PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Sepak bola merupakan permainan yang amat digemari di Indonesia. Permainan
sepak bola didefin sikan sebagai permainan yang tujuan untuk memasukkan bola ke
gawang lawan dan mempertahankan gawang sendiri agar tidak kemasukan bola.
Prinsip dalam permainan sepak bola adalah kerja sama dengan mempelajari sepak bola,
Anda belajar meningkatkan keterampilan bekerja sama.
Permainan sepak bola merupakan jenis permainan bola besar. Dikatakan
demikian karena ukuran bola yang digunakan besar. Permainan bola besar yang
lainnya bola voli, bola basket bola tangan, dan polo air.
Permainan sepak bola dapat dijadikan alat pembelajaran Pendidikan Jasmani
Olahraga dan Kesehatan karena permainan ini mengandung banyak keterampilan yang
berguna untuk meningkatkan kecepatan, daya tahan, kekuatan, kelincahan, ketepatan,
keseimbangan. Disamping itu, sepak bola juga mengandung banyak nilai-nilai positif
untuk mengembangkan sikap dan karakter yang baik, diantaranya: kejujuran, ketaatan
pada peraturan, disiplin, respek terhadap orang lain termasuk keterampilan bekerja
sama.
Keterampilan dalam permainan sepak bola dapat dikelompokkan seperti berikut.
1. Keterampilan menciptakan skor : passing, kontrol bola, tendangan ke gawang,
dan mendukung pembawa bola.
2. Keterampilan mencegah skor : mengawal lawan (marking), dan merebut bola.
3. Keterampilan memulai permainan: lemparan ke dalam, tendangan penjuru, dan
tendangan bebas. Peta Konsep Permainan Sepak bola
• Mengumpan
• Mengontrol
• Menggiring
• Menembak bola ke gawang
• Posisi
1
PEMBAHASAN
ANALISIS KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA
A. Menggiring Bola (dribbling)
Menurut Sucipto (2000:28) Menggiring bola adalah menendang terputus- putus,
oleh karena itu bagian kaki yang dipergunakan dalam menggiring bola sama dengan
bagian kaki yang dipergunakan untuk menendang bola. Sejalan dengan Sucipto
Lingling Usli dkk (2008:51) mengemukakan bahwa menggiring bola adalah suatu
upaya mendorong bola secara terputus-putus dengan posisi bola tidak jauh dari kaki kita
sambil berlari untuk mencapai tujuan dalam permainan sepak bola.
Sedangkan menurut Sakroni dkk(2004:32) menggiring bola ialah menggulirkan
bola ditanah sambil berlari.
Dari beberapa pengertian diatas dapat di simpulkan bahwa menggiring bola
(dribbling) adalah suatu usaha yang dilakukan oleh pemain sepak bola dengan
mendorong bola pada posisi tidak jauh dari kaki sehingga bola mudah untuk dikuasai
dengan baik. Teknik menggiring bola dapat dilakukan dengan 3 cara yaitu:
1. Menggiring bola dengan kaki bagian dalam
Dalam permainan sepak bola pada umumnya menggiring bola dengan
menggunaka kaki bagian dalam dipergunakan untuk mengecoh atau melawati
lawan yang berusaha merebut bola. Kelebihan dribbling menggunakan kaki
bagian dalam adalah dapat mengecoh lawan ke sebelah kanan lawan apabila
menggunakan kaki kanan atau sebaliknya. Sedangkan kelemahannya adalah
tidak bisa mengecoh lawan ke sebelah kiri bila menggunakan kaki kanan,
begitupula sebaliknya.
Menurut Sucipto dkk (2000:28) analisis menggiring bola dengan kaki
bagian dalam adalah sebagai berikut :
a. Posisi kaki menggiring bola sama dengan posisi menendang bola.
b. Kaki yang digunakan untuk menggiring bola tidak ditarik kebelakang hanya
diayunkan kedepan.
2
c. Diupayakan setiap melangkah, secara teratur bola disentuh atau didorong
bergulir kedepan.
d. Bola bergulir harus selalu dekat dengan kaki dengan demikian bola tetap
dikuasai.
e. Pada waktu menggiring bola kedua lutut sedikit ditekuk untuk
mempermudah penguasaan bola.
f. Pada saat kaki menyentuh bola, pandangan kearah bola dan selanjutya
melihat situasi lapangan
g. Kedua tangan menjaga keseimbangan disamping badan.
2. Menggiring bola dengan kaki bagian luar
Dalam permainan sepak bola pada umumnya menggiring bola dengan
menggunakan kaki bagian luar pada umumnya dipergunakan untuk melewati
atau mengecoh lawan. Kelebihan dribbling menggunakan kaki bagian luar yaitu
bila menggunakan kaki kanan dapat mengecoh ke sebelah kiri lawan atau
sebaliknya. Sedangkan kelemahannya adalah tidak bisa mengecoh lawan ke
sebelah kanan bila menggunakan kaki kanan, begitupula sebaliknya.
Menurut Sucipto (2000:30) analisis menggiring bola dengan
menggunakan kaki bagian luar adalah sebagai berikut :
a. Posisi kaki menggiring bola sama dengan posisi menendang dengan
pungung kaki bagian luar.
b. Kaki yang digunakan menggiring bola hanya menyentuh atau mendorong
bola bergulir ke depan.
c. Tiap melangkah secara teratur kaki menyentuh bola.
d. Bola selalu dekat dengan kaki agar bola tetap dikuasi.
e. Kedua lutut sedikit ditekuk agar mudah untuk menguasai bola
f. Pada saat kaki menyentuh bola pandangan kearah bola, selanjutnya melihat
situasi.
g. Kedua lengan menjaga keseimbangan disamping badan.
3. Menggiring bola dengan punggung kaki
Menggiring bola dengan menggunakan punggung kaki pada dasarnya
digunakan untuk mendekati jarak. Kelebihan dribbling menggunakan bagian
3
punggung kaki adalah dapat menggiring bola dengan arah lurus apabila tidak
ada lawan yang menghalangi.
Sedangkan kelemahannya adalah kurang efektif untuk mengecoh lawan
ke sebelah kiri atau sebelah kanan.
Menurut Sucipto (2000:31) analisis menggiring bola dengan punggung
kaki adalah sebagai berikut :
a. Posisi kaki menggiring bola sama dengan posisi menendang dengan
punggung kaki.
b. Kaki yang digunakan menggiring bola hanya menyentuh atau
mendorong bola tanpa terlebih dahulu ditarik kebelakang dn diayaun
kedepan.
c. Tiap melangkah secara teratur kaki menyenuh bola.
d. Bola bergulir harus selalu dekat dengen kaki dengan demikian bola tetap
dikuasai.
e. Kedua lutut sedikit ditekuk agar mudah untuk menguasai bola.
f. Pada saat kaki menyentuh bola pandangan kearah bola, selanjutnya
melihat situasi.
g. Kedua lengan menjaga keseimbangan disamping badan.