SBD
Unsur seni rupa:
1. Titik : adalah unsur seni rupa dua dimensi yang paling dasar. Titik dapat
dikembangkan menjadi garis dan bidang.
2. Garis : terbentuk melalui goresan atau tarikan dari titik satu ke titik yang lain.
3. Bidang berupa permukaan yang datar. Suatu garis yang di pertemukan ujung
pangkalnya akan membentuk bidang, baik bidang geometrik (segitiga, persegi, dan
persegi dan persegi panjang) maupun bidang tak beraturan.
4. Bentuk terjadi melalui penggabungan unsur bidang.
5. Warna teori warna brewster, semua warna yang ada berasal dari tiga warna pokok
(primer) yaitu merah, kuning dan biru.
6. Tekstur adalah permukaan suatu benda, ada yang halus ada yang kasar.
7. Gelap terang benda yang bertimpa cahaya (secara langsung atau tidak langsung),
ada sisi yang gelap dan ada sisi yang terang.
8. Ruang dalam karya seni 2 dimensi ruang hanya bersifat semu (maya) karna
didapatkan dari kesan penggambaran yang datar, pipih, menjorok, cekung, cembung,
dekat, jauh dan lain sebagainya.
Teori warna menurut Brewster:
Warna primer
Merupakan warna dasar yang tidak tergolong merupakan campuran dari warna-warna lain.
Warna yang termasuk dalam golongan warna primer adalah merah, biru, dan kuning
Warna Sekunder
Merupakan hasil pencampuran warna-warna primer dengan proporsi 1:1. Misalnya
warna jingga merupakan hasil campuran warna merah dengan kuning, hijau adalah campuran
biru dan kuning, dan ungu adalah campuran merah dan biru.
Warna tersier
Merupakan campuran salah satu warna primer dengan salah satu warna sekunder. Misalnya
warna jingga kekuningan didapat dari pencampuran warna kuning dan jingga. Warna coklat
merupakan campuran dari ketiga warna merah, kuning dan biru.
Warna netral
Warna netral merupakan hasil campuran ketiga warna dasar dalam proporsi 1:1:1. Warna ini
sering muncul sebagai penyeimbang warna-warna kontras di alam. Biasanya hasil campuran
yang tepat akan menuju hitam.
Jenis jenis seni rupa:
Seni rupa murni
Seni rupa murni tercipta dengan bebas tanpa mempertimbangkan segi fungsi atau kegunaanya.
Contoh : seni lukis, seni grafis dan seni patung.
Seni rupa terapan (Applied Art)
Seni rupa terpakai adalah seni rupa yang tercipta untuk digunakan.
Contoh : desain grafis, seni grafika, bangunan, reklame, dan batik
Seni rupa 2 dimensi
Karya seni rupa yang hanya memiliki bidang panjang dan lebar. Hanya dapat dilihat dari satu arah
pandang dan menggunakan bidang datar
Contoh : seni lukis, seni grafis, seni ilustrasi, dll
Seni rupa 3 dimensi
Karya seni rupa yang memiliki dimensi panjang, lebar, dan tinggi
Contoh : seni patung, seni kriya, seni keramik, dll
Alat dan Bahan:
1. Pensil
2. Pensil warna
3. Krayon
4. Pena gambar
5. Cat air
6. Cat minyak
7. Kanvas
8. Kuas
9. Palet
10.
Teknik:
1. Kolase : lukisan yang dibuat dari tempelan potongan/ sobekan kain, atau kayu dengan pelekat
2. Mozaik : teknik menempelkan pecahan atau lempengan kaca berwarna dengan semen lepas
pada media melukis dan membentuk suatu objek
3. Plakat : bermedia kanvas yang diberi cat yang bersifat menutup yang dicampur larutan lem
sehingga tidak tembus pandang
4. Aquarel : melukis dengan sapuan warna tipis dengan media kertas
5. Acrylic : menghasilkan warna yang cerah dan menyala
6. Pointilis : menggunakan titik-titik hingga membentuk suatu objek.
7. Dussel : menggosok sehingga menimbulkan kesan gelap-terang atau tebal-tipis. Alat yang bisa
digunakan, antara lain pensil, krayon, dan konte.
8. Siluet : teknik siluet adalah teknik menutup objek gambar dengan menggunakan satu warna
sehingga menimbulkan kesan balok.
9. Arsir : teknik arsir dibuat dengan cara menggoreskan pensil, spidol, tinta, atau alat lain berupa
garis-garis berulang yang membuat kesan gelap-terang, gradasi, atau kesan dimensi.
Tujuan mempelajarani unsur” dasar senu rupa :
- Melatih kepekaan estetika / sensitivitas
- Mengembangkan kreativitas
- Melatih apresiasi