MELAKUKAN
PERSIAPAN USAHA BISNIS EKSPOR
EKSPOR ITU MUDAH
SKKNI No. 332 Tahun 2020
Kode Unit: G46EKU00.001.2
NURSYAMSU MAHYUDDIN
Pendidikan : S1 IPB 1985, S2 IPB 2002
Fasilitator Kompetensi Bersertifikat dari BNSP
Asessor Kompetensi Bersertifikat dari BNSP
Pekerjaan :
▪ Direktur Utama CV Nusagri
▪ Direktur Utama PT DaFa Teknoagro Mandiri
▪ Direktur Utama PT Nudira Sumber Daya Indonesia
▪ Direktur Utama PT Rumah Produk Indonesia
▪ Pengajar di Pusat Pelatihan Ekspor Indonesia (PPEI)
Organisasi :
• Ketua Umum Perhimpunan Profesi Ekspor Impor Indonesia
(Indo-Eximpro)
• Wakil Ketua Komite Tetap Hortikultura KADIN Indonesia
• Koordinator KPMI Export Learning Club
• Ketua Umum Perhimpunan Pengusaha Zeolite Indonesia (PPZI)
• Wakil Ketua Umum Indonesia Japan Business Network (IJB-Net)
DESKRIPSI
MATERI
PEMBELAJARAN
Dalam unit kompetensi ini anda akan
mempelajari pengetahuan,
keterampilan dan sikap kerja yang
diperlukan untuk melakukan
persiapan usaha ekspor
OUTPUT
Setelah menguasai dan lulus unit kompetensi ini, anda
akan dapat melakukan hal-hal berikut ini:
Identifikasi Menyusun
Kesiapan Usaha Persiapan
Ekspor Usaha Ekspor
Apa itu EKSPOR ?
Permendag No. 19/2021:
“Kebijakan dan Pengaturan Ekspor”
EKSPOR adalah kegiatan mengeluarkan
barang dari daerah pabean
Daerah Pabean adalah wilayah RI yang
meliputi wilayah darat, perairan, ruang
udara di atasnya, serta tempat- tempat
tertentu di zona ekonomi eksklusif dan
landas kontinen yang di dalamnya
berlaku UU mengenai kepabeanan
EKSPOR boleh dalam kuantiti sedikit & nilai
kecil
RINGKASAN PROSES EKSPOR
DAN PIHAK-PIHAK YANG Customs/
TERLIBAT Bea Cukai
Shipping
Company Importer
Freight Forwarder
(EMKL/ EMKU)
Insurance
Company
Surveyor
Exporter BANK
TUGAS BEA CUKAI:
1. Memastikan yang Diekspor Barang
Bebas/ Diatur/ Dilarang
Customs/ 2. Memastikan Eksportir sudah Membayar
Bea Cukai Bea Keluar (Bagi Produk yang terkena
Bea Keluar)
Dokumen Ekspor Yang Utama
DOKUMEN
1. Invoice (dibuat oleh eksportir)
2. Packing List (dibuat oleh eksportir)
3. Bill of Lading (dibuat oleh Shipping Company) atau
EKSPOR
Airwaybill (dibuat oleh Airline)
Dokumen Ekspor Tambahan (jika diminta)
1. Certificate of Origin (dari Disperindag DT II)
2. Certificate of Analysis (dari produsen/ lab)
3. Certificate of Phytosanitary (dari Karantina)
4. Certificate of Fumigation
5. Dll sesuai permintaan buyer
Dokumen Sebelum Ekspor
1. SI (Shipping Instruction) dari eksportir ke Shipping line
2. PEB (Pemberitahuan Ekspor Barang) dari eksportir
Kriteria Unjuk Kerja yang
ELEMEN diharapkan dapat anda lakukan
KOMPETENSI 1:
1. Dapat mengidentifikasi kondisi
Identifikasi Kesiapan Usaha internal perusahaan dalam
Ekspor kaitannya dengan usaha ekspor
2. Dapat mengidentifikasi kondisi
eksternal perusahaan
IDENTIFIKASI PRODUK
INTERNAL
PERUSAHAAN
DALAM KAITANNYA LEGALITAS
DENGAN USAHA
EKSPOR
MANAJEMEN
MODAL
IDENTIFIKASI INTERNAL Aspek Produk
PERUSAHAAN
1. Value Proposition Product
2. Apakah ada pasarnya? B2B atau B2C ?
3. Permintaan Produk di Pasar Ekspor
4. Kualitas produk: kemasan belum layak ekspor,
bahan baku, design, rasa, lifetime
5. Kuantitas Suplai dan Mutu: tidak ekonomis
untuk ekspor, tidak kontinu
6. Kapasitas suplai
7. Standarisasi dan sertifikasi produk
8. Temukan keunggulan produk anda ?
Jika belum memiliki keunggulan → Ciptakan
IDENTIFIKASI INTERNAL LEGALITAS
PERUSAHAAN
1. Permendag No. 19/2021 & OSS (One Single
Submission) [Link]
2. EKSPORTIR harus berupa BADAN HUKUM (PT, CV,
Koperasi + Perseroan Perseorangan)
3. SYARAT DOKUMEN LEGALITAS :
- NPWP
- NIB (Nomor Induk Berusaha)
Note:
Perseroan Perseorangan adalah Badan Hukum baru
yang diakui pemerintah, mulai tahun 2021, mengacu
kepada:
PP No. 8/2021: Pendirian Perseroan Perseorangan
IDENTIFIKASI INTERNAL PERUSAHAAN
Perusahaan Ekspor setidaknya memiliki fungsi-fungsi minimal sebagai berikut :
MANAJEMEN (boleh dirangkap, fungsinya dilakukan oleh orang yang kompeten):
Pemasaran Produksi
Ekspor 1 2 (bagi eksportir produsen)
atau Sourcing Produk (bagi
eksportir non produsen).
Termasuk di dalamnya fungsi
QC (Quality Control)
Shipment dan
Dokumentasi 3 4 Keuangan
Ekspor
IDENTIFIKASI MODAL
INTERNAL Bagi Perusahaan ekspor, modal minimal yang harus tersedia
PERUSAHAAN 1. Biaya untuk Promosi (dapat disesuaikan kemampuan)
a. Website, IG, FB, LinkedIn (pembuatan akun dan ads)
b. Akun di Platform Digital / Marketplace
c. Pameran di dalam dan di luar negeri (jika mampu)
2. Biaya untuk korespondensi
3. Biaya untuk menyiapkan dan mengirim sample produk
4. Biaya pengadaan produk (minimal 2 shipment)
Jika belum mampu memenuhi modal tsb.:
Anda dapat memilih menjadi Agen Pemasaran Ekspor dari perusahaan lain
Sumber Modal
1. Modal Sendiri
2. Modal Pihak Lain, dapat bersumber dari:
Pembeli
Suplier
Lembaga Keuangan (berupa Pinjaman atau Penyertaan)
Note: Bagi pemula jika modal dari Lembaga keuangan atau pihak lainnya, pilih
berupa Penyertaan (bukan pinjaman)
BAHAN BAKU
IDENTIFIKASI KETERSEDIAAN PRODUK
EKSTERNAL (EKSPORTIR NON-PRODUSEN)
PERUSAHAAN FLUKTUASI NILAI TUKAR
DALAM
KONDISI PERSAINGAN DI PASAR
KAITANNYA
DENGAN REGULASI NEGARA TUJUAN EKSPOR (NTE)
USAHA BUDAYA DAN PERILAKU KONSUMEN
EKSPOR
TREND PRODUK.
BAHAN BAKU (bagi eksportir produsen)
1. Suplier bahan baku adalah asset, ciptakan
kebersamaan dalam satu team, jalin hubungan baik,
bangun loyalitas
2. Kontinuitas suplai dan mutu → upayakan tiap bahan
lebih dari 1 suplier
3. Harga bahan baku bersaing, margin supplier memadai
IDENTIFIKASI
KETERSEDIAAN PRODUK (bagi eksportir non produsen) EKSTERNAL
1. Suplier produk adalah asset, ciptakan kebersamaan dalam
satu team, jalin hubungan baik, bangun loyalitas PERUSAHAAN
2. Kontinuitas suplai dan mutu
3. Harga bersaing, margin supplier memadai
IDENTIFIKASI EKSTERNAL PERUSAHAAN
FLUKTUASI NILAI TUKAR
• Pelajari fluktuasi 5 tahun ke belakang Rupiah dengan USD dan
mata uang negara pembeli
• Pelajari kondisi geopolitik NTE (Negara Tujuan Ekspor)
• Tetapkan kurs yang aman dalam kalkulasi harga (kurangi
beberapa point)
• Dalam Penawaran tuliskan valid untuk 6 bulan.
IDENTIFIKASI EKSTERNAL PERUSAHAAN
KONDISI PERSAINGAN PASAR
• Cari tahu hubungan Indonesia dengan NTE (Negara Tujuan Ekspor) yang
dituju
• Apakah ada perjanjian dagang, apakah sama-sama menjadi anggota
kesepakatan dagang (missal: MEA, APEC dll)
• Riset produk yang sama yang sudah masuk di pasar (varian, mutu,
kemasan, harga dll)
IDENTIFIKASI EKSTERNAL PERUSAHAAN
REGULASI NTE:
~ TARIF (bea masuk, pajak)
~ NON TARIF
- ecolabel, GAP, HACCP, standar produk, Halal
- kuota impor (batasan volume)
- kewajiban Pre Shipment Inspection
- kontrol devisa
- perdagangan oleh negara
WEBSITE REGULASI NTE:
[Link]
- faktor politik & keamanan
[Link]
BUDAYA DAN PERILAKU KONSUMEN
- Riset : seperti apa produk anda dijual di
NTE
- Kenali budaya dan perilaku konsumen di
NTE (antara lain melalui: film, IDENTIFIKASI
marketplace local di NTE) EKSTERNAL
PERUSAHAAN
TREND PRODUK
- Rajin berselancar di dunia maya
mempelajari trend produk di NTE
- Kenali faktor yang mempengaruhi
perubahan trend produk
Kriteria Unjuk Kerja yang
ELEMEN diharapkan dapat anda lakukan
KOMPETENSI I1: 1. Analisis SWOT terhadap perusahaan
2. Analisis SWOT terhadap produk
Menyusun Persiapan Usaha 3. Merumuskan Permasalahan kesiapan
Ekspor
usaha ekspor
4. Tahapan memperbaiki permasalahan
kesiapan usaha ekspor
5. Jalur-jalur pemasaran produk ekspor
ditentukan
SWOT
ANALYSIS
DAPAT
BERGUNA DILAKUKAN
DIPERKENALKAN
UNTUK OLEH ALBERT
METODA TERHADAP :
HUMPHREY
ANALYSIS MENYUSUN PERUSAHAAN/
(UNIV.
DESKRIPTIF RENCANA PROJECT/
STANFORD, 1960-
INDIVIDU/
STRATEGIS 1970)
PRODUK dsb.
INTERNAL: EKSTERNAL:
1. Kekuatan (Strength) 1. Peluang (Opportunity)
2. Kelemahan (Weakness) 2. Ancaman (Threat)
PENTING
• Bisa subjektif → SWOT Analysis hanya arahan
DIPERHATIKAN (bukan pemecahan masalah)
• Harus jujur & realistis → strategi realistis
• Didasarkan yang sedang terjadi dan bukan
yang seharusnya terjadi
• Hindari ”grey areas” → hubungkan dengan
persaingan yang sedang berjalan
(Perusahaan Anda lebih baik dari kompetitor
atau tidak?)
• Hindari kerumitan → singkat dan sederhana
22
STRENGTH Nilai positif yang berasal dari internal
(KEKUATAN) 1. Nilai lebih yang dimiliki
2. Sumberdaya yang dapat diunggulkan
3. Kekuatan anda yang sering disebut orang lain
4. Kekuatan Intangible: Knowledge, jaringan, keterampilan,
dan reputasi
5. Aset fisik yang dimiliki: pelanggan, peralatan, teknologi,
pendanaan, dan paten produk
6. Apakah ada produk baru atau pelayanan yang unik?
7. Lokasi tempat perusahaan berada
8. Kualitas produk atau proses
9. Apa keunggulan kompetitif yang Anda miliki
dibandingkan pesaing Anda?
Nilai Negative yang berasal dari Internal:
WEAKNESS
1. Ada yang belum dimiliki untuk membuat bisnis menjadi
lebih kompetitif
(KELEMAHAN)
2. Apa yang dirasakan salah/ kurang/ buruk
3. Apa yang sedang anda perbaiki sekarang
4. Apa yang sering diabaikan
5. Keterbatasan pengetahuan bisnis/ marketing
6. Produk sama saja dengan produk kompetitor
7. Lokasi perusahaan?
8. Kualitas produk?
9. Reputasi?
10. Proses bisnis apa yang perlu diperbaiki?
11. Apakah ada aset berwujud yang dibutuhkan perusahaan
Anda, seperti pendanaan atau peralatan?
12. Apakah ada celah di tim Anda?
Nilai Positif yang Berasal dari Eksternal:
OPPORTUNITY
1. Peluang dari sisi produk, trend, teknologi, kebijakan
pemerintah, organisasi anda, prioritas bisnis.
(PELUANG)
2. Pasar yang berkembang
3. Penggabungan perusahaan atau aliansi
4. Segmen pasar yang baru
5. Pasar Internasional
6. Pasar yang luang karena kompetitor yang tidak sanggup
memenuhi permintaan customer
7. Apakah market bisnis Anda berkembang dan apakah ada
tren yang akan mendorong orang untuk membeli lebih
banyak dari apa yang Anda jual?
8. Adakah acara atau event yang dapat dimanfaatkan
perusahaan
9. Anda dalam menumbuhkan pengembangan bisnis?
10. Apakah ada perubahan peraturan yang akan mempengaruhi
11. perusahaan Anda secara positif?
THREATS Nilai Negative yang berasal dari Eksternal
(ANCAMAN)
1. Apa yang dirasakan sebagai penghambat
2. Ancaman yang dilakukan kompetitor
3. Adakah perubahan “medan pertempuran”
4. Kompetitor baru
5. Persaingan harga dengan kompetitor
6. Persaingan memperoleh bahan baku
7. Produk baru yang inovatif dari kompetitor
8. Kompetitor memegang pangsa pasar terbesar
9. Peraturan
10. Lingkungan
SWOT Analysis
Rumusan
Masalah
Rencana
Strategis
Program Aksi
(Pemasaran
Ekspor)
ANALISIS SWOT TERHADAP
PERUSAHAAN
INTERNAL EKSTERNAL
1. Produk 1. Kebijakan Pemerintah
2. Legalitas 2. Regulasi di NTE
3. Manajemen (termasuk personil) 3. Partner/ Buyer di Luar Negeri
4. Modal 4. Lembaga Pendukung: Shipment, Surveyor,
Pembayaran
Uraikan unsur-unsurnya
Mana yang menjadi Strength dan Weakness Uraikan unsur-unsurnya
Mana yang menjadi Opportunity dan Threats
ANALISIS SWOT TERHADAP
PRODUK
INTERNAL EKSTERNAL
1. Kontinuitas suplai dan mutu 1. Kebijakan Pemerintah
2. Teknologi dan Peralatan Produksi 2. Regulasi di NTE
3. Ketersediaan Bahan Baku dan Bahan 3. Positioning dengan Produk Pesaing di pasar
Pembantu (suplai, mutu, harga) ekspor
4. Pendaftaran (Izin Edar) di dalam negeri dan 4. Jalur Pemasaran Ekspor
di NTE (Negara Tujuan Ekspor) 5. Lembaga Pendukung: Vendor/ Suplier
5. Standarisasi dan Sertifikasi (Pada Produk dan
pada Fasilitas Produksi) Uraikan unsur-unsurnya
6. Keunggulan Produk yang dimiliki Mana yang menjadi Opportunity dan Threats
Uraikan unsur-unsurnya
Mana yang menjadi Strength dan Weakness
MERUMUSKAN PERMASALAHAN
(HASIL SWOT ANALYSIST)
Masalah Internal Masalah Eksternal
Weakness (Kelemahan) Threats (Ancaman)
MERUMUSKAN RENCANA STRATEGIS
S/O Strategy: W/O Strategy:
Optimalkan OPPORTUNITY
(Peluang) dengan STRENGTH
S/O W/O Manfaatkan Opportunity
(Peluang) untukmengurangi
(Kekuatan) yang dimiliki WEAKNESS (kelemahan)
S/T Strategy:
Manfaatkan STRENGTH S/T W/T W/T Strategy:
EliminasiWEAKNESS
(Kekuatan) untukmenghindari (kelemahan) dan
THREATS (ancaman) hindariTHREATS (ancaman)
Deskripsikan Posisi Pemasaran Anda
Saat ini:
MENETAPKAN
PROGRAM AKSI
1. Segmen Pasar
2. Spesifikasi Produk
(PROGRAM
3. Harga Jual Produk PEMASARAN
4. Jalur Pemasaran/Distribusi EKSPOR)
5. Program Promosi
6. Buyer/Partner
Susun Rencana Pemasaran Ekspor: MENETAPKAN
1. Pasar yang akan dituju dan Segmennya PROGRAM AKSI
2. Rencana Positioning di Pasar
3. Marketing & Promotion strategy for finding
(PROGRAM
buyers PEMASARAN
4. Products Strategy
5. Pricing Strategy EKSPOR)
6. Distribution Strategy
Manufacturer (OEM)
RANTAI Distributor/Reseller Retailer
DISTRIBUSI DI
NEGARA
TUJUAN EKSPOR
Logistics
Supplier
(NTE) Posisi Pembeli dalam Rantai Distribusi:
1. Importer (direct or via pihak lain)
2. Distributor
3. Agent
4. Retailer
5. End User
Posisi dalam Rantai Distribusi berkaitan dengan:
1. Harga
2. Delivery time
3. Komunikasi
Email Address
Contact Us [Link]@[Link]
Reach out to us for questions
or comments.
Website
[Link]