Pedoman Rencana Pengelolaan Hutan
Pedoman Rencana Pengelolaan Hutan
TENTANG
MEMUTUSKAN :
Menetapkan : PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN
HUTAN PRODUKSI LESTARI TENTANG PEDOMAN
PENYUSUNAN, PENILAIAN, PENGESAHAN DAN PELAPORAN
RENCANA PENGELOLAAN JANGKA PENDEK KESATUAN
PENGELOLAAN HUTAN PRODUKSI.
~5~
BAB I
KETENTUAN UMUM
Bagian Kesatu
Pengertian
Pasal 1
Dalam Peraturan ini, yang dimaksud dengan :
1. Hutan adalah suatu kesatuan ekosistem berupa
hamparan lahan berisi sumberdaya alam hayati yang
didominasi pepohonan dalam persekutuan alam
lingkungannya, yang satu dengan lainnya tidak dapat
dipisahkan.
2. Kawasan Hutan adalah wilayah tertentu yang ditetapkan
oleh pemerintah untuk dipertahankan keberadaannya
sebagai hutan tetap.
3. Pengelolaan Hutan adalah kegiatan yang meliputi tata
hutan dan penyusunan rencana pengelolaan hutan,
pemanfaatan hutan, penggunaan kawasan hutan,
rehabilitasi dan reklamasi hutan, perlindungan hutan dan
konservasi alam.
4. Kesatuan Pengelolaan Hutan adalah wilayah pengelolaan
hutan sesuai fungsi pokok dan peruntukannya yang dapat
dikelola secara efisien dan lestari.
5. Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi yang selanjutnya
disebut KPHP adalah KPH yang luas wilayahnya seluruh
atau sebagian besar terdiri dari kawasan hutan produksi.
6. Rencana Pengelolaan Hutan adalah rencana pada
Kesatuan Pengelolaan Hutan yang disusun oleh Kepala
KPH, berdasarkan hasil tata hutan dan rencana
kehutanan, dengan memperhatikan aspirasi, peran serta
dan nilai budaya masyarakat serta kondisi lingkungan,
memuat semua aspek pengelolaan hutan dalam kurun
jangka panjang dan jangka pendek.
~6~
Bagian Kedua
Maksud dan Tujuan
Pasal 2
(1) Maksud dari penetapan pedoman penyusunan,
penilaian, pengesahan dan pelaporan RPHJPd KPHP
yaitu memberikan pedoman kepada Kepala KPHP dalam
menyusun, menilai dan mengesahkan RPHJPd KPHP.
(2) Tujuan dari penetapan pedoman penyusunan,
penilaian, pengesahan dan pelaporan RPHJPd KPHP
yaitu penyusunan RPHJPd KPHP oleh KPHP dapat
dilaksanakan secara tertib dan benar.
BAB II
PERSYARATAN PENYUSUNAN, PENILAIAN DAN
PENGESAHAN RENCANA PENGELOLAAN HUTAN JANGKA
PENDEK (RPHJPd) KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN
PRODUKSI
Pasal 3
(1) KPHP wajib menyusun RPHJPd KPHP berdasarkan
RPHJP KPHP yang telah disahkan.
(2) RPHJPd KPHP disusun oleh pejabat yang ditunjuk oleh
Kepala KPHP, dan disahkan oleh Kepala KPHP.
(3) RP HJPd KPHP sebagaimana dimaksud pada ayat (1),
didasarkan pada :
a. RPHJP KPHP yang telah disahkan;
b. hasil Kegiatan Penataan Hutan (Inventarisasi dan
Identifikasi, Tata Batas, Pembagian Petak/Blok dan
Pemetaan) pada areal Kesatuan Pengelolaan Hutan
Produksi
(4) RPHJPd KPHP berlaku paling lama untuk jangka
waktu 12 (dua belas) bulan didasarkan pada tahun
kalender dimulai dari tanggal 1 Januari dan berakhir
pada tanggal 31 Desember tahun berjalan.
~9~
Pasal 4
(1) Pejabat Struktural yang membidangi Perencanaan
Hutan pada KPHP dalam jangka waktu paling lama 15
(lima belas) hari kerja sejak diterimanya RPHJPd dan
rekaman elektronisnya, melakukan verifikasi dan validasi
data/informasi serta dokumentasi pendukung RPHJPd
yang disusun oleh pejabat yang ditunjuk Kepala KPHP,
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (2) dan ayat
(3).
(2) Format verifikasi dan validasi data/informasi dan
dokumen pendukung RPHJPd KPHP sebagaimana
tercantum dalam Lampiran I Peraturan ini.
Pasal 5
(1) Dalam hal hasil verifikasi dan validasi data/informasi
serta dokumentasi pendukung RPHJPd KPHP
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1),
memperoleh nilai sebesar 75 (tujuh puluh lima) atau
lebih, maka memenuhi ketentuan untuk disahkan.
(2) Dalam hal hasil verifikasi dan validasi data/informasi
serta dokumentasi pendukung RPHJPd KPHP
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1),
memperoleh nilai kurang dari 75 (tujuh puluh lima) atau
ditemukan materi substansial yang perlu mendapatkan
klarifikasi, maka tidak memenuhi ketentuan untuk
disahkan.
(3) Atas RPHJPd KPHP yang memperoleh nilai kurang dari
75 (tujuh puluh lima) atau ditemukan materi substansi
yang perlu mendapatkan klarifikasi sebagaimana
dimaksud pada ayat (1), Pejabat Struktural yang
~ 10 ~
Pasal 6
(1) Kepala KPHP dalam jangka waktu 15 (lima belas) hari
kerja sejak diterimanya RPHJPd sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 5 ayat (4), mengesahkan RPHJPd
KPHP, dalam bentuk Keputusan.
(2) KPHP yang belum memiliki RPHJP, dapat menyusun
Rencana Operasional sebagai dasar operasional kegiatan.
(3) Tata Cara Penyusunan, Penilaian dan Pengesahan
RPHJPd KPHP, Rencana Operasional KPHP dan Format
Keputusan RPHJPd sebagaimana tercantum dalam
Lampiran II Peraturan ini.
BAB III
PEMBINAAN, PENGENDALIAN DAN PELAPORAN
Pasal 7
(1) Untuk tertibnya pelaksanaan tata hutan dan
penyusunan rencana pengelolaan hutan;
a. Direktur Jenderal, berwenang membina dan
mengendalikan kebijakan bidang lingkungan hidup
dan kehutanan yang dilaksanakan Kepala Dinas
Provinsi, Kepala KPHP dan Pemegang izin yang berada
dalam areal KPHP.
b. Kepala Dinas Provinsi, berwenang membina dan
mengendalikan kebijakan bidang lingkungan hidup
~ 11 ~
Pasal 8
(1) Kepala KPHP melakukan pengendalian terhadap
pelaksanaan tata hutan dan penyusunan rencana
pengelolaan hutan serta pemanfaatan hutan yang
dilaksanakan oleh Pemegang izin yang berada dalam
areal KPHP.
(2) Pengendalian sebagaimana dimaksud dalam ayat (1)
meliputi kegiatan :
a. Monitoring; dan/atau
b. Evaluasi.
(3) Kegiatan monitoring sebagaimana dimaksud pada ayat
(2) huruf a, merupakan kegiatan untuk memperoleh
data dan informasi, kebijakan, dan pelaksanaan
pengelolaan hutan.
(4) Kegiatan evaluasi sebagaimana dimaksud pada ayat (2)
huruf b, merupakan kegiatan untuk menilai
keberhasilan pelaksanaan pengelolaan hutan lestari
yaitu tata hutan dan penyusunan rencana pengelolaan
hutan, serta pemanfaatan hutan yang dilakukan secara
periodik disesuaikan dengan jenis perizinan.
Pasal 9
(1) Pemegang Izin Usaha Pemanfaatan Hutan yang berada
pada areal KPHP wajib membuat dan menyampaikan
laporan pelaksanaan kegiatan setiap bulan paling
lambat tanggal 14 (empat belas) bulan berikutnya
kepada Kepala KPHP.
~ 12 ~
BAB IV
KETENTUAN PERALIHAN
Pasal 10
(1) RPHJPd KPHP yang telah disahkan sebelum peraturan ini
dinyatakan tetap berlaku.
(2) RPHJPd KPHP yang telah disusun dan belum disahkan,
pengesahannya diproses sesuai dengan ketentuan
Peraturan ini.
BAB V
KETENTUAN PENUTUP
Pasal 11
Peraturan Direktur Jenderal ini berlaku pada tanggal
ditetapkan.
Ditetapkan di Jakarta
Pada tanggal : 1 Maret 2016
DIREKTUR JENDERAL PENGELOLAAN
HUTAN PRODUKSI LESTARI,
TTD
Hasil Akhir
No. Uraian Nilai Bobot Justifikasi
(nilai x bobot)
Kecukupan uraian :
1. Latar belakang 2%
2. Maksud dan tujuan 2%
3. Ruang lingkup 2%
4. Batasan pengertian 2%
Sub-Total a 8%
Catatan : nilai setiap unsur antara 0 – 100 dengan kriteria sebagai berikut:
- Sangat Baik : > 91
- Baik : 75-90
- Cukup : 50-74
- Kurang : < 49
Hasil Akhir
No. Uraian Nilai Bobot Justifikasi
(nilai x bobot)
Kecukupan uraian :
Evaluasi kegiatan 1 (satu)
1 3%
tahun sebelumnya
6. Pemetaan Konflik 3%
Sub-Total b 22 %
Catatan : nilai setiap unsur antara 0 – 100 dengan kriteria sebagai berikut:
- Sangat Baik : > 91
~ 14 ~
- Baik : 75-90
- Cukup : 50-74
- Kurang : < 49
15 Pengembangan Investasi 2%
Sub Total c 30 %
Catatan : nilai setiap unsur antara 0 – 100 dengan kriteria sebagai berikut:
- Sangat Baik : > 91
- Baik : 75-90
- Cukup : 50-74
- Kurang : < 49
~ 15 ~
Hasil Akhir
No. Uraian Nilai Bobot Justifikasi
(nilai x bobot)
Kecukupan uraian :
1. Rencana Monitoring dan 10 %
Evaluasi
Sub Total d 10 %
Catatan : nilai setiap unsur antara 0 – 100 dengan kriteria sebagai berikut:
- Sangat Baik : > 91
- Baik : 75-90
- Cukup : 50-74
- Kurang : < 49
Hasil Akhir
No. Unsur Nilai Bobot Justifikasi
(nilai x bobot)
1. Peta wilayah KPHP sesuai 1%
ketentuan
2. Peta penutupan lahan areal 2%
KPHP 2 (dua)
tahun terakhir
3. Peta Fungsi Kawasan Hutan 1%
areal KPHP
4. Peta DAS sesuai kondisi 1%
wilayah kerja
5. Peta sebaran potensi wilayah 2%
KPHP dan aksesibilitas
6. Peta penataan hutan berupa 2%
zona/blok, petak
7. Peta penggunaan lahan sesuai 2%
dengan ketentuan
8. Peta keberadaan izin 2%
pemanfaatan hutan dan
penggunaan kawasan hutan
Catatan : nilai setiap unsur antara 0 – 100 dengan kriteria sebagai berikut:
- Sangat Baik : > 91
- Baik : 75-90
- Cukup : 50-74
- Kurang : < 49
~ 16 ~
Keterangan :
1) Total hasil akhir merupakan penjumlahan seluruh hasil akhir dari Sub
Total a + Sub Total b + Sub Total c + Sub Total d + Sub Total e.
.........................................
TTD
DAFTAR ISI
Halaman
Daftar Isi : ..................................................................... 14
BAB I. PENYUSUNAN RPHJPd/RO PADA KPHP .............................. 15
A. Penyusunan ............................................................................... 15
B. Bahan Penyusunan .................................................................... 15
C. Sistematika Penyusunan ............................................................ 16
BAB II. PENILAIAN DAN PENGESAHAN RPHJPd/RO PADA KPHP . 17
A. Persyaratan Penilaian ................................................................. 17
B. Tata Cara Penilaian .................................................................... 17
C. Tata Cara Pengesahan................................................................. 17
BAB III. FORMAT BUKU RPHJPd/RO PADA KPHP .......................... 18
BAB IV. FORMAT PENGESAHAN RPHJPd/RO PADA KPHP ............. 21
~ 19 ~
BAB I
PENYUSUNAN RPHJPd/RO PADA KPHP
A. Penyusun
Penyusun RPHJPd/RO pada KPHP adalah Tenaga Perencanaan Hutan
yang ditunjuk oleh Kepala KPHP.
B. Bahan Penyusunan
D. Sistematika Penulisan
Sampul
Halaman Judul
Lembar Pengesahan
Peta Situasi
Ringkasan Eksekutif
Kata Pengantar
Daftar Isi
Daftar Tabel
Daftar Gambar
Daftar Lampiran
Daftar Lampiran Peta
- Peta Kerja Penanaman
- Peta Keja Pemberdayaan
- Dst…
BAB I. PENDAHULUAN
Berisi latar belakang, maksud dan tujuan, ruang lingkup, batasan
pengertian
BAB V. PENUTUP
LAMPIRAN-LAMPIRAN
BAB II
PENILAIAN DAN PENGESAHAN RPHJPd PADA KPHP
A. Persyaratan Penilaian
BAB III
FORMAT BUKU RPHJPd PADA KPHP
KPHP. ..……………………
KABUPATEN/KOTA................................................
PROVINSI..............................................
~ 23 ~
KPHP. ..……………………
.................., ...................
Disahkan :
Di :
Tanggal :
Nomor :
Disusun Oleh :
Kepala KPHP .........
................................. ......................................
NIP. Tenaga Perencanaan
~ 24 ~
DAFTAR ISI
Halaman
LEMBAR PENGESAHAN
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL
DAFTAR GAMBAR
DAFTAR LAMPIRAN
DAFTAR LAMPIRAN PETA
BAB I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Maksud dan Tujuan
C. Ruang Lingkup
D. Batas Pengertian
BAB V. PENUTUP
LAMPIRAN-LAMPIRAN
RENCANA KEGIATAN PENGELOLAAN HUTAN JANGKA PENDEK TAHUN …….
KPHP .............................................................
1. PENATAAN HUTAN
Rencana Lokasi
Sumber Waktu
Blok/Resort/
NO JENIS KEGIATAN Pelaksana
Biaya Letak Desa /Kec Dana Pelaksanaan
Volume Fungsi
Geografis
(Rp.) (%)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
A INVENTARISASI HUTAN
- Inventarisasi Satwa dan Tumbuhan dilindungi
- Inventarisasi Hasil Hutan Bukan Kayu
- Inventarisasi Potensi Jasa Lingkungan
- Inventarisasi Hasil Hutan Kayu
- Inventarisasi Lahan Kritis
- Dst ……
B PENATAAN BATAS BLOK
- Blok Inti
- Blok Khusus
- Blok Pemanfaatan
- Blok Perlindungan
- Blok Khusus
- Blok Pemanfaatan HHK-HT
- Blok Pemanfaatan HHK-HA
- Blok Pemanfaatan Kawasan, Jasa lingkungan, HHBK
- Blok Pemberdayaan Masyarakat
- ...... Dst
C PEMBUKAAN WILAYAH KELOLA
- Jalan utama
- Jalan cabang
- Jalan Ranting
- Kanal utama
- Kanal cabang
D PEMETAAN
- Pemetaan areal kerja
- Pemetaan potensi konflik
- Pemetaan Flora dan Fauna
- Pemetaan Potensi Jasa Lingkungan
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
E PEMANTAUAN PELAKSANAAN PENATAAN BATAS
- Pada wilayah tertentu
- Pada areal pemegang izin
Kepala KPHP………………
…………………………………………
NIP. …………………………………..
2. PEMANFAATAN HUTAN PADA WILAYAH TERTENTU
Rencana Lokasi
Sumber Waktu
Blok/Resort/
NO JENIS KEGIATAN Letak Pelaksana
Biaya Fungsi Desa /Kec Dana Pelaksanaan
Volume Geografis
(Rp.) (%)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 Pemanfaatan ruang
- Blok Inti
- Blok Khusus
- Blok Pemanfaatan
- Blok Perlindungan
- Blok Khusus
- Blok Pemanfaatan HHK-HT
- Blok Pemanfaatan HHK-HA
- Blok Pemanfaatan Kawasan, Jasa lingkungan, HHBK
- Blok Pemberdayaan Masyarakat
2 Dst ....
…………………………………………
NIP. …………………………………..
3. PEMBERDAYAAN MASYARAKAT SETEMPAT/SEKITAR HUTAN
Rencana Lokasi
Sumber Waktu
Blok/Resort/
NO JENIS KEGIATAN Letak Pelaksana
Biaya Fungsi Desa /Kec Dana Pelaksanaan
Volume Geografis
(Rp.) (%)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 Pembinaan kelembagaan masyarakat
- Kerjasama dengan koperasi sekitar hutan
- Membangun kemitraan usaha
- ………………. dst
2 Peningkatan sumber daya manusia
- Penyuluhan
- Pelatihan
- ………………. dst
3 Pembentukan kelompok masyarakat pemanfaat hutan
- ………………. dst
4 Pemantauan usaha pemanfaatan hutan produksi
- ………………. dst
Kepala KPHP………………
…………………………………………
NIP. …………………………………..
4. PEMBINAAN DAN PEMANTAUAN (CONTROLLING ) PADA AREAL KPHP YANG SUDAH ADA IZIN PEMANFAATAN
MAUPUN PENGGUNAAN KAWASAN HUTAN
Rencana Lokasi
Sumber Waktu
Blok/Resort/
NO JENIS KEGIATAN Letak Pelaksana
Biaya Fungsi Desa /Kec Dana Pelaksanaan
Volume Geografis
(Rp.) (%)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 Monitoring operasional secara periodik pada areal KPHP yang
telah ada izin pemanfaatan
- Penggunaan kawasan maupun penggunaan kawasan hutan
- Pemanfaatan Jasa lingkungan
- Pemanfaatan hasil kayu dan bukan kayu
- ....... Dst
2 Evaluasi keberhasilan secara periodik pada areal KPH yang telah
ada izin pemanfaatan
- Penggunaan maupun penggunaan
kawasan
- Pemanfaatan Jasa lingkungan
- Pemanfaatan hasil kayu dan bukan kayu
- ………………. dst
3 Uji petik pada areal KPH yang telah ada izin pemanfaatan
maupun penggunaan
- Perhitungan potensi yang telah diukur.
- Administrasi dan SDM Pelaksana.
- ………………. dst
…………………………………………
NIP. …………………………………..
5. PENYELENGGARAAN REHABILITASI PADA AREAL DI LUAR IZIN
Rencana Lokasi
Sumber Waktu
Blok/Resort/
NO JENIS KEGIATAN Letak Pelaksana
Biaya Fungsi Desa /Kec Dana Pelaksanaan
Volume Geografis
(Rp.) (%)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 Penanaman
- Jenis ..................
… ……..dst
2 Pemeliharaan Tanaman
- Jenis ..................
- dst .....................
3 Pengayaan Tanaman
- Jenis ..................
… ……..dst
4 … …………………….
- Jenis ..................
………….., ……………. 20..
…………………………………………
NIP. …………………………………..
6. PEMBINAAN DAN PEMANTAUAN (CONTROLLING ) PELAKSANAAN REHABILITASI DAN REKLAMASI PADA
AREAL YANG SUDAH ADA IZIN PEMANFAATAN DAN PENGGUNAAN KAWASAN HUTANNYA
Rencana Lokasi
Blok/Resort/ Sumber Waktu
NO JENIS KEGIATAN Pelaksana
Biaya Letak Fungsi Desa /Kec Dana Pelaksanaan
Volume
(Rp.) (%) Geografis
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 Monitoring dan Evaluasi kegiatan rehabilitasi dan reklamasi pada
areal Hutan Lindung
- Penggunaan kawasan
- Pemanfaatan Jasa lingkungan
- Pemanfaatan hasil hutan bukan kayu
… ……..dst
2 Monitoring dan Evaluasi kegiatan rehabilitasi dan reklamasi pada
areal Hutan Produksi
- Penggunaan kawasan
- Pemanfaatan Jasa lingkungan
- Pemanfaatan hasil hutan kayu dan bukan kayu
… ……..dst
3 … ………………………….
… ……..dst
Kepala KPHP………………
…………………………………………
NIP. …………………………………..
7. PENYELENGGARAAN PERLINDUNGAN HUTAN DAN KONSERVASI ALAM
Kepala KPHP………………
…………………………………………
NIP. …………………………………..
8. PENYELENGGARAAN KOORDINASI DAN SINKRONISASI ANTAR PEMEGANG IZIN
Rencana
Waktu
NO JENIS KEGIATAN Sumber Dana Pelaksana
Biaya Pelaksanaan
Volume
(Rp.) (%)
1 2 3 4 5 6 7 8
1 Identifikasi perizinan, permasalahan dan koordinasi instansi
terkait
- Izin Pemanfaatan
- Izin Pengunaan
… ……..dst
2 Penyusunan Grand design Tata Kelola Perizinan di wilayah kelola
KPHP
- Workshop antar pemegang izin
… ……..dst
3 Sinkronisasi Rencana Kerja Usaha Pemegangan Izin mengacu
pada Rencana Pengelolaan Hutan Jangka Panjang/Jangka
Pendek KPHP
- Izin Pemanfaatan
- Izin Pengunaan
4 Koordinasi , Evaluasi, Pembinaan dan Pengendalian
- Izin Pemanfaatan
- Izin Pengunaan
5 … ………………………….
… ……..dst
…………………………………………
NIP. …………………………………..
9. KOORDINASI DAN SINERGI DENGAN INSTANSI DAN STAKEHOLDER TERKAIT
Rencana
Waktu
NO JENIS KEGIATAN Sumber Dana Pelaksana
Biaya Pelaksanaan
Volume
(Rp.) (%)
1 2 3 4 5 6 7 8
1 Penyusunan rencana pengelolaan KPHP
- Rapat koordinasi dengan stakeholder terkait
… ……..dst
2 Pemetaan tata hubungan kerja
- Rapat koordinasi dengan stakeholder terkait
… ……..dst
3 Evaluasi sinergitas dalam pengelolaan KPHP
- Pelaksanaan uji petik
… ……..dst
…………………………………………
NIP. …………………………………..
10. PENYEDIAAN DAN PENINGKATAN KAPASITAS SDM
Rencana
Waktu
NO JENIS KEGIATAN
Biaya Sumber Dana Pelaksana Pelaksanaan
Volume
(Rp.) (%)
1 2 3 4 5 6 7 8
1 Peningkatan SDM personil KPHP
- Diklat kepemimpinan
- Diklat Teknis
- Uji Kompetensi
… ……..dst
2 Peningkatan jenjang pendidikan personil KPHP
- Sekolah S1
- Sekolah S2
- Sekolah S3
3 Studi banding
- Koordinasi dengan KPHP .....
… ……..dst
4 Magang / Sekolah Kerja
… ……..dst
…………………………………………
NIP. …………………………………..
11. PENYEDIAAN DANA /SUMBER PEMBIAYAAN
Rencana
NO JENIS KEGIATAN
Biaya
Volume
(Rp.) (%)
1 2 3 4 5
1 Sumber pembiayaan kegiatan KPHP .....
- APBN
- APBD
- Swasta
… ……..dst
2 … ………………………….
… ……..dst
Kepala KPHP………………
…………………………………………
NIP. …………………………………..
12. PENGEMBANGAN DATABASE BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI
Rencana
Waktu
NO JENIS KEGIATAN Pelaksana Sumber Dana
Biaya Pelaksanaan
Volume
(Rp.) (%)
1 2 3 4 5 6 7 8
1 Persiapan (Pembelian sarana dan prasarana)
- Komputer
- LAN
… ……..dst
2 Pengembangan
- Pembuatan data base, sinkronisasi data dan Pelaporan
- Pembuatan Perangkat Sistem Informasi Teknologi Data Base
Kepala KPHP………………
…………………………………………
NIP. …………………………………..
13. RASIONALISASI WILAYAH KELOLA
Rencana Lokasi
Blok/Resort/ Sumber Waktu
NO JENIS KEGIATAN Pelaksana
Biaya Letak Desa /Kec Dana Pelaksanaan
Volume Fungsi
(Rp.) (%) Geografis
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 Rencana kegiatan rasionalisasi wilayah kelola dilaksanakan pada
tahun ke 5 dengan Inventarisasi Hutan Berkala Menyeluruh (
IHBM ) pada wilayah pemberdayaan masyarakat dan
identifikasi perkembangan pemanfaatan dan penggunaan
kawasan hutan
… ……..dst
2 … ………………………….
… ……..dst
…………………………………………
NIP. …………………………………..
14. REVIEW RENCANA PENGELOLAAN (MINIMAL 5 TAHUN SEKALI)
Rencana Lokasi
Blok/Resort/ Sumber Waktu
NO JENIS KEGIATAN Pelaksana
Biaya Letak Desa /Kec Dana Pelaksanaan
Volume Fungsi
(Rp.) (%) Geografis
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 Observasi wilayah kelola
- dst .............................
2 … ………………………….
- dst .............................
…………………………………………
NIP. …………………………………..
15. PENGEMBANGAN INVESTASI
Rencana Lokasi
Blok/Resort/ Sumber Waktu
NO JENIS KEGIATAN Pelaksana
Biaya Letak Desa /Kec Dana Pelaksanaan
Volume Fungsi
(Rp.) (%) Geografis
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
- Investasi Hasil Hutan Bukan Kayu
- Investasi Usaha Jasa Lingkungan
- UPHHK-HA
- UPHHK-HTI
- UPHHK-RE
- UPHHKBK
- UPHHK-HTR
- UPHHK-Hkm
- UPHHK-HD
- ....... Dst
…………………………………………
NIP. …………………………………..
EVALUASI KEGIATAN PENGELOLAAN HUTAN JANGKA PENDEK TAHUN …….
KPHP .............................................................
1. PENATAAN HUTAN
Kepala KPHP………………
…………………………………………
NIP. …………………………………..
2. PEMANFAATAN HUTAN PADA WILAYAH TERTENTU
2 Dst ....
…………………………………………
NIP. …………………………………..
3. PEMBERDAYAAN MASYARAKAT SETEMPAT/SEKITAR HUTAN
Kepala KPHP………………
…………………………………………
NIP. …………………………………..
4. PEMBINAAN DAN PEMANTAUAN (CONTROLLING ) PADA AREAL KPHP YANG SUDAH ADA IZIN PEMANFAATAN
MAUPUN PENGGUNAAN KAWASAN HUTAN
…………………………………………
NIP. …………………………………..
5. PENYELENGGARAAN REHABILITASI PADA AREAL DI LUAR IZIN
…………………………………………
NIP. …………………………………..
6. PEMBINAAN DAN PEMANTAUAN (CONTROLLING ) PELAKSANAAN REHABILITASI DAN REKLAMASI PADA
AREAL YANG SUDAH ADA IZIN PEMANFAATAN DAN PENGGUNAAN KAWASAN HUTANNYA
… ……..dst
Kepala KPHP………………
…………………………………………
NIP. …………………………………..
7. PENYELENGGARAAN PERLINDUNGAN HUTAN DAN KONSERVASI ALAM
Kepala KPHP………………
…………………………………………
NIP. …………………………………..
8. PENYELENGGARAAN KOORDINASI DAN SINKRONISASI ANTAR PEMEGANG IZIN
…………………………………………
NIP. …………………………………..
9. KOORDINASI DAN SINERGI DENGAN INSTANSI DAN STAKEHOLDER TERKAIT
…………………………………………
NIP. …………………………………..
10. PENYEDIAAN DAN PENINGKATAN KAPASITAS SDM
…………………………………………
NIP. …………………………………..
11. PENYEDIAAN DANA /SUMBER PEMBIAYAAN
Kepala KPHP………………
…………………………………………
NIP. …………………………………..
12. PENGEMBANGAN DATABASE BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI
Kepala KPHP………………
…………………………………………
NIP. …………………………………..
13. RASIONALISASI WILAYAH KELOLA
…………………………………………
NIP. …………………………………..
14. REVIEW RENCANA PENGELOLAAN (MINIMAL 5 TAHUN SEKALI)
…………………………………………
NIP. …………………………………..
15. PENGEMBANGAN INVESTASI
…………………………………………
NIP. …………………………………..