0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
65 tayangan17 halaman

Modul Pengoperasian Air Compressor

Modul ini membahas tentang pengoperasian air compressor. Air compressor digunakan untuk menghasilkan udara bertekanan yang kemudian digunakan untuk menggerakkan peralatan pneumatik seperti katup, piston, dan actuator. Modul ini menjelaskan fungsi dan komponen air compressor serta prosedur operasi dan pemeliharaannya.

Diunggah oleh

Muhammad Jabar
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
65 tayangan17 halaman

Modul Pengoperasian Air Compressor

Modul ini membahas tentang pengoperasian air compressor. Air compressor digunakan untuk menghasilkan udara bertekanan yang kemudian digunakan untuk menggerakkan peralatan pneumatik seperti katup, piston, dan actuator. Modul ini menjelaskan fungsi dan komponen air compressor serta prosedur operasi dan pemeliharaannya.

Diunggah oleh

Muhammad Jabar
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

IN HOUSE TRAINING (IHT)

PENGOPERASIAN AIR COMPRESSOR

Disusun :

[Link] 6182148.K3

PT. INDONESIA POWER UNIT JASA PEMBANGKITAN


PLTU SINTANG (3 X 7 MW)
KALIMANTAN BARAT
2016
MODUL PEMBELAJARAN
TIM SET UP PENDAMPINGAN JASA O & M
PLTU SINTANG (3 X 7 MW) PLTU SINTANG LEARNING GUIGE

PENGOPERASIAN AIR COMPRESSOR

LEMBAR PENGESAHAN

Tanda
Nama Jabatan Tanggal
tangan

Ketua Tim 1 Set Up


Disusun [Link] Pendampingan Jasa
O&M

Koordinator Site Tim


Set Up
Diketahui Jimkerr
Pendampingan Jasa
O&M

Ketua Set Up Jasa O


Disetujui Munarto
& M Kantor Pusat

Modul Pengoperasian Air Compressor Halaman : 2 dari 17


MODUL PEMBELAJARAN
TIM SET UP PENDAMPINGAN JASA O & M
PLTU SINTANG (3 X 7 MW) PLTU SINTANG LEARNING GUIGE

DAFTAR ISI

[Link] ............................................................................................................... 4

[Link] dan Tujuan ................................................................................................... 11

[Link] ......................................................................................................................... 11

[Link] Peralatan ......................................................................................................... 11

[Link] Keraj Peralatan .............................................................................................. 14

[Link] Bagaian Peralatan .......................................................................................... 14

6.1 Receiver Tank ................................................................................................ 14

6.2 Air Dryer ….................................................................................................... 14

6.3 Drain Trap …................................................................................................. 14

6. 4 Selonoide valve ............................................................................................ 14

6.5 Relife Valve ................................................................................................... 14

6.6 Pressure Switch (PS) .................................................................................... 14

6.7 Pressure Indikator (PI) ................................................................................. 14

6.8 Thermo Element (TE) ................................................................................... 14

[Link] Pemeriksaan dan Pengoperasian .......................................................... 15

[Link] Monitoring Peralatan ..................................................................................... 16

[Link] Gangguan dan Penanggualanagn Peralatan ..................................... 16

[Link] Pustaka ........................................................................................................... 17

Modul Pengoperasian Air Compressor Halaman : 3 dari 17


MODUL PEMBELAJARAN
TIM SET UP PENDAMPINGAN JASA O & M
PLTU SINTANG (3 X 7 MW) PLTU SINTANG LEARNING GUIGE

1. PENDAHULUAN

Compressor adalah peralatan yang digunakan untuk mendapatkan udara


bertekanan, dimana tekanan udara tersebut akan menghasilkan gaya yang dapat
digunakan untuk menggerakkan mekanisma suatu peralatan, seperti katup (valve),
torak (piston), motor udara (air motor) dan penggerak (actuator) lainnya. Gerak yang
dihasilkan dapat diatur atau dikendalikan (controlled), dapat berupa:
a. Gerak membuka atau menutup penuh dengan jarak gerak tetap tertentu, baik
berupa gerak individu, atau gerak yang saling berkaitan (interlock) ataupun
gerak yang berurutan (sequence).

b. Gerak yang pembukaannya (jarak gerak) variasi beraturan.

c. Sistem udara tekan ini disebut sistem Pneumatics (pneumatic berasal dari bahasa
Latin yang berarti udara). Pengaturan atau pengendalian yang menggunakan
sistem udara tekan disebut Pneumatic Control (pengaturan pneumatik), adapun
peralatannya disebut Pneumatic devices (peralatan pneumatik).

d. Compressor disini beroperasi berdasarkan setting control loading unloading.


Loading artinya kompressor beroperasi berdasarkan setting tekanan tertinggi
pada preesure switch (0.7 Mpa) yang dipasang pada tangki receiver, maka
apabila tekanan tangki naik sampai batas tinggi tertentu maka kompressor akan
unload (tidak mengkompress), not service.
e. Load / Un Loading, artinya kompressor beroperasi berdasarkan setting tekanan
terendah pada preesure switch dibaca oleh (PS) 0.59 Mpa yang dipasang pada
tangki receiver, apabila tekanan tangki turun sampai batas terendah maka
kompressor akan Loading (mengkompress), inservice,dan sebaliknya apabila
tekanan telah mencapai (0.7 Mpa) maka compressor akan unloading, (tidak
mengcopress) lagi.

Modul Pengoperasian Air Compressor Halaman : 4 dari 17


MODUL PEMBELAJARAN
TIM SET UP PENDAMPINGAN JASA O & M
PLTU SINTANG (3 X 7 MW) PLTU SINTANG LEARNING GUIGE

1.1 Pencemaran pada udara Compressor


Jenis-jenis cemaran kontaminan yang terdapat pada udara tekan:
 Kotoran abu dan debu
Pada umunya udara luar mengandungi antara 140 hingga150 partikel kotoran abu
dan debu dalam setiap meter kubiknya. Kira-kira 80% dari abu dan debu tersebut
berukuran kurang dari 2 mikron dan terlalu kecil untuk bisa tertangkap pada
saringan udara ( Air Filter) yang akan masuk kekompresor.
 Uap air, embun dan kabut air (aerosol)
Udara luar (atmospheric air) berisikan uap air (yaitu air dalam bentuk gas).
Kemampuan udara untuk mengandungi air adalah tergantung pada suhunya.
Semakin tinggi suhunya, semakin tinggi jumlah uap air yang dapat dikandungi air
tersebut.
Selama pengkompresian, suhu udara akan naik cukup besar, yang menyebabkan
kelembaban-nya masih tetap bertahan. Setelah pengkompresian, biasanya udara
tersebut didinginkan hingga suhu yang diinginkan apad cooling system yang biasa
menbggunakan air pendingin bantu. Hal ini menyebabkan udara tak lagi mampu
mempertahankan kelembabannya, yang mengakibatkan sebagian dari uap air pada
udara tersebut mengembun /terkondensasi (condensated) menjadi air, yang
kemudian dibuang keluar melalui saluran kuras (drain trap) yang dipasang setelah
pendingin udara (after-cooler).
Udara yang meninggalkan kompresor sekarang telah 100% jenuh (saturated)
dengan uap air, dan setiap pendinginan selanjutnya akan menyebabkan lebih
banyak lagi uap pada udara tersebut yang mengembun menjadi air.
Sebenarnya, pengembunan (condensation) masih akan berlanjut terjadi di
keseluruhan sistem, karena udara akan terus terdinginkan baik di tangki udara,
pipa-pipa, silinder dan peralatan lainnya.

Modul Pengoperasian Air Compressor Halaman : 5 dari 17


MODUL PEMBELAJARAN
TIM SET UP PENDAMPINGAN JASA O & M
PLTU SINTANG (3 X 7 MW) PLTU SINTANG LEARNING GUIGE

Air (condensated) dan kabut air menyebabkan karat (corrosion) pada sistem-sistem
penampungan /tangki, merusak peralatan yang menggunakan udara tekan,
menurunkan efisiensi dan menaikkan biaaya pemeliharaan. Air maupun uap air
harus dibuang, sehingga system udara tekan dapat berjalan dengan baik dan
efisien.
 Karat dan kerak pipa (rust and pipescale))

Karat dan kerak pipa dapat ditemukan di dalam tangki udara dan sistem pemipaan
yang basah (sistem tanpa alat pemurnian yang cukup) atau sistem yang
dioperasikan masih basah sebelum dipasang alat pemurnian (purification).
Akhirnya, cemaran (contamination) ini akan menyebab-kan kerusakan dan
macetnya (blockage) proses kerja peralatan yang menggunakan udara tekan
(peralatan pneumatik dan kontrol pneumatik).

 Mikro-organisma (Micro-organisms)

Bakteri dan virus-virus juga terbawa ke dalam udara tekan melalui masukan
kompresor; kehangatan dan kebasahan udara merupakan suasana yang cocok
untuk pertumbuhan mikro-organisme.

 Cairan dan kabut minyak pelumas (Liquid oil and oil aerosols)

Semua kompresor menggunakan minyak pelumas di tingkat kompresinya untuk


perapatan (sealing), pelumasan dan pendinginan.
Selama beroperasi, sebagian minyak pelumas akan terbawa bersama udara tekan
dapam bentuk butiran atau kabut. Minyak ini akan bercampur dengan uap air
menjadi asam sangat kuat (very acidic), yang menyebabkan kerusakan pada tangki
udara, pipa pencatu udara dan peralatan pengguna udara tekan.

Modul Pengoperasian Air Compressor Halaman : 6 dari 17


MODUL PEMBELAJARAN
TIM SET UP PENDAMPINGAN JASA O & M
PLTU SINTANG (3 X 7 MW) PLTU SINTANG LEARNING GUIGE

 Uap minyak (Oil vapour)

Selain kotoran debu dan uap air, udara luar juga mengandungi minyak dalam
bentuk hidro-karbon yang tidak terbakar. Hidro-karbon yang tidak terbakar ini
terisap kedalam kompresor dalam bentuk uap dan terbawa kedalam sistem udara
tekan, yang kemudian didinginkan dan mengembun menjadi cairan minyak yang
menjadi cemaran yang menyebabkan kerusakan.
Konsentrasi kandungan uap minyak pada tiap meter kubik udara luar berkisar
antara 0,05 hingga 0,5 mg.
Kenapa minyak (oil) dipandang sebagai pencemar utama? Minyak dirasakan
sebagai penyebab banyak masalah, sebagaimana dapat dilihat keluar drain dan
outlet valve. Pada umumnya, teramati berupa kondensat berminyak (oily
condensate) yaitu minyak bercampur air.
Sebenarnya seberapa banyak air didalam sistem udara tekan? Jika seseorang
mengukur jumlah air didalam suatu sistem udara tekan yang kecil, volumenya
cukup mengagetkan. Suatu sistem udara tekan yang kecil berpengering udara
dengan kapasitas 2,8 m3 per menit beroperasi selama 4000 jam pada kondisi suaca
cerah yang agak dingin, akan menghasilkan 10.000 liter cairan embun (condensate
liquid) per tahun.
Jika kompresor dilumasi dengan minyak dan 2 mg/m3 minyak terbawa ke udara
tekan, kemudian walaupun air kondensat yang dihasilkan terlihat pada drain
separator menyerupai minyak, sebenarnya jumlah minyaknya kurang dari 0,1% dari
keseluruhan volume cairan, dan keserupaan minyak ini yang telah membuat
anggapan yang salah.
Contoh diatas menggunakan suatu sistem udara tekan yang kecil dan
menunjukkan besarnya voluma air kondensat yang dihasilkan. Jika sistem

Modul Pengoperasian Air Compressor Halaman : 7 dari 17


MODUL PEMBELAJARAN
TIM SET UP PENDAMPINGAN JASA O & M
PLTU SINTANG (3 X 7 MW) PLTU SINTANG LEARNING GUIGE

udara tekan yang besar beroperasi pada kondisi udara luar yang lebih panas dan
lembab, dan beroperasi dengan waktu yang lebih lama, tentulah air kondensat
yang dihasilkan jauh lebih banyak lagi.

1.2 Kerja Air Dryer

Pengering udara ini memanfaatkan bahan kimia non-konsumabel (nonconsumable


chemicals) yang bersifat higroskop (hygroscope) secara alami. Bahan kimia jenis ini
mampu menyerap (to absorb) uap lembab (moisture) yang dikandung udara.
Contoh-contoh bahan kimia yang bersifat higroskop (hygroscope) secara alami
adalah jel silika (silica gel) dan alumina aktif (active alumina). Bahan-bahan kimia
ini menyerap uap lembab pada permukaan butirannya dan menahan air sebagai
lapisan molekul tunggal atau bio (mono or biomolecular film). Bahan-bahan kimia
ini mampu menyerap uap lembab yang dikandung udara sampai suatu saat bahan
kimia ini menjadi jenuh (saturated) dan tak mampu menyerap lagi.

Bahan kimia jenis ini juga dapat dikembalikan ke sifat higroskop awalnya dengan
cara memanaskannya, atau dengan cara mengalirkan udara kering padanya yang
disebut dengan istilah regenerasi (regeneration), yaitu proses melepaskan kembali
molekul- molekul air yang diserapnya.
Pemanas udara desikan jenis pemanasan dan regenerasi inilah yang umum
digunakan, yang dikenal dengan nama pengering desikan regeneratif (desiccant
regenerative dryer).

Modul Pengoperasian Air Compressor Halaman : 8 dari 17


MODUL PEMBELAJARAN
TIM SET UP PENDAMPINGAN JASA O & M
PLTU SINTANG (3 X 7 MW) PLTU SINTANG LEARNING GUIGE

Gambar Compressor jenis Torak

Gambar Compressor jenis Roda Gigi

Modul Pengoperasian Air Compressor Halaman : 9 dari 17


MODUL PEMBELAJARAN
TIM SET UP PENDAMPINGAN JASA O & M
PLTU SINTANG (3 X 7 MW) PLTU SINTANG LEARNING GUIGE

Gambar Compressor jenis Rotari Vane

1.3 Sistem Kompressor di PLTU Sintang

Sistem udara tekan untuk sistem udara instrumen harus dilengkapi dengan
pengering udara (air dryer), karena untuk keperluan instrumentasi diperlukan
udara yang benar-benar kering. Sedang sistem udara tekan untuk sistem udara
service tidak perlu dilengkapi dengan pengering udara (air dryer) karena untuk
keperluan service tidak diperlukan udara kering.

Pada pusat pembangkit listrik berkapasitas kecil hingga sedang, udara untuk
sistem udara instrumen dan sistem udara service diperoleh dari sumber yang sama
yaitu dari compresor,namun bila udara yang digunakan untuk pneumatic harus
menggunakan udara kering karena agar tidak merusak peralatan instrumentasi
seperti membran pada solenode valve , dapat juga merusak membrane pada
control valve.

Modul Pengoperasian Air Compressor Halaman : 10 dari 17


MODUL PEMBELAJARAN
TIM SET UP PENDAMPINGAN JASA O & M
PLTU SINTANG (3 X 7 MW) PLTU SINTANG LEARNING GUIGE

2. MAKSUD DAN TUJUAN


Setelah menyelesaikan pkok bahasan,peserta diharapkan dapat:
 Mengidentifikasi secara teliti dan cermat.
 Mengantisipasi dan menaggulangi ganggauan dengan cepat dan tepat.
 Mengidentifikasi penyebab masalah.

3. SASARAN
Setelah menyelesaikan pokok bahasan,peserta diharapkan mampu dan mengerti
fungsi system compressor,sehingga bila terjadi penurunan fungsi compressor
menurun performancenya maka dapat dihindari.

4. FUNGSI COMPRESSOR
a. Compressor adalah berfungsi untuk memnuhi kebutuhan udara service
maupun udara instrumen pada pembangkit PLTU kususnya . Compressor
didesign sesuai kebutuhan kegunaannya.
b. Comprssor didesign untuk dioperasikan kontinyu selama PLTU
beroperasi,namun bagaimanapun juga perlu stop dalam rangka
pemeliharaan rutin ataupun stop sewaktu ada perbaikan atau kelainan yang
ada,oleh karena itu compressor biasa dipasang minimal dua buah, satu
beroperasi dan yang satunya stop pada kondisi standby.

5. PRINSIP KERJA COMPRESSOR


a. Compressor bekerja berdasarkan compressi didalam torak
mesin,dipampatkan sehingga mendapatkan tekanan kemudian tekanan
diteruskan ke Receiver Tank sesuai tekanan kerjanya.

Modul Pengoperasian Air Compressor Halaman : 11 dari 17


MODUL PEMBELAJARAN
TIM SET UP PENDAMPINGAN JASA O & M
PLTU SINTANG (3 X 7 MW) PLTU SINTANG LEARNING GUIGE

b. Compressor ada beberapa jenis dipasaran yang biasa digunakan pada


industri,namun pemilihannya disesuaikan dengan kehandalan dan
performace compressor itu semdiri.
c. Jenis dan typenya bermacam macam,ada model [Link] roda gigi,dan
model rotary fan,untuk memudahkankan bentuknya bisa dilihat pada
gambar dibawah ini.

Gambar Compressor PLTU Sintang 3X7 MW


Compressor Type Compressor

Modul Pengoperasian Air Compressor Halaman : 12 dari 17


MODUL PEMBELAJARAN
TIM SET UP PENDAMPINGAN JASA O & M
PLTU SINTANG (3 X 7 MW) PLTU SINTANG LEARNING GUIGE

Receiver Tank Design Pressure

Type Air Dryer Name Plate Design

Modul Pengoperasian Air Compressor Halaman : 13 dari 17


MODUL PEMBELAJARAN
TIM SET UP PENDAMPINGAN JASA O & M
PLTU SINTANG (3 X 7 MW) PLTU SINTANG LEARNING GUIGE

6. FUNGSI BAGAIAN
a. Compressor adalah komponen mesin penghasil udara
bertekanan,fungsinya adalah memproduksi udara tekanan sesuai yang
dibutuhkan,dan beroperasi secara bergantian agar tidak terlalu diforsil
dalam pengoperasiannya.
b. Reveiver Tank adalah tangki berukuran tertentu berbentuk kapsul,dann
terpasang dua buah agar bisa dilakukan pemeliharaan rutin,dan
dilengkapi dengan katup pengaman dari tekanan lebih,biasa disebut
relief valve.
c. Drain trap adalah valve drain yang digunakan untuk membuang air
secara automatis condensasi dari udara didalam tangki.

d. Solenoide valve adalah valve elektrik untuk pengaturan yang digunakan


mengatur load dan unload dari pengoperasian compressor.

e. Indikator parameter (PI) adalah alat ukur yang digunakan untuk melihat
berapa tinggi tekanan didalam receiver tank.
f. Pressure Switch (PS) adalah contak switch yang digunakan untuk setting
pada pengaturan laod unload pada pengoperasian compressor.
g. Relief valve adalah berguna untuk mengamankan tekanan udar bila
melebihi design tekanan yang diijinkan dari pabrikan.

Modul Pengoperasian Air Compressor Halaman : 14 dari 17


MODUL PEMBELAJARAN
TIM SET UP PENDAMPINGAN JASA O & M
PLTU SINTANG (3 X 7 MW) PLTU SINTANG LEARNING GUIGE

7. PROSEDURE SINGKAT

7.1 Proses yang harus dilakukan

NO KEGIATAN OPERASI EKSEKUTOR


1 Persiapan  Pastikan peralatan tidak dalam proses  Operator
Lokal.
perbaikan.

 Tidak ada benda bekas pekerjaan yang


menghalangi (Scafholding, dll).

 Power Incoming 380/400V Energized.

 Semua Peralatan Instrument PI danTI.

 Pastikan Aux cooling normal operasi.

 Check oil level gear box 25 % - 75 %/

 Pastikan peralatan kondisi normal.

 Pastikan filer udara besih

 Pastikan Outlet valve terbuka.

 Pastikan Inlet valve terbuka.

 Pastikan Receiver Tank siap

2 Proses Start  Buka tampilan Monitoring alarm pada panel  Operator


lokal. lokal.
 Test lampu indikasi alarm menyala semua.

Modul Pengoperasian Air Compressor Halaman : 15 dari 17


MODUL PEMBELAJARAN
TIM SET UP PENDAMPINGAN JASA O & M
PLTU SINTANG (3 X 7 MW) PLTU SINTANG LEARNING GUIGE

 Indikasi stand by menyala.


 Klik Push Botton Start
 Amati alarm yang muncul
 Reset bila ada alarm
 Pastika alarm reset sesuai kondisi
dilapangan.
 Amati tekanan pada Receiver Tank naik
perlahan.
 Tunggu sampai Compressor unload bila
memungkinkan.
 Pastikan tidak alarm yang membahayakan
Compressor.

8. MONITORING PERALATAN
a. Monitoring compressor harus dilakukan setiap saat,dan perlu dicatat data-
datanya pada lembar recorder, dan segera ditanggualangi bila ada kelainan
agar bisa beroperasi sesuai fungsinya.
b. Lakukan drain condensasi manual bila drain trap tidak bekerja dengan
baik,dan laporkan untuk dapat diperbaikai denagn melaporkan dan
membuat surat perintah kerja pada bidang pemeliharaan.

c. Lakukan pergantian operasional compressor setiap satu minggu sekali.

9. IDENTIFIKASI GANGGUAN
a. Bila level oil rendah maka akan muncul alarm level oil low,dan segera
tanbahkan,bila berlu lakukan pergantian terlebih dahulu.

Modul Pengoperasian Air Compressor Halaman : 16 dari 17


MODUL PEMBELAJARAN
TIM SET UP PENDAMPINGAN JASA O & M
PLTU SINTANG (3 X 7 MW) PLTU SINTANG LEARNING GUIGE

b. Bila tekanan oli rendah akan alarm muncul,dan periksa sistim


pelumasannya.
c. Bila sistim pendinginan kurang maka akan ada alarm yang
muncul,lakukan perbaikan sesuai kondisinya.
d. Bila compressor tidak bisa loading periksa solonide atau pressure
switnya.

10. DAFTAR PUSAKA

10.1 Data diambil dari manual book yang ada dari pabrikannya.
10.2 Diambil dari Internet, googling yang sesuai dibutuhkan.

Modul Pengoperasian Air Compressor Halaman : 17 dari 17

Anda mungkin juga menyukai