingin menyimpannya pada file yang berbeda. Maka ikuti langkah di bawah ini.
Berikut ini adalah langkah-langkah menyimpan file yang sudah tersimpan di MS Word dengan nama yang berbeda.
1. Buka file MS Word yang sudah ada kemudian edit sesuai kebutuhan
2. Setelah selesai, klik File.
3. Kemudian klik Save as.
4. Pilih Browse. Kemudian pilih folder di mana kita akan meletakkan dokumen tersebut.
5. Pada File Name isikan nama baru sesuai keinginan.
6. Klik Save untuk menyimpan.
Menyimpan File dalam Format yang berbeda (doc, docx atau PDF)
Pada aplikasi Word 2007 dan versi terbaru semua dokumen yang disimpan dalam aplikasi ms word secara default akan disimpan dalam format docx. Namun terkadang kita
ingin menyimpannya dalam format doc agar bisa dibuka di versi Word yang lama. Ada juga yang ingin menyimpan menjadi file PDF untuk keperluan pemberkasan dokumen
online.
Berikut adalah cara menyimpan file dokumen Word dalam format doc, docx dan PDF.
1. Buka file ms word yang ingin diganti format dokumennya. Atau buat baru dokumen tersebut.
2. Klik menu File, lalu pilih Save as.
3. Klik tombol Browse lalu tentukan lokasi dokumen akan disimpan.
4. Ubah format yang ada di sebelah Save as type menjadi format yang diinginkan. Saat list di sebelah Save as type diklik akan muncul banyak pilihan. Word 97-2003
Template (.doc) untuk menyimpan ke dalam format doc. Word Document (.docx) untuk menyimpan dalam format docx. Sedangkan PDF (*.pdf) untuk menyimpan
menjadi file PDF.
5. Klik Save. Maka file tersimpan sesuai format yang telah dipilih.
Menyimpan File Ms Word Dengan Menggunakan Password
Bagi anda yang tidak ingin file ms word nya diedit orang lain maka memberi password bisa menjadi solusi.
1. Buka terlebih dahulu file ms word atau buat baru dokumen tersebut.
2. Klik File lalu pilih Save as.
3. Pada kolom Browse klik Tools yang tepat disamping tombol Save,
4. Pilih General Options maka akan muncul dialog box general options tersebut.
5. Isikan password untuk membuka file sesuai keinginan dikolom password to open. Isikan juga password untuk mengedit file pada kolom password to modify.
6. Centang kolom read only recommended sehingga dokumen hanya dapat dibuka untuk dibaca saja.
7. Setelah itu klik OK pada kotak dialog general options tersebut.
8. Lalu akan muncul tombol konfirmasi password, masukkan password yang sudah diketik tadi pada kolom Reenter password to open di dalam kotak dialog confirm
password yang pertama, dan klik OK.
9. Selanjutnya akan muncul kotak dialog confirm password yang kedua, masukkan password kembali pada kolom Reenter password to modify, dan klik OK.
10. Terakhir, klik Save pada kotak dialog Save as untuk menyimpan file tersebut. Maka dokumen sudah terproteksi dengan aman.
Pertama, menggunakan tombol kombinasi di keyboard yaitu dengan cara tekan CTRL+S secara bersamaan. Jika file tersebut merupakan file yang sudah tersimpan maka saat
melakukan perintah CTRL+S file lama akan diperbarui sesuai perubahan yang dilakukan. Jika file tersebut adalah dokumen yang baru dibuat maka akan muncul tampilan Save
this file. Kita hanya perlu menekan More save options lalu lanjutkan sesuai dengan cara-cara di atas.
Kedua, menggunakan tombol cepat di aplikasi MS Word dengan icon atau simbol disket atau floppy disk. Tombol tersebut terdapat di Quick Access Toolbar yang berada di
sudut kiri atas aplikasi.
Penutup
Dari sekian banyak cara menyimpan file dokumen tersebut cara cepat dengan keyboard merupakan cara yang sering dilakukan oleh pengguna yang sudah mahir. Hal ini
dikarenakan cara tersebut lebih efektif. Lalu manakah yang sering anda gunakan? Silahkan temukan sendiri style anda.
Cara Menutup dan Keluar dari Microsoft Word
10 Juli 2023 Adi Wirawan
Setelah menyimpan file MS Word yang telah dibuat, langkah selanjutnya adalah menutup aplikasi Microsoft Word. Sebenarnya cara keluar dari aplikasi ini sama dengan cara
kita keluar dari aplikasi lainnya. Namun bagi anda yang masih sangat pemula dalam belajar komputer maka tidak salahnya membaca materi ini.
Untuk menutup MS Word yang telah disimpan caranya sangatlah mudah. Ada 2 cara yang bisa digunakan yaitu melalui tombol Close dan melalui tombol kombinasi keyboard.
Untuk lebih jelasnya mari kita bahas satu-persatu mulai dari tombol Close.
Cara yang pertama ini cocok untuk anda yang menggunakan mouse atau touchpad pada laptop. Tombol Close berbentuk tanda silang yang terletak pada Windows Management
di sudut kanan atas.
Menutup dan Keluar dari Ms Word dengan Menggunakan Keyboard
1. Simpan dokumen yang telah dikerjakan.
2. Tekan tombol ALT dan F4 secara bersamaan.
3. Maka aplikasi MS Word akan ditutup.
Cara kedua ini cocok untuk pengguna yang tidak suka memakai mouse dan touchpad. Sebenarnya ALT+F4 merupakan tombol cepat yang umum digunakan untuk menutup
berbagai aplikasi. Tentunya cara tersebut bisa juga digunakan di MS Word.
Cara ini digunakan jika kita hanya ingin menutup file saja tanpa keluar dari aplikasi. Biasanya cara ini sangat jarang digunakan karena aplikasi tidak ikut tertutup.
Bagaimana, simpel sekali bukan caranya? Sebagai tambahan, jika kita belum menyimpan dokumen tersebut biasanya akan ada pertanyaan untuk menyimpannya saat menutup
aplikasi. Umumnya ada 3 pilihan yaitu itu Save, Don’t Save dan Cancel.
Nah, jika ingin menyimpannya maka kita harus memilih Save. Maka file akan disimpan lalu aplikasi akan ditutup. Jika tidak ingin menyimpannya maka cukup pilih Don’t save
kemudian aplikasi akan tertutup. Sedangkan jika kita pilih Cancel maka aplikasi tidak akan ditutup.
Penutup
Ternyata dalam menutup ms word kita bisa memilih untuk menutup file beserta aplikasinya atau hanya file-nya saja. Seperti pada cara ke-3, aplikasi tidak ikut tertutup saat kita
klik pilihan Close di menu File. Sekarang tinggal kita ingin menggunakan cara yang mana yang lebih cocok. Tentunya sesuai dengan kondisi kita. Apakah perlu menggunakan
mouse atau hanya menggunakan keyboard.
Mengenal Tombol Keyboard dan Fungsi Dasarnya di MS Word
Setelah membaca materi belajar MS Word sebelumnya tentang membuka, menutup dan mengenal bagian-bagian MS Word, maka kita sudah dapat menggunakannya untuk
mengetik dokumen. Namun sebelum mulai mengetik dokumen, ada banyak tips dan trik yang perlu dipelajari.
Salah satunya yaitu dengan menguasai fungsi dasar tombol keyboard pada komputer. Tujuannya adalah untuk membantu mempercepat proses pengetikan dalam aplikasi ms
word. Sehingga kita tidak kesulitan serta lebih mudah dalam mengetik dokumen.
Sebelum membahas satu-persatu fungsi dasar tombol keyboard, ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu penjelasan tentang keyboard berikut.
Keyboard adalah salah satu perangkat keras (hardware) yang berfungsi sebagai alat atau media komunikasi antara pengguna dengan komputer. Segala yang kita masukkan
melalui tombol keyboard akan diproses oleh komputer. Kemudian ditampilkan melalui layar komputer, bisa berupa ketikan tulisan atau perintah-perintah yang lain.
Hal ini mungkin bisa mengingatkan kita dengan mesin ketik manual. Hanya saja ada tombol-tombol tambahan lain yang mempunyai fungsi tersendiri. Peran utama keyboard itu
sendiri adalah sebagai salah satu cara untuk mengedit ataupun mengetik teks dokumen pada ms word. Tidak hanya itu, keyboard juga berfungsi untuk memformat dokumen dan
hal-hal lain.
Fungsi Dasar Tombol Keyboard
1. Tombol karakter. Tombol ini untuk mengetik huruf (A, B, C, dst) maupun angka (1, 2, 3, dst) beserta juga tanda baca seperti koma, titik, dan lain-lain.
2. Shift. Berfungsi untuk mengetikkan huruf besar atau huruf kapital bisa juga untuk menggunakan lambang-lambang khusus di bagian atas tombol keyboard. Penggunaanya adalah
dengan menekan tombol shift tersebut bersamaan dengan huruf yang ingin dirubah menjadi kapital atau sebaliknya.
3. Tombol fungsi. Yaitu tombol yang biasanya berawalan huruf F dan diikuti dengan angka. Mulai dari F1, F2…., F12. Tombol ini berguna untuk menjalankan perintah cepat.
4. Caps Lock. Berfungsi untuk membuat huruf kapital. Ketika caps lock aktif maka semua huruf yang diketik akan menjadi kapital. Biasanya tombol ini mempunyai indikator lampu yang
ada pada keyboard. Cukup tekan tombol ini untuk mengaktifkannya dan lampu indikator pun juga menyala. Jika ingin mematikan Caps lock cukup tekan kembali maka lampu
indikator pun juga ikut mati.
5. Backspace. Berfungsi untuk menghapus satu karakter ke belakang (ke kiri).
6. Enter. Digunakan untuk membuat baris baru atau pindah ke paragraf berikutnya.
7. Tombol panah. Tombol ini terdiri dari tombol panah ke atas, bawah, kiri dan kanan. Yang berfungsi untuk memindahkan kursor sesuai dengan perintah tombol panah yang
digunakan.
8. Tombol pengeditan. Tombol yang terdiri dari tombol delete, Tab, dan Esc yang pada tiap tiap tombol tersebut memiliki fungsi yang berbeda. Tombol delete digunakan untuk
menghapus karakter pada kursor sebelah kanan (kebalikan dari backspace). Tombol tab digunakan untuk memindahkan kursor dalam satu tabulasi sebelah kanan. Sedangkan tombol
Esc berguna untuk membatalkan sebuah perintah yang sudah dilakukan di menu yang sedang kita jalankan.
9. Tombol Alt. Berguna untuk menjalankan perintah cepat dengan kombinasi tertentu. Selain itu bisa digunakan untuk menjalankan tombol-tombol yang ada pada quick access toolbar
dan membuka tab ribbon.
10. Ctrl yaitu tombol ini juga digunakan untuk melakukan perintah cepat dengan dikombinasikan tombol huruf pada keyboard. Contohnya Ctrl+S untuk menyimpan dokumen. Ctrl+C
untuk copy teks atau objek pada suatu dokumen. Ctrl+V untuk paste objek atau teks yang telah disalin sebelumnya.
Dari sekian banyak fungsi dasar tombol keyboard yang sudah dijelaskan di atas apakah anda sudah pernah mengetahui sebelumnya? Atau baru tahu dari artikel ini atau bahkan
sudah sering menjalankan dan hafal semua fungsinya? Kalau sudah mengerti berarti anda sudah tergolong jago dalam memanfaatkan fungsi perintah pada tombol keyboard
tersebut.
Sebenarnya masih banyak lagi fungsi tombol keyboard yang bisa kita pelajari. Kita akan membahasnya dalam topik tersendiri di artikel lain nanti lengkap dengan semua
shortcut atau tombol kombinasi cepatnya. Sebagai permulaan, cukup memahami 10 hal di atas terlebih dahulu agar tidak membingungkan.
Untuk mengubah huruf kapital di word ada 3 cara yang bisa dilakukan. Pertama, melalui tombol Change Case pada toolbar. Kedua, melalui cara cepat dengan kombinasi tombol
keyboard SHIFT+F3. Ketiga, menggunakan tombol kombinasi SHIFT dan huruf yang diketik atau dengan CAPSLOCK saat mengetik. Semua cara tersebut bisa digunakan di
Word 2007, 2010, 2013, 2016 dan 2019. Agar lebih jelas maka langsung saja kita mulai dari yang pertama.
Berikut adalah cara mengubah huruf kecil ke besar di word atau sebaliknya dengan Change Case.
1. Sorot atau blok teks yang diinginkan. Sesuai penjelasan di atas kita bisa menyorot 1 kata, 1 kalimat hingga 1 dokumen.
2. Klik pada menu Home.
3. Klik tombol Change Case yang dilambangkan dengan icon Aa. Maka akan tampil pilihan Sentence case, lowercase, UPPERCASE, Capitalize Each Word dan tOGGLE cASE.
4. Pilih Sentence case jika ingin mengubah teks menjadi huruf besar di awal kalimat saja.
5. Pilih lowercase untuk mengubah semua huruf menjadi huruf kecil.
6. Pilih UPPERCASE untuk mengganti seluruh teks menjadi huruf kapital atau huruf besar.
7. Pilih Capitalize Each Word jika ingin mengubah teks menjadi huruf besar di tiap-tiap awal kata.
8. Pilih tOGGLE cASE untuk kebalikan dari Capitalize Each Word.
Berikut ini adalah cara mengubah huruf besar ke kecil di word atau sebaliknya dengan cepat.
1. Sorot atau blok teks yang ingin di ubah. Kita juga bisa menyorot 1 kalimat atau semua kalimat.
2. Tekan tombol SHIFT dan F3 secara bersama-sama. Maka huruf akan berubah dengan format kapitalisasi yang sudah ditentukan seperti cara pertama. Yaitu Sentence Case, lowercase
dan seterusnya.
3. Tekan SHIFT dan F3 berulang-ulang untuk mengubah ke format kapitalisasi lainnya.
Cara pertama dan kedua dilakukan setelah teks sudah terketik. Format kapitalisasi yang diberikan juga terbatas 5 macam format. Nah, jika kita ingin mengubah huruf kapital di
word sesuai keinginan maka silahkan simak cara selanjutnya.
1. CAPS LOCK. Tombol ini berfungsi untuk membuat huruf besar di word secara otomatis. Saat tombol CAPSLOCK diaktifkan maka semua huruf yang diketik akan menjadi huruf kapital
atau besar. Umumnya tombol ini mempunyai indikator lampu pada keyboard. Cukup tekan tombol ini 1 kali untuk mengaktifkannya dan lampu indikator akan menyala. Untuk
mematikannya kita hanya perlu menekannya kembali.
2. SHIFT. Tombol ini digunakan untuk membuat huruf kapital secara manual. Untuk membuat huruf besar, tekan tombol SHIFT bersamaan dengan huruf yang diinginkan.
Mudah bukan? Itulah sedikit tips untuk anda yang mungkin sudah terlanjur mengetik dan ingin mengubah huruf kapital di Word. Variasikan 3 cara tersebut sesuai dengan
kondisi teks dokumen anda. Secara otomatis kita akan terbiasa dengan 3 cara tersebut dan bisa memanfaatkannya di segala kondisi.
Ada banyak cara copy paste di word dan juga cut paste di sana. Pada materi belajar Microsoft Word ini kita akan membahasnya semua. Agar kita bisa lebih mengerti mengenai
apa saja pilihan caranya, serta langkah-langkah penggunaan fitur cut, copy dan paste yang ada pada ms word, simak di bawah ini!
Berikut ini adalah cara menyalin atau copy paste di Microsoft Word.
1. Pilih teks dokumen yang ingin disalin dengan cara menyorot atau blok teks dokumen tersebut.
2. Klik menu Home lalu klik icon Copy yang berada di grup Clipboard. Untuk cara yang lebih cepat, perintah copy dapat dilakukan dengan tombol kombinasi keyboard
CTRL+C.
3. Tempatkan kursor pada posisi di mana teks tersebut akan dipaste sesuai dengan yang diinginkan.
4. Kemudian klik icon Paste yang berada tepat di sebelah icon Copy. Kita juga bisa menggunakan cara cepat dengan tombol shortcut kombinasi keyboard CTRL+V.
5. Setelah itu, teks atau objek yang sudah disalin akan muncul di posisi yang sudah kita kehendaki.
Sebenarnya ada 3 cara cepat untuk melakukan copy di Microsoft Word. Pada cara di atas saya hanya menyebutkan 2 cara. Pertama, melalui menu Home dengan klik icon
Copy. Kedua, dengan shortcut keyboard CTRL+C. Ketiga, menggunakan klik kanan di mouse lalu pilih Copy.
Sama seperti Copy, untuk melakukan Cut bisa menggunakan 3 cara. Pertama adalah dengan menekan tombol Cut pada menu Home. Kedua adalah dengan menggunakan
tombol kombinasi keyboard CTRL+X. Ketiga adalah melalui klik kanan pada mouse lalu pilih Cut.
Perbedaan perintah cut paste dan copy paste adalah cut paste digunakan untuk memindahkan teks atau objek. Jadi teks atau objek tersebut akan hilang dari tempat awal lalu
ditampilkan di lokasi baru sesuai keinginan. Sedangkan copy paste digunakan untuk menyalin teks atau objek. Jadi teks atau objek tersebut tetap ada di lokasi awalnya dan juga
akan tampil di lokasi baru sesuai perintah.
Untuk melakukan perintah paste bisa menggunakan 3 cara yaitu dengan klik icon paste di menu Home, melalui shortcut tombol kombinasi keyboard CTRL+V dan melalui klik
kanan di mouse lalu pilih Paste.
Ada beberapa jenis pilihan paste (Paste Options) yang bisa kita manfaatkan sesuai dengan hasil yang dibutuhkan.
1. Keep Source Formatting (K), pilihan paste ini digunakan untuk menyalin format asal teks dokumen.
2. Merge Formatting (M), digunakan untuk menggabungkan format asal teks dokumen dengan format yang ada di posisi yang dituju.
3. Keep Text Only (T), digunakan untuk menampilkan teks saja tanpa menghiraukan formatnya.
Tidak sulit bukan untuk menggunakan fitur-fitur di atas? Ternyata ada banyak cara pengoperasiannya. Tentunya kita bisa memilih sesuai dengan keinginan dan kebiasaan kita.
Misalnya kita ingin mencari kata tertentu pada dokumen yang terdiri dari banyak halaman. Jika kita cari secara menual dengan scroll dari atas ke bawah tentu akan sangat sulit.
Lalu bagiamana kita menyelesaikan permasalahan tersebut? Nah, kita tidak harus pusing-pusing mencari kata yang ada pada dokumen tersebut satu-persatu secara manual
karena pada ms word sudah disediakan fitur untuk mencari yaitu melalui fitur Find.
Ada 2 fitur find yang bisa digunakan. Pertama adalah find secara cepat. Kedua adalah advanced find. Nah, pada tutorial Microsoft Word kali ini kita akan membahas semua
secara lengkap. Mari kita bahas satu-persatu.
1. Klik tombol tanda panah ke bawah pada tombol Find yang ada pada menu Home.
2. Klik Advanced find hingga kotak dialog Find and Replace muncul.
3. Isi kata yang ingin di cari di kolom Find what.
4. Lalu klik tombol More >> untuk menampilkan pilihan-pilihan tambahan pada fitur Find.
5. Di dalam kolom Search yang ada pada Search Options ada 3 pilihan untuk menampilkan opsi pencarian kata. Down digunakan untuk mencari kata dari atas ke bawah. Up digunakan
untuk mencari dari bawah ke atas. All sebenarnya sama dengan down yaitu dari atas ke bawah.
6. Setelah itu kita bisa mencentang di beberapa pilihan pencarian yang diinginkan. Inilah penjelasan singkat pilihan-pilihan tersebut:
o Match case, pilihan untuk mencari dengan kriteria harus sama dengan yang kita ketik termasuk huruf kapital dan huruf kecilnya.
o Find whole words only, pilihan untuk mencari secara “exact” atau sama persis sesuai dengan kata yang kalian ketik.
o Use wildcards, pilihan untuk mencari dengan menggunakan karakter khusus atau simbol-simbol tertentu.
o Sounds like (English), pilihan untuk mencari kata yang pelafalan/pengucapan-nya sama dengan apa yang diketik. Pilihan ini hanya bisa mendukung kata yang berbahasa
inggris saja.
o Find all word forms (English), pilihan ini akan menampilkan semua bentuk kata kerja yang berkaitan dengan kata tersebut. Hanya mendukung bahasa inggris saja.
o Match prefix, pilihan untuk menampilkan semua kata yang memiliki awalan sesuai yang diketikkan.
o Match suffix, pilihan untuk menampilkan kata yang memiliki akhiran sesuai yang dicari.
o Ignore punctuation characters, pilihan untuk tetap menampilkan kata yang dicari meskipun terdapat tanda baca seperti dalam kurung, koma, dll.
o Ignore white-space characters, pilihan ini untuk menampilkan kata meskipun ada jarak spasi maupun tab di antara kata tersebut.
7. Setelah memilih diantara beberapa pilihan di atas, kita bisa menekan tombol <<Less untuk mengecilkan kotak dialog. Lalu klik tombol Find Next untuk mulai mencari.
Itulah fungsi dari fitur find yang ada pada MS Word yang bisa kita manfaatkan untuk mencari kata/kalimat pada dokumen. Terdapat banyak menu yang tentunya membantu
dalam memudahkan pencarian kata. Kita hanya perlu menyesuaikan mana yang kita butuhkan.
Ketika kita mengetik suatu dokumen ternyata ada kata atau kalimat yang harus direvisi. Jika dokumen tersebut terdiri dari banyak halaman tentunya akan sangat sulit mengganti
tulisan secara manual. Dengan memanfaatkan fitur ini kita tidak perlu repot untuk mencari dan replace kata tersebut satu persatu secara manual.
Fitur replace masih ada kaitan erat dengan fitur find. Karena cara kerjanya adalah dengan menemukan tulisan yang ingin diubah terlebih dahulu dengan menggunakan find. Lalu
mengubahnya dengan kata yang baru. Nah, ada 2 cara replace kata di Microsoft Word yaitu dengan cara cepat dan dengan Advanced Replace. Kita akan membahasnya mulai
dari cara cepat.
Berikut ini adalah cara mengganti kata di word menggunakan replace secara cepat.
Sesuai dengan penjelasan di awal bahwa fitur Find masih berkaitan dengan fitur Replace. Jadi sebaiknya pelajari terlebih dahulu penggunaan fitur Find pada materi sebelumnya.
Sekarang seharusnya kita sudah bisa mengganti kata di Word dengan mudah menggunakan 2 cara di atas.
Kita cukup memanfaatkan perintah undo yang ada pada ms word untuk membatalkan perintah sebelumnya. Sehingga file akan dikembalikan ke tahap sebelum kita melakukan
kesalahan pengeditan. Begitu juga dengan perintah redo yang fungsinya untuk membatalkan fungsi undo yang telah kita lakukan. Nah, pada materi Microsoft Word ini kita akan
membahas fitur undo dan redo secara lengkap dan cara penggunaannya. Kita mulai dari fitur undo.
Berikut ini adalah cara membatalkan perintah di microsoft word menggunakan Undo.
1. Klik tombol Undo pada quick access toolbar tepatnya di atas jendela sebelah kiri. Maka dokumen akan dikembalikan ke 1 langkah pengeditan sebelumnya. Kita juga bisa
menggunakan tombol kombinasi keyboard CTRL+Z untuk melakukan Undo.
2. Jika belum sesuai keinginan klik tombol Undo lagi hingga kita berada di kondisi yang diinginkan.
3. Apabila kita ingin kembali kepada pengeditan sebelumnya yang lebih spesifik, kita bisa klik tombol tanda panah kecil yang mengarah ke bawah di samping tombol undo. Maka akan
terbuka semua pengeditan yang telah kita lakukan.
4. Setelah itu klik salah satu langkah yang kita inginkan maka kita akan dibawa kembali ke langkah pengeditan yang kita pilih.
Membatalkan Perintah Undo Menggunakan Redo
Jika tombol undo digunakan untuk membatalkan perintah sebelumnya, maka redo berfungsi untuk membatalkan perintah undo yang telah dilakukan. Misalnya telah mengetik
angka 1, lalu kalian ingin membatalkan langkah tersebut, maka kalian akan menggunakan perintah undo. Sehingga angka 1 tersebut akan hilang karena dokumen dikembalikan
ke kondisi sebelum mengetik angka 1. Nah, jika kita ingin maju lagi sebelum undo ditekan dan ingin mengembalikan angka 1 tersebut. Maka kita tidak perlu mengetik angka 1
itu kembali, kita hanya perlu klik perintah redo.
1. Klik tombol Redo yang ada pada quick access toolbar di sebelah kiri atas ms word. Atau kita bisa menggunakan shortcut tombol kombinasi keyboard Ctrl+Y. Maka aplikasi akan
membatalkan 1 langkah undo.
2. Klik Redo kembali untuk membatalkan undo lainnya.
Itulah cara menggunakan perintah undo dan redo yang ada pada ms word untuk membantu memudahkan pekerjaan editing teks kita. Kita mungkin akan sering menggunakan
perintah tersebut karena dalam mengerjakan dokumen pastilah pernah mengalami kesalahan. Hal ini karena kita sebagai manusia tidak pernah luput dengan kesalahan.
Sebenarnya fitur ini tidak hanya ada di aplikasi pengolah kata MS Word saja. Hampir setiap aplikasi seperti internet browser, aplikasi edit foto dan lainnya selalu menyertakan
fitur ini. Dengan memahaminya di MS Word tentunya bisa menambahkan wawasan untuk aplikasi lainnya.
Dalam membuat sebuah dokumen, tidak jarang kita perlu menyisipkan simbol di dalamnya. Penggunaan simbol sering dilakukan khususnya saat membuat dokumen di bidang
matematika. Di sana terdapat rumus dan persamaan yang sebagian besar berisi simbol-simbol seperti sigma, derajat dan lainnya.
Namun sebenarnya tidak hanya dokumen matematika saja, dokumen biasa pun terkadang kita perlu menggunakan simbol. Seperti simbol centang, copyright dan lainnya. Oleh
karena itu pada materi belajar Microsoft Word ini kita akan membahasnya secara detail.
Selain untuk mengetik kata-kata dan angka, Microsoft Word juga bisa digunakan untuk menambahkan simbol ke dalam dokumen kita. Fitur tersebut sudah tersedia secara
khusus pada menu Insert sehingga kita bisa langsung menggunakannya dengan mudah. Untuk membuat simbol di Word ada 2 cara yang bisa digunakan. Pertama, melalui
tombol Symbol di menu Insert. Kedua, dengan cara cepat keyboard menggunakan kode Unicode dari simbol tersebut. Langsung saja kita mulai dari yang paling mudah.
Membuat Simbol di Word melalui Menu Insert
Cara ini merupakan cara yang paling mudah dengan memanfaatkan tombol Symbol pada menu Insert. Untuk pengguna pemula, cara ini sangat direkomendasikan. Kita akan
ditampilkan berbagai simbol yang tersedia di Microsoft Word. Sehingga kita hanya perlu klik pada simbol tersebut untuk memasukkannya ke dokumen kita. Namun sayangnya
pada fitur ini kita tidak bisa melakukan pencarian simbol. Sehingga kita harus mencarinya secara manual simbol mana yang akan digunakan. Untuk lebih jelasnya ikuti langkah
di bawah ini.
Berikut ini adalah cara membuat simbol di Word dengan mudah melalui menu Insert.
Nah, di sini saya akan share kode unicode dari simbol yang paling sering digunakan. Kita bisa mengingat beberapa simbol yang paling sering kita gunakan agar lebih cepat
dalam membuat dokumen. Simak juga cara mengubah huruf kapital.
Berikut adalah kode unicode dari simbol Microsoft Word yang sering digunakan.
Simbol Kode Unicode Deskripsi
✔ 2714 Centang/Ceklis
° 00B0 Derajat
Σ 003A3 Sigma
🕿 1F57F Telepon
$ 0024 Dolar
α 03B1 alpha
β 03B2 beta
γ 03B3 gamma
δ 03B4 delta
ε 03B5 epsilon
ζ 03B6 zeta
η 03B7 eta
θ 03B8 theta
λ 03BB lamda
μ 03BC mu
π 03C0 phi
ρ 03C1 rho
Ω 03A9 omega
Sesuai dengan penjelasan di awal. Cara menggunakannya adalah dengan unicode dan kombinasi keyboard ALT+X. Bingung? Silahkan simak caranya di bawah ini.
Begitulah caranya untuk memasukkan simbol atau karakter khusus pada teks dokumen. Mudah bukan? Pada cara kedua meskipun tergolong cepat namun kita perlu mengingat
unicode dari simbol yang akan digunakan. Sedangkan pada cara pertama meskipun lambat namun kita bisa mencari simbol tanpa harus mengingat kode unicode simbol tersebut.
Kedua cara tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Secara default, ukuran font di Microsoft Word saat kita membuat dokumen baru adalah 11 pt. Menurut pengalaman, ukuran yang sering digunakan dan sering menjadi standar di
Indonesia adalah ukuran 12 pt. Ukuran tersebut sering digunakan dalam menulis karya ilmiah, makalah, skripsi atau bahkan dokumen resmi lainnya. Dengan demikian, kita
harus mengubah font size sesuai dengan kebutuhan kita.
Font Size adalah fitur MS Word yang memiliki fungsi untuk mengatur ukuran font atau huruf di MS Word.
Pada Microsoft Word, kita bisa mengatur font size dari ukuran terkecil yaitu 1 pt hingga ukuran terbesar yaitu 1638 pt. Ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk
memperbesar dan memperkecil ukuran font di MS Word. Pertama, yang paling mudah adalah melalui pengaturan Font Size di menu Home. Kedua, melalui tombol Increase dan
Decrease. Ketiga, dengan cara cepat kombinasi keyboard. Nah, pada materi Microsoft Word ini kita akan memperlajari semuanya. Kita mulai dari cara paling mudah.
Materi ini bukanlah memperbesar dalam arti menjadikan huruf kapital. Tetapi yang dimaksud adalah memperbesar ukuran huruf. Jika ingin mempelajar kapitalisasi huruf
silahkan baca materi tentang cara mengubah huruf kapital.
Perubahan font size untuk langkah di atas akan berdampak pada teks yang akan diketik. Sedangkan jika kita ingin mengubah font size yang telah diketik maka kita harus
menyorot atau blok teks tersebut terlebih dahulu. Secara lengkap akan kita bahas nanti pada cara 4.
Memperbesar/Memperkecil Ukuran Font di Word dengan Tombol Increase/Decrease
Cara kedua ini sebenarnya jarang digunakan orang karena langkah-langkahnya tidak familiar untuk pengguna MS Word. Namun cara ini cocok jika kita ingin memperbesar atau
memperkecil huruf beberapa tingkat saja. Misalnya dari 11 ke 12 atau sebaliknya. Kita hanya perlu klik tombol Increase untuk memperbesar dan decrease untuk memperkecil.
Berikut adalah cara memperbesar dan memperkecil ukuran font di MS Word dengan tombol increase dan decrease.
Jika ingin terlihat lebih ahli, kita bisa memanfaatkan cara cepat tersebut sehari-hari. Dengan cara cepat tersebut bisa mengurangi aktivitas kita dalam memanfaatkan mouse atau
touchpad sehingga kita fokus pada keyboard. Cara ini biasa digunakan oleh pengguna yang sudah mahir mengoprasikan Microsoft Word.
Berikut ini adalah cara mengubah ukuran font di Microsoft Word yang sudah diketik.
Mudah sekali bukan caranya? Dari 3 cara di atas, kita bisa memilih yang paling sesuai dan paling nyaman. Sebenarnya tidak ada cara yang paling mudah atau paling sudah.
Namun jika ingin fokus pada keyboard tanpa mouse atau touchpad maka kita harus menggunakan kombinasi keyboard.
Terkadang kita tidak ingin menggunakan jenis font yang itu-itu saja pada teks dokumen kita. Atau saat ini kita membutuhkan jenis huruf tertentu untuk kebutuhan penulisan
dokumen kita. Nah, ms word telah mengantisipasi itu dan menyediakan banyak pilihan font di dalamnya. Mungkin diantara kita sudah tidak asing lagi mendengar jenis font
seperti times new roman, arial, dan lain sebagainya. Itu hanyalah beberapa jenis dari sekian banyaknya huruf yang ada pada ms word.
Ketika kita mengetikkan teks karakter atau kalimat pada lembaran dokumen baru, maka secara default ms word akan menggunakan font calibri pada tulisan kita. Padahal,
sebagian besar penulisan di Indonesia seperti makalah, skripsi dan karya ilmiah lainnya mewajibkan kita untuk menggunakan jenis huruf times new roman. Tentunya, kita harus
mengganti jenis font itu agar sesuai dengan syarat tersebut. Nah, setelah kita mengubah ukuran font pada materi belajar ms word sebelumnya, sekarang saatnya kita belajar
mengubah jenis font sesuai keinginan kita. Ada 2 cara yang akan kita bahas. Mari kita mulai dari yang pertama.
Mengubah Jenis Font Melalui Menu Home
Di menu Home tepatnya di sebelah font size terdapat pengaturan jenis font yang bisa digunakan secara cepat. Cara ini merupakan cara yang hampir selalu digunakan pengguna
Microsoft Word karena mudah can cepat.
Berikut ini adalah cara mengubah jenis font dari menu Home.
1. Sorot atau blok teks yang ingin diganti font jika ingin mengubah jenis font pada tulisan yang sudah diketik.
2. Klik menu Home.
3. Klik pada tanda panah ke bawah di pengaturan font. Maka akan tampil banyak font yang dapat digunakan.
4. Cari nama font sesuai kebutuhan. Misalnya Times New Roman.
5. Pilih font tersebut. Maka secara otomatis font akan berubah menjadi Times New Roman.
Menambahkan Font Baru ke MS Word
Terkadang kita tidak menemukan huruf yang diinginkan di MS Word. Jika itu yang terjadi maka kita bisa mencari font tersebut dan menambahkannya ke Microsoft Word untuk
kita gunakan. Kita dapat mencarinya dari berbagai sumber online melalui Google. Format font tersebut umumnya berupa file ttf yang bisa langsung dicopy ke folder font.
Berikut adalah cara menambahkan font baru yang belum ada di Microsoft Word.
1. Tutup aplikasi Microsoft Word jika masih terbuka. Lalu buka internet browser seperti Google Chrome atau Firefox.
2. Cari font yang diinginkan melalui mesin pencari Google dengan kata kunci nama_font<spasi>font<spasi>ttf. Misalnya times new roman font ttf.
3. Buka hasil pencarian paling atas lalu unduh font tersebut. Biasanya akan berbentuk file zip atau ttf.
4. Unzip terlebih dahulu jika file berbentuk file zip.
5. Copy file yang berformat .ttf, misalnya Times New Roman [Link]. Lalu paste ke folder C:\Windows\Fonts.
6. Buka aplikasi MS Word. Maka font tersebut sudah ada pada pilihan jenis font. Gunakan cara 1 untuk mengganti font di Word.
Kesimpulan
Cara pertama digunakan untuk mengganti jenis font yang sudah ada di aplikasi Microsoft Word. Sebenarnya kita juga bisa mengubah melalui dialog box atau tombol cepat
CTRL+SHIFT+F. Namun cara tersebut tergolong lambat.
Jika kita tidak menemukan font yang diinginkan maka cara 2 bisa menjadi solusi. Sebenarnya cara 2 merupakan cara untuk menginstall font baru di Windows. Selain di aplikasi
MS Word, kita bisa menggunakan huruf yang baru di install tersebut di aplikasi lainnya.
Ketika mengetik kata atau kalimat pada dokumen, adakalanya kita membutuhkan variasi penulisan sesuai dengan apa yang dikerjakan. Tujuannya adalah agar teks dokumen
yang kalian ketik menjadi lebih menarik dan terlihat lebih professional. Salah satunya yaitu dengan memanfaatkan fitur bold, italic dan underline yang ada pada ms word.
Lalu apa sebenarnya fungsi masing-masing fitur tersebut dan bagaimana cara menggunakannya? Langsung saja pada materi Microsoft Word ini kita akan membahasnya secara
mendalam. Kita mulai dari fitur bold terlebih dahulu.
Berikut ini adalah cara membuat teks tebal dengan bold di Microsoft Word.
1. Blok kata/kalimat pada dokumen yang ingin di ubah teks-nya menjadi huruf tebal.
2. Klik menu Home.
3. Klik ikon bold yang bertandakan huruf B. kita juga bisa menggunakan tombol cepat kombinasi keyboard dengan menekan tombol Ctrl+B.
4. Kemudian, huruf yang telah kita blok tadi akan berubah menjadi tebal.
Untuk menonaktifkan bold, kita hanya perlu klik tombol B sekali lagi atau dengan CTRL+B sekali lagi. Sedangkan untuk mengubah dari huruf tebal ke teks normal kita harus
blok teks tersebut dahulu lalu tekan tombol bold lagi.
Sama seperti sebelumnya, untuk mematikan italic kita hanya perlu klik tombol tersebut sekali lagi.
Berikut adalah cara membuat garis bawah pada teks di Microsoft Word.
Nah, jika kita ingin mengembalikan dari underline ke teks normal hanya perlu blok teks tersebut lalu tekan icon underline lagi.
Kesimpulan
Itulah fungsi masing-masing fitur dan cara menerapkannya di Microsoft Word. Kita bisa menggunakan cara biasa dengan memanfaatkan icon di menu jika ingin menggunakan
mouse. Namun jika ingin lebih profesional sebaiknya ingat-ingat kombinasi keyboard masing-masing. Yaitu CTRL+B untuk bold, CTRL+i untuk italic dan CTRL+U untuk
underline.
Bold, italic dan underline memang merupakan fitur yang selalu digunakan disetiap dokumen. Oleh karena itu, memahami penggunaannya dengan benar berdasarkan aturan-
aturan EYD atau PUEBI sangat diperlukan. Apalagi jika dokumen yang sedang kita buat adalah dokumen resmi atau sebuah karya ilmiah.
Mengubah Warna Huruf & Memberi Blok Warna (Highlight) di Word
10 Juli 2023 Adi Wirawan
Materi yang akan kita bahas kali ini masih berkaitan dengan pengeditan font di ms word. Setelah sebelumnya kita membahas tentang fungsi bold, italic dan underline di Word.
Sekarang kita akan membahas cara mengubah warna huruf atau font dan memberikan highlight atau blok warna pada teks dokumen ms word.
Teks berwarna dan highlight biasa digunakan untuk mempercantik dokumen agar lebih menarik saat dibaca. Terkadang juga digunakan untuk memberi tanda pada teks yang
dianggap penting pada dokumen. Bagi anda yang belum mengetahui caranya mari kita bahas mulai dari warna font.
Berikut ini adalah cara mengubah warna huruf atau font di Microsoft Word melalui toolbar.
Berikut ini adalah cara memberi blok warna atau highlight teks di Microsoft Word melalui toolbar.
Untuk menghilangkan blok warna di word atau efek highlight pada teks kita harus memilih No Color pada Text Highlight Color. Maka efek highlight akan langsung hilang
dan teks akan menjadi normal seperti semula.
Kesimpulan
Dalam membuat dokumen resmi, kita mungkin akan jarang menggunakan warna dan highlight pada teks. Namun font berwarna lebih sering digunakan dalam membuat
dokumen yang tidak resmi. Misalnya poster, undangan atau dokumen kreasi lainnya. Hal ini sesuai dengan tujuannya yaitu agar teks tampak lebih menarik.
Dengan cara di atas kita sudah bisa memberi warna dan highlight pada teks dengan mudah. Ada banyak pilihan warna untuk font, apalagi jika kita menggunakan fitur custom
pada jendela Colors. Namun sayangnya hanya ada 15 warna untuk memberi highlight. Tidak ada cara cepat dengan kombinasi keyboard untuk warna font dan highlight. Jadi
kita harus menggunakan toolbar.
Mengatur Jarak Spasi Antar Kata dan Huruf di MS Word
10 Juli 2023 Adi Wirawan
Kerapian tulisan adalah faktor yang paling penting dalam sebuah dokumen. Salah satu hal yang paling mempengaruhi kerapian tulisan adalah jarak spasi antar kata atau huruf.
Terkadang setelah mengubah jenis font, spasi antar kata terlihat berantakan. Ada font yang membuat spasi antar kata menjadi terlalu jauh atau renggan. Ada juga font yang
mengakibatkan jarak spasi kata menjadi terlalu dekat atau dempet.
Pada Microsoft Word terdapat beberapa fitur untuk mengatur jarak spasi antar kata yang berantakan yaitu scale, spacing, position dan kerning. Empat fitur tersebut terdapat pada
menu Advanced di pengaturan font. Sebelum terlalu jauh, materi Microsoft Word yang kita bahas saat ini bukanlah jarak spasi antar baris atau paragraf. Pengaturan spasi
paragraf memang lebih dikenal dibandingkan dengan materi ini. Kita akan membahas spasi paragraf pada materi tersendiri.
Kembali ke topik pembahasan kita, dari 4 fitur tersebut sebenarnya yang paling penting dan biasa digunakan pemula adalah fitur spacing. Sedangkan fitur scale, position dan
kerning umumnya digunakan untuk pengaturan yang lebih advance. Namun kita akan membahas semua fitur tersebut, dimulai dari yang pertama yaitu spacing.
Normal merupakan pengaturan standar yang tidak merubah apapun. Expanded digunakan untuk merenggangkan atau memperlebar spasi. Condensed digunakan untuk
mengecilkan spasi. Untuk lebih jelasnya, simak langkah-langkahnya di bawah ini.
Berikut ini adalah cara mengatur spasi antar kata dan huruf di Microsoft Word dengan spacing.
Berikut adalah cara mengatur posisi teks di Microsoft Word dengan menggunakan menu position.
Berikut adalah cara mengatur spasi teks di Microsoft Word dengan menggunakan kerning.
1. Blok atau sorot teks/kata yang ingin di atur kerapatan antar hurufnya.
2. Buka kotak dialog font dengan cara klik tanda panah di pojok kanan bawah pada menu Font.
3. Klik pada tab Advanced.
4. Aktifkan kerning dengan mencentang Kerning for fonts.
5. Lalu klik tanda panah atas atau bawah pada kotak kolom Points and above untuk mengatur kerning.
6. Klik OK untuk menyimpan pengaturan.
Fitur selanjutnya adalah scale. Scale sebenarnya jarang digunakan karena hanya untuk memperbesar secara persentase. Sehingga tampilan hasil pengaturan scale terkadang
pecah atau tidak dapat dibaca.
Kesimpulan
Dari 4 fitur di atas, spacing merupakan fitur yang paling sesuai untuk mengatur jarak spasi antar kata atau huruf di Microsoft Word. Bagi pengguna profesional terkadang
memanfaatkan kerning untuk mengatasi huruf yang memiliki white space yang lebih lebar dibanding huruf lainnya.
Cara Mencoret Tulisan di Microsoft Word (Strikethrough)
10 Juli 2023 Adi Wirawan
Saat mengedit dokumen terkadang kita perlu memberi coretan dengan tujuan untuk menujukkan kata atau kalimat tersebut salah. Biasanya hal ini dilakukan saat mengoreksi
sebuah dokumen. Microsoft Word sebagai pengolah kata yang paling popular memiliki fitur Strikethrough untuk membantu kita memberi coretan pada teks. Ada 2 pilihan yang
bisa digunakan yaitu coretan biasa (Strikethrough) dan coretan ganda (Double Strikethrough).
Strikethrough adalah fitur pada software Microsoft Word yang memiliki fungsi untuk memberi coretan pada teks di dokumen. Fitur tersebut bisa diakses melalui toolbar pada
grup Font. Selain melalui toolbar, pengguna juga dapat mengaksesnya dari dialog box Font.
Selain untuk menunjukkan kata atau kalimat yang salah, perintah strikethrough juga terkadang digunakan untuk mencoret text yang dianggap tidak perlu. Lalu bagaimana cara
menggunakannya? Pada materi belajar Microsoft Word ini kita akan membahas 2 cara. Silahkan simak di bawah ini.
Berikut ini adalah cara mencoret tulisan di word dengan menggunakan strikethrough.
Nah, cara di atas untuk mencoret dengan 1 garis. Ada pilihan lain pada MS Word yaitu mencoret dengan 2 garis atau coretan ganda.
Berikut adalah cara mencoret teks di Microsoft Word dengan double strikethrough.
1. Sorot teks yang akan dicoret.
2. Klik pada tombol panah di sudut kiri toolbar Font. Maka akan tampil dialog box font.
3. Centang pilihan Double strikethrough untuk mencoret teks dengan 2 garis.
4. Klik OK. Maka tampilan teks sudah tercoret.
Bagaimana, mudah bukan caranya? Sama dengan cara pertama, untuk menghilangkan coretan pada teks bisa menggunakan tombol CTRL+SPACEBAR.
Sebenarnya penggunaan double Strikethrough secara resmi tidak memiliki arti yang spesifik. Kita dapat menggunakan kedua jenis coretan sesuai dengan keinginan.
Kesimpulan
Tidak seperti fitur bold, italic atau underline, fitur Strikethrough masih tergolong jarang dimanfaatkan. Meskipun jarang digunakan, fitur Strikethrough cukup penting dalam
beberapa situasi. Khususnya dalam proses pengeditan dan koreksi dokumen Word. Dengan fitur ini pengguna bisa menandai teks yang salah sehingga bisa dibetulkan oleh
pemilik dokumen.
Saat membuat sebuah dokumen, terkadang kita perlu menulis pangkat di dalam dokumen tersebut. Khususnya ketika kita membuat file matematika, fisika atau kimia. Ada 2
macam penulisan pangkat pada dokumen yaitu pangkat di atas dan pangkat di bawah. Penulisan pangkat atas umumnya digunakan pada rumus matematika dan fisika, misalnya
E = mc². Sedangkan penulisan pangkat bawah biasanya digunakan penulisan rumus kimia, misalnya H2SO4.
Pada aplikasi Microsoft Word, fitur untuk mengetik pangkat di atas dan di bawah sudah tersedia dan sangat mudah digunakan. Fitur tersebut bernama Superscript dan Subscript.
Keduanya dapat diakses melalui icon yang berada di toolbar Font.
Superscript adalah fitur pengeditan teks yang memiliki fungsi untuk membuat pangkat atas di MS Word. Sedangkan sebaliknya, Subscript adalah sebuah fitur pengeditan teks
yang memiliki fungsi untuk menulis pangkat bawah di Microsoft Word.
Nah, pada tutorial MS Word ini kita akan membahas 2 fitur tersebut secara mendalam. Kita mulai dari pangkat di atas.
Berikut ini adalah cara membuat pangkat atas di Microsoft Word dengan Superscript.
Cara di atas dilakukan pada teks yang sudah diketik dengan menyorot huruf. Nah, jika ingin bikin pangkat pada huruf yang akan diketik maka kita hanya perlu mengaktifkan
icon superscript lalu mengetik hurufnya. Untuk menonaktifkannya, klik kembali icon superscript. Maka penulisan huruf selanjutnya akan menjadi huruf normal.
Menulis Pangkat Bawah di MS Word dengan Subscript
Sebenarnya sama dengan cara sebelumnya, penulisan dilakukan dengan menyorot huruf atau teks lalu menekan tombol subscript. Perbedaannya hanya pada icon yang harus
diklik.
Berikut adalah cara Menulis Pangkat Bawah di Microsoft Word menggunakan subscript.
Penulisan pangkat pada Microsoft Word bisa dipadukan dengan fitur pengeditan teks lainnya. Misalnya membuat pangkat menjadi miring, bold, garis bawah atau bahkan
mengubah ukuran huruf pangkat tersebut. Jadi kita bisa mengedit pangkat sesuai dengan kebutuhan.
Kesimpulan
Membuat pangkat di Word adalah hal yang sangat mudah karena fitur tersebut sudah tersedia sejak awal. Pangkat di atas dapat dibuat dengan superscript sedangkan pangkat di
bawah dapat dibuat dengan subscript.
Pengaturan Paragraf
Secara default, aplikasi Microsoft Word akan mengatur teks yang diketik menjadi rata kiri. Karena setiap baris di paragraf memiliki jumlah kata atau huruf yang berbeda, maka
biasanya sisi kanan paragraf kurang rapi dan tidak sejajar. Untuk mengatasi hal tersebut maka kita harus mengatur rata kanan kiri di word atau biasa dikenal dengan justify.
Sebagian besar persyaratan dokumen resmi mengajurkan untuk membuat perataan teks menjadi rata di sisi kanan kiri atau justify. Misalnya untuk pembuatan makalah, skripsi
atau karya ilmiah lainnya. Namun adakalanya kita perlu mengatur teks rata tengah untuk keperluan judul atau lainnya.
Nah, pada tutorial belajar Microsoft Word ini kita akan membahas secara lengkap cara mengatur teks menjadi rata kiri, kanan, tengah dan justify dengan cara cepat maupun cara
biasa.
Untuk mengatur justify di Word kita hanya perlu klik pada tombol Justify di pengaturan paragraph. Pengaturan cepat justify bisa dilakukan dengan tombol kombinasi keyboard
CTRL+J. Untuk lebih jelasnya berikut ini langkah-langkahnya.
Berikut ini adalah cara membuat tulisan atau teks rata kiri kanan di MS Word melalui menu paragraph dan cara cepat.
1. Sorot atau blok teks yang ingin diatur menjadi rata kiri kanan.
2. Klik menu Home.
3. Klik tombol Justify pada grup pengaturan Paragraph. Untuk cara cepat dengan menggunakan tombol cepat keyboard bisa menekan CTRL+J.
4. Setelah itu teks atau paragraf akan rata di kedua sisi kanan dan kiri.
Terkadang hasil dari justify membuat spasi di paragraf tidak rapi atau terlalu renggang. Untuk mengatasi rata kanan kiri yang tidak rapi perlu dilakukan pengaturan spasi antar
kata. Atur spacing menjadi Condensed lalu sesuaikan pengaturan pada bagian By. Untuk lebih jelasnya silahkan baca cara mengatur spasi antar kata di Word.
1. Blok teks atau paragraf yang ingin diatur posisi paragrafnya menjadi rata kiri.
2. Klik menu Home dan lihatlah pada grup Paragraph. Maka di sana ada 4 pengaturan perataan.
3. Klik Align Left, untuk membuat paragraf kita rata kiri.
4. Kita juga bisa menggunakan fungsi tombol cepat keyboard dengan menekan tombol Ctrl+L langsung setelah kita blok teks yang ingin diatur. Maka seketika itu paragraf kita akan
berada pada posisi rata kiri.
Berikut adalah cara mengatur teks menjadi rata kanan di Microsoft Word (Align Right).
1. Blok teks atau paragraf yang akan kita posisikan menjadi rata kanan.
2. Pada tab Home seperti cara yang sebelumnya lihatlah ke dalam grup menu Paragraph.
3. Klik Align Right agar paragraf kita rata kanan. Manfaatkan tombol keyboard untuk bisa mengatur rata kanan secara cepat dengan menekan tombol Ctrl+R. Sehingga paragraf akan
langsung berada pada rata kanan semua.
Berikut adalah cara membuat perataan teks menjadi rata tengah pada Word.
Pengaturan perataan paragraf adalah hal yang sangat penting agar tulisan terlihat lebih rapi. Dengan 4 pengaturan di atas, kita bisa menyesuaikan ingin menggunakan rata kiri,
kanan, tengah atau rata di kedua sisi kanan dan kiri. Namun sebagian besar dokumen di Indonesia menggunakan perataan justify yaitu rata kanan kiri. Tentunya hal tersebut
dimaksudkan agar terlihat lebih rapi di kedua sisinya.
Spasi yang akan kita bahas pada materi belajar MS Word kali ini adalah spasi baris atau line spacing yang berada di pengaturan paragraf. Fungsi line spacing atau spasi baris
adalah untuk menentukan jarak antar baris pada dokumen kita. Jadi di sini kita tidak membahas jarak antar kata melainkan jarak antar baris. Jika anda mencari pembahasan jarak
antar kata, saya telah menulisnya pada materi sebelumnya tentang cara mengatur spasi antar kata.
Secara default, spasi baris pada MS Word adalah 1.0 atau biasa juga disebut single. Namun sebagian besar dokumen di Indonesia menggunakan jarak spasi 1.5. Sehingga kita
harus memahami cara mengubah dari spasi awal 1.0 atau single menjadi spasi 1.5 di Word. Tidak hanya single dan 1.5, ada 6 macam pilihan spasi yang bisa digunakan di
Microsoft Word. Mulai dari single, 1.5, double, at least, exactly dan multiply.
Untuk mengatur spasi di Word ada 2 cara yang bisa digunakan yaitu melalui toolbar paragraf dan melalui kotak dialog paragraf. Mari kita mulai dari toolbar.
Berikut ini adalah cara mengatur spasi di Word dengan menggunakan toolbar.
Cara mengubah spasi di Microsoft Word dengan menggunakan kotak dialog paragraf.
Pilihan spasi pada kotak dialog paragraph juga ada 6. Namun di sana kita bisa menentukan nilai dari spasi sesuai dengan keinginan pada kolom At. Dengan begitu, pengaturan
yang dilakukan bisa untuk semua keperluan.
Kesimpulan
Jika hanya untuk mengganti spasi di word menjadi 1.5 maka kita bisa menggunakan cara cepat melalui toolbar. Namun jika pilihan spasi yang kita butuhkan tidak ada di toolbar
maka kita harus mengaturnya melalui kotak dialog.
Mengatur Paragraf Menjorok ke Dalam dengan Indentasi di Word
10 Juli 2023 Adi Wirawan
Pada penulisan sebuah buku biasanya teks di awal paragraf menjorok ke kanan atau ke dalam. Penulisan seperti itu biasa disebut dengan istilah indentasi. Dengan indentasi, kita
tidak hanya bisa mengatur awal paragraf saja. Kita juga bisa mengatur semua teks pada paragraf tersebut agar menjorok ke dalam atau melakukan pengaturan lainnya sesuai
kebutuhan.
Indentasi adalah penulisan teks yang menjorok ke dalam atau ke kanan pada sebuah paragraf. Di Microsoft Word, pengaturan indentasi dapat dilakukan melalui ruler dan dialog
box paragraf. Pada materi Microsoft Word ini kita akan membahas kedua cara tersebut secara lengkap. Mari kita mulai dengan menggunakan ruler.
Berikut adalah cara mengatur indentasi di MS Word supaya awal paragraf menjorok ke kanan dengan ruler.
Berikut adalah cara mengatur indentasi di Microsoft Word melalui dialog box paragraph.
Kedua cara pengaturan di atas memiliki kelebihan masing-masing. Jika ingin mengatur secara visual yang bisa dilihat hasilnya maka pilihan menggunakan ruler adalah yang
tepat. Dengan ruler kita bisa menggeser-geser tombol segitiga sesuai keinginan. Sehingga kita bisa menyesuaikan paragraf langsung secara tampilan.
Sedangkan jika kita ingin membuat pengaturan berdasarkan angka yang spesifik atau sudah ditentukan angka indentasinya. Maka pilihan menggunakan dialog box paragraph
adalah yang paling direkomendasikan. Di sana juga tersedia preview yang bisa memperlihatkan perubahan tampilan setelah mengisikan jarak indentasi. Meskipun tidak telihat
secara langsung pada lembar kerja namun paling tidak sudah bisa terlihat bentuk preview yang dihasilkan.
Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk membuat paragraf kita menjadi lebih menarik bagi pembaca. Contohnya seperti yang sudah kita bahas pada materi MS Word
sebelumnya. Kita bisa merapikan jarak spasi baris paragraf, mengatur indentasinya, mengkombinasikan jenis dan warna font-nya. Satu lagi yang bisa dilakukan adalah dengan
membuat Drop Cap pada paragraf dokumen.
Mungkin kita seringkali melihat di dalam beberapa tulisan baik itu di buku, koran, majalah ataupun tulisan-tulisan lain-nya. Ada 1 huruf yang ukurannya sangat besar di awal
paragraf. Bahkan biasanya huruf tersebut berukuran lebih dari 1 baris. Itulah yang disebut drop cap.
Drop cap adalah huruf pertama pada paragraf yang memiliki ukuran yang sangat besar dan lebih dari huruf lainnya. Fungsi drop cap adalah agar teks lebih menarik sehingga
bisa memancing perhatian para pembaca tanpa membuat pembaca tersebut merasa terganggu.
Untuk menambahkan drop cap pada paragraf ada 2 cara yang bisa dilakukan yaitu melalui cara cepat dengan menggunakan toolbar atau melalui Drop cap options.
Berikut ini adalah cara membuat drop cap (huruf besar awal paragraf) menggunakan toolbar di Microsoft Word.
Berikut adalah cara membuat drop cap dengan mengunakan drop cap options di Microsoft Word.
Kesimpulan
Dengan menggunakan fitur Drop cap ini tulisan kita sudah seperti tulisan yang ada di majalah atau di koran yang terlihat professional. Namun dokumen resmi seperti skripsi,
makalah atau karya ilmiah lainnya tidak menggunakan drop cap pada penulisan dokumennya. Tentunya kita harus menggunakan fitur ini sesuai dengan kebutuhan.
List atau Daftar
Materi berikutnya adalah tentang list. Ini berfungsi untuk membuat daftar urutan dengan nomor atau simbol.
Bullet adalah karakter yang berbentuk simbol atau gambar yang digunakan untuk membuat daftar atau list di Microsoft Word. Sedangkan numbering adalah penomoran yang
berbentuk angka atau huruf yang dipakai dalam membuat list atau daftar pada Microsoft Word.
Pada materi belajar Microsoft Word ini kita akan membahas mengenai cara membuat list menggunakan bullets. Ada 3 cara yang akan kita gunakan yaitu cara cepat melalui
toolbar. Kemudian, cara menggunakan simbol-simbol sebagai bullets. Terakhir, cara menggunakan gambar sebagai bullets.
Berikut ini adalah cara membuat list simbol atau bullets dengan cepat melalui toolbar di Microsoft Word.
Berikut adalah cara mengganti simbol pada list atau daftar di Microsoft Word.
Berikut adalah cara membuat list dengan menggunakan gambar sebagai bullet atau simbolnya di Microsoft Word.
Kesimpulan
List bullets umumnya digunakan untuk membuat daftar yang tidak memperhatikan urutannya. Misalnya daftar laptop yang dirilis tahun ini, daftar nama buah dan sejenisnya.
Dari contoh tersebut kita tidak perlu mengurutkannya karena urutan tersebut tidak penting. Berbeda jika kita sedang membuat daftar peringkat atau sejenisnya yang harus terurut
dari peringkat terbaik atau terburuk. Maka kita harus menggunakan numbering.
Sebelumnya kalian telah membahas cara membuat list yang tidak menggunakan urutan nomor yaitu dengan bullets atau simbol. Nah, pada materi MS Word kali ini kita akan
membuat jenis list lainnya yaitu list berupa nomor. List nomor biasanya digunakan untuk membuat daftar yang memerlukan penomoran misalnya peringkat, langkah-langkah
dan sejenisnya.
Untuk membuat list berupa nomor, microsoft telah menyediakan fitur yaitu numbering. Dengan fitur tersebut kita bisa membuat dan mengatur format daftar nomor pada MS
Word sesuai kebutuhan. Tidak hanya berupa nomor, kita juga bisa menggunakan huruf sebagai penomoran list. Di sini kita akan membahas semua hal tersebut secara detail.
Berikut ini adalah cara membuat list nomor di Microsoft Word dengan cepat melalui toolbar numbering.
Berikut adalah cara mengubah jenis penomoran pada daftar list nomor di Microsoft Word.
Berikut ini adalah cara mengubah nomor awal yang ada pada list nomor di Microsoft Word.
Microsoft Word memungkinkan kita untuk membuat list nomor sesuai kebutuhan. Tidak hanya itu, kita juga bisa membuat tampilan list tersebut menjadi lebih menarik dengan
mengubah jenis font dan warnanya. Kita hanya perlu menggabungkan beberapa materi edit text dengan materi ini agar mendapatkan list yang keren.
Membuat Daftar Bertingkat (Multilevel List) di Word
22 Juli 2023 Adi Wirawan
Pada materi sebelumnya kita telah membahas cara membuat list simbol dengan bullets dan juga membuat list nomor dengan numbering. Ada lagi jenis list yang perlu kita
pelajari yaitu list bertingkat (multilevel list).
Multilevel list adalah sebuah list yang memiliki sub list atau list turunan pada item di dalamnya. Fungsi dari multilevel list adalah digunakan untuk menyebutkan item secara
bertingkat. Misalnya saat di dokumen terdapat banyak judul yang terdiri dari turunan-turunan judul. Kita tentu ingin membuat list pada judul tersebut beserta turunan-turunan
judulnya.
Jika menggunakan list bullet ataupun list nomor biasa kita hanya mampu membuat list pada judul utama atau tingkat 1 saja. Namun dengan multilevel list kita bisa menyebutkan
dan menjabarkan hingga semua turunan judul yang ada.
Hal yang menjadi pembeda antara list biasa (List bullet dan list nomor) adalah pada levelnya. Jadi di dalam bagian list multilevel ada beberapa tingkatan atau turunan list yang
bisa kalian gunakan. Maka dari itu disebut dengan multilevel. Sedangkan pada list biasa turunan/tingkatan level tersebut bisa dibilang tidak ada atau kalian hanya bisa
memanfaatkan atau menggunakan 1 list level saja.
Berikut ini adalah cara membuat multilevel list atau daftar bertingkat di microsoft word.
3. Pilih jenis atau style dari multilevel list yang akan digunakan.
4. Ketik item pertama yang merupakan item tingkat 1.
5. Tekan Enter untuk membuat item selanjutnya.
6. Tekan tombol TAB pada keyboard untuk membuat sub list atau item tingkat 2. Lalu ketik isi dari item tersebut. Untuk membuat item tingkat 3 tekan Enter lalu tekan TAB lagi.
7. Tekan tombol kombinasi SHIFT+TAB untuk kembali membuat tingkat list sebelumnya. Misalnya dari list tingkat 3 ingin membuat list tingkat 2.
Bagaimana, mudah bukan? Langkah-langkah di atas memang terlihat sulit dan ribet. Akan tetapi cobalah anda praktikkan maka setelah itu anda akan sadar bahwa untuk
membuatnya tidak sesulit seperti yang dibayangkan. Intinya adalah tombol Enter untuk membuat item baru selanjutnya. Tombol TAB untuk membuat sub item atau turunan
dari item. Tombol SHIFT+TAB untuk kembali membuat item di level atau tingkat atasnya.
List bertingkat (multilevel list) bisa dibilang merupakan bentuk kombinasi atau pengembangan dari list bullet maupun list nomor. Pada website, list ini sering digunakan untuk
membuat menu dan submenu. Fitur ini memang mempunyai fungsi yang hampir sama dan pada intinya itu semua berguna untuk membantu merapikan teks yang akan dijadikan
list pada dokumen ms word kita.
Jika anda ingin mempelajari Word dari awal silahkan kunjungi halaman utama belajar Microsoft Word. Di sana semua materi sudah saya list sesuai dengan urutan
pembelajaran.
Pengaturan Halaman dan Kertas
Agar hasil print atau cetak file sesuai dengan keinginan maka harus diatur terlebih dahulu. Pengaturan tersebut ada pada margin, ukuran kertas dan sebagainya.
Di Indonesia, ukuran Centimeter lebih sering digunakan dibandingkan Inchi. Namun pada aplikasi MS Word, satuan ukuran default yang digunakan adalah ukuran inchi. Dalam
menggunakan MS Word tentunya kita akan sering melakukan berbagai pengaturan yang menggunakan ukuran tersebut. Diantaranya adalah pengaturan ukuran kertas, margin,
spasi, paragraf dan lainnya.
Jika kita masih menggunakan ukuran inchi tentunya kita akan mengalami kesulitan karena tidak familiar dengan inchi. Oleh karena itu, kita perlu mengubah ukuran inchi ke cm
agar lebih mudah dalam melakukan pengaturan lainnya. Caranya sangat mudah dan sederhana. Pengaturan tersebut berada di jendela Word Options yang dapat diakses melalui
menu File.
Untuk Microsoft Word 2010, 2013, 2016 dan 2019 langkah-langkahnya sama. Sedangkan untuk Word 2007 ada sedikit perbedaan. Kita akan membahas kedua cara tersebut
pada materi MS Word kali ini. Agar lebih jelas, kita mulai dari versi terbaru.
Di antara 2 cara di atas sebenarnya pilihan-pilihannya adalah sama. Yang membedakan adalah menu awal yang diklik. Pada Word 2010 ke atas menu File yang dipilih.
Sedangkan pada Word 2007 tombol Office yang diklik.
Dengan ini kita tidak perlu khawatir lagi ketika kita mengedit margin, ukuran kertas dan hal lainnya yang berkaitan dengan ukuran dokumen. Kita tidak perlu susah-susah untuk
mengubah nilai inchi menjadi cm secara manual. Mungkin cara tersebut pernah dilakukan beberapa pengguna yang tidak mengetahui pengaturan ini. Sehingga mengubah nilai
ukuran secara manual.
Sebenarnya tidak semua orang biasa menggunakan centimeter sebagai ukuran standarnya. Ada banyak negara yang lebih familiar dengan inchi sehingga Microsoft menetapkan
inchi sebagai ukuran standar di aplikasi mereka. Kita hanya perlu menyesuaikan ukuran mana yang cocok dengan selera kita. Karena setiap orang biasanya mempunyai satuan
ukuran standar yang berbeda-beda. Maka dari itu ms word telah menyediakan sarana untuk mengubah satuan ukuran standar tersebut.
Jika anda ingin mengatur margin pada dokumen, Microsoft Word telah menyediakan opsi Page Setup yang berada pada menu Layout. Melalui opsi tersebut anda dapat
membuat margin kiri, atas, kanan dan bawah sesuai keinginan.
Margin adalah jarak antara sisi kertas dengan isi dari dokumen seperti teks, gambar dan lainnya. Margin berfungsi untuk memberi area kosong pada setiap sisi dokumen di
Word. Hal ini bertujuan agar tampilan dokumen lebih rapi saat dilihat di aplikasi atau saat di print.
Sebelum di atur, margin pada dokumen MS Word secara default adalah 2.54 cm di setiap sisinya. Namun karena berbagai kebutuhan terkadang kita harus mengaturnya agar
sesuai syarat. Misalnya untuk margin skripsi atau makalah harus menggunakan margin 4433. Artinya margin kiri 4 cm, atas 4 cm, kanan 3 cm dan bawah 3 cm. Ada juga skripsi
yang menggunakan margin 4333 di mana kiri 4 cm, atas 3 cm, kanan 3 cm dan bawah 3 cm.
Ada 2 cara yang bisa digunakan untuk mengatur margin di word. Pertama adalah melalui Page Setup. Lalu yang kedua adalah dengan cara cepat melalui pilihan-pilihan margin
pada toolbar Margins. Nah, pada materi belajar MS Word kali ini kita akan membahas keduanya. Mari kita bahas dari yang pertama.
Berikut adalah cara mengatur margin di Microsoft Word melalui Page Setup.
1. Klik menu Layout bagi pengguna MS Word 2016 dan 2019. Dan klik menu Page Layout untuk pengguna Word 2007, 2010 dan 2013.
2. Klik toolbar Margins pada grup Page Setup.
3. Pilih Custom Margins. Maka jendela Page Setup akan terbuka.
4. Isikan margin sesuai kebutuhan misalnya jika untuk skripsi dengan margin 4433. Maka isi left: 4 cm, top: 4 cm, right: 3 cm dan bottom 3 cm.
5. Lalu klik OK untuk menyimpan perubahan.
Pastikan satuan ukuran yang digunakan adalah cm. Jika masih menggunakan inchi sebaiknya ubah terlebih dahulu, silahkan baca cara mengubah inchi ke cm di word.
Sebaiknya juga lakukan pengaturan margin sebelum mengetik dokumen. Karena jika kita lakukan setelahnya maka format ketikan akan berantakan. Sehingga kita harus
merapikannya kembali.
Cara kedua ini bisa digunakan jika tidak ada syarat dalam menentukan margin pada dokumen. Mengatur margin memang sangat penting khususnya jika kita ingin mencetak
dokumen tersebut. Umumnya, margin sebelah kiri akan lebih besar seperti pada 4333 atau 4433. Hal ini dikarenakan sebelah kiri digunakan untuk penjilidan.
Sebelum mencetak dokumen MS Word di printer kita harus mengatur ukuran kertas agar tercetak dengan benar. Jika ukuran yang kita atur melebihi kertas yang digunakan maka
bisa mengakibatkan hasil print terpotong. Begitu pula jika lebih kecil dari kertasnya maka hasil cetak dokumen akan terlalu kecil.
Pengaturan ukuran kertas di Word terdapat pada menu Layout atau Page Layout. Tepatnya pada grup pengaturan Page Setup. Pada menu tersebut sudah tersedia pilihan ukuran
kertas populer seperti a4, a5, letter, legal dan beberapa lainnya.
Pada pembahasan materi Microsoft Word kali ini kita akan membahas 3 cara yang ada. Mulai dari memanfaatkan ukuran yang sudah ada di Word, mengatur manual melalui
custom size dan menambah ukuran kertas agar tidak menginputkan manual setiap saat. Kita mulai dari yang termudah.
Berikut ini adalah cara mengatur ukuran kertas di Word secara cepat.
1. Klik menu Layout untuk pengguna Word 2019 dan 2016. Sedangkan bagi pengguna Word 2013, 2010 dan 2007 klik pada menu Page Layout.
2. Klik Size page pada grup pengaturan Page Setup. Maka akan tampil ukuran yang dapat kita pilih.
3. Pilih ukuran kertas yang ingin digunakan. Misalnya ukuran A4 atau A5.
4. Kemudian Microsoft Word akan secara otomatis merubah ukuran yang digunakan.
Sangat cepat dan mudah bukan? Namun ini khusus untuk ukuran yang sudah ada dalam pilihan. Jika belum ada misalnya ukuran kertas F4 maka kita dapat menggunakan
custom size dan mengisi secara manual ukurannya.
Berikut adalah cara mengatur ukuran kertas di Word melalui custom size.
1. Klik pada menu Layout bagi pengguna Word 2016 dan 2019. Untuk pengguna word 2007, 2010 dan 2013 klik menu Page Layout.
2. Pada toolbar group Page Setup klik Size.
3. Kemudian klik More Paper Sizes. Maka akan tampil pengaturan Paper pada dialog box Page Setup.
4. Pada bagian Paper size pilih Custom Size.
5. Isi Width (lebar kertas) dan Height (tinggi kertas) sesuai ukuran kertas yang digunakan. Misalnya F4 maka ukuran width adalah 21.59 cm dan height adalah 33.02 cm.
6. Lalu klik OK untuk menerapkan perubahan.
Untuk mempermudah agar tidak anda tidak perlu mencari ukuran yang populer lainnya. Inilah 3 daftar ukuran kertas yang populer di Indonesia.
A4 21 cm 29.7 cm
A5 14.8 cm 21 cm
Cara di atas sebenarnya sudah bisa menjadi solusi saat tidak ada ukuran yang pas untuk kertas yang kita gunakan. Namun kelemahannya adalah kita harus mengetik ukuran
tersebut secara manual setiap membuat dokumen. Nah, solusi yang lebih baik adalah dengan menambah dan membuat ukuran kertas tersebut ke daftar pilihan.
Berikut ini adalah cara menambah ukuran kertas di Microsoft Word pada Windows 11, 10 dan 8.
Setelah melakukan cara di atas coba tutup Microsoft Word lalu buka kembali. Seharusnya pilihan kertas yang telah kita buat sudah muncul di daftar pilihan pada halaman Page
Setup.
Namun terkadang ada beberapa printer yang tidak menampilkan ukuran yang telah kita buat tersebut. Hal ini saya alami di printer Brother. Padahal pada printer Epson dan
Canon cara ini berfungsi dengan baik. Jika cara 3 tidak berhasil maka anda harus menambah ukuran kertas tersebut melalui Printer Preferences pada printer tersebut.
Cara Membuat Landscape dan Portrait di Word
22 Juli 2023 Adi Wirawan
Secara default pengaturan orientasi halaman atau kertas di Microsoft Word adalah portrait. Namun adakalanya kita menggunakan pengaturan landscape pada beberapa
dokumen. Misalnya saat membuat denah, grafik atau tabel yang memiliki ukuran lebar lebih besar daripada tingginya. Sebelum membahas lebih dalam mari kita bahas terlebih
dahulu tentang apa itu orientasi halaman.
Orientasi halaman pada MS Word adalah pengaturan posisi halaman atau kertas yang digunakan pada sebuah dokumen Word. Posisi tersebut terdiri dari 2 macam yaitu
landscape dan portrait.
Dalam microsoft word, untuk mengatur posisi kertas dan halaman menjadi portrait atau landscape dapat dilakukan di pengaturan Orientation pada menu Layout. Pada menu
tersebut kita bisa membuat semua halaman menjadi landscape atau semua menjadi portrait. Tentunya kita juga bisa membuat landscape dan portrait dalam satu file. Di materi
belajar ms word ini kita akan bahas 3 situasi tersebut.
Berikut ini adalah cara membuat halaman landscape atau horizontal di MS Word.
1. Klik menu Layout bagi pengguna Word 2016 dan 2019. Jika anda menggunakan Word 2007, 2010 dan 2013 maka klik menu Page Layout.
2. Klik icon Orientation pada bagian Page Setup.
3. Pilih Landscape. Maka semua halaman akan otomatis berubah menjadi lebih lebar.
4. Lanjutkan pengerjaan dokumen tersebut dengan posisi kertas atau halaman yang landscape.
Membuat Halaman Portrait di Word
Portrait adalah posisi halaman atau kertas yang memiliki tinggi lebih besar dibandingkan lebarnya. Orientasi halaman portrait biasa juga disebut dengan posisi halaman tegak
atau vertikal. Sebagian besar dokumen menggunakan orientasi portrait.
Jika ingin mengubah sebagian halaman menjadi landscape dan sebagian menjadi portrait maka silahkan simak cara di bawah ini.
Membuat Landscape dan Portrait dalam Satu File Word
Biasanya posisi halaman landscape hanya dibutuhkan pada beberapa halaman saja dalam 1 file. Misalnya halaman awal berisi teks biasa untuk kata pengantar, daftar isi, bab dan
lainnya. Kemudian di akhir atau di tengah halaman ada tabel atau grafik yang membutuhkan orientasi landscape. Maka kita dapat memanfaatkan fitur section di MS Word.
Ilustrasi tutorial: pada contoh tutorial ini ada 5 halaman dalam 1 file. Halaman 1 dan 2 menggunakan orientasi Portrait. Lalu halaman 3 menggunakan orientasi Landscape.
Kemudian halaman 4 dan 5 kembali menggunakan orientasi Portrait.
Berikut adalah cara membuat landscape dan portrait dalam satu file word.
1. Klik pada akhir halaman 2 untuk mengarahkan kursor pada posisi tersebut.
2. Klik menu Layout > klik Breaks > pilih Next Page. Maka kita telah memisahkan halaman 1 dan 2 dengan halaman 3. Halaman 1 dan 2 berada di section 1. Sedangkan halaman 3 dan
seterusnya berada di section 2.
3. Klik pada halaman 3 lalu ubah orientasi menjadi landscape dengan cara klik Layout > klik Orientation > pilih Landscape. Maka halaman 3 dan seterusnya menjadi landscape.
4. Selanjutnya ubah halaman 4 dan seterusnya menjadi Portrait. Caranya adalah klik pada akhir halaman 3. Kemudian ulangi langkah 2 yaitu klik Layout > Breaks > Next Page. Maka
halaman 4 dan seterusnya menjadi section baru yaitu section 3.
5. Klik pada halaman 4 lalu ubah orientasi menjadi portrait dengan cara klik Layout > Orientation > Portrait.
Cukup membingungkan tetapi jika dipahami sebenarnya caranya sangat sederhana. Intinya kita harus memisahkan orientasi halaman yang berbeda dalam beberapa section.
Tutorial di atas kita memecah dokumen menjadi 3 section. Section 1 untuk orientasi Portrait pertama. Section 2 untuk orientasi Landscape. Section 3 untuk orientasi Portrait
kedua.
Sebenarnya cara di atas mirip saat kita memecah dokumen menjadi beberapa section seperti pada saat membuat halaman berbeda di Word. Namun pada pembuatan halaman
lebih rumit karena harus menonaktifkan opsi link to previous di setiap header dan footernya.
Header dan footer memang jarang digunakan di Microsoft Word secara umum. Namun pada penulisan buku, header & footer biasanya sering digunakan untuk menampilkan
judul buku atau judul bab yang sedang dibaca. Sebelum membahas bagaimana cara membuatnya mari kita bahas apa itu header dan footer beserta fungsinya.
Header adalah konten yang berada di atas halaman, bisa berupa teks atau gambar yang tampil di setiap halaman dokumen MS Word. Sedangkan footer adalah konten yang
terletak di bawah halaman yang tampil pada setiap halaman dokumen Microsoft Word. Fungsi dari header dan footer adalah untuk menyisipkan teks atau gambar di atas dan di
bawah halaman pada semua halaman.
Microsoft telah menyediakan fitur tersendiri untuk membuat header dan footer di aplikasi Word. Fitur tersebut terdapat pada menu Insert. Di sana terdapat berbagai pilihan
style yang dapat digunakan. Mulai dari yang sederhana berupa teks saja dan ada juga yang berupa gambar dengan desain yang keren. Tentunya style tersebut digunakan untuk
mempercantik tampilan dokumen kita.
Nah, pada materi belajar MS Word ini kita akan membahas berbagai macam cara membuat header dan footer. Mulai dari membuat header atau footer yang sama pada semua
halaman, berbeda pada halaman pertama dan juga berbeda pada halaman ganjil/genap.
Membuat Header dan Footer Halaman Pertama Berbeda dengan Halaman Lain
Jika cara 1 dan 2 menghasilkan tampilan yang sama pada tiap-tiap halaman dokumen. Maka cara yang satu ini akan menghasilkan header & footer yang berbeda di halaman
pertama dan halaman lainnya.
Berikut adalah cara membuat header dan footer halaman pertama berbeda dengan lainnya di MS Word.
Lihat juga cara membuat halaman berbeda di Word untuk penulisan skripsi dan makalah.
Membuat Header atau Footer Berbeda Antara Halaman Genap dan Ganjil
Jika ingin halaman ganjil dan genap memiliki tampilan header atau footer yang berbeda maka kita bisa mencentang different odd & even pages. Opsi tersebut juga terdapat pada
pengaturan header & footer saat berada di menu Design.
Berikut adalah cara membuat header atau footer yang berbeda antara halaman genap dan ganjil di MS Word.
Kesimpulan
Umumnya header dan footer tiap halaman memiliki tampilan yang sama. Namun ada kondisi di mana halaman pertama perlu dibedakan. Misalnya saat membuat cover. Tentu
pada halaman cover atau halaman pertama tidak perlu menampilkan header atau footer. Begitu juga pada ganjil dan genap. Biasanya tata letak ganjil dan genap berbeda jika
halaman dicetak di kertas secara bolak-balik.
Nomor halaman adalah salah satu komponen yang cukup penting keberadaannya pada sebuah dokumen. Fungsinya sangat berkaitan dengan daftar isi. Nomor halaman berfungsi
sebagai penanda yang ada pada setiap halaman yang dibuat secara berurutan. Hampir semua dokumen menggunakannya pada header atau footer di setiap halaman.
Untuk membuat halaman di Microsoft Word kita bisa menuju ke menu Insert tepatnya pada tombol Page Number. Di sana kita dapat memilih untuk menampilkannya di header
atau di footer. Kita juga bisa mengatur style dan format nomor yang digunakan dengan sangat mudah. Dan beberapa pengaturan lainnya. Pada materi belajar MS Word ini kita
akan membahasnya secara lengkap.
Berikut ini adalah cara membuat halaman di Word pada bagian header.
Berikut adalah cara membuat nomor halaman di Word pada bagian footer.
1. Klik Insert.
2. Klik Page Number.
3. Kemudian klik pada Format Page Numbers.
4. Pilih jenis nomor pada Number format. Di sana kita bisa memilih menggunakan angka biasa, huruf atau angka romawi.
5. Klik pada Start at. Lalu isikan nomor awal dari halaman kita. Secara default nomor awal adalah 1 untuk angka biasa, a untuk huruf dan I untuk angka romawi.
6. Klik OK untuk menyimpan pengaturan.
Membuat Nomor Halaman Berbeda di Halaman Pertama
Biasanya halaman cover tidak memerlukan penomoran halaman. Kita tidak perlu membuat dokumen terpisah hanya untuk menghilangkan penomoran pada cover. Ada opsi
Different First Page yang bisa dimanfaatkan untuk hal tersebut.
Berikut adalah cara membuat nomor halaman yang berbeda untuk halaman pertama.
Berikut adalah cara memberi nomor halaman yang berbeda antara halaman genap dan ganjil.
Kesimpulan
Pengaturan di atas adalah dasar dalam membuat nomor halaman di Word. Semua opsi pengaturan ada pada menu Page Number. Setelah mengatur penomoran selanjutnya kita
dapat membuat daftar isi di word secara otomatis. Tentunya ini akan mempermudah kita dan menghemat waktu kita dalam membuat daftar isi.
Pengaturan Kolom
Kolom berguna untuk membuat halaman seperti koran. Di dunia pendidikan juga digunakan saat membuat dokumen publikasi.
Ingin membuat dokumen dengan tampilan mirip koran atau majalah di MS Word? Fitur kolom bisa menjadi solusi untuk membuat tampilan tersebut dengan sangat mudah.
Seperti yang kita ketahui bahwa Microsoft Word merupakan software office yang memiliki fitur paling lengkap. Salah satunya adalah fitur kolom. Fitur tersebut dapat diakses
pada menu Layout tepatnya pada grup Page Setup. Di sana kita bisa membuat kolom dengan berbagai pengaturan sesuai kebutuhan.
Pada artikel belajar Microsoft Word kali ini kita akan membuat kolom mulai dari yang sederhana yaitu dengan lebar yang sama. Lalu kita juga akan buat kolom dengan lebar
yang berbeda. Kemudian kita juga akan melakukan pengaturan dengan menambahkan garis vertikal di antara kolom tersebut.
Berikut ini adalah cara membuat kolom di Word dengan lebar yang sama.
1. Sorot atau blok teks, kalimat atau paragraf yang ingin dibuat menjadi kolom.
2. Klik menu Layout.
3. Klik pada tombol Columns. Maka akan ada pilihan jumlah atau jenis kolom yang tersedia. Di sana ada pilihan 2 dan 3 kolom. Jika ingin membuat lebih dari 3 kolom maka bisa
menggunakan opsi More columns.
4. Pilih More columns untuk membuat kolom sesuai keinginan.
5. Isi jumlah kolom pada kotak Number of columns.
6. Klik OK.
Berikut adalah cara menambahkan kolom di Word dengan lebar yang berbeda.
Setelah membuat kolom di microsoft word adakalanya kita ingin mengedit atau bahkan menghapus kolom tersebut. Hal tersebut sangatlah lumrah apalagi bagi seorang editor
atau pekerja tim yang terbiasa merevisi pekerjaannya karena berbagai hal. Tentunya hal ini bisa dilakukan dengan sangat mudah di MS Word.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghapus kolom di word sesuai dengan kolom mana yang ingin kita hapus. Apakah hanya satu kolom saja yang ingin kita hapus
atau semua yang ada di dokumen kita? Nah, pada materi belajar MS Word kali ini kita akan bahas keduanya baik itu hapus kolom pada seluruh halaman di dokumen dan juga di
bagian tertentu saja.
Sebenarnya langkah di atas kita mengganti pengaturan kolom menjadi 1 kolom pada semua teks di dokumen tersebut. Hal ini sesuai dengan pengaturan default atau pengaturan
awal pada dokumen yang menggunakan 1 kolom pada dokumen.
Hal yang berbeda pada cara kedua adalah pada cara 2 kita menyorot terlebih dahulu teks atau kolom yang ingin dihapus. Artinya kita memilih bagian yang akan kita hapus.
Setelah itu kita dapat menghapusnya melalui menu Columns.
Kesimpulan
Kedua cara menghapus kolom di atas memiliki fungsinya masing-masing. Cara pertama cocok untuk anda yang ingin menghapus semua kolom dalam dokumen. Sedangkan
cara kedua khusus untuk menghapus beberapa kolom saja.
Dalam membuat dokumen di Microsoft Word tentunya tidak hanya teks saja yang ingin kita masukkan ke dalamnya. Seringkali kita juga perlu memasukkan gambar untuk
memperjelas tulisan pada dokumen tersebut. Bahkan kita juga perlu mengatur atau memberi efek gambar tersebut agar lebih menarik dan menyatu dengan dokumen yang kita
buat.
Sebagai aplikasi pengolah kata yang paling populer, MS Word memiliki fitur Insert Picture yang bisa digunakan untuk menambahkan gambar di Word dengan sangat mudah.
Aplikasi ini juga memiliki Picture Tools untuk mengatur gambar di Word dengan fitur yang sangat lengkap.
Untuk memasukkan gambar ke Word ada 2 cara yang dapat digunakan yaitu melalui menu Insert atau dengan cara copy paste. Di tutorial Microsoft Word kali ini kita akan
membahas keduanya secara lengkap. Selain itu kita juga akan membahas tentang cara mengatur gambar dan memberinya caption atau label pada dokumen dengan mudah.
Menyisipkan Gambar ke dalam MS Word dari Menu Insert
Di menu Insert terdapat tombol Pictures untuk memasukkan gambar dari hardisk kita secara offline dan dari mesin pencari online. Umumnya fitur pencarian di MS Word
secara online sangat jarang digunakan. Biasanya kita sudah menyiapkan gambar tersendiri di hardisk atau media penyimpan lain secara offline.
Berikut ini adalah cara menyisipkan gambar pada Microsoft Word dari menu Insert.
1. Tempatkan kursor tepat di mana kita ingin menyisipkan gambar pada halaman kerja MS Word.
2. Klik menu Insert.
3. Klik tombol Pictures yang berada di grup toolbar Illustrations.
4. Pilih This device untuk menambahkan gambar dari media penyimpan offline seperti hardisk atau flashdisk. Maka akan muncul tampilan File Explorer untuk mencari lokasi gambar
kita.
5. Cari dan pilih gambar yang ingin dimasukkan lalu klik Insert.
6. Setelah itu gambar akan tampil di dokumen kita. Silahkan atur dan rapikan sesuai kebutuhan.
Memasukkan Gambar ke Word dengan Cara Copy Paste
Seperti teks, gambar juga bisa di copy dari luar dokumen lalu di paste ke dalam dokumen Word. Cara mengcopy gambar ke word dapat dilakukan langsung dari File Explorer.
Yaitu dengan melakukan klik kanan copy pada file gambar lalu paste di dalam file Word yang sedang dibuka. Untuk lebih jelasnya silahkan simak langkah di bawah ini.
Berikut adalah cara memasukkan gambar ke Word dengan menggunakan copy paste.
Kedua cara di atas hanya untuk memasukkan gambar ke dokumen. Selanjutnya kita perlu mengatur gambar tersebut mulai dari mengatur ukuran hingga posisinya. Nah,
selanjutnya kita akan membahasnya agar dokumen kita terlihat lebih rapi.
Berikut adalah cara mengatur ukuran gambar di word melalui pengaturan size atau dengan menggunakan mouse.
1. Klik pada gambar yang ingin diatur ukurannya. Maka akan muncul menu Format.
2. Klik menu Format tersebut.
3. Kemudian lihat pada bagaian kanan. Di sana terdapat kotak isian Height dan Weight.
4. Masukkan ukuran tinggi gambar dalam cm pada kotak Height. Lalu masukkan ukuran lebarnya dalam cm di kotak Weight. Maka ukuran gambar akan berubah. Cara ini untuk Anda
yang sudah menentukan ukuran gambar dalam cm. Jika belum menentukan ukurannya tetapi hanya ingin membuatnya agar pas pada dokumen maka gunakan mouse seperti pada
langkah selanjutnya.
5. Klik pada gambar. Lalu arahkan kursor pada sudut gambar yang terdapat lingkaran kecil sehingga kursor berubah bentuk menjadi tanda panah kanan-kiri.
6. Klik lalu tahan kemudian geser hingga ukuran sesuai. Lepaskan setelah ukuran sudah sesuai keinginan.
Tips: Jika ingin menempatkan gambar tanpa ada teks di sampingnya maka pilih Top and Bottom. Dengan demikian semua teks akan berada di atas atau di bawah gambar.
Sedangkan jika ingin ada teks di samping gambar maka gunakan Square. Jika ingin menggunakan gambar sebagai background maka pilih Behind Text.
Berikut adalah cara memberi caption atau label pada gambar di Microsoft Word.
Dengan melakukan semua cara di atas mulai dari memasukkan gambar ke word lalu mengatur ukurannya, kemudian mengatur posisi dan terakhir memberi caption maka
dokumen sudah layak disimpan. Sebenarnya caption atau label tidak selalu digunakan pada setiap dokumen. Namun pada dokumen resmi caption sangat disarankan untuk
digunakan.
Adakalanya ketika kita memasukkan gambar ke word ada bagian gambar yang ingin kita hilangkan. Hal ini bisa dilakukan dengan mudah di Ms word menggunakan fitur crop
yang ada pada menu Format. Dengan fitur crop kita bisa memotong gambar lalu membuang bagian yang tidak diinginkan.
Fungsi crop pada ms word adalah untuk menghilangkan atau memotong sisi-sisi gambar yang tidak diinginkan. Sehingga hanya akan menyisakan bagian gambar yang sesuai
dengan keinginan kita untuk tetap dijadikan gambar pada dokumen.
Untuk crop gambar di MS word ada beberapa cara yang bisa digunakan. Pertama dengan crop secara bebas menggunakan mouse. Kedua, dengan menggunakan aspek rasio.
Cara ini sering digunakan untuk crop foto sesuai rasio untuk membuat pas foto. Misalnya pas foto 3×4 atau foto 4×6, foto 2×3 dan lainnya. Ketiga, dengan menggunakan shape
seperti bentuk persegi, lingkaran, segitiga dan bentuk lainnya. Di materi belajar Microsoft Word ini kita akan bahas 3 cara tersebut.
1. Klik gambar yang ingin anda potong. Maka akan tampil menu Format atau Picture Tools.
2. Klik menu Format.
3. Setelah itu, klik tombol Crop yang terletak pada grup toolbar Size. Maka akan muncul tanda crop berbentuk sudut siku bewarna hitam tebal pada ujung atau sudut-sudut gambar.
4. Kemudian klik dan tahan tanda crop tersebut lalu arahkan sesuai keinginan untuk menyeleksi bagian yang ingin dihilangkan dan bagian yang ingin dipertahankan. Area gelap berarti
area tersebut akan dihilangkan.
5. Tekan Enter pada keyboard untuk memotong gambar tersebut. Maka otomatis tanda crop yang berbentuk sudit siku hitam akan hilang dan menghasilkan gambar yang sudah dicrop.
Crop Gambar Di Word Dengan Rasio Tertentu
Bagi anda yang ingin crop foto atau gambar dengan ukuran atau rasio yang sudah ditentukan maka fitur ini sangat cocok untuk anda. Dengan fitur ini kita bisa membuat pas foto
dengan rasio tertentu misalnya 2×3, 3×4, 4×6 dan lainnya. Sehingga kita tidak perlu menggunakan aplikasi edit foto hanya untuk mengubah ukuran foto atau gambar.
Ada 11 macam rasio yang dapat kita pilih yaitu yang pertama adalah square atau kotak dengan rasio 1:1. Kemudian ada opsi ukuran portrait dengan rasio 2:3, 3:4, 3:5 dan 4:5.
Tidak ada rasio 4:6 karena rasio tersebut sudah terwakilkan dengan adanya rasio 2:3. Kemudian terakhir ada pilihan ukuran landscape dengan rasio 3:2, 4:3, 5:3, 5:4, 16:9 dan
16:10.
Berikut adalah cara memotong gambar di Microsoft Word dalam bentuk tertentu.
Penutup
Bagaimana, mudah bukan? Setiap cara di atas memiliki fungsi dan tujuan yang berbeda. Kita harus menyesuaikan dengan kebutuhan kita. Jika hanya ingin memotong bagian
yang tidak diinginkan bisa menggunakan cara pertama. Sedangkan jika ingin menentukan rasio bisa untuk membuat pas foto bisa menggunakan cara 2. Dan jika ingin
memotong menjadi bentuk tertentu maka cara 3 adalah yang paling tepat.
Setelah memasukkan gambar di Microsoft Word tentunya kita perlu mengatur posisinya agar terlihat rapi. Hal ini sebenarnya mudah dilakukan dengan cara menggeser gambar
tersebut dengan mouse. Namun ketika kita menggeser gambar tersebut biasanya akan mengganggu dan mengubah posisi teks yang sudah diatur. Apalagi jika ukuran gambar
tersebut lebih kecil. Posisi teks akan menjadi berantakan dan tidak sesuai dengan keinginan kita.
Masalah tersebut terjadi karena Microsoft Word secara default menggunakan pilihan In line with pada pengaturan wrap text gambar. Pengaturan In line with berarti posisi
gambar yang kita masukkan akan berada sebaris dengan teks. Sehingga bisa mempengaruhi posisi teks yang sudah kita atur. Nah, pada tutorial belajar MS Word ini saya akan
share tips untuk mengatasi masalah tersebut.
Untuk memindahkan gambar atau foto di Microsoft Word secara bebas tanpa mempengaruhi teks yang ada di dokumen kita bisa memilih In Front of Text pada pengaturan
wrap text. Dengan begitu gambar akan berada di depan teks tanpa mengubah posisi teks. Sedangkan jika kita ingin membuat teks berada disamping foto maka dapat memilih
Square. Mari kita bahas mulai dari cara pertama yaitu dengan pilihan In Front of Text.
Berikut ini adalah cara memindahkan gambar di Word dengan bebas tanpa memperngaruhi posisi teks.
Cara di atas bisa dilakukan jika kita tidak ingin ada gambar di samping gambar. Jika ingin ada teks di samping gambar maka gunakan pilihan Square.
Berikut adalah cara menggeser gambar di Word dengan teks berada di samping gambar.
Namun kedua cara di atas masih memungkinkan gambar akan berubah posisi. Jika ingin mengunci gambar agar tidak bergerak maka kita harus memilih Fix Position on Page.
Langsung saja kita bahas langkah-langkahnya agar lebih jelas.
Sekarang coba tekan Enter pada teks atau ubah teks diposisi gambar tersebut. Maka gambar tidak akan berubah lokasinya.
Kesimpulan
Inti dari semua cara di atas adalah memilih In Front of Text pada pengaturan Wrap Text. Setelah itu kita bisa bebas memindahkan atau menggeser gambar sesuai keinginan.
Namun cara itu tidak berlaku jika ingin meletakkan teks di samping gambar. Kita dapat memilih Square pada pengaturan Wrap Text sebagai gantinya.
Setelah memindahkan gambar ke posisi yang sesuai dengan keinginan biasanya kita akan mengedit gambar atau foto tersebut agar terlihat lebih baik. Sebenarnya tidak banyak
yang bisa dilakukan di Word dalam hal edit gambar. Kita hanya bisa melakukan editing dasar seperti memotong atau crop gambar yang sudah kita bahas sebelumnya di artikel
lain. Lalu mengubah style gambar, memberi border, memberi efek, mengatur brightness, contrast dan juga saturasi.
Dari semua fitur editing yang ada tersebut tentunya akan kita bahas seluruhnya pada materi belajar Microsoft Word kali ini. Kita mulai dari fitur yang paling banyak digunakan
yaitu mengubah style dengan fitur Picture Styles.
Berikut ini adalah cara mengubah style gambar di Word dengan menggunakan fitur Picture Styles.
Berikut adalah cara menambahkan border pada gambar di Word dengan Picture Border.
Berikut adalah cara memberi efek pada gambar di MS Word dengan Picture Effects.
Berikut ini adalah cara mengedit contrast dan brightnest gambar di Microsoft Word.
Bagaimana, mudah bukan? Sebenarnya masih ada beberapa fitur-fitur lain yang bisa kita explore lagi untuk mengedit gambar di ms word asal kita mengerti fungsi daripada fitur
tersebut. Misalnya Artistic Effects dan Recolor. Semua fitur edit gambar berada di menu Format. Jadi anda bisa mencobanya satu-persatu. Jika tidak suka dengan hasilnya kita
hanya perlu melakukan undo dan redo dengan mudah.
Tabel
Materi selanjutnya kita akan belajar tentang tabel. Mulai dari membuat, menghapus, sel, baris, kolom, border, warna dan juga style pada tabel.
Di dalam aplikasi microsoft word telah disediakan fitur untuk memudahkan kita dalam membuat tabel pada sebuah dokumen. Fungsi tabel sendiri adalah untuk menyajikan data
berupa teks atau angka agar lebih mudah dimengerti oleh pembaca. Fitur tabel pada office Word di laptop atau PC sangat mudah dikombinasikan dengan teks atau objek lain
misalnya gambar, wordart dan lainnya. Tentunya hal tersebut dapat mempercantik tabel yang akan dibuat.
Ada 3 cara yang bisa dilakukan untuk membuat tabel di Word. Pertama, dengan menggunakan cara cepat yaitu memanfaatkan menu Toolbar Table. Kedua, dengan
menggunakan Dialog Box Insert Table. Ketiga adalah dengan menggunakan Convert Text To Table untuk bisa langsung merubah karakter teks menjadi dalam bentuk tabel.
Pada tutorial Microsoft Word kali ini kita akan bahas ketiganya mulai dari yang pertama.
Tutorial ini bisa dilakukan di Microsoft Word 2007, 2010, 2013, 2016 dan 2019.
Berikut ini adalah cara membuat tabel di word dengan cepat menggunakan tombol Table di menu Insert.
Berikut adalah cara membuat tabel di Microsoft Word melalui Insert table.
Tanda pemisah berupa koma, tab atau spasi tersebut bisa digunakan sebagai batas untuk membuat kolom. Sedangkan untuk membuat baris harus menggunakan Enter. Nah
langsung saja kita ke langkah-langkahnya agar mudah dimengerti.
Berikut adalah cara bikin tabel di Word dengan konversi teks melalui menu Convert Text to Table.
1. Ketik teks yang akan kita jadikan tabel dengan menggunakan tanda pemisah, biasanya bisa berbentuk tab, koma, atau spasi. Tanda pemisah tersebut nantinya berguna untuk
dikonversikan menjadi kolom pada tiap-tiap karakter yang dimasukkan. Sedangkan untuk membuat baris kita bisa membuat baris baru dengan menggunakan Enter pada keyboard.
Untuk lebih mudah lihat contoh berikut:
1, Kuota 5GB, 20000
2, Kuota 10GB, 30000
3, Kuota 15GB, 40000
2. Blok teks yang sudah diketik tersebut.
3. Setelah itu klik menu Insert.
4. Klik pada tombol Table untuk menampilkan beberapa pilihan.
5. Klik Convert Text to Table. Untuk memunculkan kotak dialog Convert Text to Table.
6. Masukkan tanda pemisah yang digunakan pada Separate text at. Misalnya pada contoh di atas kita menggunakan tanda koma sebagai pemisah. Maka kita dapat mengetik tanda
koma pada kolom Other atau cukup memilih Commas. Secara otomatis jumlah kolom dan baris akan muncul di bagian Table Size.
7. Klik OK untuk menampilkan tabel.
Penutup
Dengan 3 cara di atas kita bisa memilih salah satu sesuai dengan kebutuhan dan kondisi. Jika kita tidak punya data yang terstruktur yang sudah diketik maka bisa membuat dari
awal dengan cara 1 dan 2. Sedangkan jika kita punya data terstruktur yang sudah diketik maka bisa memanfaatkan cara 3.
Cara Menghapus Tabel di Microsoft Word
25 Juli 2023 Adi Wirawan
Setelah mengetahui cara membuat tabel di word maka tentunya kita harus mengetahui cara menghapus tabel tersebut. Agar saat ada kesalahan atau saat tidak diperlukan lagi kita
dapat menghilangkannya dengan mudah. Sebenarnya cara yang dilakukan sama dengan menghapus objek lain di word seperti teks, gambar dan lainnya. Namun seringkali saat
menghilangkan tabel yang terhapus hanya teks di dalamnya sedangkan garis-garisnya tidak terhapus. Hal ini dikarenakan kita salah menyorot tabel tersebut.
Ada 3 cara yang bisa dilakukan untuk bisa menghapus tabel di microsoft word dengan benar. Diantaranya adalah dengan menggunakan klik kanan mouse, menggunakan tombol
keyboard backspace, atau bisa juga melalui toolbar yang telah disediakan oleh ms word. Di materi belajar microsoft word ini kita akan bahas 3 cara tersebut.
Berikut ini adalah cara menghapus tabel di Word dengan klik kanan pada table selection.
1. Klik pada tabel yang ingin di hapus untuk mengaktifkan tabel. Sehingga akan muncul ikon table selection yang berada di pojok kiri atas tabel. Ikon tersebut seperti tanda plus.
2. Klik pada ikon table selection tersebut. Maka semua bagian tabel akan tersorot.
3. Klik kanan tepat pada ikon table selection.
4. Lalu pilih Delete Table. Maka otomatis tabel tersebut akan langsung terhapus.
Menghapus Tabel di Word dengan Tombol Backspace
Cara selanjutnya juga tergolong cara yang simple dan lebih cepat dibandingkan cara pertama. Hampir sama seperti cara yang sebelumnya, perbedaannya hanya saja pada cara ini
kita memanfaatkan tombol backspace pada keyboard sebagai eksekusinya.
Berikut adalah cara menghapus tabel di word dengan menggunakan tombol backspace.
1. Klik tabel yang ingin kita hapus. Maka akan muncul menu Layout.
2. Selanjutnya klik pada menu Layout.
3. Klik tombol Delete. Maka akan muncul beberapa pilihan penghapusan.
4. Klik menu Delete Table untuk menghapus tabel yang telah dipilih sebelumnya.
Penutup
Itulah beberapa cara untuk menghapus tabel di ms word secara keseluruhan. Jika anda ingin menghapus garis tabel maka silahkan lihat pada materi lain tentang menghilangkan
garis (border). Di sana kita bisa menghilangkan garis pinggiran atau kotak sesuai kebutuhan.
Dari 3 cara di atas, cara paling cepat adalah cara kedua. Sedangkan yang paling lambat adalah cara ketiga. Namun untuk pemilihan cara yang tepat adalah yang sesuai dengan
style dan selera kita. Terkadang ada pengguna yang lebih suka menggunakan mouse atau mousepad maka cara ketiga yang bisa dipilih. Sedangkan jika ingin mencari kecepatan
maka cara pertama atau kedua bisa menjadi pilihan.
Untuk mempermudah kita dalam memperlajari materi tabel di Word mulai dari membuat tabel di word dan hal lainnya maka sebaiknya kita kenali terlebih dahulu bagian-bagian
tabel tersebut. Dengan memperlajari bagian tabel kita tidak akan bingung dengan berbagai istilah yang akan muncul di materi yang akan kita pelajari nantinya. Di materi belajar
MS Word ini kita juga membahas beberapa tombol atau icon yang berkaitan dengan tabel.
Beberapa dari kita mungkin sudah pernah mendengar tentang kolom, baris, maupun sel. Tiga komponen tersebut adalah komponen utama pembentuk tabel. Terkadang kita
masih bingung dalam membedakan bagian satu dengan yang lain-nya, mana yang kolom dan mana yang baris. Untuk itulah kita akan membahasnya secara detail. Kita mulai
dari baris.
Row (Baris)
Row atau biasa disebut dengan baris merupakan bagian tabel yang mendatar atau horizontal dari kiri ke kanan. Pada contoh di atas terdapat 4 baris dalam tabel tersebut.
Jika kita biasa melihat tabel dan menemukan judul-judul dengan tulisan/font yang bercetak tebal berada di dalam tabel dari sisi kiri ke kanan, maka judul-judul tersebut terletak
pada suatu baris. Kita bisa menyebutnya dengan baris judul pada tabel tersebut. Pada baris selanjutnya berisikan deskripsi mengikuti dengan judul yang ada di atasnya.
Column (Kolom)
Column atau kolom adalah bagian tabel yang tegak atau vertikal dari atas ke bawah. Disebut satu kolom berarti dimuali dari yang paling atas hingga bagian paling bawah tabel.
Gampangnya jika kita melihat urutan nomor dari atas ke bawah yang biasanya diletakkan di sisi paling kiri sebuah tabel, maka angka atau nomor tersebut berada di bagian suatu
kolom pada tabel. Pada contoh di atas terdapat 3 kolom pada tabel itu.
Cell (Sell)
Cell atau sell adalah bagian dari tabel yang terbentuk karena adanya pertemuan antara baris dan kolom. Sehingga dari adanya pertemuan tersebut membentuk kotak-kotak kecil
pada tabel.
Di dalam sell kita bisa mengisinya dengan objek seperti teks, icon, gambar dan lainnya. Nah, pada contoh di atas terdapat 12 sell. Simak juga bagian-bagian ms word beserta
fungsinya.
Selain untuk menyorot, table selection juga bisa digunakan untuk menggeser tabel memindahkan ke posisi yang diinginkan. Tanda tersebut akan aktif ketika kita mengklik tabel
tersebut.
Itulah beberapa bagian dari tabel pada aplikasi ms word yang perlu kita kenali. Dengan mengenal bagian-bagian tersebut, maka tidak ada lagi kata bingung saat membahas
materi tabel selanjutnya. Karena pada materi tersebut kita akan menggunakan istilah-istilah di atas tanpa perlu menjelaskan ulang tiap bagian.
Secara logika apabila kita sudah bisa membuat tabel dalam halaman dokumen MS Word, maka harusnya juga bisa dengan mudah mengedit tabel tersebut. Tujuannya tentu
untuk memperbaiki tabel saat ada kesalahan atau kekurangan dalam pembuatannya. Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah mengedit sel tabel baik itu memambahkan sel
pada tabel maupun menghapus sel pada tabel tersebut.
Dengan menambahkan sel atau menghapus sel yang ada pada tabel, kita bisa menyisipkan data atau menghapus data yang ada di sel tabel. Sehingga kita tidak perlu lagi untuk
merombak atau membuat tabel baru lagi. Ada beberapa pilihan opsi pada fitur penambahan atau penghapusan sel tabel ms word yang akan dibahas di materi ms word ini. Opsi
tersebut sangat membantu kita untuk menyesuaikan posisi sel tabel ketika kita menambahkan atau menghapus sel di tabel.
1. Klik pada sel tabel tempat di mana kita ingin menambahkan sel pada tabel tersebut.
2. Klik kanan sel tersebut sehingga muncul beberapa pilihan menu klik kanan.
3. Pilih Insert untuk menampilkan beberapa pilihan menu.
4. Klik Insert Cells. Maka kotak dialog Insert Cells akan muncul. Di sana akan muncul beberapa pilihan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Pilihan tersebut antara lain:
o Shift cells right, Jika kita menggunakan pilihan ini maka sel yang baru akan dimasukkan ke tempat di mana kita mengklik sel ini. Lalu sel yang lama akan dipindah ke sebelah
kanan tabel.
o Shift cells down, Jika kita memilihnya maka sel yang baru akan dimasukkan ke tempat di mana kita mengklik sel ini. Lalu sel yang lama akan dipindah ke bawah.
o Insert entire row, Jika memilih pilihan ini maka akan muncul baris (row) yang baru. Sedangkan sel beserta baris yang lama akan turun ke bawah.
o Insert entire column, Jika kita memilihnya maka akan muncul kolom (column) yang baru. Sedangkan sel beserta kolom yang lama akan dipindah ke kanan.
5. Klik OK untuk mengaplikasikannya.
Menghapus Sel Tabel di MS Word
Apabila kita menginginkan untuk menghapus sel yang ada di dalam tabel tanpa perlu menghapus keseluruhan tabel tersebut, maka kita bisa menggunakan cara ini. Lihat juga
Cara Membuat Tabel di Word dengan mudah.
Sebenarnya kita juga bisa memilih menu yang terdapat pada bagian tab layout di jendela ms word yang pada intinya sama saja. Semuanya kembali lagi tergantung kepada
kebutuhan dan kondisi masing-masing.
Dalam membuat tabel di Word adakalanya kita perlu menggabungkan beberapa sel menjadi satu baik secara vertikal maupun horizontal atau biasa juga disebut dengan Merge
Cells. Merge cells adalah suatu perintah yang digunakan untuk menggabungkan beberapa sel dalam tabel menjadi satu. Penggabungan cell ini berfungsi apabila ada 2 sel atau
lebih pada baris atau kolom yang sebenarnya memiliki judul dan maksud yang sama.
Untuk menggabungkan sel tabel ada beberapa cara yang bisa kita lakukan. Diantaranya kita bisa menggunakan toolbar atau menu yang ada pada jendela ribbon ms word. Selain
itu kita juga bisa menggunakan cara cepatnya yaitu dengan memanfaatkan klik kanan pada mouse kita.
Berikut ini adalah cara menggabungkan sel tabel dengan menggunakan toolbar.
1. Sorot atau blok sel-sel yang ingin digabungkan. Dalam hal ini kita pilih kedua sel yang akan digabung. Satu berisi cell kosongan dan satunya lagi berisi cell yang sudah ada teks
judulnya.
2. Setelah menyorot sel tesebut, klik menu Layout.
3. Klik Merge Cells untuk mulai menggabungkan sel tersebut menjadi satu. Selanjutnya kita hanya perlu merapikan teksnya agar berada di posisi tengah, sesuaikan saja dengan yang kita
inginkan.
Menggabungkan Sel Dengan Memanfaatkan Klik Kanan
Cara selanjutnya ini termasuk cara yang paling mudah dan cepat. Kita bisa menggabungkan 2 sel tabel atau lebih dengan memanfaatkan klik kanan yang ada pada keyboard kita.
1. Pilih atau blok sel pada tabel yang ingin digabungkan (merge). Seperti contoh kita bisa memilih cell kosongan atau tidak ada karakter teksnya dan satunya lagi sudah berisi karakter
teks yaitu judul.
2. Klik kanan pada sel yang telah disorot.
3. Klik Merge Cells untuk mengaplikasikan penggabungan sel. Lihat hasilnya maka otomatis kedua sel tersebut akan tergabung menjadi satu. Kita bisa memposisikan teks ke tengah-
tengah cell agar lebih terlihat rapi.
Kedua cara pada materi belajar MS Word ini sebenarnya memiliki hasil dan proses yang sama. Hanya berbeda pada lokasi mengakses menu merge cells tersebut. Cara kedua
lebih cepat dibandingkan yang pertama.
Syarat untuk bisa bisa menggunakan merge cells kita harus memilih minimal 2 sel atau lebih pada baris atau kolom tabel kita. Sebaiknya hanya satu cell saja yang diberi teks
sedangkan yang lainnya kosong. Jika di dalam sel tersebut terdapat karakter teks pada tiap-tiap sel maka hasilnya menjadi tidak rapi.
Menambah dan Menghapus Baris Tabel (Row) di Word
25 Juli 2023 Adi Wirawan
Di dalam ms word kita bisa menentukan banyaknya baris dan kolom dari awal proses membuat tabel di Word. Namun adakalanya kita ingin memasukkan data yang tertinggal
sehingga harus menambahkan baris pada tabel tersebut. Kita bisa melakukannya dengan memanfaatkan fitur yang ada pada ms word. Begitu juga sebaliknya, kita bisa dengan
mudah menghapus baris pada tabel yang sudah terlanjur kita buat.
MS word memang telah menyediakan fitur menu untuk menambah dan menghapus baris tabel di ms word. Menu tersebut dapat diakses melalui beberapa cara. Pertama yaitu
melalui menu toolbar yang ada pada jendela ribbon ms word. Kemudian yang kedua dapat diakses dengan menggunakan klik kanan pada mouse. Nah di materi microsoft word
ini kita akan bahas semuanya.
1. Tempatkan kursor pada bagian baris tabel yang ingin ditambahkan dengan baris baru.
2. Klik menu Layout yang ada di sebelah paling kanan menu pada jendela ms word.
3. Lalu klik menu Insert Above jika kita ingin menambahkan baris (row) di atas posisi kursor. Klik menu Insert Below jika kita ingin menambahkan baris (row) di bawah posisi kursor.
4. Selain itu, kita juga bisa menambahkan baris tabel dengan langsung menggunakan klik kanan pada bagian tabel. Klik kanan pada baris yang ingin ditambahkan baris baru.
5. Klik menu Insert kemudian akan tampil beberapa pilihan menu termasuk Insert above dan Insert Below.
6. Pilih Insert Above untuk menambahkan baris di atasnya. Pilih Insert Below untuk menambahkan baris di bawahnya.
Menghapus Baris Tabel (Row) di Microsoft Word
Seperti halnya menambahkan baris pada tabel ms word, kita juga bisa menghapus baris tabel secara satu persatu atau menghapus banyak baris sekaligus sesuai dengan keinginan
kita. Tentu dengan cara yang juga telah kita beritahukan sebelumnya.
1. Klik atau blok pada bagian baris tabel mana yang kita ingin hapus. Jika satu baris saja maka cukup taruh kursor ke dalam baris tersebut. Jika lebih dari satu baris maka blok bagian
baris mana saja yang ingin dihapus.
2. Klik menu Layout yang ada di sebelah paling kanan menu pada jendela ms word.
3. Klik menu Delete, maka akan muncul beberapa pilihan delete.
4. Pilih Delete Rows untuk menghapus baris yang sudah kita pilih sebelumnya.
5. Selain itu, kita juga bisa menghapus tabel dengan langsung menggunakan klik kanan pada bagian baris mana yang ingin kita hapus. Klik kanan pada baris tersebut.
6. Lalu klik Delete Cells, maka akan muncul kotak dialog Delete Cells.
7. Selanjutnya centang atau pilih pilihan Delete entire row.
8. Klik OK untuk mulai menghapus baris yang sudah dipilih sebelumnya.
Mudah bukan? Biasanya yang sering bermasalah adalah menghapus baris. Karena umumnya jika kita hapus baris dengan cara biasa menggunakan tombol delete atau backspace
maka yang terhapus adalah datanya saja. Sedangkan baris tabelnya tidak ikut terhapus. Namun dengan cara di atas maka data dan baris tabel akan terhapus sempurna.
Tidak perlu khawatir apabila kita sudah terlanjur membuat tabel di MS Word tetapi ternyata kolom tabel tersebut kurang atau lebih. Karena di dalam aplikasi ms word sudah
mempunyai fitur editing tabel yang dapat membantu kita untuk mengedit bagian tabel. Khususnya dalam hal menambah dan menghapus kolom tabel kita.
Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk menambah atau menghapus kolom tabel yang akan kita bahas di materi MS Word kali ini. Pertama yaitu dengan menggunakan
menu toolbar ms word. Kedua yaitu dengan memanfaatkan fitur klik kanan.
1. Tempatkan kursor pada sel tabel yang hendak kita tambahkan kolom baru di sebelahnya.
2. Klik menu Layout.
3. Lalu klik menu Insert Left jika kita ingin menambahkan kolom (column) pada bagian sebelah kiri kursor. Atau klik menu Insert Right jika kita ingin menambahkan kolom (column) pada
bagian sebelah kanan kursor.
4. Selain itu, kita bisa menambahkan column dengan memanfaatkan klik kanan pada bagian tabel.
5. Kemudian klik menu Insert lalu akan tampil beberapa pilihan menu termasuk Insert Column to the left dan Insert Column to the right.
6. Pilih salah satu sesuai dengan keinginan kita. Maka otomatis column yang baru akan muncul.
Menghapus Kolom Tabel di Microsoft Word
Di sini kita bisa menghapus kolom pada tabel baik secara satu persatu ataupun lebih. Bedanya hanya pada cara kita dalam memilih kolom tersebut.
1. Klik atau sorot (blok) pada bagian kolom mana yang kita ingin hapus. Jika satu column saja maka cukup tempatkan kursor ke dalam column tersebut. Sedangkan jika lebih dari satu
kolom maka blok bagian kolom mana saja yang ingin dihapus.
2. Klik menu Layout.
3. Klik menu Delete. Maka akan muncul beberapa pilihan delete.
4. Klik Delete Columns untuk menghapus kolom yang sudah kita pilih sebelumnya.
5. Selain itu, kita bisa menghapus kolom tabel dengan langsung menggunakan klik kanan pada bagian kolom mana yang ingin dihapus.
6. Lalu klik Delete Cells. Maka akan muncul kotak dialog Delete Cells.
7. Selanjutnya centang atau pilih pilihan Delete entire column.
8. Klik OK untuk mulai menghapus kolom yang sudah kita pilih sebelumnya.
9. Jika kita memilih kolom dengan cara memblok column yang ingin dihapus dengan menggunakan klik kanan, kita hanya perlu klik Delete Columns. Maka otomatis column akan
terhapus.
Itulah cara-cara untuk menambah dan juga menghapus kolom tabel ms word yang bisa kita praktekkan baik melalui menu toolbar maupun dengan memanfaatkan mouse atau
mousepad. Sesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kita masing-masing mana yang ingin digunakan.
Kelebihannya jika kita paham mengenai cara-cara tersebut kita bisa menambah maupun menghapus kolom kapanpun, di manapun tanpa bingung-bingung terlebih dahulu.
Bahkan ketika ada tugas yang mengharuskan untuk menggunakan cara tersebut.
Warna default saat membuat tabel di Microsoft Word adalah putih dan tidak ada kombinasi. Hal ini tentunya akan membuat tabel kita menjadi tidak menarik. Selain itu jika
warna yang ditampilkan hanya putih pada semua baris atau kolom tentunya lebih menyulitkan pembaca saat memahami tabel tersebut. Microsoft Word memiliki fitur untuk
mewarnai tabel dalam berbagai warna. Kita bisa mewarnai background, sel, baris, kolom dan juga garis atau border dari tabel tersebut.
Pada dasarnya ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk memberi warna pada tabel di Word. Kita bisa menggunakan menu toolbar. Atau kita juga bisa menggunakan klik
kanan pada mouse atau mousepad kita.
Berikut ini adalah cara memberi warna pada tabel di word dengan menggunakan toolbar.
1. Sorot atau blok bagian tabel yang ingin di beri warna. Kita dapat menyorot semua sel, beberapa sel, baris atau kolom tertentu.
2. Klik menu Design.
3. Klik tanda panah bawah pada toolbar Shading untuk menampilkan pilihan warna.
4. Pilih warna yang diinginkan.
Mewarnai Tabel di Microsoft Word dengan Klik Kanan
Cara yang selanjutnya ini mungkin bisa menjadi alternatif pilihan lain untuk mewarnai tabel ms word dengan langkah yang lebih cepat. Sebenarnya caranya sama, hanya saja
berbeda cara mengakses menunya. Simak juga bagian-bagian microsoft word dan fungsinya.
1. Blok atau sorot pada bagian tabel yang ingin kita beri warna. Jika kita ingin mewarnai beberapa sel saja maka kita bisa memblok sel-sel pada tabel tersebut. Apabila kita ingin
mewarnai keseluruhan tabel klik pada tombol table selection.
2. Lalu klik kanan. Maka akan muncul beberapa pilihan menu klik kanan.
3. Cari icon Shading yaitu berbentuk ember biasanya terletak di sebelah Font Color. (Lihat pada gambar di bawah di nomor 3).
4. Klik tanda panah tepat di samping icon shading tersebut untuk menampilkan beberapa pilihan warna yang bisa dipilih.
5. Pilih warna sesuai dengan yang diinginkan untuk mulai mengaplikasikannya.
Itulah beberapa cara mewarnai tabel di ms word yang bisa kita coba supaya tabel kita tidak terlihat monoton. Saran saya, jangan terpaku hanya pada satu warna saja yang
diaplikasikan ke dalam satu tabel. Lihat juga rata kanan kiri di word.
Hal ini memang kembali kepada selera dan kebutuhan masing-masing tetapi tidak ada salahnya juga jika kita memvariasikan warna yang berbeda antara judul yang terdapat di
baris tabel dengan deskripsi tabel. Begitu juga dengan bagian kolom atau yang lainnya agar lebih terlihat kreatifitas kita.
Secara default, tabel yang kita buat di Microsoft word akan menampilkan semua garis atau border di setiap sel tabel. Sebenarnya kita dapat menghapus garis-garis tersebut
dengan mudah sesuai selera karena MS Word memiliki fitur yang lengkap untuk mengaturnya. Kita dapat menghapus semua garis atau menghapus beberapa garis saja sesuai.
Untuk menghapus garis tabel di word ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Pertama kita bisa menggunakan menu cepat Borders yang dapat diakses melalui toolbar atau
melalui klik kanan pada mouse. Sedangkan cara lainnya yaitu kita juga bisa memanfaatkan kotak dialog Borders and Shading. Di materi belajar ms word ini kita akan
membahas kedua cara tersebut.
Berikut ini adalah cara menghapus garis tabel di word dengan menggunakan toolbar borders.
1. Klik pada bagian tabel yang ingin di hapus garisnya. Jika kita ingin menghilangkan garis pada beberapa sel saja maka kita bisa menyorot atau blok sel-sel tertentu saja. Jika ingin
mengatur pada keseluruhan tabel maka blok semua bagian tabel tersebut.
2. Selanjutnya klik menu Design.
3. Klik tanda panah ke bawah pada menu Borders. Maka akan tampil pilihan-pilihan garis yang dapat ditampilkan atau dihapus. Di situ bisa kita lihat garis mana saja yang tampil dan
tidak. Seperti pada Bottom border (garis bagian bawah), Top border (garis bagian atas), Left Border (garis sebelah kiri) dan seterusnya.
4. Klik pada pilihan garis yang ingin dihapus. Misalnya jika ingin menghapus garis bagian bawah maka klik Bottom border atau jika ingin menghilangkan semua garis bagian dalam maka
klik Inside borders. Maka garis akan hilang.
5. Selain itu kita juga bisa menggunakan klik kanan pada bagian tabel yang telah disorot atau diblok.
6. Lalu klik pada pilihan Borders maka akan tampil opsi seperti langkah nomor 3. Kita dapat memilih sesuai kebutuhan.
Menghilangkan Garis Tabel di Microsoft Word melalui Borders and Shading
Cara berikutnya yaitu dengan menggunakan menu Borders And Shading. Menu Borders And Shading sering digunakan dalam memformat atau memodifikasi garis/border tabel.
Kita mengaksesnya melalui klik kanan pada bagian tabel yang disorot. Baca juga cara membuat tabel di word.
Berikut adalah cara menghilangkan garis tabel di word melalui borders and shading pada table properties.
1. Sorot atau blok bagian tabel yang ingin di hilangkan garisnya. Jika kita ingin menghilangkan garis pada beberapa sel saja maka blok sel-sel tersebut. Jika ingin menghapus garis pada
semua bagian tabel tersebut maka blok seluruh bagian tabel tersebut.,
2. Klik kanan. Lalu klik Table properties.
3. Kemudian klik tombol Borders and Shading.
4. Setelah itu pilih border yang sesuai pada settings. Pilih None jika ingin menghilangkan semua garis tabel. Pilih Box jika ingin menghapus garis bagian dalam tabel. Pilih All jika ingin
menampilkan semua garis. Atau jika ingin menghapus garis tertentu maka klik garis yang ada di bagian preview sebelah kanan.
5. Klik OK untuk menyimpan perubahan.
6. Klik OK sekali lagi untuk menutup dialog box.
Penutup
Kedua cara di atas memiliki opsi yang sama lengkapnya. Cara pertama lebih cepat dibandingkan kedua karena tidak perlu melalui pengaturan table properties. Namun jika ingin
melihat pengaturan yang lebih lengkap sebaiknya gunakan cara 2. Karena pada table properties terdapat pengaturan dan fitur yang lebih banyak. Kita juga dapat mengatur posisi
teks, lebar kolom dan lainnya di sana.
Materi belajar ms word kali ini akan menjelaskan beberapa tips dalam mengatur garis (border) pada tabel ms word. Antara lain mengatur warna, style serta ukuran garis border
yang kita buat. Tujuan kita mengatur warna, style, dan ukuran pada garis (border) adalah agar tabel terlihat lebih menarik.
Aplikasi ms word telah menyediakan menu atau tools yang bisa dimanfaatkan untuk mengedit garis (border) pada tabel kita. Dengan menggunakan menu tool tersebut maka kita
bisa melakukan banyak hal. Diantaranya adalah mengatur warna, style serta ukuran garis (border) pada tabel sesuai dengan kebutuhan kita.
Mengubah Warna Garis (Border) pada Tabel MS Word
Seperti yang kita tahu bahwa ketika kita membuat tabel di ms word maka warna garis (border) pada tabel tersebut adalah hitam. Bila kita tidak suka warna default tersebut dan
ingin merubah warnanya maka dapat mengubahnya melalui menu Design.
Berikut ini adalah cara mengubah warna garis tabel di Microsoft Word.
1. Klik tabel atau bagian tabel yang ingin di ubah warna garisnya.
2. Klik menu Design.
3. Lalu pada area Borders klik kotak kecil yang terletak di sebelah tulisan Borders tersebut untuk membuka kotak dialog Borders and Shading.
4. Klik kotak pilihan Color yang terdapat pada tab Borders untuk membuka pilihan warna yang ingin kita pilih.
5. Klik salah satu warna yang diinginkan.
6. Klik kotak pilihan Apply to untuk mengaplikasikan warna di keseluruhan garis tabel dengan memilih pilihan Table atau mengubah warna hanya pada sel tertentu saja dengan memilih
pilihan Cell.
7. Klik OK untuk melihat hasilnya.
1. Klik tabel atau blok sel tabel yang akan kita atur style garis bordernya.
2. Klik tab menu Design.
3. Kemudian pada area Borders klik kotak kecil yang terletak di sebelah tulisan Borders tersebut untuk menampilkan kotak dialog Borders and Shading.
4. Klik kotak pilihan Style yang terdapat pada tab Borders untuk menampilkan berbagai macam bentuk style yang hendak kita pilih.
5. Klik salah satu style yang kita inginkan.
6. Lalu klik kotak pilihan Apply to untuk memilih mau mengaplikasikan style di keseluruhan garis tabel dengan memilih pilihan Table atau memilih merubah style hanya pada sel
tertentu saja dengan memilih pilihan Cell.
7. Klik OK untuk mulai mengaplikasikannya.
Mengubah Ukuran Garis (Border) Tabel di MS Word
Apakah kita menginginkan garis (border) pada tabel berukuran tebal? Atau ingin yang tipis-tipis saja? Jangan khawatir, semua itu bisa diatur dengan mudah.
1. Klik pada tabel atau bagian tabel yang ingin kita atur ukuran garisnya.
2. Lalu klik menu Design.
3. Selanjutnya pada area Borders klik kotak kecil yang terletak di sebelah tulisan Borders tersebut untuk membuka kotak dialog Borders and Shading.
4. Klik kotak pilihan Width yang terdapat pada tab Borders untuk membuka pilihan ukuran ketebalan yang kita inginkan, ada ¼ , ½ , hingga 6 point (pt), semakin tinggi angka point yang
kita pilih, maka semakin tebal juga garisnya.
5. Kemudian klik kotak pilihan Apply to untuk memilih apakah kita mau mengaplikasikan ukuran tersebut di keseluruhan garis tabel dengan cara memilih pilihan Table, atau hanya
mengaplikasikan ukuran garis (border) pada sel tertentu saja dengan memilih pilihan Cell.
6. Klik OK.
Dengan 3 pengaturan di atas harusnya tabel yang dibuat memiliki tampilan yang lebih menarik. Kita dapat memilih perpaduan warna border dengan warna sel yang telah kita
terapkan. Begitu juga ukuran bordernya, kita dapat menebalkan bagian yang dianggap lebih penting atau sesuai dengan kebutuhan.
Menggunakan dan Memodifikasi Table Style di MS Word
1 Agustus 2023 Adi Wirawan
Ketika kita ingin mempercantik tabel di MS Word tapi tidak ingin ribet memberi warna tabel, style, border dan lainnya satu-persatu maka fitur table style bisa menjadi solusi.
Dengan table style kita hanya perlu memilih tampilan yang sesuai dengan selera kita setelah membuat tabel di MS Word. Microsoft telah menyediakan lebih dari 100 style yang
bisa digunakan. Selain itu kita juga bisa memodifikasinya sesuai keinginan.
Tabel style adalah fitur yang telah disediakan oleh ms word di dalamnya terdapat berbagai macam pilihan style tabel atau presets yang siap pakai untuk mempercantik tampilan
tabel. Secara garis besar, ada 3 kategori style yang tersedia yaitu plain, grid dan list.
Ituulah cara menggunakan Table Styles dan memodifikasi style tabel yang bisa kita lakukan jika kita masih belum puas ketika kita menggunakan table style. Dengan begitu kita
bisa memakai tabel modifikasi kita kapanpun dan tidak perlu repot-repot lagi untuk mengedit tabel kita satu persatu.
Tentu kita tidak akan membiarkan teks yang telah kita ketikkan atau kita masukkan ke dalam tabel ms word terlihat berantakan bukan? Seperti contoh, ketika kita mengetik teks
di dalam tabel ms word dan teks tersebut akan berada di posisi sebelah kiri, sedangkan kita ingin merubah teks menjadi berada di posisi tengah. Hal itu tentu bisa dilakukan
karena kita hanya perlu memanfaatkan fitur perataan teks yang telah disediakan oleh ms word.
Ada 2 jenis perataan teks yang bisa kita atur sesuai dengan keinginan. Pertama secara horizontal dan yang kedua secara vertikal. Pada materi sebelumnya kita hanya melakukan
perataan teks secara horizontal pada materi rata kanan kiri ms word. Nah, agar teks lebih terlihat rapi dan berada di posisi tengah kotak pada tabel maka kita juga perlu mengatur
perataan vertikal. Namun sebelumnya kita bahas terlebih dahulu perataan horizontal.
Berikut ini adalah cara mengubah perataan teks pada tabel Microsoft Word secara horizontal.
1. Klik atau blok pada teks di dalam tabel yang ingin diatur perataannya secara horizontal.
2. Klik menu Home.
3. Lalu klik tombol Align Left untuk meratakan teks ke kiri. Klik tombol Align Center untuk meratakan teks ke tengah. Klik Align Right untuk meratakan tulisan ke kanan. Atau klik Justify
untuk meratakan kanan kiri teks di tabel.
Mengubah Perataan Teks di Tabel MS Word Secara Vertikal
Jika horizontal itu ibarat garis yang datar maka vertikal itu ibarat garis yang tegak atau bisa kita representasikan ke dalam posisi yaitu dari atas ke bawah atau sebaliknya. Jadi,
untuk meratakan teks di tabel secara vertikal maka kita bisa mengubah posisi teks yang ada di tabel kita menjadi berada di atas, mengambang (tengah), atau berada di dasar
(bawah).
Berikut adalah cara mengubah perataan teks di Tabel Word secara vertikal.
1. Klik atau blok pada teks di dalam tabel yang ingin diubah perataannya secara vertikal.
2. Klik menu Layout.
3. Pilih perataan yang sesuai pada toolbar Alignment. Di sana terdapat berbagai perataan secara vertikal sekaligus juga horizontal, yaitu:
o Align Top Left untuk meratakan teks di posisi kiri atas.
o Align Top Center untuk meratakan teks di posisi tengah atas.
o Align Top Right untuk meratakan teks di posisi kanan atas.
o Align Center Left untuk meratakan teks ke posisi kiri tengah.
o Align Center untuk meratakan teks ke posisi tengah-tengah sel tabel vertikal dan horizontal.
o Align Center Right untuk meratakan tulisan ke posisi kanan tengah.
o Align Bottom Left untuk perataan teks kiri bawah.
o Align Bottom Center untuk perataan teks tengah bawah.
o Align Bottom Right untuk perataan teks kanan bawah.
4. Setelah itu teks secara otomatis akan berubah posisinya sesuai dengan pengaturan tadi.
Bagaimana, mudah bukan? Sebenarnya kita bisa melakukan pengaturan Text Alignment secara vertikal melalui Table Properties. Caranya dengan klik kanan pada tabel yang
ingin diatur lalu pilih Table Properties. Pengaturan vertical alignment terdapat pada tab Cell. Nah, cara tersebut terkesan lebih lambat. Sehingga rekomendasi saya adalah
menggunakan cara di atas yang memanfaatkan toolbar pada menu Layout karena lebih cepat.
Bagi para pejuang skripsi, fitur comment di word merupakan salah satu fitur yang sering digunakan saat melakukan bimbingan. Fitur komentar pada Microsoft Word ini dapat
mempermudah kita untuk membuat catatan bagian mana saja yang perlu direvisi. Dengan begitu kita tidak perlu lagi menulis pada kertas atau menandai bagian yang dapat
merusak tatanan dokumen kita. Selain skripsi, fitur ini juga biasa dimanfaatkan untuk kerja kelompok dengan tim dan lainnya.
Dengan memanfaatkan fitur comment yang ada di dalam ms word, kita tidak hanya sekedar bisa memasukkan satu atau dua komentar saja. Tetapi kita juga bisa memberikan
banyak komen pada bagian atau objek yang ingin dikomentari, baik itu pada bagian teks maupun objek gambar. Kemudian kita juga bisa membalas atau meninjau komentar.
Tentunya jika dokumen sudah benar maka kita bisa menghilangkan comment tersebut sebelum melakukan print.
Lalu bagaimana caranya? Mari kita bahas satu-persatu pada materi belajar Microsoft Word ini.
1. Klik atau blok pada bagian dokumen mana yang ingin diberi komentar. Misalnya pada teks, maka blok atau sorot kata tersebut. Jika pada objek gambar maka cukup klik gambar
tersebut.
2. Klik menu Review.
3. Klik New Comment. Maka akan muncul kolom komen di sebelah kanan dokumen kita dengan nama user kita.
4. Ketik komentar sesuai dengan kebutuhan kita.
5. Setelah itu klik pada area bebas atau tekan tombol Esc ketika kita sudah selesai memberi komentar pada bagian tersebut.
Komentar telah dibuat untuk bagian yang kita sorot tadi. Ketika kita klik comment tersebut maka bagian yang dikomentari akan mendapat hightlight warna merah. Jadi sangat
mudah untuk dikenali bagian mana yang dimaksud. Lihat juga bagian bagian Microsoft Word dan fungsinya.
Berikut ini adalah cara menghilangkan semua komentar di Microsoft Word dengan cepat.
Penutup
Fitur komentar pada Microsoft Word sangat membantu kita untuk bekerja bersama orang lain dalam 1 dokumen. Dengan fitur tersebut kita tidak perlu lagi memberi tanda pada
bagian yang salah dengan mewarnai hurufnya atau bahkan menuliskan catatan tambahan yang tidak efektif.
Cara Membuat Word Art dan Pengaturannya di MS Word
1 Agustus 2023 Adi Wirawan
Bagi anda yang ingin membuat tulisan keren dan mempunyai berbagai macam efek seperti efek glowing, warna gradasi, efek bayangan dan lainnya kita bisa memanfaatkan fitur
WordArt di MS Word. Hadirnya wordart yang memang sudah disediakan di dalam aplikasi ms word sejak dulu. Tentunya fitur ini akan memudahkan kita untuk membuat judul
poster, membuat banner tulisan dan lain sebagainya.
Word Art adalah fitur pada Microsoft Word yang berfungsi untuk membuat tulisan seni dengan berbagai gaya tulisan, efek dan warna. Word Art biasa digunakan untuk
membuat poster, judul cover, banner dan berbagai macam tulisan yang menonjolkan keindahan pada tulisan.
Pada fitur tersebut terdapat 15 tulisan seni dalam wordart gallery yang bisa dimanfaatkan oleh pengguna. Selain 15 style tersebut, kita juga dapat membuat style sendiri dengan
memadukan efek, fill dan outline pada teks kita. Di tutorial belajar Microsoft Word kali ini kita akan membahas efek-efek tersebut secara lengkap.
1. Blok font atau tulisan yang ingin kita buat menjadi word art.
2. Klik menu Insert.
3. Lalu pada area Text, lihat menu Insert wordart dengan ciri khas ikon berbentuk tulisan huruf kapital A yang agak miring. Klik ikon word art tersebut sehingga muncul beberapa pilihan
style yang bisa dipakai.
4. Klik salah satu jenis style wordart yang diinginkan untuk mulai membuat wordart pada tulisan atau font yang sudah dipilih sebelumnya. Maka secara otomatis teks yang diblok akan
berubah menjadi wordArt.
Mengatur Word Art di Ms Word
Setelah membuat WordArt, kita masih merasa belum puas dengan hasil pilihan wordart yang telah disediakan oleh ms word. Karena mungkin di style wordart tersebut tidak ada
shadow-nya dan kita ingin menambahkan shadow. Jangan khawatir karena kita bisa mengatur wordart sesuai dengan yang diinginkan. Simak juga materi tentang tampilan
microsoft word agar lebih mengerti bagian-bagiannya.
1. Klik pada tulisan yang sudah dibuat menjadi wordart dan ingin diatur sedemikian rupa.
2. Lalu klik menu Format untuk melihat berbagai macam menu dan tool untuk mengatur wordart.
3. Kemudian, atur bagian mana yang ingin kita percantik. Berikut penjelasan singkat tentang area-area yang terdapat di dalam tab Format:
o Pada area Insert Shapes kita bisa memasukkan berbagai bentuk bangun datar ke dalam tulisan.
o Pada area Shape Styles kita bisa menambahkan garis outline dengan berbagai macam warna yang bisa diatur dengan menu Shape Outline. Shape Fill untuk mewarnai latar
belakang tulisan wordart. Dan Shape Effects untuk membuat berbagai macam efek seperti glowing, shadow, bahkan bisa membuat tulisan menjadi 3d.
o Pada area Wordart Style juga terdapat berbagai macam efek tulisan di dalam Text Effects, Text Fill untuk mewarnai tulisan, Text Outline untuk mewarnai tepian font/tulisan.
o Pada area Text kita bisa mengatur posisi teks mulai dari perataannya di menu Align Text dan juga rotasi teks dengan memanfaatkan menu Text Direction.
o Pada area Arrange juga mengatur penempatan teks secara lebih lengkap.
o Dan pada area Size berfungsi untuk mengatur tinggi lebarnya tulisan wordart dengan memasukkan angka yang diinginkan.
Penutup
Itulah cara membuat wordart serta pengaturannya di ms word. Mudah sekali bukan? Dengan memanfaatkan fitur wordart ini maka kita tidak perlu repot-repot lagi untuk
mengedit font karena di dalam fitur wordart sudah terdapat fitur lengkap untuk mengatur font/tulisan. Sehingga menjadikan tulisan lebih keren dan tampil maksimal. Tinggal
seberapa kreatif kita saja dan seberapa sering kita mencoba mempraktekkannya.
Mencetak atau Print Dokumen
Langkah terakhir jika ingin menjadikan file dokumen berupa hardcopy maka kita harus mencetak atau print dokumen menggunakan printer.
Hal terakhir yang kita lakukan ketika selesai mengetik dokumen di ms word ialah menyimpannya dokumen tersebut dalam bentuk softcopy dengan cara Save seperti biasa.
Tetapi adakalanya kita ingin ingin menjadikannya dalam bentuk hardcopy untuk diarsipkan atau untuk kebutuhan lainnya. Lalu bagaimana caranya? Tentu kita hanya perlu
mencetak dokumen Word tersebut pada printer dengan cara yang biasa kita dengar yaitu ngeprint.
Ada beberapa beberapa hal yang perlu diatur sebelum print atau mencetak dokumen di ms word. Hal tersebut sudah kita bahas pada materi belajar ms word terdahulu.
Diantaranya adalah mengatur margin, mengatur ukuran kertas dan pastinya mengkoneksikan printer dengan laptop atau PC yang sedang kita gunakan. Setelah itu kita akan
mulai masuk pada bagaimana caranya untuk mencetak atau ngeprint file dokumen di ms word. Secara umum ada 2 cara yang bisa dilakukan. Pertama yaitu melalui menu
toolbar dan yang kedua kita bisa memanfaatkan tombol cepat pada keyboard.
Berikut ini adalah cara print file dokumen di Microsoft Word melalui menu File.
1. Klik menu File. Maka akan muncul tampilan File yang terdapat beberapa pilihan menu lagi di samping sebelah kiri.
2. Klik Print pada menu yang berada di sebelah kiri. Maka akan tampil pilihan-pilihan pengaturan print kita. Di sana kita bisa mengatur printer yang digunakan, halaman yang ingin
diprint, ukuran kertas yang digunakan secara cepat dan lainnya.
3. Pilih printer yang ingin digunakan pada bagian Printer. Di sana terdapat tanda ready jika printer tersebut siap digunakan.
4. Pilih halaman yang ingin diprint. Di sana terdapat beberapa pilihan. Print All pages jika ingin mencetak semua halaman. Print Current page jika hanya ingin mencetak halaman yang
sedang dilihat saja. Custom print untuk mencetak halaman yang kita tentukan pada kolom pages.
5. Pilih ukuran kertas sesuai keinginan. Sesuaikan dengan kertas yang digunakan misalnya A4, A5, C5 untuk amplop atau anda dapat mengatur ukuran F4 di Word terlebih dahulu jika
ingin menggunakan F4.
6. Setelah itu isi berapa kali dokumen tersebut ingin dicetak pada bagian copies. Lalu lihat print preview yang berada di sebelah kanan layar. Print Preview berfungsi untuk
menampilkan dokumen yang akan dihasilkan dari proses print.
7. Kemudian klik tombol Print untuk mencetak dokumen.
Print di MS Word melalui Tombol Keyboard
Cara selanjutnya ini merupakan cara alternatif yang simple dan bisa menghemat waktu kita untuk mencetak dokumen. Karena cukup dengan memanfaatkan tombol keyboard
saja kita bisa melakukan print dokumen ms word kita.
Berikut adalah cara print atau mencetak file dokumen Microsoft Word melalui tombol keyboard.
Sebelumnya kita telah mempelajari bagaimana cara print di ms word dengan pengaturan warna default. Secara default, printer akan mencetak dokumen word secara berwarna.
Sehingga tampilan yang ada pada layar akan serupa dengan hasil cetak. Namun adakalanya kita ingin print file dokumen word menjadi hitam putih seperti hasil fotocopy. Hal
tersebut bisa dilakukan dengan sangat mudah karena fitur tersebut sudah tersedia di MS Word.
Ada beberapa keuntungan yang bisa kita dapatkan bila kita mencetak hitam putih yaitu proses mencetak/printing lebih cepat dibandingkan mencetak dengan banyak warna.
Selain itu kita juga bisa menghemat warna tinta yang lainnya. Karena kita hanya menggunakan tinta print yang bewarna hitam saja.
Sebelum memulai untuk mencetak atau print dokumen hitam putih di ms word kita harus mempersiapkan dokumen terlebih dahulu. Pastikan pengaturan margin, ukuran kertas
di word dan printer siap digunakan. Dokumen yang akan kita cetak tidak harus bewarna hitam putih karena cara yang kita gunakan ini akan otomatis mengkonversi warna asal
dari dokumen menjadi warna hitam putih ketika dicetak.
Berikut ini adalah cara print hitam putih di word melalui printer properties.
1. Klik menu File. Maka akan tampil pengaturan yang berkaitan tentang print dokumen. Atau kita juga bisa memanfaatkan tombol cepat keyboard Ctrl + P sebagai cara alternatif lain
untuk masuk ke dalam tampilan menu print.
2. Kemudian pada area Printer klik Printer Properties untuk membuka kotak dialog pengaturan printer. Di sana terdapat banyak hal yang bisa kita atur seperti jenis kertas, posisi kertas,
kualitas cetakan dan termasuk pilihan warna yang akan kita gunakan untuk mencetak.
3. Selanjutnya pada pengaturan kolom Color, pilih Grayscale untuk print warna hitam putih.
4. Pilih kualitas cetakan pada kolom pilihan Quality. Kita bisa memilih kualitasnya baik yaitu High. Standard atau Draft untuk mencetak dengan kualitas standar. Sebaiknya gunakan
kualitas standar karena kita hanya print dalam warna hitam putih saja.
5. Klik OK untuk menyimpan pengaturannya dan menutup kotak dialog Printer Properties.
6. Lalu klik Print untuk mulai mencetak dokumen tersebut.
Bagaimana, mudah bukan? Sesuai dengan penjelasan di awal bahwa kita dapat mencetak hitam putih pada semua jenis dokumen. Kita tidak perlu mengubah warna huruf,
gambar dan konten lainnya secara manual karena sistem printer akan mengubahnya secara otomatis.
Menu pilihan yang tampil pada print properties biasanya berbeda pada setiap printer. Namun secara garis besar caranya sama. Kita hanya perlu mengubah pengaturan warna
(color) pada Printer Properties tersebut menjadi Grayscale.
Ada baiknya ketika kita hendak mencetak khususnya mencetak dokumen agar selalu memperhatikan kualitas cetakan yang kita atur di Printer Properties. Jika dokumen
berwarna maka kita dapat memilih kualitas high. Namun jika sekedar hitam putih sebaiknya pilih standar karena lebih cepat dan efisien.
Ada 2 cara yang bisa dilakukan untuk print bolak-balik di Microsoft Word. Pertama dengan memanfaatkan menu print on both sides dengan syarat printer kita sudah
mendukung untuk melakukan print secara bolak-balik (duplex printing). Lalu cara yang kedua yaitu dengan memanfaatkan menu Odd dan Even Pages di dalam menu print ms
word. Cara 2 ini memungkinkan kita untuk print bolak balik dengan mencetak halaman ganjil atau genap pada tiap sisinya tergantung mana yang kita prioritaskan.
Berikut ini adalah cara print bolak-balik di Microsoft Word dengan menggunakan menu Print On Both Sides.
Berikut adalah cara print bolak-balik di Microsoft Word dengan menggunakan menu Odd and Even pages.
Hal yang sedikit sulit pada langkah-langkah di kedua cara tersebut adalah posisi saat membalik kertas. Terkadang kita sulit menentukan mana yang depan dan belakang. Setiap
printer memiliki posisi yang berbeda. Jika belum yakin silahkan coba terlebih dahulu print 1 lembar bolak-balik agar mengetahui posisinya.
Sebenarnya kedua cara di atas memiliki mekanisme yang sama di mana keduanya membedakan halaman ganjil dan genap. Lalu mencetaknya bergantian. Namun cara pertama
sedikit otomatis. Kita tidak perlu mengatur odd dan even. Kita hanya perlu membalik saat proses cetak satu sisi halaman selesai.
Cara Membuat Nomor Halaman Skripsi yang Berbeda di Word
8 Juli 2023 M. Hernawan
Penomoran halaman pada sebuah karya ilmiah seperti skripsi, makalah atau buku memiliki format tertentu. Umumnya nomor halaman pada lembar pengesahan, kata pengantar,
daftar isi dan abstrak menggunakan angka romawi. Sedangkan halaman-halaman lainnya disetiap bab menggunakan angka latin. Tidak hanya itu, tata letak nomor halaman juga
terkadang berbeda dalam 1 dokumen. Ada nomor halaman yang berada di bagian bawah (footer) dan ada juga yang berada di atas (header).
Beberapa orang terkadang menyiasatinya dengan membuat file baru hanya untuk halaman kata pengantar, daftar isi dan abstrak. Ada juga yang membuat nomor halaman secara
manual. Namun 2 cara tersebut tidaklah efektif. Lalu bagaimana cara yang efektif dan mudah?
Untuk membuat nomor halaman yang berbeda dalam 1 dokumen atau file di Microsoft Word kita bisa memanfaatkan fitur section. Dengan menggunakan fitur section, kita
dapat mengelompokkan halaman-halaman yang ada pada 1 file. Sehingga kita bisa mengatur format penomoran yang berbeda pada setiap section sesuai dengan keinginan kita.
Misalnya halaman cover kita kelompokkan ke section 1. Lalu lembar pengesahan hingga daftar isi kita masukkan ke section 2. Kemudian bab 1 kita masukkan ke section 3, dan
seterusnya. Maka kita bisa mengatur format penomoran section 2 berbeda dengan section 3. Bagaimana caranya? Pada materi ITKoding ini saya akan mencontohkannya
menggunakan format penomoran seperti gambar di bawah ini.
File contoh_skripsi.docx memiliki 12 halaman yang terdiri dari cover, lembar pengesahan, abstrak, kata pengantar, daftar isi, bab 1 sebanyak 3 halaman, bab 2 sebanyak 3
halaman dan daftar pustaka.
Tutorial ini bisa anda gunakan pada Word 2007, MS Word 2010, Word 2013, Word 2016 dan 2019.
Berikut ini adalah cara untuk membuat nomor halaman yang berbeda dalam 1 file dokumen di Microsoft Word.
1. Buka File yang ingin di buat Nomor Halaman pada Microsoft Word
Cari file anda lalu double click atau klik kanan > open width [Link]. Pastikan dokumen anda belum ada nomor halamannya agar tidak bingung saat mengaturnya pada
langkah selanjutnya.
Lembar 1 berisi cover yang tidak memiliki nomor halaman. Di lembar 1 kita tidak perlu melakukan apa-apa, jadi kita lanjut ke lembar 2 yaitu Lembar Pengesahan.
Lembar 2 sampai 5 memiliki format nomor halaman yang berbeda dengan lembar sebelumnya. Lembar sebelumnya tanpa nomor sedangkan lembar 2-5 menggunakan angka
romawi. Sehingga kita harus membuat section baru di lembar 2.
Tempatkan kursor pada bagian paling kiri atas lembar 2 > klik menu Layout > klik Breaks > klik Next Page.
Setelah melakukan langkah tersebut maka file terbagi menjadi 2 section. Section 1 adalah lembar pertama. Section 2 dimulai dari lembar kedua sampai lembar 12 (terakhir).
Setelah itu kita harus menonaktifkan Same as Previous agar format penomoran section 2 tidak sama dengan section sebelumnya.
Tetap pada lembar 2, klik menu Insert > klik Header > pilih Edit Header.
Kemudian klik Link to Previous > klik Go to Footer > klik Link to Previous lagi > klik Close Header and Footer.
Setelah melakukan langkah-langkah tersebut maka format penomoran dari section 2 (lembar 2 sampai 12) akan berbeda dengan section 1 (lembar 1). Dengan demikian
pengaturan section 1 dan 2 sudah selesai. Selanjutnya kita akan membuat section baru dimulai dari lembar 6 yaitu Bab 1.
Lembar 6 sampai 8 (Bab 1) memiliki nomor halaman yang berbeda dengan lembar sebelumnya. Lembar 6-8 menggunakan angka latin sedangkan lembar sebelumnya
menggunakan angka romawi. Sehingga kita harus membuat section baru dan menonaktifkan Same as Previous. Caranya sama seperti sebelumnya yaitu:
Arahkan kursor pada bagian paling kiri atas lembar 6 > klik menu Layout > klik Breaks > klik Next Page. Kemudian klik menu Insert > klik Header > pilih Edit Header.
Setelah itu, klik Link to Previous > klik Go to Footer > klik Link to Previous lagi > klik Close Header and Footer.
Setelah melakukan langkah tersebut file terbagi menjadi 3 section yaitu section 1 = lembar 1, section 2 = lembar 2 sampai 5, section 3 = lembar 6 sampai 12 (terakhir).
Karena pada Bab 1 kita ingin halaman pertamanya berbeda tata letak nomornya (halaman pertama di tengah bawah sedangkan halaman selanjutnya di sudut kanan atas). Maka
kita harus mengaktifkan Different First Page pada lembar 6.
Tetap pada lembar 6, klik menu Insert > klik Header > pilih Edit Header. Setelah itu centang Different First Page. Secara otomatis Link to Previous akan aktif lagi. Oleh
karena itu nonaktifkan kembali opsi Link to Previous, klik Link to Previous > klik Go to Footer > klik Link to Previous lagi > klik Close Header and Footer.
Dengan demikian section 1,2 dan 3 sudah selesai. Section 3 berisi Bab 1 dari lembar 6 sampai 8. Jadi kita lanjut ke Bab 2 yaitu lembar 9.
Lembar 9 sampai 11 (Bab 2) sebenernya menggunakan format penomoran yang sama dengan bab 1. Tetapi karena tiap halaman awal bab memiliki tata letak yang berbeda
maka kita perlu membuat section disetiap bab. Oleh karena itu kita akan membuat section baru di lembar 9.
Tempatkan kursor pada bagian paling kiri atas lembar 9 > klik menu Layout > klik Breaks > klik Next Page. Kita tidak perlu menonaktifkan Same as Previous karena format
nomornya sama dengan section sebelumnya (bab 1).
Nah, section 1,2,3 dan 4 sudah selesai kita atur dimana section 4 berisi bab 2 yaitu lember 9 hingga 11. Selanjutnya kita akan membuat section baru untuk daftar pustaka.
Lembar 12 juga memiliki format yang sama dengan section sebelumnya sehingga kita hanya perlu membuat section baru di lembar 12.
Arahkan kursor pada bagian paling kiri atas lembar 12 > klik menu Layout > klik Breaks > klik Next Page.
Nah, saat ini kita sudah membagi dokumen menjadi 5 section sesuai dengan rencana di gambar awal. Selanjutnya kita akan menambahkan nomor pada langkah selanjutnya.
Section 2 (lembar 2-5) menggunakan penomoran romawi yang letaknya berada di tengah bawah (footer). Jadi kita akan memberi nomor halaman mulai dari lembar 2.
Pada lembar 2 klik menu Insert > klik Page Number > pilih Bottom of Page > pilih Plain Number 2.
Kemudian klik Page Number > pilih Format Page Number. Lalu klik Number format > pilih i, ii, iii ... Lalu pilih Start at > isi dengan i > klik Ok. Setelah itu klik
Close Header and Footer.
Setelah melakukan langkah di atas maka lembar 2 hingga 5 otomatis sudah memiliki nomor di tengah bawah halaman.
Caranya sama seperti penambahan nomor pada section 2: pada lembar ke-6 klik menu Insert > klik Page Number > pilih Bottom of Page > pilih Plain Number 2. Kemudian
klik Page Number > pilih Format Page Number. Lalu klik Number format > pilih 1, 2, 3 ... Lalu pilih Start at > isi dengan 1 > klik Ok. Setelah itu klik Close Header
and Footer.
Pada lembar 7 (halaman 2 bab 1) klik menu Insert > klik Page Number > klik Top of Page > pilih Plain Number 3. Kemudian klik Close Header and Footer.
Setelah menambahkan nomor halaman pada section 3 (bab 1) maka otomatis section selanjutnya akan terisi nomornya. Karena section 4 (bab 2) dan 5 (daftar pustaka)
menggunakan opsi Same as Previous. Pada halaman pertama bab 2 penomoran akan berada di tengah bawah. Sedangkan halaman berikutnya berada di sudut kanan atas.
Dengan demikian, semua lembar pada dokumen kita sudah memiliki nomor yang sesuai dengan format yang kita inginkan.
Halaman kosong pada dokumen Microsoft Word biasanya mudah dihapus dengan menggunakan tombol Backspace pada keyboard. Namun terkadang pengguna sulit untuk
menghapus halaman kosong tersebut dengan cara biasa. Meskipun telah menekan tombol Backspace berkali-kali lembar kosong itu masih ada.
Bahkan yang terhapus adalah huruf sebelumnya. Hal ini terjadi karena pada page kosong tersebut masih ada karakter yang tersembunyi. Biasanya disebabkan oleh penggunaan
Page Break atau Section Break yang tidak tepat.
Jika kertas kosong terdapat pada bagian akhir dokumen maka hal tersebut bukan masalah serius. Namun jika terdapat pada tengah atau awal dokumen tentu dapat merusak
format dokumen. Nah, pada panduan [Link] ini kita akan membahas cara menghapusnya baik yang berada di akhir, tengah atau awal halaman. Yuk kita mulai dari akhir
dokumen.
Tutorial ini bisa dilakukan di Word 2007, Word 2010, MS Word 2013, Word 2016 dan 2019.
Berikut ini adalah cara menghapus halaman kosong yang terdapat di akhir dokumen Microsoft Word.
2. Tekan tombol CTRL + SHIFT + END pada keyboard untuk menyorot semua bagian yang akan dihapus.
3. Tekan tombol DELETE untuk menghapus bagian yang telah disorot pada langkah ke-2.
4. Simpan dokumen tersebut.
Dengan cara di atas kita bisa menghilangkan lembar yang kosong meskipun lebih dari satu halaman hanya dengan 3 langkah. Yang perlu diperhatikan dari 3 langkah tersebut
adalah kita harus meletakkan kursor tepat di bagian paling akhir halaman berkonten. Untuk lebih jelasnya lihat contoh gambar di atas. Jika salah meletakkan kursor maka konten
dapat ikut terhapus.
Lalu bagaimana jika bagian paling akhir tersebut adalah gambar atau tabel ataupun konten lainnya selain huruf?
Jika konten paling akhir bukan huruf tentu akan lebih sulit untuk meletakkan kursor pada bagian tersebut. Sebagai alternatif, kita bisa letakkan pada bagian paling awal di page
kosong lalu melanjutkan langkah selanjutnya. Jika belum terhapus kita bisa menekan CTRL + Backspace sebagai alternatifnya.
Kasus pertama biasanya disebabkan oleh penggunaan section break yang kurang tepat. Sedangkan kasus kedua biasanya disebabkan oleh section break untuk odd page atau
even page. Jika anda tidak memahami section break, odd page atau even page tidak perlu khawatir. Karena kita akan menghilangkan halaman kosong dengan cara yang mudah
dipahami.
Berikut adalah cara menghapus lembar kosong yang berada di tengah dokumen word.
1. Pertama, Klik menu Home lalu klik tombol ¶ (Show/Hide) untuk menampilkan format simbol yang tersembunyi.
2. Letakkan kursor pada bagian paling awal (kiri atas) halaman kosong.
3. Hapus semua konten pada lembar tersebut dengan menekan tombol DEL pada keyboard.
4. Lakukan langkah 2 dan 3 jika lembar kosong lebih dari satu.
5. Klik tombol ¶ lagi untuk menyembunyikan format simbol.
Hal yang paling penting dari 5 langkah di atas adalah menemukan konten yang tersembunyi pada page kosong. Seperti page break, section break, odd dan even. Dengan
menekan tombol ¶ semua konten akan terlihat sehingga kita bisa menghapusnya dengan mudah.
Berikut adalah cara menghapus page kosong yang ada di awal dokumen word.
1. Klik Home > klik ¶ agar format yang tersembunyi dapat ditampilkan.
2. Arahkan kursor pada paling kiri atas lembar kosong.
3. Tekan tombol DEL untuk delete page tersebut.
4. Klik tombol ¶ (Show/Hide) untuk mengembalikan pengaturan ke awal.
Tiga cara di atas sudah terbukti bisa menghapus halaman kosong dengan langkah yang mudah. Intinya adalah kita harus menghapus semua konten pada halaman tersebut
termasuk semua format atau paragraf yang tersembunyi.
Ada 2 cara yang dapat digunakan dalam membuat daftar isi di Microsoft Word yaitu manual dan otomatis. Umumnya kita menggunakan cara manual dengan menulis judul bab.
Lalu menghubungkannya menggunakan titik-titik ke nomor halaman yang diketik secara manual. Cara tersebut memang sangat mudah dilakukan namun membutuhkan waktu
yang cukup lama dan terkadang hasilnya tidak rapi.
Tidak hanya itu, saat kita menambahkan atau menghapus halaman di tengah dokumen semua nomor halaman akan berubah. Sehingga kita juga harus mengubah nomor di daftar
isi secara manual. Jika jumlah halaman hanya puluhan tentu hal tersebut bukanlah masalah.
Tapi jika jumlah halaman sangat banyak maka mengubah semua nomor di halaman daftar isi akan menjadi pekerjaan yang cukup lama. Oleh karena itu, menggunakan cara
otomatis bisa menjadi solusi untuk mengatasi masalah-masalah di atas.
Untuk membuat daftar isi otomatis kita bisa menggunakan fitur Table of Contents. Fitur tersebut terdapat pada Microsoft Word 2007, Word 2010, Word 2013, Microsoft Word
2016 dan Word 2019. Fitur tersebut sangat mudah digunakan dan tentunya bisa dimanfaatkan dalam pembuatan segala daftar isi. Misalnya daftar isi buku, laporan, proposal
atau karya ilmiah seperti makalah dan skripsi. Nah, pada tutorial ini kita akan bikin daftar isi dengan format seperti gambar di bawah ini.
Berikut ini adalah cara membuat daftar isi otomatis di Microsoft Word dengan titik-titik yang rapi.
Setelah melakukan langkah di atas biasanya ukuran huruf akan berubah. Sehingga kita perlu mengatur lagi ukuran huruf tersebut sesuai dengan ukuran yang diinginkan.
Langkah tersebut akan menjadikan judul yang kita sorot masuk ke dalam daftar isi pada level 1. Level 1 berisi semua judul seperti lembar pengesahan, kata pengantar, daftar isi,
bab 1 pendahuluan, bab 2 tinjauan pustaka dan bab 3 metode penelitian. Jadi, ulangi langkah di atas untuk semua judul dari awal dokumen hingga akhir.
Sorot sub judul yang ingin dimasukkan ke daftar isi. Setelah itu, klik References lalu klik Add Text dan pilih Level 2. Ulangi langkah ini untuk semua sub judul.
Langkah di atas akan meletakkan sub judul pada posisi lebih menjorok ke dalam di daftar isi. Ulangi langkah tersebut untuk semua sub judul dari awal dokumen hingga
akhir. Seperti latar belakang, rumusan masalah, batasan masalah, tujuan, manfaat, penelitian terdahulu, dan seterusnya.
Jika kita memiliki sub dari sub judul seperti pada contoh di tutorial ini yaitu 2.2.1 Elemen-Elemen Dasar Citra maka masukkan ke level 3 seperti langkah di bawah ini.
Sorot sub dari sub judul kemudian klik References > klik Add Text > pilih level 3. Ulangi langkah ini untuk semua sub dari sub judul.
Setelah semua judul beserta sub judulnya ditambahkan ke daftar isi langkah selanjutnya adalah menampilkan daftar isi di halaman.
2. Tampilkan Daftar Isi di Halaman
Buat halaman baru untuk meletakkan daftar isi (biasanya diletakkan setelah halaman kata pengantar). Letakkan kursor pada halaman tersebut. Klik References > klik Table of
Contents > pilih Automatic Table 1.
Setelah berhasil ditampilkan, hapus kata “Contents” lalu rapikan halaman dan buat judulnya. Jangan lupa untuk memasukkan judul daftar isi tersebut ke level 1 agar halaman
tersebut juga masuk ke dalam daftar.
3. Buat Nomor Halaman pada Dokumen
Klik menu Insert lalu klik Page Number, kemudian pilih Bottom of Page lalu pilih Plain Number 3.
Langkah ini khusus untuk yang belum memberi nomor halaman pada dokumen. Yang dimaksud dengan nomor halaman di sini adalah nomor yang ada pada tiap halaman,
biasanya berada di bawah halaman. Jika kita sudah memberi nomor halaman maka tidak perlu melakukan langkah ini lagi. Langkah di atas hanya memberi penomoran secara
sederhana.
Jika anda ingin memberi penomoran dengan format yang lebih baik silahkan baca artikel saya tentang cara membuat nomor halaman yang berbeda. Di sana dijelaskan secara
detail tentang pembuatan nomor halaman, misalnya untuk dokumen skripsi yang menggunakan angka romawi pada halaman awal dan menggunakan angka numerik pada
halaman selanjutnya.
4. Update Daftar Isi
Klik pada halaman daftar isi > klik menu References > klik Update Table > pilih Update entire table > klik Ok.
Langkah tersebut digunakan untuk memperbarui nomor dan daftar judul yang ada pada daftar isi berdasarkan kondisi terbaru dokumen. Hanya dengan sekali klik maka nomor
dan judul sudah sesuai dengan isi halaman yang ada tanpa mengetik manual satu-persatu. Inilah keunggulan dari cara otomatis dibandingkan dengan cara manual.
Jika ingin menambahkan halaman baru atau bab baru pada dokumen maka kita hanya perlu memasukkan judul atau sub judul dari halaman atau bab baru tersebut. Caranya
adalah melalui menu References > Add Text kemudian pilih sesuai level yang diinginkan. Langkah tersebut sama dengan langkah 1 pada tutorial ini. Setelah itu kita hanya
perlu mengupdate daftar isi melalui menu References > Update Table seperti langkah 4. Hanya dengan 2 langkah tersebut kita sudah mendapatkan daftar isi yang sesuai
dengan kondisi halaman terbaru. Lihat juga: cara menghapus halaman kosong di Word.
Setelah berhasil membuat daftar isi dengan cara di atas dapat kita simpulkan bahwa cara otomatis memiliki keunggulan dibandingkan cara manual. Kita tidak perlu mengatur
titik antara judul dengan nomor halaman yang ada pada daftar isi. Karena secara otomatis titik-titik tersebut muncul dalam kondisi sudah rapi. Simak juga: cara membuat label
undangan dengan cepat.
Kita juga tidak perlu terlalu lama mengupdate nomor jika ingin menambahkan bab baru. Dan tentunya kita tidak perlu membuang waktu terlalu lama setelah mengedit dokumen
hanya untuk memperbarui nomor daftar isi. Nah, setelah selesai kita bisa cetak dokumen baik menggunakan ukuran kertas F4, A4 ataupun A5.
Bingkai atau Border berfungsi untuk mempercantik halaman agar lebih menarik saat dilihat oleh pembaca. Biasanya bingkai digunakan dalam membuat undangan bahkan juga
dalam membuat dokumen resmi. Contoh dokumen resmi tersebut diantaranya adalah sertifikat, piagam dan ijazah. Bagi siswa ataupun mahasiswa bingkai juga sering digunakan
dalam pembuatan makalah.
Untuk membuat bingkai di Microsoft Word kita bisa menggunakan fitur page border yang ada di menu [Link]. Namun fitur tersebut hanya memiliki jenis border yang
terbatas jumlahnya. Selain itu tampilan border tersebut juga terkesan jadul.
Selain menu page border kita juga bisa memberi bingkai pada [Link] dengan menggunakan gambar. Dengan cara ini kita bisa membuat sendiri tampilan border sesuai
keinginan.
Pada tutorial ini kita akan menambahkan bingkai di Word dengan 2 cara di atas. Tentunya lengkap beserta contohnya yaitu border pada sertifikat dan undangan. Kita mulai dari
sertifikat.
Tutorial ini bisa dilakukan di Word 2007, MS Word 2010, Word 2013, 2016 dan Word 2019.
Berikut adalah cara membuat bingkai di Word menggunakan fitur page border.
1. Buka dokumen Word yang ingin ditambahkan bingkai atau buat dokumen baru pada Microsoft Word.
2. Klik menu Design > klik tombol Page Borders.
3. Pilih Box pada bagian Setting untuk membuat bingkai di semua sisi halaman (kanan, kiri, atas dan bawah).
4. Pilih jenis garis yang ingin digunakan pada bagian Style jika ingin menggunakan border berbentuk garis sederhana. Kemudian pada bagian Color pilih warna yang ingin digunakan
untuk border. Lalu, pada bagian Width pilih ketebalan garis yang ingin digunakan.
5. Pada bagian Art, pilih jenis border yang ingin dipakai jika ingin menggunakan bingkai gambar art. Kemudian pada bagian Width, sesuaikan lebar bingkai.
Saya lebih memilih menggunakan art karena memiliki pilihan yang lebih menarik untuk piagam atau sertifikat. Berikut ini gambar hasilnya:
Lihat juga: ukuran kertas f4 di word dan cara mengaturnya.
Berikut ini adalah cara menambahkan bingkai di MS Word pada halaman pertama saja.
1. Klik Design lalu klik Page Borders. Maka jendela Borders and Shading terbuka.
2. Pada bagian Setting pilih Box.
3. Pada bagian Style pilih garis bingkai yang diinginkan. Lalu pilih warna pada bagian Color. Setelah itu pilih ketebalan garis pada bagian Width.
4. Jika ingin menggunakan art, pilih jenis art pada bagian Art.
5. Pada bagian Apply to pilih This section – First Page Only untuk menambahkan bingkai pada halaman pertama saja.
6. Terakhir, klik Ok.
Simak juga: panduan membuat halaman yang berbeda di Word dengan mudah.
Berikut adalah cara memberi bingkai yang berbeda pada halaman tertentu di Microsoft Word.
1. Pertama, buat section baru (section 2) yang dimulai dari halaman 2 dengan cara arahkan kursor ke posisi paling kiri atas di halaman 2. Lalu klik menu Layout > klik Breaks > pilih Next
Page. Maka halaman 2 dan seterusnya sudah menjadi section 2.
2. Kemudian, buat section 3 yang dimulai dari halaman 4 dengan cara yang sama pada langkah 1 yaitu arahkan kursor ke posisi paling kiri atas halaman 4. Klik Layout > klik Breaks lalu
pilih Next Page. Section 3 sudah terbuat di halaman 4.
3. Arahkan kursor ke halaman 1 lalu klik Design > klik Page Borders > pilih Style sesuai yang diinginkan > pilih This Section pada bagian Apply to > klik Ok.
4. Pindahkan kursor ke halaman 2 lalu ulangi langkah yang sama pada lengkah ke-3 dengan Style atau Art yang berbeda. Maka halaman 2 dan 3 akan otomatis memiliki bingkai yang
sama.
5. Arahkan kursor ke halaman 4 lalu ulangi lagi untuk memberi border seperti pada langkah ke-3 dengan Style yang berbeda.
Anda dapat membaca cara menghapus halaman kosong di word jika muncul halaman kosong setelah membuat bingkai di dokumen anda.
Berikut ini adalah cara membuat bingkai di Word dengan menggunakan gambar.
1. Buka dokumen yang ingin diberi bingkai. Pada contoh ini kita akan membuat bingkai undangan.
2. Klik menu Insert > pilih Pictures > cari lokasi gambar border yang telah disiapkan > klik Insert.
3. Klik kanan pada gambar yang telah dimasukkan ke Microsoft Word > klik Wrap Text > pilih Behind Text.
4. Atur posisi gambar sesuai dengan kebutuhan.
5. Jika perlu lebih dari 1 bingkai dalam 1 halaman, ulangi langkah 2 hingga 4.
6. Simpan hasilnya dengan cara klik File > Save.
Cara di atas sama seperti saat kita memasukkan gambar biasa ke dokumen Word dengan letak gambar di bawah huruf. Bedanya hanya pada gambar yang dimasukkan berupa
bingkai atau border. Sebaiknya gunakan gambar yang tengahnya kosong atau transparan dengan format png. Setelah berhasil membuat bingkai undangan selanjutnya anda bisa
belajar membuat label undangan di word.
Tanda kurang umumnya digunakan untuk menunjukkan sebuah estimasi/kemungkinan yang muncul pada rentang angka tertentu, atau mendekati dari angka yang dituliskan
setelah tanda tersebut. Di Microsoft Word kita juga bisa menggunakan tanda kurang lebih dengan sangat mudah. Karena pada Word sudah tersedia simbol plus minus pada
berbagai font yang ada.
Nah, pada artikel belajar Microsoft Word ini saya akan membagikan 3 cara yang bisa digunakan untuk membuat tanda kurang lebih. Kita bisa menggunakan menu Insert pada
Word, aplikasi Character Map Windows atau dengan tombol keyboard cepat.
Kode 00b1 merupakan character code (unicode) yang didukung oleh windows untuk memunculkan tanda plus minus pada MS Word dan harus disusul dengan tombol Alt + X
untuk eksekusinya.
Penutup
Kita bisa menyisipkan tanda kurang lebih dengan beberapa cara, baik melalui menu insert yang ada di ms word itu sendiri, melalui Character Map, atau dengan memanfaatkan
tombol cepat keyboard. Memang cara yang lebih efisien adalah dengan menggunakan tombol cepat keyboard, akan tetapi kita harus mengetahui kode uniknya terlebih dahulu
agar tidak terjadi kekeliruan simbol.
Cara Menampilkan Ruler (Penggaris) di Word yang Hilang
8 Agustus 2023 M. Hernawan
Ruler pada Microsoft Word adalah tool yang berfungsi untuk menampilkan ukuran panjang dan lebar halaman, letaknya berada di atas dan sebelah kiri halaman Word. Sesuai
dengan namanya, fitur ini tampil seperti penggaris di atas dan kiri halaman. Selain itu fitur ini juga berguna untuk memposisikan tulisan maupun objek pada halaman kita agar
lebih rapi. Contohnya untuk mengatur margin (jarak antara pinggiran kertas dengan teks), indent kanan, indent kiri dan mengatur posisi gambar/foto yang ada di dokumen kita.
Selain fungsi yang beraneka ragam, ruler juga menjadi ciri khas dari aplikasi MS Word. Keberadaan ruler mempermudah kita untuk menentukan letak dan tampilan tulisan kita.
Namun terkadang fitur yang satu ini tidak muncul atau hilang dari halaman Microsoft Word kita. Sebenarnya hal ini adalah hal yang normal karena penggaris ini memang bisa
ditampilkan dan bisa disembunyikan. Tentunya sangat mudah untuk memunculkan ruler kembali dengan beberapa langkah saja pada Word 2007, 2010, 2013, 2016 dan 2019.
Nah, satuan ukuran pada penggaris tersebut mengikuti pengaturan pada menu Options. Di Indonesia satuan yang paling populer adalah Centimeter atau cm. Tidak jarang yang
tampil pada penggaris adalah ukuran inci. Jangan khawatir, kita bisa mengubahnya dengan mudah.
Pada dasarnya meskipun terlihat sepele namun fitur ruler sangatlah berguna bagi orang yang benar-benar memperhatikan kerapian halaman dokumennya. Hal ini juga akan
berdampak pada dokumen yang akan dicetak menjadi hardcopy karena harus menyesuaikan ukuran kertas dan ukuran margin-nya agar mendapatkan hasil cetak yang presisi.
Tidak hanya garis untuk membuat kop surat saja, untuk membuat garis dalam bentuk yang lain pun bisa kita buat dengan mudah. Misalnya garis putus-putus, garis vertikal atau
horizontal. Sebenarnya ada banyak cara untuk membuat garis di microsoft word. Namun pada materi belajar Microsoft Word kali ini saya akan membagikan 2 cara yang paling
mudah dan populer. Yaitu membuat garis dengan menggunakan fitur Shapes dan satu lagi dengan memanfaatkan tombol Border.
Banyak dari kita sudah mengetahui bahwa fitur yang ada di dalam aplikasi ms word bermacam-macam. Tapi terkadang kita masih belum mengenal tiap-tiap fitur tersebut.
Sehingga seringkali menemukan kesulitan-kesulitan yang sebenarnya bisa diselesaikan jika kita paham fitur-fiturnya. Salah satu contoh yang umum ditemui adalah dalam hal
merapikan titik dua. Biasanya untuk tujuan pengisian data dibuatkan titik dua pada setiap akhir keterangan diinginkan. Seperti Nama:, Tanggal Lahir:, dan sebagainya.
Penulisan titik dua yang bagus adalah penempatannya sejajar antar baris satu dengan yang lainnya.
Ada beberapa cara yang tergolong mudah dan efisien agar titik dua tersebut sejajar. Cara yang paling mudah dan paling lurus adalah dengan memanfaatkan fitur Tab dan Ruler
yang ada di ms word kita.
8. Tentukan jarak untuk memposisikan isian datanya setelah tanda titik dua.
9. Klik kiri pada angka Ruler yang diinginkan untuk menentukan jarak tempat isian sesudah tanda titik dua dan nampak tanda Left Tab baru untuk membuat tabulasi yang kedua.
10. Tempatkan kursor di akhir tiap-tiap tulisan keterangan lalu tekan tombol Tab pada keyboard, maka posisi kursor akan sesuai dengan penempatan tabulasi pertama.
11. Buatlah tanda titik dua di masing-masing keterangan.
12. Tempatkan kursor setelah tanda titik dua kita buat lalu tekan Tab maka posisi kursor akan sesuai dengan penempatan tabulasi kedua.
13. Isikan data pada masing-masing baris tulisannya sesuai kebutuhan, maka baik tanda titik dua serta isian data akan terlihat sejajar dan rapi.
Jika data isian pada setiap keterangan lebih dari 1 baris maka kita harus menggunakan Hanging Indent agar isian data tersebut sejajar dengan tanda titik dua di atasnya.
Caranya cukup mudah hanya dengan menggeser Hanging Indent (tanda segitiga bawah yang ada di ruler atas) hingga sejajar dengan data.
Cara menentukan atau membuat tabulasinya kita tinggal klik kiri satu kali di area angka yang ada di ruler bagian atas sesuai kebutuhan hingga muncul tanda Left Tab (L).
Setelah muncul tanda L di ruler atas sesuai jarak yang diinginkan maka kita hanya perlu tekan tombol TAB di keyboard maka kursor akan menuju ke arah lurus dengan tanda
tersebut.
Nah, untuk menghilangkannya maka cukup klik pada tanda Left Tab (L) yang ada di ruler atas lalu drag ke bawah sehingga tanda tersebut hilang.
BELAJAR
MICROSOFT
WORD
DARI NOL
Hauraa Nabila
Hersa