0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
514 tayangan4 halaman

Kaidah Kebahasaan Karya Ilmiah

Diunggah oleh

Mahesa Dikatama
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
514 tayangan4 halaman

Kaidah Kebahasaan Karya Ilmiah

Diunggah oleh

Mahesa Dikatama
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

C.

Menganalisis Kaidah Kebahasaan Teks Karya Ilmiah

Ilmiah. Karya Ilmiah merupakan jenis teks yang bersifat ilmiah dan objektif. Artinya, pembahasan
masalah dalam karya ilmiah Membaca dan Memirsa berdasarkan ilmu pengetahuan dan bukti yang
faktual. Penulis tidak diperbolehkan memasukkan pandangan Menganalisis kaidah kebahasaan
dalam teks karya ilmiah secara cermat. subjektif ke dalam karya ilmiah tersebut, Untuk membuat
sebuah karya ilmiah yang baik dan benar, ada beberapa kaidah kebahasaan yang harus dipahami dan
dicermati. Berikut adalah kaidah kebahasaan teks karya ilmiah.

1. Menggunakan Kata Ganti Impersonal Kata ganti impersonal adalah kata ganti yang tidak bersifat

pribadi. Oleh karena teks karya ilmiah bersifat objektif, penyusunannya harus menggunakan kata
ganti impersonal. Contohnya adalah penulis, tim penyusun, dan peneliti. Contoh :

a. Bedasarkan latar belakang tersebut akan menganalisis aspek sosiologis dalam novel
Sokola Rimba karya Butet Manurung.
b. Dalam mengumpulkan data, peneliti menggunakan metode observasi dan wawancara

2. Menggunakan istilah Keilmuan Oleh karena bersifat ilmiah, karya ilmiah banyak menggunakan
banyak istilah keilmuan yang disesuaikan dengan permasalahan yang dibahas. Contoh:

a. Sanitasi merupakan masalah penting yang harus diperhatikan, terutama pada


pengolahan limbah, pembuangan sampah, dan penyediaan air bersih.

b. Panas bumi tersebut dihasilkan dari magma yang menerima panas dari inti bumi,
Menggunakan Bahasa Reproduktif (Tidak Ambigu) Bahasa reproduktif adalah bahasa yang
mengandung arti sebenarnya atau tidak ambigu. Dalam penulisan karya ilmiah, Informasi yang
disampaikan penulis harus sama dengan informasi yang dipahami oleh pembaca. Oleh karena itu,
bahasa yang digunakan harus reproduktif. Berikut adalah contoh kalimat yang maknanya
menimbulkan penafsiran ganda. Contoh:

a. Potensi wisata desa baru itu akan dikaji lebih mendalam. Kalimat tersebut mempunyai dua
makna, yaitu apakah "potensi wisatanya yang baru" atau "desanya yang baru".

b. Program bantuan kedua desa itu sudah beberapa tahun tidak Terlealisasikan. Kalimat
tersebut mempunyai dua makna, yaitu apakah "program bantuan yang kedua kali" atau
"program bantuan untuk kedua desa tersebut.

4. Menggunakan Kalimat yang Lugas dan Bermakna Denotatif Bahasa yang digunakan dalam karya
ilmiah harus lugas dan bermakna denotatif agar tidak menimbulkan makna lain. Denotasi adalah
makna kata yang bersifat objektif dan tidak mengalami penambahan. Sementara itu, makna konotatif
adalah makna kata yang telah mengalami penambahan makna. Contoh:

a. Pemerintah perlu mendorong pemanfaatan energi alternatif menggunakan energi panas


bumi. (makna denotatif)

b. Hati sang ibu menjadi panas ketika melihat anaknya dimusuhi teman-temannya. (makna
konotatif) Menggunakan Bahasa Baku

5. Menggunakan Bahasa Baku Karya ilmiah menggunakan bahasa baku sesuai dengan Kamus Besar
Bahasa Indonesia (KBBI) dan ejaan sesuai dengan PUEBL Contoh:

a. Sebagian besar praktek pembelajaran di sekolah belum sepenuhnya berjalan dengan efektif.
Kalimat tersebut mengandung kata yang tidak baku, yaitu praktek. Penulisan yang baku adalah
praktik. Jadi, perbaikannya menjadi: Sebagian besar praktik pembelajaran di sekolah belum
sepenuhnya berjalan dengan efektif.

b. Masyarakat sering kali tidak mempedulikan kesehatan Lingkungan. Kalimat tersebut mengandung
kata yang tidak baku, yaitu mempedulikan. Penulisan yang baku adalah memedulikan. Jadi,
perbaikannya menjadi: Masyarakat sering kali tidak memedulikan kesehatan lingkungan.

6. Menggunakan Kalimat Pasif Kalimat yang digunakan dalam karya ilmiah adalah kalimat pasif, yaitu
kalimat yang subjeknya mendapatkan tindakan atau perlakuan tertentu. Contoh:

a. Dalam penelitian ini, dibahas aspek sosiologi dari novel Sokola Rimba karya Butet Manurung.

b. Bahan yang digunakan untuk menyaring air adalah kerikil, sabut kelapa, ijuk, dan

07. Menggunakan Pernyataan Logis Karya ilmiah harus disusun berdasarkan keruntutan pikiran yang
logis (masuk akal) sesuai dengan teori dan bukti faktual yang ada.
1. Tuliskan kalimat dalam karya ilmiah tersebut yang menggunakan kata ganti impersonal.

NO Kalimat yang menggunakan kata ganti impersonal

1. Penulis

2. Tuliskan kalimat dalam karya ilmiah tersebut yang mengandung bahasa reprodktif

NO Kalimat yang menggunakan kata ganti impersonal

1. Menjaga kesehatan merupakan keharusan setiap individu agar terhindar dari penyakit,
beberapa kegiatan yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan antaralain, memenuhi
kebutuhan vitamin dan mineral yang diperlukan untuk tubuh, menngkonsumsi makanan
yang memenuhi empat sehat lima sempurna,olahraga teratur dan menjauhi minuman yang
mengandung alkohol.

3. Tuliskan kalimat dalam karyailmiah tersebut yang mengandung bahasa reproduktif.

NO Kalimat yang menggunakan kata ganti impersonal

1. Teknik pengambilan data skripsi dilakukan secara verbatim dan wawancara kepada
narasumber terkait pengalaman mereka yang sudah terlebih dahulu menggunakan
kendaraan listrik.

4. Tuliskan kalimat dalam karya ilmiah tersebut yang menggunakan bahasa lugas dan bermakna
denotatif.

NO Kalimat yang menggunakan kata ganti impersonal

1. siska menanam bunga di halaman depan rumah.

5. Tuliskan kata dalam teks karya ilmiah tersebut yang tidak baku. Setelah itu, tuliskan
perbaikannya.

NO Kata yang tidak baku Perbaikan Kata

1. Gerak Bergerak

6. Tuliskan kalimatdalam teks karya ilmiah tersebut yang merupakan kalimat pasif.

NO Kalimat yang menggunakan kata ganti impersonal

1. Abil dijatuhi buah di bawah pohon tadi.

7. Tuliskan kalimat dalam teks karya ilmiah tersebut yang mengandung pernyataan logis

NO Kalimat yang menggunakan kata ganti impersonal


1. Lulusan kampus kami berkualitas dan mudah bekerja

Anda mungkin juga menyukai