0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
19 tayangan1 halaman

Pajak Restoran: Dasar Hukum dan Tarif

Dokumen tersebut membahas tentang pajak restoran di Singkawang. Pajak restoran dikenakan kepada penyedia jasa makanan dan minuman dengan dasar pengenaan sebesar 10% dari omset. Wajib pajak restoran harus mengisi SPTPD setiap bulan yang berisi pelaporan omset dan melakukan pembayaran pajak secara self assessment. Sanksi berupa bunga 2% dikenakan untuk pembayaran pajak yang terlambat.

Diunggah oleh

Yhana 29
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
19 tayangan1 halaman

Pajak Restoran: Dasar Hukum dan Tarif

Dokumen tersebut membahas tentang pajak restoran di Singkawang. Pajak restoran dikenakan kepada penyedia jasa makanan dan minuman dengan dasar pengenaan sebesar 10% dari omset. Wajib pajak restoran harus mengisi SPTPD setiap bulan yang berisi pelaporan omset dan melakukan pembayaran pajak secara self assessment. Sanksi berupa bunga 2% dikenakan untuk pembayaran pajak yang terlambat.

Diunggah oleh

Yhana 29
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PAJAK RESTORAN

A. DASAR HUKUM
1. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang
Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.
2. Peraturan Walikota Singkawang Nomor 10 Tahun
2012 Tentang Pemungutan Pajak Hotel, Pajak
Restoran, Pajak Hiburan, Pajak Parkir dan Pajak
Penerangan Jalan.
3. Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2017 Tentang
Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun
2010 Tentang Pajak Daerah.

B. PENGERTIAN
Restoran adalah fasilitas penyedia jasa pelayanan
penjualan makanan dan/atau minuman yang dikonsumsi
oleh pembeli, baik dikonsumsi di tempat pelayanan
maupun ditempat lain, termasuk katering dan jasa
boga).
Pajak Restoran adalah Pajak atas Pelayanan yang
disediakan oleh Restoran.

C. OBJEK, SUBJEK DAN WAJIB PAJAK F. SANKSI


1. Objek Pajak Restoran adalah pelayanan yang Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD) yang tidak atau
disediakan oleh restoran. kurang bayar setelah jatuh tempo pembayaran
2. Subjek Pajak Restoran adalah orang pribadi atau dikenakan sanksi administrasi berupa bunga sebesar 2%
Badan yang membeli makanan dan atau minuman (dua persen) perbulan dan ditagih melalui Surat Tagihan
dari restoran. Pajak Daerah (STPD).
3. Wajib Pajak Restoran adalah orang pribadi atau
Badan yang mengusahakan restoran
Prosedur Penyampaian
D. DASAR PENGENAAN, MASA PAJAK DAN TARIF PAJAK Surat Pemberitahuan Pajak Daerah (SPTPD)
1. Dasar pengenaan pajak adalah jumlah pembayaran
yang diterima atau yang seharusnya diterima
restoran;.
2. Yang dimaksud dengan ”YANG SEHARUSNYA”
termasuk:
- Service charge yang dibebankan kepada
konsumen;
- Potongan harga yang diberikan kepada konsumen.
3. Tarif pajak restoran ditetapkan sebesar 10 %
(sepuluh persen).
4. Masa Pajak adalah jangka waktu yang lamanya 1
(satu) bulan kalender atau jangka waktu lainnnya
yang diatur dengan Peraturan Walikota.

E. KEWAJIBAN WAJIB PAJAK


1. Setiap wajib pajak, wajib mengisi Surat
Pemberitahuan Pajak Daerah (SPTPD) dengan benar,
jelas, lengkap dan ditanda tangani oleh wajib pajak.
2. SPTPD sebagaimana dimaksud pada point (1) diambil
sendiri oleh wajib pajak di Badan Keuangan Daerah.
3. SPTPD berisikan pelaporan atas omset penerimaan
bruto Wajib Pajak dengan dipungut bayaran dan
disampaikan paling lama 7 (tujuh) hari setelah masa
pajak.
4. Jenis pemungutan untuk Pajak ini adalah SELF
ASSESSMENT (wajib pajak menghitung, melaporkan,
dan menyetorkan pajaknya sendiri).

Anda mungkin juga menyukai