0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan53 halaman

Perbaikan Jalan KIPI Kalimantan Utara

Dokumen ini membahas rencana perbaikan jalan sepanjang 2 km di Desa Mangkupadi, Kaltara. Proyek ini akan mengalihkan bagian jalan propinsi yang ada dan membangun jalan baru sebagai jalan sementara menggunakan lapisan agregat hingga perencanaan jalan permanen selesai. Dokumen ini menjelaskan lingkup pekerjaan seperti persiapan, penyiapan badan jalan, pengahamparan lapisan agregat, drainase, pengujian, serta

Diunggah oleh

mahmud
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan53 halaman

Perbaikan Jalan KIPI Kalimantan Utara

Dokumen ini membahas rencana perbaikan jalan sepanjang 2 km di Desa Mangkupadi, Kaltara. Proyek ini akan mengalihkan bagian jalan propinsi yang ada dan membangun jalan baru sebagai jalan sementara menggunakan lapisan agregat hingga perencanaan jalan permanen selesai. Dokumen ini menjelaskan lingkup pekerjaan seperti persiapan, penyiapan badan jalan, pengahamparan lapisan agregat, drainase, pengujian, serta

Diunggah oleh

mahmud
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PT.

TIBER JAYA MANDIRI


Dokumen Quality Control & Quality Assurance

1. PENDAHULUAN
Untuk pengembangan infrastruktur Kawasan, KIPI membutuhkan konstruksi bagian jalan
Kawasan sepanjang +/- 2 km di Desa Mangkupadi Kecamatan Tanjung Pelas Timur Kabupaten
Bulungan Propinsi Kaltara. Ruas jalan ini berada di dalam area Kawasan Industri, khususnya di
area industri alumunium.

Untuk pengembangan Kawasan Industri dibutuhkan pengalihan bagian jalan existing propinsi
yang berada dalam area Kawasan pengembangan industri alumunium ke jalan baru yang akan
dikembangkan menjadi jalan poros utama Kawasan. Konstruksi jalan baru ini akan digunakan
sebagai jalan sementara dan fungsional, Untuk permukaan jalan akan menggunakan lapisan
aggregate sebagai lapis penutup, jalan peralihan ini akan digunakan sampai perencanaan akhir
selesai dan dilakukan konstruksi jalan untuk pengunaan permanen. Jalan peralihan ini akan
digunakan untuk akses konstruksi dan akses masyarakat yang masih berada di selatan
kawasan setelah bagian akses jalan propinsi yang merupakan jalan umum ditutup.

2. DESKRIPSI PROYEK
Proyek : Perbaikan Jalan Propinsi Dalam Kawasan Kalimantan Industrial
Park Indonesia, Desa Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas
Timur, Kabupaten Bulungan, Propinsi Kalimantan Utara.
Pemberi Tugas : PT Kalimantan Industrial Park Indonesia
Lokasi : Dalam Kawasan Industri KIPI, Desa Mangkupadi Kecamatan
Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan Propinsi Kaltara

Gambar 2.1 Lay-out rencana perbaikan bagian jalan Kawasan

1| PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI,
KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

Panjang jalan yang akan dibangun sekitar +/- 2 km, dimulai dari
bagian selatan Sungai Pindada sampai dengan akses jalan
propinsi ke arah Kampung Baru. Jalan ini sebagai penghubung
jalan propinsi yang akan dialihkan. Lebar badan jalan yang akan
dibangun adalah 10,5 m dengan bahu jalan dikiri dan kanan
masing-masing 1,75 m dan saluran drainase dikiri dan kanan jalan
1 m, total lebar lahan yang diperlukan adalah 15 m.

Kondisi akses jalan dari arah Tanah Kuning menuju ke area


konstruksi di dalam Kawasan bisa terlihat di dalam foto, dimana
permukaan jalan rusak dan tidak rata, tetapi jalan ini bisa
digunakan untuk akses logistik material menuju lokasi proyek.

Untuk transportasi logistik menggunakan pelabuhan bisa


menggunakan pelabuhan khusus yang ada di area timur
konstruksi jalan dengan berkoordinasi dengan pihak KAI sebagai
pemegang otoritas pelabuhan khusus.

Gambar 2.2 Pelabuhan terminal khusus yang bisa digunakan


untuk logistik via laut

2| PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI,
KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

3. STANDARD ACUAN PEKERJAAN


Standard acuan pada pekerjaan Perbaikan Jalan Propinsi Dalam Kawasan Kalimantan
Industrial Park Indonesia, Desa Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur,
Kabupaten Bulungan, Propinsi Kalimantan Utara sebagai berikut:

3.1 STANDARD ACUAN DESAIN JALAN


Perencanaan Geometrik jalan dalam Kawasan Industri KIPI akan menggunakan acuan:
1. Peraturan Menteri Perindustrian No.40/M-IND/PER/6/2016 Tentang Pedoman Teknis
Pengembangan Kawasan Industri;
2. Standar Geometrik Jalan Bebas Hambatan untuk Jalan Tol, 2009, Departemen
Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Bina Marga;
3. Peraturan Menteri Perhubungan No. 14/2006 tentang Manajemen dan Rekayasa Lalu
Lintas di Jalan;
4. Undang-undang No. 38 Tahun 2004 tentang Jalan;
5. A Policy on Geometric Design of Highway and Streets, AASHTO, Tahun 2011;
6. Petunjuk Perancangan Geometrik untuk Jalan Antar Kota, September 1997, Direktorat
Jenderal Bina Marga;
7. Peraturan Menteri Pertambangan dan Energi Nomor: 01.P/47/MPE/1992, tentang
Ruang bebas Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) dan Saluran Udara Tegangan
Ekstra Tinggi (SUTET) untuk penyaluran tenaga listrik;
8. Standar Perencanaan Geometrik untuk Jalan Perkotaan, Maret 1992, Direktorat
Jenderal Bina Marga, Direktorat Pembinaan Jalan Kota;
9. Spesifikasi Standar Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota, Direktorat Jenderal
Bina Marga, Desember 1990;
10. Keputusan Menteri Perhubungan No. KM 74 tahun 1990 tentang Angkutan Peti Kemas
di Jalan

3.2 STANDARD ACUAN PERKERASAN JALAN


Perencanaan tebal perkerasan akan menggunakan acuan:
1. Manual Desain Perkerasan Jalan Nomor 02 / M/BM/2013, Direktorat Jenderal Bina
Marga, Kementrian Pekerjaan Umum;
2. Pedoman Perencanaan Perkerasan Jalan Beton Semen, Pd T-14-2003, Departemen
Permukiman dan prasarana Wilayah;
3. Pedoman Perencanaan Perkerasan lentur, Pt T-01-2002B, Departemen Permukiman
dan Prasarana Wilayah;
4. AASHTO Guide for Design of Pavement Structure, 1993, American Association of
State Higway and Transportation Officials;
5. Petunjuk Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur Jalan Raya dengan Metoda Analisa
Komponen, SNI No. 1732-1989-F, Departemen Pekerjaan Umum

3| PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI,
KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

4. LINGKUP KEGIATAN
Lingkup kegiatan pada pekerjaan Perbaikan Jalan Propinsi Dalam Kawasan Kalimantan
Industrial Park Indonesia, Desa Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur,
Kabupaten Bulungan, Propinsi Kalimantan Utara sebagai berikut:

4.1 PERSIAPAN
Mobilisasi dan Demobilisasi 1,00 Lot
Sewa Rumah untuk Project Office 1,00 Lot
Supply air, Listrik 1,00 Lot
Pengamanan, Rekayasa Lalu Lintas, K3 1,00 Lot
4.2 LC DAN PENYIAPAN BADAN JALAN
Land clearing lahan kering area jalan 21.483,00 m2
Land clearing lahan basah/ Swampy area jalan 9.207,00 m2
Pembuangan material sisa LC dengan jarak +/- 2 km 14.000,00 m3
Perkuatan cerucuk bambu 3.000,00 m2
Timbunan jalan dengan jarak quary +/- 3 Km 30.690,00 m3
Pemadatan Sub Grade timbunan jalan dengan nilai CBR 30.690,00 m3
6%, lapisan pemadatan setiap 30 cm ketebalan timbunan
4.3 PENGAHAMPARAN LAPISAN AGREGAT
Penghamparan dan pemadatan lapisan sub base agregat 6.444,90 m3
kelas B setebal 30 cm
Penghamparan dan pemadatan lapisan sub base agregat 3.222,45 m3
kelas A setebal 15 cm
4.4 DRAINASE
Pembuatan dan galian saluran 100 cm x 100 cm 4.000,00 m’
Pengadaan material dan instalasi precast concrete 24,00 Unit
pipe DN900 circular hollow l 2.5m.
4.5 PENGUJIAN
DCP Test Pihak Ketiga 5 titik untuk setiap lapis 250,00 Titik
Sampling material timbunan dari quarry 5,00 Sample

4| PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI,
KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

5. TANGGUNG JAWAB DAN WEWENANG PENGGUNA JASA DAN PENYEDIA JASA


5.1 PARA PIHAK DALAM PELAKSANAAN PEKERJAAN KONSTRUKSI
Dengan menggunakan pendekatan manajemen mutu, prinsip penjaminan mutu dan
pengendalian mutu pekerjaan konstruksi mencakup aspek pengelolaan sumber daya
manusia yang terlibat dalam penyelenggaraan jasa konstruksi.

Pihak-pihak yang terlibat dalam rangka pelaksanaan pekerjaan konstruksi, terdiri dari:
1. Penyelenggara Infrastruktur; dan
2. Penyelenggara Proyek.

Penyelenggara Infrastruktur meliputi Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Direktorat


Jenderal Bina Marga, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Direktorat Jenderal Penyediaan
Perumahan, PA dan KPA.
Penyelenggara Proyek meliputi Kepala Satuan Kerja, Pejabat Pembuat Komitmen,
Pengendali Pekerjaan (Direksi Lapangan atau Konsultan MK), Pengawas Pekerjaan
(Direksi Teknis atau Konsultan Pengawas), dan Penyedia.

Pelaksanaan penjaminan mutu dan pengendalian mutu selama pelaksanaan pekerjaan


konstruksi, meliputi 2 fungsi, yaitu:
1. Fungsi Penjaminan Mutu, oleh Pengguna Jasa; dan
2. Fungsi Pengendalian Mutu, oleh Penyedia.

Struktur Organisasi dan pembagian para pihak yang terlibat dalam penjaminan mutu dan
pengendalian mutu pekerjaan konstruksi dapat dilihat pada Gambar 5.1.

Gambar 5.1 Struktur Organisasi Para Pihak yang terlibat pada Pekerjaan Konstruksi
5| PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI,
KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

5.2 TANGGUNG JAWAB DAN WEWENANG PENGGUNA JASA


1. Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran (PA/KPA)
Terkait penjaminan mutu dan pengendalian mutu pelaksanaan pekerjaan konstruksi,
PA/KPA sebagai pemilik pekerjaan konstruksi bertanggung jawab:
a. Membentuk dan menetapkan Panitia Peneliti Pelaksanaan Kontrak sebelum
pelaksanaan tahapan pengukuran/pemeriksaan bersama;
b. Menerima hasil pekerjaan dari PPK setelah Berita Acara Serah Terima Akhir
Pekerjaan diterbitkan;
c. Menetapkan PPHP untuk melakukan pemeriksaan administratif terhadap hasil
pekerjaan yang diserahterimakan; dan
d. Menyerahkan hasil pekerjaan selesai kepada penyelenggara infrastruktur.

2. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)


Tanggung jawab dan wewenang PPK terkait dengan penjaminan mutu dan
pengendalian mutu meliputi:
a. PPK bertanggung jawab atas keseluruhan pelaksanaan pekerjaan konstruksi
sebagaimana yang tercantum dalam kontrak konstruksi, mencakup aspek
administrasi kontrak dan aspek teknis (engineering).
b. PPK berwenang atas pengendalian dan pengawasan pekerjaan konstruksi.
Kewenangan ini dapat dilimpahkan sebagian atau keseluruhan terhadap pihak/tim
yang ditunjuk oleh PPK.
c. Pengendalian Pekerjaan Konstruksi dilakukan untuk mengendalikan proses dan
hasil pekerjaan Penyedia sesuai dengan ketentuan kontrak. Pengendalian
dilaksanakan baik pada kontrak pekerjaan konstruksi maupun kontrak jasa
konsultansi pengawasan pekerjaan konstruksi.
1) Pengendalian pekerjaan konstruksi meliputi aspek:
a) Penjaminan Mutu (Quality Assurance)
Merencanakan, mereview dan menetapkan serta menjamin penerapan dari
sistem pengendalian mutu yang dilaksanakan oleh Penyedia dan
Pengawas Pekerjaan.
b) Kuantitas
Memerintahkan pengukuran hasil pekerjaan dan melakukan persetujuan
terkait kuantitas serta sertifikat pembayaran.
c) Jadwal
Memastikan jadwal pelaksanaan sesuai dengan rencana jadwal yang telah
ditetapkan dan menyetujui penyesuaian jadwal yang disusun oleh
Penyedia.
d) Pelaporan
Melaporkan capaian kemajuan pelaksanaan pekerjaan secara berkala,
termasuk permasalahannya kepada Kasatker.
e) Keselamatan Konstruksi
Merencanakan, mereview dan menetapkan serta menjamin penerapan dari
sistem pengendalian aspek keselamatan konstruksi yang dilaksanakan
oleh Penyedia.
f) Rekayasa Teknis

6| PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI,
KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

Mereview dan menyetujui dokumen teknis rencana pelaksanaan


pekerjaan konstruksi yang terdiri dari: gambar kerja, metode kerja,
usulan perubahan pekerjaan.

2) Kegiatan pengendalian pekerjaan konstruksi meliputi:


a) Memeriksa dan memberikan persetujuan atas usulan dokumen rencana
pelaksanaan yang disampaikan oleh Penyedia meliputi:
- Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan;
- Jadwal Pengadaan Bahan, Mobilisasi Peralatan dan Tenaga Kerja
Konstruksi;
- Gambar Kerja;
- Bahan yang akan digunakan;
- RMPK;
- RKK;
- Jenis pekerjaan yang disub-Kontrakkan dan sub-Penyedia yang akan
digunakan (jika ada); dan
- Perubahan pekerjaan.
b) Memberikan persetujuan atas hasil pelaksanaan pengujian dan
pemeriksaan mutu serta volume;
c) Memberikan persetujuan atas laporan pelaksanaan dari Penyedia
setelah diverifikasi oleh Direksi Teknis/Konsultan Pengawas;
d) Menyampaikan laporan pengendalian pekerjaan kepada PA/KPA.

d. Pengawasan Pekerjaan Konstruksi dilakukan untuk memastikan proses


pelaksanaan pekerjaan oleh Penyedia sesuai dengan ketentuan kontrak.
1) Pengawasan pekerjaan konstruksi meliputi aspek:
a) Mutu;
b) Kuantitas;
c) Jadwal;
d) Pelaporan;
e) Keselamatan Konstruksi; dan
f) Rekayasa Teknis.
2) Kegiatan pengawasan pekerjaan konstruksi meliputi:
a) Memeriksa dan membuat rekomendasi terhadap penyusunan dan
pemutakhiran RMPK Penyedia;
b) Melakukan pemeriksaan dan pengujian mutu bahan dan hasil pekerjaan;
c) Melakukan pemeriksaan dan pengukuran terhadap kuantitas hasil
pekerjaaan;
d) Melakukan pengawasan terhadap jadwal pekerjaan dan metode kerja;
e) Menyusun laporan terkait hasil pekerjaan yang tidak memenuhi syarat;
f) Memberikan peringatan dan teguran tertulis kepada pihak pelaksana
pekerjaan jika terjadi penyimpangan terhadap dokumen kontrak;
g) Melakukan pengawasan terhadap penerapan Keselamatan Konstruksi;

7| PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI,
KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

h) Mengusulkan kepada PPK untuk menghentikan pelaksanaan pekerjaan


sementara jika pelaksana pekerjaan tidak memperhatikan peringatan
yang diberikan;
i) Merekomendasikan kepada PPK untuk menolak pelaksanaan dan hasil
pekerjaan konstruksi yang tidak sesuai spesifikasi;
j) Melakukan pemeriksaan terhadap laporan Penyedia;
k) Menyusun dan menyampaikan Laporan Pengawasan secara periodik;
l) Melakukan pengawasan selama masa pemeliharaan.
e. Kewenangan dan tanggung jawab pengendalian pekerjaan konstruksi dapat
didelegasikan kepada Pengendali Pekerjaan yang dapat dilakukan oleh staf PPK,
dalam hal ini disebut Direksi Lapangan, atau Penyedia Jasa Konsultansi yaitu
Konsultan Manajemen Konstruksi (MK);
f. Kewenangan dan tanggung jawab pengawasan pekerjaan konstruksi dapat
didelegasikan kepada Pengawas Pekerjaan yang dapat dilakukan oleh staf PPK,
dalam hal ini disebut Direksi Teknis, atau atau Penyedia Jasa Konsultansi yaitu
Konsultan Pengawas.
g. Dalam hal pengendalian dan pengawasan pekerjaan konstruksi dilakukan oleh
Penyedia Jasa Konsultansi, maka Penyedia Jasa Konsultansi wajib menyusun
Program Mutu sebagai bentuk penjaminan mutu.

Gambar 5.2 Tanggung Jawab dan Wewenang PPK dalam Penjaminan Mutu dan
Pengendalian Mutu

3. Panitia Pemeriksa Hasil Pekerjaan (PPHP)


Tanggung jawab dan wewenang PPHP terkait dengan penjaminan mutu dan
pengendalian mutu meliputi pemeriksaan administratif terhadap hasil pekerjaan
konstruksi yang diserahterimakan dari PPK kepada PA/KPA.

8| PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI,
KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

4. Penjamin Mutu pada Unit Organisasi


a. Penjamin Mutu pada Unit Organisasi merupakan unsur pendukung pada struktur
penyelenggara proyek dan tidak terlibat secara langsung dalam pengambilan
keputusan terkait pelaksanaan pekerjaan konstruksi, yang memiliki fungsi:
1) Perumusan kebijakan;
2) Pembinaan teknis; dan
3) Pengawasan pelaksanaan kebijakan.
b. Penjamin mutu memiliki tugas sebagai berikut:
1) Menyusun standar dan pedoman teknis yang berlaku pada masing-masing
unit organisasi;
2) Melakukan bimbingan teknis;
3) Melakukan pemantuan dan evaluasi serta pelaporan.

Gambar 5.3 Struktur Organisasi Penjaminan Mutu dan Pengendali Mutu Pekerjaan
Konstruksi

5.3 TANGGUNG JAWAB DAN WEWENANG PENYEDIA JASA


1. Kepala Proyek
Kepala proyek bertanggung jawab atas seluruh pelaksanaan pekerjaan kontruksi dan
memiliki tugas:
a. Memastikan tercapainya sasaran pekerjaan dari segi mutu, biaya, waktu,
Keselamatan Konstruksi dan lingkungan kerja;

9| PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI,
KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

b. Menyelesaikan masalah yang terjadi termasuk merencanakan tindakan


pencegahan terhadap masalah yang mungkin terjadi;
c. Mengkoordinasikan pelaksanaan pekerjaan yang di perlukan;
d. Melaporkan pelaksanaan pekerjaan.

2. Manajer Pelaksana
Manajer pelaksana memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:
a. Merencanakan metode pelaksanaan, pemeriksaan dan pengujian terkait mutu
pekerjaan; dan
b. Melaksanakan pekerjaan konstruksi sesuai dengan sasaran mutu, biaya, waktu,
dan Keselamatan Konstruksi dan lingkungan kerja.

3. Unit Pengendali Biaya


Unit pengendali biaya berfungsi membantu kepala proyek dalam hal:
a. Mengendalikan biaya, pelaksanaan pekerjaan; dan
b. Melakukan evaluasi biaya terkait dengan upaya percepatan pelaksanaan
pekerjaan.

4. Unit Penjamin Mutu


Unit penjamin mutu bertugas:
a. Menetapkan Rencana Pemeriksaan dan Pengujian;
b. Mengembangkan dan memantau pelaksanaan prosedur pengendalian mutu;
c. Berkoordinasi dengan Direksi Lapangan/Konsultan MK terkait dengan rencana
pemeriksaan dan pengujian serta prosedur pengendalian mutu;
d. Melakukan audit internal atas kesesuaian pelaksanaan pekerjaan yang
dilaksanakan tim konstruksi dan kesesuaian pelaksanaan pemeriksaan dan
pengujian yang dilakukan tim pengendali mutu;
e. Menyusun Rencana Mutu Pekerjaan Konstruksi (RMPK).

5. Unit Pengendali Mutu


Unit Pengendali mutu bertugas:
a. Melakukan pemeriksaan;
b. Merekomendasikan tindakan perbaikan yang di perlukan;
c. Membuat laporan hasil pemeriksaan.

6. Unit Administrasi
Unit administrasi memberikan dukungan administrasi terhadap kegiatan proyek yang
meliputi:
a. Penata usahaan; dan
b. Pemeliharaan dokumen proyek.

10 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI,
KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

Gambar 5.4 Fungsi - Fungsi Pengendalian dan Penjaminan Mutu


pada Struktur Organisasi Penyedia

11 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI,
KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

6. KEGIATAN PENJAMINAN MUTU DAN PENGENDALIAN MUTU


6.1 UMUM
Kegiatan penjaminan mutu dan pengendalian mutu dimulai sejak penandatanganan
kontrak sampai tanggal penyerahan akhir pekerjaan dan terbagi dalam 3 tahapan, yaitu:
1. Tahap Persiapan Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi;
2. Tahap Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi; dan
3. Tahap Penyelesaian Pekerjaan Konstruksi.

Gambar 6.1 Tahapan Pelaksanaan Kontrak Pekerjaan Konstruksi

12 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI,
KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

6.2 TAHAP PERSIAPAN PELAKSANAAN PEKERJAAN KONSTRUKSI

Gambar 6.2 Tahapan Persiapan Kontrak Pekerjaan Konstruksi

1. Penyerahan Lokasi Kerja


a. Penyerahan lokasi kerja dilakukan sebelum penerbitan SPMK, dengan terlebih
dahulu melaksanakan Peninjauan Lapangan Bersama;
b. Peninjauan lapangan bersama bertujuan untuk memastikan kesiapan lokasi kerja
yang akan diserahterimakan, serta untuk melakukan inventarisasi seluruh
bangunan yang ada serta seluruh aset milik pengguna jasa;
c. PPK wajib menyerahkan lokasi kerja sesuai dengan kebutuhan Penyedia Jasa
Pekerjaan Konstruksi yang tercantum dalam rencana kerja yang telah disepakati
dalam Rapat Persiapan Penandatanganan Kontrak;
d. Hasil peninjauan dan penyerahan dituangkan dalam Berita Acara Penyerahan
Lokasi Kerja.

2. Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK)


a. Penerbitan SPMK dilakukan paling lambat 14 hari sejak tanggal
penandatanganan kontrak atau 14 (empat belas) hari kerja sejak penyerahan
lokasi kerja pertama kali;
b. Dalam SPMK dicantumkan Tanggal Mulai Kerja;
c. Penetapan Tanggal Mulai Kerja setelah serah terima lapangan dilaksanakan atau
paling cepat dilaksanakan bersamaan dengan tanggal SPMK.

13 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI,
KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

3. Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak


a. Rapat persiapan pelaksanaan kontrak merupakan rapat awal antara PPK,
Pengendali Pekerjaan (Direksi Lapangan/Konsultan MK), Pengawas Pekerjaan
(Direksi Teknis/Konsultan Pengawas), Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi, tim
perencana serta pihak terkait;
b. Rapat persiapan pelaksanaan kontrak atau Pre Construction Meeting (PCM)
harus sudah dimulai maksimal 7 (tujuh) hari setelah terbitnya SPMK dan sebelum
dimulainya pelaksanaan pekerjaan;
c. Tujuan rapat persiapan pelaksanaan kontrak:
1) Persamaan pandangan dan pemahaman terkait hal-hal yang mendasar pada
pelaksanaan proyek, seperti: jadwal, alur komunikasi dan koordinasi, alur
persetujuan, kebijakan pengendalian mutu dan Keselamatan Konstruksi serta
mekanisme pelaporan dan pembayaran hasil pekerjaan;
2) Untuk mendapatkan kesepakatan terhadap pelaksanaan kontrak;
3) Penyesuaian seluruh kegiatan dalam RMPK dengan persyaratan-persyaratan
dalam dokumen kontrak;
4) Pemenuhan terhadap kebutuhan data dan informasi terkait proyek;
5) Untuk melakukan perubaahan kontrak apabila diperlukan.
d. Agenda pembahasan dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak sebagai
berikut:
Agenda PCM Keterangan
a. Struktur organisasi proyek PPK
1) PPK menyampaikan struktur organisasi
dan tim-nya yang akan terlibat serta tugas
dan tanggung jawab secara umum dari
masing – masing pihak.
2) PPK menjelaskan bentuk hubungan
antara PPK, pengawas pekerjaan, dan
Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi.

Pengawas Pekerjaan
Direksi Teknis atau Konsultan Pengawas,
menyampaikan struktur organisasinya serta
tugas dan tanggung jawab secara umum dari
masing - masing pihak.

Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi


1) Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi
menyampaikan struktur organisasinya
serta tugas dan tanggung jawab masing-
masing.
2) Perubahan atas personil pelaksana atau
sub Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi
harus diinformasikan pada rapat PCM
dan disetujui oleh PPK.
14 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI,
KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

b. Pendelegasian kewenangan 1) PPK menyampaikan penjelasan


mengenai pelimpahan kewenangan
Pengendalian Pekerjaan dari PPK ke
Direksi Lapangan atau Konsultan MK
2) PPK menyampaikan penjelasan
mengenai pelimpahan kewenangan
pengawasan pekerjaan dari PPK ke
Direksi Teknis/Konsultan Pengawas.
3) Untuk Konsultan Pengawas yang ditunjuk
oleh PPK lain, laporan dan tanggung
jawab Konsultan Pengawas tersebut tetap
kepada PPK proyek (PPK yang menunjuk
Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi).

c. Alur komunikasi dan PPK menyampaikan alur komunikasi,


persetujuan koordinasi, persetujuan serta pelaporan.

d. Mekanisme pengawasan Direksi Teknis/Konsultan Pengawas


menyampaikan mekanisme pengawasan dan
pelaporan yang akan dilakukan.

e. Jadwal pelaksanaan Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi


menyampaikan rencana jadwal pelaksanaan
pekerjaan untuk dibahas dan disepakati
bersama.

f. Mobilisasi Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi


menyampaikan secara rinci rencana
mobilisasi yang mencakup mobilisasi
personil inti, peralatan dan material

g. 1) Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi


menyampaikan gambaran umum metode
pelaksanaan yang akan dilaksanakan.
2) Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi
menyampaikan metode pelaksanaan
untuk pekerjaan tertentu yang dianggap
penting

h. Pembahasan Rencana Mutu 1) Dokumen RMPK diserahkan sebelum


Pekerjaan Konstruksi PCM untuk dievaluasi oleh Direksi
(RMPK) Teknis/Konsultan Pengawas.

15 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI,
KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

2) Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi


mempresentasikan RMPK yang
mencakup penjelasan terkait hal berikut:
a) Rencana pelaksanaan pekerjaan
(method statement) tiap-tiap
pekerjaan.
b) Rencana pemeriksaan dan pengujian
(Inspection and Test Plan/ITP)
c) Pengendalian subPenyedia Jasa
Pekerjaan Konstruksi dan pemasok.
3) Hasil pembahasan RMPK dapat berupa
persetujuan atau permintaan untuk
perbaikan.

i. Pembahasan pelaksanaan Dilakukan pembahasan terhadap dokumen


Rencana Keselamatan pelaksanaan RKK.
Konstruksi (RKK)
j. Rencana pemeriksaan Pembahasan rencana pemeriksaan
lapangan bersama lapangan bersama dalam rangka penilaian
kesesuaian kontrak dengan kondisi lapangan

k. Informasi yang dibutuhkan Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi


menyampaikan kebutuhan data dan
informasi lainnya yang diperlukan.

l. Dukungan fasilitas Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi


menyampaikan dukungan lainnya yang
diperlukan.

m. Lain – lain Agenda lain yang relevan.

e. Hasil rapat persiapan pelaksanaan kontrak dituangkan dalam Berita Acara Rapat
Persiapan Pelaksanaan Kontrak;
f. Apabila diperlukan perubahan kontrak, maka diterbitkan adendum kontrak.

4. Pembayaran Uang Muka


a. Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi dapat mengajukan permohonan
pengambilan uang muka secara tertulis kepada PPK disertai dengan rencana
penggunaan uang muka (apabila ditentukan dalam dokumen kontrak);
b. Uang muka digunakan untuk membiayai mobilisasi peralatan, personil,
pembayaran uang tanda jadi kepada pemasok bahan/material dan persiapan
teknis lain;

16 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI,
KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

c. Besaran uang muka ditentukan dalam Syarat-syarat Khusus Kontrak (SSKK) dan
dibayar setelah Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi menyerahkan Jaminan Uang
Muka senilai uang muka yang diterima.

5. Mobilisasi
a. Mobilisasi paling lambat harus sudah mulai dilaksanakan 30 hari kalender sejak
diterbitkan SPMK, atau terutama untuk sumber daya (material, alat, tenaga kerja)
yang akan digunakan untuk memulai pekerjaan.
b. Untuk mobilisasi sumber daya yang berhubungan dengan pelaksanaan untuk
tiap-tiap pekerjaan, dapat dilakukan sesuai kebutuhan dan rencana kerja,
meliputi:
1) Mobilisasi peralatan;
2) Mobilisasi personil inti dan pendukung;
3) Mempersiapkan fasilitas seperti kantor, rumah, barak, laboratorium, bengkel,
gudang, dan sebagainya.
c. Denda keterlambatan mobilisasi sebagaimana tertuang dalam kontrak.

17 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI,
KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

6.3 TAHAP PELAKSANAAN PEKERJAAN KONSTRUKSI

Gambar 6.3 Tahapan Pelaksanaan Kontrak Pekerjaan Konstruksi

18 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI, KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI
KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

1. Pemeriksaan Bersama (Mutual Check/MC-0)


a. Pemeriksaan Bersama dilaksanakan dengan cara melakukan pengukuran dan
pemeriksaan detail kondisi lapangan, mencakup:
1) Pemeriksaan terhadap desain awal dilakukan untuk menilai kesesuaian
desain dengan kondisi lapangan;
2) Jika diperlukan penyesuaian terhadap desain, maka dilakukan review desain;
dan
3) Penyesuaian terhadap kuantitas (volume) awal berdasarkan review desain
yang dilakukan.
b. Penyesuaian pada gambar desain dan volume awal, harus dicantumkan dalam
berita acara hasil pemeriksaan bersama dan selanjutnya dilakukan
perubahan/adendum kontrak.
c. Prosedur Perubahan di Lapangan mengacu pada Prosedur (P-07).

2. Pengajuan Persyaratan untuk Memulai Kegiatan Setiap Pelaksanaan Pekerjaan


a. Untuk memulai setiap kegiatan pekerjaan, Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi
harus menyampaikan permohonan izin memulai pekerjaan (Request of Work).
b. Prosedur permohonan izin memulai pekerjaan sesuai dengan Prosedur (P-01)
dan mengisi Formulir Pengajuan Memulai Pekerjaan (F-01) dengan paling sedikit
melampirkan:
1) Gambar Kerja
2) Rencana Pelaksanaan Pekerjaan (Method Statement), mencakup:
a) Metode Kerja;
b) Tenaga kerja yang dibutuhkan;
c) Peralatan yang dibutuhkan;
d) Material yang digunakan;
e) Aspek Keselamatan Konstruksi (mengacu pada analisis Keselamatan
dan kesehatan Kerja/K3 per pekerjaan); dan
f) Jadwal mobilisasi tiap-tiap sumber daya.
Pengajuan persetujuan material sesuai dengan Prosedur (P-02). Dalam metode
kerja perlu disampaikan titik-titik tunggu (hold point) terkait pengendalian mutu
pekerjaan. Titik-titik tunggu ini perlu dipantau dan diawasi (jika diperlukan dapat
pula dilakukan pengujian).
3) Rencana Pemeriksaan dan Pengujian (Inspection and Test Plan/ ITP)
Jadwal pelaksanaan pemeriksaan bahan, material, serta titik tunggu (hold
point) pada metode kerja.
c. Pemeriksaan terhadap persyaratan untuk izin memulai pekerjaan dilakukan oleh
Direksi Teknis/Konsultan Pengawas kemudian disampaikan kepada Pengendali
untuk mendapatkan persetujuan, mencakup:

Persyaratan Pengajuan
No Kriteria Persetujuan
Izin Kerja
1 Gambar Kerja Kesesuaian gambar kerja terhadap
gambar desain dan kondisi lapangan.

19 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI,
KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

2 Rencana Pelaksanaan Kesesuaian dengan spesifikasi dalam


Pekerjaan kontrak dan gambar desain.

a. Metode Kerja; Kelaikan dan keandalan metode kerja


yang digunakan.

b. Tenaga kerja yang Kesesuaian kompetensi tenaga kerja


terlibat; dengan rencana pekerjaan yang diajukan

c. Peralatan yang 1) Kesesuaian peralatan dengan rencana


dibutuhkan; pekerjaan yang diajukan termasuk
kelaikan peralatan.
2) Adanya Surat Izin Laik Operasi (SILO)
juga Surat Izin Operator (SIO) untuk
operator masing-masing alat.

d. Material yang Kesesuaian material dengan spesifikasi.


digunakan;
e. Aspek Keselamatan Kesesuaian analisis K3 yang mengacu
Konstruksi pada Rencana Keselamatan Konstruksi
(RKK).

f. Jadwal mobilisasi tiap- Kesesuaian jadwal mobilisasi dengan


tiap sumber daya kebutuhan pengadaan dalam rencana
pekerjaan yang diajukan.

3 Rencana Pemeriksaan dan Kesesuaian item-item pemeriksaan dan


Pengujian pengujian dengan pengendalian mutu
yang mencakup pemeriksaan material,
dan hasil pekerjaan.

Di dalam hal seluruh kriteria persetujuan telah dipenuhi, Pengendali


mengeluarkan surat persetujuan memulai pekerjaan (Approval of Work).

20 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI,
KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

P-01 Bagan Alir Kegiatan Memulai Pekerjaan

21 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI, KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI
KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

22 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI,
KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

C-01 Contoh Daftar Simak Pengajuan Permohonan Memulai Pekerjaan (untuk PPK atau Pengendali Pekerjaan)

23 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI, KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI
KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

P-02 Bagan Alir Persetujuan Material

24 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI, KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI
KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

C-02 Contoh Daftar Simak Persetujuan Material (untuk PPK atau Pengendali Pekerjaan)

25 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI, KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI
KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

26 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI,
KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

P-03 Bagan Alir Persetujuan Gambar Kerja

27 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI, KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI
KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

C-03 Contoh Daftar Simak Persetujuan Gambar Kerja (untuk PPK atau Pengendali Pekerjaan)

28 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI, KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI
KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

29 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI,
KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

3. Pengawasan Mutu Pekerjaan


a. Pengawasan mutu pekerjan dilakukan melaui pemeriksaan dan pengujian terkait
hal-hal berikut:
1) Metode Kerja
a) Pelaksanaan Pekerjaan sesuai dengan metode kerja yang telah disetujui
oleh Direksi Lapangan/Konsultan MK;
b) Memperhatikan titik tunggu, dimana pekerjaan dapat dilanjutkan bila
tahap pekerjaan sebelumnya telah disetujui.
2) Tenaga kerja yang terlibat
Pemeriksaan terkait jumlah tenaga kerja sesuai dengan rencana.
3) Peralatan yang dibutuhkan
Pemeriksaan terkait keteersediaan SILO (Surat Izin Laik Operasi) dan SIO
(Surat Izin Operator) untuk operator masingmasing alat
4) Material yang digunakan
Pengawasan terkait spesifikasi dan jumlah material dasar dan material olahan
sesuai dengan dokumen pengajuan material.
5) Keselamatan Konstruksi (mengacu analisis K3 tiap pekerjaan)
a) Dokumen analisis K3 sudah disetujui oleh Direksi Lapangan/Konsultan
MK; dan
b) Implementasi keselamatan konstruksi per pekerjaan.
6) Jadwal mobilisasi tiap-tiap sumber daya
Pemeriksaan terkait ketersedian sumber daya tiap pekerjaan sesuai jadwal
mobilisasi.
7) Rencana Pemeriksaan dan Pengujian (Inspection and Test Plan/ITP)
Pengawasan terhadap kegiatan pemeriksaan dan pengujian sesuai dengan
rencana pada metode kerja.
8) Hasil Pekerjaan
Pengawasan tekait hasil tia-tiap kegiatan pekerjaan sesuai dengan
persyaratan. Jika ditemukan hasil pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi,
Pengawas Pekerjaan dapat memberikan peringatan dan teguran tertulis
kepada pihak pelaksana pekerjaan dan mengusulkan kepada pengguna jasa
untuk menghentikan pelaksanaan pekerjaan sementara jika pelaksana
pekerjaan tidak memperhatikan peringatan yang diberikan.
b. Pengawasan terhadap proses tiap-tiap kegiatan dilakukan berdasarkan
spesifikasi dan metode kerja yang diajukan.
c. Pengawasan terhadap hasil pekerjaaan dilakukan berdasarkan spesifikasi.
d. Pemeriksaan material pada saat penerimaan dilakukan sesuai Prosedur (P-04).
Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi jasa melakukan pemeriksaan secara visual
dan pengukuran (bila diperlukan), dan disaksikan Pengawas Pekerjaan, untuk
memastikan agar material yang dikirim ke lapangan sesuai dengan material yang
telah distujui.
e. Pemeriksaan dan Pengujian berkala material dilaksanakan sesuai dengan
rencana pengujian pada dokumen Pemeriksaan dan Pengujian (ITP) yang terkait
dengan material tersebut. Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi Jasa harus

30 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI,
KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

memastikan pengujian berkala memenuhi persyaratan pada kontrak dan sesuai


dengan peraturan yang berlaku sesuai dengan prosedur (P-05).
f. Pemeriksaan hasil pekerjaan dilakukan pada setiap pekerjaan maupun sub
pekerjaan. Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi Jasa harus melakukan
pemeriksaan pekerjaan baik fisik maupun administrasi. Jika hasil pekerjaan sudah
sesuai spesfikasi, maka Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi Jasa mengajukan
permohonan pemeriksaan kepada PPK sesuai dengan prosedur (P-06)
g. Jika dalam pelaksanaan pekerjaan diperlukan adanya penyesuaian atau
perubahan di lapangan, maka perubahan di lapangan dilaksanakan sesuai
Prosedur (P-07).
h. Pengendalian ketidaksesuaian hasil pekerjaan dilakukan oleh Penyedia Jasa
Pekerjaan Konstruksi Jasa dan Pengawas Pekerjaan. Jika dalam pelaksanaan
pekerjaan ditemukan ketidaksesuaian dengan spesifikasi, Penyedia Jasa
Pekerjaan Konstruksi Jasa dan Pengawas Pekerjaan membuat laporan
ketidaksesuaian sesuai Prosedur (P-08) dan (P-09).

31 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI,
KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

P-04 Bagan Alir Pemeriksaan Material di Lapangan

32 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI, KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI
KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

P-05 Bagan Alir Pemeriksaan Ulang Material

33 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI, KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI
KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

P-06 Bagan Alir Pelaksanaan Inspeksi

34 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI, KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI
KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

35 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI,
KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

36 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI,
KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

C-04 Contoh Daftar Simak Pengajuan Permohanan Pelaksanaan Inspeksi (untuk PPK atau Pengendali Pekerjaan)

37 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI, KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI
KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

P-07 Bagan Alir Perubahan di Lapangan

38 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI, KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI
KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

39 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI,
KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

40 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI,
KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

C-05 Contoh Daftar Simak Perubahan di Lapangan (untuk PPK atau Pengendali Pekerjaan)

41 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI, KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI
KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

P-08 Bagan Alir Penyusunan Laporan Ketidaksesuaian (oleh Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi Jasa)

42 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI, KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI
KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

P-09 Bagan Alir Penyusunan Pernyataan Ketidaksesuaian (oleh Pengawas Pekerjaan)

43 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI, KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI
KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

44 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI,
KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

45 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI,
KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

C-06 Contoh Daftar Simak Laporan Ketidaksesuaian (untuk PPK atau Pengendali Pekerjaan)

46 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI, KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI
KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

4. Penerimaan dan Pembayaran Hasil Pekerjaan


a. Penerimaan hasil pekerjaan dilakukan setelah seluruh ketentuan mutu pekerjaan
dalam kontrak dipenuhi;
b. Persetujuan dokumen penagihan didahului dengan pemeriksaan mutu dan
volume hasil pekerjaan yang telah selesai dikerjakan;
c. Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi menyampaikan dokumen tagihan sesuai
dalam kontrak;
d. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan ketidaksesuaian spesifikasi dan volume
yang tertulis dalam dokumen penagihan, maka PPK berhak untuk tidak
menyetujui dokumen tersebut dan Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi wajib
melakukan perbaikan terhadap hasil pekerjaan maupun dokumen penagihannya;
e. Pembayaran dapat dilakukan setelah hasil pemeriksaan telah disetujui.

5. Kontrak Kritis (penjelasan mengenai Show Cause Meeting)


a. Pemberlakuan ketentuan kontrak kritis dilakukan sesuai dengan ketentuan
sebagaimana diatur dalam dokumen kontrak;
b. Penanganan kontrak kritis dilakukan melalui rapat pembuktian (Show Cause
Meeting/SCM) sesuai dengan tahapan/skenario sebagaimana diatur dalam
dokumen kontrak;
c. Konsekuensi hasil rapat pembuktian dilaksanakan sesuai dengan ketentuan
kontrak;
d. Pemutusan kontrak dilakukan sebagai pilihan terakhir jika tidak ada alternatif
penyelesaian lain.

47 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI,
KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

6.4 TAHAPAN PENYELESAIAN PEKERJAAN KONSTRUKSI

Gambar 6.4 Tahapan Penyelesaian Pekerjaan Konstruksi

1. Serah Terima Pertama Pekerjaan (Provisional Hand Over/PHO)

Gambar 6.5 Tahapan Serah Terima Pertama Pekerjaan

a. Serah Terima Pekerjaan adalah kegiatan penyerahan pekerjaan yang telah


selesai 100% (seratus perseratus) dari Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi
kepada Pengguna Jasa dalam kondisi dan standar sebagaimana disyaratkan
dalam kontrak;
b. Pernyataan pekerjaan selesai 100% berdasarkan rekomendasi dari Direksi
Lapangan/Konsultan MK yang disampaikan kepada PPK;
c. Rekomendasi Direksi Lapangan/Konsultan MK dikeluarkan berdasarkan hasil
verifikasi lapangan dari Direksi Teknis/Konsultan Pengawas;
d. Isi surat rekomendasi Direksi Lapangan/Konsultan MK mencakup tanggal tentatif
pekerjaan selesai 100%, daftar cacat mutu dan kekurangan (jika ada);

48 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI,
KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

e. Berdasarkan rekomendasi dari Direksi Lapangan/Konsultan MK, PPK melakukan


Serah terima Pertama Pekerjaan. Hasilnya dituangkan dalam berita acara serah
terima pertama pekerjaan.
f. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam proses Serah Terima Pertama Pekerjaan
adalah:
1) Pengujian Akhir Pekerjaan (Test on Completion)
a) Dalam rangka menerima hasil pekerjaan, PPK memerintahkan Direksi
Teknis/Konsultan Pengawas untuk melakukan pemeriksaan dan
pengujian terhadap hasil pekerjaan.
b) Sebelum pelaksanaan pengujian akhir pekerjaan, Direksi
Teknis/Konsultan Pengawas harus memberitahukan kepada PPK
tentang jadwal pelaksanaan pengujian yang telah disepakati dengan
Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi.
c) Sebelum tanggal pelaksanaan pengujian, Penyedia Jasa Pekerjaan
Konstruksi harus memeriksa dokumentasi pengendalian mutu (quality
control-QC).
d) Kegiatan yang harus dilaksanakan oleh Direksi Teknis/Konsultan
Pengawas dalam pengujian pada akhir pekerjaan adalah sebagai berikut:
- Mengecek kesesuaian kinerja secara keseluruhan dari pekerjaan final
yang telah selesai dengan seluruh persyaratan dalam kontrak
maupun kesesuaian maksud dari desain/gambar, sebagai contoh
dimensi, ketinggian, dll;
- Pengujian sampel random minimum oleh Direksi Teknis/Konsultan
Pengawas (bila diperlukan);
- Evaluasi dari semua dokumen terlaksana (as-built document) yang
menunjukkan bahwa seluruh pekerjaan telah sesuai dengan
persyaratan pekerjaan dan seluruh laporan ketidaksesuaian (Non-
Conformance Reports/NCR) telah diselesaikan;
- Direksi Teknis/Konsultan Pengawas mengevaluasi dokumentasi dari
quality assurance (QA) Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi untuk
menyakinkan bahwa seluruh pekerjaan telah selesai sesuai dengan
persyaratan pekerjaan dan seluruh laporan ketidaksesuaian telah
diselesaikan.
e) Untuk pemeriksaan dan uji fungsi, PPK dan Direksi Teknis/Konsultan
Pengawas dapat mengacu spesifikasi yang ada. Apabila hasil
pemeriksaan terhadap cacat mutu dan uji fungsi belum sesuai dengan
spesifikasi yang ada, maka PPK berhak menunda persetujuan berita
acara serah terima pekerjaan dan Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi
wajib melakukan perbaikan terhadap hasil pekerjaan hingga sesuai
dengan spesifikasi yang sudah tercantum dalam kontrak.
f) Apabila dalam pemeriksaan hasil pekerjaan telah sesuai dengan
ketentuan yang tercantum dalam Kontrak maka PPK dan Penyedia Jasa
Pekerjaan Konstruksi menandatangani Berita Acara Serah Terima
(BAST) Pertama Pekerjaan (berita Acara PHO).

49 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI,
KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

g) Setelah penandatanganan BAST Pekerjaan (BAST PHO), PPK


menyerahkan hasil pekerjaan kepada PA/KPA. Kemudian PA/KPA
meminta Panitia Serah Terima Pekerjaan Pertama untuk melakukan
pemeriksaan administratif terhadap hasil pekerjaan yang
diserahterimakan. Panitia Serah Terima Pekerjaan Pertama dibentuk
oleh PA/KPA.
h) Apabila hasil pemeriksaan administrasi ditemukan
ketidaksesuaian/kekurangan, Panitia Serah Terima Pekerjaan Pertama
melalui PA/KPA memerintahkan PPK untuk memperbaiki dan/atau
melengkapi kekurangan dokumen administratif. Hasil pemeriksaan
administratif dituangkan dalam Berita Acara.

2) Rencana Pemeliharaan
a) Setelah pelaksanaan PHO, Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi harus
menjaga kondisi hasil pekerjaan selama masa pemeliharaan dalam
kurun waktu yang telah ditentukan dalam kontrak.
b) Selama masa pemeliharaan, dibentuk Tim Pemeliharaan yang terdiri dari
Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi dan Direksi Teknis/Konsultan
Pengawas.
c) Sebelum dimulainya masa pemeliharaan, Penyedia Jasa Pekerjaan
Konstruksi harus menyerahkan program kerja/rencana kegiatan yang
akan dilakukan dalam rangka melaksanakan pemeliharaan, paling sedikit
mencakup kegiatan:
- Pemeriksaan
Kegiatan/tindakan yang dilakukan untuk memastikan apakah
komponen/item/fungsi hasil pekerjaan masih sesuai dengan
spesifikasi.
- Pelaksanaan Pemeliharaan dan Perbaikan
Kegiatan/tindakan yang dilakukan untuk mencegah dan memperbaiki
kerusakan suatu komponen/item/ fungsi hasil pekerjaan.
d) Komponen-komponen yang harus dipelihara serta mekanisme
pemeliharaannya, disesuaikan dengan yang tercantum dalam Manual
Operasi & Pemeliharaan yang harus diserahkan pada saat PHO.
e) Dokumen rencana pemeliharaan diperiksa dan disetujui oleh Direksi
Lapangan/Konsultan MK.

3) Penerbitan Berita Acara Serah Terima (BAST) Pertama Pekerjaan


a) Pada saat pekerjaan telah selesai 100%, Penyedia Jasa Pekerjaan
Konstruksi mengajukan permohonan Berita Acara Serah Terima
Pekerjaan kepada Direksi Teknis/ Konsultan Pengawas.
b) PPK akan memeriksa hasil pekerjaan terlebih dahulu, sebelum
mengeluarkan/menandatangi BAST Pekerjaan.
c) Hasil pemeriksaan akan ditindaklanjuti dengan pemberitahuan kepada
Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi hal-hal yang harus

50 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI,
KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

diselesaikan/diperbaiki oleh Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi agar


hasil pekerjaan sesuai dengan persyaratan dalam kontrak.
d) Sebelum mengeluarkan BAST pekerjaan, Direksi Teknis/Konsultan
Pengawas harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
- Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi telah menyerahkan dokumen-
dokumen yang dipersyaratkan (antara lain: manual operasi dan
pemeliharaan); dan
- Telah dilakukan pengujian terhadap hasil pekerjaan sesuai dengan
persyaratan dalam kontrak (baik pengujian terhadap standard mutu
maupun kinerja/fungsi).
e) Setelah Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi menyelesaikan
kewajibannya, Direksi Teknis/Konsultan Pengawas melaporkan hasil
pemeriksaan kepada PPK.
f) Apabila dalam pemeriksaan hasil pekerjaan telah sesuai dengan
ketentuan yang tercantum dalam Kontrak, maka PPK dan Penyedia Jasa
Pekerjaan Konstruksi menandatangani Berita Acara Serah Terima
(BAST) Pertama Pekerjaan.
g) Berita acara serah terima pertama pekerjaan paling sedikit berisi:
- Tanggal difinitif pekerjaan selesai 100%;
- Rencana tanggal serah terima akhir pekerjaan;
- Tanggal berita acara serah terima pertama pekerjaan; dan
- Lain-lain yang diperlukan antara lain rencana pemeliharaan selama
masa pemeliharaan.

2. Pemeliharan Hasil Pekerjaan


a. Masa Pemeliharaan paling singkat untuk pekerjaan permanen selama 6 (enam)
bulan, sedangkan untuk pekerjaan semi permanen selama 3 (tiga) bulan dan
dapat melampaui tahun anggaran.
b. Setelah tahap PHO, PPK melakukan pembayaran sebesar 95% (sembilan puluh
lima perseratus) dari harga kontrak, sedangkan yang 5% (lima perseratus)
merupakan retensi selama masa pemeliharaan (jaminan pemeliharaan).
c. Hal-hal yang perlu dilakukan dan diperhatikan selama kurun waktu masa
pemeliharaan sebagai berikut:
1) Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi wajib melakukan kegiatan pemeliharaan
(pemeriksaan, pemeliharaan dan perbaikan) sebagaimana yang disampaikan
dalam dokumen rencana pemeliharaan sehingga kondisi tetap seperti pada
saat penyerahan pertama pekerjaan;
2) Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi wajib melaksanakan pemeriksaan
berkala sesuai rencana yang disampaikan;
3) Jika dalam rentang masa pemeliharaan terdapat kerusakan maka Penyedia
Jasa Pekerjaan Konstruksi wajib memperbaiki dan segala biaya yang
dibutuhkan untuk perbaikan menjadi tanggungjawab Penyedia Jasa
Pekerjaan Konstruksi;
4) Jika kerusakan yang terjadi disebabkan oleh unsur suatu keadaan yang
terjadi diluar tanggung jawab para pihak dan tidak dapat diperkirakan

51 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI,
KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

sebelumnya (keadaan kahar) maka perbaikan dilakukan atas perintah PPK


dan dilaksanakan oleh Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi serta biaya
perbaikan ditanggung oleh PPK;
5) Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi menyampaikan laporan pemeliharaan
yang mencakup kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan selama masa
pemeliharaan kepada PPK;
6) Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi dapat mengajukan permintaan secara
tertulis kepada PPK untuk penyerahan akhir (FHO) setelah seluruh tanggung
jawab selama masa pemeliharaan telah dilaksanakan sebelum berakhirnya
masa pemeliharaan; dan
7) Gambar terlaksana harus diserahkan sebelum dilakukan serah terima akhir
pekerjaan.

3. Serah Terima Akhir Pekerjaan (Final Hand Over/FHO)

Gambar 6.6 Tahapan Serah Terima Akhir Pekerjaan

a. Setelah masa pemeliharaan berakhir, Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi


menyampaikan laporan pemeliharaan serta mengajukan permintaan secara
tertulis kepada PPK untuk penyerahan akhir.
b. Dalam rangka menerima hasil pekerjaan, PPK memerintahkan Direksi
Teknis/Konsultan Pengawas untuk melakukan pemeriksaan terhadap hasil
pekerjaan pemeliharaan.
c. Permohonan pengajuan penerimaan hasil akhir pekerjaan dilaksanakan sesuai
Prosedur (P-10) dan mengisi Form Pemeriksaan Kelayakan (F-09).
d. Apabila dari hasil pemeriksaan, selama masa pemeliharaan Penyedia Jasa
Pekerjaan Konstruksi telah sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam
Kontrak, maka PPK dan Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi menandatangani
Berita Acara Serah Terima Akhir Pekerjaan.
e. PPK wajib melakukan pembayaran uang retensi atau mengembalikan jaminan
pemeliharaan.
f. Setelah penandatanganan Berita Acara Serah Terima Akhir Pekerjaan, PPK
menyerahkan hasil pekerjaan kepada PA/KPA. Selanjutnya PA/KPA meminta
Panitia Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP) untuk melakukan pemeriksaan
administratif terhadap hasil pekerjaan yang diserahterimakan.

52 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI,
KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI KALIMANTAN UTARA
PT. TIBER JAYA MANDIRI
Dokumen Quality Control & Quality Assurance

g. Apabila hasil pemeriksaan administrasi ditemukan ketidaksesuaian/kekurangan,


PPHP melalui PA/KPA memerintahkan PPK untuk memperbaiki dan/atau
melengkapi kekurangan dokumen administratif. Hasil pemeriksaan administratif
dituangkan dalam Berita Acara.
h. Dalam rangka pelaksanaan FHO, Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi harus
menyerahkan seluruh dokumentasi Terlaksana (As-Built Document) pelaksanaan
pekerjaan yang mencakup paling sedikit dokumen sebagai berikut:
1) Dokumen terkait dengan mutu:
a) Laporan Uji Mutu dibuat oleh pengendali mutu;
b) Desain mix formula dan job mix formula;
c) Uji mutu material;
d) Dokumen penjaminan mutu dan pengendalian mutu; dan
e) Dokumen terkait penghitungan kuantitas/volume yang disiapkan oleh
Direksi Teknis/Konsultan Pengawas.
2) Dokumen administrasi
a) Perjanjian kontrak termasuk adendumnya (jika ada);
b) Dokumen kontrak lainnya;
c) Dokumen terkait dengan pelaksanaan kontrak;
d) Dokumen pembayaran;
e) Dokumen Perhitungan penyesuaian harga;
f) Berita acara pemeriksaan oleh intitusi/lembaga pemeriksa;
g) Laporan ketidaksesuaian dan tindak lanjut (status harus diatasi);
h) Foto-foto pelaksanaan (0% sebelum pelaksanaan, sedang dilaksanakan
dan 100% telah dilaksanakan); dan 9) Gambar terlaksana (as built
drawing).
3) Dokumen-dokumen lainnya, meliputi:
a) Laporan pengelolaan lingkungan;
b) Laporan pelaksanaan Keselamatan Konstruksi; dan
c) Laporan pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan.
4) Dokumen pengoperasian dan pemeliharaan berupa manual/ pedoman
pengoperasian dan perawatan/pemeliharaan.

4. Serah Terima Pekerjaan Selesai Kepada Penyelenggara Infrastruktur PUPR


Serah terima pekerjaan selesai kepada Penyelenggara Infrastruktur PUPR dilakukan
setelah terbitnya berita acara serah terima akhir, yang meliputi kegiatan:
a. Pengambilalihan lokasi dan hasil pekerjaan
PPK melalui Kasatker menyerahkan lokasi dan hasil pekerjaannya kepada
penyelenggara infrastruktur.
b. Penyerahan pekerjaan selesai
Kasatker menyerahkan hasil pekerjaan selesai kepada penyelenggara
Infrastruktur yang meliputi aset proyek (mobil, gedung kantor, dan fasilitas lain)
dan aset hasil pembangunan (gedung, jalan, bendungan, dll) untuk ditetapkan
status sementara yang kemudian penyelenggara infrastruktur mengajukan
permohonan penetapan status tetap kepada menteri keuangan.

53 | PERBAIKAN JALAN PROPINSI DALAM KAWASAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA, DESA MANGKUPADI,
KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR, KABUPATEN BULUNGAN, PROPINSI KALIMANTAN UTARA

Anda mungkin juga menyukai