0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
50 tayangan4 halaman

Perencanaan Sarana Prasarana PAUD

Sarana dan prasarana pendidikan pada PAUD meliputi tanah, bangunan, perlengkapan, dan perabot sekolah. Pengurusan sarana dan prasarana meliputi perencanaan, pengadaan, inventarisasi, pemanfaatan, pemeliharaan, dan penghapusan. Sarana dan prasarana berfungsi untuk mendukung proses pembelajaran secara optimal.

Diunggah oleh

Vithan Rasyid
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
50 tayangan4 halaman

Perencanaan Sarana Prasarana PAUD

Sarana dan prasarana pendidikan pada PAUD meliputi tanah, bangunan, perlengkapan, dan perabot sekolah. Pengurusan sarana dan prasarana meliputi perencanaan, pengadaan, inventarisasi, pemanfaatan, pemeliharaan, dan penghapusan. Sarana dan prasarana berfungsi untuk mendukung proses pembelajaran secara optimal.

Diunggah oleh

Vithan Rasyid
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Menurut (Baiq Rohiyatun, 2021) Sarana dan prasarana pendidikan pada dasarnya dapat dikelompokan

dalam empat kelompok, yaitu tanah, bangunan, perlengkapan, dan perabot sekolah (side, building,
equipment, and furniture). Agar semua fasilitas tersebut tersebut memberikan kontribusi yang berarti
pada jalannya proses pendidikan, hendaknya dikelolah dengan baik Pengelolaan yang dimaksud
meliputi: (1) perencanaan, (2) pengadaan, (3) inventarisasi (4) pemanfaatan (5) pemeliharaan dan (6)
penghapusan.

1. Perencanaan Perlengkapan PAUD. Adapun prosedur perencanaan perlengkapan pada PAUD dilakukan
oleh pengelola bersama guru guru, tugas guru melaporkan kepada pengelola tentang sarana
pembelajaran yang dibutuhkan kemudian pengelola mempertimbangkan dengan keuangan sekolah,
melalui kebutuhan sarana pembelajaran yang dilaporkan maka pihak sekolah melakukan perencanaan
tentang sarana yang akan diadakan tentunya disesuaikan dengan keuangan sekolah Perencanaan ini
dilakukan secara terus menerus selama kegiatan sekolah berlangsung, perencanaan ini biasanya
dilakukan setiap akhir tahun ajaran dalam perencanaan ini harus ada kerjasama yang baik antara kepala
sekolah, guru, tata usaha (TU) sehingga mudah dalam merencanakanapa yang hendak menjadi bahan
atau perlengkapan yang sekolah butuhkan. Dalam setiap perencanaan yang dilakukan harus ada
kesepakatan dan kerjasama antar kepala PAUD dan guru, sehingga perencanaan yang dilakukan ini bisa
berjalan dengan lancar, perencanaan ini merupakan kegiatan yang dilakukan diakhir tahun ajaran, untuk
mempersiapkan apa-apa saja yang akan diperlukan, baik memperbaiki segala meja kursi dan lain-lainnya

2 Pengadam Perlengkapan PAUD. Melalui hasil perencanaan yang matang pengadaan perlengkapan
ditetapkan oleh pengelola dan guru-guru Setelah ada daftar kebutuhan perlengkapan pengelola belanja
seruai kebutuhan yang disepakati bersama Pengadaan sarana prasarana yang dilakukan disekolah
adalah dengan cara membeli menyiapkan segala buku tunjangan pedoman guru untuk mengajar dan
mempersiapkan kurikulum pembelajaran bagi guru, pengadaan ini dilakukan oleh kepala PAUD sendiri
Mustari (2014:120) pengadaan sarana prasarana sekolah melalui sistem perencanaan dan pengadaan
yang hati-hati dan seksama, sehingga sekolah memiliki sarana prasarana seruai dengan kebutuhan.
Sedangkan menurut Anikunto (1993 82) bahwa pengadaan alat pelajaran tidak semudah pengadaan
meja kuru yang hanya mempertimbangkan selera dan dana yang tersedia untuk proses pengadaan alat
pelajaran diperlukan pertimbangan yang lebih banyak dan semuanya bersifat eduktif

3. Inventarisasi Sarana dan Prasarana PAUD. Adapun inventarisasi yang dilakukan pada PAUD adalah
mencatat dan mendaftar barangbarang milik sekolah kedalam suatu daftar inventaris barang secara
tertib dan teratur. Kegunaan pencatatan barang-barang tersebut yakni untuk diketahui jumlah
perlengkapan yang ada dan setiap sarana yang ada diberikan kode supaya tidak mudah hilang
Inventarisasi ini digunakan untuk mencatat segala barang yang diperoleh untuk sekolah sehingga bisa
dicatat tertata dengan rapi bentuk barang yang sudah diterima. Inventarisasi yang dilakukan yaitu,
seperti mencatat barang-barang serta menyusun daftar barang yang menjadi milik sekolah, tujuannya
adalah untuk ketertiban administrasi. Inventarisasi adalah dokumen tempat penyimpan jenis barang
yang sudah dimasukan kedalam daftar inventarisasi, baik barang bergerak maupun barang yang tidak
bergerak. Inventarisasi sekolah ini untuk mempermudah dalam pengontrolan serta pengecekan barang
yang sudah pernah diterima serta untuk kerapian barang-barang dalam penyimpanan Arikunto (1993
86) pencatatan alat kedalam buku daftar inventarisasi Yang dimaksud dengan buku inventarisasi adalah
buku yang dipergunakan untuk mencatat semua kekayaan sekolah

4. Pemanfaatan Sarana Prasarana PAUD. Pemanfaatan sarana prasarana di PAUD adalah pemanfaatan
segala jenis barang yang ada dilingkungan sekolah. Pemanfaatan sarana prasarana PAUD seperti
pemanfaat barang yang ada untuk dijadikan bahan ajaran sesuai dengan materi yang disampaikan oleh
guru, yang melaksanakannya adalah guru, kepala PAUD hanya menyediakan sarana- prasarana
penunjang bagi guru. Pemanfaatan sarana prasarana ini, seperti barang yang bergerak maupun barang
yang tidak bergerak seperti didalam ruangan atau diluar ruangan, sudah sesuai dengan perkembangan
anak, kenapa dikatakan sudah sesuai dengan perkembagan anak, misalnya alat belajar, alat bermain
semua sesuai dengan tujuan yang dicapai, serta kesesuaian antar media yang digunakan sudah sangat
baik Arikunto (1993:87) penggunaan alat pelajaran untuk semua kelas dapat dilakukan dengan
membawa alat ke kelas yang membutuhkan secara bergantian atau murid yang akan menggunakan
mendatangi ruang khusus. Penggunaan manajemen sarana prasarana, seperti pemanfaat barang yang
ada untuk dijadikan bahan ajaran sesuai dengan materi yang disampaikan oleh guru, yang
melaksanakannya adalah guru, kepala TK hanya menyediakan sarana-prasarana penunjang bagi guru

5. Pemeliharaan Sarana Prasarana PAUD. Pemeliharaan sarana dan prasarana dilakukan oleh pengelola
PAUD, guru dan siswa, seperti kebersihan sekolah, perawatan cat gedung pagz, penataan taman serta
alat permainan setelah digunakan maka guru mengajak anak-anak untuk bersama-sama menyimpan
atau membreskan mainan ketempat semula agar bisa digunakan jangka panjang Pemeliharaan dilakukan
setiap hari melakukan pemeliharaan semua warga sekolah terlibat dalam pemeliharaan barang bergerak
maupun barang yang tidak bergerak, namun dalam setiap pemelihzrazn ini ada orang-orang yang
dikhususkan untuk melakukan pemeliharaan Berdasarkan pendapat tersebut dapet disimpulan bahwa
pemeliharaan adalah kegiatan meranat, memelihara dan menyimpan barang-barang sesuai dengan jenis
barangnya, sehingga tetap awet dan tahan lama, dalam melakukan pemeliharaan ini adalah semua
warga sekolah terlibat baik terhadap barang bergerak maupun barang yang tidak bergerak, dalam
pemeliharan ini ada juga orang-orang yang dikhususkan untuk melakukannya, sehingga bisa
meningkatkan kerja sekolah terhadap peranatan berang Muster (2014:121) perawatan sarana prasarana
dapat berjalan dengan baik sehingga bisa meningkatkan kinerja sekolah, memperpanjang usia pakai,
menurunkan biaya perbaikan dan menetapkan biaya efektif perawatan sarana prasarana

6. Penghapusan atau Pemusnahan Sarana Prasarana PAUD Barang yang sudah tidak layak dipakai bisa di
musnahkan tetapi melalui pencatatan terlebih dahulu agar apabila barang tersebut di tanyakan akan
memiliki rekam jejak yang jelas.

Macam-Macam Sarana dan Prasarana & PAUD


Prasarana

Prasarana adalah bangunan Taman Kanak-Kanak. Menurut Bafadal Q2003), bangunan Taman Kanak-
Kanak PAUD merupakan gedung yang di dalamnya berisi ruang belajar, ruang bermain baik di luar
maupun di dalam, ruang perpustakaan, dan rumg-ruang lain yang letaknya melekat dengan Taman
Kanak-Kanak PAUD termarak di dalamnya pekarangan,perit got selokan.

Sarana Sarana di Taman Kanak-Kanak PAUD meliputi:

1. Perabot Taman Kanak-Kanak Perabot Kelas Perabot kelas adalah peralatan yang digunakan di dalam
ruangan kelas. Menurut Tadkircatun Musfirah (2005), perabot kelas meliput meja dan kursi anak, papan
tulis, loker anak tempat minum, dan meja guru yang dirancang aman, terjangkau anak, tidak tajam, dan
bebas dari bahan berbahaya. Perabot dapat disusun dengan baik dan dapat dijangkau oleh anak.
Penggunaan prabot yang menank seperti di cat berwamawarni sehingga anak lebih senang untuk belajar

2. Alat Peraga Alat Peraga yang digunakan di PAUD bisa beragam, seperti miniatur bewan, manusia,
pekerjaan, dan lain sebagainya. Menurut Anggani Sudono (1995: 13), alat peraga merupakan semua alat
yang digunakan oleh guru untuk menerangkan atau memperagakan materi yang akan disampaikan
dalam proses pembelajaran

3. Media Pembelajaran. Media pembelajaran PAUD juga beragam dari media pembelajaran sederhana
yang dibuat oleh kreativitas guru sampai dengan media pembelajaran modern seperti: komputer,
televisi, tape recorder dan lain sebagainya. Media pembelajaran dapat dikembangkan melalui oleh guru
tenaga pendidik sesuai tema-tema PAUD.

4. Alat Permainan Edukatif. Alat permainan edukatif berfugsi untuk membantu aspek perkembangan
anak usia dini. Alat permainan edukatif dirancang dengan aman, mudah digunakan dan sederhana serta
terlihat menarik. Musfirch (2005) juga menyatakan bahwa alat permainan edukatif (APE) merupakan
alat yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan bermain anak serta memungkinkan anak untuk dapat
bereksplorasi, aktif, dan kreatif.

Terdapat dua jenis APE yaitu APE Tradisional dan APE Modern

1. APET (Alat Permainan Edukatif Tradisional) merupakan alat-alat permainan tradisional yang di lakukan
secara turun temurun. Contoh APET adalah egrang, baling-baling bamboo, tembak peluru bamboo dan
lain-lain.

2. APEM (Alat Permainana Edukatif Modern) variasi ini dapat kita jumpai di toko-toko mainan anak.
Contoh dari APEM adalah bricks dan [Link] Sudut (Khusus Bagi Kelas Sekolah yang Menggunakan
Mode Pembelajaran Kelompok: Sudut)Sarana sudut adalah sebuah sarana belajar secara berkelompok di
ruangan kelas. Sarana sudut terbagi menjadi lima yaitu sudut ketuhanan atau sudut agama atau sudut
iman dan taqwa, sudut kebudayaan, sudut pembangunan, sudut alam sekitar, sesta sudut keluarga
Sarana Prasarana Pembelajaran Kegiatan di bagi Menjadi 2 yaitu:

1 Sarana Prasarana Perangkat Pembelajaran Indoor Contoh sarana prasarana indoor (di didalam
ruangan) adalah bola, balok dengan berbagai bentuk, papan bermain, gambar-gambar bertema, dan
lain-lain

2. Sarana Prasarana Perangkat Pembelajaran Outdoor Contoh sarana prasarana indoor (di di luar
ruangan) adalah jungkat-jungkit, ayunan, seluncuran, roda berputar, terowongan besar buatan dan lain
sebagainya. Biasanya sarana prasarana outdoor banyak di temukan di depan gedung halaman sekolah
PAUD

Anda mungkin juga menyukai