Kodifikasi ICD-9-CM untuk Prosedur Medis
Kodifikasi ICD-9-CM untuk Prosedur Medis
2
TUJUAN KHUSUS
Diharapkan peserta dapat meningkatkan pemahaman
terkait :
1. aturan dasar ICD-9-CM
2. struktur dan chapter di ICD-9-CM
3. konvensi tanda baca ICD 9 CM
4. melakukan kodefikasi ICD-9-CM sesuai dengan
aturan klaim JKN
Definisi Prosedur
Intervensi medis atau bedah yang dilakukan kepada pasien dengan
tujuan diagnostik atau terapeutik
Meliputi :
• Radiologi eksplorasi fungsional
• Intervensi bedah
• Prosedur umum untuk tujuan diagnostik/terapi
5
Tujuan Penggunaan ICD-9 CM
a. Informasi klasifikasi morbiditas dan mortalitas untuk statistik.
b. Indeks penyakit dan operasi.
c. Laporan diagnosis oleh dokter
d. Penyimpanan dan pengambilan data.
e. Laporan nasional morbiditas dan mortalitas.
f. Untuk pengelompokan penyakit (CBG) dalam pembiayaan.
g. Membantu kompilasi dan pelaporan data sebagai evaluasi
pelayanan kesehatan. 6
ICD 9 CM terbagi menjadi :
• Bagian I : (Tabular List) Daftar
Classification of Procedures.
• Bagian II : Index to Procedure,
Alfabet A – Y
7
ICD 9-CM Procedure Classification:
Based on 2-
Published digit
Modification of Structure of
in its own structure
Fascicle V the
volume Surgical with 2
containing “Surgical procedures
Non-surgical classification decimal
Procedures” of procedures is based on Numeric digits where
both ICD 9
are group in necessary
are confined to anatomy only
Tabular Classification rubrics 01- (expansion
rubrics 87-99 rather than
List and of Procedures 86 from 3 digits
surgical in ICD 9 to
Alphabetic in Medicine specialty. 4 digits in
Index. ICD 9-CM)
8
16 CHAPTER CODE ICD-9-CM
BAB CODE PROCEDURE
0 00 Procedures and intervention, not elsewhere clasified
1 01 – 05 Operations on the nervous system
2 06 – 07 Operations on the endocrine system
3 08 – 16 Operations on the eye
4 18 – 20 Operations on the ear
5 21 – 29 Operations on the nose, mouth, and pharynx
6 30 – 34 Operations on the respiratory system
7 35 – 39 Operations on the cardiovascular system
8 40 – 41 Operations on the hemic dan lymphatic system
9 42 – 54 Operations on the digestive system
10 55 – 59 Operations on the urinary system
11 60 – 64 Operations on the male genital organs
12 65 – 71 Operations on the female genital organs
13 72 – 75 Obstetrical procedures
14 76 – 84 Operation on the musculoskeletal system
15 85 – 86 Operations on the integumentary system
9
16 87 – 99 Miscellaneous diagnostic and therapeutic procedures
DEFINITION
• Prosedur Operatif
10
Prosedur Operatif
setiap prosedur
terapeutik/diagnostik utama
yang melibatkan
penggunaan instrument
atau dengan memanipulasi
bagian atau beberapa
bagian dari tubuh. Pada
umumnya dengan bantuan
anastesi. 11
Prosedur Non Operatif
12
Prinsip Operasi – dilakukan untuk mengobati kondisi yang
dipilih sebagai diagnosis utama 13
Struktur ICD-9-CM
Multi-axial classification
Codes differentiated
according to categories:
3rd level:
Site/Procedure/Technique
axis
14
CHAPTER VI - OPERATIONS ON THE RESPIRATORY
SYSTEM (30-34) (PRIMARY AXIS)
32 EXCISION OF LUNG AND BRONCHUS
(SECONDARY AXIS)
15
CHAPTER XI -OPERATIONS ON THE MALE GENITAL
ORGANS (60-64) (PRIMARY AXIS)
60 Operations on prostate and seminal vesicles
(SECONDARY AXIS)
17
NEC (Not elsewhere classifiable).
Kurangnya informasi yang didapatkan untuk
mendapatkan kode yang spesifik.
18
NOS (Not otherwise specified).
🡺 Equivalent to “unspecified”
19
[] Brackets
Digunakan untuk mengurung persamaan kata atau sinonim
( Synonyms ), kata sebutan alternatif ( alternative words ), dan
frasa penjelasan ( explanatory phrases ).
Contoh : extracorporeal circulation [heart-lung machine]
( ) Parentheses
Untuk mengurung kata tambahan (supplementary words) yang
mengikuti suatu istilah tindakan, tanpa mempengaruhi kode ICD.
20
: Colons
Menambahkan istilah yang tidak lengkap. Dengan menambahkan
satu atau lebih modifier untuk bisa ditetapkan ke dalam kategori
tertentu.
e.g 52.96 Anastomosis of Pancreas
Anastomosis of pancreas (duct) to:
intestine
jejunum
stomach
21
} Braces
untuk melampirkan serangkaian istilah, yang masing-masing
dimodifikasi oleh pernyataan yang muncul di sebelah kanan kurung
kurawal.
22
INCLUDE
Istilah yang muncul di bawah judul pada digit 3 untuk menjelaskan lebih detail
atau memberikan contoh kategori tsb
Contoh : 81.5 Joint replacement of lower extremity
Includes: arthroplasty of lower extremity with:
external traction or fixation
graft of bone (chips) or cartilage
internal fixation device or prosthesis
23
24
Excludes
Istilah pengecualian yang harus dilihat dan ditelusuri pada tempat lain
25
26
OMIT CODE
OMIT CODE dibedakan berdasarkan :
27
OMIT CODE
2. Berdasarkan Teknik yang digunakan
Jika ada pernyataan omit code terkait dengan teknik yang dilakukan maka
tidak dikode. Tetapi jika dilakukan dengan instrument (tajam) maka bukan
termasuk omit code.
28
CODE ALSO
Instruksi code also dalam daftar tabulasi berarti “beri kode ini juga bila
prosedur lain dilakukan”. Jadi menambahkan kode selain kode prosedur
utama.
30
31
Modifier pada ICD-9 CM
1. Modifier Esensial
2. Modifier Nonesensial
32
Modifier Esensial
34
Contoh Modifier pada ICD-9 CM
Bischoff,
0Eponim Operasi Brock,
Burch procedure
Ballon
Adjective Blood
Bone
Contoh LEADTERM
TINDAKAN
Look up lead term in
the Alphabetic index
Locate any
modifiers
Check the code given in
the index with
Tabular list
Check for Inclusion
and Exclusion
terms
Assign the code
CANTUMKAN KODE yang Anda pilih
Ketentuan Khusus Kodefikasi ICD 9 CM 50
∙ Principal Procedure
∙ Bilateral Procedure
∙ Operative approaches
∙ Biopsies
∙ Canceled procedure
∙ Incomplete procedure
∙ Failed procedure
50
PROSEDUR SIGNIFIKAN
4 Kriteria yang tercantum dalam federal register untuk
prosedur yang dianggap signifikan. Antara lain :
1. yang bersifat bedah seperti insisi, eksisi, amputasi dll
2. mempunyai resiko prosedur
3. mempunyai resiko dari anastesi
4. membutuhkan pelatihan khusus
Kode yang signifikan dapat ditemukan pada semua bab
klasifikasi prosedur, tetapi paling banyak terdapat pada
bab 1-15. dan sedikit di bab 16
51
Prosedur Utama (Principal Procedure)
47
53
BIOPSI TERTUTUP
Ada beberapa metode untuk melakukan biopsi tertutup:
• perkutan melalui penggunaan jarum (needle) ,
• endoskopi, atau
• dengan brush atau aspirasi.
54
Ada dua cara pengkodean biopsy perendoscopy. Jika pada buku
ICD 9 CM menyediakan kedua prosedur antara biopsy dan
endoscopy menjadi kode gabung berilah kode gabungan tersebut.
55
Prosedur dibatalkan
56
57
Incomplete Procedure
58
59
Failed Procedure
Prosedur yang gagal tidak sama dengan komplikasi prosedur. jika prosedur
sudah selesai tetapi prosedur tersebut tidak mencapai tujuan terapeutik.
prosedur dikode sesuai dengan yang dilakukan
60
Pengaruh Kode ICD 9 CM pada Klaim JKN
61
ICD 9 CM
63
PMK 26 TAHUN 2021
TOP UP ICD 9 CM DI RAWAT INAP
64
PMK 26 TAHUN 2021
Lampiran (1/5)
Terdapat 2 lampiran
baru pada Permenkes 3 I A. Kriteria Pembayaran Tambahan (Top Up Payment) pada Special Casemix Main Groups
Tahun 2023, yaitu (CMG)
lampiran: Terdapat penambahan 5 Top Up baru dari list Top Up dalam Permenkes 26 Tahun 2021,
✔I A. Kriteria yaitu:
Pembayaran Tambahan
Kode Spc CMG, Item Grup INA CBG Kode ICD 10 Kode ICD 9 CM
(Top Up Payment) pada
Special Casemix Main
YY‐13‐III Coil G‐1‐12‐I 39.75
Groups (CMG
✔II. KRITERIA G‐1‐12‐II
PELAYANAN DAN G‐1‐12‐III
KOMPETENSI UNTUK YY‐14‐III Trombektomi G‐1‐12‐I ‐ 39.74
PELAYANAN G‐1‐12‐II
KESEHATAN TERTENTU G‐1‐12‐III
DI FKRT YY‐15‐III Percutaneous E‐4‐10‐I E43 43.11
Endoscopy E‐4‐10‐II E44.0
Gastrostomy E‐4‐10‐III E44.1
YY‐16‐III Odontektomi U‐3‐16‐0 ‐ 23.19
15
YY‐17‐III Brakiterapi C‐3‐10‐0 Z51.0, 92.20, 92.27
65
Lampiran (2/5)
Terdapat perubahan 2 Top Up dari list Top Up dalam Permenkes 26 Tahun 2021, yaitu :
Phacoemulsifi- 1. Kriteria penjaminan untuk tindakan Phacoemulsification sesuai dengan Peraturan BPJS Kesehatan;
7 2. Untuk menghindari potensi moral hazard dilakukan kesepakatan kapasitas antara BPJS Kesehatan
cation
dengan FKRTL untuk tindakan Phacoemulsification elektif.
68
Lampiran (5/5)
1. Alat dan bahan medis habis pakai pada tindakan hemodialisis digunakan
11 Hemodialisis secara single use;
2. Jika digunakan secara re-use maka tarif yang dibayarkan adalah 85%
19 dari
Aspek Koding :
1. Pastikan tindakan yang dilakukan sesuai dengan
laporan operasi
2. Kode Kistektomi pada ovari menggunakan kode 65.2-
72
B.A Tahun 2019
Prosedur yang dilakukan rectoscopy dan biopsi rectum
(untuk kirim PA ke laboratorium)
Perhatian Khusus :
Aspek Koding :
Sesuai aturan ICD-9-CM Tahun 2010, tindakan / prosedur
angkat jahitan dikode dengan memperhatikan lokasi
tindakan/prosedur dilakukan.
Perhatian Khusus :
74
B.A Tahun 2019
Prosedur : 96.71 continuous invansive mechanical
ventilation for less then 96 hours
Aspek Koding :
76
B.A Tahun 2023
Prosedur : Prosedur amputasi di jari kaki dan tangan
ditagihkan dengan kode 84.91 Amputation, NOS
seharusnya dengan kode amputasi spesifik sesuai
lokasi atau amputasi jari kaki ditagihkan dengan kode
amputasi jari tangan.
Aspek Koding
77
B.A Tahun 2023
Pengkodean prosedur enukleasi kista radikuler gigi
Contoh Kasus dengan kode 76.6 Total osteoplasty (osteotomy) of
Enukleasi maxilla, seharusnya kode 24.4 excission of dental
Kista lesion of jaw.
Radikuler Gigi
Rekomendasi :
15
B.A. Tahun 2023
Edisi I 78
Prosedur : Tumor hemangioma lokasi di kulit sebagai
soft tissue tumor yang dilakukan eksisi dimana
seharusnya prosedur eksisi soft tissue tumor (86.3 /
86.4) namun ditagihkan sebagai eksisi pembuluh darah
(38.60)
Aspek Koding
79
B.A Tahun 2023
Prosedur : Tindakan removal foreign superfisial cornea
seharusnya menggunakan koda 98.21.
Aspek Koding
80
B.A Tahun 2023
Prosedur : Kekeliruan pengkodean tindakan litotripsi
transuretra (56.0) menjadi ureterotomi (56.2)
Aspek Koding
81
B.A Tahun 2023
Prosedur : Tubektomi MOW pada SC 66.39 namun
ditagihkan sebagai tubektomi lainnya (66.51) atau
prosedur tuba lainnya (ICD 9 CM 2010).
Aspek Koding
Kode yang sesuai untuk sterilization adalah
66.3-
82
B.A Tahun 2023
Prosedur : Evakuasi bekuan darah secara manual pada
repair laserasi persalinan yang seharusnya
merupakan kesatuan prosedur repair
laserasi persalinannya (75.69) namun
ditagihkan operasi evakuasi hematom pada
vulva atau vagina (75.92) sehingga
menyebabkan grouping berubah menjadi
operasi vulva dan vagina padahal pasien
datang bersalin di rumah sakit.
Aspek Koding
Pastikan tindakan evakuasi bekuan darah sudah sesuai dengan
Laporan Operasi, maka dapat dikode 75.92
83
B.A Tahun 2023
Aspek Koding
84
B.A Tahun 2023
Aspek Koding
85
B.A Tahun 2023
Aspek Koding
PERMENKES 26 Tahun 2021 TENTANG PEDOMAN INDONESIAN CASE BASE GROUPS (INA-CBG)
DALAM PELAKSANAAN JAMINAN KESEHATAN