Myth/Mitos
Myth atau biasa yang dikenal sebagai ‘Mitos’ adalah sebuah kepercayaan (anggapan) dari
Masyarakat yang asal usulnya belum jelas darimana dan tidak diketahui secara ilmiah. Mitos sendiri bisa
dikatakan sebagai dari kepercayaan dan merupakan sebuah pengetahuan yang nyata dan hidup dalam
Masyarakat. Pengetahuan mitos ini pun diperoleh dari berbagai cara, bisa dari pengalaman sendiri
ataupun melalui keturunan (biasa diturunkan dalam silsilah Masyarakat). Myth atau Mitos juga bisa
diterima oleh Masyarakat karena adanya keterbatasan dalam pengetahuan dari masyarakat itu sendiri.
Masyarakat yang menjadikan mitos sebagai pengetauan pokok adalah Masyarakat uneducated karena
mereka mengandalkan pengetahuan non ilmiah yang diwariskan dari generasi-generasi terdahulu.
Mitos Menurut Para Ahli
Pengertian tentang mitos ini sangat banyak untuk bisa diartikan secara umum oleh orang-orang,
bahkan tidak sedikit juga para ahli yang memberikan pendapat mereka tentang myth/mitos. Berikut
adalah pendapat dari beberapa ahli tentang mitos:
1. Mircea Eliade, seorang ahli Sejarah agama primitive. Dalam buku karyanya yang berjudul Myth,
Dreams and Mysterious, the encounter between contemporary faiths and archaic reality (1974),
Eliade mengatakan, Mitos adalah salah satu sistem yang sangat amat penting, karena mitos
adalah dasar dari kehidupan social dan kebudayaan manusia.
2. Max Muller, menurutnya mitos yang diciptakan orang-orang kala itu, kebanyakan berasal dari
elemen-elemen alam. Seperti asal-usul dewa-dewa yang diciptakan manusia awalnya adalah
sebuah nama, namun kemudian dijadikan sebagai dewa.
3. Andrew Lang, seorang antropolog evolusionis Inggris dalam bukunya yang berjudul Custom and
Myth, Modern Mythology. Menurutnya, sistem mitos ini bermula dari Sejarah manusia yang
mengikuti suatu perkembangan yang seragam dari kebiadaban lalu menuju keberadaban dan
kepercayaan serta kebiasaan primitive yang masih hidup diantara orang-orang pedalaman di
zaman sekarang.
Mitos seringkali dijadikan sebagai alasan bagi seseorang dalam bertindak ataupun tidak karena
mitos yang bersangkutan tidak memperbolehkan hal itu. Sebagai contoh pada saat malam hari kita
tidak boleh bersiul karena akan mengundang hal yang ghaib, nyatanya bukan dikarekanakan tentang
hal ghaib melainkan etika social. Jika kita bersiul dengan keras pada malam hari dapat mengganggu
orang lain yang sedang beristirahat. Contoh lainnya mitos yang paling terkenal di Masyarakat pada
zaman sekarang adalah memakai baju berwarna hijau di Pantai Selatan, dikatakan Ketika kita
memakai baju yang berwarna hijau kita akan terseret ke dalam air laut disebabkan oleh Ratu NyI
Roro Kidul, faktanya arus air laut dan angin di Pantai Selatan yang sangat kencang yang dapat
menyebabkan kita terseret ke dalam air laut jika kita tidak berhati-hati, dan baju yang berwarna
hijau jika berada di air laut tergantung persepsi mata manusia Ketika menerima Cahaya yang
menyebabkan sulit dilihat oleh mata kosong, karena itu banyak korban yang sulit untuk ditemukan
di Pantai Selatan.