0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
43 tayangan138 halaman

RPP Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) ini membahas tentang pengelolaan bengkel sepeda motor di SMK TI Era Utama Pancurbatu. RPP ini menjelaskan identitas sekolah, kompetensi inti dan dasar, indikator pencapaian, tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, pendekatan, strategi dan metode pembelajaran, serta kegiatan pembelajaran yang akan dilaksanakan untuk mempelajari struktur organisasi bengkel sepeda motor

Diunggah oleh

lawrence sibarani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
43 tayangan138 halaman

RPP Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) ini membahas tentang pengelolaan bengkel sepeda motor di SMK TI Era Utama Pancurbatu. RPP ini menjelaskan identitas sekolah, kompetensi inti dan dasar, indikator pencapaian, tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, pendekatan, strategi dan metode pembelajaran, serta kegiatan pembelajaran yang akan dilaksanakan untuk mempelajari struktur organisasi bengkel sepeda motor

Diunggah oleh

lawrence sibarani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

A. Identitas Sekolah:
Nama Sekolah : SMK TI Era Utama Pancurbatu
Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor
Kompetensi Keahlian : Teknik Dan Bisnis Sepeda Motor
Kelas/Semester : XII TBSM / 1
Alokasi Waktu : 12 x 45 menit

B. Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD):


1. Kompetensi Inti
a. Sikap
Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual,
konseptual, operasional dasar dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja
semua bidang keahlian pada tingkat teknis, spesifik, detail dan kompleks, berkenaan dengan
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dan humaniora dalam konteks pengembangan
potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional,
regional dan internasional
b. Pengetahuan
Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi dan prosedur kerja yang
lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja semua bidang
keahlian
c. Ketrampilan
Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai
dengan standar kompetensi kerja
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah dan menyaji secara efektif, kreatif,
produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif dan solutif dalam ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan
tugas spesifik di bawah pengawasan langsung
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir,
menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung
2. Kompetensi Dasar
a. KD pada KI-3
 Memahami struktur organisasi bengkel otomotif
b. KD pada KI-4
 Membuat struktur organisasi bengkel otomotif

C. Indikator Pencapaian Kompetensi:


1. Indikator KD pada KI-3
a. Menjelaskan pengertian struktur organisasi bengkel otomotif dengan benar
b. Menjelaskan fungsi struktur organisasi bengkel otomotif dengan benar
c. Menjelaskan kejelasan tanggung jawab, kedudukan dan jalur koordinasi dalam
struktur organisasi bengkel otomotif dengan benar
2. Indikator KD pada KI-4
a. Menelaah susunan struktur organisasi bengkel otomotif dengan benar.
b. Merancang tanggung jawab, kedudukan, dan jalur koordinasi yang dibutuhkan dalam
struktur organisasi bengkel oomotif dengan benar
c. Membuat struktur organisais bengkel dengan benar
D. Tujuan Pembelajaran:
Setelah selesai melakukan diskusi dan menggali informasi peserta didik dapat :
1. Menjelaskan pengertian struktur organisasi bengkel otomotif dengan benar
2. Menjelaskan fungsi struktur organisasi bengkel otomotif dengan benar
3. Menjelaskan kejelasan tanggung jawab, kedudukan dan jalur koordinasi dalam struktur
organisasi bengkel otomotif dengan benar
4. Menelaah susunan struktur organisasi bengkel otomotif dengan benar.
5. Merancang tanggung jawab, kedudukan, dan jalur koordinasi yang dibutuhkan dalam
struktur organisasi bengkel oomotif dengan benar
6. Membuat struktur organisais bengkel dengan benar

E. Materi Pembelajaran:
Pengertian struktur organisasi dan fungsinya Sebelum membaca dan memahami
mengenai struktur organisasi alangkah baiknya jika kita ketahui tentang, apa itu
organisasi? Organisasi adalah sekelompok orang (dua orang ataupun lebih) yang secara
formal dipersatukan dalam suatu kerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan
sebelumnya.
1. Struktur organisasi

Struktur organisasi adalah suatu susunan komponen-komponen atau unit-unit kerja dalam
sebuah organisasi. Struktur organisasi menunjukan bahwa adanya pembagian kerja dan
bagaimana fungsi atau kegiatan-kegiatan berbeda yang dikoordinasikan. Dan selain itu
struktur organisasi juga menunjukkan mengenai spesialisasi-spesialisasi dari pekerjaan,
saluran perintah maupun penyampaian laporan.
Struktur organisasi adalah suatu susunan atau hubungan antara komponen bagian-bagian
dan posisi dalam sebuah organisasi, komponen-komponen yang ada dalam organisasi
mempunyai ketergantungan. Sehingga jika terdapat suatu komponen baik maka akan
berpengaruh kepada komponen yang lainnya dan tentunya akan berpengaruh juga kepada
organisasi tersebut.

Apa yang dimaksud dengan struktur organisasi?


Struktur organisasi merupakan susunan dan hubungan antara setiap bagian maupun posisi
yang terdapat pada sebuah organisasi atau perusahaan dalam menjalankan kegiatan-
kegiatan operasionalnya dengan maksud untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan
sebelumnya. Struktur organisasi dapat menggambarkan secara jelas pemisahan kegiatan
dari pekerjaan antara yang satu dengan kegiatan yang lainnya dan juga bagaimana
hubungan antara aktivitas dan fungsi dibatasi. Di dalam struktur organisasi yang baik
harus dapat menjelaskan hubungan antara wewenang siapa melapor atau bertanggung
jawab kepada siapa, jadi terdapat suatu pertanggungjawaban apa yang akan di kerjakan.
Itulah beberapa definisi struktur organisasi.

2. Fungsi Struktur Organisasi

Adapun fungsi / kegunaan dari struktur dalam sebuah organisasi, berikut dibawah ini
penjelasannya:
a. Kejelasan tanggung jawab.

Setiap anggota dari organisasi harus dapat bertanggung jawab dan juga apa saja yang
harus dipertanggungjawabkan. Setiap anggota suatu organisasi tentunya harus dapat
bertanggung jawab kepada pimpinannya atau kepada atasannya yang telah memberikan
kewenangan, karena pelaksanaan atau implementasi kewenangan tersebut yang perlu
dipertanggungjawabkan. Itulah fungsi struktur organisasi tentang kejelasan tanggung
jawab.

b. Kejelasan kedudukan.

Yang selanjutnya yaitu kejelasan mengenai kedudukan,disini artinya anggota atau


seseorang yang ada didalam struktur organisasi sebenarnya dapat mempermudah dalam
melakukan koordinasi dan hubungan, sebab adanya keterkaitan penyelesaian mengenai
suatu fungsi yang telah di percayakan kepada seseorang atau anggota.
c. Kejelasan mengenai jalur hubungan.

Fungsi selanjutnya yaitu sebagai kejelasan jalur hubungan maksudnya dalam


melaksanakan pekerjaan dan tanggung jawab setiap pegawai didalam sebuah organisasi
maka akan dibutuhkan kejelasan hubungan yang tergambar dalam struktur sehingga
dalam jalur penyelesaian suatu pekerjaan akan semakin lebih efektif dan dapat saling
memberikan keuntungan.
d. Kejelasan uraian tugas.

Dan Fungsi lainnya yaitu kejelasan mengenai uraian tugas didalam struktur organisasi
akan sangat membantu pihak atasan atau pimpinan untuk dapat melakukan pengawasan
maupun pengendalian, dan juga bagi bawahan akan dapat lebih berkonsentrasi dalam
melaksanakan suatu tugas atau pekerjaan karena uraian yang jelas. Itulah salah satu
fungsi sebagai kejelasan uraian tugas.

F. Pendekatan, Strategi dan Metode:


1. Pendekatan : Saintifik
Menggunakan pendekatan ini dikarenakan pada akhirnya siswa
dituntut untuk menemukan/membuat suatu prodak barang/jasa,
dengan pembelajaran 5m (Mengamati, menanya, mengumpulkan
informasi, mengasosiasi, mengkomunikasikan)
2. Model : Inquiry learning (Pembelajaran inkuiri)
Model ini digunakan karena setelah selesai pembelajaran teori siswa
langsung dihadapkan dengan praktik yang mana siswa diharapkan
menemukan sendiri, dengan demikian siswa akan mengingat materi
tersebut dalam jangka waktu yang lama dikarenakan siswa
menemukan sendiri
3. Strategi dan Metode : Ceramah, diskusi dan inkuiri
Diharapkan dengan diskusi dan inkuiri siswa mampu mempunyai
pemahaman yang sama tentang pembelajaran Pengelolaan Bengkel
Sepeda Motor, sehingga semua siswa menjadi siswa yang produktif
dan kreatif.
G. Kegiatan Pembelajaran:
Pertemuan 1 (6 X 45 menit)
Tahapan Alokasi
NO Perencanaan Kegiatan
Pembelajaran Waktu
1. Kegiatan Awal.  Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk 30
mengikuti pembelajaran dengan diawali berdoa, menanyakan Menit
kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan
buku tulis dan sumber belajar
 Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik
memahami struktur organisasi bengkel otomotif
 Guru mengingatkan kembali tentang konsep-konsep yang telah
dipelajari oleh peserta didik yang berhubungan dengan materi
baru yang akan dipelajari
 Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab mengenai
memahami struktur organisasi bengkel otomotif
 Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai
 Guru membimbing peserta didik melalui tanya jawab tentang
manfaat proses pembelajaran
 Guru menjelaskan materi dan kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan peserta didik
2. Kegiatan Inti  Mengamati 210
a. Guru meminta peserta didik mencermati masalah sehari- hari Menit
yang berkaitan dengan memahami struktur organisasi bengkel
otomotif
b. Guru memberikan penjelasan singkat tentang memahami
struktur organisasi bengkel otomotif sehingga menumbuhkan
rasa ingin tahu peserta didik
c. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik
serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya bersahabat/komunikatif, kerja keras,
rasa ingin tahu, dan tanggung jawab
d. Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam
mengamati
 Menanya
a. Guru memotivasi, mendorong kreativitas dalam bentuk
bertanya, memberi gagasan yang menarik dan menantang
untuk didalami
b. Guru membahas dan diskusi mempertanyakan tentang
masalah sehari-hari yang berkaitan dengan memahami
struktur organisasi bengkel otomotif
 Mengumpulkan Informasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menggali informasi
tentang masalah sehari-hari yang berkaitan dengan
memahami struktur organisasi bengkel otomotif
b. Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi
dan mendiskusikan jawaban atas pertanyaan yang sudah
disusun dan mengerjakan Latihan dan Kegiatan di buku
Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII dan mencari sumber
belajar lain
c. Guru dapat menyediakan sumber belajar buku Pengelolaan
Bengkel Sepeda Motor XII dan referensi lain
d. Guru dapat menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan
memberikan konfirmasi atas jawaban peserta didik, atau
menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
e. Guru dapat menunjukkan sumber belajar lain yang dapat
dijadikan referensi untuk menjawab pertanyaan
 Mengasosiasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menganalisis
memahami struktur organisasi bengkel otomotif dalam masalah
sehari-hari
b. Guru meminta peserta didik untuk membuat kelompok yang
terditi dari 4 orang siswa untuk memahami struktur organisasi
bengkel otomotif.
c. Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan
hubungan atas berbagai informasi yang sudah diperoleh
sebelumnya
d. Guru bersama peserta didik bertanya jawab meluruskan
kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
 Mengomunikasikan
a. Menyajikan secara tertulis atau lisan hasil pembelajaran, apa
yang telah dipelajari, keterampilan atau materi yang masih
perlu ditingkatkan, atau strategi atau konsep baru yang
ditemukan berdasarkan apa yang dipelajari mengenai
memahami struktur organisasi bengkel otomotif
b. Memberikan tanggapan hasil presentasi meliputi tanya jawab
untuk mengonfirmasi, sanggahan dan alasan, tambahan
informasi, atau melengkapi informasi ataupun tanggapan
lainnya
c. Membuat rangkuman materi dari kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan

3. Kegiatan  Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi 30


Penutup pembelajaran melalui tanya jawab klasikal dan mendorong peserta Menit
didik untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan YME
 Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses
pembelajaran yang telah dilakukan
 Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil
telaah individu maupun kelompok
 Guru melakukan tes tertulis dengan menggunakan Uji
Kompetensi atau soal yang disusun guru sesuai tujuan
pembelajaran
 Guru dapat meminta peserta didik untuk meningkatkan
pemahamannya tentang konsep, prinsip atau teori yang telah
dipelajari dari buku-buku pelajaran yang relevan atau sumber
informasi lainnya
 Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk
pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan konseling
dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun
kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya
Pertemuan 2 (6 X 45 menit)
Tahapan Alokasi
NO Perencanaan Kegiatan
Pembelajaran Waktu
1. Kegiatan Awal.  Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk 30
mengikuti pembelajaran dengan diawali berdoa, menanyakan Menit
kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan
buku tulis dan sumber belajar
 Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik membuat
struktur organisasi bengkel otomotif
 Guru mengingatkan kembali tentang konsep-konsep yang telah
dipelajari oleh peserta didik yang berhubungan dengan materi
baru yang akan dipelajari
 Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab mengenai
membuat struktur organisasi bengkel otomotif
 Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai
 Guru membimbing peserta didik melalui tanya jawab tentang
manfaat proses pembelajaran
 Guru menjelaskan materi dan kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan peserta didik
2. Kegiatan Inti  Mengamati 210
a. Guru meminta peserta didik mencermati masalah sehari- hari Menit
yang berkaitan dengan membuat struktur organisasi bengkel
otomotif
b. Guru memberikan penjelasan singkat tentang membuat struktur
organisasi bengkel otomotif sehingga menumbuhkan rasa
ingin tahu peserta didik
c. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik
serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya bersahabat/komunikatif, kerja keras,
rasa ingin tahu, dan tanggung jawab
d. Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam
mengamati
 Menanya
a. Guru memotivasi, mendorong kreativitas dalam bentuk
bertanya, memberi gagasan yang menarik dan menantang
untuk didalami
b. Guru membahas dan diskusi mempertanyakan tentang
masalah sehari-hari yang berkaitan dengan membuat struktur
organisasi bengkel otomotif
 Mengumpulkan Informasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menggali informasi
tentang masalah sehari-hari yang berkaitan dengan membuat
struktur organisasi bengkel otomotif
b. Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi
dan mendiskusikan jawaban atas pertanyaan yang sudah
disusun dan mengerjakan Latihan dan Kegiatan di buku
Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII dan mencari sumber
belajar lain
c. Guru dapat menyediakan sumber belajar buku Pengelolaan
Bengkel Sepeda Motor XII dan referensi lain
d. Guru dapat menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan
memberikan konfirmasi atas jawaban peserta didik, atau
menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
e. Guru dapat menunjukkan sumber belajar lain yang dapat
dijadikan referensi untuk menjawab pertanyaan
 Mengasosiasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menganalisis
membuat struktur organisasi bengkel otomotif dalam masalah
sehari-hari
b. Guru meminta peserta didik untuk membuat kelompok yang
terditi dari 4 orang siswa untuk membuat struktur organisasi
bengkel otomotif.
c. Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan
hubungan atas berbagai informasi yang sudah diperoleh
sebelumnya
d. Guru bersama peserta didik bertanya jawab meluruskan
kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan.
 Mengomunikasikan
a. Menyajikan secara tertulis atau lisan hasil pembelajaran, apa
yang telah dipelajari, keterampilan atau materi yang masih
perlu ditingkatkan, atau strategi atau konsep baru yang
ditemukan berdasarkan apa yang dipelajari mengenai
membuat struktur organisasi bengkel otomotif
b. Memberikan tanggapan hasil presentasi meliputi tanya jawab
untuk mengonfirmasi, sanggahan dan alasan, tambahan
informasi, atau melengkapi informasi ataupun tanggapan
lainnya
c. Membuat rangkuman materi dari kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan

3. Kegiatan  Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi 30


Penutup pembelajaran melalui tanya jawab klasikal dan mendorong peserta Menit
didik untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan YME
 Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses
pembelajaran yang telah dilakukan
 Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil
telaah individu maupun kelompok
 Guru melakukan tes tertulis dengan menggunakan Uji
Kompetensi atau soal yang disusun guru sesuai tujuan
pembelajaran
 Guru dapat meminta peserta didik untuk meningkatkan
pemahamannya tentang konsep, prinsip atau teori yang telah
dipelajari dari buku-buku pelajaran yang relevan atau sumber
informasi lainnya
 Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk
pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan konseling
dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun
kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya
H. Alat/Bahan dan Media Pembelajaran:
1. Alat : Laptop
2. Bahan : LCD / Proyektor
3. Media : Power Point
I. Sumber Belajar:
1. Buku paket
2. Buku lain yang relevan
3. Buku Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII
J. Penilaian Pembelajaran:
1. Teknik Penilaian
Kuis, tugas individu/kelompok, unjuk kerja dan portofolio
2. Instrumen Penilaian:
Pertanyaan lisan, tes tertulis dan pengamatan sikap
Penilaian Sikap
Teknik Waktu Instrumen
No. Aspek yang Dinilai Keterangan
Penilaian Penilaian Penilaian
a. Bersahabat/komunikatif Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
b. Kerja keras Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
c. Rasa ingin tahu Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
d. Tanggung jawab Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
Keterangan:
a. BT (Belum Tampak), jika sama sekali tidak menunjukkan usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas
b. MT (Mulai Tampak), jika menunjukkan sudah ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas tetapi masih sedikit dan belum ajeg/konsisten
c. MB (Mulai Berkembang), jika menunjukkan ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas yang cukup sering dan mulai ajeg/konsisten
d. MK (Membudaya), jika menunjukkan adanya usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas secara terus-menerus dan ajeg/konsisten
Penilaian Hasil
Indikator Pencapaian Teknik Bentuk
Instrumen
Kompetensi Penilaian Penilaian
a. Menjelaskan Tes Uraian 1) Jelaskan pengertian
pengertian struktur struktur organisasi
tertulis
organisasi bengkel bengkel otomotif!
otomotif dengan 2) Sebutkan 3 fungsi dari
benar. struktur organisasi
b. Menjelaskan fungsi bengkel otomotid!
struktur organisasi 3) Mengapa suatu brnkel
bengkel otomotif otomotif harus ada struktur
dengan benar. organisasinya!
c. Menjelaskan 4) Buatlan susunan struktur
kejelasan tanggung organisasi bengkel
jawab, kedudukan otomotif!
dan jalur koordinasi 5) Sebutkan tugas dan fungsi
dalam struktur dari masing-masing
organisasibengkel personil yang ada di bengkel
otomotif dengan otomitif!
benar
d. Menelaah susunan
struktur organisasi
bengkel otomotif
dengan benar.
e. Merancang
tanggung jawab,
kedudukan, dan
jalur koordinasi
yang dibutuhkan
dalam struktur
organisasi bengkel
oomotif dengan
benar.
f. Membuat struktur
organisais bengkel
dengan benar
3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan:
a. Remedial dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peerta didik belum mencapai
Kriteria Ketuntasan Belajar .
b. Pengayaan dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peserta didik sudah mencapai
KKM, tetapi peserta didik belum puas dengan hasil belajar yang dicapai.

Mengetahui Pancur Batu, Juli 2023


Kepala Sekolah SMK Guru Mata Pelajaran

YOSEF MARKO BOANGMANALU LAWRENCE SIBARANI, [Link]


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

A. Identitas Sekolah:
Nama Sekolah : SMK TI Era Utama Pancurbatu
Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor
Kompetensi Keahlian : Teknik Dan Bisnis Sepeda Motor
Kelas/Semester : XII TBSM / 1
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit

B. Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD):


1. Kompetensi Inti
a. Sikap
Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual,
konseptual, operasional dasar dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja
semua bidang keahlian pada tingkat teknis, spesifik, detail dan kompleks, berkenaan dengan
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dan humaniora dalam konteks pengembangan
potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional,
regional dan internasional
b. Pengetahuan
Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi dan prosedur kerja yang
lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja semua bidang
keahlian
c. Ketrampilan
Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai
dengan standar kompetensi kerja
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah dan menyaji secara efektif, kreatif,
produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif dan solutif dalam ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan
tugas spesifik di bawah pengawasan langsung
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir,
menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung
2. Kompetensi Dasar
a. KD pada KI-3
 Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan bengkel
b. KD pada KI-4
 Mendata faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan bengkel

C. Indikator Pencapaian Kompetensi:


1. Indikator KD pada KI-3
a. Mempelajari faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan bengkel
b. Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan bengkel
c. Meyimpulkan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan bengkel
2. Indikator KD pada KI-4
a. Memilah faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan bengkel
b. Membuat daftar faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan bengkel
D. Tujuan Pembelajaran:
Setelah selesai melakukan diskusi dan menggali informasi peserta didik dapat :
1. Mempelajari faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan bengkel dengan
sungguh-sungguh
2. Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan bengkel dengan teliti
3. Meyimpulkan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan bengkel dengan teliti
4. Memilah faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan bengkel secara
berkelompok
5. Membuat daftar faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan bengkel secara
berkelompok
E. Materi Pembelajaran:
Faktor yang mempengaruhi keberhasilan Sistem Informasi Manajemen dalam organisasi
Terdapat 8 faktor penentu keberhasilan suatu sistem informasi dalam suatu perusahaan menurut,
Stonehill dan Moffet (2004), yaitu :
1. Sponsor eksekutif yang mengerti dan berkomitmen
Usaha sistem informasi dan perusahaan yang paling berhasil adalah pemakai pertama oleh
eksekutif puncak (CEO), dimana pemimpin tertinggi suatu perusahaan atau manajemen
ikut serta dalam pengontrolan penerapan SIM.
2. Sponsor operasi
Selain oleh sponsor eksekutif, perlu dukungan pengontrolan lain yaitu melalui sponsor
operasi, dimana sponsor operasi bekerja sama dengan eksekutif pemakai dan spesialis
informasi untuk memastikan bahwa pekerjaan itu terlaksana.
3. Staf jasa informasi yang sesuai
Harus tersedia spesialis informasi yang tidak saja mengerti teknologi informasi tetapi juga
mengerti cara eksekutif menggunakan sistem itu. Dimana kemampuan dan keterampilan
dalam pengolahan sistem menjadi salah satu syarat penentu posisi tersebut. Area teknologi
informasi yang dapat diterapkan meliputi komunikasi data, database, dan graphical user
interface.
4. Teknologi informasi yang sesuai
Penerapan sistem yang sederhana sesuai dengan kebutuhan eksekutif. Tidak berlebihan dan
berkekurangan dalam menyajikan informasi yang dibutuhkan.
5. Manajemen data
Tidak cukup hanya menampilkan atau informasi . Eksekutif harus mengetahui seberapa
penting data itu dibutuhkan. Ini dapat dicapai dengan mengidentifikasi tanggalnya dan,
idealnya, jam data itu dimasukkan ke dalam sistem. Eksekutif juga harus mampu mengikuti
analisis data. Analisis ini dapat dicapai melalui drill down, dengan bertanya kepada
manajer data atau keduanya.
6. Kaitan yang jelas dengan tujuan bisnis
Sebagian besar sistem informasi perusahaan yang berhasil dirancang dapat memecahkan
masalah-masalah spesifik atau memenuhi kebutuhan yang sesuai dengan tujuan bisnis dan
dapat ditangani oleh teknologi informasi.
7. Manajemen atas penolakan organisasi
Jika seorang eksekutif menolak sistem informasi perusahaan, perlu dilakukan upaya untuk
mendapatkan dukungan. Strategi yang baik adalah mengidentifikasi satu masalah tunggal
yang dihadapi eksekutif itu dan kemudian segera menerapkan sistem informasi perusahaan,
dengan menggunakan prototyping, untuk mengatasi masalah tersebut.
8. Manajemen atas penyebaran dan evolusi system
Pengalaman menunjukkan bahwa jika manajemen tingkat atas mulai menerima informasi
dari sistem informasi perusahaan, manajer tingkat bawah ingin menerima output yang
sama. Manajer tingkat bawah ingin mampu mengantisipasi masalah dan memecahkannya
sebelum manajer tingkat atas menganggap situasinya tidak terkendali. Sistem informasi
perusahaan karena itu mengikuti pola trickle-down. Selain itu, salah satu alasan
keberhasilan konsep sistem informasi perusahaan adalah tingkat pendidikan dan pelatihan
pemakai yang tinggi.
Faktor – faktor yang mempengaruhi kegagalan Sistem Informasi Manajemen dalam organisasi
Menurut Stonehill dan Moffet (2004), terdapat tiga faktor yang mempengaruhi kegagalan sistem
informasi manajemen, antara lain:
1. Ketidakpahaman orang-orang yang bertanggung jawab atas penerapan sistem, dimana
mereka tidak mengerti masalah dan proses bisnis yang ada didalam organisasi tersebut.
2. Manajemen puncak tidak menyadari bahwa adanya spesialisasi di dalam perusahaan yang
memberi nilai tambah yang besar.
3. Manajemen puncak tidak mencapai konsensus atau kesepakatan desain dan tujuan dari
sistem informasi perusahaan jauh sebelum penerapan dimulai

F. Pendekatan, Strategi dan Metode:


1. Pendekatan : Saintifik
Menggunakan pendekatan ini dikarenakan pada akhirnya siswa
dituntut untuk menemukan/membuat suatu prodak barang/jasa,
dengan pembelajaran 5m (Mengamati, menanya, mengumpulkan
informasi, mengasosiasi, mengkomunikasikan)
2. Model : Inquiry learning (Pembelajaran inkuiri)
Model ini digunakan karena setelah selesai pembelajaran teori siswa
langsung dihadapkan dengan praktik yang mana siswa diharapkan
menemukan sendiri, dengan demikian siswa akan mengingat materi
tersebut dalam jangka waktu yang lama dikarenakan siswa
menemukan sendiri
3. Strategi dan Metode : Ceramah, diskusi dan inkuiri
Diharapkan dengan diskusi dan inkuiri siswa mampu mempunyai
pemahaman yang sama tentang pembelajaran Pengelolaan Bengkel
Sepeda Motor, sehingga semua siswa menjadi siswa yang produktif
dan kreatif.

G. Kegiatan Pembelajaran:
Pertemuan 3 (6 x 45 menit)
Tahapan Alokasi
NO Perencanaan Kegiatan
Pembelajaran Waktu
1. Kegiatan Awal.  Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk 30
mengikuti pembelajaran dengan diawali berdoa, menanyakan Menit
kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan
buku tulis dan sumber belajar
 Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik
mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan
bengkel
 Guru mengingatkan kembali tentang konsep-konsep yang telah
dipelajari oleh peserta didik yang berhubungan dengan materi
baru yang akan dipelajari
 Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab mengenai
mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan
bengkel
 Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai
 Guru membimbing peserta didik melalui tanya jawab tentang
manfaat proses pembelajaran
 Guru menjelaskan materi dan kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan peserta didik
2. Kegiatan Inti  Mengamati 210
a. Guru meminta peserta didik mencermati masalah sehari- hari Menit
yang berkaitan dengan mengidentifikasi faktor-faktor yang
mempengaruhi keberhasilan bengkel
b. Guru memberikan penjelasan singkat tentang
mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi
keberhasilan bengkel sehingga menumbuhkan rasa ingin tahu
peserta didik
c. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik
serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya bersahabat/komunikatif, kerja keras,
rasa ingin tahu, dan tanggung jawab
d. Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam
mengamati
 Menanya
a. Guru memotivasi, mendorong kreativitas dalam bentuk
bertanya, memberi gagasan yang menarik dan menantang
untuk didalami

b. Guru membahas dan diskusi mempertanyakan tentang


masalah sehari-hari yang berkaitan dengan mengidentifikasi
faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan bengkel
 Mengumpulkan Informasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menggali informasi
tentang masalah sehari-hari yang berkaitan dengan
mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi
keberhasilan bengkel
b. Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi
dan mendiskusikan jawaban atas pertanyaan yang sudah
disusun dan mengerjakan Latihan dan Kegiatan di buku
Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII dan mencari sumber
belajar lain
c. Guru dapat menyediakan sumber belajar buku Pengelolaan
Bengkel Sepeda Motor XII dan referensi lain
d. Guru dapat menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan
memberikan konfirmasi atas jawaban peserta didik, atau
menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
e. Guru dapat menunjukkan sumber belajar lain yang dapat
dijadikan referensi untuk menjawab pertanyaan
 Mengasosiasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menganalisis
mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi
keberhasilan bengkel dalam masalah sehari-hari
b. Guru meminta pada setiap kelompok yang sudah dibentuk
pada pertemuan sebelumnya untuk membuat
mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi
keberhasilan bengkel
c. Guru bersama peserta didik bertanya jawab meluruskan
kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
 Mengomunikasikan
a. Menyajikan secara tertulis atau lisan hasil pembelajaran, apa
yang telah dipelajari, keterampilan atau materi yang masih
perlu ditingkatkan, atau strategi atau konsep baru yang
ditemukan berdasarkan apa yang dipelajari mengenai
mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi
keberhasilan bengkel
b. Memberikan tanggapan hasil presentasi meliputi tanya jawab
untuk mengonfirmasi, sanggahan dan alasan, tambahan
informasi, atau melengkapi informasi ataupun tanggapan
lainnya
c. Membuat rangkuman materi dari kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan

3. Kegiatan  Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi 30


Penutup pembelajaran melalui tanya jawab klasikal dan mendorong Menit
peserta didik untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan YME
 Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses
pembelajaran yang telah dilakukan
 Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil
telaah individu maupun kelompok
 Guru melakukan tes tertulis dengan menggunakan Uji
Kompetensi atau soal yang disusun guru sesuai tujuan
pembelajaran
 Guru dapat meminta peserta didik untuk meningkatkan
pemahamannya tentang konsep, prinsip atau teori yang telah
dipelajari dari buku-buku pelajaran yang relevan atau sumber
informasi lainnya
 Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk
pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan konseling
dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun
kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya

Pertemuan 4 (6 x 45 menit)
Tahapan Alokasi
NO Perencanaan Kegiatan
Pembelajaran Waktu
1. Kegiatan Awal.  Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk 30
mengikuti pembelajaran dengan diawali berdoa, menanyakan Menit
kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan
buku tulis dan sumber belajar
 Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik mendata
faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan bengkel
 Guru mengingatkan kembali tentang konsep-konsep yang telah
dipelajari oleh peserta didik yang berhubungan dengan materi
baru yang akan dipelajari
 Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab mengenai
mendata faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan bengkel
 Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai
 Guru membimbing peserta didik melalui tanya jawab tentang
manfaat proses pembelajaran
 Guru menjelaskan materi dan kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan peserta didik

2. Kegiatan Inti  Mengamati 210


a. Guru meminta peserta didik mencermati masalah sehari- hari Menit
yang berkaitan dengan mendata faktor-faktor yang
mempengaruhi keberhasilan bengkel
b. Guru memberikan penjelasan singkat tentang
mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi
keberhasilan bengkel sehingga menumbuhkan rasa ingin tahu
peserta didik
c. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik
serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya bersahabat/komunikatif, kerja keras,
rasa ingin tahu, dan tanggung jawab
d. Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam
mengamati
 Menanya
a. Guru memotivasi, mendorong kreativitas dalam bentuk
bertanya, memberi gagasan yang menarik dan menantang
untuk didalami
b. Guru membahas dan diskusi mempertanyakan tentang masalah
sehari-hari yang berkaitan dengan mendata faktor-faktor
yang mempengaruhi keberhasilan bengkel
 Mengumpulkan Informasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menggali informasi
tentang masalah sehari-hari yang berkaitan dengan mendata
faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan bengkel
b. Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi
dan mendiskusikan jawaban atas pertanyaan yang sudah
disusun dan mengerjakan Latihan dan Kegiatan di buku
Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII dan mencari sumber
belajar lain
c. Guru dapat menyediakan sumber belajar buku Pengelolaan
Bengkel Sepeda Motor XII dan referensi lain
d. Guru dapat menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan
memberikan konfirmasi atas jawaban peserta didik, atau
menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
e. Guru dapat menunjukkan sumber belajar lain yang dapat
dijadikan referensi untuk menjawab pertanyaan
 Mengasosiasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menganalisis mendata
faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan bengkel
dalam masalah sehari-hari
b. Guru meminta pada setiap kelompok yang sudah dibentuk
pada pertemuan sebelumnya untuk membuat mendata faktor-
faktor yang mempengaruhi keberhasilan bengkel
c. Guru bersama peserta didik bertanya jawab meluruskan
kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
 Mengomunikasikan
a. Menyajikan secara tertulis atau lisan hasil pembelajaran, apa
yang telah dipelajari, keterampilan atau materi yang masih
perlu ditingkatkan, atau strategi atau konsep baru yang
ditemukan berdasarkan apa yang dipelajari mengenai
mendata faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan
bengkel
b. Memberikan tanggapan hasil presentasi meliputi tanya jawab
untuk mengonfirmasi, sanggahan dan alasan, tambahan
informasi, atau melengkapi informasi ataupun tanggapan
lainnya
c. Membuat rangkuman materi dari kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan

3. Kegiatan  Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi 30


Penutup pembelajaran melalui tanya jawab klasikal dan mendorong peserta Menit
didik untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan YME
 Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses
pembelajaran yang telah dilakukan
 Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil
telaah individu maupun kelompok
 Guru melakukan tes tertulis dengan menggunakan Uji
Kompetensi atau soal yang disusun guru sesuai tujuan
pembelajaran
 Guru dapat meminta peserta didik untuk meningkatkan
pemahamannya tentang konsep, prinsip atau teori yang telah
dipelajari dari buku-buku pelajaran yang relevan atau
sumber informasi lainnya
 Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk
pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan konseling
dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun
kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya

H. Alat/Bahan dan Media Pembelajaran:


1. Alat : Laptop
2. Bahan : LCD / Proyektor
3. Media : Power Point
I. Sumber Belajar:
1. Buku paket
2. Buku lain yang relevan
3. Buku Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII

J. Penilaian Pembelajaran:
1. Teknik Penilaian
Kuis, tugas individu/kelompok, unjuk kerja dan portofolio
2. Instrumen Penilaian:
Pertanyaan lisan, tes tertulis dan pengamatan sikap
Penilaian Sikap
Teknik Waktu Instrumen
No. Aspek yang Dinilai Keterangan
Penilaian Penilaian Penilaian
a. Bersahabat/komunikatif Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
b. Kerja keras Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
c. Rasa ingin tahu Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
d. Tanggung jawab Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
Keterangan:
a. BT (Belum Tampak), jika sama sekali tidak menunjukkan usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas
b. MT (Mulai Tampak), jika menunjukkan sudah ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas tetapi masih sedikit dan belum ajeg/konsisten
c. MB (Mulai Berkembang), jika menunjukkan ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas yang cukup sering dan mulai ajeg/konsisten
d. MK (Membudaya), jika menunjukkan adanya usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas secara terus-menerus dan ajeg/konsisten
Penilaian Hasil
Indikator Pencapaian Teknik Bentuk
Instrumen
Kompetensi Penilaian Penilaian
a. Mempelajari faktor- Tes tertulis Uraian 1) Jelaskan faktor apa saja yang
faktor yang mempengaruhi keberhasilan
mempengaruhi bengkel!
keberhasilan bengkel 2) Meengapa mengapa kita perlu
b. Menjelaskan faktor- mengetahui faktor-faktor yang
faktor yang mempengaruhi keberhasilan
mempengaruhi bengkel!
keberhasilan bengkel 3) Buatlah daftar faktor-faktor apa saja
c. Meyimpulkan faktor- yang dapat mempengaruhi
faktor yang keberhasilan bengkel!
mempengaruhi
keberhasilan bengkel
d. Memilah faktor-faktor
yang mempengaruhi
keberhasilan bengkel
e. Membuat daftar faktor-
faktor yang
mempengaruhi
keberhasilan bengkel

3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan:


a. Remedial dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peerta didik belum mencapai
Kriteria Ketuntasan Belajar .
b. Pengayaan dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peserta didik sudah mencapai
KKM, tetapi peserta didik belum puas dengan hasil belajar yang dicapai.

Mengetahui Pancur Batu, Juli 2023


Kepala Sekolah SMK Guru Mata Pelajaran

YOSEF MARKO BOANGMANALU LAWRENCE SIBARANI, [Link]


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

A. Identitas Sekolah:
Nama Sekolah : SMK TI Era Utama Pancurbatu
Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor
Kompetensi Keahlian : Teknik Dan Bisnis Sepeda Motor
Kelas/Semester : XII TBSM / 1
Alokasi Waktu : 12 x 45 menit

B. Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD):


1. Kompetensi Inti
a. Sikap
Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual,
konseptual, operasional dasar dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja semua
bidang keahlian pada tingkat teknis, spesifik, detail dan kompleks, berkenaan dengan ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri
sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional dan
internasional
b. Pengetahuan
Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi dan prosedur kerja yang lazim
dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja semua bidang keahlian
c. Ketrampilan
Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai
dengan standar kompetensi kerja
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif,
kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di
bawah pengawasan langsung
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir,
menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung
2. Kompetensi Dasar
a. KD pada KI-3
 Mengklasifikasikan jenis-jenis pelayanan bengkel
b. KD pada KI-4
 Menjelaskan jenis-jenis layanan bengkel

C. Indikator Pencapaian Kompetensi:


1. Indikator KD pada KI-3
a. Mendefinisikan jenis-jenis pelayanan bengkel
b. Menjelaskan jenis-jenis pelayanan bengkel
c. Mengklasifikasikan jenis-jenis pelayanan bengkel
2. Indikator KD pada KI-4
a. Menyebutkan jenis-jenis pelayanan bengkel
b. Mendefinisikan jenis-jenis pelayanan bengkel

D. Tujuan Pembelajaran:
Setelah selesai melakukan diskusi dan menggali informasi peserta didik dapat :
1. Mendefinisikan jenis-jenis pelayanan bengkel dengan sopan
2. Menjelaskan jenis-jenis pelayanan bengkel dengan teliti
3. Mengklasifikasikan jenis-jenis pelayanan bengkel dengan cermat
4. Menyebutkan jenis-jenis pelayanan bengkel dengan teliti
5. Mendefinisikan jenis-jenis pelayanan bengkel dengan teliti
E. Materi Pembelajaran:
Jenis-jenis pelayanan bengkel.
Dalam pelayanan di bengkel khususnya sepeda motor, terfokus pada pelayanan jasa hal itu sering
disebut dengan produk dari sebuah bengkel. Produk yang ada dipasaran banyak variasinya walaupun
mungkin fungsinya sama, namun demi memenuhi kemudahan dan kebutuhan konsumen yang
berbeda-beda, produk tersebut menjadi berbeda dari yang satu dengan yang lain. Melihat produk dari
segi perencanaanya ada beberapa tingkatan produk, yaitu :
1. Produk inti : pada usaha reparasi motor ini kami mengedepankan produk yang berupa pelumas
mesin motor (oli), kami melengkapi semua produk pelumas motor, karena produk ini sering di cari
oleh konsumen, dan dari kebiasan konsumen yang mereparasi motornya seringkali sekaligus
mengganti pelumas mesin motornya.
2. Produk actual : untuk menciptakan produk yang actual, usaha yang kami dirikan ini menjual spare
part yang original dari pabrik, contohnya produk asli Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki, dan
produk unggulan dari Astra Motor. Karena usaha ini sangat mengedepankan kualitas terbaik.
3. Produk tambahan : usaha ini mempunyai tambahan produk, diantaranya :
4. Memberikan striker nama bengkel gratis pada setiap servise, ini sekaligus untuk mempromosikan
bengkel usaha ini, karena semakin banyak striker yang diberikan, maka semakin banyak orang
yang tahu akan usaha ini.
5. Memberikan gantungan kunci nama bengkel gratis, akan tetapi pemberian gantungan kunci ini
tidak semua servis dapat gantungan kunci gratis, khusus servis tune up serta ganti pelumas dan
keatasnya (servis yang bervariasi) yang dapat gantungan kunci gratis ini. Ini sekaligus dapat
memberikan kepuasan konsumen akan usaha ini.
6. Menerima kritik dan saran dari semua konsumen, melalui telepon dll. Karena kritik dan saran
dapat membantu untuk mengevaluasi usaha yangdidirikan agar menjadi usaha yang tepercaya.
Umumnya barang konsumen dapat diklasifikasikan menjadi empat jenis namun pada bidang usaha
jenis bengkel motor ini adalah shopping goods yaitu barang – barang dalam proses pemilihan dan
pembeliannya dibandingkan olek konsumen diantara berbagai alternatif yang tersedia. Kriteria
perbandingan tersebut meliputi harga, kualitas, dan model masing – masing jasa.
F. Pendekatan, Strategi dan Metode:
1. Pendekatan : Saintifik
Menggunakan pendekatan ini dikarenakan pada akhirnya siswa dituntut
untuk menemukan/membuat suatu prodak barang/jasa, dengan
pembelajaran 5m (Mengamati, menanya, mengumpulkan informasi,
mengasosiasi, mengkomunikasikan)
2. Model : Inquiry learning (Pembelajaran inkuiri)
Model ini digunakan karena setelah selesai pembelajaran teori siswa
langsung dihadapkan dengan praktik yang mana siswa diharapkan
menemukan sendiri, dengan demikian siswa akan mengingat materi
tersebut dalam jangka waktu yang lama dikarenakan siswa menemukan
sendiri
3. Strategi dan Metode : Ceramah, diskusi dan inkuiri
Diharapkan dengan diskusi dan inkuiri siswa mampu mempunyai
pemahaman yang sama tentang pembelajaran Pengelolaan Bengkel
Sepeda Motor, sehingga semua siswa menjadi siswa yang produktif dan
kreatif.
G. Kegiatan Pembelajaran:
Pertemuan 5 (6 x 45 Menit)
Tahapan Alokasi
NO Perencanaan Kegiatan
Pembelajaran Waktu
1. Kegiatan Awal.  Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk 30
mengikuti pembelajaran dengan diawali berdoa, menanyakan Menit
kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan buku
tulis dan sumber belajar
 Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik
mengklasifikasikan jenis-jenis pelayanan bengkel
 Guru mengingatkan kembali tentang konsep-konsep yang telah
dipelajari oleh peserta didik yang berhubungan dengan materi baru
yang akan dipelajari
 Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab mengenai
mengklasifikasikan jenis-jenis pelayanan bengkel
 Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang
akan dicapai
 Guru membimbing peserta didik melalui tanya jawab tentang
manfaat proses pembelajaran
 Guru menjelaskan materi dan kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan peserta didik
2. Kegiatan Inti  Mengamati 210
a. Guru meminta peserta didik mencermati masalah sehari-hari yang Menit
berkaitan dengan mengklasifikasikan jenis-jenis pelayanan
bengkel
b. Guru memberikan penjelasan singkat tentang mengklasifikasikan
jenis-jenis pelayanan bengkel sehingga menumbuhkan rasa ingin
tahu peserta didik
c. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik serta
antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber
belajar lainnya bersahabat/komunikatif, kerja keras, rasa ingin
tahu, dan tanggung jawab
d. Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam mengamati
 Menanya
a. Guru memotivasi, mendorong kreativitas dalam bentuk bertanya,
memberi gagasan yang menarik dan menantang untuk didalami
b. Guru membahas dan diskusi mempertanyakan tentang masalah
sehari-hari yang berkaitan dengan mengklasifikasikan jenis-
jenis pelayanan bengkel
 Mengumpulkan Informasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menggali informasi
tentang masalah sehari-hari yang berkaitan dengan
mengklasifikasikan jenis-jenis pelayanan bengkel
b. Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi dan
mendiskusikan jawaban atas pertanyaan yang sudah disusun dan
mengerjakan Latihan dan Kegiatan di buku Pengelolaan
Bengkel Sepeda Motor XII dan mencari sumber belajar lain
c. Guru dapat menyediakan sumber belajar buku Pengelolaan
Bengkel Sepeda Motor XII dan referensi lain
d. Guru dapat menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan
memberikan konfirmasi atas jawaban peserta didik, atau
menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
e. Guru dapat menunjukkan sumber belajar lain yang dapat
dijadikan referensi untuk menjawab pertanyaan
 Mengasosiasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menganalisis
mengklasifikasikan jenis-jenis pelayanan bengkel dalam
masalah sehari-hari
b. Guru kepada peserta didik agar membentuk sebuah kelompok
seperti yang telah dibagi pada pertemuan pertama untuk
melakukan diskusi tentang pengertian proses produksi massal
dan klasifikasi produksi massal
c. Guru membimbing peserta didik pada setiap kelompok dalam
melakukan diskusi
 Mengomunikasikan
a. Menyajikan secara tertulis atau lisan hasil pembelajaran, apa
yang telah dipelajari, keterampilan atau materi yang
masih perlu ditingkatkan, atau strategi atau konsep baru
yang ditemukan berdasarkan apa yang dipelajari mengenai
mengklasifikasikan jenis-jenis pelayanan bengkel
b. Memberikan tanggapan hasil presentasi meliputi tanya jawab
untuk mengonfirmasi, sanggahan dan alasan, tambahan
informasi, atau melengkapi informasi ataupun tanggapan
lainnya
c. Membuat rangkuman materi dari kegiatan pembelajaran yang
telah dilakukan

3. Kegiatan  Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran 30


Penutup melalui tanya jawab klasikal dan mendorong peserta didik untuk selalu Menit
bersyukur atas karunia Tuhan YME
 Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses
pembelajaran yang telah dilakukan
 Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil
telaah individu maupun kelompok
 Guru dapat meminta peserta didik untuk meningkatkan
pemahamannya tentang konsep, prinsip atau teori yang telah
dipelajari dari buku-buku pelajaran yang relevan atau sumber
informasi lainnya
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya
Pertemuan 6 (6 x 45 Menit)
Tahapan Alokasi
NO Perencanaan Kegiatan
Pembelajaran Waktu
1. Kegiatan Awal.  Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk 30
mengikuti pembelajaran dengan diawali berdoa, menanyakan kehadiran Menit
peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan buku tulis dan
sumber belajar
 Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik
memahami memjelaskan jenis-jenis pelayanan bengkel
 Guru mengingatkan kembali tentang konsep-konsep yang telah
dipelajari oleh peserta didik yang berhubungan dengan materi baru
yang akan dipelajari
 Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab mengenai
memjelaskan jenis-jenis pelayanan bengkel
 Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang
akan dicapai
 Guru membimbing peserta didik melalui tanya jawab tentang
manfaat proses pembelajaran
 Guru menjelaskan materi dan kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan peserta didik
2. Kegiatan Inti  Mengamati 210
a. Guru memberikan penjelasan singkat tentang memjelaskan jenis- Menit
jenis pelayanan bengkel untuk mengingatan kembali peserta didik
tentang pembelajaran yang sudah dilakukan
b. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik serta
antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber
belajar lainnya bersahabat/komunikatif, kerja keras, rasa ingin
tahu, dan tanggung jawab
c. Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam mengamati
 Menanya
a. Guru memotivasi, mendorong kreativitas dalam bentuk bertanya,
memberi gagasan yang menarik dan menantang untuk didalami
b. Guru membahas dan diskusi mempertanyakan tentang masalah
sehari-hari yang berkaitan dengan memjelaskan jenis-jenis
pelayanan bengkel
 Mengumpulkan Informasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menggali informasi
tentang masalah sehari-hari yang berkaitan dengan memjelaskan
jenis-jenis pelayanan bengkel
b. Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi dan
mendiskusikan jawaban atas pertanyaan yang sudah disusun dan
mengerjakan Latihan dan Kegiatan di buku Pengelolaan
Bengkel Sepeda Motor XII dan mencari sumber belajar lain
c. Guru dapat menyediakan sumber belajar buku Pengelolaan
Bengkel Sepeda Motor XII dan referensi lain
d. Guru dapat menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan
memberikan konfirmasi atas jawaban peserta didik, atau
menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
e. Guru dapat menunjukkan sumber belajar lain yang dapat
dijadikan referensi untuk menjawab pertanyaan
 Mengasosiasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menganalisis
memjelaskan jenis-jenis pelayanan bengkel dalam masalah
sehari-hari
b. Guru kepada peserta didik agar membentuk sebuah kelompok
seperti yang telah dibagi pada pertemuan sebelumnya untuk
mendiskusikan memjelaskan jenis-jenis pelayanan bengkel
c. Guru membimbing peserta didik pada setiap kelompok dalam
pelaksanaan diskusi
 Mengomunikasikan
a. Menyajikan secara tertulis atau lisan hasil pembelajaran, apa
yang telah dipelajari, keterampilan atau materi yang masih perlu
ditingkatkan, atau strategi atau konsep baru yang ditemukan
berdasarkan apa yang dipelajari mengenai memjelaskan jenis-
jenis pelayanan bengkel
b. Membuat rangkuman materi dari kegiatan pembelajaran yang
telah dilakukan

3. Kegiatan  Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran 30


Penutup melalui tanya jawab klasikal dan mendorong peserta didik untuk selalu Menit
bersyukur atas karunia Tuhan YME
 Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses
pembelajaran yang telah dilakukan
 Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil
telaah individu maupun kelompok
 Guru dapat meminta peserta didik untuk meningkatkan
pemahamannya tentang konsep, prinsip atau teori yang telah
dipelajari dari buku-buku pelajaran yang relevan atau sumber
informasi lainnya
 Guru menyampaikan kegiatan tindak lanjut untuk pertemuan
berikutnya.

H. Alat/Bahan dan Media Pembelajaran:


1. Alat : Laptop
2. Bahan : LCD / Proyektor
3. Media : Power Point

I. Sumber Belajar:
1. Buku paket
2. Buku lain yang relevan
3. Buku Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII

J. Penilaian Pembelajaran:
1. Teknik Penilaian
Kuis, tugas individu/kelompok, unjuk kerja dan portofolio
2. Instrumen Penilaian:
Pertanyaan lisan, tes tertulis dan pengamatan sikap

Penilaian Sikap
Teknik Waktu Instrumen
No. Aspek yang Dinilai Keterangan
Penilaian Penilaian Penilaian
a. Bersahabat/komunikatif Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
b. Kerja keras Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
c. Rasa ingin tahu Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
d. Tanggung jawab Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
Keterangan:
a. BT (Belum Tampak), jika sama sekali tidak menunjukkan usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas
b. MT (Mulai Tampak), jika menunjukkan sudah ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas tetapi masih sedikit dan belum ajeg/konsisten
c. MB (Mulai Berkembang), jika menunjukkan ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas yang cukup sering dan mulai ajeg/konsisten
d. MK (Membudaya), jika menunjukkan adanya usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas secara terus-menerus dan ajeg/konsisten

Penilaian Hasil
Indikator Pencapaian Teknik Bentuk
Instrumen
Kompetensi Penilaian Penilaian
a. Mendefinisikan jenis- Tes tertulis Uraian 1) Jelaskan apakah
jenis pelayanan pelayanan bengkel itu!
bengkel 2) Sebutkan ciri-ciri jenis
b. Menjelaskan jenis- pelayanan yang baik pada
jenis pelayanan suatu bengkel!
bengkel 3) Buatlah 4 jenis pelayanan
c. Mengklasifikasikan bengkel yang baik dan
jenis-jenis pelayanan menarik!
bengkel
d. Menyebutkan jenis-
jenis pelayanan
bengkel
e. Mendefinisikan jenis-
jenis pelayanan
bengkel

3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan:


a. Remedial dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peerta didik belum mencapai
Kriteria Ketuntasan Belajar .
b. Pengayaan dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peserta didik sudah mencapai
KKM, tetapi peserta didik belum puas dengan hasil belajar yang dicapai.

Mengetahui Pancur Batu, Juli 2023


Kepala Sekolah SMK Guru Mata Pelajaran

YOSEF MARKO BOANGMANALU LAWRENCE SIBARANI, [Link]


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

A. Identitas Sekolah:
Nama Sekolah : SMK TI Era Utama Pancurbatu
Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor
Kompetensi Keahlian : Teknik Dan Bisnis Sepeda Motor
Kelas/Semester : XII TBSM / 1
Alokasi Waktu : 12 x 45 menit

B. Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD):


1. Kompetensi Inti
a. Sikap
Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual,
konseptual, operasional dasar dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja
semua bidang keahlian pada tingkat teknis, spesifik, detail dan kompleks, berkenaan dengan
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dan humaniora dalam konteks pengembangan
potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional,
regional dan internasional
b. Pengetahuan
Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi dan prosedur kerja yang
lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja semua bidang
keahlian
c. Ketrampilan
Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai
dengan standar kompetensi kerja
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah dan menyaji secara efektif, kreatif,
produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif dan solutif dalam ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan
tugas spesifik di bawah pengawasan langsung
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir,
menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung
2. Kompetensi Dasar
a. KD pada KI-3
 Memahami undang-undang ketenagakerjaan
b. KD pada KI-4
 Mengimplementasikan undang-undang ketenaga kerjaan

C. Indikator Pencapaian Kompetensi:


1. Indikator KD pada KI-3
a. Menyebutkan isi undang-undang ketenagakerjaan
b. Menginteprestasikan isi undang-undang ketenaga kerjaan
c. Menjelaskan undang-undang ketenaga kerjaan
2. Indikator KD pada KI-4
a. Melaksanakan undnag-undang ketenaga kerjaan
b. Mengimplementasikan undang-undang ketenaga kerjaan
D. Tujuan Pembelajaran:
Setelah selesai melakukan diskusi dan menggali informasi peserta didik dapat :
1. Menyebutkan isi undang-undang ketenagakerjaan dengan santun
2. Menginteprestasikan isi undang-undang ketenaga kerjaan dengan teliti
3. Menjelaskan undang-undang ketenaga kerjaan dengan teliti
4. Melaksanakan undnag-undang ketenaga kerjaa dengan sunguh-sungguhn
5. Mengimplementasikan undang-undang ketenaga kerjaan dengan teliti
E. Materi Pembelajaran:
Keberadaan buruh dan tenaga kerja menjadi faktor yang krusial dalam dunia industri.
Tanpa buruh, pemilik usaha tidak bisa menjalankan bisnisnya dengan baik. Di sisi lain, buruh
juga tidak bisa bertindak seenak hatinya ketika melaksanakan kewajiban di tempat kerja. Oleh
karena itu, perlu ada hukum yang secara khusus mengatur hubungan antara pemilik usaha dengan
para buruh dan tenaga kerja. Apalagi, Indonesia merupakan negara yang berlandaskan hukum,
semua aturan yang menyangkut hak dan kewajiban warga negara harus memiliki hukum tertulis
yang jelas.
Landasan utama hukum perburuhan dan ketenagakerjaan di Indonesia tidak lain adalah
Undang-Undang Dasar 1945. Lewat UUD 1945, setiap warga negara berhak memperoleh
pekerjaan serta penghidupan yang layak. Oleh karena itu, hukum perburuhan dan ketenagakerjaan
di Indonesia harus dipatuhi oleh semua warga negara. SEJARAH PERKEMBANGAN UU
KETENAGAKERJAAN DI INDONESIA
Hukum perburuhan dan ketenagakerjaan di Indonesia sudah ada sebelum masa
kemerdekaan. Hanya saja, pihak yang mengeluarkan hukum tersebut bukan Pemerintah
Indonesia, tapi penjajah Belanda. Setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan, hukum
terkait ketenagakerjaan dikeluarkan oleh pemerintah.
Dalam perjalanannya, hukum perburuhan dan ketenagakerjaan di Indonesia mengalami
berbagai perubahan. Perubahan itu dimulai dari era penjajahan Belanda yang memberlakukan
hukum perbudaan, era orde lama, orde baru, dan masa reformasi.
 Zaman Belanda
Pada zaman penjajahan Belanda, terdapat 4 hukum perburuhan dan ketenagakerjaan
yang diberlakukan. Empat hukum tersebut adalah perbudakan, perhambaan, kerja rodi, dan
Poenale Sanctie.
1. Hukum yang pertama adalah perbudakan. Pada masa ini, masyarakat Indonesia yang menjadi
budak tidak memiliki hak apapun, termasuk hak hidup. Beberapa aturan yang dibuat terkait
perbudakan pada masa ini antara lain adalah peraturan pendaftaran budak, pajak atas
kepemilikan budak, ataupun penggantian nama untuk para budak.
2. Berikutnya adalah hukum perhambaan. Sekilas, hukum ini memiliki kesamaan dengan
perbudakan, hanya saja agak lebih ringan. Seorang hamba, menurut hukum ini, merupakan
barang jaminan karena adanya utang yang belum bisa dilunasi. Alhasil, selama utangnya
belum lunas, seorang hamba bakal terus mengabdi kepada majikan.
3. Setelah hukum perhambaan, muncul hukum rodi, yang dalam praktiknya juga tidak jauh
berbeda dengan perbudakan. Pada hukum rodi, masyarakat dipaksa untuk bekerja demi
kepentingan penguasa. Salah satu wujud kekejaman dari hukum rodi di zaman penjajahan
Belanda ini adalah pembangunan Jalan Daendels sejauh 1.000 km yang menghubungkan
antara Panarukan di Jawa Timur dengan Anyer di Banten.
4. Poenale Sanctie menjadi hukum perburuhan dan ketenagakerjaan di Indonesia yang berlaku
setelah hukum rodi. Kemunculan hukum ini diawali dengan adanya Agrarische Wet alias
Undang-Undang Agraria pada tahun 1970. Pada masa ini, muncul banyak perusahaan
perkebunan swasta berskala besar. Oleh karena itu, hukum yang mengatur perburuhan
berperan sentral. Pada awalnya, pada Poenale Sanctie diberlakukan Politie Straaf
reglement alias Peraturan Pidana Polisi. Peraturan ini lebih menitikberatkan pada kepentingan
majikan, dan akhirnya dihapus pada tahun 1879. Keberadaannya digantikan oleh Koeli
Ordonantie (1880) yang kemudian dikenal dengan nama Poenale Sanctie.
Dalam hukum terbaru ini, Pemerintah Belanda melarang adanya pemaksaan, ancaman,
atau pemerasan dalam hubungan perburuhan. Selain itu, perjanjian antara buruh dan majikan
harus dilakukan secara tertulis pada rentang waktu tertentu. Ketika aturan ini dilanggar, bakal ada
sanksi yang dijatuhkan kepada pelanggarnya, baik majikan ataupun buruh.
 Orde Lama
Ketika memasuki masa kemerdekaan, kondisi buruh dan tenaga kerja di Indonesia
mengalami perbaikan. Pemerintah Orde Lama yang berada di bawah kepemimpinan Presiden
Soekarno mengeluarkan beberapa aturan yang memberi perlindungan kepada para tenaga kerja.
Sebagai buktinya, beberapa aturan yang pernah dirilis antara lain adalah:
1. UU Nomor 33 Tahun 1947 Tentang Kecelakaan Kerja
2. UU Nomor 12 tahun 1948 Tentang Kerja
3. UU Nomor 23 Tahun 1948 Tentang Pengawasan Perburuhan
4. UU Nomor 21 Tahun 1954 Tentang Perjanjian Perburuhan antara Serikat Buruh dan Majikan
5. UU Nomor 22 Tahun 1957 Tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial
6. UU Nomor 18 Tahun 1956 Tentang Persetujuan Konvensi ILO Nomor 98 mengenai Dasar-
dasar dari Hak Untuk Berorganisasi dan Berunding Bersama
7. Permenaker No. 90 Tahun 1955 Tentang Pendaftaran Serikat Buruh
 Orde Baru
Pada masa Orde Baru, pemerintah berusaha untuk meningkatkan pembangunan dengan
tetap menjaga stabilitas nasional. Hasilnya, lahirlah aturan yang disebut dengan Hubungan
Industrial Pancasila atau Hubungan Perburuhan Pancasila. Sesuai dengan namanya, aturan ini
dibuat dengan berlandaskan pada Pancasila. Di lapangan, ada lembaga bipartit, tripartit, serta
kesepakatan kerja bersama yang keanggotaannya diambil dari pihak-pihak terkait.
 Masa Reformasi
Pada masa reformasi, peraturan terkait perburuhan dan ketenagakerjaan mengalami
perubahan secara dinamis. Apalagi, terjadi pergantian pemerintahan dalam kurun yang singkat,
mulai dari Pemerintahan Presiden B.J. Habibie (1998-1999), Presiden Abdurrahman Wahid
(1999-2001), Presiden Megawati Soekarnoputri (2001-2004), hingga Presiden Soesilo Bambang
Yudhoyono (SBY) yang memerintah pada rentang 2004-2014. Presiden Habibie pada awal
kepemimpinannya meluncurkan Keputusan Presiden Nomor 83 Tahun 1998 yang memberi
perlindungan hak berorganisasi. Selain itu, ada pula ratifikasi aturan ILO terkait usia minimum
untuk bekerja. Tidak ketinggalan, pada masa pemerintahan ini juga diluncurkan perpu yang
mengatur tentang pengadilan
HAM.
Sementara itu, pada masa Pemerintah Presiden Abdurrahman Wahid, dilakukan
perlindungan terhadap para pekerja atau serikat buruh. Upaya perlindungan itu dilakukan dengan
peluncuran UU nomor 21 Tahun 2000 Tentang Serikat Pekerja. Selain sebagai upaya
perlindungan, UU ini juga dipakai sebagai sarana untuk memperbaiki iklim demokrasi saat itu.
Selanjutnya, pada masa Pemerintahan Presiden Megawati, aturan hukum perburuhan
dan ketenagakerjaan di Indonesia mengalami perubahan drastis. Alasannya adalah peluncuran
UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Keberadaan UU ini menjadi pengganti dari
15 aturan ketenagakerjaan yang sebelumnya telah ada.
Keberadaan UU Ketenagakerjaan tersebut juga menjadi landasan atas keluarnya aturan
perundang-undangan lain di masa Pemerintahan Megawati. Terdapat 2 UU yang dibuat dengan
berdasarkan UU Ketenagakerjaan, yakni UU Nomor 2 Tahun 2004 Tentang Penyelesaian
Perselisihan Hubungan Industrial serta UU Nomor 39 Tentang Perlindungan dan Penempatan
Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri.

F. Pendekatan, Strategi dan Metode:


1. Pendekatan : Saintifik
Menggunakan pendekatan ini dikarenakan pada akhirnya siswa
dituntut untuk menemukan/melaksanakan suatu prodak barang/jasa,
dengan pembelajaran 5m (Mengamati, menanya, mengumpulkan
informasi, mengasosiasi, mengkomunikasikan)
2. Model : Inquiry learning (Pembelajaran inkuiri)
Model ini digunakan karena setelah selesai pembelajaran teori siswa
langsung dihadapkan dengan praktik yang mana siswa diharapkan
menemukan sendiri, dengan demikian siswa akan mengingat materi
tersebut dalam jangka waktu yang lama dikarenakan siswa
menemukan sendiri
3. Strategi dan Metode : Ceramah, diskusi dan inkuiri
Diharapkan dengan diskusi dan inkuiri siswa mampu mempunyai
pemahaman yang sama tentang pembelajaran Pengelolaan Bengkel
Sepeda Motor, sehingga semua siswa menjadi siswa yang produktif
dan kreatif.
G. Kegiatan Pembelajaran:
Pertemuan 7 (6 x 45 Menit)
Tahapan Alokasi
NO Perencanaan Kegiatan
Pembelajaran Waktu
1. Kegiatan Awal.  Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk 30
mengikuti pembelajaran dengan diawali berdoa, menanyakan Menit
kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan
buku tulis dan sumber belajar
 Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik
Memahami undang-undang ketenagakerjaan
 Guru mengingatkan kembali tentang konsep-konsep yang telah
dipelajari oleh peserta didik yang berhubungan dengan materi
baru yang akan dipelajari
 Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab mengenai
Memahami undang-undang ketenagakerjaan
 Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai
 Guru membimbing peserta didik melalui tanya jawab tentang
manfaat proses pembelajaran
 Guru menjelaskan materi dan kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan peserta didik
2. Kegiatan Inti  Mengamati 210
a. Guru meminta peserta didik mencermati masalah sehari- hari Menit
yang berkaitan dengan Memahami undang-undang
ketenagakerjaan
b. Guru memberikan penjelasan singkat tentang metode perakitan
produk barang / jasa sehingga menumbuhkan rasa ingin tahu
peserta didik
c. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik
serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya bersahabat/komunikatif, kerja keras,
rasa ingin tahu, dan tanggung jawab
d. Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam
mengamati
 Menanya
a. Guru memotivasi, mendorong kreativitas dalam bentuk
bertanya, memberi gagasan yang menarik dan menantang
untuk didalami
b. Guru membahas dan diskusi mempertanyakan tentang
masalah sehari-hari yang berkaitan dengan Memahami
undang-undang ketenagakerjaan
 Mengumpulkan Informasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menggali informasi
tentang masalah sehari-hari yang berkaitan dengan
Memahami undang-undang ketenagakerjaan
b. Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi
dan mendiskusikan jawaban atas pertanyaan yang sudah
disusun dan mengerjakan Latihan dan Kegiatan di buku
Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII dan mencari sumber
belajar lain
c. Guru dapat menyediakan sumber belajar buku Pengelolaan
Bengkel Sepeda Motor XII dan referensi lain
d. Guru dapat menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan
memberikan konfirmasi atas jawaban peserta didik, atau
menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
e. Guru dapat menunjukkan sumber belajar lain yang dapat
dijadikan referensi untuk menjawab pertanyaan
 Mengasosiasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menganalisis
Memahami undang-undang ketenagakerjaan dalam masalah
sehari-hari
b. Guru kepada peserta didik agar membentuk sebuah
kelompok seperti yang telah dibagi pada pertemuan pertama
untuk mendiskusikan Memahami undang- undang
ketenagakerjaan
c. Guru membimbing peserta didik pada setiap kelompok dalam
melakukan diskusi
 Mengomunikasikan
a. Menyajikan secara tertulis atau lisan hasil pembelajaran, apa
yang telah dipelajari, keterampilan atau materi yang masih
perlu ditingkatkan, atau strategi atau konsep baru yang
ditemukan berdasarkan apa yang dipelajari mengenai
Memahami undang-undang ketenagakerjaan
b. Memberikan tanggapan hasil presentasi meliputi tanya jawab
untuk mengonfirmasi, sanggahan dan alasan, tambahan
informasi, atau melengkapi informasi ataupun tanggapan
lainnya
c. Membuat rangkuman materi dari kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan

3. Kegiatan  Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi 30


Penutup pembelajaran melalui tanya jawab klasikal dan mendorong peserta Menit
didik untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan YME
 Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses
pembelajaran yang telah dilakukan
 Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil
telaah individu maupun kelompok
 Guru dapat meminta peserta didik untuk meningkatkan
pemahamannya tentang konsep, prinsip atau teori yang telah
dipelajari dari buku-buku pelajaran yang relevan atau sumber
informasi lainnya
 Guru menyampaikan kegiatan tindak lanjut untuk pertemuan
berikutnya.
Pertemuan 8 (6 x 45 Menit)
Tahapan Alokasi
NO Perencanaan Kegiatan
Pembelajaran Waktu
1. Kegiatan Awal.  Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk 30
mengikuti pembelajaran dengan diawali berdoa, menanyakan Menit
kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan
buku tulis dan sumber belajar
 Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik
mengimplementasikan undang-undang ketenaga kerjaan
 Guru mengingatkan kembali tentang konsep-konsep yang telah
dipelajari oleh peserta didik yang berhubungan dengan materi
baru yang akan dipelajari
 Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab mengenai
mengimplementasikan undang-undang ketenaga kerjaan
 Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai
 Guru membimbing peserta didik melalui tanya jawab tentang
manfaat proses pembelajaran
 Guru menjelaskan materi dan kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan peserta didik
2. Kegiatan Inti  Mengamati 210
a. Guru memberikan penjelasan singkat tentang Menit
mengimplementasikan undang-undang ketenaga kerjaan
untuk mengingatan kembali peserta didik tentang pembelajaran
yang sudah dilakukan
b. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik
serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya bersahabat/komunikatif, kerja keras,
rasa ingin tahu, dan tanggung jawab
c. Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam
mengamati
 Menanya
c. Guru memotivasi, mendorong kreativitas dalam bentuk
bertanya, memberi gagasan yang menarik dan menantang
untuk didalami
d. Guru membahas dan diskusi mempertanyakan tentang
masalah sehari-hari yang berkaitan dengan
mengimplementasikan undang-undang ketenaga kerjaan
 Mengumpulkan Informasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menggali informasi
tentang masalah sehari-hari yang berkaitan dengan
mengimplementasikan undang-undang ketenaga kerjaan
b. Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi
dan mendiskusikan jawaban atas pertanyaan yang sudah
disusun dan mengerjakan Latihan dan Kegiatan di buku
Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII dan mencari sumber
belajar lain
c. Guru dapat menyediakan sumber belajar buku Pengelolaan
Bengkel Sepeda Motor XII dan referensi lain
d. Guru dapat menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan
memberikan konfirmasi atas jawaban peserta didik, atau
menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
e. Guru dapat menunjukkan sumber belajar lain yang dapat
dijadikan referensi untuk menjawab pertanyaan
 Mengasosiasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menganalisis
mengimplementasikan undang-undang ketenaga kerjaan
dalam masalah sehari-hari
b. Guru kepada peserta didik agar membentuk sebuah
kelompok seperti yang telah dibagi pada pertemuan
sebelumnya untuk mendiskusikan mengenai
mengimplementasikan undang-undang ketenaga kerjaan
c. Guru membimbing peserta didik pada setiap kelompok dalam
melakukan diskusi
 Mengomunikasikan
a. Menyajikan secara tertulis atau lisan hasil pembelajaran, apa
yang telah dipelajari, keterampilan atau materi yang masih
perlu ditingkatkan, atau strategi atau konsep baru yang
ditemukan berdasarkan apa yang dipelajari mengenai
mengimplementasikan undang-undang ketenaga kerjaan
b. Membuat rangkuman materi dari kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan
3. Kegiatan  Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi 30
Penutup pembelajaran melalui tanya jawab klasikal dan mendorong peserta Menit
didik untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan YME
 Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses
pembelajaran yang telah dilakukan
 Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil
telaah individu maupun kelompok
 Guru dapat meminta peserta didik untuk meningkatkan
pemahamannya tentang konsep, prinsip atau teori yang telah
dipelajari dari buku-buku pelajaran yang relevan atau sumber
informasi lainnya
 Guru menyampaikan kegiatan tindak lanjut untuk pertemuan
berikutnya.

H. Alat/Bahan dan Media Pembelajaran:


1. Alat : Laptop
2. Bahan : LCD / Proyektor
3. Media : Power Point

I. Sumber Belajar:
1. Buku paket
2. Buku lain yang relevan
3. Buku Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII

J. Penilaian Pembelajaran:
1. Teknik Penilaian
Kuis, tugas individu/kelompok, unjuk kerja, dan portofolio
2. Instrumen Penilaian:
Pertanyaan lisan, tes tertulis, dan pengamatan sikap
Penilaian Sikap
Teknik Waktu Instrumen
No. Aspek yang Dinilai Keterangan
Penilaian Penilaian Penilaian
a. Bersahabat/komunikatif Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
b. Kerja keras Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
c. Rasa ingin tahu Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
d. Tanggung jawab Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
Keterangan:
a. BT (Belum Tampak), jika sama sekali tidak menunjukkan usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas
b. MT (Mulai Tampak), jika menunjukkan sudah ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas tetapi masih sedikit dan belum ajeg/konsisten
c. MB (Mulai Berkembang), jika menunjukkan ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas yang cukup sering dan mulai ajeg/konsisten
d. MK (Membudaya), jika menunjukkan adanya usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas secara terus-menerus dan ajeg/konsisten
Penilaian Hasil
Indikator Pencapaian Teknik Bentuk
Kompetensi Penilaian Penilaian Instrumen
a. Menyebutkan isi Tes tertulis Uraian 1) Apakah yang dimaksud
undang-undang dengan undang-undang
ketenagakerjaan ketenagakerjaan!
b. Menginteprestasikan isi 2) Sebutkan 3 undang-
undang-undang undang ketenagakerjaan!
ketenaga kerjaan 3) Apakah yang
c. Menjelaskan undang- dimaksudkan dengan
undang ketenaga kerjaan PHK!
d. Melaksanakan 4) Jelaskan perbedaan
undnag-undang undang-undang
ketenaga kerjaan ketenagakerjaan masa
orde baru dengan masa
e. Mengimplementasikan
reformasi!
undang-undang
5) Sebutkan dan jelaskan 3
ketenaga kerjaan
isi undang-undang
ketenagakerjaan!

3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan:


a. Remedial dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peerta didik belum mencapai
Kriteria Ketuntasan Belajar .
b. Pengayaan dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peserta didik sudah mencapai
KKM, tetapi peserta didik belum puas dengan hasil belajar yang dicapai.

Mengetahui Pancur Batu, Juli 2023


Kepala Sekolah SMK Guru Mata Pelajaran

YOSEF MARKO BOANGMANALU LAWRENCE SIBARANI, [Link]


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

A. Identitas Sekolah:
Nama Sekolah : SMK TI Era Utama Pancurbatu
Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor
Kompetensi Keahlian : Teknik Dan Bisnis Sepeda Motor
Kelas/Semester : XII TBSM / 1
Alokasi Waktu : 12 x 45 menit

B. Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD):


1. Kompetensi Inti
a. Sikap
Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual,
konseptual, operasional dasar dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja
semua bidang keahlian pada tingkat teknis, spesifik, detail dan kompleks, berkenaan dengan
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dan humaniora dalam konteks pengembangan
potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional,
regional dan internasional
b. Pengetahuan
Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi dan prosedur kerja yang
lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja semua bidang
keahlian
c. Ketrampilan
Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai
dengan standar kompetensi kerja
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif,
kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di
bawah pengawasan langsung
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir,
menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung
2. Kompetensi Dasar
a. KD pada KI-3
 Memahami tata laksana bengkel
b. KD pada KI-4
 Menentukan tata laksana bengkel

C. Indikator Pencapaian Kompetensi:


1. Indikator KD pada KI-3
a. Menyebutkan tata laksana bengkel
b. Memberi contoh tata laksana bengkel
2. Indikator KD pada KI-4
a. Menjelaskan tata laksana bengkel
b. Menentukan tata laksanan bengkel

D. Tujuan Pembelajaran:
Setelah melakuan diskusi dan menggali informasi, peserta didik diharapkan dapat :
1. Menyebutkan tata laksana bengkel dengan teliti
2. Memberi contoh tata laksana bengkel dengan santun
3. Menjelaskan tata laksana bengkel dengan santun
4. Menentukan tata laksanan bengkel dengan teliti
E. Materi Pembelajaran:
Manajemen Bengkel
Pengertian bengkel sangat luas, mengingat banyaknya jenis kegiatan yang dilakukan orang
dengan menggunakan sarana bengkel. Di sekolah-sekolah teknik, bengkel digunakan sebagai
tempat pelatihan keterampilan/kerja para siswa. Penggunaan bengkel yang lain adalah sebagai
tempat perawatan dan perbaikan, proses produksi,dan laboratorium/penelitian. Secara garis besar,
bengkel diartikan sebagai tempat pelatihan, penelitian, perawatan dan perbaikan mesin/peralatan,
atau tempat produksi. Namun, apapun jenis kegiatannya, penggunaan bengkel harus dikonsep
dengan baik terlebih dulu sehingga bengkel menjadi efektif sebagai sarana mencapai tujuan.
Untuk mencapai efektivitas bengkel, para pengelola bengkel haruslah menerapkan manajemen
bengkel. Manajemen bengkel adalah manajemen yang diterapkan pada bengkel. Oleh karena itu,
fungsi-fungsi manajemen juga diterapkan pada pengelolaan bengkel. Fungsi-fungsi manajemen
bengkel meliputi hal berikut:
1. Perencanaan bengkel, termasuk di dalamnya penataan bengkel.
2. Pengorganisasian bengkel (struktur organisasi)
3. Penempatan staf bengkel
4. Mekanisme pengelolaan bengkel, meliputi administrasi bengkel, prosedur penggunaan
mesin/peralatan, perawatan dan perbaikan mesin/peralatan, optimasi bengkel dan
pengawasnya.
Perencanaan Bengkel
Bengkel mempunyai peranan yang sangat dominan dalam keseluruhan kegiatan
perusahaan/industri, ataupun pada sekolah teknik. Agar bengkel mempunyai nilai efektivitas
tinggi haruslah direncanakan berdasarkan jenis kegiatannya, letaknya, jumlah dan jenis
mesin/peralatan yang akan digunakan, luas dan tata letak bengkel, serta rencana
pengembangannya di kemudian hari.
[Link] bengkel
Hal yang pertama-tama harus dipikirkan sebelum mendirikan suatu bengkel adalah tujuan
pendirian bengkel . Secara ekonomis, tujuan bengkel dapat dibagi menjadi dua golongan:
1) Tujuan komersial, seperti bengkel produksi,dan jasa.
2) Tujuan tidak komersial, seperti bengkel pelatihan dan penelitian (sekolah).
[Link] kegiatan Bengkel
Langkah berikutnya, setelah merumuskan tujuan, ialah menetapkan jenis kegiatan bengkel.
Kegiatan bengkel banyak jenisnya. Namun, secara garis besar dapat, digolongkan:
1) Bengkel produksi
2) Bengkel perawatan dan perbaikan
3) Bengkel pelatihan
4) Bengkel penelitian
Bengkel produksi adalah bengkel yang memfokuskan kegiatannya pada proses produksi. Dalam
bengkel seperti ini biasanya jenis kegiatannya berantai dari persiapan bahan baku sampai
dengan hasil produksi.
Bengkel perawatan dan perbaikan adalah bengkel dengan fokus kegiatan memberi layanan
teknis kepada konsumen atau bagian-bagian lain dalam suatu industri mengenai perawatan dan
perbaikan mesin/peralatan.
Bengkel pelatihan adalah bengkel dengan fokus kegiatan berupa proses pemberian ketrampilan
kepada peserta pelatihan.
Bengkel penelitian mempunyai fokus kegiatan mencari metode baru, menentukan kualitas
barang, dan pembuatan prototype.
a. Jenis dan jumlah Mesin/Peralatan
Jenis maupun jumlah mesin/peralatan yang akan digunakan di dalam bengkel harus
direncanakan dengan baik. Penentuan jenis dan jumlah mesin/peralatan berkaitan dengan
kapasitas ruang bengkel dan jenis kegiatan bengkel yang dipilih. Jadi, andaikata jenis
kegiatan bengkel adalah produksi maka baru akan diketahui jenis maupun jumlah
mesin/peralatannya setelah ditentukan lebih dahulu jenis dan jumlah produksi yang
diinginkan. Demikian juga bengkel pelatihan, jenis dan jumlah mesin/peralatannya
disesuaikan dengan jenis keterampilan yang akan diberikan dan jumlah peserta latihan yang
akan ditampung.
b. Pemilihan Lokasi Bengkel.
Pemilihan lokasi bengkel erat sekali kaitannya dengan tujuan pendirian bengkel. Disamping
itu, karena bengkel juga perlu dilengkapi dengan ruang administrasi (termasuk ruang
pimpinan dan Staf) maka letak /posisi bengkel terhadap ruang administrasi tersebut harus
diperhatikan hal yang lebih menguntungkan pencapaian tujuan. Misalnya, suatu bengkel
didirikan untuk tujuan kemersial dengan jenis kegiatannya perawatan dan perbaikan sepeda
motor. Pemilihan lokasi bengkel yang demikian sebaiknya di tepi jalan dengan posisi
bengkel lebih di depan daripada ruang administrasinya baru dilaksanakan setelah kondisi
sepeda motor tesebut diketahui jenis perawatan dan perbaikannya di bengkel. Jadi yang
harus ditonjolkan ialah kondisi bengkel tersebut kepada konsumen.
Pada bengkel produksi yang perlu ditonjolkan kepada konsumen ialah jenis dan kualitas
produk. Konsumen yang menginginkan produk tersebut akan langsung minta informasi ke
bagian administrasi. Baru setelah itu konsumen menginginkan, diajak meninjau bengkel.
Oleh sebab itu, untuk jenis bengkel produksi, posisi bengkel sebaiknya di belakang ruang
administrasi agar komunikasi dengan konsumen menjadi lebih mudah.
Untuk bengkel penelitian, karena proses administrasinya serupa dengan bengkel produksi
maka penentuan posisi belakang sebaiknya juga sama.
Apabila karena lokasi tidak memungkinkan pengaturan bengkel dan ruang administrasinya,
diusahakan agar posisi bengkel dengan ruang administrasinya berdampingan.
c. Tata Letak (Layout) Bengkel.
Setelah jenis, jumlah mesin/peralatan serta aliran proses kegiatan dengan bengkel ditentukan
maka agar proses kegiatan menggunakan mesin/peralatan tersebut lancar, letak mesin serta
pembagian ruangam di dalam bengkel harus diatur sebaik- baiknya. Pada tahap perencanaan
bengkel, tata letak bengkel ini juga harus sudah ditentukan.
d. Mekanisme Kerja Bengkel
Yang dimaksud dengan mesin kerja bengkel adalah tata aliran komunikasi/kerja sama antara
bagian di dalam bengkel. Misalnya. bengkel dibagi menjadi bagian- bagian produksi,
gudang, perawatan dan perbaikan mesin, dan pengawasan mutu. Agar kerja sama antara
bagian lancar maka perlu ditentukan lebih dahulu cara mereka berkomunikasi/bekerja sama.
e. Rencana Pengembangan Bengkel
Dalam tahap perencanaan bengkel sebaiknya juga sudah direncanakan pula kemungkinan
pengembangan bengkel tersebut di kemudian hari. Yang dimaksud dengan pengembangan
bengkel ialah pengembangan kapasitas bengkel. Bertambahnya kapasitas bengkel, berarti
perlu dipikirkan pula kemungkinan penambahan areal bangunan bengkel
Struktur Organisasi Bengkel
Organisasi bengkel dimaksudkan sebagai organisasi personal yang mengatur kelancaran
kegiatan bengkel sesuai dengan fungsi keberadaan bengkel tersebut. Dengan demikian, organisasi
bengkel adalah suatu sistem kerjasama suatu kelompok, yang telah ditentukan sebelumnya.
Belum ada suatu standar baku tentang struktur organisasi bengkel. Penentuan stuktur organisasi
pada bengkel, perlu mempertimbangkan efektifitas dan efisiensinya, jadi penentuan struktur
organisasi didasarkan pada luas atau tidaknya jenis kegiatan bengkel tersebut. Namun secara garis
besar satuan-satuan organisasi bengkel harus ada kepala bengkel. Kepala urusan (Urusan Gudang,
Produksi, Perbaikan dan Perawatan), dan pelaksana-pelaksana di bengkel tersebut. Kepala Urusan
dapat diganti dengan seorang petugas yang membawahi beberapa orang pelaksana.
Jenis dan bentuk struktur organisasi dibuat dan dikembangkan di sekolah akan
bergantung kepada jumlah dan jenis bengkel yang dibuat, tuntutan keterampilan, jenis, jumlah
alat dan jumlah siswa (kapasitas sebuah bengkel).
F. Pendekatan, Strategi dan Metode:
1. Pendekatan : Saintifik
Menggunakan pendekatan ini dikarenakan pada akhirnya siswa
dituntut untuk menemukan/membuat suatu prodak barang/jasa,
dengan pembelajaran 5m (Mengamati, menanya, mengumpulkan
informasi, mengasosiasi, mengkomunikasikan)
2. Model : Inquiry learning (Pembelajaran inkuiri)
Model ini digunakan karena setelah selesai pembelajaran teori siswa
langsung dihadapkan dengan praktik yang mana siswa diharapkan
menemukan sendiri, dengan demikian siswa akan mengingat materi
tersebut dalam jangka waktu yang lama dikarenakan siswa
menemukan sendiri
3. Strategi dan Metode : Ceramah, diskusi dan inkuiri
Diharapkan dengan diskusi dan inkuiri siswa mampu mempunyai
pemahaman yang sama tentang pembelajaran Pengelolaan Bengkel
Sepeda Motor, sehingga semua siswa menjadi siswa yang produktif
dan kreatif.
G. Kegiatan Pembelajaran:
Pertemuan 9 (6 x 45 Menit)
Tahapan Alokasi
NO Perencanaan Kegiatan
Pembelajaran Waktu
1. Kegiatan  Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk 30
Awal. mengikuti pembelajaran dengan diawali berdoa, menanyakan Menit
kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan
buku tulis dan sumber belajar
 Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik
memahami tata laksana bengkel
 Guru mengingatkan kembali tentang konsep-konsep yang telah
dipelajari oleh peserta didik yang berhubungan dengan materi
baru yang akan dipelajari
 Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab mengenai
memahami tata laksana bengkel
 Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai
 Guru membimbing peserta didik melalui tanya jawab tentang
manfaat proses pembelajaran
 Guru menjelaskan materi dan kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan peserta didik
2. Kegiatan Inti  Mengamati 210
a. Guru meminta peserta didik mencermati masalah sehari- hari Menit
yang berkaitan dengan prosedur memahami tata laksana
bengkel
b. Guru memberikan penjelasan singkat tentang memahami tata
laksana bengkel sehingga menumbuhkan rasa ingin tahu
peserta didik
c. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik
serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya bersahabat/komunikatif, kerja keras,
rasa ingin tahu, dan tanggung jawab
d. Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam
mengamati
 Menanya
a. Guru memotivasi, mendorong kreativitas dalam bentuk
bertanya, memberi gagasan yang menarik dan menantang
untuk didalami
b. Guru membahas dan diskusi mempertanyakan tentang
masalah sehari-hari yang berkaitan dengan memahami tata
laksana bengkel
 Mengumpulkan Informasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menggali informasi
tentang masalah sehari-hari yang berkaitan dengan
memahami tata laksana bengkel
b. Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi
dan mendiskusikan jawaban atas pertanyaan yang sudah
disusun dan mengerjakan Latihan dan Kegiatan di buku
Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII dan mencari sumber
belajar lain
c. Guru dapat menyediakan sumber belajar buku Pengelolaan
Bengkel Sepeda Motor XII dan referensi lain
d. Guru dapat menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan
memberikan konfirmasi atas jawaban peserta didik, atau
menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
e. Guru dapat menunjukkan sumber belajar lain yang dapat
dijadikan referensi untuk menjawab pertanyaan

 Mengasosiasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk memahami tata
laksana bengkel dalam masalah sehari-hari
b. Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan
hubungan atas berbagai informasi yang sudah diperoleh
sebelumnya
c. Guru bersama peserta didik bertanya jawab meluruskan
kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
 Mengomunikasikan
a. Menyajikan secara tertulis atau lisan hasil pembelajaran, apa
yang telah dipelajari, keterampilan atau materi yang masih
perlu ditingkatkan, atau strategi atau konsep baru yang
ditemukan berdasarkan apa yang dipelajari mengenai
memahami tata laksana bengkel
b. Memberikan tanggapan hasil presentasi meliputi tanya jawab
untuk mengonfirmasi, sanggahan dan alasan, tambahan
informasi, atau melengkapi informasi ataupun tanggapan
lainnya
c. Membuat rangkuman materi dari kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan

3. Kegiatan  Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi 30


Penutup pembelajaran melalui tanya jawab klasikal dan mendorong peserta Menit
didik untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan YME
 Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses
pembelajaran yang telah dilakukan
 Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil
telaah individu maupun kelompok
 Guru melakukan tes tertulis dengan menggunakan Uji
Kompetensi atau soal yang disusun guru sesuai tujuan
pembelajaran
 Guru dapat meminta peserta didik untuk meningkatkan
pemahamannya tentang konsep, prinsip atau teori yang telah
dipelajari dari buku-buku pelajaran yang relevan atau sumber
informasi lainnya
 Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk
pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan konseling
dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun
kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya
Pertemuan 10 (6 x 45 Menit)
Tahapan Alokasi
NO Perencanaan Kegiatan
Pembelajaran Waktu
1. Kegiatan  Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk 30
Awal. mengikuti pembelajaran dengan diawali berdoa, menanyakan Menit
kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan
buku tulis dan sumber belajar
 Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik
menentukan tata laksana bengkel
 Guru mengingatkan kembali tentang konsep-konsep yang telah
dipelajari oleh peserta didik yang berhubungan dengan materi
baru yang akan dipelajari
 Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab mengenai
menentukan tata laksana bengkel
 Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai
 Guru membimbing peserta didik melalui tanya jawab tentang
manfaat proses pembelajaran
 Guru menjelaskan materi dan kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan peserta didik
2. Kegiatan Inti  Mengamati 210
a. Guru meminta peserta didik mencermati masalah sehari- hari Menit
yang berkaitan dengan melakukan menentukan tata laksana
bengkel
b. Guru memberikan penjelasan singkat tentang melakukan
menentukan tata laksana bengkel sehingga menumbuhkan rasa
ingin tahu peserta didik
c. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik
serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya bersahabat/komunikatif, kerja keras,
rasa ingin tahu, dan tanggung jawab
d. Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam
mengamati
 Menanya
a. Guru memotivasi, mendorong kreativitas dalam bentuk
bertanya, memberi gagasan yang menarik dan menantang
untuk didalami
b. Guru membahas dan diskusi mempertanyakan tentang
masalah sehari-hari yang berkaitan dengan melakukan
menentukan tata laksana bengkel
 Mengumpulkan Informasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menggali informasi
tentang masalah sehari-hari yang berkaitan dengan
menentukan tata laksana bengkel
b. Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi
dan mendiskusikan jawaban atas pertanyaan yang sudah
disusun dan mengerjakan Latihan dan Kegiatan di buku
Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII dan mencari sumber
belajar lain
c. Guru dapat menyediakan sumber belajar buku Pengelolaan
Bengkel Sepeda Motor XII dan referensi lain
d. Guru dapat menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan
memberikan konfirmasi atas jawaban peserta didik, atau
menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
e. Guru dapat menunjukkan sumber belajar lain yang dapat
dijadikan referensi untuk menjawab pertanyaan
 Mengasosiasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menganalisis
menentukan tata laksana bengkel dalam masalah sehari-hari
b. Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan
hubungan atas berbagai informasi yang sudah diperoleh
sebelumnya
c. Guru bersama peserta didik bertanya jawab meluruskan
kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
 Mengomunikasikan
a. Menyajikan secara tertulis atau lisan hasil pembelajaran, apa
yang telah dipelajari, keterampilan atau materi yang masih
perlu ditingkatkan, atau strategi atau konsep baru yang
ditemukan berdasarkan apa yang dipelajari menentukan tata
laksana bengkel
b. Memberikan tanggapan hasil presentasi meliputi tanya jawab
untuk mengonfirmasi, sanggahan dan alasan, tambahan
informasi, atau melengkapi informasi ataupun tanggapan
lainnya
c. Membuat rangkuman materi dari kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan

3. Kegiatan  Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi 30


Penutup pembelajaran melalui tanya jawab klasikal dan mendorong peserta Menit
didik untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan YME
 Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses
pembelajaran yang telah dilakukan
 Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil
telaah individu maupun kelompok
 Guru melakukan tes tertulis dengan menggunakan Uji
Kompetensi atau soal yang disusun guru sesuai tujuan
pembelajaran
 Guru dapat meminta peserta didik untuk meningkatkan
pemahamannya tentang konsep, prinsip atau teori yang telah
dipelajari dari buku-buku pelajaran yang relevan atau sumber
informasi lainnya
 Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk
pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan konseling
dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun
kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya

H. Alat/Bahan dan Media Pembelajaran:


1. Alat : Laptop
2. Bahan : LCD / Proyektor
3. Media : Power Point

I. Sumber Belajar:
a. Buku paket
b. Buku lain yang relevan
c. Buku Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII

J. Penilaian Pembelajaran:
1. Teknik Penilaian
Kuis, tugas individu/kelompok, unjuk kerja, dan portofolio
2. Instrumen Penilaian:
Pertanyaan lisan, tes tertulis, dan pengamatan sikap
Penilaian Sikap
Teknik Waktu Instrumen
No. Aspek yang Dinilai Keterangan
Penilaian Penilaian Penilaian
a. Bersahabat/komunikatif Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
b. Kerja keras Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
c. Rasa ingin tahu Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
d. Tanggung jawab Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
Keterangan:
a. BT (Belum Tampak), jika sama sekali tidak menunjukkan usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas
b. MT (Mulai Tampak), jika menunjukkan sudah ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas tetapi masih sedikit dan belum ajeg/konsisten
c. MB (Mulai Berkembang), jika menunjukkan ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas yang cukup sering dan mulai ajeg/konsisten
d. MK (Membudaya), jika menunjukkan adanya usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas secara terus-menerus dan ajeg/konsisten
Penilaian Hasil
Indikator Pencapaian Teknik Bentuk
Instrumen
Kompetensi Penilaian Penilaian
a. Menyebutkan tata Tes Uraian 1) Jelaskan prosedur tata
laksana bengkel laksana bengkel!
tertulis
b. Memberi contoh tata 2) Sebutkan 3 komponen tata
laksana bengkel laksana bengkel!
c. Menjelaskan tata 3) Jelaskan mengapa tata
laksana bengkel laksana bengkel
d. Menentukan tata dibutuhkan dalam sebuah
laksanan bengkel bengkel!
4) Bagaimana caranya
menentukan tat laksana
bengkel!
5) Buatlah tata laksana bengkel
sederhana!

3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan:


a. Remedial dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peerta didik belum mencapai
Kriteria Ketuntasan Belajar .
b. Pengayaan dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peserta didik sudah mencapai
KKM, tetapi peserta didik belum puas dengan hasil belajar yang dicapai.

Mengetahui Pancur Batu, Juli 2023


Kepala Sekolah SMK Guru Mata Pelajaran

YOSEF MARKO BOANGMANALU LAWRENCE SIBARANI, [Link]


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

A. Identitas Sekolah:
Nama Sekolah : SMK TI Era Utama Pancurbatu
Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor
Kompetensi Keahlian : Teknik Dan Bisnis Sepeda Motor
Kelas/Semester : XII TBSM / 1
Alokasi Waktu : 12 x 45 menit

B. Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD):


1. Kompetensi Inti
a. Sikap
Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual,
konseptual, operasional dasar dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja
semua bidang keahlian pada tingkat teknis, spesifik, detail dan kompleks, berkenaan dengan
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dan humaniora dalam konteks pengembangan
potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional,
regional dan internasional
b. Pengetahuan
Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi dan prosedur kerja yang
lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja semua bidang
keahlian
c. Ketrampilan
Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai
dengan standar kompetensi kerja
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah dan menyaji secara efektif, kreatif,
produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif dan solutif dalam ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan
tugas spesifik di bawah pengawasan langsung
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir,
menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung
2. Kompetensi Dasar
a. KD pada KI-3
 Memahami macam kecelakaan kerja
b. KD pada KI-4
 Mengatasi macam kecelakaan kerja

C. Indikator Pencapaian Kompetensi:


1. Indikator KD pada KI-3
a. Mempelajari macam kecelakaan kerja
b. Mendiskusikan macam kecelakaan kerja
c. Memahami macam kecelakan kerja
2. Indikator KD pada KI-4
a. Memilih cara penanggulangan macam kecelakaan kerja
b. Melaksanakan penanggulangan macam kecelakaan kerja
c. Mengatasi macam kecelakaan kerja
D. Tujuan Pembelajaran:
Setelah menggali informasi dan diskusi peserta didik diharapkan dapat :
1. Mempelajari macam kecelakaan kerja dengan sungguh-sungguh
2. Mendiskusikan macam kecelakaan kerja dengan teman satu kelompok
3. Memahami macam kecelakan kerja dengan baik
4. Memilih cara penanggulangan macam kecelakaan kerja dengan hati-hati
5. Melaksanakan penanggulangan macam kecelakaan kerja dengan hati-hati
6. Mengatasi macam kecelakaan kerja dengan berhati-hati
E. Materi Pembelajaran:
Pengertian Kecelakaan Kerja
Kecelakaan kerja adalah suatu kejadian yang tidak dikehendaki dan tidak diduga semula
yang dapat menimbulkan korban manusia dan atau harta benda (Permenaker No. 03/MEN/1998).
Pengertian lain kecelakaan kerja adalah semua kejadian yang tidak direncanakan yang
menyebabkan atau berpotensial menyebabkan cidera, kesakitan, kerusakan atau kerugian lainnya
(Standar AS/NZS 4801:2001). Sedangkan definisi kecelakaan kerja menurut OHSAS 18001:2007
adalah kejadian yang berhubungan dengan pekerjaan yang dapat menyebabkan cidera atau
kesakitan (tergantung dari keparahannya) kejadian kematian atau kejadian yang dapat
menyebabkan kematian.
Jenis-jenis Kecelakaan Kerja
Menurut Bird dan Germain (1990), terdapat tiga jenis kecelakaan kerja, yaitu:
1. Accident, yaitu kejadian yang tidak diinginkan yang menimbulkan kerugian baik bagi
manusia maupun terhadap harta benda.
2. Incident, yaitu kejadian yang tidak diinginkan yang belum menimbulkan kerugian.
3. Near miss, yaitu kejadian hampir celaka dengan kata lain kejadian ini hampir
menimbulkan kejadian incident ataupun accident.
Berdasarkan lokasi dan waktu, kecelakaan kerja dibagi menjadi empat jenis, yaitu
(Sedarmayanti, 2011):
1. Kecelakaan kerja akibat langsung kerja.
2. Kecelakaan pada saat atau waktu kerja.
3. Kecelakaan di perjalanan (dari rumah ke tempat kerja dan sebaliknya, melalui jalan yang
wajar).
4. Penyakit akibat kerja.
Berdasarkan tingkatan akibat yang ditimbulkan, kecelakaan kerja dibagi menjadi tiga
jenis, yaitu (Suma’mur,1981):
1. Kecelakaan kerja ringan, yaitu kecelakaan kerja yang perlu pengobatan pada hari itu dan bisa
melakakukan pekerjaannya kembali atau istirahat < 2 hari. Contoh: terpeleset, tergores,
terkena pecahan beling, terjatuh dan terkilir.
2. Kecelakaan kerja Sedang, yaitu kecelakaan kerja yang memerlukan pengobatan dan perlu
istirahat selama > 2 hari. Contoh: terjepit, luka sampai robek, luka bakar.
3. Kecelakaan kerja berat, yaitu kecelakaan kerja yang mengalami amputasi dan
kegagalan fungsi tubuh. Contoh: patah tulang.

F. Pendekatan, Strategi dan Metode:


1. Pendekatan : Saintifik
Menggunakan pendekatan ini dikarenakan pada akhirnya siswa
dituntut untuk menemukan/membuat suatu prodak barang/jasa,
dengan pembelajaran 5m (Mengamati, menanya, mengumpulkan
informasi, mengasosiasi, mengkomunikasikan)
2. Model : Inquiry learning (Pembelajaran inkuiri)
Model ini digunakan karena setelah selesai pembelajaran teori siswa
langsung dihadapkan dengan praktik yang mana siswa diharapkan
menemukan sendiri, dengan demikian siswa akan mengingat materi
tersebut dalam jangka waktu yang lama dikarenakan siswa
menemukan sendiri
3. Strategi dan Metode : Ceramah, diskusi dan inkuiri
Diharapkan dengan diskusi dan inkuiri siswa mampu mempunyai
pemahaman yang sama tentang pembelajaran
Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor, sehingga semua siswa menjadi
siswa yang produktif dan kreatif.
G. Kegiatan Pembelajaran:
Pertemuan 11 (6 x 45 menit)
Tahapan Alokasi
NO Perencanaan Kegiatan
Pembelajaran Waktu
1. Kegiatan  Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk 30
Awal. mengikuti pembelajaran dengan diawali berdoa, menanyakan Menit
kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan
buku tulis dan sumber belajar
 Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik
memahami macam kecelakaan kerja
 Guru mengingatkan kembali tentang konsep-konsep yang telah
dipelajari oleh peserta didik yang berhubungan dengan materi
baru yang akan dipelajari
 Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab memahami
macam kecelakaan kerja
 Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai
 Guru membimbing peserta didik melalui tanya jawab tentang
manfaat proses pembelajaran
 Guru menjelaskan materi dan kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan peserta didik
2. Kegiatan Inti  Mengamati 210
a. Guru meminta peserta didik mencermati masalah sehari- hari Menit
yang berkaitan dengan memahami macam kecelakaan kerja
b. Guru memberikan penjelasan singkat tentang memahami
macam kecelakaan kerja sehingga menumbuhkan rasa ingin
tahu peserta didik
c. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik
serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya bersahabat/komunikatif, kerja keras,
rasa ingin tahu, dan tanggung jawab
d. Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam
mengamati
 Menanya
a. Guru memotivasi, mendorong kreativitas dalam bentuk
bertanya, memberi gagasan yang menarik dan menantang
untuk didalami
b. Guru membahas dan diskusi mempertanyakan tentang
masalah sehari-hari yang berkaitan dengan memahami
macam kecelakaan kerja
 Mengumpulkan Informasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menggali informasi
tentang masalah sehari-hari yang berkaitan dengan
memahami macam kecelakaan kerja
b. Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi
dan mendiskusikan jawaban atas pertanyaan yang sudah
disusun dan mengerjakan Latihan dan Kegiatan di buku
Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII dan mencari sumber
belajar lain
c. Guru dapat menyediakan sumber belajar buku Pengelolaan
Bengkel Sepeda Motor XII dan referensi lain
d. Guru dapat menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan
memberikan konfirmasi atas jawaban peserta didik, atau
menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
e. Guru dapat menunjukkan sumber belajar lain yang dapat
dijadikan referensi untuk menjawab pertanyaan
 Mengasosiasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menganalisis
memahami macam kecelakaan kerja dalam masalah sehari-
hari
b. Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan
hubungan atas berbagai informasi yang sudah diperoleh
sebelumnya
c. Guru bersama peserta didik bertanya jawab meluruskan
kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
 Mengomunikasikan
a. Menyajikan secara tertulis atau lisan hasil pembelajaran, apa
yang telah dipelajari, keterampilan atau materi yang masih
perlu ditingkatkan, atau strategi atau konsep baru yang
ditemukan berdasarkan apa yang dipelajari mengenai
memahami macam kecelakaan kerja
b. Memberikan tanggapan hasil presentasi meliputi tanya jawab
untuk mengonfirmasi, sanggahan dan alasan, tambahan
informasi, atau melengkapi informasi ataupun tanggapan
lainnya
c. Membuat rangkuman materi dari kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan

3. Kegiatan  Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi 30


Penutup pembelajaran melalui tanya jawab klasikal dan mendorong peserta Menit
didik untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan YME
 Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses
pembelajaran yang telah dilakukan
 Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil
telaah individu maupun kelompok
 Guru melakukan tes tertulis dengan menggunakan Uji
Kompetensi atau soal yang disusun guru sesuai tujuan
pembelajaran
 Guru dapat meminta peserta didik untuk meningkatkan
pemahamannya tentang konsep, prinsip atau teori yang telah
dipelajari dari buku-buku pelajaran yang relevan atau sumber
informasi lainnya
 Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk
pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan konseling
dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun
kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya
Pertemuan 12 (6 x 45 menit)
Tahapan Alokasi
NO Perencanaan Kegiatan
Pembelajaran Waktu
1. Kegiatan  Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk 30
Awal. mengikuti pembelajaran dengan diawali berdoa, menanyakan Menit
kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan
buku tulis dan sumber belajar
 Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik
mengatasi macam kecelakaan kerja
 Guru mengingatkan kembali tentang konsep-konsep yang telah
dipelajari oleh peserta didik yang berhubungan dengan materi
baru yang akan dipelajari
 Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab memahami
mengatasi macam kecelakaan kerja
 Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan
pembelajaran yang akan dicapai
 Guru membimbing peserta didik melalui tanya jawab tentang
manfaat proses pembelajaran
 Guru menjelaskan materi dan kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan peserta didik
2. Kegiatan Inti  Mengamati 210
a. Guru meminta peserta didik mencermati masalah sehari- hari Menit
yang berkaitan dengan memahami mengatasi macam
kecelakaan kerja
b. Guru memberikan penjelasan singkat tentang mengatasi
macam kecelakaan kerja sehingga menumbuhkan rasa ingin
tahu peserta didik
c. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik
serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya bersahabat/komunikatif, kerja keras,
rasa ingin tahu, dan tanggung jawab
d. Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam
mengamati
 Menanya
a. Guru memotivasi, mendorong kreativitas dalam bentuk
bertanya, memberi gagasan yang menarik dan menantang
untuk didalami
b. Guru membahas dan diskusi mempertanyakan tentang
masalah sehari-hari yang berkaitan dengan memahami
mengatasi macam kecelakaan kerja
 Mengumpulkan Informasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menggali informasi
tentang masalah sehari-hari yang berkaitan dengan
memahami mengatasi macam kecelakaan kerja
b. Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi
dan mendiskusikan jawaban atas pertanyaan yang sudah
disusun dan mengerjakan Latihan dan Kegiatan di buku
Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII dan mencari sumber
belajar lain
c. Guru dapat menyediakan sumber belajar buku Pengelolaan
Bengkel Sepeda Motor XII dan referensi lain
d. Guru dapat menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan
memberikan konfirmasi atas jawaban peserta didik, atau
menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
e. Guru dapat menunjukkan sumber belajar lain yang dapat
dijadikan referensi untuk menjawab pertanyaan
 Mengasosiasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menganalisis
mengatasi macam kecelakaan kerja dalam masalah sehari-
hari
b. Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan
hubungan atas berbagai informasi yang sudah diperoleh
sebelumnya
c. Guru bersama peserta didik bertanya jawab meluruskan
kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
 Mengomunikasikan
a. Menyajikan secara tertulis atau lisan hasil pembelajaran, apa
yang telah dipelajari, keterampilan atau materi yang masih
perlu ditingkatkan, atau strategi atau konsep baru yang
ditemukan berdasarkan apa
yang dipelajari mengenai mengatasi macam kecelakaan kerja
b. Memberikan tanggapan hasil presentasi meliputi tanya jawab
untuk mengonfirmasi, sanggahan dan alasan, tambahan
informasi, atau melengkapi informasi ataupun tanggapan
lainnya
c. Membuat rangkuman materi dari kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan

3. Kegiatan  Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi 30


Penutup pembelajaran melalui tanya jawab klasikal dan mendorong peserta Menit
didik untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan YME
 Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses
pembelajaran yang telah dilakukan
 Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil
telaah individu maupun kelompok
 Guru melakukan tes tertulis dengan menggunakan Uji
Kompetensi atau soal yang disusun guru sesuai tujuan
pembelajaran
 Guru dapat meminta peserta didik untuk meningkatkan
pemahamannya tentang konsep, prinsip atau teori yang telah
dipelajari dari buku-buku pelajaran yang relevan atau sumber
informasi lainnya
 Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk
pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan konseling
dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun
kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada
pertemuan berikutnya

H. Alat/Bahan dan Media Pembelajaran:


1. Alat : Laptop
2. Bahan : LCD / Proyektor
3. Media : Power Point
I. Sumber Belajar:
1. Buku paket
2. Buku lain yang relevan
3. Buku Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII

J. Penilaian Pembelajaran:
1. Teknik Penilaian
Kuis, tugas individu/kelompok, unjuk kerja, dan portofolio
2. Instrumen Penilaian:
Pertanyaan lisan, tes tertulis, dan pengamatan sikap
Penilaian Sikap
Teknik Waktu Instrumen
No. Aspek yang Dinilai Keterangan
Penilaian Penilaian Penilaian
a. Bersahabat/komunikatif Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
b. Kerja keras Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
c. Rasa ingin tahu Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
d. Tanggung jawab Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
Keterangan:
a. BT (Belum Tampak), jika sama sekali tidak menunjukkan usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas
b. MT (Mulai Tampak), jika menunjukkan sudah ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas tetapi masih sedikit dan belum ajeg/konsisten
c. MB (Mulai Berkembang), jika menunjukkan ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas yang cukup sering dan mulai ajeg/konsisten
d. MK (Membudaya), jika menunjukkan adanya usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas secara terus-menerus dan ajeg/konsisten
Penilaian Hasil
Indikator Pencapaian Teknik Bentuk
Instrumen
Kompetensi Penilaian Penilaian
a. Mempelajari macam Tes tertulis Uraian 1) Jelaskan apakah yang
kecelakaan kerja dimaksud dengan
b. Mendiskusikan macam kecelakaan kerja!
2) Sebutkan 3 jenis kecelakaan
kecelakaan kerja
kerja!
c. Memahami macam 3) Bagaimana cara untuk
kecelakan kerja menanggulangi kecelakaan
d. Memilih cara kerja!
penanggulangan macam 4) Buatlah peraturan
kecelakaan kerja bengkel yangberkaitan
e. Melaksanakan dengan kecelakaan kerja!
penanggulangan macam 5) Sebutkan 3
kecelakaan kerja penanggulangan
f. Mengatasi macam kecelakaan kerja!
kecelakaan kerja

3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan:


a. Remedial dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peerta didik belum mencapai
Kriteria Ketuntasan Belajar .
b. Pengayaan dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peserta didik sudah mencapai
KKM, tetapi peserta didik belum puas dengan hasil belajar yang dicapai.

Mengetahui Pancur Batu, Juli 2023


Kepala Sekolah SMK Guru Mata Pelajaran

YOSEF MARKO BOANGMANALU LAWRENCE SIBARANI, [Link]


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

A. Identitas Sekolah:
Nama Sekolah : SMK TI Era Utama Pancurbatu
Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor
Kompetensi Keahlian : Teknik Dan Bisnis Sepeda Motor
Kelas/Semester : XII TBSM / 1 (Gasal)
Alokasi Waktu : 12 x 45 menit

B. Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD):


1. Kompetensi Inti
a. Sikap
Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual,
konseptual, operasional dasar dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja
semua bidang keahlian pada tingkat teknis, spesifik, detail dan kompleks, berkenaan dengan
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dan humaniora dalam konteks pengembangan
potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional,
regional dan internasional
b. Pengetahuan
Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi dan prosedur kerja yang
lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja semua bidang
keahlian
c. Ketrampilan
Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai
dengan standar kompetensi kerja
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah dan menyaji secara efektif, kreatif,
produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif dan solutif dalam ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan
tugas spesifik di bawah pengawasan langsung
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir,
menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung
2. Kompetensi Dasar
a. KD pada KI-3
 Memahami penanganan darurat
b. KD pada KI-4
 Melakukan penanganan keadaan darurat

C. Indikator Pencapaian Kompetensi:


1. Indikator KD pada KI-3
a. Menyebutkan penanganan darurat
b. Menginteprestasikan penanganan darurat
c. Menjelaskan penanganan darurat
2. Indikator KD pada KI-4
a. Menyesuaikan penanganan darurat
b. Melaksanakan penanganan darurat
D. Tujuan Pembelajaran:
Setelah menggali informasi dan diskusi peserta didik diharapkan dapat :
1. Menyebutkan penanganan darurat dengan teliti
2. Menginteprestasikan penanganan darurat dengan hati-hati
3. Menjelaskan penanganan darurat dengan teliti
4. Menyesuaikan penanganan darurat dengan sungguh-sungguh
5. Melaksanakan penanganan darurat dengan sungguh-sungguh
E. Materi Pembelajaran:

Untuk mempelajari penanganan darurat kita perlu mengetahui situasi darurat terlebih
dahulu, situasi darurat adalah situasi yang menimbulkan risiko langsung terhadap kesehatan,
keamanan, properti atau lingkungan seseorang. Ada baiknya Anda mengetahui bagaimana
mengevaluasi tanda-tanda yang memungkinkan terjadinya keadaan darurat. Dengan begitu, Anda
bisa mengetahui cara mengendalikannya. Selain itu, memiliki kesiapan dalam menghadapi
keadaan darurat akan sangat bermanfaat jika sewaktu-waktu Anda harus menangani situasi
darurat.
TINGKATAN KEADAAN DARURAT
1. Tingkat 1 (Situasi Darurat Lokal)
Tingkat 1 adalah suatu keadaan darurat yang langsung dapat diatasi sepenuhnya oleh
personil Tim Tanggap Darurat yang sudah ada di unit kerjanya dan tidak memerlukan daya
tambahan lagi, serta tidak berdampak pada terhentinya suatu proses kegiatan dalam waktu
lama.
2. Tingkat 2 (Situasi Darurat Terbatas)
Tingkat 2 adalah keadaan darurat yang terjadi di satu/beberapa unit kerja dalam satu
wilayah (fakutas/fasilitas umum) dan mungkin membutuhkan beberapa sumber daya
tambahan dari Tim Tanggap Darurat yang tersedia di unit kerja lainnya, serta dapat
berdampak pada terhentinya suatu proses kegiatan dalam satu hari/lebih.
3. Tingkat 3 (Situasi Darurat Besar)
Tingkat 3 adalah keadaan darurat yang dapat menyebar melampaui batas satu unit
kerja atau bahkan batas negara, dan untuk penanggulangannya membutuhkan sumber daya
tambahan dari pihak berwenang di luar negri, seperti kepolisian, Pemda setempat, dan lain-
lain.
TIM MANAJEMEN TANGGAP DARURAT
Tim Manajemen Tanggap Darurat adalah tim yang bertanggung jawab untuk
menanggulangi suatu keadaan darurat yang terjadi di suatu wilayah. Setiap personil tim ini harus
diberikan beberapa pelatihan terkait keadaan darurat, sesuai dengan posisinya masing-masing.
ALUR EVAKUASI
Selain prosedur keadaan darurat, yang perlu diketahui oleh seluruh penghuni gedung
adalah alur untuk melakukan evakuasi. Karena jika tidak mengetahuinya, maka akan terjadi
kebingungan akan pergi kemana saat terjadi keadaan darurat. Alur evakuasi sebaiknya dipasang
bersamaan dengan Prosedur Keadaan Darurat, yaitu setiap ruangan di setiap lantainya.
SIMULASI
Simulasi keadaan darurat harus dilakukan untuk memastikan kesiapan Tim Tanggap
Darurat dalam menghadapi suatu insiden yang terjadi secara tiba-tiba. Selain kesiapan tim,
simulasi juga dapat bermanfaat untuk semua penghuni gedung, agar tidak panik dalam melakukan
evakuasi apabila terjadi keadaan darurat. Simulasi juga dapat bermanfaat untuk menguji
efektivitas dari prosedur / rencana keadaan darurat. Jika selama simulasi ini didapat suatu hal
yang kurang sesuai dengan prosedur, maka prosedur tersebut harus direview kembali. Simulasi
sebaiknya dilakukan minimal 1 kali dalam setahun.
PEMBAHARUAN PROSEDUR KEADAAN DARURAT
Prosedur ini sebaiknya direview dan/atau direvisi minimal satu kali dalam satu tahun
untuk memastikan keakuratan dan penerapannya, atau ketika terjadi suatu perubahan Prosedur
Penanggulangan Keadaan Darurat, terbentuk Tim Tanggap Darurat, Jadwal Pelatihan, alur
evakuasi terpasang, dilakukan simulasi secara rutin.
F. Pendekatan, Strategi dan Metode:
1. Pendekatan : Saintifik
Menggunakan pendekatan ini dikarenakan pada akhirnya siswa
dituntut untuk menemukan/membuat suatu prodak barang/jasa,
dengan pembelajaran 5m (Mengamati, menanya, mengumpulkan
informasi, mengasosiasi, mengkomunikasikan)
2. Model : Inquiry learning (Pembelajaran inkuiri)
Model ini digunakan karena setelah selesai pembelajaran teori siswa
langsung dihadapkan dengan praktik yang mana siswa diharapkan
menemukan sendiri, dengan demikian siswa akan mengingat materi
tersebut dalam jangka waktu yang lama dikarenakan siswa
menemukan sendiri
3. Strategi dan Metode : Ceramah, diskusi dan inkuiri
Diharapkan dengan diskusi dan inkuiri siswa mampu mempunyai
pemahaman yang sama tentang pembelajaran Pengelolaan Bengkel
Sepeda Motor, sehingga semua siswa menjadi siswa yang produktif
dan kreatif.

G. Kegiatan Pembelajaran:
Pertemuan 13 (6 x 45 menit)
Tahapan Alokasi
NO Perencanaan Kegiatan
Pembelajaran Waktu
1. Kegiatan  Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk 30
Awal. mengikuti pembelajaran dengan diawali berdoa, menanyakan Menit
kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan
buku tulis dan sumber belajar
 Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik
memahami penanganan darurat
 Guru mengingatkan kembali tentang konsep-konsep yang telah
dipelajari oleh peserta didik yang berhubungan dengan materi
baru yang akan dipelajari
 Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab memahami
penanganan darurat
 Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai
 Guru membimbing peserta didik melalui tanya jawab tentang
manfaat proses pembelajaran
 Guru menjelaskan materi dan kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan peserta didik
2. Kegiatan Inti  Mengamati 210
a. Guru meminta peserta didik mencermati masalah sehari- hari Menit
yang berkaitan dengan memahami penanganan darurat
b. Guru memberikan penjelasan singkat tentang memahami
macam kecelakaan kerja sehingga menumbuhkan rasa ingin
tahu peserta didik
c. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik
serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya bersahabat/komunikatif, kerja keras,
rasa ingin tahu, dan tanggung jawab
d. Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam
mengamati
 Menanya
a. Guru memotivasi, mendorong kreativitas dalam bentuk
bertanya, memberi gagasan yang menarik dan menantang
untuk didalami
b. Guru membahas dan diskusi mempertanyakan tentang
masalah sehari-hari yang berkaitan dengan memahami
penanganan darurat
 Mengumpulkan Informasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menggali informasi
tentang masalah sehari-hari yang berkaitan dengan
memahami penanganan darurat
b. Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi
dan mendiskusikan jawaban atas pertanyaan yang sudah
disusun dan mengerjakan Latihan dan Kegiatan di buku
Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII dan mencari sumber
belajar lain
c. Guru dapat menyediakan sumber belajar buku Pengelolaan
Bengkel Sepeda Motor XII dan referensi lain
d. Guru dapat menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan
memberikan konfirmasi atas jawaban peserta didik, atau
menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
e. Guru dapat menunjukkan sumber belajar lain yang dapat
dijadikan referensi untuk menjawab pertanyaan
 Mengasosiasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menganalisis
memahami penanganan darurat dalam masalah sehari- hari
b. Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan
hubungan atas berbagai informasi yang sudah diperoleh
sebelumnya
c. Guru bersama peserta didik bertanya jawab meluruskan
kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
 Mengomunikasikan
a. Menyajikan secara tertulis atau lisan hasil pembelajaran, apa
yang telah dipelajari, keterampilan atau materi yang masih
perlu ditingkatkan, atau strategi atau konsep baru yang
ditemukan berdasarkan apa yang dipelajari mengenai
memahami penanganan darurat
b. Memberikan tanggapan hasil presentasi meliputi tanya jawab
untuk mengonfirmasi, sanggahan dan alasan, tambahan
informasi, atau melengkapi informasi ataupun tanggapan
lainnya
c. Membuat rangkuman materi dari kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan

3. Kegiatan  Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi 30


Penutup pembelajaran melalui tanya jawab klasikal dan mendorong peserta Menit
didik untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan YME
 Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses
pembelajaran yang telah dilakukan
 Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil
telaah individu maupun kelompok
 Guru melakukan tes tertulis dengan menggunakan Uji
Kompetensi atau soal yang disusun guru sesuai tujuan
pembelajaran
 Guru dapat meminta peserta didik untuk meningkatkan
pemahamannya tentang konsep, prinsip atau teori yang telah
dipelajari dari buku-buku pelajaran yang relevan atau sumber
informasi lainnya
 Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk
pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan konseling
dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun
kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya
Pertemuan 14 (6 x 45 menit)
Tahapan Alokasi
NO Perencanaan Kegiatan
Pembelajaran Waktu
1. Kegiatan  Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk 30
Awal. mengikuti pembelajaran dengan diawali berdoa, menanyakan Menit
kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan
buku tulis dan sumber belajar
 Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik
melakukan penanganan keadaan darurat
 Guru mengingatkan kembali tentang konsep-konsep yang telah
dipelajari oleh peserta didik yang berhubungan dengan materi
baru yang akan dipelajari
 Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab memahami
melakukan penanganan keadaan darurat
 Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai
 Guru membimbing peserta didik melalui tanya jawab tentang
manfaat proses pembelajaran
 Guru menjelaskan materi dan kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan peserta didik
2. Kegiatan Inti  Mengamati 210
a. Guru meminta peserta didik mencermati masalah sehari- hari Menit
yang berkaitan dengan melakukan penanganan keadaan
darurat
b. Guru memberikan penjelasan singkat tentang melakukan
penanganan keadaan darurat sehingga menumbuhkan rasa
ingin tahu peserta didik
c. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik
serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya bersahabat/komunikatif, kerja keras,
rasa ingin tahu, dan tanggung jawab
d. Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam
mengamati
 Menanya
a. Guru memotivasi, mendorong kreativitas dalam bentuk
bertanya, memberi gagasan yang menarik dan menantang
untuk didalami
b. Guru membahas dan diskusi mempertanyakan tentang
masalah sehari-hari yang berkaitan dengan melakukan
penanganan keadaan darurat
 Mengumpulkan Informasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menggali informasi
tentang masalah sehari-hari yang berkaitan dengan
memahami melakukan penanganan keadaan darurat
b. Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi
dan mendiskusikan jawaban atas pertanyaan yang sudah
disusun dan mengerjakan Latihan dan Kegiatan di buku
Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII dan mencari sumber
belajar lain
c. Guru dapat menyediakan sumber belajar buku Pengelolaan
Bengkel Sepeda Motor XII dan referensi lain
d. Guru dapat menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan
memberikan konfirmasi atas jawaban peserta didik, atau
menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
e. Guru dapat menunjukkan sumber belajar lain yang dapat
dijadikan referensi untuk menjawab pertanyaan
 Mengasosiasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menganalisis
mengatasi melakukan penanganan keadaan darurat dalam
masalah sehari-hari
b. Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan
hubungan atas berbagai informasi yang sudah diperoleh
sebelumnya
c. Guru bersama peserta didik bertanya jawab meluruskan
kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
 Mengomunikasikan
a. Menyajikan secara tertulis atau lisan hasil pembelajaran, apa
yang telah dipelajari, keterampilan atau materi yang masih
perlu ditingkatkan, atau strategi atau konsep baru yang
ditemukan berdasarkan apa yang dipelajari mengenai
melakukan penanganan keadaan darurat
b. Memberikan tanggapan hasil presentasi meliputi tanya jawab
untuk mengonfirmasi, sanggahan dan alasan, tambahan
informasi, atau melengkapi informasi ataupun tanggapan
lainnya
c. Membuat rangkuman materi dari kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan

3. Kegiatan  Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi 30


Penutup pembelajaran melalui tanya jawab klasikal dan mendorong peserta Menit
didik untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan YME
 Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses
pembelajaran yang telah dilakukan
 Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil
telaah individu maupun kelompok
 Guru melakukan tes tertulis dengan menggunakan Uji
Kompetensi atau soal yang disusun guru sesuai tujuan
pembelajaran
 Guru dapat meminta peserta didik untuk meningkatkan
pemahamannya tentang konsep, prinsip atau teori yang telah
dipelajari dari buku-buku pelajaran yang relevan atau sumber
informasi lainnya
 Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk
pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan konseling
dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun
kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada
pertemuan berikutnya

H. Alat/Bahan dan Media Pembelajaran:


1. Alat : Laptop
2. Bahan : LCD / Proyektor
3. Media : Power Point
I. Sumber Belajar:
1. Buku paket
2. Buku lain yang relevan
3. Buku Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII

J. Penilaian Pembelajaran:
1. Teknik Penilaian
Kuis, tugas individu/kelompok, unjuk kerja, dan portofolio
2. Instrumen Penilaian:
Pertanyaan lisan, tes tertulis, dan pengamatan sikap
Penilaian Sikap
Teknik Waktu Instrumen
No. Aspek yang Dinilai Keterangan
Penilaian Penilaian Penilaian
a. Bersahabat/komunikatif Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
b. Kerja keras Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
c. Rasa ingin tahu Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
d. Tanggung jawab Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
Keterangan:
a. BT (Belum Tampak), jika sama sekali tidak menunjukkan usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas
b. MT (Mulai Tampak), jika menunjukkan sudah ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas tetapi masih sedikit dan belum ajeg/konsisten
c. MB (Mulai Berkembang), jika menunjukkan ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas yang cukup sering dan mulai ajeg/konsisten
d. MK (Membudaya), jika menunjukkan adanya usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas secara terus-menerus dan ajeg/konsisten
Penilaian Hasil
Indikator Pencapaian Teknik Bentuk
Instrumen
Kompetensi Penilaian Penilaian
a. Menyebutkan Tes Uraian 1) Jelaskan apakah itu
penanganan darurat keadaan darurat!
tertulis
b. Menginteprestasikan 2) Sebutkan 3 langkah-
langkah alam mengatasi
penanganan darurat
keadaan darurat!
c. Menjelaskan penanganan 3) Bagaimana cara
darurat menggolongkan keadaan
d. Menyesuaikan darurat!
penanganan darurat
e. Melaksanakan
penanganan darurat

3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan:


a. Remedial dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peerta didik belum mencapai
Kriteria Ketuntasan Belajar .
b. Pengayaan dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peserta didik sudah mencapai
KKM, tetapi peserta didik belum puas dengan hasil belajar yang dicapai.

Mengetahui Pancur Batu, Juli 2023


Kepala Sekolah SMK Guru Mata Pelajaran

YOSEF MARKO BOANGMANALU LAWRENCE SIBARANI, [Link]


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

A. Identitas Sekolah:
Nama Sekolah : SMK TI Era Utama Pancurbatu
Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor
Kompetensi Keahlian : Teknik Dan Bisnis Sepeda Motor
Kelas/Semester : XII TBSM / 1
Alokasi Waktu : 12 x 45 menit

B. Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD):


1. Kompetensi Inti
a. Sikap
Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual,
konseptual, operasional dasar dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja
semua bidang keahlian pada tingkat teknis, spesifik, detail dan kompleks, berkenaan dengan
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dan humaniora dalam konteks pengembangan
potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional,
regional dan internasional
b. Pengetahuan
Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi dan prosedur kerja yang
lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja semua bidang
keahlian
c. Ketrampilan
Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai
dengan standar kompetensi kerja
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah dan menyaji secara efektif, kreatif,
produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif dan solutif dalam ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan
tugas spesifik di bawah pengawasan langsung
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir,
menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung
2. Kompetensi Dasar
a. KD pada KI-3
 Mengidentifikasi penanganan limbah bengkel perawatan otomotif
b. KD pada KI-4
 Melakukan penanganan limbah bengkel perawatan otomotif

C. Indikator Pencapaian Kompetensi:


1. Indikator KD pada KI-3
a. Menyebutkan penanganan limbah bengkel perawatan otomotif
b. Menginteprestasikan penanganan limbah bengkel perawatan otomotif
c. Menjelaskan penanganan limbah bengkel perawatan otomotif
2. Indikator KD pada KI-4
a. Menyesuaikan penanganan limbah bengkel perawatan otomotif
b. Melaksanakan penanganan limbah bengkel perawatan otomotif
D. Tujuan Pembelajaran:
Setelah menggali informasi dan diskusi peserta didik diharapkan dapat :
1. Menyebutkan penanganan limbah bengkel perawatan otomotif
2. Menginteprestasikan penanganan limbah bengkel perawatan otomotif
3. Menjelaskan penanganan limbah bengkel perawatan otomotif
4. Menyesuaikan penanganan limbah bengkel perawatan otomotif
5. Melaksanakan penanganan limbah bengkel perawatan otomotif
E. Materi Pembelajaran:
Limbah merupakan suatu barang (benda) sisa dari sebuah kegiatan produksi yang tidak
bermanfaat/bernilai ekonomi lagi. Limbah sendiri dari tempat asalnya bisa beraneka ragam, ada
yang limbah dari rumah tangga, limbah dari pabrik-pabrik besar dan ada juga limbah dari suatu
kegiatan tertentu. Dalam dunia masyarakat yang semakin maju dan modern, peningkatan akan
jumlah limbah semakin meningkat.
Limbah dikelompokkan menjadi tiga, yakni:
1. Berdasarkan Wujudnya
Pada pengelompokan limbah berdasarkan wujud lebih cenderung dilihat dari fisik limbah
tersebut.
Limbah Gas, merupakan jenis limbah yang berbentuk gas, contoh limbah dalam bentuk
Gas antara lain: Karbon Dioksida (CO2), Karbon Monoksida (CO), SO2, HCL, NO2. dan lain-
lain.
Limbah cair, adalah jenis limbah yang memiliki fisik berupa zat cair misalnya: Air
Hujan, Rembesan AC, Air cucian, air sabun, minyak goreng buangan, dan lain-lain.
Limbah padat merupakan jenis limbah yang berupa padat, contohnya: Bungkus jajanan,
plastik, ban bekas, dan lain-lain.
2. Berdasarkan sumbernya
Pada pengelompokan limbah nomor 2 ini lebih difokuskan kepada dari mana limbah
tersebut dihasilkan. Berdasarkan sumbernya limbah bisa berasal dari:
 Limbah industri; limbah yang dihasilkan oleh pembuangan kegiatan industri
 Limbah Pertanian; limbah yang ditimbulkan karena kegiatan pertanian
 Limbah pertambangan; adalah limbah yang asalnya dari kegiatan pertambangan
 Limbah domestik; yakni limbah yang berasal dari rumah tangga, pasar, restoran dan
pemukiman-pemukiman penduduk yang lain.
3. Berdasarkan senyawa
Berdasarkan senyawa limbah dibagi lagi menjadi dua jenis, yakni limbah organik dan
limbah anorganik.
Limbah Organik, merupakan limbah yang bisa dengan mudah diuraikan (mudah
membusuk), limbah organik mengandung unsur karbon. Contoh limbah organik dapat anda temui
dalam kehidupan sehari-hari, contohnya kotoran manusia dan hewan.
Limbah anorganik, adalah jenis limbah yang sangat sulit atau bahkan tidak bisa untuk di
uraikan (tidak bisa membusuk), limbah anorganik tidak mengandung unsur karbon. Contoh
limbah anorganik adalah Plastik dan baja.
Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun)
Selain pengelompokan limbah-limbah diatas masih ada lagi jenis limbah yang lain, yakni
limbah B3. Dari pengertian umumnya limbah merupakan suatu barang sisa yang bisa berupa
padat, cair dan gas. Limbah B3 sendiri merupakan jenis limbah yang sangat berbahaya, suatu
limbah dapat dikatakan sebagai limbah B3 jika mengandung bahan yang berbahaya serta beracun
karena sifat dan konsentrasinya bisa mencemari lingkungan dan membahayakan kehidupan
manusia dan lingkungan. Limbah B3 sendiri masih memiliki beberapa karateristik lagi yakni;
Beracun, mudah meledak mudah terbakar, bersifat korosif, bersifat reaktif, dapat menyebabkan
infeksi dan masih banyak lagi.

F. Pendekatan, Strategi dan Metode:


1. Pendekatan : Saintifik
Menggunakan pendekatan ini dikarenakan pada akhirnya siswa
dituntut untuk menemukan/membuat suatu prodak barang/jasa,
dengan pembelajaran 5m (Mengamati, menanya, mengumpulkan
informasi, mengasosiasi, mengkomunikasikan)
2. Model : Inquiry learning (Pembelajaran inkuiri)
Model ini digunakan karena setelah selesai pembelajaran teori siswa
langsung dihadapkan dengan praktik yang mana siswa diharapkan
menemukan sendiri, dengan demikian siswa akan mengingat materi
tersebut dalam jangka waktu yang lama dikarenakan siswa
menemukan sendiri
3. Strategi dan Metode : Ceramah, diskusi dan inkuiri
Diharapkan dengan diskusi dan inkuiri siswa mampu mempunyai
pemahaman yang sama tentang pembelajaran Pengelolaan Bengkel
Sepeda Motor, sehingga semua siswa menjadi siswa yang produktif
dan kreatif.

G. Kegiatan Pembelajaran:
Pertemuan 15 (6 x 45 menit)
Tahapan Alokasi
NO Perencanaan Kegiatan
Pembelajaran Waktu
1. Kegiatan  Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk 30
Awal. mengikuti pembelajaran dengan diawali berdoa, menanyakan Menit
kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan
buku tulis dan sumber belajar
 Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik
mengidentifikasi penanganan limbah bengkel perawatan otomotif
 Guru mengingatkan kembali tentang konsep-konsep yang telah
dipelajari oleh peserta didik yang berhubungan dengan materi
baru yang akan dipelajari
 Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab mengidentifikasi
penanganan limbah bengkel perawatan otomotif
 Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai
 Guru membimbing peserta didik melalui tanya jawab tentang
manfaat proses pembelajaran
 Guru menjelaskan materi dan kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan peserta didik

2. Kegiatan Inti  Mengamati 210


a. Guru meminta peserta didik mencermati masalah sehari- hari Menit
yang berkaitan dengan mengidentifikasi penanganan limbah
bengkel perawatan otomotif
b. Guru memberikan penjelasan singkat tentang
mengidentifikasi penanganan limbah bengkel perawatan
otomotif sehingga menumbuhkan rasa ingin tahu peserta didik
c. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik
serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya bersahabat/komunikatif, kerja keras,
rasa ingin tahu, dan tanggung jawab
d. Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam
mengamati
 Menanya
a. Guru memotivasi, mendorong kreativitas dalam bentuk
bertanya, memberi gagasan yang menarik dan menantang
untuk didalami
b. Guru membahas dan diskusi mempertanyakan tentang
masalah sehari-hari yang berkaitan dengan mengidentifikasi
penanganan limbah bengkel perawatan otomotif
 Mengumpulkan Informasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menggali informasi
tentang masalah sehari-hari yang berkaitan dengan
mengidentifikasi penanganan limbah bengkel perawatan
otomotif
b. Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi
dan mendiskusikan jawaban atas pertanyaan yang sudah
disusun dan mengerjakan Latihan dan Kegiatan di buku
Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII dan mencari sumber
belajar lain
c. Guru dapat menyediakan sumber belajar buku Pengelolaan
Bengkel Sepeda Motor XII dan referensi lain
d. Guru dapat menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan
memberikan konfirmasi atas jawaban peserta didik, atau
menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
e. Guru dapat menunjukkan sumber belajar lain yang dapat
dijadikan referensi untuk menjawab pertanyaan
 Mengasosiasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menganalisis
mengidentifikasi penanganan limbah bengkel perawatan
otomotif dalam masalah sehari-hari
b. Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan
hubungan atas berbagai informasi yang sudah diperoleh
sebelumnya
c. Guru bersama peserta didik bertanya jawab meluruskan
kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
 Mengomunikasikan
a. Menyajikan secara tertulis atau lisan hasil pembelajaran, apa
yang telah dipelajari, keterampilan atau materi yang masih
perlu ditingkatkan, atau strategi atau konsep baru yang
ditemukan berdasarkan apa yang dipelajari mengenai
mengidentifikasi penanganan limbah bengkel perawatan
otomotif
b. Memberikan tanggapan hasil presentasi meliputi tanya jawab
untuk mengonfirmasi, sanggahan dan alasan, tambahan
informasi, atau melengkapi informasi ataupun tanggapan
lainnya
c. Membuat rangkuman materi dari kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan

3. Kegiatan  Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi 30


Penutup pembelajaran melalui tanya jawab klasikal dan mendorong peserta Menit
didik untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan YME
 Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses
pembelajaran yang telah dilakukan
 Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil
telaah individu maupun kelompok
 Guru melakukan tes tertulis dengan menggunakan Uji
Kompetensi atau soal yang disusun guru sesuai tujuan
pembelajaran
 Guru dapat meminta peserta didik untuk meningkatkan
pemahamannya tentang konsep, prinsip atau teori yang telah
dipelajari dari buku-buku pelajaran yang relevan atau sumber
informasi lainnya
 Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk
pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan
konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual
maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada
pertemuan berikutnya
Pertemuan 16 (6 x 45 menit)
Tahapan Alokasi
NO Perencanaan Kegiatan
Pembelajaran Waktu
1. Kegiatan  Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk 30
Awal. mengikuti pembelajaran dengan diawali berdoa, menanyakan Menit
kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan
buku tulis dan sumber belajar
 Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik
melakukan penanganan limbah bengkel perawatan otomotif
 Guru mengingatkan kembali tentang konsep-konsep yang telah
dipelajari oleh peserta didik yang berhubungan dengan materi
baru yang akan dipelajari
 Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab memahami
melakukan penanganan limbah bengkel perawatan otomotif
 Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai
 Guru membimbing peserta didik melalui tanya jawab tentang
manfaat proses pembelajaran
 Guru menjelaskan materi dan kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan peserta didik
2. Kegiatan Inti  Mengamati 210
a. Guru meminta peserta didik mencermati masalah sehari- hari Menit
yang berkaitan dengan memahami melakukan penanganan
limbah bengkel perawatan otomotif
b. Guru memberikan penjelasan singkat tentang mengatasi
macam kecelakaan kerja sehingga menumbuhkan rasa ingin
tahu peserta didik
c. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik
serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya bersahabat/komunikatif, kerja keras,
rasa ingin tahu, dan tanggung jawab
d. Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam
mengamati
 Menanya
a. Guru memotivasi, mendorong kreativitas dalam bentuk
bertanya, memberi gagasan yang menarik dan menantang
untuk didalami
b. Guru membahas dan diskusi mempertanyakan tentang
masalah sehari-hari yang berkaitan dengan memahami
melakukan penanganan limbah bengkel perawatan otomotif
 Mengumpulkan Informasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menggali informasi
tentang masalah sehari-hari yang berkaitan dengan
memahami melakukan penanganan limbah bengkel
perawatan otomotif
b. Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi
dan mendiskusikan jawaban atas pertanyaan yang sudah
disusun dan mengerjakan Latihan dan Kegiatan di buku
Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII dan mencari sumber
belajar lain
c. Guru dapat menyediakan sumber belajar buku Pengelolaan
Bengkel Sepeda Motor XII dan referensi lain
d. Guru dapat menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan
memberikan konfirmasi atas jawaban peserta didik, atau
menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
e. Guru dapat menunjukkan sumber belajar lain yang dapat
dijadikan referensi untuk menjawab pertanyaan
 Mengasosiasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menganalisis
melakukan penanganan limbah bengkel perawatan otomotif
dalam masalah sehari-hari
b. Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan
hubungan atas berbagai informasi yang sudah diperoleh
sebelumnya
c. Guru bersama peserta didik bertanya jawab meluruskan
kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
 Mengomunikasikan
a. Menyajikan secara tertulis atau lisan hasil pembelajaran, apa
yang telah dipelajari, keterampilan atau materi yang masih
perlu ditingkatkan, atau strategi atau konsep baru yang
ditemukan berdasarkan apa yang dipelajari mengenai
melakukan penanganan limbah bengkel perawatan otomotif
b. Memberikan tanggapan hasil presentasi meliputi tanya jawab
untuk mengonfirmasi, sanggahan dan alasan, tambahan
informasi, atau melengkapi informasi ataupun tanggapan
lainnya
c. Membuat rangkuman materi dari kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan

3. Kegiatan  Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi 30


Penutup pembelajaran melalui tanya jawab klasikal dan mendorong peserta Menit
didik untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan YME
 Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses
pembelajaran yang telah dilakukan
 Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil
telaah individu maupun kelompok
 Guru melakukan tes tertulis dengan menggunakan Uji
Kompetensi atau soal yang disusun guru sesuai tujuan
pembelajaran
 Guru dapat meminta peserta didik untuk meningkatkan
pemahamannya tentang konsep, prinsip atau teori yang telah
dipelajari dari buku-buku pelajaran yang relevan atau sumber
informasi lainnya
 Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk
pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan konseling
dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun
kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya

H. Alat/Bahan dan Media Pembelajaran:


1. Alat : Laptop
2. Bahan : LCD / Proyektor
3. Media : Power Point
I. Sumber Belajar:
1. Buku paket
2. Buku lain yang relevan
3. Buku Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII
J. Penilaian Pembelajaran:
1. Teknik Penilaian
Kuis, tugas individu/kelompok, unjuk kerja, dan portofolio
2. Instrumen Penilaian:
Pertanyaan lisan, tes tertulis, dan pengamatan sikap
Penilaian Sikap
Teknik Waktu Instrumen
No. Aspek yang Dinilai Keterangan
Penilaian Penilaian Penilaian
a. Bersahabat/komunikatif Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
b. Kerja keras Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
c. Rasa ingin tahu Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
d. Tanggung jawab Pengamatan Proses Lembar
pengamatan

Keterangan:
a. BT (Belum Tampak), jika sama sekali tidak menunjukkan usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas
b. MT (Mulai Tampak), jika menunjukkan sudah ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas tetapi masih sedikit dan belum ajeg/konsisten
c. MB (Mulai Berkembang), jika menunjukkan ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas yang cukup sering dan mulai ajeg/konsisten
d. MK (Membudaya), jika menunjukkan adanya usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas secara terus-menerus dan ajeg/konsisten
3.
Penilaian Hasil
Indikator Pencapaian Teknik Bentuk
Instrumen
Kompetensi Penilaian Penilaian
a. Menyebutkan Tes Uraian 1) Jelaskan apakah yang
penanganan limbah bengkel dimaksud dengan limbah!
tertulis
perawatan otomotif 2) Sebutkan 3 limbah yang
b. Menginteprestasikan ditimbulkan pada bengkel
penanganan limbah otomotif!
bengkel perawatan 3) Bagaimana cara
otomotif menanganani limbah
c. Menjelaskan penanganan bengkel otomotif!
limbah bengkel perawatan 4) Bagaimana cara
otomo menyesuaikan penangannan
d. Menyesuaikan limbah bengkel otomotif!
penanganan limbah 5) Buatlah skema
bengkel perawatan penanganan limbah bengkel
otomotif perawatan otomotif!
e. Melaksanakan
penanganan limbah
bengkel perawatan
otomotif
4. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan:
a. Remedial dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peerta didik belum mencapai
Kriteria Ketuntasan Belajar .
b. Pengayaan dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peserta didik sudah mencapai
KKM, tetapi peserta didik belum puas dengan hasil belajar yang dicapai.

Mengetahui Pancur Batu, Juli 2023


Kepala Sekolah SMK Guru Mata Pelajaran

YOSEF MARKO BOANGMANALU LAWRENCE SIBARANI, [Link]


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

A. Identitas Sekolah:
Nama Sekolah : SMK TI Era Utama Pancurbatu
Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor
Kompetensi Keahlian : Teknik Dan Bisnis Sepeda Motor
Kelas/Semester : XII TBSM / 1
Alokasi Waktu : 12 x 45 menit

B. Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD):


1. Kompetensi Inti
a. Sikap
Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual,
konseptual, operasional dasar dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja
semua bidang keahlian pada tingkat teknis, spesifik, detail dan kompleks, berkenaan dengan
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dan humaniora dalam konteks pengembangan
potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional,
regional dan internasional
b. Pengetahuan
Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi dan prosedur kerja yang
lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja semua bidang
keahlian
c. Ketrampilan
Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai
dengan standar kompetensi kerja
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah dan menyaji secara efektif, kreatif,
produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif dan solutif dalam ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan
tugas spesifik di bawah pengawasan langsung
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir,
menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung
2. Kompetensi Dasar
a. KD pada KI-3
 Memahami perawatan berkala peralatan

b. KD pada KI-4
 Melaksanakan perawatan berkala peralatan

C. Indikator Pencapaian Kompetensi:


2. Indikator KD pada KI-3
a. Menyebutkan perawatan berkala peralatan
b. Menginteprestasikan perawatan berkala peralatan
c. Menjelaskan perawatan berkala peralatan
2. Indikator KD pada KI-4
a. Menyesuaikan perawatan berkala peralatan
b. Melakukan perawatan berkala peralatan
D. Tujuan Pembelajaran:
Setelah menggali informasi dan diskusi peserta didik diharapkan dapat :
1. Menyebutkan perawatan berkala peralatan
2. Menginteprestasikan perawatan berkala peralatan
3. Menjelaskan perawatan berkala peralatan
4. Menyesuaikan perawatan berkala peralatan
5. Melakukan perawatan berkala peralatan
E. Materi Pembelajaran:
Jenis-jenis Maintenance (Perawatan) Mesin/Peralatan Kerja
Maintenance (Perawatan) Mesin/Peralatan Kerja yang dimaksud dengan Maintenance adalah
suatu kegiatan untuk merawat atau memelihara dan menjaga Mesin/peralatan dalam kondisi yang
terbaik supaya dapat digunakan untuk melakukan produksi sesuai dengan perencanaan. Dengan
kata lain, Maintenance adalah kegiatan yang diperlukan untuk mempertahankan (retaining) dan
mengembalikan (restoring) mesin ataupun peralatan kerja ke kondisi yang terbaik sehingga dapat
melakukan produksi dengan optimal.
Dengan berkurangnya tingkat kerusakan mesin dan peralatan kerja, kualitas, produktivitas dan
efisiensi produksi akan meningkat dan menghasilkan profitabilitas yang tinggi bagi perusahaan.
Pada dasarnya Maintenance atau Perawatan Mesin/Peralatan kerja memerlukan beberapa kegiatan
seperti dibawah ini :
– Kegiatan Pemeriksaan/Pengecekan
– Kegiatan Meminyaki (Lubrication)
– Kegiatan Perbaikan/Reparasi pada kerusakan (Repairing)
– Kegiatan Penggantian Suku Cadang (Spare Part) atau Komponen Jenis-
jenis Maintenance (Perawatan)
Maintenance atau Perawatan dapat dibagi menjadi beberapa jenis, diantaranya adalah:
1. Breakdown Maintenance (Perawatan saat terjadi Kerusakan)
Breakdown Maintenance adalah perawatan yang dilakukan ketika sudah terjadi kerusakan
pada mesin atau peralatan kerja sehingga Mesin tersebut tidak dapat beroperasi secara normal
atau terhentinya operasional secara total dalam kondisi mendadak. Breakdown Maintenance
ini harus dihindari karena akan terjadi kerugian akibat berhentinya Mesin produksi yang
menyebabkan tidak tercapai Kualitas ataupun Output Produksi.
2. Preventive Maintenance (Perawatan Pencegahan)
Preventive Maintenance atau kadang disebut juga Preventative Maintenance adalah jenis
Maintenance yang dilakukan untuk mencegah terjadinya kerusakan pada mesin selama operasi
berlangsung. Contoh Preventive maintenance adalah melakukan penjadwalan untuk
pengecekan (inspection) dan pembersihan (cleaning) atau pergantian suku cadang secara rutin
dan berkala. Preventive Maintenace terdiri dua jenis, yakni :
a. Periodic Maintenance (Perawatan berkala)
Periodic Maintenance ini diantaranya adalah perawatan berkala yang terjadwal dalam
melakukan pembersihan mesin, Inspeksi mesin, meminyaki mesin dan juga pergantian
suku cadang yang terjadwal untuk mencegah terjadi kerusakan mesin secara mendadak
yang dapat menganggu kelancaran produksi. Periodic Maintenance biasanya dilakukan
dalam harian, mingguan, bulanan ataupun tahunan.
b. Predictive Maintenance (Perawatan Prediktif)
Predictive Maintenance adalah perawatan yang dilakukan untuk mengantisipasi kegagalan
sebelum terjadi kerusakan total. Predictive Maintenance ini akan memprediksi kapan akan
terjadinya kerusakan pada komponen tertentu pada mesin dengan cara melakukan analisa
trend perilaku mesin/peralatan kerja. Berbeda dengan Periodic maintenance yang dilakukan
berdasarkan waktu (Time Based), Predictive Maintenance lebih menitikberatkan pada
Kondisi Mesin (Condition Based).
3. Corrective Maintenance (Perawatan Korektif)
Corrective Maintenance adalah Perawatan yang dilakukan dengan cara mengidentifikasi
penyebab kerusakan dan kemudian memperbaikinya sehingga Mesin atau peralatan Produksi
dapat beroperasi normal kembali. Corrective Maintenance biasanya dilakukan pada mesin atau
peralatan produksi yang sedang beroperasi secara abnormal (Mesin masih dapat beroperasi tetapi
tidak optimal).
Jenis-jenis Perawatan atau Maintenance diatas perlu dipelajari dan diketahui dalam menerapkan
Total Productive Maintenance (TPM). Untuk mengukur kinerja Mesin, kita dapat menghitungnya
dengan rumus OEE (Overall Equipment Effectiveness).
Tujuan Maintenance (Perawatan/Pemeliharaan)
Tujuan-tujuan melakukan maintenance diantaranya adalah :
1. Mesin dapat menghasilkan Output sesuai dengan kebutuhan yang direncanakan.
2. Kualitas produk yang dihasilkan oleh Mesin dapat terjaga dan sesuai dengan harapan.
3. Mencegah terjadinya kerusakan berat yang memerlukan biaya perbaikan yang lebih tinggi.
4. Untuk menjamin keselamatan tenaga kerja yang menggunakan mesin yang bersangkutan.
5. Tingkat Ketersediaan Mesin yang maksimum (berkurangnya downtime)
6. Dapat memperpanjang masa pakai mesin atau peralatan kerja.

F. Pendekatan, Strategi dan Metode:


1. Pendekatan : Saintifik
Menggunakan pendekatan ini dikarenakan pada akhirnya siswa
dituntut untuk menemukan/membuat suatu prodak barang/jasa,
dengan pembelajaran 5m (Mengamati, menanya, mengumpulkan
informasi, mengasosiasi, mengkomunikasikan)
2. Model : Inquiry learning (Pembelajaran inkuiri)
Model ini digunakan karena setelah selesai pembelajaran teori siswa
langsung dihadapkan dengan praktik yang mana siswa diharapkan
menemukan sendiri, dengan demikian siswa akan mengingat materi
tersebut dalam jangka waktu yang lama dikarenakan siswa
menemukan sendiri
3. Strategi dan Metode : Ceramah, diskusi dan inkuiri
Diharapkan dengan diskusi dan inkuiri siswa mampu mempunyai
pemahaman yang sama tentang pembelajaran Pengelolaan Bengkel
Sepeda Motor, sehingga semua siswa menjadi siswa yang produktif
dan kreatif.

G. Kegiatan Pembelajaran:
Pertemuan 17 (6 x 45 menit)
Tahapan Alokasi
NO Perencanaan Kegiatan
Pembelajaran Waktu
1. Kegiatan  Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk 30
Awal. mengikuti pembelajaran dengan diawali berdoa, menanyakan Menit
kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan
buku tulis dan sumber belajar
 Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik
memahami perawatan berkala peralatan
 Guru mengingatkan kembali tentang konsep-konsep yang telah
dipelajari oleh peserta didik yang berhubungan dengan materi
baru yang akan dipelajari
 Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab memahami
perawatan berkala peralatan
 Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan
pembelajaran yang akan dicapai
 Guru membimbing peserta didik melalui tanya jawab tentang
manfaat proses pembelajaran
 Guru menjelaskan materi dan kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan peserta didik
2. Kegiatan Inti  Mengamati 210
a. Guru meminta peserta didik mencermati masalah sehari- hari Menit
yang berkaitan dengan memahami perawatan berkala
peralatan
b. Guru memberikan penjelasan singkat tentang memahami
perawatan berkala peralatan sehingga menumbuhkan rasa
ingin tahu peserta didik
c. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik
serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya bersahabat/komunikatif, kerja keras,
rasa ingin tahu, dan tanggung jawab
d. Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam
mengamati
 Menanya
a. Guru memotivasi, mendorong kreativitas dalam bentuk
bertanya, memberi gagasan yang menarik dan menantang
untuk didalami
b. Guru membahas dan diskusi mempertanyakan tentang
masalah sehari-hari yang berkaitan dengan memahami
perawatan berkala peralatan
 Mengumpulkan Informasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menggali informasi
tentang masalah sehari-hari yang berkaitan dengan
memahami perawatan berkala peralatan
b. Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi
dan mendiskusikan jawaban atas pertanyaan yang sudah
disusun dan mengerjakan Latihan dan Kegiatan di buku
Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII dan mencari sumber
belajar lain
c. Guru dapat menyediakan sumber belajar buku Pengelolaan
Bengkel Sepeda Motor XII dan referensi lain
d. Guru dapat menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan
memberikan konfirmasi atas jawaban peserta didik, atau
menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
e. Guru dapat menunjukkan sumber belajar lain yang dapat
dijadikan referensi untuk menjawab pertanyaan
 Mengasosiasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menganalisis
memahami perawatan berkala peralatan dalam masalah
sehari-hari
b. Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan
hubungan atas berbagai informasi yang sudah diperoleh
sebelumnya
c. Guru bersama peserta didik bertanya jawab meluruskan
kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
 Mengomunikasikan
a. Menyajikan secara tertulis atau lisan hasil pembelajaran, apa
yang telah dipelajari, keterampilan atau materi yang masih
perlu ditingkatkan, atau strategi atau konsep baru yang
ditemukan berdasarkan apa yang dipelajari mengenai
memahami perawatan berkala peralatan
b. Memberikan tanggapan hasil presentasi meliputi tanya jawab
untuk mengonfirmasi, sanggahan dan alasan, tambahan
informasi, atau melengkapi informasi ataupun tanggapan
lainnya
c. Membuat rangkuman materi dari kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan
3. Kegiatan  Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi 30
Penutup pembelajaran melalui tanya jawab klasikal dan mendorong peserta Menit
didik untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan YME
 Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses
pembelajaran yang telah dilakukan
 Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil
telaah individu maupun kelompok
 Guru melakukan tes tertulis dengan menggunakan Uji
Kompetensi atau soal yang disusun guru sesuai tujuan
pembelajaran
 Guru dapat meminta peserta didik untuk meningkatkan
pemahamannya tentang konsep, prinsip atau teori yang telah
dipelajari dari buku-buku pelajaran yang relevan atau sumber
informasi lainnya
 Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk
pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan konseling
dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun
kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya
Pertemuan 18 (6 x 45 menit)
Tahapan Alokasi
NO Perencanaan Kegiatan
Pembelajaran Waktu
1. Kegiatan  Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk 30
Awal. mengikuti pembelajaran dengan diawali berdoa, menanyakan Menit
kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan
buku tulis dan sumber belajar
 Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik
melaksanakan perawatan berkala peralatan
 Guru mengingatkan kembali tentang konsep-konsep yang telah
dipelajari oleh peserta didik yang berhubungan dengan materi
baru yang akan dipelajari
 Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab melaksanakan
perawatan berkala peralatan
 Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai
 Guru membimbing peserta didik melalui tanya jawab tentang
manfaat proses pembelajaran
 Guru menjelaskan materi dan kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan peserta didik
2. Kegiatan Inti  Mengamati 210
a. Guru meminta peserta didik mencermati masalah sehari- hari Menit
yang berkaitan dengan melaksanakan perawatan berkala
peralatan
b. Guru memberikan penjelasan singkat tentang melaksanakan
perawatan berkala peralatan sehingga menumbuhkan rasa
ingin tahu peserta didik
c. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik
serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya bersahabat/komunikatif, kerja keras,
rasa ingin tahu, dan tanggung jawab
d. Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam
mengamati
 Menanya
a. Guru memotivasi, mendorong kreativitas dalam bentuk
bertanya, memberi gagasan yang menarik dan menantang
untuk didalami
b. Guru membahas dan diskusi mempertanyakan tentang masalah
sehari-hari yang berkaitan dengan melaksanakan perawatan
berkala peralatan
 Mengumpulkan Informasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menggali informasi
tentang masalah sehari-hari yang berkaitan dengan
melaksanakan perawatan berkala peralatan
b. Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi
dan mendiskusikan jawaban atas pertanyaan yang sudah
disusun dan mengerjakan Latihan dan Kegiatan di buku
Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII dan mencari sumber
belajar lain
c. Guru dapat menyediakan sumber belajar buku Pengelolaan
Bengkel Sepeda Motor XII dan referensi lain
d. Guru dapat menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan
memberikan konfirmasi atas jawaban peserta didik, atau
menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
e. Guru dapat menunjukkan sumber belajar lain yang dapat
dijadikan referensi untuk menjawab pertanyaan
 Mengasosiasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menganalisis
melaksanakan perawatan berkala peralatan dalam masalah
sehari-hari
b. Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan
hubungan atas berbagai informasi yang sudah diperoleh
sebelumnya
c. Guru bersama peserta didik bertanya jawab meluruskan
kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
 Mengomunikasikan
a. Menyajikan secara tertulis atau lisan hasil pembelajaran, apa
yang telah dipelajari, keterampilan atau materi yang masih
perlu ditingkatkan, atau strategi atau konsep baru yang
ditemukan berdasarkan apa yang dipelajari mengenai
melaksanakan perawatan berkala peralatan
b. Memberikan tanggapan hasil presentasi meliputi tanya jawab
untuk mengonfirmasi, sanggahan dan alasan, tambahan
informasi, atau melengkapi informasi ataupun tanggapan
lainnya
c. Membuat rangkuman materi dari kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan

3. Kegiatan  Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi 30


Penutup pembelajaran melalui tanya jawab klasikal dan mendorong peserta Menit
didik untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan YME
 Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses
pembelajaran yang telah dilakukan
 Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil
telaah individu maupun kelompok
 Guru melakukan tes tertulis dengan menggunakan Uji
Kompetensi atau soal yang disusun guru sesuai tujuan
pembelajaran
 Guru dapat meminta peserta didik untuk meningkatkan
pemahamannya tentang konsep, prinsip atau teori yang telah
dipelajari dari buku-buku pelajaran yang relevan atau sumber
informasi lainnya
 Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk
pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan
konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual
maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada
pertemuan berikutnya

H. Alat/Bahan dan Media Pembelajaran:


1. Alat : Laptop
2. Bahan : LCD / Proyektor
3. Media : Power Point
I. Sumber Belajar:
1. Buku paket
2. Buku lain yang relevan
3. Buku Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII

J. Penilaian Pembelajaran:
1. Teknik Penilaian
Kuis, tugas individu/kelompok, unjuk kerja, dan portofolio
2. Instrumen Penilaian:
Pertanyaan lisan, tes tertulis, dan pengamatan sikap
Penilaian Sikap
Teknik Waktu Instrumen
No. Aspek yang Dinilai Keterangan
Penilaian Penilaian Penilaian
a. Bersahabat/komunikatif Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
b. Kerja keras Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
c. Rasa ingin tahu Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
d. Tanggung jawab Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
Keterangan:
a. BT (Belum Tampak), jika sama sekali tidak menunjukkan usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas
b. MT (Mulai Tampak), jika menunjukkan sudah ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas tetapi masih sedikit dan belum ajeg/konsisten
c. MB (Mulai Berkembang), jika menunjukkan ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas yang cukup sering dan mulai ajeg/konsisten
d. MK (Membudaya), jika menunjukkan adanya usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas secara terus-menerus dan ajeg/konsisten
Penilaian Hasil
Indikator Pencapaian Teknik Bentuk
Instrumen
Kompetensi Penilaian Penilaian
a. Menyebutkan perawatan Tes Uraian 1) Jelaskan apakah yang
berkala peralatan dimaksud dengan
tertulis
b. Menginteprestasikan perawatan!
perawatan berkala 2) Sebutkan 3 jenis
peralatan perawatan!
c. Menjelaskan perawatan 3) Sebutkan 5 tujuan dari
berkala peralatan perawatan!
Menyesuaikan perawatan
berkala peralatan
d. Melakukan perawatan
berkala peralatan
3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan:
a. Remedial dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peerta didik belum mencapai
Kriteria Ketuntasan Belajar .
b. Pengayaan dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peserta didik sudah mencapai
KKM, tetapi peserta didik belum puas dengan hasil belajar yang dicapai.

Mengetahui Pancur Batu, Juli 2023


Kepala Sekolah SMK Guru Mata Pelajaran

YOSEF MARKO BOANGMANALU LAWRENCE SIBARANI, [Link]


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

A. Identitas Sekolah:
Nama Sekolah : SMK TI Era Utama Pancurbatu
Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor
Kompetensi Keahlian : Teknik Dan Bisnis Sepeda Motor
Kelas/Semester : XII TBSM / 2
Alokasi Waktu : 12 x 45 menit

B. Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD):


1. Kompetensi Inti
a. Sikap
Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual,
konseptual, operasional dasar dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja
semua bidang keahlian pada tingkat teknis, spesifik, detail dan kompleks, berkenaan dengan
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dan humaniora dalam konteks pengembangan
potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional,
regional dan internasional
b. Pengetahuan
Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi dan prosedur kerja yang
lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja semua bidang
keahlian
c. Ketrampilan
Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai
dengan standar kompetensi kerja
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah dan menyaji secara efektif, kreatif,
produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif dan solutif dalam ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan
tugas spesifik di bawah pengawasan langsung
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir,
menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung
2. Kompetensi Dasar
a. KD pada KI-3
 Menerapkan alur kerja di bengkel
b. KD pada KI-4
 Melaksanakan alur kerja di bengkel

C. Indikator Pencapaian Kompetensi:


1. Indikator KD pada KI-3
a. Menyebutkan alur kerja di bengkel
b. Menjelaskan alur kerja di bengkel
c. Melaksanakan alur kerja di bengkel
2. Indikator KD pada KI-4
a. Mematuhi alur kerja di bengkel
b. Melaksanakan alur kerja di bengkel
D. Tujuan Pembelajaran:
Setelah menggali informasi dan diskusi peserta didik diharapkan dapat :
1. Menyebutkan alur kerja di bengkel dengan teliti dan sopan
2. Menjelaskan alur kerja di bengkel dengan teliti dan sopan
3. Melaksanakan alur kerja di bengkel dengan sungguh-sungguh
4. Mematuhi alur kerja di bengkel dengan benar
5. Melaksanakan alur kerja di bengkel dengan baik
E. Materi Pembelajaran:
Struktur Organisasi Bengkel
Sebenarnya tidak ada kemutlakan bagaimana seharusnya struktur organisasi bengkel dibuat.
Penentuan struktur organisasi pada bengkel, seperti halnya pada organisasi lain perlu
mempertimbangkan efektivitas dan efisiensi. Jadi, pada bengkel pun penentuan struktur
organisasinya didasarkan pada luas tidaknya kegiatan bengkel. Namun secara garis besar, satuan-
satuan organisasi berikut ini harus ada pada struktur organisasi bengkel, yaitu kepala
bengkel/wakilnya, seksi-seksi (misalnya seksi produksi, gudang, perawatan dan perbaikan, dan
lain-lain sesuai dengan jenis kegiatannya, dan pelaksana- pelaksana di dalam seksi-seksi tersebut.
Pada bengkel yang lebih kecil, yang mungkin hanya mempunyai satu jenis kegiatan, Kepala Seksi
dapat diganti dengan mandor yang membawahi beberapa pelaksana- pelaksana.
1. Uraian Tugas
Garis besar tugas satuan-satuan organisasi bengkel yang paling sederhana sebagai berikut:
a. Kepala Bengkel:
- Merencanakan, membuat keputusan, mengarahkan, mengoordinasi, mengendalikan, dan
menyempurnakan pelaksanaan urusan produksi, gudang, perawatan/perbaikan, dan
urusan administrasi bengkel.
- Mengadakan hubungan kerja sama dengan pihak-pihak di luar bengkel.
- Mempertanggungjawabkan tugasnya kepada manager (jika ada).
b. Kepala Seksi
- Merencanakan, membuat keputusan, mengarahkan, mengkordinir, mengendalikan, dan
menyempurnakan pelaksanaan produksi (untuk kasi produksi), Gudang(untuk kasi
gudang), perawatan dan perbaikan (untuk kasi perawatan dan perbaikan).
- Melaksanakan hubungan kerjasama antarseksi.
- Mempertanggungjawabkan tugasnya kepada kepala bengkel.
c. Pelaksana
- Melaksanakan perintah kerja
- Mempertanggungjawabkan tugasnya kepada kepala seksi.
d. Bagian Administrasi(bila ada)
Membantu pimpinan dalam urusan surat-menyurat, rekapitulasi data-data, dan kearsipan.
2. Optimasi Bengkel
Bengkel yang didirikan dengan peralatan/fasilitas yang memadai tentu membutuhkan dana
yang cukup besar. Pendirian bengkelseperti ini secara ekonomis pastilah mengharapkan
keuntungan yang sebesar-besarnya pula.
Bengkel pelatihan di sekolah teknik yang didirikan oleh pemerintah, tentunya dimaksudkan
agar dapat dimanfaatkan untuk melatihkan keterampilan kepada siswa sebanyak-banyaknya.
Hal ini mengingat bahwa mendirikan sekolah teknik dengan fasilitas praktek yang memadai
akan membutuhkan dana yang cukup besar. Namun, suatu bengkel tentunya juga mempunyai
keterbatasan-keterbatasan, seperti keterbatasan daya tampung ruang serta jumlah ataupun
kemampuan mesin/peralatan yang dapat digunakan. Oleh sebab itu, para pengelola bengkel
perlu memperhitungkan kemampuan/kapasitas bengkel yang paling memungkinkan(optimal)
untuk digunakan. Optimasi (pengoptimalan) bengkel sering diukur dengan efisiensi
penggunaan bengkel tersebut. Yang dimaksud dengan efisiensi adalah perbandingan antara
waktu yang digunakan dengan waktu yang ditetapkan. Efisiensi ini biasanya dinyatakan dalam
persentase. Untuk bengkel, efisiensi yang baik antara 60% - 80%. Efisiensi yang kurang dari
60% berarti banyak ruang/mesin yang menganggur,sedangkan harga diatas 80% berarti beban
ruang/mesin cukup berat .
Harga efisiensi tersebut dapat dihitung dengan rumus :
Efn  x 100 %
Wg
Wt

Keterangan :
Efn = Efisiensi dalam prosen (%)
Wg = Jumlah waktu yang digunakan (jam)
Wt = Jumlah waktu yang ditentukan (jam)
Waktu yang ditentukan ini merupakan waktu maksimum yang dapat digunakan sebagai
patokan, misalnya jam kerja, jam praktik siswa, atau berdasarkan perhitungan masa tahan
mesin.
Perhitungan ini adalah perhitungan efisiensi tiap-tiap mesin/peralatan didalam bengkel,
sedangkan efisiensi bengkel sama dengan rata-rata dari totalitas efisiensi tiap-tiap
mesin/peralatan tersebut.
Pada bengkel pelatihan/praktik perlu diperhitungkan juga efisiensi ruang praktik/shop
berkaitan dengan jumlah grup peserta. Efisiensi ruang dapat dihitung dengan rumus:

Jg . Wg
Efn  x 100 %
Jb . Wt
Keterangan :
Efn = Efisiensi (%)
Wg = Jumlah waktu yang digunakan (jam praktek per minggu)
Wt = Jumlah waktu yang ditentukan ( jamkerja lembaga perminggu)
Jg = Jumlah grup yang berpraktik
Jb = Jumlah shop/bengkel yang digunakan

F. Pendekatan, Strategi dan Metode:


1. Pendekatan : Saintifik
Menggunakan pendekatan ini dikarenakan pada akhirnya siswa
dituntut untuk menemukan/menciptakan suatu prodak barang/jasa,
dengan pembelajaran 5m (Mengamati, menanya, mengumpulkan
informasi, mengasosiasi, mengkomunikasikan)
2. Model : Inquiry learning (Pembelajaran inkuiri)
Model ini digunakan karena setelah selesai pembelajaran teori siswa
langsung dihadapkan dengan praktik yang mana siswa diharapkan
menemukan sendiri, dengan demikian siswa akan mengingat materi
tersebut dalam jangka waktu yang lama dikarenakan siswa
menemukan sendiri
3. Strategi dan Metode : Ceramah, diskusi dan inkuiri
Diharapkan dengan diskusi dan inkuiri siswa mampu mempunyai
pemahaman yang sama tentang pembelajaran Pengelolaan Bengkel
Sepeda Motor, sehingga semua siswa menjadi siswa yang produktif
dan kreatif.

G. Kegiatan Pembelajaran:
Pertemuan 1 (6 x 45 menit)
Tahapan Alokasi
NO Perencanaan Kegiatan
Pembelajaran Waktu
1. Kegiatan  Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk 30
Awal. mengikuti pembelajaran dengan diawali berdoa, menanyakan Menit
kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan
buku tulis dan sumber belajar
 Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik
menerapkan alur kerja di bengkel
 Guru mengingatkan kembali tentang konsep-konsep yang
telah dipelajari oleh peserta didik yang berhubungan dengan
materi baru yang akan dipelajari
 Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab mengenai
menerapkan alur kerja di bengkel
 Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan
pembelajaran yang akan dicapai
 Guru membimbing peserta didik melalui tanya jawab tentang
manfaat proses pembelajaran
 Guru menjelaskan materi dan kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan peserta didik
2. Kegiatan Inti  Mengamati 210
a. Guru meminta peserta didik mencermati masalah sehari- hari Menit
yang berkaitan dengan menerapkan alur kerja di bengkel
b. Guru memberikan penjelasan singkat menerapkan alur kerja di
bengkel sehingga menumbuhkan rasa ingin tahu peserta didik
c. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik
serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya bersahabat/komunikatif, kerja keras,
rasa ingin tahu, dan tanggung jawab
d. Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam
mengamati
 Menanya
a. Guru memotivasi, mendorong kreativitas dalam bentuk
bertanya, memberi gagasan yang menarik dan menantang
untuk didalami
b. Guru membahas dan diskusi mempertanyakan tentang
masalah sehari-hari yang berkaitan dengan menerapkan alur
kerja di bengkel
 Mengumpulkan Informasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menggali informasi
tentang masalah sehari-hari yang berkaitan dengan
menerapkan alur kerja di bengkel
b. Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi
dan mendiskusikan jawaban atas pertanyaan yang sudah
disusun dan mengerjakan Latihan dan Kegiatan di buku
Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII dan mencari sumber
belajar lain
c. Guru dapat menyediakan sumber belajar buku Pengelolaan
Bengkel Sepeda Motor XII dan referensi lain
d. Guru dapat menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan
memberikan konfirmasi atas jawaban peserta didik, atau
menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
e. Guru dapat menunjukkan sumber belajar lain yang dapat
dijadikan referensi untuk menjawab pertanyaan
 Mengasosiasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menganalisis
Menerapkan alur kerja di bengkel dalam masalah sehari- hari
b. Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan
hubungan atas berbagai informasi yang sudah diperoleh
sebelumnya
c. Guru bersama peserta didik bertanya jawab meluruskan
kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
 Mengomunikasikan
a. Menyajikan secara tertulis atau lisan hasil pembelajaran, apa
yang telah dipelajari, keterampilan atau materi yang masih
perlu ditingkatkan, atau strategi
atau konsep baru yang ditemukan berdasarkan apa
yang dipelajari mengenai menerapkan alur kerja di bengkel
b. Memberikan tanggapan hasil presentasi meliputi tanya jawab
untuk mengonfirmasi, sanggahan dan alasan, tambahan
informasi, atau melengkapi informasi ataupun tanggapan
lainnya
c. Membuat rangkuman materi dari kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan

3. Kegiatan  Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi 30


Penutup pembelajaran melalui tanya jawab klasikal dan mendorong peserta Menit
didik untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan YME
 Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses
pembelajaran yang telah dilakukan
 Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil
telaah individu maupun kelompok
 Guru melakukan tes tertulis dengan menggunakan Uji
Kompetensi atau soal yang disusun guru sesuai tujuan
pembelajaran
 Guru dapat meminta peserta didik untuk meningkatkan
pemahamannya tentang konsep, prinsip atau teori yang telah
dipelajari dari buku-buku pelajaran yang relevan atau sumber
informasi lainnya
 Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk
pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan konseling
dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun
kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada
pertemuan berikutnya
Pertemuan 2 (6 x 45 menit)
Tahapan Alokasi
NO Perencanaan Kegiatan
Pembelajaran Waktu
1. Kegiatan  Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk 30
Awal. mengikuti pembelajaran dengan diawali berdoa, menanyakan Menit
kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan
buku tulis dan sumber belajar
 Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik
melaksanakan alur kerja di bengkel
 Guru mengingatkan kembali tentang konsep-konsep yang telah
dipelajari oleh peserta didik yang berhubungan dengan materi
baru yang akan dipelajari
 Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab mengenai
melaksanakan alur kerja di bengkel
 Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai
 Guru membimbing peserta didik melalui tanya jawab tentang
manfaat proses pembelajaran
 Guru menjelaskan materi dan kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan peserta didik
2. Kegiatan Inti  Mengamati 210
a. Guru meminta peserta didik mencermati masalah sehari- hari Menit
yang berkaitan dengan melaksanakan alur kerja di bengkel
b. Guru memberikan penjelasan singkat tentang melaksanakan
alur kerja di bengkel sehingga menumbuhkan rasa ingin tahu
peserta didik
c. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik
serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya bersahabat/komunikatif, kerja keras,
rasa ingin tahu, dan tanggung jawab
d. Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam mengamati
 Menanya
a. Guru memotivasi, mendorong kreativitas dalam bentuk
bertanya, memberi gagasan yang menarik dan menantang
untuk didalami
b. Guru membahas dan diskusi mempertanyakan tentang
masalah sehari-hari yang berkaitan dengan melaksanakan
alur kerja di bengkel
 Mengumpulkan Informasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menggali informasi
tentang masalah sehari-hari yang berkaitan dengan
melaksanakan alur kerja di bengkel
b. Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi
dan mendiskusikan jawaban atas pertanyaan yang sudah
disusun dan mengerjakan Latihan dan Kegiatan di buku
Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII dan mencari sumber
belajar lain
c. Guru dapat menyediakan sumber belajar buku Pengelolaan
Bengkel Sepeda Motor XII dan referensi lain
d. Guru dapat menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan
memberikan konfirmasi atas jawaban peserta didik, atau
menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
e. Guru dapat menunjukkan sumber belajar lain yang dapat
dijadikan referensi untuk menjawab pertanyaan
 Mengasosiasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menganalisis
melaksanakan alur kerja di bengkel dalam masalah sehari-
hari
b. Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan
hubungan atas berbagai informasi yang sudah diperoleh
sebelumnya
c. Guru bersama peserta didik bertanya jawab meluruskan
kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
 Mengomunikasikan
a. Menyajikan secara tertulis atau lisan hasil pembelajaran, apa
yang telah dipelajari, keterampilan atau materi yang masih
perlu ditingkatkan, atau strategi atau konsep baru yang
ditemukan berdasarkan apa yang dipelajari mengenai
melaksanakan alur kerja di bengkel
b. Memberikan tanggapan hasil presentasi meliputi tanya jawab
untuk mengonfirmasi, sanggahan dan alasan, tambahan
informasi, atau melengkapi informasi ataupun tanggapan
lainnya
c. Membuat rangkuman materi dari kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan

3. Kegiatan  Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi 30


Penutup pembelajaran melalui tanya jawab klasikal dan mendorong peserta Menit
didik untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan YME
 Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses
pembelajaran yang telah dilakukan
 Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil
telaah individu maupun kelompok
 Guru melakukan tes tertulis dengan menggunakan Uji
Kompetensi atau soal yang disusun guru sesuai tujuan
pembelajaran
 Guru dapat meminta peserta didik untuk meningkatkan
pemahamannya tentang konsep, prinsip atau teori yang telah
dipelajari dari buku-buku pelajaran yang relevan atau sumber
informasi lainnya
 Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk
pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan konseling
dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun
kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya

H. Alat/Bahan dan Media Pembelajaran:


1. Alat : Laptop
2. Bahan : LCD / Proyektor
3. Media : Power Point

I. Sumber Belajar:
1. Buku paket
2. Buku lain yang relevan
3. Buku Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII

J. Penilaian Pembelajaran:
1. Teknik Penilaian
Kuis, tugas individu/kelompok, unjuk kerja, dan portofolio
2. Instrumen Penilaian:
Pertanyaan lisan, tes tertulis, dan pengamatan sikap
Penilaian Sikap
Teknik Waktu Instrumen
No. Aspek yang Dinilai Keterangan
Penilaian Penilaian Penilaian
a. Bersahabat/komunikatif Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
b. Kerja keras Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
c. Rasa ingin tahu Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
d. Tanggung jawab Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
Keterangan:
a. BT (Belum Tampak), jika sama sekali tidak menunjukkan usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas
b. MT (Mulai Tampak), jika menunjukkan sudah ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas tetapi masih sedikit dan belum ajeg/konsisten
c. MB (Mulai Berkembang), jika menunjukkan ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas yang cukup sering dan mulai ajeg/konsisten
d. MK (Membudaya), jika menunjukkan adanya usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas secara terus-menerus dan ajeg/konsisten
Penilaian Hasil
Indikator Pencapaian Teknik Bentuk
Instrumen
Kompetensi Penilaian Penilaian
a. Menyebutkan alur Tes tertulis Uraian 1) Jelaskan apa yang dimaksud
kerja di bengkel dengan alur kerja bengkel !
b. Menjelaskan alur 2) Jelaskan mengapa alur kerja
kerja di bengkel bengkel penting dalam suatu
c. Melaksanakan alur bengkel!
kerja di bengkel 3) Buatlah alur kerja bengkel
c. Mematuhi alur kerja di beserta diskripsinya!
bengkel
d. Melaksanakan alur
kerja di bengkel

3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan:


a. Remedial dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peerta didik belum mencapai
Kriteria Ketuntasan Belajar .
b. Pengayaan dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peserta didik sudah mencapai
KKM, tetapi peserta didik belum puas dengan hasil belajar yang dicapai.

Mengetahui Pancur Batu, Juli 2023


Kepala Sekolah SMK Guru Mata Pelajaran

YOSEF MARKO BOANGMANALU LAWRENCE SIBARANI, [Link]


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

A. Identitas Sekolah:
Nama Sekolah : SMK TI Era Utama Pancurbatu
Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor
Kompetensi Keahlian : Teknik Dan Bisnis Sepeda Motor
Kelas/Semester : XII TBSM / 2
Alokasi Waktu : 6 x 45 menit

B. Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD):


1. Kompetensi Inti
a. Sikap
Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual,
konseptual, operasional dasar dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja
semua bidang keahlian pada tingkat teknis, spesifik, detail dan kompleks, berkenaan dengan
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dan humaniora dalam konteks pengembangan
potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional,
regional dan internasional
b. Pengetahuan
Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi dan prosedur kerja yang
lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja semua bidang
keahlian
c. Ketrampilan
Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai
dengan standar kompetensi kerja
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah dan menyaji secara efektif, kreatif,
produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif dan solutif dalam ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan
tugas spesifik di bawah pengawasan langsung
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir,
menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung
2. Kompetensi Dasar
a. KD pada KI-3
 Memahami prinsip-prinsip teknisi professional
b. KD pada KI-4
 Menerapakan prinsisp-prinsip teknisi professional

C. Indikator Pencapaian Kompetensi:


1. Indikator KD pada KI-3
a. Menyebutkan prinsip-prinsip teknisi professional
b. Menginteprestasikan prinsip-prinsip teknisi professional
c. Menjelaskan prinsip-prinsip teknisi profesional
2. Indikator KD pada KI-4
a. Mereplikasi prinsip-prinsip teknisi professional
b. Melaksanakan prinsip-prinsip teknisi professional
D. Tujuan Pembelajaran:
Setelah menggali informasi dan diskusi peserta didik diharapkan dapat :
1. Menyebutkan prinsip-prinsip teknisi professional
2. Menginteprestasikan prinsip-prinsip teknisi professional
3. Menjelaskan prinsip-prinsip teknisi profesional
4. Mereplikasi prinsip-prinsip teknisi professional
5. Melaksanakan prinsip-prinsip teknisi professional
E. Materi Pembelajaran:
Teknisi umumnya adalah seseorang yang menguasai bidang teknologi tertentu yang lebih banyak
memahami teori bidang tersebut, seperti insinyur. Umumnya mereka lebih menguasai teknik
dibandingkan layperson rata-rata, atau malah profesional dalam bidang itu. Pemahaman tingkat
menengah atas teori dan teknik tingkat tinggi umumnya dikuasai oleh teknisi untuk menjadi ahli
dalam hal peralatan tertentu. Ini bisa menjadi bagian proses (manufaktur) yang lebih besar.
Teknisi bila dikelompokkan sebagai pekerja terlatih maupun pekerja setengah terlatih.
Teknisi bisa ditemukan di sejumlah bidang, dan biasanya memiliki gelar pekerjaan dengan
predikat 'teknisi' menyusul kategori kerja yang lebih cocok.
Prinsip-prinsip teknisi profesional:
1. Penampilan Profesional
 Mengenakan seragam yang bersih
 Selalu mengenakan sepatu kerja (safety shoes)
2. Penanganan dan Perlakuan Kendaraan yang Baik
 Gunakan selalu seat cover, floor mate, steering cover, fender cover dan grill cover
 Kendarai kendaraan pelanggan dengan hati-hati
 Jangan menggunakan perlengkapan audio pelanggan
3. Kerapihan dan Kebersihan
 Membuang item-item yang tidak di perlukan
 Bekerja dengan kendaraan diparkir lurus di stall
4. Keselamatan Kerja
 Gunakan APD (alat pelindung diri)
5. Perencanaan dan Persiapan
 Pastikan anda memahami permintaan pelanggan dan instruksi service advisor
 Rencanakan pekerjaan anda
 Pastikan bahwa part yang diperlukan ada di stok
 Lakukan pekerjaan sesuai dengan repair order untuk menghindari kesalahan
6. Pekerjaan yang Cepat dan Dapat dihandalkan
 Gunakan SST (special service tool) yang tepat
 Bekerjalah sesuai dengan buku pedoman reparasi
 Manfaatkan pelatihan yang tersedia
7. Selesai Sesuai Waktu yang dijanjikan
 sesekali periksa apakah anda dapat menyelesaikan pekerjaan tepat waktu
8. Memeriksa pekerjaan Bila Telah Selesai
 Pastikan bahwa pekerjaan utama telah diselesaikan
 Stel kembali jam, radio, dll bila memorinya telah di hapus
9. Simpan Part-part Lama
 Letakan part-part lama di dalam kantong plastik
 Letakkan part-part lama di dalam kendaraan
10. Tindak Lanjut
 Beritahu foreman bila ada informasi tambahan yang tidak tertulis di order
perbaikan
 Beritahu foreman bila pekerjaan telah selesai dan minta untuk mengeceknya
kembali

F. Pendekatan, Strategi dan Metode:


1. Pendekatan : Saintifik
Menggunakan pendekatan ini dikarenakan pada akhirnya siswa
dituntut untuk menemukan/menciptakan suatu prodak barang/jasa,
dengan pembelajaran 5m (Mengamati, menanya, mengumpulkan
informasi, mengasosiasi, mengkomunikasikan)
2. Model : Inquiry learning (Pembelajaran inkuiri)
Model ini digunakan karena setelah selesai pembelajaran teori siswa
langsung dihadapkan dengan praktik yang mana siswa diharapkan
menemukan sendiri, dengan demikian siswa akan mengingat materi
tersebut dalam jangka waktu yang lama dikarenakan siswa
menemukan sendiri
3. Strategi dan Metode : Ceramah, diskusi dan inkuiri
Diharapkan dengan diskusi dan inkuiri siswa mampu mempunyai
pemahaman yang sama tentang pembelajaran Pengelolaan Bengkel
Sepeda Motor, sehingga semua siswa menjadi siswa yang produktif
dan kreatif.

G. Kegiatan Pembelajaran:
Pertemuan 3 (8 x 45 menit)
Tahapan Alokasi
NO Perencanaan Kegiatan
Pembelajaran Waktu
1. Kegiatan  Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk 30
Awal. mengikuti pembelajaran dengan diawali berdoa, menanyakan Menit
kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan
buku tulis dan sumber belajar
 Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik
memahami dan menerapkan prinsip-prinsip teknisi professional
 Guru mengingatkan kembali tentang konsep-konsep yang telah
dipelajari oleh peserta didik yang berhubungan dengan materi
baru yang akan dipelajari
 Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab mengenai
memahami dan menerapkan prinsip-prinsip teknisi professional
 Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai
 Guru membimbing peserta didik melalui tanya jawab tentang
manfaat proses pembelajaran
 Guru menjelaskan materi dan kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan peserta didik

2. Kegiatan Inti  Mengamati 210


a. Guru meminta peserta didik mencermati masalah sehari- hari Menit
yang berkaitan dengan memahami dan menerapkan prinsip-
prinsip teknisi professional
b. Guru memberikan penjelasan singkat tentang perencanaan
dan proses produksi massal sehingga menumbuhkan rasa ingin
tahu peserta didik
c. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik
serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya bersahabat/komunikatif, kerja keras,
rasa ingin tahu, dan tanggung jawab
d. Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam
mengamati
 Menanya
a. Guru memotivasi, mendorong kreativitas dalam bentuk
bertanya, memberi gagasan yang menarik dan menantang
untuk didalami
b. Guru membahas dan diskusi mempertanyakan tentang
masalah sehari-hari yang berkaitan dengan memahami dan
menerapkan prinsip-prinsip teknisi professional
 Mengumpulkan Informasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menggali informasi
tentang masalah sehari-hari yang berkaitan dengan
memahami dan menerapkan prinsip-prinsip teknisi
professional

b. Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi


dan mendiskusikan jawaban atas pertanyaan yang sudah
disusun dan mengerjakan Latihan dan Kegiatan di buku
Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII dan mencari sumber
belajar lain
c. Guru dapat menyediakan sumber belajar buku Pengelolaan
Bengkel Sepeda Motor XII dan referensi lain
d. Guru dapat menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan
memberikan konfirmasi atas jawaban peserta didik, atau
menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
e. Guru dapat menunjukkan sumber belajar lain yang dapat
dijadikan referensi untuk menjawab pertanyaan
 Mengasosiasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menganalisis
memahami dan menerapkan prinsip-prinsip teknisi
professional dalam masalah sehari-hari
b. Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan
hubungan atas berbagai informasi yang sudah diperoleh
sebelumnya
c. Guru bersama peserta didik bertanya jawab meluruskan
kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
 Mengomunikasikan
a. Menyajikan secara tertulis atau lisan hasil pembelajaran, apa
yang telah dipelajari, keterampilan atau materi yang masih
perlu ditingkatkan, atau strategi atau konsep baru yang
ditemukan berdasarkan apa yang dipelajari mengenai
memahami dan menerapkan prinsip-prinsip teknisi
professional
b. Memberikan tanggapan hasil presentasi meliputi tanya jawab
untuk mengonfirmasi, sanggahan dan alasan, tambahan
informasi, atau melengkapi informasi ataupun tanggapan
lainnya
c. Membuat rangkuman materi dari kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan
3. Kegiatan  Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi 30
Penutup pembelajaran melalui tanya jawab klasikal dan mendorong peserta Menit
didik untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan YME
 Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses
pembelajaran yang telah dilakukan
 Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil
telaah individu maupun kelompok
 Guru melakukan tes tertulis dengan menggunakan Uji
Kompetensi atau soal yang disusun guru sesuai tujuan
pembelajaran
 Guru dapat meminta peserta didik untuk meningkatkan
pemahamannya tentang konsep, prinsip atau teori yang telah
dipelajari dari buku-buku pelajaran yang relevan atau sumber
informasi lainnya
 Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk
pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan konseling
dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun
kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya
H. Alat/Bahan dan Media Pembelajaran:
1. Alat : Laptop
2. Bahan : LCD / Proyektor
3. Media : Power Point

I. Sumber Belajar:
1. Buku paket
2. Buku lain yang relevan
3. Buku Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII

J. Penilaian Pembelajaran:
1. Teknik Penilaian
Kuis, tugas individu/kelompok, unjuk kerja, dan portofolio
2. Instrumen Penilaian:
Pertanyaan lisan, tes tertulis, dan pengamatan sikap
Penilaian Sikap
Teknik Waktu Instrumen
No. Aspek yang Dinilai Keterangan
Penilaian Penilaian Penilaian
a. Bersahabat/komunikatif Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
b. Kerja keras Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
c. Rasa ingin tahu Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
d. Tanggung jawab Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
Keterangan:
a. BT (Belum Tampak), jika sama sekali tidak menunjukkan usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas
b. MT (Mulai Tampak), jika menunjukkan sudah ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas tetapi masih sedikit dan belum ajeg/konsisten
c. MB (Mulai Berkembang), jika menunjukkan ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas yang cukup sering dan mulai ajeg/konsisten
d. MK (Membudaya), jika menunjukkan adanya usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas secara terus-menerus dan ajeg/konsisten

Penilaian Hasil
Indikator Pencapaian Teknik Bentuk
Instrumen
Kompetensi Penilaian Penilaian
a. Menyebutkan prinsip- Tes Uraian 1) Jelaskan yang dimaksud
prinsip teknisi dengan teknisi
tertulis
professional professional!
b. Menginteprestasikan 2) Sebutkan 3 prinsip dasar
prinsip-prinsip teknisi teknisi professional!
professional 3) Mengapa seorang teknisi
c. Menjelaskan prinsip- harus menguasai teori
prinsip teknisi maupun praktik!
profesional 4) Jelaskan cara agar menjadi
c. Mereplikasi prinsip- teknisi yang professional!
prinsip teknisi 5) Kenapa seorang teknisi
professional harusprofessional!
d. Melaksanakan prinsip-
prinsip teknisi
professional
3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan:
a. Remedial dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peerta didik belum mencapai
Kriteria Ketuntasan Belajar . Pengayaan dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar
peserta didik sudah mencapai KKM, tetapi peserta didik belum puas dengan hasil
belajar yang dicapai.

Mengetahui Pancur Batu, Juli 2023


Kepala Sekolah SMK Guru Mata Pelajaran

YOSEF MARKO BOANGMANALU LAWRENCE SIBARANI, [Link]


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

A. Identitas Sekolah:
Nama Sekolah : SMK TI Era Utama Pancurbatu
Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor
Kompetensi Keahlian : Teknik Dan Bisnis Sepeda Motor
Kelas/Semester : XII TBSM / 2
Alokasi Waktu : 12 x 45 menit

B. Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD):


1. Kompetensi Inti
a. Sikap
Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual,
konseptual, operasional dasar dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja
semua bidang keahlian pada tingkat teknis, spesifik, detail dan kompleks, berkenaan dengan
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dan humaniora dalam konteks pengembangan
potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional,
regional dan internasional
b. Pengetahuan
Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi dan prosedur kerja yang
lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja semua bidang
keahlian
c. Ketrampilan
Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai
dengan standar kompetensi kerja
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah dan menyaji secara efektif, kreatif,
produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif dan solutif dalam ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan
tugas spesifik di bawah pengawasan langsung
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir,
menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung
2. Kompetensi Dasar
a. KD pada KI-3
 Memahami konsep kerja tim (team work)
b. KD pada KI-4
 Melaksanakan kerja tim (team work)

C. Indikator Pencapaian Kompetensi:


1. Indikator KD pada KI-3
a. Menyebutkan konsep kerja tim (team work)
b. Memberi contoh konsep kerja tim (team work)
c. Menjelaskan konsep kerja tim (team work)
2. Indikator KD pada KI-4
a. Mengikuti kerja tim (team work)
b. Mengimplementasikan kerja tim (team work)
D. Tujuan Pembelajaran:
Setelah menggali informasi dan diskusi peserta didik diharapkan dapat :
1. Menyebutkan konsep kerja tim (team work) dengan sopan
2. Memberi contoh konsep kerja tim (team work) dengan sopan
3. Menjelaskan konsep kerja tim (team work) dengan teliti
4. Mengikuti kerja tim (team work) dengan sungguh-sungguh
5. Mengimplementasikan kerja tim (team work) dengan sungguh-sungguh
E. Materi Pembelajaran:
Teamwork bisa diartikan kerja tim atau kerjasama, team work atau kerja sama tim
merupakan bentuk kerja kelompok dengan keterampilan yang saling melengkapi serta
berkomitmen untuk mencapai target yang sudah disepakati sebelumnya untuk mencapai tujuan
bersama secara efektif dan efisien. Harus disadari bahwa teamwork merupakan peleburan
berbagai pribadi yang menjadi satu pribadi untuk mencapai tujuan bersama. Tujuan tersebut
bukanlah tujuan pribadi, bukan tujuan ketua tim, bukan pula tujuan dari pribadi yang paling
populer di tim.
Dalam sebuah tim yang dibutuhkan adalah kemauan untuk saling bergandeng- tangan
menyelesaikan pekerjaan. Bisa jadi satu orang tidak menyelesaikan pekerjaan atau tidak ahli
dalam pekerjaan A, namun dapat dikerjakan oleh anggota tim lainnya. Inilah yang dimaksudkan
dengan kerja tim, beban dibagi untuk satu tujuan bersama.
Saling mengerti dan mendukung satu sama lain merupakan kunci kesuksesan dari
teamwork. Jangan pernah mengabaikan pengertian dan dukungan ini. Meskipun terjadi
perselisihan antar pribadi, namun dalam tim harus segera menyingkirkannya terlebih dahulu. Bila
tidak kehidupan dalam tim jelas akan terganggu, bahkan dalam satu tim bisa jadi berasal dari latar
belakang divisi yang berbeda yang terkadang menyimpan pula perselisihan. Oleh karena itu,
penting untuk menyadari bahwa kebersamaan sebagai anggota tim di atas segalanya.
Keakraban tim yang sukses biasanya ditandai dengan sikap akrab satu sama lain, setia
kawan, dan merasa senasib sepenanggungan. Para anggota tim saling menyukai dan berusaha
keras untuk mengembangankan dan memelihara hubungan interpersonal. Hubungan
interpersonal menjadi sangat penting karena hal ini akan merupakan dasar terciptanya
keterbukaan dan komunikasi langsung serta dukungan antara sesama anggota team.
Teamwork merupakan sarana yang sangat baik dalam menggabungkan berbagai talenta dan
dapat memberikan solusi inovatif suatu pendekatan yang mapan, selain itu ketrampilan dan
pengetahuan yang beranekaragam yang dimiliki oleh anggota kelompok juga merupakan nilai
tambah yang membuat teamwork lebih menguntungkan jika dibandingkan seorang individu yang
brilian sekalipun.
Teamwork dapat didefinisikan sebagai kumpulan individu yang bekerjasama untuk
mencapai suatu tujuan. Kumpulan individu-individu tersebut memiliki aturan dan mekanisme
kerja yang jelas serta saling tergantung antara satu dengan yang lain. Oleh karena itu sekumpulan
orang yang bekerja dalam satu ruangan, bahkan didalam satu proyek, belum tentu merupakan
sebuah teamwork. Terlebih lagi jika kelompok tersebut dikelola secara otoriter, timbul faksi-faksi
di dalamnya, dan minimnya interaksi antar anggota kelompok. Beberapa isu di dalam tim :
1. Adanya tugas (task) dan masalah-masalah yang berhubungan dengan pelaksanaan pekerjaan.
Hal ini seringkali merupakan topik utama yang menjadi perhatian team.
2. Proses yang terjadi di dalam teamwork itu sendiri, misalnya bagaimana mekanisme kerja atau
aturan main sebuah team sebagai suatu unit kerja dari perusahaan, proses interaksi di dalam
team, dan lain-lain
Keuntungan pengambilan keputusan dalam tim :
1. Keputusan yang dibuat secara bersama-sama akan meningkatkan motivasi
team dalam pelaksanaanya.
2. Keputusan bersama akan lebih mudah dipahami oleh team dibandingkan jika hanya
mengandalkan keputusan dari satu orang saja

F. Pendekatan, Strategi dan Metode:


1. Pendekatan : Saintifik
Menggunakan pendekatan ini dikarenakan pada akhirnya siswa
dituntut untuk menemukan/menciptakan suatu prodak barang/jasa,
dengan pembelajaran 5m (Mengamati, menanya, mengumpulkan
informasi, mengasosiasi, mengkomunikasikan)
2. Model : Inquiry learning (Pembelajaran inkuiri)
Model ini digunakan karena setelah selesai pembelajaran teori siswa
langsung dihadapkan dengan praktik yang mana siswa diharapkan
menemukan sendiri, dengan demikian siswa akan mengingat materi
tersebut dalam jangka waktu yang lama dikarenakan siswa
menemukan sendiri
3. Strategi dan Metode : Ceramah, diskusi dan inkuiri
Diharapkan dengan diskusi dan inkuiri siswa mampu mempunyai
pemahaman yang sama tentang pembelajaran Pengelolaan Bengkel
Sepeda Motor, sehingga semua siswa menjadi siswa yang produktif
dan kreatif.

G. Kegiatan Pembelajaran:
Pertemuan 4 (6 x 45 menit)
Tahapan Alokasi
NO Perencanaan Kegiatan
Pembelajaran Waktu
1. Kegiatan  Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk 30
Awal. mengikuti pembelajaran dengan diawali berdoa, menanyakan Menit
kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan
buku tulis dan sumber belajar
 Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik
memahami konsep kerja tim (team work)
 Guru mengingatkan kembali tentang konsep-konsep yang telah
dipelajari oleh peserta didik yang berhubungan dengan materi
baru yang akan dipelajari
 Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab mengenai
memahami konsep kerja tim (team work)
 Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan
pembelajaran yang akan dicapai
 Guru membimbing peserta didik melalui tanya jawab tentang
manfaat proses pembelajaran
 Guru menjelaskan materi dan kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan peserta didik
2. Kegiatan Inti  Mengamati 210
a. Guru meminta peserta didik mencermati masalah sehari- hari Menit
yang berkaitan dengan memahami konsep kerja tim (team
work)
b. Guru memberikan penjelasan singkat tentang memahami
konsep kerja tim (team work) sehingga menumbuhkan rasa
ingin tahu peserta didik
c. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik
serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya bersahabat/komunikatif, kerja keras,
rasa ingin tahu, dan tanggung jawab
d. Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam
mengamati
 Menanya
a. Guru memotivasi, mendorong kreativitas dalam bentuk
bertanya, memberi gagasan yang menarik dan menantang
untuk didalami
b. Guru membahas dan diskusi mempertanyakan tentang
masalah sehari-hari yang berkaitan dengan memahami
konsep kerja tim (team work)
 Mengumpulkan Informasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menggali informasi
tentang masalah sehari-hari yang berkaitan dengan
memahami konsep kerja tim (team work)
b. Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi
dan mendiskusikan jawaban atas pertanyaan yang sudah
disusun dan mengerjakan Latihan dan Kegiatan di buku
Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII dan mencari sumber
belajar lain
c. Guru dapat menyediakan sumber belajar buku Pengelolaan
Bengkel Sepeda Motor XII dan referensi lain
d. Guru dapat menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan
memberikan konfirmasi atas jawaban peserta didik, atau
menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
e. Guru dapat menunjukkan sumber belajar lain yang dapat
dijadikan referensi untuk menjawab pertanyaan
 Mengasosiasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menganalisis
memahami konsep kerja tim (team work) dalam masalah
sehari-hari
b. Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan
hubungan atas berbagai informasi yang sudah diperoleh
sebelumnya
c. Guru bersama peserta didik bertanya jawab meluruskan
kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
 Mengomunikasikan
a. Menyajikan secara tertulis atau lisan hasil pembelajaran, apa
yang telah dipelajari, keterampilan atau materi yang masih
perlu ditingkatkan, atau strategi atau konsep baru yang
ditemukan berdasarkan apa yang dipelajari memahami
konsep kerja tim (team work)
b. Memberikan tanggapan hasil presentasi meliputi tanya jawab
untuk mengonfirmasi, sanggahan dan alasan, tambahan
informasi, atau melengkapi informasi ataupun tanggapan
lainnya
c. Membuat rangkuman materi dari kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan

3. Kegiatan  Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi 30


Penutup pembelajaran melalui tanya jawab klasikal dan mendorong peserta Menit
didik untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan YME
 Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses
pembelajaran yang telah dilakukan
 Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil
telaah individu maupun kelompok
 Guru melakukan tes tertulis dengan menggunakan Uji
Kompetensi atau soal yang disusun guru sesuai tujuan
pembelajaran
 Guru dapat meminta peserta didik untuk meningkatkan
pemahamannya tentang konsep, prinsip atau teori yang telah
dipelajari dari buku-buku pelajaran yang relevan atau
sumber informasi lainnya
 Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk
pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan konseling
dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun
kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada
pertemuan berikutnya
Pertemuan 5 (6 x 45 menit)
Tahapan Alokasi
NO Perencanaan Kegiatan
Pembelajaran Waktu
1. Kegiatan  Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk 30
Awal. mengikuti pembelajaran dengan diawali berdoa, menanyakan Menit
kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan
buku tulis dan sumber belajar
 Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik
melaksanakan kerja tim (team work)
 Guru mengingatkan kembali tentang konsep-konsep yang telah
dipelajari oleh peserta didik yang berhubungan dengan materi
baru yang akan dipelajari
 Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab mengenai
melaksanakan kerja tim (team work)
 Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai
 Guru membimbing peserta didik melalui tanya jawab tentang
manfaat proses pembelajaran
 Guru menjelaskan materi dan kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan peserta didik
2. Kegiatan Inti  Mengamati 210
a. Guru meminta peserta didik mencermati masalah sehari- hari Menit
yang berkaitan dengan melaksanakan kerja tim (team work)
b. Guru memberikan penjelasan singkat tentang melaksanakan
kerja tim (team work) sehingga menumbuhkan rasa ingin tahu
peserta didik
c. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik
serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya bersahabat/komunikatif, kerja keras,
rasa ingin tahu, dan tanggung jawab
d. Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam
mengamati
 Menanya
a. Guru memotivasi, mendorong kreativitas dalam bentuk
bertanya, memberi gagasan yang menarik dan menantang
untuk didalami
b. Guru membahas dan diskusi mempertanyakan tentang
masalah sehari-hari yang berkaitan dengan melaksanakan
kerja tim (team work)
 Mengumpulkan Informasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menggali informasi
tentang masalah sehari-hari yang berkaitan dengan
melaksanakan kerja tim (team work)
b. Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi
dan mendiskusikan jawaban atas pertanyaan yang sudah
disusun dan mengerjakan Latihan dan Kegiatan di buku
Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII dan mencari sumber
belajar lain
c. Guru dapat menyediakan sumber belajar buku Pengelolaan
Bengkel Sepeda Motor XII dan referensi lain
d. Guru dapat menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan
memberikan konfirmasi atas jawaban peserta didik, atau
menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
e. Guru dapat menunjukkan sumber belajar lain yang dapat
dijadikan referensi untuk menjawab pertanyaan
 Mengasosiasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menganalisis
melaksanakan kerja tim (team work) dalam masalah sehari-
hari
b. Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan
hubungan atas berbagai informasi yang sudah diperoleh
sebelumnya
c. Guru bersama peserta didik bertanya jawab meluruskan
kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
 Mengomunikasikan
a. Menyajikan secara tertulis atau lisan hasil pembelajaran, apa
yang telah dipelajari, keterampilan atau materi yang masih
perlu ditingkatkan, atau strategi atau konsep baru yang
ditemukan berdasarkan apa yang dipelajari mengenai
melaksanakan kerja tim (team work)
b. Memberikan tanggapan hasil presentasi meliputi tanya jawab
untuk mengonfirmasi, sanggahan dan alasan, tambahan
informasi, atau melengkapi informasi ataupun tanggapan
lainnya
c. Membuat rangkuman materi dari kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan

3. Kegiatan  Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi 30


Penutup pembelajaran melalui tanya jawab klasikal dan mendorong peserta Menit
didik untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan YME
 Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses
pembelajaran yang telah dilakukan
 Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil
telaah individu maupun kelompok
 Guru melakukan tes tertulis dengan menggunakan Uji
Kompetensi atau soal yang disusun guru sesuai tujuan
pembelajaran
 Guru dapat meminta peserta didik untuk meningkatkan
pemahamannya tentang konsep, prinsip atau teori yang telah
dipelajari dari buku-buku pelajaran yang relevan atau sumber
informasi lainnya
 Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk
pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan konseling
dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun
kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya

H. Alat/Bahan dan Media Pembelajaran:


1. Alat : Laptop
2. Bahan : LCD / Proyektor
3. Media : Power Point

I. Sumber Belajar:
1. Buku paket
2. Buku lain yang relevan
3. Buku Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII
J. Penilaian Pembelajaran:
1. Teknik Penilaian
Kuis, tugas individu/kelompok, unjuk kerja, dan portofolio
2. Instrumen Penilaian:
Pertanyaan lisan, tes tertulis, dan pengamatan sikap
Penilaian Sikap
Teknik Waktu Instrumen
No. Aspek yang Dinilai Keterangan
Penilaian Penilaian Penilaian
a. Bersahabat/komunikatif Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
b. Kerja keras Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
c. Rasa ingin tahu Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
d. Tanggung jawab Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
Keterangan:
a. BT (Belum Tampak), jika sama sekali tidak menunjukkan usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas
b. MT (Mulai Tampak), jika menunjukkan sudah ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas tetapi masih sedikit dan belum ajeg/konsisten
c. MB (Mulai Berkembang), jika menunjukkan ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas yang cukup sering dan mulai ajeg/konsisten
d. MK (Membudaya), jika menunjukkan adanya usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas secara terus-menerus dan ajeg/konsisten

Penilaian Hasil
Indikator Pencapaian Teknik Bentuk
Instrumen
Kompetensi Penilaian Penilaian
a. Menyebutkan konsep Tes tertulis Uraian 1) Sebutkan 3 konsep kerja tim!
kerja tim (team work) 2) Jelaskan bagaimana
b. Memberi contoh menganalisis kerja tim yang
konsep kerja tim (team bagus!
work) 3) Bagamana cara
c. Menjelaskan konsep melakukan kerja tim!
kerja tim (team work) 4) Sebutkan bagian-bagian dari
c. Mengikuti kerja tim kerja tim!
(team work) 5) Buatlah contoh kerja tim
d. Mengimplementasikan beserta tanggung jawab
kerja tim (team work) masing-masing bagian!

3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan:


a. Remedial dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peerta didik belum mencapai
Kriteria Ketuntasan Belajar .
b. Pengayaan dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peserta didik sudah mencapai
KKM, tetapi peserta didik belum puas dengan hasil belajar yang dicapai.

Mengetahui Pancur Batu, Juli 2023


Kepala Sekolah SMK Guru Mata Pelajaran

YOSEF MARKO BOANGMANALU LAWRENCE SIBARANI, [Link]


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

A. Identitas Sekolah:
Nama Sekolah : SMK TI Era Utama Pancurbatu
Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor
Kompetensi Keahlian : Teknik Dan Bisnis Sepeda Motor
Kelas/Semester : XII TBSM / 2
Alokasi Waktu : 6 x 45 menit

B. Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD):


1. Kompetensi Inti
a. Sikap
Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual,
konseptual, operasional dasar dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja
semua bidang keahlian pada tingkat teknis, spesifik, detail dan kompleks, berkenaan dengan
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dan humaniora dalam konteks pengembangan
potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional,
regional dan internasional
b. Pengetahuan
Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi dan prosedur kerja yang
lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja semua bidang
keahlian
c. Ketrampilan
Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai
dengan standar kompetensi kerja
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah dan menyaji secara efektif, kreatif,
produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif dan solutif dalam ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan
tugas spesifik di bawah pengawasan langsung
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir,
menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung
2. Kompetensi Dasar
a. KD pada KI-3
 Menerapkan metode pengontrol kualitas kerja
b. KD pada KI-4
 Menggunakan metode pengontrol kualitas kerja

C. Indikator Pencapaian Kompetensi:


1. Indikator KD pada KI-3
a. Menjelaskan metode pengontrol kualitas kerja
b. Memberi contoh metode pengontrol kualitas kerja
c. Mengadaptasi metode pengontrol kualitas kerja
2. Indikator KD pada KI-4
a. Mempraktekkan metode pengontrol kualitas kerja
b. Melaksanakan sesuai standar metode pengontrol kualitas kerja

D. Tujuan Pembelajaran:
Setelah menggali informasi dan diskusi peserta didik diharapkan dapat :
1. Menjelaskan metode pengontrol kualitas kerja
2. Memberi contoh metode pengontrol kualitas kerja
3. Mengadaptasi metode pengontrol kualitas kerja
4. Mempraktekkan metode pengontrol kualitas kerja
5. Melaksanakan sesuai standar metode pengontrol kualitas kerja

E. Materi Pembelajaran:
Pengendalian mutu total, disebut juga sebagai manajemen mutu total, merupakan suatu
pendekatan yang melampaui teknik-teknik pengendalian mutu statistik biasa dan metode- metode
peningkatan mutu. Pendekatan ini menyiratkan gambaran secara lengkap dan evaluasi ulang dari
spesifikasi-spesifikasi dari produk, tidak hanya mempertimbangkan fitur-fitur terbatas yang dapat
diubah-ubah dalam produk sebelumnya. Jika spesifikasi asli tidak mencerminkan persyaratan
mutu yang benar, maka kualitas dari spesifikasi tersebut tidak dapat diinspeksi atau (bahkan)
diproduksi menjadi produk.
Misalnya, desain dari sebuah bejana tekan harus mencakup tidak hanya material dan dimensi,
tetapi juga bagaimana tentang pengoperasiannya, dampak penggunaannya terhadap lingkungan,
faktor-faktor keamanan, keandalan dan persyaratan-persyaratan kemampu-rawatan, dan
dokumentasi dari temuan-temuan tentang persyaratan- persyaratan tersebut. Manajemen Mutu
Total/ Total Quality Management (TQM) mengacu pada metode manajemen yang digunakan
untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas dalam organisasi bisnis.
TQM adalah pendekatan manajemen yang komprehensif yang bekerja horizontal di seluruh
organisasi, yang melibatkan semua departemen dan karyawan, dan memperluas baik ke
"belakang" maupun ke "depan", termasuk bagi para pemasok dan klien. TQM hanya salah satu
dari banyak akronim yang digunakan untuk menamai sebuah sistem manajemen yang berfokus
pada mutu. Akronim lainnya termasuk CQI (Continuous Quality Improvement/ Peningkatan Putu
Berkelanjutan), SQC (Statistical Quality Control/ Pengendalian Kualitas Statistik), QFD (Quality
Function Deployment), QIDW (Quality in Daily Work/ Kualitas dalam Pekerjaan Sehari-Hari),
TQC (Total Quality Control/ Pengendalian Mutu Total), dll. Seperti halnya pada sistem-sistem
diatas, TQM menyediakan kerangka-kerangka kerja untuk menerapkan produktivitas yang lebih
berkualitas dan inovatif secara efektif yang dapat meningkatkan profitabilitas dan daya saing
organisasi
Kegiatan pengendalian dilaksanakan dengan cara memonitor keluaran (output), membandingkan
dengan standart standart,menafsirkan perbedaan perbedaan dan mengambil tindakan untuk
menyesuaikan kembali proses proses itu sehingga sama / sesuai dengan standar (Buffa 1999 :
109). Pengendalian merupakan kegiatan yang dilakukan untuk menjamin agar kegiatan produksi
dan operas iyang dilaksanakan sesuai dengan apa yang telah direncanakan danapabila terjadi
penyimpangan tersebut dapat dikoreksi sehingga apayang diharapkan tercapai.
Dewasa ini semakin disadari akan pentingnya kualitas yang baik untuk menjaga keseimbangan
kegiatan produksi dan pemasaran suatu produk. Hal ini timbul dari sikap konsumen yang
menginginkan barang dengan kualitas yang terjamin dan semakin ketatnya persaingan antara
perusahaan yang sejenis. Oleh karena itu pihak perusahaan perlu mengambil kebijaksanaan untuk
menjaga kualitas produknya agar diterima konsumen dan dapat bersaing dengan produk sejenis
dari perusahaan lain serta dalam rangka menunjang program jangka panjang perusahaan yaitu
mempertahankan pasar yang telah ada atau menambah pasar perusahaan. Adapun hal tersebut
dapat dilakukan melalui pengendalian kualitas.
Beberapa pengertian kualitas antara lain:
1. Kualitas merupakan suatu kondisi yang berhubungan dengan produk dan jasa manusia,
proses dan lingkungan yang memenuhi atau melebihi harapan (Tjiptono, 2001 :4)
2. Kualitas merupakan totalitas bentuk dan karakteristik barang / jasa yang menunjukkan
kemampuannya untuk memutuskan kebutuhan kebutuhan yang tampak jelas maupun yang
tersembunyi (Render,2001:92)
3. Kualitas merupakan jumlah dari atribut atau sifat-sifat sebagaimana dideskripsikan didalam
produk produk yang bersangkutan (Ahyari,1990 : 238).
Jadi dapat disimpulkan kualitas adalah totalitas bentuk, karakteristik dan atribut sebagaimana
dideskripsikan di dalam produk (barang /jasa), proses dan lingkungan yang memenuhi atau
melebihi harapan / kebutuhan konsumen.
Pengendalian kualitas merupakan alat bagi manajemen untuk memperbaiki kualitas produk bila
diperlukan, mempertahankan kualitas produk yang sudah tinggi dan mengurangi jumlah produk
yang rusak.
Ada beberapa pengertian pengendalian kualitas :
1. Pengendalian kualitas adalah suatu aktifitas untuk menjaga dan mengarahkan agar kualitas
produk perusahaan dapat dipertahankan sebagaimana telah direncanakan (Ahyari,1990 :239)
2. Pengendalian kualitas adalah merencanakan dan melaksanakan cara yang paling ekonomis
untuk membuat sebuah barang yang akan bermanfaat dan memuaskan tuntutan konsumen
secara maksimal (Assauri,1999 : 18)
3 .Pengendalian kualitas merupakan alat penting bagi manajemen untuk memperbaiki kualitas
produk bila diperlukan, mempertahankan kualitas, yang sudah tinggi dan mengurangin jumlah
barang yangb rusak (Reksohadiprojo, 2000 :245).Jadi dapat disimpulkan pengendalian kualitas
adalah aktivitas untuk menjaga, mengarahkan, mempertahankan dan memuaskan tuntutan
konsumen secara maksimal.

F. Pendekatan, Strategi dan Metode:


1. Pendekatan : Saintifik
Menggunakan pendekatan ini dikarenakan pada akhirnya siswa
dituntut untuk menemukan/menciptakan suatu prodak barang/jasa,
dengan pembelajaran 5m (Mengamati, menanya, mengumpulkan
informasi, mengasosiasi, mengkomunikasikan)
2. Model : Inquiry learning (Pembelajaran inkuiri)
Model ini digunakan karena setelah selesai pembelajaran teori siswa
langsung dihadapkan dengan praktik yang mana siswa diharapkan
menemukan sendiri, dengan demikian siswa akan mengingat materi
tersebut dalam jangka waktu yang lama dikarenakan siswa
menemukan sendiri
3. Strategi dan Metode : Ceramah, diskusi dan inkuiri
Diharapkan dengan diskusi dan inkuiri siswa mampu mempunyai
pemahaman yang sama tentang pembelajaran Pengelolaan Bengkel
Sepeda Motor, sehingga semua siswa menjadi siswa yang produktif
dan kreatif.

G. Kegiatan Pembelajaran:
Pertemuan 6 (6 x 45 menit)
Tahapan Alokasi
NO Perencanaan Kegiatan
Pembelajaran Waktu
1. Kegiatan  Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk 30
Awal. mengikuti pembelajaran dengan diawali berdoa, menanyakan Menit
kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan
buku tulis dan sumber belajar
 Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik
menerapkan dan menggunakan metode pengontrol kualitas
kerja
 Guru mengingatkan kembali tentang konsep-konsep yang
telah dipelajari oleh peserta didik yang berhubungan dengan
materi baru yang akan dipelajari
 Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab mengenai
menerapkan dan menggunakan metode pengontrol kualitas
kerja
 Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan
pembelajaran yang akan dicapai
 Guru membimbing peserta didik melalui tanya jawab tentang
manfaat proses pembelajaran
 Guru menjelaskan materi dan kegiatan pembelajaran yang
akan dilakukan peserta didik
2. Kegiatan Inti  Mengamati 210
a. Guru meminta peserta didik mencermati masalah sehari- Menit
hari yang berkaitan dengan menerapkan dan
menggunakan metode pengontrol kualitas kerja
b. Guru memberikan penjelasan singkat tentang menerapkan
dan menggunakan metode pengontrol kualitas kerja
sehingga menumbuhkan rasa ingin tahu peserta didik
c. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta
didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan,
dan sumber belajar lainnya bersahabat/komunikatif, kerja
keras, rasa ingin tahu, dan tanggung jawab
d. Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam
mengamati
 Menanya
a. Guru memotivasi, mendorong kreativitas dalam bentuk
bertanya, memberi gagasan yang menarik dan menantang
untuk didalami
b. Guru membahas dan diskusi mempertanyakan tentang
masalah sehari-hari yang berkaitan dengan memahami
menerapkan dan menggunakan metode pengontrol
kualitas kerja
 Mengumpulkan Informasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menggali
informasi tentang masalah sehari-hari yang berkaitan
dengan memahami menerapkan dan menggunakan
metode pengontrol kualitas kerja
b. Guru membimbing peserta didik untuk mencari
informasi dan mendiskusikan jawaban atas pertanyaan
yang sudah disusun dan mengerjakan Latihan dan
Kegiatan di buku Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor
XII dan mencari sumber belajar lain
c. Guru dapat menyediakan sumber belajar buku
Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII dan referensi
lain
d. Guru dapat menjadi sumber belajar bagi peserta didik
dengan memberikan konfirmasi atas jawaban peserta
didik, atau menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
e. Guru dapat menunjukkan sumber belajar lain yang dapat
dijadikan referensi untuk menjawab pertanyaan
 Mengasosiasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menganalisis
menerapkan dan menggunakan metode pengontrol
kualitas kerja dalam masalah sehari-hari
b. Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan
hubungan atas berbagai informasi yang sudah diperoleh
sebelumnya
c. Guru bersama peserta didik bertanya jawab meluruskan
kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
 Mengomunikasikan
a. Menyajikan secara tertulis atau lisan hasil pembelajaran,
apa yang telah dipelajari,
keterampilan atau materi yang masih perlu ditingkatkan,
atau strategi atau konsep baru yang ditemukan
berdasarkan apa yang dipelajari mengenai memahami
menerapkan dan menggunakan metode pengontrol
kualitas kerja
b. Memberikan tanggapan hasil presentasi meliputi tanya
jawab untuk mengonfirmasi, sanggahan dan alasan,
tambahan informasi, atau melengkapi informasi ataupun
tanggapan lainnya
c. Membuat rangkuman materi dari kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan
3. Kegiatan  Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi 30
Penutup pembelajaran melalui tanya jawab klasikal dan mendorong Menit
peserta didik untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan YME
 Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat
proses pembelajaran yang telah dilakukan
 Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan
hasil telaah individu maupun kelompok
 Guru melakukan tes tertulis dengan menggunakan Uji
Kompetensi atau soal yang disusun guru sesuai tujuan
pembelajaran
 Guru dapat meminta peserta didik untuk meningkatkan
pemahamannya tentang konsep, prinsip atau teori yang telah
dipelajari dari buku-buku pelajaran yang relevan atau sumber
informasi lainnya
 Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk
pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan konseling
dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun
kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya

H. Alat/Bahan dan Media Pembelajaran:


1. Alat : Laptop
2. Bahan : LCD / Proyektor
3. Media : Power Point

I. Sumber Belajar:
1. Buku paket
2. Buku lain yang relevan
3. Buku Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII

J. Penilaian Pembelajaran:
1. Teknik Penilaian
Kuis, tugas individu/kelompok, unjuk kerja, dan portofolio
2. Instrumen Penilaian:
Pertanyaan lisan, tes tertulis, dan pengamatan sikap
Penilaian Sikap
Teknik Waktu Instrumen
No. Aspek yang Dinilai Keterangan
Penilaian Penilaian Penilaian
a. Bersahabat/komunikatif Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
b. Kerja keras Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
c. Rasa ingin tahu Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
d. Tanggung jawab Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
Keterangan:
a. BT (Belum Tampak), jika sama sekali tidak menunjukkan usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas
b. MT (Mulai Tampak), jika menunjukkan sudah ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas tetapi masih sedikit dan belum ajeg/konsisten
c. MB (Mulai Berkembang), jika menunjukkan ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas yang cukup sering dan mulai ajeg/konsisten
d. MK (Membudaya), jika menunjukkan adanya usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas secara terus-menerus dan ajeg/konsisten
Penilaian Hasil
Indikator Pencapaian Teknik Bentuk
Instrumen
Kompetensi Penilaian Penilaian
a. Menjelaskan metode Tes Uraian 1) Jelaskan cara
pengontrol kualitas menganalisis
tertulis
kerja pengontrolan kerja!
b. Memberi contoh 2) Sebutkan 3 contoh
metode pengontrol pengontrol kualitas kerja!
kualitas kerja 3) Sebutkan aktivitas-
c. Mengadaptasi metode aktivitas dalam pengontrol
pengontrol kerja!
kualitas kerja
d. Mempraktekkan
metode pengontrol
kualitas kerja
e. Melaksanakan sesuai
standar metode
pengontrol kualitas
kerja

3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan:


a. Remedial dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peerta didik belum mencapai
Kriteria Ketuntasan Belajar .
b. Pengayaan dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peserta didik sudah
mencapai KKM, tetapi peserta didik belum puas dengan hasil belajar yang dicapai.

Mengetahui Pancur Batu, Juli 2023


Kepala Sekolah SMK Guru Mata Pelajaran

YOSEF MARKO BOANGMANALU LAWRENCE SIBARANI, [Link]


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

A. Identitas Sekolah:
Nama Sekolah : SMK TI Era Utama Pancurbatu
Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor
Kompetensi Keahlian : Teknik Dan Bisnis Sepeda Motor
Kelas/Semester : XII TBSM / 2
Alokasi Waktu : 12 x 45 menit

B. Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD):


1. Kompetensi Inti
a. Sikap
Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual,
konseptual, operasional dasar dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja
semua bidang keahlian pada tingkat teknis, spesifik, detail dan kompleks, berkenaan dengan
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dan humaniora dalam konteks pengembangan
potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional,
regional dan internasional
b. Pengetahuan
Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi dan prosedur kerja yang
lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja semua bidang
keahlian
c. Ketrampilan
Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai
dengan standar kompetensi kerja
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah dan menyaji secara efektif, kreatif,
produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif dan solutif dalam ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan
tugas spesifik di bawah pengawasan langsung
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir,
menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung
2. Kompetensi Dasar
a. KD pada KI-3
 Menganalisis perencanaan kerja
b. KD pada KI-4
 Membuat perencanaan kerja

C. Indikator Pencapaian Kompetensi:


1. Indikator KD pada KI-3
a. Menjelaskan perencanaan kerja
b. Menginteprestasikan perencanaan kerja
c. Menganalisis perencanaan kerja
2. Indikator KD pada KI-4
a. Mengidentifikasi perencanaan kerja
b. Membuat perencanaan kerja
D. Tujuan Pembelajaran:
Setelah menggali informasi dan diskusi peserta didik diharapkan dapat :
1. Menjelaskan perencanaan kerja dengan sopan
2. Menginteprestasikan perencanaan kerja dengan teliti
3. Menganalisis perencanaan kerja dengan teliti
4. Mengidentifikasi perencanaan kerja dengan teliti
5. Membuat perencanaan kerja dengan sungguh-sungguh
E. Materi Pembelajaran:
Mengenai peta kerja dan pengukuran kerja. Peta kerja adalah suatu alat yang menggambarkan
kegiatan kerja secara sistematis dan jelas. Peta kerja yang dipelajari meliputi: peta tangan kiri dan
tangan kanan, peta aliran proses, dan peta regu kerja.
Peta tangan kiri dan tangan kanan ini menggambarkan semua gerakan-gerakan saat bekerja dan
saat menganggur yang dilakukan oleh tangan kiri dan tangan kanan. Peta aliran proses
menggambarkan urutan operasi, baik gerakan pekerja maupun aliran material. Peta ini juga
memperlihatkan bagian proses yang tidak produktif, seperti delay, dan penyimpanan sementara.
Sedangkan peta regu kerja adalah menggambarkan satu seri kerja dari seorang operator
dibandingkan dengan operator lainnya.
Pengukuran kerja adalah suatu aktivitas untuk menentukan waktu standar. Waktu standar adalah
waktu yang diperlukan oleh seorang pekerja terlatih untuk menyelesaikan suatu tugas tertentu,
dengan tingkat kecepatan berlanjut dan menggunakan cara kerja dan peralatan tertentu. Salah satu
cara dalam pengukuran kerja ini adalah dengan studi waktu.

F. Pendekatan, Strategi dan Metode:


1. Pendekatan : Saintifik
Menggunakan pendekatan ini dikarenakan pada akhirnya siswa
dituntut untuk menemukan/menciptakan suatu prodak barang/jasa,
dengan pembelajaran 5m (Mengamati, menanya, mengumpulkan
informasi, mengasosiasi, mengkomunikasikan)
2. Model : Inquiry learning (Pembelajaran inkuiri)
Model ini digunakan karena setelah selesai pembelajaran teori siswa
langsung dihadapkan dengan praktik yang mana siswa diharapkan
menemukan sendiri, dengan demikian siswa akan mengingat materi
tersebut dalam jangka waktu yang lama dikarenakan siswa
menemukan sendiri
3. Strategi dan Metode : Ceramah, diskusi dan inkuiri
Diharapkan dengan diskusi dan inkuiri siswa mampu mempunyai
pemahaman yang sama tentang pembelajaran Pengelolaan Bengkel
Sepeda Motor, sehingga semua siswa menjadi siswa yang produktif
dan kreatif.

G. Kegiatan Pembelajaran:
Pertemuan 7 (6 x 45 menit)
Tahapan Alokasi
NO Perencanaan Kegiatan
Pembelajaran Waktu
1. Kegiatan  Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk 30
Awal. mengikuti pembelajaran dengan diawali berdoa, menanyakan Menit
kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan
buku tulis dan sumber belajar
 Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik
menganalisis perencanaan kerja
 Guru mengingatkan kembali tentang konsep-konsep yang telah
dipelajari oleh peserta didik yang berhubungan dengan materi
baru yang akan dipelajari
 Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab mengenai
menganalisis perencanaan kerja
 Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai
 Guru membimbing peserta didik melalui tanya jawab tentang
manfaat proses pembelajaran
 Guru menjelaskan materi dan kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan peserta didik
2. Kegiatan Inti  Mengamati 210
a. Guru meminta peserta didik mencermati masalah sehari- hari Menit
yang berkaitan dengan menganalisis perencanaan kerja
b. Guru memberikan penjelasan singkat tentang menganalisis
perencanaan kerja sehingga menumbuhkan rasa ingin tahu
peserta didik
c. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik
serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya bersahabat/komunikatif, kerja keras,
rasa ingin tahu, dan tanggung jawab
d. Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam
mengamati
 Menanya
a. Guru memotivasi, mendorong kreativitas dalam bentuk
bertanya, memberi gagasan yang menarik dan menantang
untuk didalami
b. Guru membahas dan diskusi mempertanyakan tentang
masalah sehari-hari yang berkaitan dengan menganalisis
perencanaan kerja
 Mengumpulkan Informasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menggali informasi
tentang masalah sehari-hari yang berkaitan dengan
menganalisis perencanaan kerja
b. Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi
dan mendiskusikan jawaban atas pertanyaan yang sudah
disusun dan mengerjakan Latihan dan Kegiatan di buku
Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII dan mencari sumber
belajar lain
c. Guru dapat menyediakan sumber belajar buku Pengelolaan
Bengkel Sepeda Motor XII dan referensi lain
d. Guru dapat menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan
memberikan konfirmasi atas jawaban peserta didik, atau
menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
e. Guru dapat menunjukkan sumber belajar lain yang dapat
dijadikan referensi untuk menjawab pertanyaan
 Mengasosiasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menganalisis
perencanaan kerja dalam masalah sehari-hari
b. Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan
hubungan atas berbagai informasi yang sudah diperoleh
sebelumnya
c. Guru bersama peserta didik bertanya jawab meluruskan
kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
 Mengomunikasikan
a. Menyajikan secara tertulis atau lisan hasil pembelajaran, apa
yang telah dipelajari, keterampilan atau materi yang masih
perlu ditingkatkan, atau strategi atau konsep baru yang
ditemukan berdasarkan apa yang dipelajari mengenai
menganalisis perencanaan kerja
b. Memberikan tanggapan hasil presentasi meliputi tanya jawab
untuk mengonfirmasi, sanggahan dan alasan,
tambahan informasi, atau melengkapi informasi ataupun
tanggapan lainnya
c. Membuat rangkuman materi dari kegiatan pembelajaran yang
telah dilakukan
3. Kegiatan  Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi 30
Penutup pembelajaran melalui tanya jawab klasikal dan mendorong peserta Menit
didik untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan YME
 Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses
pembelajaran yang telah dilakukan
 Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil
telaah individu maupun kelompok
 Guru melakukan tes tertulis dengan menggunakan Uji
Kompetensi atau soal yang disusun guru sesuai tujuan
pembelajaran
 Guru dapat meminta peserta didik untuk meningkatkan
pemahamannya tentang konsep, prinsip atau teori yang telah
dipelajari dari buku-buku pelajaran yang relevan atau sumber
informasi lainnya
 Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk
pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan konseling
dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun
kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya
Pertemuan 8 (6 x 45 menit)
Tahapan Alokasi
NO Perencanaan Kegiatan
Pembelajaran Waktu
1. Kegiatan  Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk 30
Awal. mengikuti pembelajaran dengan diawali berdoa, menanyakan Menit
kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan
buku tulis dan sumber belajar
 Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik
membuat perencanaan kerja
 Guru mengingatkan kembali tentang konsep-konsep yang telah
dipelajari oleh peserta didik yang berhubungan dengan materi
baru yang akan dipelajari
 Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab mengenai
membuat perencanaan kerja
 Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai
 Guru membimbing peserta didik melalui tanya jawab tentang
manfaat proses pembelajaran
 Guru menjelaskan materi dan kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan peserta didik
2. Kegiatan Inti  Mengamati 210
a. Guru meminta peserta didik mencermati masalah sehari- hari Menit
yang berkaitan dengan membuat perencanaan kerja
b. Guru memberikan penjelasan singkat tentang membuat
perencanaan kerja sehingga menumbuhkan rasa ingin tahu
peserta didik
c. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik
serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya bersahabat/komunikatif, kerja keras,
rasa ingin tahu, dan tanggung jawab
d. Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam
mengamati
 Menanya
a. Guru memotivasi, mendorong kreativitas dalam bentuk
bertanya, memberi gagasan yang menarik dan menantang
untuk didalami
b. Guru membahas dan diskusi mempertanyakan tentang
masalah sehari-hari yang berkaitan dengan membuat
perencanaan kerja
 Mengumpulkan Informasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menggali informasi
tentang masalah sehari-hari yang berkaitan dengan membuat
perencanaan kerja
b. Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi
dan mendiskusikan jawaban atas pertanyaan yang sudah
disusun dan mengerjakan Latihan dan Kegiatan di buku
Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII dan mencari sumber
belajar lain
c. Guru dapat menyediakan sumber belajar buku Pengelolaan
Bengkel Sepeda Motor XII dan referensi lain
d. Guru dapat menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan
memberikan konfirmasi atas jawaban peserta didik, atau
menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
e. Guru dapat menunjukkan sumber belajar lain yang dapat
dijadikan referensi untuk menjawab pertanyaan
 Mengasosiasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menganalisis
membuat perencanaan kerja dalam masalah sehari-hari
b. Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan
hubungan atas berbagai informasi yang sudah diperoleh
sebelumnya
c. Guru bersama peserta didik bertanya jawab meluruskan
kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
 Mengomunikasikan
a. Menyajikan secara tertulis atau lisan hasil pembelajaran, apa
yang telah dipelajari, keterampilan atau materi yang masih
perlu ditingkatkan, atau strategi atau konsep baru yang
ditemukan berdasarkan apa yang dipelajari mengenai
membuat perencanaan kerja
b. Memberikan tanggapan hasil presentasi meliputi tanya jawab
untuk mengonfirmasi, sanggahan dan alasan, tambahan
informasi, atau melengkapi informasi ataupun tanggapan
lainnya
c. Membuat rangkuman materi dari kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan

3. Kegiatan  Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi 30


Penutup pembelajaran melalui tanya jawab klasikal dan mendorong peserta Menit
didik untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan YME
 Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses
pembelajaran yang telah dilakukan
 Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil
telaah individu maupun kelompok
 Guru melakukan tes tertulis dengan menggunakan Uji
Kompetensi atau soal yang disusun guru sesuai tujuan
pembelajaran
 Guru dapat meminta peserta didik untuk meningkatkan
pemahamannya tentang konsep, prinsip atau teori yang
telah dipelajari dari buku-buku pelajaran yang relevan atau
sumber informasi lainnya
 Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk
pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan konseling
dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun
kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada
pertemuan berikutnya

H. Alat/Bahan dan Media Pembelajaran:


1. Alat : Laptop
2. Bahan : LCD / Proyektor
3. Media : Power Point

I. Sumber Belajar:
1. Buku paket
2. Buku lain yang relevan
3. Buku Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII

J. Penilaian Pembelajaran:
1. Teknik Penilaian
Kuis, tugas individu/kelompok, unjuk kerja, dan portofolio
2. Instrumen Penilaian:
Pertanyaan lisan, tes tertulis, dan pengamatan sikap
Penilaian Sikap
Teknik Waktu Instrumen
No. Aspek yang Dinilai Keterangan
Penilaian Penilaian Penilaian
a. Bersahabat/komunikatif Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
b. Kerja keras Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
c. Rasa ingin tahu Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
d. Tanggung jawab Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
Keterangan:
a. BT (Belum Tampak), jika sama sekali tidak menunjukkan usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas
b. MT (Mulai Tampak), jika menunjukkan sudah ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas tetapi masih sedikit dan belum ajeg/konsisten
c. MB (Mulai Berkembang), jika menunjukkan ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas yang cukup sering dan mulai ajeg/konsisten
d. MK (Membudaya), jika menunjukkan adanya usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas secara terus-menerus dan ajeg/konsisten
Penilaian Hasil
Indikator Pencapaian Teknik Bentuk
Instrumen
Kompetensi Penilaian Penilaian
a. Menjelaskan Tes Uraian 1) Jelaskan mengenai
perencanaan kerja perencanaan kerja!
tertulis
b. Menginteprestasikan 2) Sebutkan langkah-
perencanaan kerja langkah penyusunan
c. Menganalisis perencanaan kerja!
perencanaan kerja 3) Sebutkan 3 kendala
d. Mengidentifikasi dalam penyusunan
perencanaan kerja perencanaan kerja!
e. Membuat 4) Buatlah perencanaan
perencanaan kerja kerja!
3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan:
a. Remedial dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peerta didik belum mencapai
Kriteria Ketuntasan Belajar .
b. Pengayaan dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peserta didik sudah mencapai
KKM, tetapi peserta didik belum puas dengan hasil belajar yang dicapai.

Mengetahui Pancur Batu, Juli 2023


Kepala Sekolah SMK Guru Mata Pelajaran

YOSEF MARKO BOANGMANALU LAWRENCE SIBARANI, [Link]


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

A. Identitas Sekolah:
Nama Sekolah : SMK TI Era Utama Pancurbatu
Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor
Kompetensi Keahlian : Teknik Dan Bisnis Sepeda Motor
Kelas/Semester : XII TBSM / 2
Alokasi Waktu : 12 x 45 menit

B. Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD):


1. Kompetensi Inti
a. Sikap
Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual,
konseptual, operasional dasar dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja
semua bidang keahlian pada tingkat teknis, spesifik, detail dan kompleks, berkenaan dengan
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dan humaniora dalam konteks pengembangan
potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional,
regional dan internasional
b. Pengetahuan
Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi dan prosedur kerja yang
lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja semua bidang
keahlian
c. Ketrampilan
Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai
dengan standar kompetensi kerja
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah dan menyaji secara efektif, kreatif,
produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif dan solutif dalam ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan
tugas spesifik di bawah pengawasan langsung
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir,
menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung
2. Kompetensi Dasar
a. KD pada KI-3
 Mendiagnosis awal kerusakan pada system kendaraan
b. KD pada KI-4
 Menganalisis awal kerusakan pada system kendaraan

C. Indikator Pencapaian Kompetensi:


1. Indikator KD pada KI-3
a. Menjelaskan awal kerusakan pada system kendaraan
b. Mengurutkan awal kerusakan pada system kendaraan
c. Mendeteksi awal kerusakan pada system kendaraan
2. Indikator KD pada KI-4
a. Menunjukkan awal kerusakan pada system kendaraan
b. Menduga awal kerusakan pada system kendaraan
D. Tujuan Pembelajaran:
Setelah menggali informasi dan diskusi peserta didik diharapkan dapat :
1. Menjelaskan awal kerusakan pada system kendaraan dengan santun
2. Mengurutkan awal kerusakan pada system kendaraan dengan teliti
3. Mendeteksi awal kerusakan pada system kendaraan dengan teliti
4. Menunjukkan awal kerusakan pada system kendaraan dengan santun
5. Menduga awal kerusakan pada system kendaraan dengan teliti

E. Materi Pembelajaran:
Dalam Forward Chaining aturan-aturan diuji satu demi satu dalam urutan tertentu yang
telah dimasukan aturan kedalam knowledge base. Saat setiap aturan diuji, sistem pakar akan
mengevaluasi apakah kondisinya benar atau salah. Jika kondisinya benar, maka aturan itu
disimpan kemudian aturan berikutnya diuji. Sebaliknya jika kondisinya salah, aturan itu tidak
disimpan dan aturan berikutnya diuji. Proses ini akan berulang sampai seluruh knowledge base
teruji dengan berbagai kondisi dengan rule yang sudah di tentukan.
Inferensi Forward Chaining dalam mengecek kerusakan kendaraan sepeda motor, akan
dimulai dengan memasukkan macam-macam kerusakan mesin yang akan ditelusuri kemudian
dilanjutkan dengan menjawab pertanyaan gejala dari macam kerusakan yang dipilih, dan
seterusnya sampai pada diagnosa kerusakan dengan membandingkan ciri-ciri kerusakan yang
didapat hingga mendapatkan hasil akhir kesimpulan kerusakan tersebut. Proses Penalaran Maju
(forward chaining) pada sistem analisa kerusakan sepeda motor
Dalam penalaran maju, penalaran dimulai dari sekumpulan data(fakta) menuju
kesimpulan :
1. What
Sistem pakar ini digunakan untuk membantu menganalisa terhadap gejala-gejala kerusakan
yang terjadi pada kendaraan sepeda motor, sehingga dapat memudahkan para pengguna
sepeda motor dalam mengetahui kerusakan yang terjadi serta dapat mengetahui tindakan apa
yang seharusnya dilakukan untuk mengantisipasi kerusakan sepeda motor tersebut.
2. Why
Kerusakan sepeda motor yang terjadi biasanya dikarenakan oleh kurangnya perawatan
terhadap sepeda motor dan kurangnya pengetahuan tentang gangguan atau kerusakan yang
terjadi pada sepeda motor. Pengendara sepeda motor yang tidak mengetahui tentang kerusakan
yang terjadi, akan sangat fatal apabila kerusakan tersebut tidak segera ditangani.
3. How
Untuk menghindari adanya kerusakan yang terjadi, para pengguna sepeda motor harus selalu
mengadakan perawatan terhadap sepeda motor secara teratur. Bagi para pengendara sepeda
motor yang masih awam atau kurang mengerti tentang jenis kerusakan sepeda motor, aplikasi
sistem pakar ini akan sangat membantu para pengendara tersebut dalam menganalisa terhadap
gejala kerusakan yang terjadi dan dapat mengetahui solusi/tindakan yang harus dilakukan.

F. Pendekatan, Strategi dan Metode:


1. Pendekatan : Saintifik
Menggunakan pendekatan ini dikarenakan pada akhirnya siswa
dituntut untuk menemukan/menciptakan suatu prodak barang/jasa,
dengan pembelajaran 5m (Mengamati, menanya, mengumpulkan
informasi, mengasosiasi, mengkomunikasikan)
2. Model : Inquiry learning (Pembelajaran inkuiri)
Model ini digunakan karena setelah selesai pembelajaran teori siswa
langsung dihadapkan dengan praktik yang mana siswa diharapkan
menemukan sendiri, dengan demikian siswa akan mengingat materi
tersebut dalam jangka waktu yang lama dikarenakan siswa
menemukan sendiri
3. Strategi dan Metode : Ceramah, diskusi dan inkuiri
Diharapkan dengan diskusi dan inkuiri siswa mampu mempunyai
pemahaman yang sama tentang pembelajaran Pengelolaan Bengkel
Sepeda Motor, sehingga semua siswa menjadi siswa yang produktif
dan kreatif.

G. Kegiatan Pembelajaran:
Pertemuan 9 (6 x 45 menit)
Tahapan Alokasi
NO Perencanaan Kegiatan
Pembelajaran Waktu
1. Kegiatan  Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk 30
Awal. mengikuti pembelajaran dengan diawali berdoa, menanyakan Menit
kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan
buku tulis dan sumber belajar
 Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik
mendiagnosis awal kerusakan pada system kendaraan
 Guru mengingatkan kembali tentang konsep-konsep yang telah
dipelajari oleh peserta didik yang berhubungan dengan materi
baru yang akan dipelajari
 Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab mengenai
mendiagnosis awal kerusakan pada system kendaraan
 Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan
pembelajaran yang akan dicapai
 Guru membimbing peserta didik melalui tanya jawab tentang
manfaat proses pembelajaran
 Guru menjelaskan materi dan kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan peserta didik
2. Kegiatan Inti  Mengamati 210
a. Guru meminta peserta didik mencermati masalah sehari- hari Menit
yang berkaitan dengan mendiagnosis awal kerusakan pada
system kendaraan
b. Guru memberikan penjelasan singkat tentang mendiagnosis
awal kerusakan pada system kendaraan sehingga
menumbuhkan rasa ingin tahu peserta didik
c. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik
serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya bersahabat/komunikatif, kerja keras,
rasa ingin tahu, dan tanggung jawab
d. Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam
mengamati
 Menanya
a. Guru memotivasi, mendorong kreativitas dalam bentuk
bertanya, memberi gagasan yang menarik dan menantang
untuk didalami
b. Guru membahas dan diskusi mempertanyakan tentang
masalah sehari-hari yang berkaitan dengan mendiagnosis
awal kerusakan pada system kendaraan
 Mengumpulkan Informasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menggali informasi
tentang masalah sehari-hari yang berkaitan dengan
mendiagnosis awal kerusakan pada system kendaraan
b. Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi
dan mendiskusikan jawaban atas pertanyaan yang sudah
disusun dan mengerjakan Latihan dan Kegiatan di buku
Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII dan
mencari sumber belajar lain
c. Guru dapat menyediakan sumber belajar buku Pengelolaan
Bengkel Sepeda Motor XII dan referensi lain
d. Guru dapat menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan
memberikan konfirmasi atas jawaban peserta didik, atau
menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
e. Guru dapat menunjukkan sumber belajar lain yang dapat
dijadikan referensi untuk menjawab pertanyaan
 Mengasosiasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menganalisis
mendiagnosis awal kerusakan pada system kendaraan dalam
masalah sehari-hari
b. Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan
hubungan atas berbagai informasi yang sudah diperoleh
sebelumnya
c. Guru bersama peserta didik bertanya jawab meluruskan
kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
 Mengomunikasikan
a. Menyajikan secara tertulis atau lisan hasil pembelajaran, apa
yang telah dipelajari, keterampilan atau materi yang masih
perlu ditingkatkan, atau strategi atau konsep baru yang
ditemukan berdasarkan apa yang dipelajari mengenai
mendiagnosis awal kerusakan pada system kendaraan
b. Memberikan tanggapan hasil presentasi meliputi tanya jawab
untuk mengonfirmasi, sanggahan dan alasan, tambahan
informasi, atau melengkapi informasi ataupun tanggapan
lainnya
c. Membuat rangkuman materi dari kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan

3. Kegiatan  Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi 30


Penutup pembelajaran melalui tanya jawab klasikal dan mendorong peserta Menit
didik untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan YME
 Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses
pembelajaran yang telah dilakukan
 Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil
telaah individu maupun kelompok
 Guru melakukan tes tertulis dengan menggunakan Uji
Kompetensi atau soal yang disusun guru sesuai tujuan
pembelajaran
 Guru dapat meminta peserta didik untuk meningkatkan
pemahamannya tentang konsep, prinsip atau teori yang telah
dipelajari dari buku-buku pelajaran yang relevan atau sumber
informasi lainnya
 Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk
pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan konseling
dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun
kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya
Pertemuan 10 (6 x 45 menit)
Tahapan Alokasi
NO Perencanaan Kegiatan
Pembelajaran Waktu
1. Kegiatan  Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk 30
Awal. mengikuti pembelajaran dengan diawali berdoa, Menit
menanyakan kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas,
kesiapan buku tulis dan sumber belajar
 Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik
menganalisis awal kerusakan pada system kendaraan
 Guru mengingatkan kembali tentang konsep-konsep yang telah
dipelajari oleh peserta didik yang berhubungan dengan materi
baru yang akan dipelajari
 Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab mengenai
menganalisis awal kerusakan pada system kendaraan
 Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai
 Guru membimbing peserta didik melalui tanya jawab tentang
manfaat proses pembelajaran
 Guru menjelaskan materi dan kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan peserta didik
2. Kegiatan Inti  Mengamati 210
a. Guru meminta peserta didik mencermati masalah sehari- hari Menit
yang berkaitan dengan menganalisis awal kerusakan pada
system kendaraan
b. Guru memberikan penjelasan singkat tentang menganalisis
awal kerusakan pada system kendaraan sehingga
menumbuhkan rasa ingin tahu peserta didik
c. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik
serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya bersahabat/komunikatif, kerja keras,
rasa ingin tahu, dan tanggung jawab
d. Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam
mengamati
 Menanya
a. Guru memotivasi, mendorong kreativitas dalam bentuk
bertanya, memberi gagasan yang menarik dan menantang
untuk didalami
b. Guru membahas dan diskusi mempertanyakan tentang
masalah sehari-hari yang berkaitan dengan menganalisis
awal kerusakan pada system kendaraan
 Mengumpulkan Informasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menggali informasi
tentang masalah sehari-hari yang berkaitan dengan
menganalisis awal kerusakan pada system kendaraan
b. Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi
dan mendiskusikan jawaban atas pertanyaan yang sudah
disusun dan mengerjakan Latihan dan Kegiatan di buku
Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII dan mencari sumber
belajar lain
c. Guru dapat menyediakan sumber belajar buku Pengelolaan
Bengkel Sepeda Motor XII dan referensi lain
d. Guru dapat menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan
memberikan konfirmasi atas jawaban peserta didik, atau
menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
e. Guru dapat menunjukkan sumber belajar lain yang dapat
dijadikan referensi untuk menjawab pertanyaan
 Mengasosiasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menganalisis
menganalisis awal kerusakan pada system kendaraan dalam
masalah sehari-hari
b. Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan
hubungan atas berbagai informasi yang sudah diperoleh
sebelumnya
c. Guru bersama peserta didik bertanya jawab meluruskan
kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
 Mengomunikasikan
a. Menyajikan secara tertulis atau lisan hasil pembelajaran, apa
yang telah dipelajari, keterampilan atau materi yang masih
perlu ditingkatkan, atau strategi atau konsep baru yang
ditemukan berdasarkan apa yang dipelajari mengenai
menganalisis awal kerusakan pada system kendaraan
b. Memberikan tanggapan hasil presentasi meliputi tanya jawab
untuk mengonfirmasi, sanggahan dan alasan, tambahan
informasi, atau melengkapi informasi ataupun tanggapan
lainnya
c. Membuat rangkuman materi dari kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan

3. Kegiatan  Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi 30


Penutup pembelajaran melalui tanya jawab klasikal dan mendorong peserta Menit
didik untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan YME
 Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses
pembelajaran yang telah dilakukan
 Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil
telaah individu maupun kelompok
 Guru melakukan tes tertulis dengan menggunakan Uji
Kompetensi atau soal yang disusun guru sesuai tujuan
pembelajaran
 Guru dapat meminta peserta didik untuk meningkatkan
pemahamannya tentang konsep, prinsip atau teori yang telah
dipelajari dari buku-buku pelajaran yang relevan atau sumber
informasi lainnya
 Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk
pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan konseling
dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun
kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya

H. Alat/Bahan dan Media Pembelajaran:


1. Alat : Laptop
2. Bahan : LCD / Proyektor
3. Media : Power Point

I. Sumber Belajar:
1. Buku paket
2. Buku lain yang relevan
3. Buku Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII

J. Penilaian Pembelajaran:
1. Teknik Penilaian
Kuis, tugas individu/kelompok, unjuk kerja, dan portofolio
2. Instrumen Penilaian:
Pertanyaan lisan, tes tertulis, dan pengamatan sikap
Penilaian Sikap
Teknik Waktu Instrumen
No. Aspek yang Dinilai Keterangan
Penilaian Penilaian Penilaian
a. Bersahabat/komunikatif Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
b. Kerja keras Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
c. Rasa ingin tahu Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
d. Tanggung jawab Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
Keterangan:
a. BT (Belum Tampak), jika sama sekali tidak menunjukkan usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas
b. MT (Mulai Tampak), jika menunjukkan sudah ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas tetapi masih sedikit dan belum ajeg/konsisten
c. MB (Mulai Berkembang), jika menunjukkan ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas yang cukup sering dan mulai ajeg/konsisten
d. MK (Membudaya), jika menunjukkan adanya usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas secara terus-menerus dan ajeg/konsisten
Penilaian Hasil
Indikator Pencapaian Teknik Bentuk
Instrumen
Kompetensi Penilaian Penilaian
a. Menjelaskan awal Tes Uraian 1) Jelaskan cara
kerusakan pada system mendiagnosis kerusakan
tertulis
kendaraan awal system kendaraan!
b. Mengurutkan awal 2) Sebutkan langkah-
kerusakan pada system langkah urutan kerusakan
kendaraan pada sistem kendaraan!
c. Mendeteksi awal 3) Bagaimana langkah untuk
kerusakan pada system mengatasi kerusakan sistem
kendaraan kendaraan!
d. Menunjukkan awal
kerusakan pada system
kendaraan
e. Menduga awal
kerusakan pada system
kendaraan

3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan:


a. Remedial dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peerta didik belum mencapai
Kriteria Ketuntasan Belajar .
b. Pengayaan dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peserta didik sudah mencapai
KKM, tetapi peserta didik belum puas dengan hasil belajar yang dicapai.

Mengetahui Pancur Batu, Juli 2023


Kepala Sekolah SMK Guru Mata Pelajaran

YOSEF MARKO BOANGMANALU LAWRENCE SIBARANI, [Link]


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

A. Identitas Sekolah:
Nama Sekolah : SMK TI Era Utama Pancurbatu
Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor
Kompetensi Keahlian : Teknik Dan Bisnis Sepeda Motor
Kelas/Semester : XII TBSM / 2
Alokasi Waktu : 12 x 45 menit

B. Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD):


1. Kompetensi Inti
a. Sikap
Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual,
konseptual, operasional dasar dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja
semua bidang keahlian pada tingkat teknis, spesifik, detail dan kompleks, berkenaan dengan
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dan humaniora dalam konteks pengembangan
potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional,
regional dan internasional
b. Pengetahuan
Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi dan prosedur kerja yang
lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja semua bidang
keahlian
c. Ketrampilan
Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai
dengan standar kompetensi kerja
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah dan menyaji secara efektif, kreatif,
produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif dan solutif dalam ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan
tugas spesifik di bawah pengawasan langsung
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir,
menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung
2. Kompetensi Dasar
a. KD pada KI-3
 Menganalisa laporan pencapaian kerja
b. KD pada KI-4
 Mengevaluasi laporan pencapaian kerja

C. Indikator Pencapaian Kompetensi:


1. Indikator KD pada KI-3
a. Menafsirkan laporan pencapaian kerja
b. Menginteprestasikan laporan pencapaian kerja
c. Menganalisis laporan pencapaian kerja
2. Indikator KD pada KI-4
a. Mengkaji ulang laporan pencapaian kerja
b. Mengkritik laporan pencapaian kerja

D. Tujuan Pembelajaran:
Setelah menggali informasi dan diskusi peserta didik diharapkan dapat :
1. Menafsirkan laporan pencapaian kerja
2. Menginteprestasikan laporan pencapaian kerja
3. Menganalisis laporan pencapaian kerja
4. Mengkaji ulang laporan pencapaian kerja
5. Mengkritik laporan pencapaian kerja
E. Materi Pembelajaran:
Banyak perusahaan meminta karyawannya membuat laporan pencapaian kerja dengan
mengevaluasi diri sendiri agar bisa melaporkan apa saja yang sudah mereka lakukan selama
periode tertentu. Jika Anda bekerja sebagai pembuat notulen rapat, mungkin Anda juga akan
diminta membuat laporan tersebut. Artikel ini menjelaskan cara menyusun laporan pencapaian
kerja yang baik sebab hal ini berperan penting dalam menentukan sukses tidaknya karier Anda.
Memahami Format Laporan Pencapaian Kerja
1. Mulailah menyiapkan laporan dengan menulis pencapaian kerja secara [Link] bagian
atas laporan, sajikan ringkasan dari informasi yang Anda sampaikan untuk memberikan
gambaran menyeluruh tentang performa kerja Anda.
 Contohnya: Anda bekerja di organisasi nirlaba dan atasan meminta Anda membuat
laporan pencapaian kerja. Laporkan secara ringkas dalam satu alinea semua tugas yang
sudah tuntas, misalnya: Anda sudah menyelenggarakan kegiatan yang bermanfaat bagi
pemilik organisasi, berhasil mendapatkan rekognisi di bidang industri, dan membangun
relasi dengan mitra usaha.[1]
 Jangan mencantumkan hal-hal spesifik dalam ringkasan sebab Anda hanya perlu
menyajikan informasi penting untuk memberikan gambaran pencapaian kerja secara
umum. Sebagai pedoman, laporan cukup disajikan dalam 2 halaman, kecuali pemberi
kerja menentukan format yang berbeda. Pastikan dahulu apakah Anda harus membuat
laporan sesuai format tertentu
2. Berikan fakta pendukung secara mendetail. Untuk mendukung setiap informasi dalam
ringkasan yang disampaikan di awal laporan, tulislah hal-hal mendetail sesuai petunjuk
berikut:
 Gunakan format berbentuk daftar. Susunlah laporan untuk setiap kegiatan secara terpisah.
Cantumkan kegiatan sebagai judul laporan diikuti deskripsi kegiatan di bawah judul.
Contohnya: kegiatan yang Anda lakukan adalah “Persiapan dan Pelaksanaan Acara”.
 Di bawah judul, buatlah lis menggunakan angka atau huruf untuk menjelaskan secara
ringkas dan spesifik acara yang Anda selenggarakan termasuk tujuan dan manfaatnya
dalam mendukung tercapainya misi organisasi.
3. Buatlah laporan sesuai format standar agar terkesan profesional. Jangan menyajikan laporan
yang acak-acakan. Alih-alih, siapkan laporan yang diketik rapi dengan fon profesional
menggunakan kertas berukuran standar.
 Cantumkan judul laporan di tengah atas kertas dengan huruf tebal agar informasi tersusun
rapi.
 Di bagian atas laporan, tulislah tanggal penyelesaian laporan. Cantumkan juga nama,
gelar, dan jabatan orang yang menyiapkan laporan
4. Buatlah jurnal selama periode pelaporan. Anda akan lebih mudah menyusun laporan jika
langsung mencatat saat kegiatan sedang berjalan.
 Siapkan buku tulis atau folder untuk mencatat pencapaian kerja selama periode tertentu.
Dengan demikian, Anda lebih mudah menyiapkan laporan kalau atasan memintanya
 Jika hal ini tidak dilakukan, pencapaian penting di awal periode laporan mungkin sudah
terlupakan.
Menyajikan Konten yang Berkualitas
1. Jelaskan target yang ingin Anda capai dan ekspektasi kerja yang harus Anda penuhi.
Ingatkan pembaca bahwa di awal periode pelaporan, ada target yang ingin Anda capai.
Pastikan bahwa Anda sudah tahu tujuan organisasi dan kontribusi kerja yang diharapkan dari
Anda. Jika Anda belum tahu, tanyakan hal-hal tersebut kepada pemberi kerja.
 Kemudian, jelaskan bahwa Anda sudah berhasil mencapai target dengan memberikan
data aktual. Buatlah laporan yang menyajikan komparasi data antara target dan
realisasinya.
 Contohnya: Anda berhasil menggalang dana lebih dari yang ditargetkan dan pencapaian
ini merupakan hal yang positif bagi investor dan atasan. Akan tetapi, hasil kerja tersebut
belum bisa dianggap sebagai keberhasilan dan sulit ditentukan seberapa tinggi
keberhasilan Anda kalau tidak ada data pembanding
2. Masukkan informasi visual dalam laporan. Lampirkan beberapa tabel atau grafik yang
mempermudah pembaca memvisualisasikan data yang Anda sajikan.
 Ingatlah bahwa pembaca yang sibuk biasanya hanya membaca laporan sekilas.
Adakalanya, sarana visual mampu menyampaikan informasi secara lebih efektif.
 Akan tetapi, jangan menyajikan grafik terlalu banyak. Pilihlah 1-2 grafik yang bisa
menjelaskan informasi penting.
3. Berfokuslah membahas “CAR”. CAR merupakan singkatan
dari: Challenge(tantangan), Action (tindakan), Results (hasil). Anda bisa membuat laporan
pencapaian kerja yang sistematis dengan membahas ketiga hal tersebut.
 Tentukan tantangan yang Anda hadapi. Jelaskan tindakan yang Anda lakukan untuk
mengatasi tantangan dan apa hasilnya. Contohnya: sebagai manajer restoran, tulislah
dalam laporan: “Tantangan: antrean tamu semakin panjang pada jam sibuk saat makan
malam dan pelanggan yang mengeluh naik 10%. Tindakan: meminta 1 orang pramusaji
mulai bekerja 1 jam lebih awal untuk meningkatkan kualitas pelayanan selama jam sibuk.
Hasil: pelanggan yang mengeluh turun menjadi 2 orang atau turun 80%”.
 Buatlah laporan dengan memberikan informasi yang spesifik. Pencapaian yang tidak
terukur, misalnya: “Saya mampu bekerja dengan baik dalam tim” tidak bermanfaat sebab
setiap orang bisa mengatakan hal yang sama. Jadi, Anda harus mampu menunjukkan
hubungan antara hasil dengan masalah yang harus diatasi dan melaporkan prestasi kerja
dengan memberikan data dan informasi yang spesifik
4. Jelaskan metodologi yang Anda gunakan. Jika Anda perlu mengumpulkan data sebagai dasar
penulisan laporan, jelaskan secara singkat metodologi pengumpulan data yang Anda
terapkan.
 Informasikan kepada pembaca alasan pemilihan metode survei, manfaat, dan hasilnya.
Jelaskan juga mengapa metode tersebut dianggap kredibel. Melanjutkan skenario restoran
dalam contoh di atas, jelaskan apa sebabnya Anda menggunakan data keluhan pelanggan
sebagai metode survei.[6]
 Cantumkan tanggal atau periode survei dan apa yang ingin Anda peroleh dari survei
tersebut
5. Berfokuslah melaporkan pencapaian kerja. Agar informasi dalam laporan terfokus pada
pencapaian kerja, pikirkan apa yang paling membanggakan selama periode pelaporan,
misalnya: Anda mampu menenangkan tamu yang merasa cemas atau memberikan pelatihan
kepada bawahan. Jangan memberikan informasi terlalu mendetail kepada pembaca.[8]
 Cara lainnya adalah menggunakan metode “STAR”, singkatan dari:
Situation(masalah), Task (tugas), Action (tindakan), Results (hasil). Jelaskan secara
singkat situasi yang Anda hadapi, tugas yang harus Anda kerjakan, tindakan yang Anda
lakukan untuk menyelesaikan tugas, dan hasil yang Anda capai. Sama seperti metode
“CAR”, tujuannya adalah menunjukkan hubungan antara “masalah” dan “hasil” serta
menjelaskan cara mencapainya.
 Berfokuslah membuat laporan yang mampu menunjukkan hal-hal berikut: tingkat
kesulitan, keistimewaan, prioritas, visibilitas yang tinggi, sesuai tenggat, inovasi,
deskripsi kerja, dan dampak pekerjaan Anda terhadap organisasi.
 Contohnya: sampaikan dalam laporan bahwa perputaran tahunan karyawan mencapai
35% saat Anda dipromosikan menjadi manajer cabang. Setelah Anda melakukan survei
kepuasan karyawan, menjadi mentor bagi karyawan, dan mengadakan rapat mingguan
bersama seluruh staf, perputaran karyawan turun menjadi 15%. Contoh ini menunjukkan
bahwa laporan pencapaian tidak perlu menggunakan kalimat yang panjang selama
pembaca bisa memahami keterkaitan dengan benar
6. Jelaskan manfaat tindakan Anda. Jangan hanya menyampaikan hasil kerja. Anda juga perlu
menjelaskan mengapa pencapaian tersebut bermanfaat bagi organisasi.
 Contohnya: Anda mengadakan rapat bersama para staf. Jelaskan apa tindak lanjut dan
manfaatnya bagi organisasi? Pertimbangkan baik-baik apa yang ingin dilaporkan. Jika
tidak bermanfaat, sebaiknya Anda melaporkan hasil kerja yang lain.
 Jika rapat bersama para staf mampu meningkatkan motivasi kerja sehingga absensi
karyawan membaik dan menghemat uang pemilik perusahaan. Inilah hasil kerja yang
dianggap bermanfaat
Menggunakan Kata-Kata yang Tepat
1. Sampaikan hal-hal negatif secara positif. Jika ada target yang tidak tercapai, lebih baik
jangan dilaporkan. Alih-alih membuat pembaca terfokus pada hal ini, berusahalah
menginformasikannya dengan cara lain.
 Jelaskan hasil kerja yang kurang memuaskan menggunakan kalimat positif, misalnya
dengan memfokuskan penjelasan pada langkah nyata yang akan Anda lakukan untuk
mengatasi masalah, alih-alih menyalahkan orang lain atau berdalih.
 Jangan menyalahkan orang lain. Berfokuslah menjelaskan tindakan yang sudah Anda
lakukan dan tunjukkan bahwa Anda adalah pribadi yang positif. Sampaikan hal-hal yang
sudah Anda atau tim lakukan dengan baik. Fokuskan laporan pada hasil kerja yang layak
dibanggakan
2. Sajikan angka dan gunakan metrik dalam laporan. Jika Anda mampu menyajikan data yang
sangat spesifik, pencapaian kerja Anda akan lebih kredibel. Lengkapi informasi yang Anda
sampaikan dengan sesuatu yang terukur sebagai bukti pendukung.
 Kata-kata superlatif yang banyak digunakan, misalnya: “paling baik” atau “bisa
diandalkan” kurang bermanfaat. Semua orang bisa mengatakan “Performa kerjaku sangat
baik tahun ini”.
 Ingatlah frasa ini: “Buktikan, jangan hanya berbicara!” Alih-alih menceritakan kepada
orang lain bahwa tahun ini Anda mampu mencapai prestasi kerja yang baik, tunjukkan
apa yang sudah Anda lakukan dengan baik secara mendetail dengan data dan metrik.
Jangan hanya mengatakan bahwa Anda mampu menjalin relasi yang baik dengan
pelanggan. Alih-alih, kutiplah hasil survei kepuasan pelanggan, lampirkan surat yang
Anda terima dari pelanggan, dan berikan data berkurangnya jumlah pelanggan yang
mengeluh.
 Sajikan angka. Mengatakan bahwa Anda mampu memimpin banyak staf akan sia- sia jika
pembaca tidak tahu berapa orang staf Anda. Sajikan data dalam bentuk angka agar
pembaca mengetahui berapa orang yang Anda sebut “banyak” dan jelaskan deskripsi
pekerjaan yang sudah Anda lakukan
3. Ungkapkan yang sebenarnya dalam hal apa pun. Jangan melebih-lebihkan atau berbohong.
Anda akan menghadapi masalah besar kalau sampai ketahuan.
 Meskipun benar-benar tidak sengaja, Anda akan mengalami masalah besar jika
berbohong. Anda akan merasa tidak percaya diri dan jalur karier akan terhambat.
 Lakukan evaluasi diri sendiri dengan jujur guna melaporkan kekurangan dan kelebihan
Anda apa adanya. Berusahalah mengatasi kekurangan dengan cara yang positif.

Akui prestasi kerja orang lain. Kursus menulis laporan bisnis dan teknik menyarankan
agar Anda tidak menggunakan kata “saya”, tetapi kata ini bisa digunakan dalam laporan
pencapaian kerja untuk kasus tertentu.
 Contohnya: jika Anda melaporkan: “Saya sudah merekrut 100 karyawan”, jangan lupa
menjelaskan bahwa keberhasilan Anda didukung oleh kontribusi orang lain atau oleh tim.
 Anda akan memperoleh tambahan nilai jika tidak arogan. Susunlah kalimat yang
bervariasi agar tidak selalu dimulai dengan kata “saya”.

F. Pendekatan, Strategi dan Metode:


1. Pendekatan : Saintifik
Menggunakan pendekatan ini dikarenakan pada akhirnya siswa
dituntut untuk menemukan/menciptakan suatu prodak barang/jasa,
dengan pembelajaran 5m (Mengamati, menanya, mengumpulkan
informasi, mengasosiasi, mengkomunikasikan)
2. Model : Inquiry learning (Pembelajaran inkuiri)
Model ini digunakan karena setelah selesai pembelajaran teori siswa
langsung dihadapkan dengan praktik yang mana siswa diharapkan
menemukan sendiri, dengan demikian siswa akan mengingat materi
tersebut dalam jangka waktu yang lama dikarenakan siswa
menemukan sendiri
3. Strategi dan Metode : Ceramah, diskusi dan inkuiri
Diharapkan dengan diskusi dan inkuiri siswa mampu mempunyai
pemahaman yang sama tentang pembelajaran Pengelolaan Bengkel
Sepeda Motor, sehingga semua siswa menjadi siswa yang produktif
dan kreatif.
G. Kegiatan Pembelajaran:
Pertemuan 11 (6 x 45 menit)
Tahapan Alokasi
NO Perencanaan Kegiatan
Pembelajaran Waktu
1. Kegiatan  Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk 30
Awal. mengikuti pembelajaran dengan diawali berdoa, menanyakan Menit
kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan
buku tulis dan sumber belajar
 Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik
menganalisa laporan pencapaian kerja
 Guru mengingatkan kembali tentang konsep-konsep yang telah
dipelajari oleh peserta didik yang berhubungan dengan materi
baru yang akan dipelajari
 Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab mengenai
menganalisa laporan pencapaian kerja
 Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai
 Guru membimbing peserta didik melalui tanya jawab tentang
manfaat proses pembelajaran
 Guru menjelaskan materi dan kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan peserta didik
2. Kegiatan Inti  Mengamati 210
a. Guru meminta peserta didik mencermati masalah sehari- hari Menit
yang berkaitan dengan menganalisa laporan pencapaian kerja
b. Guru memberikan penjelasan singkat tentang menganalisa
laporan pencapaian kerja sehingga menumbuhkan rasa ingin
tahu peserta didik
c. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik
serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya bersahabat/komunikatif, kerja keras,
rasa ingin tahu, dan tanggung jawab
d. Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam
mengamati
 Menanya
a. Guru memotivasi, mendorong kreativitas dalam bentuk
bertanya, memberi gagasan yang menarik dan menantang
untuk didalami
b. Guru membahas dan diskusi mempertanyakan tentang
masalah sehari-hari yang berkaitan dengan menganalisa
laporan pencapaian kerja
 Mengumpulkan Informasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menggali informasi
tentang masalah sehari-hari yang berkaitan dengan
menganalisa laporan pencapaian kerja
b. Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi
dan mendiskusikan jawaban atas pertanyaan yang sudah
disusun dan mengerjakan Latihan dan Kegiatan di buku
Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII dan mencari sumber
belajar lain
c. Guru dapat menyediakan sumber belajar buku Pengelolaan
Bengkel Sepeda Motor XII dan referensi lain
d. Guru dapat menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan
memberikan konfirmasi atas jawaban peserta didik, atau
menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
e. Guru dapat menunjukkan sumber belajar lain yang dapat
dijadikan referensi untuk menjawab pertanyaan
 Mengasosiasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menganalisis
menganalisa laporan pencapaian kerja dalam masalah sehari-
hari
b. Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan
hubungan atas berbagai informasi yang sudah diperoleh
sebelumnya
c. Guru bersama peserta didik bertanya jawab meluruskan
kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
 Mengomunikasikan
a. Menyajikan secara tertulis atau lisan hasil pembelajaran, apa
yang telah dipelajari, keterampilan atau materi yang masih
perlu ditingkatkan, atau strategi atau konsep baru yang
ditemukan berdasarkan apa yang dipelajari mengenai
menganalisa laporan pencapaian kerja
b. Memberikan tanggapan hasil presentasi meliputi tanya jawab
untuk mengonfirmasi, sanggahan dan alasan, tambahan
informasi, atau melengkapi informasi ataupun tanggapan
lainnya
c. Membuat rangkuman materi dari kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan

3. Kegiatan  Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi 30


Penutup pembelajaran melalui tanya jawab klasikal dan mendorong peserta Menit
didik untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan YME
 Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses
pembelajaran yang telah dilakukan
 Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil
telaah individu maupun kelompok
 Guru melakukan tes tertulis dengan menggunakan Uji
Kompetensi atau soal yang disusun guru sesuai tujuan
pembelajaran
 Guru dapat meminta peserta didik untuk meningkatkan
pemahamannya tentang konsep, prinsip atau teori yang telah
dipelajari dari buku-buku pelajaran yang relevan atau sumber
informasi lainnya
 Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk
pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan konseling
dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun
kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya
Pertemuan 12 (6 x 45 menit)
Tahapan Alokasi
NO Perencanaan Kegiatan
Pembelajaran Waktu
1. Kegiatan  Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk 30
Awal. mengikuti pembelajaran dengan diawali berdoa, menanyakan Menit
kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan
buku tulis dan sumber belajar
 Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik
mengevaluasi laporan pencapaian kerja
 Guru mengingatkan kembali tentang konsep-konsep yang telah
dipelajari oleh peserta didik yang berhubungan dengan materi
baru yang akan dipelajari
 Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab mengenai
mengevaluasi laporan pencapaian kerja
 Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai
 Guru membimbing peserta didik melalui tanya jawab tentang
manfaat proses pembelajaran
 Guru menjelaskan materi dan kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan peserta didik
2. Kegiatan Inti  Mengamati 210
a. Guru meminta peserta didik mencermati masalah sehari- hari Menit
yang berkaitan dengan mengevaluasi laporan pencapaian
kerja
b. Guru memberikan penjelasan singkat tentang mengevaluasi
laporan pencapaian kerja sehingga menumbuhkan rasa ingin
tahu peserta didik
c. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik
serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya bersahabat/komunikatif, kerja keras,
rasa ingin tahu, dan tanggung jawab
d. Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam
mengamati
 Menanya
a. Guru memotivasi, mendorong kreativitas dalam bentuk
bertanya, memberi gagasan yang menarik dan menantang
untuk didalami
b. Guru membahas dan diskusi mempertanyakan tentang
masalah sehari-hari yang berkaitan dengan mengevaluasi
laporan pencapaian kerja
 Mengumpulkan Informasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menggali informasi
tentang masalah sehari-hari yang berkaitan dengan
mengevaluasi laporan pencapaian kerja
b. Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi
dan mendiskusikan jawaban atas pertanyaan yang sudah
disusun dan mengerjakan Latihan dan Kegiatan di buku
Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII dan mencari sumber
belajar lain
c. Guru dapat menyediakan sumber belajar buku Pengelolaan
Bengkel Sepeda Motor XII dan referensi lain
d. Guru dapat menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan
memberikan konfirmasi atas jawaban peserta didik, atau
menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
e. Guru dapat menunjukkan sumber belajar lain yang dapat
dijadikan referensi untuk menjawab pertanyaan
 Mengasosiasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menganalisis
mengevaluasi laporan pencapaian kerja dalam masalah
sehari-hari
b. Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan
hubungan atas berbagai informasi yang sudah diperoleh
sebelumnya
c. Guru bersama peserta didik bertanya jawab meluruskan
kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
 Mengomunikasikan
a. Menyajikan secara tertulis atau lisan hasil pembelajaran, apa
yang telah dipelajari, keterampilan atau materi yang masih
perlu ditingkatkan, atau strategi atau konsep baru yang
ditemukan berdasarkan apa yang dipelajari mengenai
mengevaluasi laporan pencapaian kerja
b. Memberikan tanggapan hasil presentasi meliputi tanya jawab
untuk mengonfirmasi, sanggahan dan alasan, tambahan
informasi, atau melengkapi informasi ataupun tanggapan
lainnya
c. Membuat rangkuman materi dari kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan

3. Kegiatan  Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi 30


Penutup pembelajaran melalui tanya jawab klasikal dan mendorong peserta Menit
didik untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan YME
 Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses
pembelajaran yang telah dilakukan
 Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil
telaah individu maupun kelompok
 Guru melakukan tes tertulis dengan menggunakan Uji
Kompetensi atau soal yang disusun guru sesuai tujuan
pembelajaran
 Guru dapat meminta peserta didik untuk meningkatkan
pemahamannya tentang konsep, prinsip atau teori yang telah
dipelajari dari buku-buku pelajaran yang relevan atau sumber
informasi lainnya
 Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk
pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan konseling
dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun
kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada
pertemuan berikutnya

H. Alat/Bahan dan Media Pembelajaran:


1. Alat : Laptop
2. Bahan : LCD / Proyektor
3. Media : Power Point

I. Sumber Belajar:
1. Buku paket
2. Buku lain yang relevan
3. Buku Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII

J. Penilaian Pembelajaran:
1. Teknik Penilaian
Kuis, tugas individu/kelompok, unjuk kerja, dan portofolio
2. Instrumen Penilaian:
Pertanyaan lisan, tes tertulis, dan pengamatan sikap
Penilaian Sikap
Teknik Waktu Instrumen
No. Aspek yang Dinilai Keterangan
Penilaian Penilaian Penilaian
a. Bersahabat/komunikatif Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
b. Kerja keras Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
c. Rasa ingin tahu Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
d. Tanggung jawab Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
Keterangan:
a. BT (Belum Tampak), jika sama sekali tidak menunjukkan usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas
b. MT (Mulai Tampak), jika menunjukkan sudah ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas tetapi masih sedikit dan belum ajeg/konsisten
c. MB (Mulai Berkembang), jika menunjukkan ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas yang cukup sering dan mulai ajeg/konsisten
d. MK (Membudaya), jika menunjukkan adanya usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas secara terus-menerus dan ajeg/konsisten
Penilaian Hasil
Indikator Pencapaian Teknik Bentuk
Instrumen
Kompetensi Penilaian Penilaian
a. Menafsirkan laporan Tes Uraian 1) Jelaskan mengenai
pencapaian kerja laporan pencapaian kerja!
tertulis
b. Menginteprestasikan 2) Sebutkan langkah-
laporan pencapaian langkah penyusunan
kerja laporan pencapaian kerja!
c. Menganalisis laporan 3) Buatlah laporan
pencapaian kerja pencapaian kerja!
d. Mengkaji ulang
laporan pencapaian
kerja
e. Mengkritik laporan
pencapaian kerja

3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan:


a. Remedial dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peerta didik belum mencapai
Kriteria Ketuntasan Belajar .
b. Pengayaan dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peserta didik sudah mencapai
KKM, tetapi peserta didik belum puas dengan hasil belajar yang dicapai.

Mengetahui Pancur Batu, Juli 2023


Kepala Sekolah SMK Guru Mata Pelajaran

YOSEF MARKO BOANGMANALU LAWRENCE SIBARANI, [Link]


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

A. Identitas Sekolah:
Nama Sekolah : SMK TI Era Utama Pancurbatu
Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor
Kompetensi Keahlian : Teknik Dan Bisnis Sepeda Motor
Kelas/Semester : XII TBSM / 2
Alokasi Waktu : 12 x 45 menit

B. Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD):


1. Kompetensi Inti
a. Sikap
Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual,
konseptual, operasional dasar dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja
semua bidang keahlian pada tingkat teknis, spesifik, detail dan kompleks, berkenaan dengan
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dan humaniora dalam konteks pengembangan
potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional,
regional dan internasional
b. Pengetahuan
Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi dan prosedur kerja yang
lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja semua bidang
keahlian
c. Ketrampilan
Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai
dengan standar kompetensi kerja
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah dan menyaji secara efektif, kreatif,
produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif dan solutif dalam ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan
tugas spesifik di bawah pengawasan langsung
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir,
menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung
2. Kompetensi Dasar
a. KD pada KI-3
 Menerapkan penanganan complain
b. KD pada KI-4
 Melakukan penanganan komplain

C. Indikator Pencapaian Kompetensi:


1. Indikator KD pada KI-3
a. Menjelaskan penanganan complain
b. Memberi contoh penanganan complain
c. Mengadaptasi penanganan complain
2. Indikator KD pada KI-4
a. Menyesuaikan penanganan complain
b. Melakukan penanganan complain
D. Tujuan Pembelajaran:
Setelah menggali informasi dan diskusi peserta didik diharapkan dapat :
1. Menjelaskan penanganan complain dengan santun
2. Memberi contoh penanganan complain dengan santun
3. Mengadaptasi penanganan complain dengan teliti
4. Menyesuaikan penanganan complain dengan teliti
5. Melakukan penanganan complain dengan sungguh-sungguh
E. Materi Pembelajaran:
Managemen komplain
1. Apakah anda sebagai pelanggan atau pemberi layanan sudah membaca UU Perlindungan
Konsumen No.8 Tahun 1999? Kalau belum, saya sarankan anda luangkan waktu untuk
membacanya. Berikut saya lampirkan dalam format pdf. Walaupun judulnya UU Perlindungan
Konsumen, namun isinya jelas tidak berat sebelah, karena di dalamnya diatur apa yang
menjadi HAK dan KEWAJIBAN PELAKU USAHA (pemberi layanan) serta HAK dan
KEWAJIBAN KONSUMEN (pelanggan). Jadi pelayanan memang melibatkan peran dua
pihak dan keduanya sama-sama bertanggung jawab demi kesuksesan pelayanan.
2. Apa sih yang dimaksud dengan Komplain? Komplain adalah suatu bentuk pernyataan
ketidakpuasan/kekecewaan pelanggan mengenai kebutuhan dan harapan yang tidak terpenuhi.
Pernyataan disampaikan dengan berbagai cara, media dan sasaran. Oleh karena itu kita sebagai
pemberi layanan harus memastikan bahwa kita tahu apa sih yang dibutuhkan dan diharapkan
oleh pelanggan kita. Jadi kalau ada kebutuhan/harapan pelanggan yang belum terpenuhi maka
mereka sudah pasti kecewa dan sedikit pelanggan kita yang mengungkapkan kekecewaannya
melalui complain (dari riset TARP hanya sekitar 4%). Kita sebagai penyedia layanan memang
sudah kewajiban kita untuk mencoba memenuhinya (sampai batas kewajaran – prinsip
pelanggan adalah mitra dan win-win). Dan kita juga harus sadari bahwa kita harus
menyiapkan saluran komplain untuk menampung keluhan pelanggan ini, agar mereka tidak
mencari saluran lain di luar perusahaan kita.
3. Kenapa melayani komplain penting? Jawabannya bisa banyak sekali, antara lain: peluang utuk
memperbaiki pelayanan kita, menjaga image perusahaan, memeuaskan pelanggan, beberapa
survey menunjukkan bahwa pelanggan-2 yang kembali dan loyal banyak yang awalmulanya
pelanggan complain namun dilayani dengan baik, cepat dan efektif, dll.
4. Apakah semua orang siap menerima komplain? Saya bisa simpulkan masih banyak
orang/perusahaan yang tidak siap. Ini adalah masalah paradigm melihat komplain. Banyak
orang yang melihat komplain hanya sebagai beban dan masalah. Akibatnya komplain
dibiarkan, dihindari, disembunyikan, dll. Seharusnya kacamata kita ganti dengan melihat
benefit dalam menangani complain seperti yang ada di point 3 di atas.
5. Hal pertama yang perlu disipakan adalah paradigma melihat komplain, kemudian selalu
berpikir positif di tahap awal bahwa komplain pelanggan adalah benar. Apakah semua
komplain pelanggan benar? Belum tentu, namun di awal kita harus berfikir positif, agar kita
bisa melihat situasinya dengan lebih jernih dan objektif. Karena kalau kita sudah defensif di
awal, maka bagaimana kita bisa menciptakan situasi yang kondusif dalam penanganan
komplain, malah pelanggan akan malas untuk komplain.
6. Kalau komplain pelanggan tidak semua benar, bagaimana? Kita siapkan langkah- langkah kita
sesuai kuadran Barlow-Moller berikut ini:

7. Kalau kita ingin menciptakan sistem komplain yang baik di perusahaan kita, perlu kita siapkan
6 prinsip mendasar, sbb
· VISIBILITY. Apakah kita sudah memiliki dan menyiapkan jalur komplain (CS dept atau
bagian lain yang berinteraksi dengan pelanggan, telpon/call center/contact center, email, web,
kotak saran, survei, dll)? Kalau sudah, apakah Anda sudah mengkomunikasikannya kepada
pelanggan, sehingga jalar ini terlihat oleh pelanggan dan mereka tidak perlu mencari saluran
lain di luar perusahaan kita.
· ACCESSIBILITY. Kalau pelanggan sudah tahu, apakah mereka dapat meng-akses- nya dengan
mudah, cepat, tidak birokratis/diping-pong, dll? Bisa jadi misalnya telepon gak masuk-masuk,
surat tidak dibalas dll akhirnya pelanggan mencari saluran lain.
· RESPONSIVENESS. Kalau complain pelanggan sudah masuk, apakah adanya niat
baik/ketulusan kita untuk menanggapi komplain pelanggan tersebut secara cepat dan tepat?
Untuk itu perlu dibuatkan standar/KPI lamanya merespon complain.
· FAIRNESS & OBJECTIVITY. Kemudian apakah kita sudah membuat langkah-langkah untuk
menindaklanjuti komplain tersebut dengan didasari prinsip win-win, baik dari sisi hasil,
prosedur, maupun interaksinya? Untuk itu perlu disiapkan standar yang memuat langkah-
langkah penanganan pelanggan yang efektif. Untuk solusi yang diambil tentu kita juga lihat
plus minus-nya dengan berbagai pertimbangan. Dan kadang-kadang adakalanya suatu saat kita
“kalah” sedikit saat ini namun bisa mendapatkan kemenangan yang lebih besar di masa depan.
· CUSTOMER FOCUS APPROACH. Apakah semua aktivitas, prosedur, sikap dan perilaku saat
penanganan komplain sudah ditujukan kepada kepuasan pelanggan? Untuk itu perlu
keterlibatan semua pihak di perusahaan (manajemen dan karyawan). Manjemen akan berperan
dalam prosedur/system/kebijakan/sikap dan solusinya, sedangkan karyawan nanti akan
berperan pada aktivitas/sikap/perilaku saat berhadapan dengan pelanggan.
· CONTINUOUS IMPROVEMENT. Jadikan setiap komplain pelanggan sebagai sumber
improvement. Jadikan sebagai bahan pembelajaran, belajar dari pengalaman yang dahulu,
untuk menjadi pembelajaran di masa mendatang. Untuk itu setiap jenis komplain termasuk
langkah-langkah dalam menanganinya harus didokumentasikan dan disosialisasikan kepada
semua pihak yang berkepentingan dalam penanganan komplain sehingga saat muncul
komplain yang mirip/sama.
8. Yang terakhir, marilah sama-sama kita terapkan Strategi Penanganan Komplain yang efektif:
a. Lakukan dengan BENAR sejak awal, usahakan jangan melakukan kesalahan, jaga
konsistensi kualitas layanan kita setiap saat.
b. TERIMA komplain pelanggan, dan AJAK-lah pelanggan untuk komplain, agar jangan
sampai mereka komplain ke pihak lain diluar perusahaan kita atau malah diam saja tapi
tidak pernah balik lagi ke perusahaan kita.
c. RESPON komplain SECEPATNYA. Jangan berlama-lama, semakin kita menunda komlain,
efeknya akan seperti bola salju yang terus mengelinding dan membesar. Lebih Cepat
Lebih Baik.. hehe (kok malah iklan kampanye ya..?)
d. Lakukanlah LANGKAH-LANGKAH PENANGANAN KOMPLAIN dengan baik.
Prosedur/Standar disiapkan, para karyawan diberikan pelatihan dan bimbingan agar bisa
menjalankan standar tersebut dengan baik.
e. Selesaikan komplain dengan SOLUSI TERBAIK (WIN-WIN). Ambil keputusan dengan
bijaksana. Lihat juga Life Time Value (LTV) pelanggan serta dampak- dampak yang
mungkin terjadi.
f. Lakukan tindakan PENCEGAHAN. Setiap komplain lakukan prinsip PDCA. PLAN (apa
masalahnya, apa akar masalah, apa langkah-langkahnya), DO (lakukan rencana langkah-
langkah perbaikan), CHECK (periksa apakah langkah-2 sudah dilakukan, apakah
komplain yang sama masih muncul), ACT (buatlah standarisasi untuk mencegah komplain
yang sama berulang kembali).

F. Pendekatan, Strategi dan Metode:


1. Pendekatan : Saintifik
Menggunakan pendekatan ini dikarenakan pada akhirnya siswa
dituntut untuk menemukan/menciptakan suatu prodak barang/jasa,
dengan pembelajaran 5m (Mengamati, menanya, mengumpulkan
informasi, mengasosiasi, mengkomunikasikan)
2. Model : Inquiry learning (Pembelajaran inkuiri)
Model ini digunakan karena setelah selesai pembelajaran teori siswa
langsung dihadapkan dengan praktik yang mana siswa diharapkan
menemukan sendiri, dengan demikian siswa akan mengingat materi
tersebut dalam jangka waktu yang lama dikarenakan siswa
menemukan sendiri
3. Strategi dan Metode : Ceramah, diskusi dan inkuiri
Diharapkan dengan diskusi dan inkuiri siswa mampu mempunyai
pemahaman yang sama tentang pembelajaran Pengelolaan Bengkel
Sepeda Motor, sehingga semua siswa menjadi siswa yang produktif
dan kreatif.
G. Kegiatan Pembelajaran:
Pertemuan 13 (6 x 45 menit)
Tahapan Alokasi
NO Perencanaan Kegiatan
Pembelajaran Waktu
1. Kegiatan  Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk 30
Awal. mengikuti pembelajaran dengan diawali berdoa, menanyakan Menit
kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan
buku tulis dan sumber belajar
 Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik
menerapkan penanganan complain
 Guru mengingatkan kembali tentang konsep-konsep yang telah
dipelajari oleh peserta didik yang berhubungan dengan materi
baru yang akan dipelajari
 Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab mengenai
menerapkan penanganan complain
 Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan
pembelajaran yang akan dicapai
 Guru membimbing peserta didik melalui tanya jawab tentang
manfaat proses pembelajaran
 Guru menjelaskan materi dan kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan peserta didik
2. Kegiatan Inti  Mengamati 210
a. Guru meminta peserta didik mencermati masalah sehari- hari Menit
yang berkaitan dengan menerapkan penanganan complain
b. Guru memberikan penjelasan singkat tentang menerapkan
penanganan complain sehingga menumbuhkan rasa ingin tahu
peserta didik
c. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik
serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya bersahabat/komunikatif,
kerja keras, rasa ingin tahu, dan tanggung jawab
d. Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam mengamati
 Menanya
a. Guru memotivasi, mendorong kreativitas dalam bentuk
bertanya, memberi gagasan yang menarik dan menantang
untuk didalami
b. Guru membahas dan diskusi mempertanyakan tentang
masalah sehari-hari yang berkaitan dengan menerapkan
penanganan complain
 Mengumpulkan Informasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menggali informasi
tentang masalah sehari-hari yang berkaitan dengan
menerapkan penanganan complain
b. Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi
dan mendiskusikan jawaban atas pertanyaan yang sudah
disusun dan mengerjakan Latihan dan Kegiatan di buku
Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII dan mencari sumber
belajar lain
c. Guru dapat menyediakan sumber belajar buku Pengelolaan
Bengkel Sepeda Motor XII dan referensi lain
d. Guru dapat menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan
memberikan konfirmasi atas jawaban peserta didik, atau
menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
e. Guru dapat menunjukkan sumber belajar lain yang dapat
dijadikan referensi untuk menjawab pertanyaan
 Mengasosiasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menerapkan
penanganan complain dalam masalah sehari-hari
b. Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan
hubungan atas berbagai informasi yang sudah diperoleh
sebelumnya
c. Guru bersama peserta didik bertanya jawab meluruskan
kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
 Mengomunikasikan
a. Menyajikan secara tertulis atau lisan hasil pembelajaran, apa
yang telah dipelajari, keterampilan atau materi yang masih
perlu ditingkatkan, atau strategi atau konsep baru yang
ditemukan berdasarkan apa yang dipelajari mengenai
menerapkan penanganan complain
b. Memberikan tanggapan hasil presentasi meliputi tanya jawab
untuk mengonfirmasi, sanggahan dan alasan, tambahan
informasi, atau melengkapi informasi ataupun tanggapan
lainnya
c. Membuat rangkuman materi dari kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan

3. Kegiatan  Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi 30


Penutup pembelajaran melalui tanya jawab klasikal dan mendorong peserta Menit
didik untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan YME
 Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses
pembelajaran yang telah dilakukan
 Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil
telaah individu maupun kelompok
 Guru melakukan tes tertulis dengan menggunakan Uji
Kompetensi atau soal yang disusun guru sesuai tujuan
pembelajaran
 Guru dapat meminta peserta didik untuk meningkatkan
pemahamannya tentang konsep, prinsip atau teori yang
telah dipelajari dari buku-buku pelajaran yang relevan atau
sumber informasi lainnya
 Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk
pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan konseling
dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun
kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada
pertemuan berikutnya
Pertemuan 14 (6 x 45 menit)
Tahapan Alokasi
NO Perencanaan Kegiatan
Pembelajaran Waktu
1. Kegiatan  Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk 30
Awal. mengikuti pembelajaran dengan diawali berdoa, menanyakan Menit
kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan
buku tulis dan sumber belajar
 Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik
melakukan penanganan komplain
 Guru mengingatkan kembali tentang konsep-konsep yang telah
dipelajari oleh peserta didik yang berhubungan dengan materi
baru yang akan dipelajari
 Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab mengenai
melakukan penanganan komplain
 Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai
 Guru membimbing peserta didik melalui tanya jawab tentang
manfaat proses pembelajaran
 Guru menjelaskan materi dan kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan peserta didik
2. Kegiatan Inti  Mengamati 210
a. Guru meminta peserta didik mencermati masalah sehari- hari Menit
yang berkaitan dengan melakukan penanganan komplain
b. Guru memberikan penjelasan singkat tentang melakukan
penanganan komplain sehingga menumbuhkan rasa ingin tahu
peserta didik
c. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik
serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya bersahabat/komunikatif, kerja keras,
rasa ingin tahu, dan tanggung jawab
d. Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam
mengamati
 Menanya
a. Guru memotivasi, mendorong kreativitas dalam bentuk
bertanya, memberi gagasan yang menarik dan menantang
untuk didalami
b. Guru membahas dan diskusi mempertanyakan tentang
masalah sehari-hari yang berkaitan dengan melakukan
penanganan komplain
 Mengumpulkan Informasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menggali informasi
tentang masalah sehari-hari yang berkaitan dengan
melakukan penanganan komplain
b. Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi
dan mendiskusikan jawaban atas pertanyaan yang sudah
disusun dan mengerjakan Latihan dan Kegiatan di buku
Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII dan
mencari sumber belajar lain
c. Guru dapat menyediakan sumber belajar buku Pengelolaan
Bengkel Sepeda Motor XII dan referensi lain
d. Guru dapat menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan
memberikan konfirmasi atas jawaban peserta didik, atau
menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
e. Guru dapat menunjukkan sumber belajar lain yang dapat
dijadikan referensi untuk menjawab pertanyaan
 Mengasosiasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menganalisis
melakukan penanganan komplain dalam masalah sehari-hari
b. Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan
hubungan atas berbagai informasi yang sudah diperoleh
sebelumnya
c. Guru bersama peserta didik bertanya jawab meluruskan
kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
 Mengomunikasikan
a. Menyajikan secara tertulis atau lisan hasil pembelajaran, apa
yang telah dipelajari, keterampilan atau materi yang masih
perlu ditingkatkan, atau strategi atau konsep baru yang
ditemukan berdasarkan apa yang dipelajari mengenai
melakukan penanganan komplain
b. Memberikan tanggapan hasil presentasi meliputi tanya jawab
untuk mengonfirmasi, sanggahan dan alasan, tambahan
informasi, atau melengkapi informasi ataupun tanggapan
lainnya
c. Membuat rangkuman materi dari kegiatan pembelajaran yang
telah dilakukan

3. Kegiatan  Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi 30


Penutup pembelajaran melalui tanya jawab klasikal dan mendorong peserta Menit
didik untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan YME
 Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses
pembelajaran yang telah dilakukan
 Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil
telaah individu maupun kelompok
 Guru melakukan tes tertulis dengan menggunakan Uji
Kompetensi atau soal yang disusun guru sesuai tujuan
pembelajaran
 Guru dapat meminta peserta didik untuk meningkatkan
pemahamannya tentang konsep, prinsip atau teori yang telah
dipelajari dari buku-buku pelajaran yang relevan atau sumber
informasi lainnya
 Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk
pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan konseling
dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun
kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya

H. Alat/Bahan dan Media Pembelajaran:


1. Alat : Laptop
2. Bahan : LCD / Proyektor
3. Media : Power Point
I. Sumber Belajar:
1. Buku paket
2. Buku lain yang relevan
3. Buku Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII

J. Penilaian Pembelajaran:
1. Teknik Penilaian
Kuis, tugas individu/kelompok, unjuk kerja, dan portofolio
2. Instrumen Penilaian:
Pertanyaan lisan, tes tertulis, dan pengamatan sikap
Penilaian Sikap
Teknik Waktu Instrumen
No. Aspek yang Dinilai Keterangan
Penilaian Penilaian Penilaian
a. Bersahabat/komunikatif Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
b. Kerja keras Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
c. Rasa ingin tahu Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
d. Tanggung jawab Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
Keterangan:
a. BT (Belum Tampak), jika sama sekali tidak menunjukkan usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas
b. MT (Mulai Tampak), jika menunjukkan sudah ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas tetapi masih sedikit dan belum ajeg/konsisten
c. MB (Mulai Berkembang), jika menunjukkan ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas yang cukup sering dan mulai ajeg/konsisten
d. MK (Membudaya), jika menunjukkan adanya usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas secara terus-menerus dan ajeg/konsisten
Penilaian Hasil
Indikator Pencapaian Teknik Bentuk
Instrumen
Kompetensi Penilaian Penilaian
a. Menjelaskan Tes Uraian 1) Jelaskan apakah yang
penanganan complain dimaksud penanganan
tertulis
b. Memberi contoh komplain!
penanganan complain 2) Sebutkan langkah-langkah
c. Mengadaptasi penanganan komplain!
penanganan complain 3) Sebutkan 3 contoh komplain!
d. Menyesuaikan 4) Buatlah penanganan
penanganan complain komplian dari 3 conton yang
e. Melakukan penanganan anda sampaikan di noor 3!
complain 5) Buatlah diagram
penanganan komplain!

3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan:


a. Remedial dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peerta didik belum mencapai
Kriteria Ketuntasan Belajar .
b. Pengayaan dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peserta didik sudah mencapai
KKM, tetapi peserta didik belum puas dengan hasil belajar yang dicapai.

Mengetahui Pancur Batu, Juli 2023


Kepala Sekolah SMK Guru Mata Pelajaran

YOSEF MARKO BOANGMANALU LAWRENCE SIBARANI, [Link]


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

A. Identitas Sekolah:
Nama Sekolah : SMK TI Era Utama Pancurbatu
Mata Pelajaran : Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor
Kompetensi Keahlian : Teknik Dan Bisnis Sepeda Motor
Kelas/Semester : XII TBSM / 2
Alokasi Waktu : 12 x 45 menit

B. Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD):


1. Kompetensi Inti
a. Sikap
Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual,
konseptual, operasional dasar dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja
semua bidang keahlian pada tingkat teknis, spesifik, detail dan kompleks, berkenaan dengan
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dan humaniora dalam konteks pengembangan
potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional,
regional dan internasional
b. Pengetahuan
Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi dan prosedur kerja yang
lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja semua bidang
keahlian
c. Ketrampilan
Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai
dengan standar kompetensi kerja
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah dan menyaji secara efektif, kreatif,
produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif dan solutif dalam ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan
tugas spesifik di bawah pengawasan langsung
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir,
menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung
2. Kompetensi Dasar
a. KD pada KI-3
 Memahami pembinaan dan pengembangan SDM bengkel
b. KD pada KI-4
 Melaksanakan pembinaan dan pengembangan SDM bengkel

C. Indikator Pencapaian Kompetensi:


1. Indikator KD pada KI-3
a. Menyebutkan pembinaan dan pengembangan SDM bengkel
b. Memberikan contoh pembinaan dan pengembangan SDM bengkel
c. Menjelaskan pembinaan dan pengembangan SDM bengkel
2. Indikator KD pada KI-4
a. Menyesuaikan pembinaan dan pengembangan SDM bengkel
b. Mengimplementasikan pembinaan dan pengembangan SDM bengkel
D. Tujuan Pembelajaran:
Setelah menggali informasi dan diskusi peserta didik diharapkan dapat :
1. Menyebutkan pembinaan dan pengembangan SDM bengkel dengan teliti
2. Memberikan contoh pembinaan dan pengembangan SDM bengkel dengan santun
3. Menjelaskan pembinaan dan pengembangan SDM bengkel dengan santun
4. Menyesuaikan pembinaan dan pengembangan SDM bengkel dengan hati-hati
5. Mengimplementasikan pembinaan dan pengembangan SDM bengkel dengan baik
E. Materi Pembelajaran:

Pengertian Sumber Daya Manusia (SDM)


Sumber daya manusia (SDM) adalah potensi yang terkandung dalam diri
manusia untuk mewujudkan perannya sebagai makhluk sosial yang adaptif dan transformatif yang
mampu mengelola dirinya sendiri serta seluruh potensi yang terkandung di alam menuju
tercapainya kesejahteraan kehidupan dalam tatanan yang seimbang dan berkelanjutan. Dalam
pengertian praktis sehari-hari, SDM lebih dimengerti sebagai bagian integral dari sistem yang
membentuk suatu organisasi. Oleh karena itu, dalam bidang kajian psikologi, para praktisi SDM
harus mengambil penjurusan industri dan organisasi.
Sebagai ilmu, SDM dipelajari dalam manajemen sumber daya manusia atau (MSDM).
Dalam bidang ilmu ini, terjadi sintesa antara ilmu manajemen dan psikologi. Mengingat struktur
SDM dalam industri-organisasi dipelajari oleh ilmu manajemen, sementara manusia-nya sebagai
subyek pelaku adalah bidang kajian ilmu psikologi.
Selain itu, Sumber Daya Manusia juga merupakan potensi manusiawi sebagai penggerak
organisasi dalamme wujudkan eksistensinya yang merupakan asset dan berfungsi sebagai modal
(non material/non finansial) didalam organisasi bisnis, yang dapat diwujudkan menjadi potensi
nyata (real) secara fisik dan non fisik dalam mewujudkan eksistensi organisasi.
Sistem Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)
Pengembangan SDM memusatkan pada peningkatan dan penyempurnaan pengambilan
keputusan dan keterampilan hubungan masyarakat serta penyajian segala sesuatu yang lebih
faktual dan lebih sempit).
Pengembangan SDM mempunyai cakupan yang lebih luas dan terfokus pada pemberian individu
dengan kapabilitas baru yang berguna untuk pekerjaan sekarang maupun masa depan.
Pengembangan adalah usaha-usaha untuk meningkatkan kemampuan para karyawan untuk
menangani beraneka tugas. (Mathis dan Jackson, 2004, h.301dan h.350) menyatakan :
“Development prepares individuals for the future. It focuses on learning and personal
development”.
(Pengembangan mempersiapkan individu di masa yang akan datang. Pengenbangan difokuskan
pada pembelajaran dan pengembangan pribadi).
Menurut Hasibuan (2003, hal 68), pengembangan (development) adalah fungsi operasional kedua
dari manajemen personalia. Pengembangan karyawan baru/lama perlu dilakukan secara terencana
dan berkesinambungan. Agar pengembangan dapat dilaksanakan dengan baik, harus lebih dahulu
ditetapkan suatu program pengembangan [Link] adalah suatu usaha yang
meningkatka n kemampuan teknis, teoritis, konseptual, dan moral karyawan sesuai dengan
kebutuhan pekerjaan/ jabatan melalui pendidikan dan latihan. Efisiensi organisasi sangat
tergantung dari baik buruknya pengembangan anggota organisasi sendiri. Tujuan perusahaan
dapat dicapai, jika karyawannya terlatih dengan baik dan tepat pada bidangnya.
Manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses menangani berbagai masalah pada
suatu lingkup karyawan, pegawai, buruh, manajer dan tenaga kerja lainnya untuk dapat
menunjang aktifitas organisasi atau perusahaan demi mencapai tujuan yang telah ditentukan.
Bagian atau unit yang biasanya mengurusi SDM adalah departemen sumber daya manusia atau
dalam bahasa inggris disebut HRD atau human resource department.
Menurut Enslikopedia Wikipedia Sistem Informasi SDM merupakan sebuah bentuk
interseksi atau pertemuan antara bidang ilmu manajemen sumber daya manusia (MSDM) dan
teknik informasi. Sistem Informasi SDM itu sendiri adalah prosedur sistematik untuk
pengumpulan, menyimpan, mempertahankan, menarik dan memvalidasi data yang
dibutuhkan oleh sebuah perusahaan untuk mempunyai kemampuan untuk mendapatkan informasi
yang dibutuhkan atau pilihan banyak orang yang lebih berhubungan dengan aktivitas perencanaan
SDM baru.
Fungsi Sumber Daya Manusia
Fungsi sumber daya manusia memiliki empat kegiatan utama:
1. Perekrutan dan penerimaan (recruitment and hiring). SDM membantu membawa pegawai
baru ke dalam perusahaan dengan memasang iklan lowongan kerja do Koran, dll. SDM
selalu mengikuti perkembanganterakhir dalam peraturan pemerintah yang mempengaruhi
praktek kepegawaian dan menasehati manajemen untuk menentukan kebijakan yang sesuai.
2. Pendidikan dan Pelatihan. Selama periode kepegawaian, SDM dapat mengatur berbagai
program pendidikan dan pelatihan yang diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan dan
keahlian kerja pegawai.
o BMT (Basic Mekanik Training)
Pengembangan awal sebelum menjadi mekanik harus melewati BMT ,training ini
diperuntukan bagi calon [Link] training ini semua calon mekanik
memperdalam [Link] kembali materi sewaktu SMK dan di olah didalam
motor yamaha.
o BRONZE
Satu tingkat diatas BMT yang diperuntukkan bagi mekanik yang telah mengetahui dasar-
dasar sepeda motor [Link] Training BRONZE para mekanik diajarkan lebih
detail lagi tentang sepeda motor yamaha meliputi OVERHOUL (bongkar pasang
mesin).disini juga dijelaskan tentang pengukuran mulai dari sitem pengapian,sistem
pengisian dan sistem penerangan pada sepeda motor yamaha.
o SILVER
Untuk SILVER biasanya untuk chief mekanik (kepala mekanik).karena disini lebih
banyak materi tentang pelayanan konsumen dan penanganan nya.
o GOLD
Di dalam training GOLD yang mengikuti hanyalah MANAGER SERVIS/MANAGER
[Link] didalamnya meliputi tentang segala aspek dalam bengkel
,pengelolaan mekanik,peralatan bengkel dan kemampuan manajerial didalam bengkel.
o Dan pelatihan training untuk motor tipe baru beserta buku petujuk servisnya sehingga
mempermudah mekanik dalam pengerjaan motor-motor baru.
3. Manajemen Data. SDM menyimpan database yang berhubungan dengan pegawai, dan
memproses data tersebut untuk memenuhi kebutuhan informasi pemakai.
4. Pemberhentian dan Administrasi Tunjangan. Selama seseorang dipekerjakan oleh
perusahaan, mereka menerima paket tunjangan seperti, RS, Asuransi dokter gigi dan
pembagian keuntungan yang semakinsulit administrasinya.

Pendekatan, Strategi dan Metode:


1. Pendekatan : Saintifik
Menggunakan pendekatan ini dikarenakan pada akhirnya siswa
dituntut untuk menemukan/menciptakan suatu prodak barang/jasa,
dengan pembelajaran 5m (Mengamati, menanya, mengumpulkan
informasi, mengasosiasi, mengkomunikasikan)
2. Model : Inquiry learning (Pembelajaran inkuiri)
Model ini digunakan karena setelah selesai pembelajaran teori siswa
langsung dihadapkan dengan praktik yang mana siswa diharapkan
menemukan sendiri, dengan demikian siswa akan mengingat materi
tersebut dalam jangka waktu yang lama dikarenakan siswa
menemukan sendiri
3. Strategi dan Metode : Ceramah, diskusi dan inkuiri
Diharapkan dengan diskusi dan inkuiri siswa mampu mempunyai
pemahaman yang sama tentang pembelajaran Pengelolaan Bengkel
Sepeda Motor, sehingga semua siswa menjadi siswa yang produktif
dan kreatif.
F. Kegiatan Pembelajaran:
Pertemuan 15 (6 x 45 menit)
Tahapan Alokasi
NO Perencanaan Kegiatan
Pembelajaran Waktu
1. Kegiatan  Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk 30
Awal. mengikuti pembelajaran dengan diawali berdoa, menanyakan Menit
kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan
buku tulis dan sumber belajar
 Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik
memahami pembinaan dan pengembangan SDM bengkel
 Guru mengingatkan kembali tentang konsep-konsep yang telah
dipelajari oleh peserta didik yang berhubungan dengan materi
baru yang akan dipelajari
 Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab mengenai
memahami pembinaan dan pengembangan SDM bengkel
 Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai
 Guru membimbing peserta didik melalui tanya jawab tentang
manfaat proses pembelajaran
 Guru menjelaskan materi dan kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan peserta didik
2. Kegiatan Inti  Mengamati 210
a. Guru meminta peserta didik mencermati masalah sehari- hari Menit
yang berkaitan dengan memahami pembinaan dan
pengembangan SDM bengkel
b. Guru memberikan penjelasan singkat tentang memahami
pembinaan dan pengembangan SDM bengkel sehingga
menumbuhkan rasa ingin tahu peserta didik
c. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik
serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya bersahabat/komunikatif, kerja keras,
rasa ingin tahu, dan tanggung jawab
d. Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam
mengamati
 Menanya
a. Guru memotivasi, mendorong kreativitas dalam bentuk
bertanya, memberi gagasan yang menarik dan menantang
untuk didalami
b. Guru membahas dan diskusi mempertanyakan tentang
masalah sehari-hari yang berkaitan dengan memahami
pembinaan dan pengembangan SDM bengkel
 Mengumpulkan Informasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menggali informasi
tentang masalah sehari-hari yang berkaitan dengan
memahami pembinaan dan pengembangan SDM bengkel
b. Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi
dan mendiskusikan jawaban atas pertanyaan yang sudah
disusun dan mengerjakan Latihan dan Kegiatan di buku
Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII dan mencari sumber
belajar lain
c. Guru dapat menyediakan sumber belajar buku Pengelolaan
Bengkel Sepeda Motor XII dan referensi lain
d. Guru dapat menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan
memberikan konfirmasi atas jawaban peserta didik, atau
menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
e. Guru dapat menunjukkan sumber belajar lain yang dapat
dijadikan referensi untuk menjawab pertanyaan
 Mengasosiasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menganalisis
memahami pembinaan dan pengembangan SDM bengkel
dalam masalah sehari-hari
b. Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan
hubungan atas berbagai informasi yang sudah diperoleh
sebelumnya
c. Guru bersama peserta didik bertanya jawab meluruskan
kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
 Mengomunikasikan
a. Menyajikan secara tertulis atau lisan hasil pembelajaran, apa
yang telah dipelajari, keterampilan atau materi yang masih
perlu ditingkatkan, atau strategi atau konsep baru yang
ditemukan berdasarkan apa yang dipelajari mengenai
memahami pembinaan dan pengembangan SDM bengkel
b. Memberikan tanggapan hasil presentasi meliputi tanya jawab
untuk mengonfirmasi, sanggahan dan alasan, tambahan
informasi, atau melengkapi informasi ataupun tanggapan
lainnya
c. Membuat rangkuman materi dari kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan

3. Kegiatan  Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi 30


Penutup pembelajaran melalui tanya jawab klasikal dan mendorong peserta Menit
didik untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan YME
 Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses
pembelajaran yang telah dilakukan
 Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil
telaah individu maupun kelompok
 Guru melakukan tes tertulis dengan menggunakan Uji
Kompetensi atau soal yang disusun guru sesuai tujuan
pembelajaran
 Guru dapat meminta peserta didik untuk meningkatkan
pemahamannya tentang konsep, prinsip atau teori yang telah
dipelajari dari buku-buku pelajaran yang relevan atau sumber
informasi lainnya
 Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk
pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan konseling
dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun
kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada
pertemuan berikutnya
Pertemuan 16 (6 x 45 menit)
Tahapan Alokasi
NO Perencanaan Kegiatan
Pembelajaran Waktu
1. Kegiatan  Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk 30
Awal. mengikuti pembelajaran dengan diawali berdoa, menanyakan Menit
kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan
buku tulis dan sumber belajar
 Guru memberi motivasi dengan membimbing peserta didik
melaksanakan pembinaan dan pengembangan SDM bengkel
 Guru mengingatkan kembali tentang konsep-konsep yang telah
dipelajari oleh peserta didik yang berhubungan dengan materi
baru yang akan dipelajari
 Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab mengenai
melaksanakan pembinaan dan pengembangan SDM bengkel
 Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan
pembelajaran yang akan dicapai
 Guru membimbing peserta didik melalui tanya jawab tentang
manfaat proses pembelajaran
 Guru menjelaskan materi dan kegiatan pembelajaran yang akan
dilakukan peserta didik
2. Kegiatan Inti  Mengamati 210
a. Guru meminta peserta didik mencermati masalah sehari- hari Menit
yang berkaitan dengan melaksanakan pembinaan dan
pengembangan SDM bengkel
b. Guru memberikan penjelasan singkat tentang melaksanakan
pembinaan dan pengembangan SDM bengkel sehingga
menumbuhkan rasa ingin tahu peserta didik
c. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik
serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya bersahabat/komunikatif, kerja keras,
rasa ingin tahu, dan tanggung jawab
d. Guru mengamati keterampilan peserta didik dalam
mengamati
 Menanya
a. Guru memotivasi, mendorong kreativitas dalam bentuk
bertanya, memberi gagasan yang menarik dan menantang
untuk didalami
b. Guru membahas dan diskusi mempertanyakan tentang
masalah sehari-hari yang berkaitan dengan melaksanakan
pembinaan dan pengembangan SDM bengkel
 Mengumpulkan Informasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menggali informasi
tentang masalah sehari-hari yang berkaitan dengan
melaksanakan pembinaan dan pengembangan SDM bengkel
b. Guru membimbing peserta didik untuk mencari informasi
dan mendiskusikan jawaban atas pertanyaan yang sudah
disusun dan mengerjakan Latihan dan Kegiatan di buku
Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII dan mencari sumber
belajar lain
c. Guru dapat menyediakan sumber belajar buku Pengelolaan
Bengkel Sepeda Motor XII dan referensi lain
d. Guru dapat menjadi sumber belajar bagi peserta didik dengan
memberikan konfirmasi atas jawaban peserta didik, atau
menjelaskan jawaban pertanyaan kelompok
e. Guru dapat menunjukkan sumber belajar lain yang dapat
dijadikan referensi untuk menjawab pertanyaan
 Mengasosiasi
a. Guru membimbing peserta didik untuk menganalisis
melaksanakan pembinaan dan pengembangan SDM bengkel
dalam masalah sehari-hari
b. Guru membimbing peserta didik untuk mendiskusikan
hubungan atas berbagai informasi yang sudah diperoleh
sebelumnya
c. Guru bersama peserta didik bertanya jawab meluruskan
kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
 Mengomunikasikan
a. Menyajikan secara tertulis atau lisan hasil
pembelajaran, apa yang telah dipelajari, keterampilan atau
materi yang masih perlu ditingkatkan, atau strategi
atau konsep baru yang ditemukan berdasarkan apa yang
dipelajari mengenai melaksanakan pembinaan dan
pengembangan SDM bengkel
b. Memberikan tanggapan hasil presentasi meliputi tanya jawab
untuk mengonfirmasi, sanggahan dan alasan, tambahan
informasi, atau melengkapi informasi ataupun tanggapan
lainnya
c. Membuat rangkuman materi dari kegiatan pembelajaran
yang telah dilakukan
3. Kegiatan  Guru membimbing peserta didik menyimpulkan materi 30
Penutup pembelajaran melalui tanya jawab klasikal dan mendorong peserta Menit
didik untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan YME
 Guru melakukan refleksi dengan peserta didik atas manfaat proses
pembelajaran yang telah dilakukan
 Guru memberikan umpan balik atas proses pembelajaran dan hasil
telaah individu maupun kelompok
 Guru melakukan tes tertulis dengan menggunakan Uji
Kompetensi atau soal yang disusun guru sesuai tujuan
pembelajaran
 Guru dapat meminta peserta didik untuk meningkatkan
pemahamannya tentang konsep, prinsip atau teori yang telah
dipelajari dari buku-buku pelajaran yang relevan atau sumber
informasi lainnya
 Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk
pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan konseling
dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun
kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya

G. Alat/Bahan dan Media Pembelajaran:


1. Alat : Laptop
2. Bahan : LCD / Proyektor
3. Media : Power Point

H. Sumber Belajar:
1. Buku paket
2. Buku lain yang relevan
3. Buku Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor XII

I. Penilaian Pembelajaran:
1. Teknik Penilaian
Kuis, tugas individu/kelompok, unjuk kerja, dan portofolio
2. Instrumen Penilaian:
Pertanyaan lisan, tes tertulis, dan pengamatan sikap
Penilaian Sikap
Teknik Waktu Instrumen
No. Aspek yang Dinilai Keterangan
Penilaian Penilaian Penilaian
a. Bersahabat/komunikatif Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
b. Kerja keras Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
c. Rasa ingin tahu Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
d. Tanggung jawab Pengamatan Proses Lembar
pengamatan
Keterangan:
a. BT (Belum Tampak), jika sama sekali tidak menunjukkan usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas
b. MT (Mulai Tampak), jika menunjukkan sudah ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas tetapi masih sedikit dan belum ajeg/konsisten
c. MB (Mulai Berkembang), jika menunjukkan ada usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas yang cukup sering dan mulai ajeg/konsisten
d. MK (Membudaya), jika menunjukkan adanya usaha sungguh-sungguh dalam
menyelesaikan tugas secara terus-menerus dan ajeg/konsisten
Penilaian Hasil
Indikator Pencapaian Teknik Bentuk
Instrumen
Kompetensi Penilaian Penilaian
a. Menyebutkan Tes Uraian 1) Jelaskan apakah yang
pembinaan dan dimaksud dengan
tertulis
pengembangan SDM pembinaan SDM bengkel!
bengkel 2) Sebutkan siapa saja yang
b. Memberikan contoh perlu meningkatkan SDM
pembinaan dan di sebuah bengkel, sertakan
pengembangan SDM alasannya!
bengkel 3) Buatlah perencanaan
c. Menjelaskan pembinaan pembinaan dan
dan pengembangan SDM
pengembangan SDM bengkel!
bengkel
d. Menyesuaikan
pembinaan dan
pengembangan SDM
bengkel
e. Mengimplementasikan
pembinaan dan
pengembangan SDM
bengkel

3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan:


a. Remedial dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peerta didik belum mencapai
Kriteria Ketuntasan Belajar .
b. Pengayaan dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peserta didik sudah mencapai
KKM, tetapi peserta didik belum puas dengan hasil belajar yang dicapai.

Mengetahui Pancur Batu, Juli 2023


Kepala Sekolah SMK Guru Mata Pelajaran

YOSEF MARKO BOANGMANALU LAWRENCE SIBARANI, [Link]

Anda mungkin juga menyukai