Modul Pelatihan Komunikasi Karyawan
Modul Pelatihan Komunikasi Karyawan
“BETTER COMMUNICATION
FOR BETTER CUSTOMER
SERVICE”
Modul Training
RANGKUMAN TNA
LEVEL ORGANISASI
o Berdasarkan hasil analisis tingkat organisasi tidak ditemukan
permasalahan, seluruh kegiatan dalam perusahaan telah
terlaksana sesuai dengan kebijakan yang dimilki perusahaan.
LEVEL TASK
o Kemampuan komunikasi yang kurang membuat karyawan tidak
dapat menjalankan jobdesknya dengan baik, seperti
memberikan pelayanan kepada customer.
LEVEL PERSON
o Pramuniaga (sales counter) belum berkomunikasi dengan baik
dengan customer.
o Pramuniaga (sales counter)belum dapat mencapai target yang
ditentukan perusahaan.
o Pramuniaga (sales counter)belum dapat melayani customer dengan
baik.
5. Aspek-aspek Komunikasi
Menurut Mulyana (2005), untuk dapat berkomunikasi secara efektif
kita perlu memahami aspek-aspek komunikasi, antara lain:
1. Komunikator
Pengirim (sender) yang mengirim pesan kepada komunikan dengan
menggunakan media tertentu. Unsur yang sangat berpengaruh dalam
komunikasi, karena merupakan awal (sumber) terjadinya suatu
komunikasi
2. Komunikan
Penerima (receiver) yang menerima pesan dari komunikator,
kemudian memahami, menerjemahkan dan akhirnya memberi respon
3. Media
Saluran (channel) yang digunakan untuk menyampaikan pesan sebagai
sarana berkomunikasi. Berupa bahasa verbal maupun non verbal,
wujudnya berupa ucapan, tulisan, gambar, bahasa tubuh, bahasa
mesin, sandi dan lain sebagainya
4. Pesan
Isi komunikasi berupa pesan (message) yang disampaikan oleh
Komunikator kepada Komunikan. Kejelasan pengiriman dan
penerimaan pesan sangat berpengaruh terhadap kesinambungan
komunikasi.
5. Tanggapan
Merupakan dampak (effect) komunikasi sebagai respon atas
penerimaan pesan. Diimplentasikan dalam bentuk umpan balik (feed
back) atau tindakan sesuai dengan pesan yang diterima.
6. Customer Service
Menurut Lupiyoadi (2001) Customer Service merupakan seluruh
aktivitas di area bisnis yang berusaha mengkombinasikan antara penjualan
jasa untuk memenuhi kepuasan konsumen mulai dari pemesanan,
pemrosesan, hingga pemberian hasil jasa melalui komunikasi demi
mempererat kerjasama melalui konsumen. Dari definisi diatas maka dapat
disimpulkan bahwa Customer Service adalah kegiatan atau aktivitas yang
dilakukan oleh perusahaan dalam rangka meningkatkan kegunaan dari suatu
barang atau jasa yang ditawarkan oleh suatu perusahaan agar terciptanya
kepuasan konsumen serta terciptanya hubungan yang harmonis diantara
keduanya.
Menurut Gronroos (Atik & Ratminto, 2005), pelayanan adalah
produk-produk yang tidak kasat mata (tidak dapat diraba) yang melibatkan
usaha-usaha manusia dan menggunakan peralatan. Sebagai dasar pengukuran
Zaithaml dan M.J (Umar, 2002) mengemukakan bahwa untuk mengukur
kualitas pelayanan dapat ditentukan berdasarkan lima dimensi :
1. Kehandalan (Reliability)
Kemampuan perusahaan untuk memberikan pelayanan sesuai yang
dijanjikan secara akurat dan terpercaya. Kinerja harus sesuai dengan
harapan pengunjung yang berarti ketepatan waktu.
2. Ketanggapan (Responsiveness)
Respon karyawan dalam membantu pengunjung dan memberikan
pelayanan yang cepat dan tanggap, yang meliputi : kesigapan karyawan
dalam menangani keluhan pengunjung.
3. Jaminan (Assurance)
Pengetahuan atas informasi secara tepat, kualitas, keramah-tamahan,
perhatian dan kesopanan dalam memberi keterampilan dalam
memberikan informasi, kemampuan dalam memberikan keamanan di
dalam memanfaatkan jasa yang ditawarkan dan menanamkan
kepercayaan pengunjung. Dimensi kepastian atau jaminan ini merupakan
gabungan dari aspek-aspek :
a. Kompetensi, yaitu keterampilan dan pengetahuan yang dimiliki
karyawan untuk melakukan pelayanan.
b. Kesopanan, yang meliputi keramah-tamahan, perhatian, dan sikap
para karyawan.
c. Kredibilitas, meliputi hal-hal yang berhubungan dengan kepercayaan
kepada perusahaan, seperti reputasi, prestasi, dan sebagainya.
d. Keamanan, meliputi hal-hal yang berhubungan dengan kemampuan
karyawan untuk memberikan rasa aman kepada pengunjung.
4. Empati
Perhatian individual yang diberikan perusahaan kepada pengunjung
seperti kemudahan untuk menghubungi perusahaan, kemampuan
karyawan untuk berkomunikasi dengan pengunjung, dan usaha untuk
memahami keinginan kebutuhan pengunjungnya.
5. Bukti langsung
Meliputi penampilan fisik, seperti gedung dan ruangan front office,
tersedianya tempat parkir, kebersihan, kerapihan, kenyamanan ruangan,
serta kelengkapan alat komunikasi.
C. TUJUAN PELATIHAN
Learning Objective
Saat diberikan pertanyaan oleh trainer, peserta mampu menjawab soal-
soal terkait komunikasi sesuai dengan materi yang telah diberikan
Transfer of Training Objective
Setelah training selesai, peserta mampu berkomunikasi dengan baik dan
efektif untuk memberikan pelayanan pada customer sesuai dengan SOP
perusahaan
Organizational Objective
Setelah 1 bulan training, peserta mampu menerapkan komunikasi yang
baik dan efektif untuk memberikan pelayanan pada customer secara lebih
maksimal agar pelayanan customer lebih baik.
D. PESERTA PELATIHAN
Peserta dalam pelatihan ini adalah 35 karyawan pramuniaga (sales
counter) PT. R, Tbk sesuai dengan hasil analisis TNA
5. Aktifitas 2
Nama “Pesan Berantai”
Pemateri R
Waktu 25 menit (sudah dengan instruksi)
Alat Bahan 1. Microfon + soundsystem
2. Lembar evaluasi trainer
Prosedur 1. Setiap peserta dibagi menjadi kelompok setiap
kelompok terdiri dari 10 orang.
2. Setiap kelompok dibagi menjadi 2 bagian. Pemain dan
Pengganti.
3. Pemain adalah orang yang akan memainkan games
bersama trainer.
4. Pengganti adalah orang yang akan menggantikan
Pemain jika dalam permainan Pemain melakukan
kesalahan.
5. Pemain yang melakukan akan keluar dari permainan
dan menunggu pemain lainnya.
6. Jika dalam satu kelompok terdapat lebih dari 5
pemain yang melakukan kesalahan, maka kelompok
akan mendapatkan hukuman.
Intruksi Terima kasih kepada rekan saya. Perkenalkan kembali
nama saya R kakak-kakak bisa memanggil saya R. Disini
kita akan bermain sebuah permainan.
1. Sebelum permainan dimulai saya minta untuk
dibentuk kelompok. 1 kelompok terdiri dari 10 orang.
Dalam hitungan ke sepuluh kelompok sudah
terbentuk, jangan berusara selama membentuk
kelompok. Dimulai sekarang 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
2. Setelah dibentuk kelompok, tentukan 5 orang siapa
yang akan bermain dalam games ini. Saya hitung
sampai 10 sudah ada 5 anggota yang duduk dan 5
anggota yang berdiri. Anggota yang berdiri dia yang
akan bermain. Dimulai dari sekarang 1 2 3 4 5 6 7 8 9
10.
3. Nanti setiap kelompok akan diberikan sebuah kata
yang harus di lanjutkan anggota kelompok. Setiap
orang hanya boleh melanjutkan satu kata. Contohnya
seperti ini...
Trainer : Saya...
Anggota 1 : Saya adalah....
Trainer 2 : Saya adalah orang...
Trainer 3 : Saya adalah orang yang....
4. Setiap kelompok akan melanjutkan cerita hingga tiga
kali putaran. Sampai ada anggota yang salah, jika
tidak ada anggota yang salah selama 3 kali putaran
dinyatakan menang.
Tujuan Untuk melatih kecepatan dan daya ingat peserta dalam
mengelola sebuah informasi
Feedback Peserta memahami bagaimana content informasi secara
verbal bisa berubah apabila sudah melalui beberapa
orang sebagai perantara karena ingatan manusia hanya
bertahan beberapa saat. Karena itu perlu
mempertahankan informasi agar content nya tidak
berubah dengan menggunakan informasi berberntuk tulis
juga.
6. Aktifitas 3
Nama Materi Komunikasi
Pemateri RD
Waktu 65 menit
Alat Bahan 1. Microfon + sound system
2. LCD + Proyektor
3. PPT
4. Lembar handout materi
5. Lembar penilaian trainer
Prosedur 1. Pemberian materi dengan teknik ceramah
2. Sesi tanya jawab
Intruksi 1. Terima kasih kepada rekan saya. Halo, masih ada
yang ingat nama saya? Jadi nama saya RD. Sekarang
kita akan berbagi tentang “Customer Service”
2. Penyampaian materi berdasarkan PPT.
3. Sekian dari saya, mungkin ada pertanyaan? (sesi
tanya jawab)
Tujuan Memberikan pemahaman mengenai Komunikasi kepada
peserta pelatihan.
Feedback Peserta mampu memahami bagaimana melakukan
komunikasi efektif yang dapat dilakukan pada
pekerjaannya
7. Aktifitas 4
Nama Studi Kasus
Pemateri W
Waktu 45 menit
Alat Bahan 1. Lembar studi kasus
2. Microfon + sound system
3. Projector + LCD
4. PPT
Prosedur 1. Peserta diminta membentuk kelompok berisi 4-5 orang
2. Peserta membuka handout studi kasus
3. Trainer memberi waktu untuk diskusi
4. Trainer meminta perwakilan kelompok untuk
menjelaskan hasil diskusi
5. Trainer menarik kesimpulan hasil diskusi
Intruksi 1. Kita awali dengan jargon dulu ya, ....
2. Sekarang kita masuk sesi selanjutnya, sebelumnya
perkenalkan lagi, nama saya W dan menjadi trainer
untuk kegiatan aini. Pertama kita bagi kelompok dulu
ya, silahkan mulai menghitung dari 1 sampai 5, dari
sini.
3. Untuk yang nomor 1 silahkan berkumpul dengan
sesama nomor 1, dan seterusnya, silahkancari teman
sekelompoknya dan duduk melingkar.
4. Tadi di depan sudah diberika seminar kita kan? Disana
ada lembar studi kasus silahkan dibuka. Untuk
semuanya silahkan didiskusikan permasalahan tersebut
dalam kelompok, dan dicari bagaimana
penyelesaiannya. Silahkan dimulai dari sekarang.
5. Sudah semua, sudah punya jawaban tiap kelompok
kan? Sekarang ada perwakilan kelompok yang mau
maju untuk memberitahu hasil dari penyelesaian
masalahnya? Untuk yan lain silahkan memberi
tanggapan kalau tidak setuju dengan jawaban.
6. Saya simpulkan ya, hasil dari diskusi ini adalah......
Sekian dari saya, selanjutnya saya serahkan pada
pemateri selanjutnya.
Tujuan Meningkatkan pemahaman dari peserta terkait
pentingnya penerapan customer service dan komunikasi
yang baik dalam bidang kerjanya
Feedback Peserta lebih paham dan mampu menerapkan aspek
pemberian customer service dan komunikasi yang efektif
pada pekerjaan nya sehari-hari
Daftar Pustaka
No. Skor
Bobot
Soal 10 5 15
1. 15 Peserta mampu Peserta mampu Peserta mampu
menjawab cukup menjawab menjawab benar jika
benar jika kurang benar : “komunikasi adalah
terdapat kata jika terdapat bentuk interaksi antar
kunci : “interaksi, kata kunci: manusia untuk
penyampaian dan “interaksi, menyampaikan suatu
mempengaruhi” percakapan”. informasi atau pesan
sehigga dapat saling
mempengaruhi satu
sama lain”
2. 25 15 10 25
Peserta mampu Peserta mampu Peserta mampu
menjawab cukup menjawab menjawab dengan
benar sebagai jika kurang benar benar jika :
: ”menyebutkan 3 jika : “menyebutkan 3
tujuan dan hanya “menyebutkan 3 tujuan dan
menjelaskan 1 tujuan dan menjelaskan 3 tujuan
tujuan saja ”. hanya ”.
menjelaskan 2
tujuan saja”.
3. 15 10 5 15
Peserta mampu Peserta mampu Peserta mampu
menjawab cukup menjawab menjawab benar jika
benar jika: kurang benar : “menyebutkan
“menyebutkan seperti: semua aspek dan
semua aspek dan “menyebutkan menjelaskan semua
hanya semua aspek dan aspek ”.
menjelaskan 3 hanya
aspek saja”. menjelaskan 2
aspek saja”.
4. 15 10 5 15
Peserta mampu Peserta mampu Peserta mampu
menjawab cukup menjawab menjawab benar jika
benar jika : kurang benar : “menyebutkan dan
“menyebutkan jika : ”hanya menjelaskan metode
metode dan menyebutkan sesuai dengan
menjelaskannya metodenya saja”. materi”.
sesuai
pemahamannya”.
5. 30 1-10 11-20 21-30
Peserta mampu Peserta mampu Peserta mampu
menjawab kurang menjawab cukup menjawab benar jika
benar jika : benar jika : : jawabannya
jawabannya jawabannya menggambarkan
menggambarkan menggambarkan semua aspek .
1 aspek saja. 3 aspek saja.
100 Total Nilai = (jumlah bobot x skor)/100
Lampiran 3. Soal studi kasus
KASUS :
Disebuah departemen store, terlihat pelanggan yang sedang terburu-buru dan
kesal dengan membawa barang belanjaan. Pramuniaga juga sedang merasa
kelelahan saat bekerja seharian, pramuniaga beristirahat sejenak duduk di samping
counter. Melihat pelanggan yang sedang gelisah pramuniaga menghampiri
pelanggan. Pelanggan meminta size barang yang tidak ada di display. Pramuniaga
bergegas mencari barang yang diminta oleh pelanggan, setelah barang dibawakan,
pelanggan rewel karena tidak sesuai dengan yang diminta. Dengan rasa lelahnya
pramuniaga langsung pergi meninggalkan pelanggan untuk memilihkan barang
yang lain tanpa berbicara.
No Pernyataan Ya Tidak
1 Trainee menyampaikan informasi dengan jelas
2 Trainee menyampaikan pesan sesuai dengan tujuan yang
ingin dicapai
3 Trainee aktif ketika berdiskusi
4 Trainee menggunakan bahasa yang mudah dipahami
5 Trainee bersemangat mengikuti kegiatan
6 Trainee berpakaian rapi dan sopan
Keterangan :
Observee :
Observer :
Waktu/Hari/Tanggal :
Penilaian
Aspek Pernyataan
1 2 3 4
Responsiveness
(Daya Tanggap)
A. Petunjuk Pengisian
Di bawah ini terdapat beberapa kriteria penilaian.
Bapak/Ibu/Saudara/i dimohon untuk membaca setiap kriteria
penilaian dengan seksama. Kemudian berikan tanda centang ()
pada salah satu pilihan jawaban yang sesuai dengan keadaan saat
pelatihan. Terdapat 4 pilihan jawaban yaitu :
Keterangan :
1 : Kurang 3 : Baik
2 : Cukup 4 : Memuaskan
Contoh :
No Pelaksanaan Pelatihan 1 2 3 4
1 Tema Pelatihan
2 Ketepatan Waktu
B. Identitas Peserta
Nama / Inisial :
Jabatan :
C. Penilaian
Kuesioner ini dipergunakan untuk perbaikan berkelanjutan, mohon
diisi dengan sungguh-sungguh.
No Pelaksanaan Pelatihan 1 2 3 4
1 Tema Pelatihan
2 Ketepatan Waktu
3 Kelengkapan Materi
4 Sikap Penyelenggara
5 Pelatihan bermanfaat dan menyenangkan
6 Suara terdengar jelas dan baik
LEMBAR EVALUASI PEMATERI/TRAINER
Trainer : RD
Kegiatan : Presentasi
No Aspek Penilaian 1 2 3 4
1 Penguasaan Materi
2 Cara Penyajian
3 Manfaat Materi
4 Interaksi dengan Peserta
5 Penampilan
Kritik dan Saran :
Trainer : W
Kegiatan : Studi Kasus
No Aspek Penilaian 1 2 3 4
1 Penguasaan Materi
2 Cara Penyajian
3 Manfaat Materi
4 Interaksi dengan Peserta
5 Penampilan
Kritik dan Saran :
Trainer : B
Kegiata : Presentasi
No Aspek Penilaian 1 2 3 4
1 Penguasaan Materi
2 Cara Penyajian
3 Manfaat Materi
4 Interaksi dengan Peserta
5 Penampilan
Kritik dan Saran :
Trainer : R
Kegiatan : games (pesan berantai)
No Aspek Penilaian 1 2 3 4
1 Penguasaan Materi
2 Cara Penyajian
3 Manfaat Materi
4 Interaksi dengan Peserta
5 Penampilan
Kritik dan Saran :
Lampiran 6. Denah Ruang Pelatihan
PINTU