Optimalisasi Viksi di Puskesmas Kebasen
Optimalisasi Viksi di Puskesmas Kebasen
Disusun oleh :
Nama : Rizki Irzayanri, AMKG.
NIP : 19941222 202203 1 012
Jabatan : Calon Terampil – Terapis Gigi dan Mulut
Instansi : Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas –
Puskesmas Kebasen
Coach : Wahju Widiarsih, S.T., [Link]
Mentor : dr. Muhammad Amir Fuad
TAHUN 2023
HALAMAN PERSETUJUAN
SMART GOVERNANCE
Purwokerto,
Menyetujui,
Coach, Mentor,
ii
HALAMAN PENGESAHAN
SMART GOVERNANCE
Purwokerto,
Mengesahkan,
Coach, Mentor,
Narasumber,
iii
PRAKATA
Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa
atas berkat rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan
Rancangan Aktualisasi dengan judul “OPTIMALISASI PENGGUNAAN
VIKSI (VIDEO EDUKASI KESEHATAN GIGI) PADA PELAYANAN ANC
(ANTENATAL CARE) TERINTEGRASI POLI GIGI UNTUK
MENDAPATKAN PELAYANAN KESEHATAN GIGI DI PUSKESMAS
KEBASEN KABUPATEN BANYUMAS”. Rancangan Aktualisasi dan
Habituasi Nilai – Nilai Dasar, Kedudukan dan Peran PNS untuk mendukung
Smart Governance disusun sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan
Pelatihan Dasar CPNS Golongan II Angkatan XC Tahun 2023 yang
diselenggarakan oleh BPSDMD Provinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan
BKPSDM Kabupaten Banyumas.
Penulis menyadari dalam penyusunan rancangan aktualisasi ini tidak
akan terwujud tanpa bantuan dan dorongan dari pihak lain. Karena itu pada
kesempatan ini penulis dengan rendah hati mengucapkan terima kasih
kepada semua pihak yang telah terlibat serta turut membantu dalam proses
penyusunan Rancangan Aktualisasi ini :
1. Bapak Ir. H. Achmad Husein selaku Bupati Banyumas yang telah
memberikan izin penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Dasar
CPNS di Kabupaten Banyumas;
2. Bapak Sumahendro, [Link]., selaku Plt. Kepala Badan Pengembangan
Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Jawa Tengah, yang telah
menyelenggarakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Dasar Calon
Pegawai Negeri Sipil;
3. Bapak Drs. Nugroho Purwoadi, M.M., selaku Plt. Kepala Badan
Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten
Banyumas yang telah memfasilitasi dan memberi kesempatan kepada
penulis untuk mengikuti kegiatan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri
Sipil;
4. dr. Widyana Grehastuti, Sp. OG., Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten
Banyumas yang telah memberikan izin mengikuti Pendidikan dan
Pelatihan Dasar CPNS;
iv
5. Bapak Jakarta Tisam. S, STP., [Link] selaku narasumber yang telah
memberikan bimbingan dan arahan;
6. Ibu Wahju Widiarsih, S.T., [Link] sebagai coach yang telah membimbing
dan memberikan arahan kepada penulis dalam penyusunan Rancangan
Aktualisasi;
11. Bapak, ibu, istri, keluarga dan kerabat dekat yang telah memberikan
bantuan, fasilitas, semangat dan doa yang tidak pernah putus.
Demikian rancangan aktualisasi ini penulis buat, penulis menyadari masih
banyak kesalahan dan kekurangan dalam Rancangan Aktualisasi ini.
Sehingga penulis mengharapkan adanya masukan dan saran agar
Rancangan Aktualisasi ini dapat menjadi lebih baik lagi. Penulis berharap
semoga Rancangan Aktualisasi ini memberikan manfaat dan memberikan
kontribusi kepada para pembaca dan masyarakat terutama di Puskesmas
Kebasen Kabupaten Banyumas.
Purwokerto,
Penulis,
v
DAFTAR ISI
DAFTAR PUSTAKA 50
CURRICULUM VITAE 52
DAFTAR TABEL
ix
BAB I
1
Puskesmas Kebasen memiliki wilayah kerja 12 desa yaitu Adisana,
Bangsa, Karangsari, Randegan, Kaliwedi, Sawangan, Kalisalak, Kebasen,
Cindaga, Gambarsari, Tumiyang dan Mandirancan. Puskesmas Kebasen
memiliki 78 karyawan, 1 unit Puskesmas Pembantu yang terletak di Desa
Kaliwedi, 12 PKD, 78 posyandu, 16 posbsindu PTM, dan 3 unit ambulance.
Luas wilayah Puskesmas Kebasen yaitu 53,99 km². Jumlah penduduk di
wilayah kerja Puskesmas Kebasen Tahun 2020 yaitu 69.653 jiwa, dengan
angka kepadatan penduduk rata – rata 1.024/km². Batas wilayah Kecamatan
Kebasen yaitu :
Sebelah utara : Kecamatan Patikraja
Sebelah selatan : Kecamatan Sampang dan Kecamatan Kroya
Kabupaten Cilacap
Sebelah timur : Kecamatan Banyumas dan Kecamatan Kemranjen
Sebelah barat : Kecamatan Rawalo
2
Dengan pembagian wilayah sebagai berikut :
Tanah pekarangan : 4,07%
Tanah bangunan : 31,75%
Tegal/kebun : 19,29%
Persawahan : 17,1%
Hutan negara : 16,96%
Perkebunan rakyat : 10,47%
Kolam ikan : 0,33%
Lain-lain : 4,19%
(Sumber Data : BPS 2020)
3
a. Tugas
Puskesmas Kebasen mempunyai tugas mengupayakan
masyarakat yang sehat dan mandiri di wilayah Kecamatan
Kebasen.
b. Fungsi
Dalam melaksanakan tugas, Puskesmas Kebasen menjalankan
fungsi :
1) Penyelenggaraan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) tingkat
pertama di wilayah kerjanya;
2) Penyelenggaraan Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) tingkat
pertama di wilayah kerjanya.
4
3. Struktur Organisasi dan Tata Kerja Puskesmas Kebasen
5
4. Visi dan Misi
a. Visi – Misi Bupati Banyumas
1) Visi Bupati Banyumas
Visi Bupati Banyumas adalah “Menjadikan Banyumas Yang
Maju, Adil – Makmur, dan Mandiri”.
6
b. Visi – Misi Puskesmas Kebasen
Dengan mengacu pada visi-misi Bupati Banyumas, maka
Puskesmas Kebasen memiliki visi-misi sebagai berikut :
7
1) Sopan
a) Bersikap sopan dan ramah terhadap sesama aparatur
pemerintah;
b) Bersikap sopan dan ramah terhadap publik.
2) Andarbeni
a) Merasa bertanggung jawab sebagai aparatur pemerintah;
b) Merasa memiliki budaya Banyumasan.
3) Transparan
a) Menunjukkan keterbukaan dalam proses dan hasil kerja;
b) Menunjukkan keterbukaan terkait pelayanan publik;
c) Terbuka terhadap kritik dan saran demi perbaikan.
4) Rapi
a) Bersih diri aparatur;
b) Bersih tempat kerja;
c) Bersih lingkungan kerja.
5) Integritas
a) Ingat sumpah dan janji aparatur negara dan abdi negara;
b) Ingat pada peraturan perundang-undangan yang berlaku;
c) Ingat pada sesanti logo Pemerintah Kabupaten Banyumas
“Rarasing Rasa Wiwaraning Praja“.
6) Adil
a) Berperilaku adil pada semua aparatur pemerintah;
b) Berperilaku adil dalam pelayanan publik.
8
b. Nilai – Nilai Budaya Puskesmas Kebasen
Nilai-nilai budaya Puskesmas Kebasen yaitu “berAKHLAK“ yang
meliputi :
1) Berorientasi pelayanan
Berkomitmen memberikan pelayanan prima demi kepuasan
masyarakat.
2) Akuntabel
Bertanggung jawab atas kepercayaan yang diberikan.
3) Kompeten
Terus belajar dan mengembangkan kapabilitas.
4) Harmonis
Saling peduli dan menghargai perbedaan.
5) Loyal
Berdedikasi dan mengutamakan kepentingan bangsa dan
negara.
6) Adaptif
Terus berinovasi daan antusias dalam menggerakkan ataupun
menghadapi perubahan.
7) Kolaboratif
Membangun kerjasama yang sinergis.
9
B. Tugas Pokok dan Fungsi Jabatan Peserta
10
mulut;
6. Melakukan persiapan instrumen/ alat untuk pelayanan asuhan
kesehatan gigi dan mulut;
7. Melakukan persiapan dokumen untuk pelayanan asuhan kesehatan
gigi dan mulut;
8. Melakukan pre conference dan post conference dalam rangka
pengelolaan pengendalian mutu pelayanan asuhan kesehatan gigi
dan mulut;
9. Melakukan analisis dan penanganan keluhan pelanggan dalam
rangka pengelolaan pengendalian mutu pelayanan asuhan kesehatan
gigi dan mulut;
10. Melakukan sterilisasi alat dalam rangka pengendalian infeksi asuhan
kesehatan gigi dan mulut;
11. Melakukan sterilisasi bahan dalam rangka pengendalian infeksi
asuhan kesehatan gigi dan mulut;
12. Melakukan desinfeksi dental unit dalam rangka pengendalian infeksi
asuhan kesehatan gigi dan mulut;
13. Melakukan triase pada pelayanan asuhan kesehatan gigi dan mulut;
14. Melakukan pencatatan dan pelaporan harian pelaksanaan pelayanan
kesehatan gigi dan mulut;
15. Melakukan pengkajian kesehatan gigi dan mulut di pelayanan tingkat
dasar dan rujukan;
16. Melakukan penjaringan kesehatan gigi dan mulut pada
individu/kelompok;
17. Melakukan pemeriksaan Oral Hygiene Index (OHIS) dalam rangka
mengetahui status kebersihan gigi dan mulut;
18. Melakukan pemeriksaan Decay Extraction Filling Treatment (DEF - T);
19. Melakukan pemeriksaan Decay Missing Filling Treatment (DMF - T);
20. melaksanakan analisis masalah / diagnosis asuhan kesehatan gigi
dan mulut berdasarkan hasil pengkajian pada individu, kelompok /
masyarakat;
21. Melakukan penyusunan rencana pelayanan asuhan kesehatan gigi
11
dan mulut pada individu, kelompok/ masyarakat;
22. Melakukan kegiatan komunikasi terapeutik pada intervensi klinis
dengan kompleksitas tingkat ringan;
23. Melakukan pembersihan karang gigi;
24. Melakukan perawatan luka non post op rongga mulut;
25. Melaksanakan kegiatan kolaboratif pada tindakan medik dasar gigi di
fasyankes;
26. Membimbing pelaksanaan sikat gigi pada individu/kelompok;
27. Melakukan kegiatan konsultasi pada kasus ringan dari tenaga
kesehatan lain;
28. Melakukan evaluasi dan dokumentasi asuhan kesehatan gigi dan
mulut;
29. Melakukan kegiatan pemeriksaan dan analisis untuk memberikan
rujukan kesehatan gigi dan mulut pada kasus ringan; dan
30. Melaksanakan penatalaksanaan kegawat daruratan pada kasus
ringan.
12
C. Role model
14
BAB II
15
Tabel 2.1
Identifikasi Isu dan Deskripsi Isu Pada Poli Gigi di Puskesmas Kebasen
Kabupaten Banyumas
No Identifikasi Isu Kondisi Saat Ini Kondisi Yang
Diharapkan
1. Belum optimalnya Alat – alat gigi masih Setelah proses
penyimpanan alat – alat dibiarkan di dalam sterilisasi alat
pemeriksaan dan sterilisator setelah pemeriksaan gigi
tindakan gigi setelah proses sterilisasi disimpan di lemari
proses sterilisasi di sehingga alat yang penyimpanan alat
Puskesmas Kebasen sudah steril tercampur
Kabupaten Banyumas dengan alat yang belum
disterilisasi
Deskripsi : Belum
optimalnya penyimpanan
alat – alat pemeriksaan
dan tindakan gigi setelah
proses sterilisasi di
Puskesmas Kebasen
Kabupaten Banyumas.
Alat pemeriksaan gigi
yang telah dilakukan
proses sterilisasi tidak
langsung dipindahkan ke
dalam lemari
penyimpanan alat
melainkan tetap
dibiarkan di dalam
sterilisator dan dalam
keadaan tidak
terbungkus, hal ini
menyebabkan alat
mudah terkontaminasi
udara kotor
2. Belum lengkapnya obat Masih adanya obat dan Pengadaan obat dan
dan bahan untuk tindakan bahan untuk pelayanan bahan gigi lengkap
perawatan gigi di gigi yang tidak tersedia dan terbaru agar
Puskesmas Kebasen serta telah expired pelayanan berjalan
Kabupaten Banyumas optimal
Deskripsi : Belum
lengkapnya obat dan
bahan untuk pelayanan
perawatan gigi di
Puskesmas Kebasen
Kabupaten Banyumas.
Adanya obat dan bahan
yang tidak tersedia dan
16
telah expired
menyebabkan pasien poli
gigi yang ingin melakukan
perawatan gigi tidak dapat
dilayani dengan maksimal
17
poli gigi belum berjalan
maksimal dikarenakan
adanya alat – alat
pemeriksaan dan
perawatan gigi yang
rusak sehingga
perawatan kurang
maksimal
18
Tabel 2.2 Data Dukung Isu
No. Isu dan Sumber Isu Data Dukung
1 Belum optimalnya Alat pemeriksaan gigi yang telah dilakukan proses
penyimpanan alat – alat sterilisasi tidak langsung dipindahkan ke dalam lemari
pemeriksaan dan penyimpanan alat melainkan tetap dibiarkan di dalam
tindakan gigi setelah sterilisator dan dalam keadaan tidak terbungkus, hal ini
proses sterilisasi di menyebabkan alat mudah terkontaminasi udara kotor.
Puskesmas Kebasen
Kabupaten Banyumas
2 Belum lengkapnya obat Adanya obat dan bahan yang tidak tersedia dan telah
dan bahan untuk tindakan expired menyebabkan pasien poli gigi yang ingin
perawatan gigi di melakukan perawatan gigi tidak dapat dilayani dengan
Puskesmas Kebasen maksimal.
Kabupaten Banyumas
19
Puskesmas Kebasen poli gigi di bulan Januari - Juni 2023 ada kurang
Kabupaten Banyumas lebih 20 – 35 ibu hamil yang berkunjung ke poli gigi
namun masih belum optimal untuk pemberian
penyuluhan dan pelayanan kesehatan gigi dan
mulut pada ibu hamil.
4 Belum optimalnya tindakan Pemeriksaan pada pasien poli gigi belum berjalan
pemeriksaan gigi di maksimal dikarenakan adanya alat – alat pemeriksaan
Puskesmas Kebasen dan perawatan gigi yang rusak sehingga perawatan
Kabupaten Banyumas kurang maksimal
20
No. Isu dan Sumber Isu Data Dukung
5 Belum optimalnya Komunikasi terapeutik adalah komunikasi yang
komunikasi terapeutik direncanakan secara sadar, bertujuan, dan
pada pasien anak di Poli kegiatannya dipusatkan untuk kesembuhan pasien.
Gigi Puskesmas Kebasen Kebanyakan anak yang berkunjung pertama kali ke
Kabupaten Banyumas poli gigi akan merasa takut dengan perlengkapan dan
alat alat yang ada di poli gigi
B. Analisis Isu
Penetapan Isu dilakukan melalui analisis isu dengan
menggunakan alat bantu penetapan kriteria kualitas isu. Analisis isu ini
bertujuan untuk menetapkan kualitas isu dan menentukan prioritas isu
yang perlu diangkat untuk diselesaikan melalui gagasan kegiatan yang
akan dilakukan. Pendekatan yang dilakukan untuk memahami sebuah
isu kritikal menggunakan issue scaning yaitu teknik mengenali isu
melalui proses scanning untuk mengetahui sumber informasi isu (LAN,
2019). Issue scanning yang digunakan dalam rancangan aktualisasi
dan habituasi ini adalah knowledgeable others yakni dengan
penelusuran sumber – sumber informasi melalui pejabat pemerintah
seperti sub koordinator dan koordinator bidang. Isu kritikal tersebut
perlu ditentukan kualitas isunya dengan menggunakan alat bantu
penetapan kriteria isu yang berkualitas yaitu dengan teknis tapisan isu.
Hal ini bertujuan untuk menetapkan kualitas isu dan menentukan
prioritas isu yang perlu diangkat dan diselesaikan melalui gagasan
kegiatan yang dilakukan.
22
Tabel 2.3
Analisis Isu Menggunakan APKL
Kriteria (Skor)
No Isu Jumlah Peringkat
A P K L
Belum optimalnya penyimpanan alat
1 pemeriksaan gigi setelah proses 5 3 3 3 14 VI
sterilisasi di Puskesmas Kebasen
Kabupaten Banyumas
Belum lengkapnya obat dan bahan
2 untuk pelayanan perawatan gigi di 5 3 3 4 15 IV
Puskesmas Kebasen Kabupaten
Banyumas
Belum optimalnya edukasi
kesehatan gigi pada pelayanan
3 ANC (Antenatal Care) terintegrasi 5 5 5 5 20 I
poli gigi di Puskesmas Kebasen
Kabupaten Banyumas
Belum optimalnya pelayanan
4 tindakan pemeriksaan gigi di 5 4 4 4 17 III
Puskesmas Kebasen Kabupaten
Banyumas
Belum optimalnya komunikasi
5 terapeutik pada pasien anak di Poli 5 5 4 4 18 II
Gigi Puskesmas Kebasen
Kabupaten Banyumas
Keterangan :
A = Aktual, P = Problematik, K = Kekhalayakan, L = KeLayakan
(Sumber : Analisis Penulis, 2023)
Pada tabel 2.4 berikut disajikan penetapan skor APKL.
23
Kriteria APKL Skor Keterangan
Menyangkut semua orang, baik di internal maupun eksternal Puskesmas
5
Kebasen Kabupaten Banyumas
4 Menyangkut internal di Puskesmas Kebasen Kabupaten Banyumas
Kekhalayakan Menyangkut internal di Poli Gigi Puskesmas Kebasen Kabupaten
3
Banyumas
Menyangkut internal di Poli Gigi Puskesmas Kebasen Kabupaten
2
Banyumas
1 Hanya menyangkut individu
5 Sangat logis, pantas, realistis, dan dapat dibahas sesuai dengan
tugas, hak, kewenangan, dan tanggung jawab
4 Logis, pantas, realistis, dan dapat dibahas sesuai dengan tugas,
hak, kewenangan, dan tanggung jawab
3 Logis, pantas, realistis, tetapi kurang dapat dibahas sesuai dengan
KeLayakan tugas, hak, kewenangan, dan tanggung jawab
Kurang logis, kurang pantas, kurang realistis, dan kurangdapat dibahas
2 sesuai dengan tugas, hak, kewenangan,
dan tanggung jawab
1 Tidak logis, tidak pantas, tidak realistis, dan tidak dapat dibahas
sesuai dengan tugas, hak, kewenangan, dan tanggung jawab
Berdasarkan analisis tapisan isu menggunakan teknik analisis
APKL, diperoleh 3 (tiga) isu dengan peringkat teratas dalam hal
kualitas isu yaitu :
1. Belum optimalnya edukasi kesehatan gigi pada pelayanan ANC
(Antenatal Care) terintegrasi poli gigi di Puskesmas Kebasen
Kabupaten Banyumas.
2. Belum optimalnya komunikasi terapeutik pada pasien anak di Poli
Gigi Puskesmas Kebasen Kabupaten Banyumas.
3. Belum optimalnya pelayanan tindakan pemeriksaan gigi di Puskesmas
Kebasen Kabupaten Banyumas.
2. Analisis USG
Alat bantu tapisan isu yang kedua adalah analisis USG.
Teknik ini digunakan untuk menentukan core issue yang akan
diangkat menjadi isu dalam rancangan aktualisasi dan habituasi ini.
Analisis USG dilakukan dengan teknik scoring menggunakan
rentang skor 1 – 5 untuk menetapkan tingkat USG yaitu :
24
Urgency, yaitu seberapa mendesak suatu isu harus dibahas,
dianalisis dan ditindaklanjuti.
Seriousness, yaitu seberapa serius suatu isu harus dibahas
yang dikaitkan dengan akibat yang ditimbulkan.
Growth, yaitu seberapa besar memburuknya isu tersebut jika
tidak ditangani dengan segera.
Isu dengan jumlah skor tertinggi merupakan core issue yang
akan ditetapkan untuk diselesaikan dengan kegiatan-kegiatan yang
diusulkan. Hasil analisis USG pada 3 (tiga) isu yang terjadi di Seksi
Pengembangan Sistem Informasi Bidang Pengelolaan Data dan
Informasi DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah disajikan dalam tabel
2.5 berikut :
Tabel 2.5
Analisis Isu Menggunakan USG
No Isu Urgency Seriousness Growth Jumlah Peringkat
Belum optimalnya edukasi
kesehatan gigi pada
1 pelayanan ANC (Antenatal 5 5 5 15 I
Care) terintegrasi poli gigi
di Puskesmas Kebasen
Kabupaten Banyumas
Belum optimalnya
komunikasi terapeutik pada
2 pasien anak di Poli Gigi 4 4 4 12 II
Puskesmas Kebasen
Kabupaten Banyumas
Belum optimalnya pelayanan
3 tindakan pemeriksaan gigi di 3 3 3 9 II
Puskesmas Kebasen
Kabupaten Banyumas
Keterangan :
U = Urgency, S = Seriousness, G = Growth
(Sumber : Analisis Penulis, 2023)
25
Pada tabel 2.6 berikut disajikan penetapan skor USG
Tabel 2.6
Penetapan Skor USG
Kriteria USG Skor Keterangan
5 Sangat mendesak
4 Mendesak
Urgency 3 Kurang mendesak
2 Tidak mendesak
1 Sangat tidak mendesak
5 Apabila tidak dibahas akan berdampak sangat serius
4 Apabila tidak dibahas akan berdampak serius
Seriousness 3 Apabila tidak dibahas akan berdampak kurang serius
2 Apabila tidak dibahas akan berdampak tidak serius
Apabila tidak dibahas akan berdampak sangat tidak
1
serius
5 Sangat memburuk apabila tidak segera ditangani
4 Memburuk apabila tidak segera ditangani
Growth 3 Kurang memburuk apabila tidak segera ditangani
2 Tidak memburuk apabila tidak segera ditangani
1 Sangat tidak memburuk apabila tidak segera ditangani
26
diagram fishbone atas permasalahan tersebut dapat disampakan sebagai
berikut :
Manpower
Materials
Petugas KIA jarang
Kurangnya sarana dan mengirimkan
prasarana di poli gigi semua pasien ANC
(Antenatalcare) ke
poli gigi Belum
optimalnya
Belum adanya media Petugas kurang edukasi
edukasi tentang berinovasi dalam kesehatan
kesehatan gigi di masa melakukan edukasi gigi pada
kehamilan pada ibu hamil tentang pelayanan
kesehatan gigi ANC
(Antenatal
Care)
Belum optimalnya terintegrasi
koordinasi antara poli gigi di
Kurang optimalnya Puskesma
poli KIA dan Gigi pelayanan ANC s Kebasen
(Antenatalcare) di poli Kabupaten
Kurangnya gigi Banyumas
kunjungan pelayanan
ANC ke poli gigi Kurang optimalnya alur
pelayanan pemeriksaan
ibu hamil
Milleau
Methods
Gambar 2.6
Analisis Penyebab Isu Menggunakan Diagram Fishbone
27
Berdasarkan analisis penyebab terjadinya core issue dengan menggunakan
diagram fishbone, diperoleh penyebab - penyebab prioritas yang perlu
diselesaikan, yaitu :
1. Materials ● Kurangnya sarana dan prasarana di poli gigi
Belum adanya media edukasi tentang
kesehatan gigi di masa kehamilan
2. Manpower ● Petugas KIA jarang mengirimkan semua pasien
ANC (Antenatalcare) ke poli gigi
Petugas kurang berinovasi dalam
melakukan edukasi pada ibu hamil
tentang kesehatan gigi
3. Methods ● Kurang optimalnya pelayanan ANC
(Antenatalcare) di poli gigi
Kurang optimalnya alur pelayanan pemeriksaan
ibu hamil
4. Milleau ● Kurangnya koordinasi antara petugas poli KIA
dan poli gigi
Kurangnya kunjungan pelayanan ANC
(Antenatalcare) ke poli gigi
28
E. Gagasan Pemecahan Isu
Berdasarkan pembahasan di atas, core issue atau isu prioritas yang
harus segera diselesaikan adalah belum optimalnya edukasi kesehatan gigi
pada pelayanan ANC (Antenatal Care) terintegrasi poli gigi di Puskesmas
Kebasen Kabupaten Banyumas, maka judul gagasan pemecahan core issue
atau isu prioritas adalah OPTIMALISASI PENGGUNAAN VIKSI (VIDEO
EDUKASI KESEHATAN GIGI) PADA PELAYANAN ANC (ANTENATAL
CARE) TERINTEGRASI POLI GIGI UNTUK MENDAPATKAN PELAYANAN
KESEHATAN GIGI DI PUSKESMAS KEBASEN KABUPATEN BANYUMAS.
Pelayanan ANC (Antenatal Care) terintegrasi ke poli gigi masih belum
optimal dalam pelayanan kesehatan gigi. Padahal ibu hamil banyak mengalami
permasalahan penyakit gigi dan tidak bisa asal dilakukan perawatan gigi, harus
melihat dari risiko bahayanya untuk ibu dan janinnya. Ada beberapa tindakan
yang dapat dilakukan untuk perawatan gigi, namun hal tersebut dilihat lagi dari
trisemester berapa usia kandungan kehamilannya. Dari permasalahan isu
tersebut maka dibuatlah media edukasi menggunakan video yang berbasis IT
(Information and Technologi) yaitu dengan pembuatan Viksi (Video Edukasi
Kesehatan Gigi) agar pelayanan edukasi menjadi menarik dan tidak monoton
serta dapat meningkatkan pelayanan ANC di poli gigi berjalan dengan optimal
dan maksimal sehingga dapat meningkatkan angka pengetahuan dan
pemahaman ibu hamil, menekan angka pertumbuhan penyakit gigi pada masa
kehamilan, mengurangi faktor genetik penyakit gigi yang akan diturunkan pada
janin, meningkatkan derajat kesehatan pada ibu hamil. Berikut ini adalah uraian
gagasan kegiatan dan tahapan kegiatan terhadap pemecahan isu :
29
Tabel 2.7 Gagasan Pemecahan Isu
No Gagasan Kegiatan Tahapan Kegiatan
1 Membuat VIKSI (video a. Mencari literatur/materi yang akan dimasukan dalam
edukasi kesehatan gigi) video edukasi kesehatan gigi pada masa kehamilan
pada masa kehamilan di internet
b. Berkonsultasi dengan mentor terkait konsep video
Menyelesaikan edukasi kesehatan gigi pada masa kehamilan
permasalah pada c. Melakukan kolaborasi dengan dokter gigi dan bidan
Materials dan Manpower dalam penyusunan konsep dan isi materi video
edukasi kesehatan gigi pada masa kehamilan
Sumber kegiatan : Inovasi d. Membuat video edukasi kesehatan gigi pada masa
kehamilan
e. Melakukan konsultasi dengan mentor hasil video
edukasi kesehatan gigi pada masa kehamilan
f. Menyempurnakan video edukasi kesehatan gigi
pada masa kehamilan
g. Mengunggah video edukasi kesehatan gigi di
website Puskesmas agar bisa diakses oleh pasien
ANC dan masyarakat luas
2 Membuat form kajian awal a. Membuat konsep isian form kajian awal dan
dan form kajian evaluasi evaluasi
pasien ANC dengan b. Berkonsultasi dengan mentor terkait konsep isian
media google form form kajian awal dan evaluasi
c. Membuat form kajian awal dan evaluasi
Menyelesaikan d. Memasukan form kajian wal dan evaluasi ke aplikasi
permasalahan pada google form
Methods e. Menggunakan form kajian awal dan form evaluasi
melalui google form pada pasien ANC terintegrasi
Sumber kegiatan : Inovasi poli gigi oleh petugas poli gigi
3 Mengunggah VIKSI (video a. Mendesain web google site dengan sekreatif dan
edukasi kesehatan gigi) sederhana agar mudah digunakan
dan form kajian awal dan b. Mengunggah video edukasi kesehatan gigi, form
evaluasi pada web google kajian awal dan form evaluasi pasien
site c. Membuat QR website yang berisikan VIKSI (video
edukasi kesehatan gigi)
Menyelesaikan d. Menggunakan google site sebagai sarana dan
permasalah pada prasarana media edukasi kesehatan gigi pada
Materials dan Manpower pelayanan ANC terintegrasi poli gigi pada saat
pasien berkunjung ke poli gigi
Sumber kegiatan : Inovasi
30
No Gagasan Kegiatan Tahapan Kegiatan
4 Memberikan informasi a. Melakukan konsultasi bersama mentor tentang Viksi
kepada petugas poli gigi b. Melakukan koordinasi dengan rekan kerja (dokter
dan KIA tentang VIKSI gigi) tentang aplikasi Viksi
(video edukasi kesehatan c. Melakukan koordinasi dengan bidan
gigi) penanggungjawab poli KIA tentang aplikasi Viksi
d. Mulai digunakannya aplikasi Viksi sebagai media
Menyelesaikan edukasi pada pelayanan ANC
permasalahan pada
Milleau
31
F. Rancangan Aktualisasi dan Habituasi
Tabel 2.8 Rancangan Aktualisasi dan Habituasi
Nama : Rizki Irzayanri, AMKG
Jabatan : Calon Terampil – Terapis Gigi dan Mulut
Unit Kerja : Puskesmas Kebasen
Tupoksi yang : PERMENPAN RB Nomor 37 Tahun 2019 Bab IV Pasal 8 Ayat 26
sesuai dengan dan 27
RA 1. Membimbing pelaksanaan sikat gigi pada individu/kelompok;
2. Melakukan kegiatan konsultasi pada kasus ringan dari tenaga
kesehatan lain.
Identifikasi Isu di : 1. Belum optimalnya edukasi kesehatan gigi pada
Poli Gigi pelayanan ANC (Antenatal Care) terintegrasi poli gigi di
Puskesmas Puskesmas Kebasen Kabupaten Banyumas
Kebasen 2. Belum optimalnya komunikasi terapeutik pada pasien anak
Kabupaten di Poli Gigi Puskesmas Kebasen Kabupaten Banyumas
Banyumas 3. Belum optimalnya pelayanan tindakan pemeriksaan gigi di
(diambil dari Puskesmas Kebasen Kabupaten Banyumas
Analisis USG)
Isu yang : Belum optimalnya edukasi kesehatan gigi pada pelayanan
diangkat (core ANC (Antenatal Care) terintegrasi poli gigi di Puskesmas
issue) Kebasen Kabupaten Banyumas
Penyebab : 1. Materials : Kurangnya sarana dan prasarana di poli
prioritas isu gigi
(diambil dari Belum adanya media edukasi tentang
Fishbone) kesehatan gigi di masa kehamilan
2. Manpower : Petugas KIA jarang mengirimkan semua
pasien ANC (Antenatalcare) ke poli gigi
Petugas kurang berinovasi dalam
melakukan edukasi pada ibu hamil
tentang kesehatan gigi
3. Methods : Belum optimalnya pelayanan ANC ke
poli gigi
Kurang optimalnya alur pelayanan
pemeriksaan pada ibu hamil
4. Milleau : Kurangnya koordinasi antara petugas
poli KIA dan poli gigi
Kurangnya kunjungan pelayanan ANC ke
poli gigi
Gagasan : OPTIMALISASI PENGGUNAAN VIKSI (VIDEO EDUKASI
pemecahan isu KESEHATAN GIGI) PADA PELAYANAN ANC (ANTENATAL
(konsep judul) CARE) TERINTEGRASI POLI GIGI UNTUK MENDAPATKAN
PELAYANAN KESEHATAN GIGI DI PUSKESMAS KEBASEN
KABUPATEN BANYUMAS
32
Tabel 2.9 Matrik Rancangan Aktualisasi dan Habituasi Peserta Pelatihan Dasar CPNS Tahun 2023
No KEGIATAN TAHAPAN OUTPUT/HASIL KETERKAITAN KONTRIBUSI VISI PENGUATAN NILAI –
KEGIATAN SUBSTANSI MATA DAN MISI NILAI ORGANISASI
PELATIHAN ORGANISASI
1 2 3 4 5 6 7
1 Membuat VIKSI Adanya VIKSI Keterkaitan kegiatan Dengan adanya Dengan adanya Viksi
(video edukasi (video edukasi dengan Manajemen ASN Viksi (video edukasi (video edukasi
kesehatan gigi) kesehatan gigi) : Saya melakukan kesehatan gigi) kesehatan gigi) pada
pada masa pada masa penyusunan materi video pada masa masa kehamilan
kehamilan kehamilan edukasi kesehatan gigi kehamilan sebagai sebagai sarana dan
sebagai sarana berkaitan dengan Prinsip sarana dan prasarana media
Sumber Kegiatan : dan prasarana ASN Pasal 3 ayat d pada prasarana media edukasi pada
Inovasi media edukasi UU No 5 Tahun 2014 edukasi pada pelayanan ANC di poli
pada pelayanan tentang ASN yaitu pelayanan ANC di gigi Puskesmas
ANC di poli gigi kompetensi yang poli gigi Puskesmas Kebasen Kabupaten
Puskesmas diperlukan sesuai dengan Kebasen Banyumas akan
Kebasen bidang tugas. Saya Kabupaten menguatkan tata nilai
Kabupaten membuat inovasi pada Banyumas akan Puskesmas Kebasen
Banyumas media promosi video memberikan BerAKHLAK yaitu :
edukasi kesehatan gigi kontribusi pada Visi Berorientasi
dalam rangka dan Misi pelayanan dan
menumbuhkan prinsip Puskesmas Adaptif.
ASN pasal 3 ayat c pada Kebasen yaitu :
UU No 5 tahun 2014
tentang ASN yaitu : Visi : Menjadikan
komitmen, integritas Banyumas Yang
moral, dan tanggung Maju, Adil,
jawab pada pelayanan Makmur dan
publik Mandiri.
Misi : Meningkatkan
kualitas hidup
warga terutama
pemenuhan layanan
dasar pendidikan
dan kesehatan
No KEGIATAN TAHAPAN OUTPUT/HASIL KETERKAITAN SUBSTANSI KONTRIBUSI VISI PENGUATAN NILAI –
KEGIATAN MATA PELATIHAN DAN MISI NILAI ORGANISASI
ORGANISASI
1 2 3 4 5 6 7
Keterkaitan kegiatan
dengan SMART ASN :
Saya membuat video
edukasi kesehatan gigi
secara professional dalam
rangka memenuhi
kebutuhan masyarakat di
era digital (Profesional)
Saya membuat media
informasi yang mudah di
pahami, sopan, baik, benar
(Digital Ethic)
Saya menyusun rencana
kegiatan dengan
memanfaatkan laptop
(Digital skill)
Saya menyimpan file
rancangan kegiatan di
Google Drive atau
penyimpanan lainnya agar
lebih aman dan tidak hilang
(Digital Safety)
Saya menyusun
rancangan Mesit Nile
berdasarkan kopetensi
dan kemandirian untuk
mencari berbagai
kopetensi (Kompetensi-
SMART ASN)
No KEGIATAN TAHAPAN KEGIATAN OUTPUT/HASIL KETERKAITAN SUBSTANSI MATA KONTRIBUSI PENGUATAN
PELATIHAN VISI DAN MISI NILAI – NILAI
ORGANISASI ORGANISASI
1 2 3 4 5 6 7
a. Mencari Adanya hasil Kompeten : saya mencari literatur
literatur/materi yang unduhan berupa tentang materi edukasi kesehatan gigi
akan dimasukan soft file dari pada masa kehamilan supaya dapat
dalam video edukasi literatur/materi meningkatkan kompetensi diri untuk
kesehatan gigi pada tentang menjawab tantangan yang selalu
masa kehamilan kesehatan gigi berubah
pada masa
kehamilan
b. Berkonsultasi dengan Adanya lembar Harmonis : saya melakukan konsultasi
mentor terkait konsep konsultasi dan dengan mentor untuk membangun
video edukasi kesepakatan lingkungan kerja yang kondusif
kesehatan gigi pada
masa kehamilan
c. Melakukan kolaborasi Adanya konsep Kolaboratif : saya menyusun konsep
dengan dokter gigi dasar video dan isi materi video bersama dengan
dan bidan dalam edukasi rekan kerja supaya rekan kerja dapat
penyusunan konsep kesehatan gigi ikut berkontribusi.
dan isi materi video pada masa
edukasi kesehatan kehamilan
gigi pada masa
kehamilan
d. Membuat video Adanya video Adaptif : saya membuat video edukasi
edukasi kesehatan edukasi kesehatan gigi pada masa kehamilan
gigi pada masa kesehatan gigi untuk terus berinovasi dan
kehamilan pada masa mengembangkan kreativitas
kehamilan
e. Melakukan konsultasi Adanya lembar Berorientasi pelayanan : saya
dengan mentor hasil konsultasi dan mendengarkan saran dan arahan dari
video edukasi kesepakatan mentor karena saya selalu melakukan
kesehatan gigi pada perbaikan tiada henti
masa kehamilan
No KEGIATAN TAHAPAN OUTPUT/HASIL KETERKAITAN SUBSTANSI KONTRIBUSI VISI DAN MISI PENGUATAN
KEGIATAN MATA PELATIHAN ORGANISASI NILAI – NILAI
ORGANISASI
1 2 3 4 5 6 7
f. Menyempurnakan Adanya video Akuntabel : saya
video edukasi edukasi melaksanakan tugas
kesehatan gigi kesehatan gigi dengan
pada masa pada masa bertanggungjawab,
kehamilan kehamilan cermat dan berintegritas
tinggi agar mendapatkan
hasil yang terbaik
g. Mengunggah Adanya lembar Kompeten : saya
video edukasi konsultasi dan mengunggah video
kesehatan gigi di kesepakatan edukasi kesehatan gigi
website pada masa kehamilan
Puskesmas agar dengan tujuan membantu
bisa diakses oleh orang lain belajar tentang
pasien ANC dan kesehatan gigi pada masa
masyarakat luas kehamilan
2 Membuat form Adanya form Keterkaitan kegiatan Dengan adanya form Dengan
kajian awal dan kajian awal dan dengan Manajemen ASN : kajian awal dan form adanya form
form kajian form kajian Saya melaksanakan tugas kajian evaluasi pasien kajian awal dan
evaluasi pasien evaluasi pasien dengan cermat dan dengan media google form kajian
dengan media dengan media displin dalam pembuatan form memberikan evaluasi pasien
google form google form form kajian awal dan kontribusi pada Visi dan dengan media
untuk melihat evaluasi untuk mengukur Misi Puskesmas google form
Sumber Kegiatan pengetahuan pengetahuan ibu hamil Kebasen yaitu : memberikan
: Inovasi dan sebelum dan setelah tata nilai
pemahaman dilakukannya edukasi Visi : Menjadikan Puskesmas
pasien kesehatan gigi supaya Banyumas Yang Maju, Kebasen
sebelum dan mendapatkan hasil yang Adil, Makmur dan BerAKHLAK
sesudah terukur dalam rangka Mandiri. yaitu :
diberikan menumbuhkan Kode Etik Berorientasi
edukasi dan Kode Perilaku ASN Misi : Meningkatkan Pelayanan,
kesehatan gigi pasal 5 ayat 2b UU No. 5 kualitas hidup warga Akuntabel,
Tahun 2014 yaitu : terutama pemenuhan Kompeten,
melaksanakan tugasnya layanan dasar pendidikan Adaptif, Loyal
dengan cermat dan dan kesehatan dan Kolaboratif
disiplin.
No KEGIATAN TAHAPAN OUTPUT/HASIL KETERKAITAN KONTRIBUSI VISI PENGUATAN NILAI –
KEGIATAN SUBSTANSI MATA DAN MISI NILAI ORGANISASI
PELATIHAN ORGANISASI
1 2 3 4 5 6 7
Keterkaitan kegiatan
dengan SMART ASN :
Saya membuat form
kajian awal dan evaluasi
melalui google form
secara professional dalam
rangka memenuhi
kebutuhan masyarakat di
era digital (Profesional)
Saya membuat media
informasi yang mudah di
pahami, sopan, baik, benar
(Digital Ethic)
Saya menyusun rencana
kegiatan dengan
memanfaatkan laptop
(Digital skill)
Saya menyimpan file
rancangan kegiatan di
Google Drive atau
penyimpanan lainnya agar
lebih aman dan tidak hilang
(Digital Safety)
Saya menyusun rancangan
form kajian awal dan
evaluasi berdasarkan
kompetensi dan
kemandirian untuk mencari
berbagai kompetensi
(Kompetensi-SMART
ASN)
No KEGIATAN TAHAPAN OUTPUT/HASIL KETERKAITAN SUBSTANSI KONTRIBUSI PENGUATAN NILAI –
KEGIATAN MATA PELATIHAN VISI DAN MISI NILAI ORGANISASI
ORGANISASI
1 2 3 4 5 6 7
a. Membuat konsep Adanya draft isian form Adaptif : saya membuat video
isian form kajian kajian awal dan form edukasi kesehatan gigi pada
awal dan evaluasi pasien ANC masa kehamilan untuk terus
evaluasi pasien berinovasi dan
ANC mengembangkan kreativitas
b. Berkonsultasi Adanya lembar Berorientasi pelayanan : saya
dengan mentor konsultasi dan mendengarkan saran dan
terkait konsep kesepakatan arahan dari mentor karena saya
isian form kajian selalu melakukan perbaikan
awal dan tiada henti
evaluasi
c. Membuat form Adanya draft isian form Akuntabel : saya
kajian awal dan kajian awal dan form melaksanakan tugas dengan
evaluasi evaluasi pasien ANC jujur dan transparan dalam
pembuatan form kajian awal dan
form evaluasi pasien
d. Memasukan Adanya media form Kompeten : saya melakukan
form kajian awal kajian awal dan form tugas dengan kualitas terbaik
dan evaluasi ke evaluasi pasien dalam membuat konsep isian
aplikasi google form kajian awal dan form
form evaluasi agar mudah dipahami
e. Menggunakan Adanya data pasien Berorientasi pelayanan : saya
form kajian awal ANC yang telah dalam menggunakan form
dan form menggunakan dan kajian awal dan form evaluasi
evaluasi melalui mengisi form kajian melalui google form pada pasien
google form awal dan form evaluasi ANC terintegrasi poli gigi serta
pada pasien menjelaskan cara pengisian
ANC terintegrasi dengan ramah dan cekatan
poli gigi
No KEGIATAN TAHAPAN OUTPUT/HASIL KETERKAITAN SUBSTANSI MATA KONTRIBUSI VISI PENGUATAN NILAI –
KEGIATAN PELATIHAN DAN MISI NILAI ORGANISASI
ORGANISASI
1 2 3 4 5 6 7
3 Mengunggah Adanya VIKSI Keterkaitan kegiatan dengan Dengan Adanya Dengan adanya
VIKSI (video (video edukasi Manajemen ASN : VIKSI (video media web google
edukasi kesehatan kesehatan gigi) Saya melaksanakan kegiatan edukasi site untuk
gigi), form kajian pada web pembuatan media/website kesehatan gigi) mengakses Viksi
awal dan evaluasi google site menggunakan web google site pada web google (video edukasi
pada web google yang dapat dengan jujur, bertanggung jawab, site yang dapat kesehatan gigi pada
site diakses dan berintegritas tinggi supaya diakses sebagai masa kehamilan)
sebagai sarana bisa bermanfaat untuk sarana dan sebagai sarana dan
Sumber kegiatan : dan prasarana meningkatkan pengetahuan prasarana media prasarana media
Inovasi media edukasi tentang kesehatan gigi pada masa edukasi edukasi memberikan
kehamilan, ini sesuai dengan Kode memberikan penguatan pada tata
etik dan kode perilaku UU No. 5 kontribusi pada nilai Puskesmas
Tahun 2014 pasal 5 ayat 2a Visi dan Misi Kebasen
Puskesmas BerAKHLAK yaitu :
Keterkaitan kegiatan dengan Kebasen yaitu : Berorientasi
SMART ASN : Pelayanan,
Saya membuat form kajian awal Visi : Menjadikan Akuntabel,
dan evaluasi melalui google form Banyumas Yang Kompeten, dan
secara professional dalam rangka Maju, Adil, Adaptif
memenuhi kebutuhan masyarakat Makmur dan
di era digital (Profesional), Mandiri.
Saya membuat media informasi
yang mudah di pahami, sopan, Misi :
baik, benar (Digital Ethic) Meningkatkan
Saya menyusun rencana kegiatan kualitas hidup
dengan memanfaatkan laptop warga terutama
(Digital skill) pemenuhan
Saya menyimpan file rancangan layanan dasar
kegiatan di Google Drive atau pendidikan dan
penyimpanan lainnya agar lebih kesehatan
aman dan tidak hilang (Digital
Safety)
No KEGIATAN TAHAPAN KEGIATAN OUTPUT/HASIL KETERKAITAN SUBSTANSI MATA KONTRIBUSI PENGUATAN
PELATIHAN VISI DAN NILAI – NILAI
MISI ORGANISASI
ORGANISASI
1 2 3 4 5 6 7
a. Mendesain web google Adanya video edukasi Adaptif : saya terus berinovasi
site dengan sekreatif dan
kesehatan gigi pada dan mengembangkan
sederhana agar mudah masa kehamilan, form kreativitas dalam mendesain
digunakan kajian awal dan form media google site agar menarik
evaluasi pasien yang dan mudah untuk digunakan
akan di unggah pada
web google site sebagai
sarana dan prasarana
media edukasi
b. Mengunggah video Adanya desain pada Kompeten : saya melakukan
edukasi kesehatan gigi, media web google site tugas dengan kinerja terbaik
form kajian awal dan yang ringan, menarik, dalam mengunggah VIKSI (video
form evaluasi pasien jelas supaya mudah edukasi kesehatan gigi), form
diakses dan digunakan kajian awal dan form evaluasi
oleh pasien ANC pasien
c. Membuat QR website Adanya kode QR Kompeten : saya mengunggah
yang berisikan VIKSI website yang berisikan video edukasi kesehatan gigi
(video edukasi VIKSI (video edukasi pada masa kehamilan dengan
kesehatan gigi) kesehatan gigi) tujuan membantu orang lain
belajar tentang kesehatan gigi
pada masa kehamilan
d. Menggunakan google Adanya data pasien Berorientasi pelayanan : saya
site sebagai sarana dan yang telah dalam menggunakan google site
prasarana media menggunakan atau sebagai sarana dan prasarana
edukasi kesehatan gigi mengakses video media edukasi kesehatan gigi
pada pelayanan ANC edukasi kesehatan gigi pada pelayanan ANC terintegrasi
terintegrasi poli gigi pada google site poli gigi serta menjelaskan cara
pada saat pasien mengakses VIKSI (video
berkunjung ke poli gigi edukasi kesehatan gigi) melalui
google site dengan ramah
No KEGIATAN TAHAPAN OUTPUT/HASIL KETERKAITAN SUBSTANSI MATA KONTRIBUSI VISI PENGUATAN NILAI
KEGIATAN PELATIHAN DAN MISI – NILAI
ORGANISASI ORGANISASI
1 2 3 4 5 6 7
4 Memberikan Terlaksananya Keterkaitan dengan Manajement ASN Dengan Dengan
informasi kepada pemberian : Saya melakukan pemberian informasi terlaksananya terlaksananya
petugas poli gigi informasi kepada petugas poli gigi dan poli KIA pemberian pemberian
dan KIA tentang kepada tentang aplikasi VIKSI (Video Edukasi informasi kepada informasi kepada
aplikasi Viksi petugas poli Kesehatan Gigi) dengan memberikan petugas poli gigi petugas poli gigi
gigi dan KIA informasi bahwa aplikasi viksi sudah dan KIA tentang dan KIA tentang
tentang aplikasi bisa digunakan untuk media edukasi aplikasi Viksi (Video aplikasi Viksi
Sumber kegiatan Viksi (Video dengan cara yang mudah, sederhana, Edukasi Kesehatan (Video Edukasi
: SKP Edukasi jelas dan dapat dipahami serta tidak Gigi) sebagai media Kesehatan Gigi)
Kesehatan menimbulkan kebingungan edukasi pada sebagai media
Gigi) sebagai (Asas Keterbukaan ASN pasal 2 ayat i) pelayanan ANC edukasi pada
media edukasi Saya melakukan pemberian informasi terintegrasi poli gigi pelayanan ANC
pada kepada dokter gigi, bidan KIA dan ibu memberikan terintegrasi poli
pelayanan hamil tentang aplikasi VIKSI (Video kontribusi pada Visi gigi memberikan
ANC Edukasi Kesehatan Gigi) bahwa sudah dan Misi penguatan pada
terintegrasi poli bisa diakses sebagai media edukasi Puskesmas tata nilai
gigi dengan sikap hormat, sopan, dan tanpa Kebasen yaitu : Puskesmas
tekanan supaya terjadi komunikasi yang Kebasen
baik Visi : Menjadikan BerAKHLAK :
(Kode Etik dan Perilaku ASN pasal 5 Banyumas Yang Berorientasi
ayat c) Maju, Adil, pelayanan,
Makmur dan Harmonis, Loyal,
Keterkaitan kegiatan dengan Mandiri. dan Kolaboratif
SMART ASN : Saya melakukan
pemberian informasi kepada Misi : Meningkatkan
petugas poli gigi dan poli KIA kualitas hidup
tentang aplikasi VIKSI dapat warga terutama
menunjukkan (Digital Culture) yaitu pemenuhan layanan
pengetahuan dasar menggunakan dasar pendidikan
bahasa Indonesia baik dan benar dan kesehatan
serta ramah dalam berkomunikasi
No KEGIATAN TAHAPAN OUTPUT/HASIL KETERKAITAN SUBSTANSI KONTRIBUSI VISI PENGUATAN NILAI
KEGIATAN MATA PELATIHAN DAN MISI – NILAI
ORGANISASI ORGANISASI
1 2 3 4 5 6 7
a. Melakukan Adanya lembar Harmonis : saya
konsultasi konsultasi dan melakukan konsultasi
bersama mentor kesepakatan serta dengan pimpinan supaya
tentang aplikasi saran dan masukan dapat terjalin hubungan
Viksi dari mentor yang bersinergi untuk
memperoleh hasil yang
terbaik dengan
b. Melakukan Terjadinya Kolaboratif : saya
koordinasi dengan kesepakatan/komitmen melakukan koordinasi
rekan kerja dengan rekan kerja dengan rekan kerja supaya
(dokter gigi) untuk penggunaan tercipta lingkungan kerja
tentang aplikasi viksi pada pelayanan yang kondusif agar VIKSI
Viksi ANC terintegrasi poli (video edukasi kesehata
gigi sebagai media gigi) bisa digunakan sebagai
edukasi media edukasi pada pasien
ANC (Antenatalcare).
c. Melakukan Terjadinya Harmonis : saya
koordinasi dengan kesepakatan/komitmen melakukan koordinasi
bidan dengan bidan poli KIA dengan bidan poli KIA
penanggungjawab untuk penggunaan supaya dapat terjalin
poli KIA tentang viksi pada pelayanan hubungan yang bersinergi
aplikasi Viksi ANC terintegrasi poli untuk memperoleh hasil
gigi sebagai media yang terbaik.
edukasi
d. Mulai Adanya kegiatan Kompeten : saya
digunakannya pemberian edukasi melakukan tugas dengan
aplikasi Viksi pada pelayanan ANC kualitas terbaik dalam
sebagai media dengan menggunakan menggunakan aplikasi Viksi
edukasi pada Viksi sebagai langkah sebagai media edukasi pada
pelayanan ANC pengoptimalan pelayanan ANC terintegrasi
pelayanan ANC poli gigi
terintegrasi poli gigi
No KEGIATAN TAHAPAN OUTPUT/HASIL KETERKAITAN SUBSTANSI MATA KONTRIBUSI VISI DAN PENGUATAN
KEGIATAN PELATIHAN MISI ORGANISASI NILAI – NILAI
ORGANISASI
1 2 3 4 5 6 7
5 Melakukan Terlaksanya Keterkaitan dengan Manajement ASN : Dengan terlaksanya Dengan
edukasi pada edukasi Saya melakukan penyuluhan dengan edukasi dengan media terlaksanya
pelayanan ANC dengan media menggunakan media viksi pada Viksi pada pelayanan edukasi
yang Viksi pada pelayanan ANC ibu hamil dengan tujuan ANC ibu hamil dengan media
terintegrasi pelayanan ANC untuk melakukan visualisasi supaya terintegrasi poli gigi Viksi pada
dengan poli gigi ibu hamil penyampaian materi bisa lebih jelas dan untuk meningkatkan pelayanan
menunggunaka terintegrasi poli terhindar dari kesalahpahaman pemahaman dan ANC ibu hamil
n aplikasi VIKSI gigi untuk (Asas Keterbukaan ASN pasal 2 ayat i) pengetahuan ibu hamil terintegrasi poli
(video edukasi meningkatkan Saya melakukan penyuluhan dengan tentang kesehatan gigi gigi untuk
kesehatan gigi) pemahaman menggunakan media viksi pada pelayanan dan mulut pada masa meningkatkan
dan ANC ibu hamil dengan sikap hormat, kehamilan pemahaman
pengetahuan sopan, dan tanpa tekanan supaya terjadi memberikan kontribusi dan
Sumber ibu hamil komunikasi yang baik pada Visi dan Misi pengetahuan
kegiatan : SKP tentang (Kode Etik dan Perilaku ASN pasal 5 Puskesmas Kebasen ibu hamil
kesehatan gigi ayat 2c) yaitu : tentang
dan mulut pada kesehatan gigi
masa Keterkaitan kegiatan dengan Visi : Menjadikan dan mulut pada
kehamilan SMART ASN : Saya melakukan Banyumas Yang masa
kegiatan penyuluhan dengan Maju, Adil, Makmur kehamilan
menggunakan media viksi pada dan Mandiri. memberikan
pelayanan ANC ibu hamil supaya bisa penguatan
menjangkau sasaran yang lebih luas Misi : Meningkatkan pada tata nilai
dengan harapan masyarakat puas kualitas hidup warga Puskesmas
dengan pelayanan promotif preventif terutama pemenuhan Kebasen
yang diberikan layanan dasar BerAKHLAK :
(Hospitality - Kompetensi SMART ASN) pendidikan dan Berorientasi
Saya melakukan penyuluhan dengan kesehatan pelayanan,
menggunakan media viksi pada Kompeten,
pelayanan ANC ibu hamil dapat dan Loyal
menunjukkan (Digital Culture) yaitu
pengetahuan dasar menggunakan
bahasa Indonesia baik dan benar serta
ramah dalam berkomunikasi.
No KEGIATAN TAHAPAN KEGIATAN OUTPUT/HASIL KETERKAITAN SUBSTANSI MATA KONTRIBUSI PENGUATAN
PELATIHAN VISI DAN MISI NILAI – NILAI
ORGANISASI ORGANISASI
1 2 3 4 5 6 7
a. Mengkonfirmasi Kesesuaian identitas Berorientasi pelayanan, Kompeten
identitas ibu hamil pasien dengan identitas : saya melakukan tugas dengan
pada RM kualitas terbaik dan dengan sikap
ramah dan sopan serta bahasa
indonesia yang baik agar mudah
dipahami
b. Mengarahkan ibu Adanya dokumentasi Berorientasi pelayanan : saya
hamil dalam pada saat menggunkan memahami dan memenuhi
mengakses aplikasi Viksi kebutuhan masyarakat dalam
Viksi melaksanakan pelayanan ANC serta
bersikap ramah
c. Mengarahkan ibu Adanya data hasil Loyal : dalam melaksanakan tugas
hamil untuk pengisian form kajian awal saya menjaga rahasia identitas ibu
melakukan pengisian pasien hamil
form kajian awal
d. Mempersilahkan ibu Adanya dokumentasi saat Berorientasi pelayanan : saya
hamil untuk menonton video serta memahami dan memenuhi kebutuhan
menonton video peningkatan pengetahuan masyarakat dalam melaksanakan
edukasi kesehatan dan pemahaman tentang pelayanan ANC serta bersikap ramah
gigi pada masa kesehatan gigi dan mulut
kehamilan pada masa kehamilan
e. Menjelaskan secara Meningkatkan pemahaman Kompeten : saya dalam melaksanakan
singkat isi video tentang kesehatan gigi pada pelayanan dengan tujuan membantu
edukasi masa kehamilan orang lain belajar tentang kesehatan
gigi pada masa kehamilan
f. Mengarahkan ibu Adanya data hasil Berorientasi pelayanan, Loyal : saya
hamil untuk pengisian form evaluasi memahami dan memenuhi kebutuhan
melakukan pengisian pasien masyarakat dalam melaksanakan
form evaluasi pelayanan ANC serta bersikap ramah
serta menjaga rahasia identitas ibu
hamil
No KEGIATAN TAHAPAN OUTPUT/HASIL KETERKAITAN SUBSTANSI MATA KONTRIBUSI VISI DAN PENGUATAN NILAI
KEGIATAN PELATIHAN MISI ORGANISASI – NILAI
ORGANISASI
1 2 3 4 5 6 7
g.
6 Melakukan Tersedianya Keterkaitan dengan Manajement Dengan tersedianya hasil Dengan
monitoring hasil monitoring ASN : dalam kegiatan monitoring, monitoring dan evaluasi tersedianya hasil
dan evaluasi dan evaluasi evaluasi dan rencana tindak lanjut dari hasil kegiatan monitoring dan
serta dari hasil saya cermat dalam membuat optimalisasi Viksi (Video evaluasi dari hasil
menyusun kegiatan kegiatan evaluasi dalam rangka Edukasi Kesehatan Gigi) kegiatan
rencana optimalisasi melaksanakan tugas dengan jujur, pada pelayanan ANC optimalisasi Viksi
tindak lanjut Viksi (Video bertanggung jawab, dan terintegrasi poli gigi (Video Edukasi
pelayanan Edukasi berintegritas tinggi (Kode Etik ASN sebagai dasar perbaikan Kesehatan Gigi)
ANC Kesehatan pasal 5) dan pengembangan pada pelayanan
terintegrasi Gigi) pada Saya membuat lembar evaluasi dimasa yang akan datang ANC terintegrasi
poli gigi pelayanan ANC secara professional sehingga dapat memberikan kontribusi poli gigi sebagai
menggunakan terintegrasi poli dijadikan dasar perbaikan atau pada Visi dan Misi dasar perbaikan
media Viksi gigi sebagai dituangkan dalam Rencana Tindak Puskesmas Kebasen dan pengembangan
dasar Lanjut (Asas ASN pasal 2 ayat g) yaitu : dimasa yang akan
perbaikan dan datang memberikan
Sumber pengembangan Keterkaitan kegiatan dengan Visi : Menjadikan penguatan pada
kegiatan : dimasa yang SMART ASN : saya menyusun Banyumas Yang Maju, tata nilai
Tugas akan datang form checklist menggunakan Adil, Makmur dan Puskesmas
Pimpinan komputer dan aplikasi Microsoft Mandiri. Kebasen
Word (Digital Skill) BerAKHLAK :
Dengan mengunakan bahasa Misi : Meningkatkan Berorientasi
yang mudah di pahami, sopan, kualitas hidup warga pelayanan,
baik, benar (Digital Ethic) dan terutama pemenuhan Akuntabel,
tidak mendiskreditkan kelompok layanan dasar Kompeten, dan
tertentu (Digital Culture) pendidikan dan Adaptif
kesehatan
No KEGIATAN TAHAPAN KEGIATAN OUTPUT/HASIL KETERKAITAN SUBSTANSI KONTRIBUSI PENGUATAN
MATA PELATIHAN VISI DAN MISI NILAI – NILAI
ORGANISASI ORGANISASI
1 2 3 4 5 6 7
a. Membuat lembar Adanya lembar evaluasi Berorientasi pelayanan :
evaluasi sehingga dapat diketahui saya membuat lembar
menggunakan ms. hambatan dalam pelayanan evaluasi yang mudah
office ANC menggunakan VIKSI dipahami dan berkualitas
(video edukasi kesehatan
gigi) sebagai dasar
pengambilan penyusunan
Rencana Tindak Lanjut
b. Menganalisis hasil Terlaksananya kegiatan Akuntabel : saya
monitoring dan monitoring dan evaluasi melalukan analisis hasil
evaluasi pada pada dalam pelayanan ANC monitoring dan evaluasi
pelayanan ANC menggunakan aplikasi Viksi dengan jujur, cermat dan
terintegrasi poli gigi sehingga didapatkan data bertanggungjawab agar
menggunakan media hasil evaluasi sebagai mendapatkan hasil yang
Viksi dasar Rencana Tindak terbaik
Lanjut
c. Menyampaikan hasil Mentor mengetahui hasil Kompeten : saya dalam
evaluasi, membuat evaluasi kegiatan dan menyusun laporan dan
laporan hasil evaluasi menyetujui draf atau Rencana Tindak Lanjut
kepada atasan atau konsep Rencana Tindak dengan terus berinovasi
mentor dan menyusun Lanjut mengembangkan kreatifitas
Rencana Tindak sehingga mengasilkan hasil
Lanjut untuk terbaik pada pelayanan ANC
pelayanan ANC yang terintegrasi ke poli gigi
terintegrasi poli gigi
menggunakan VIKSI
(video edukasi
kesehatan gigi)
Keterangan :
: Pelaksaan Kegiatan
: Hari Libur
A. Modul Buku
54
CURRICULUM VITAE
A. Data Pribadi
1. Nama Lengkap Rizki Irzayanri, AMKG.
2. Jabatan Calon Terampil – Terapis Gigi dan Mulut
3. NIP 19941222 202203 1 012
4. Tempat/tanggal lahir Banyumas, 22 Desember 1994
5. Alamat Rumah Perumahan Emerald Village Blok B No. 13
RT/RW 006/001, Desa Ciberem, Kecamatan
Sumbang
6. No. Hp 0895339733433
7. Instansi Puskemas Kebasen
8. Alamat Email rizkiirzyanri12@[Link]
B. Data Pendidikan
No Pendidikan Tahun
1. TK Bustanul Atfal Aisyiyah 2 Ajibarang Kulon 2000-2001
2. MI Muhammadiyah Ajibarang Kulon 2001-2007
3. SMP Negeri 1 Ajibarang 2007-2010
4. SMK Muhammadiyah 2 Ajibarang 2010-2013
5. Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan 2013-2016
Semarang
C. Riwayat Pekerjaan
1. Klinik Denta Medica Purwokerto 1 Februari 2017 – 30
September 2020
2. RST Tk. III 04.06.01 Wijayakusuma 1 Maret 2018 – 29
Purwokerto Februari 2020
3 Klinik Eldental Purwokerto 1 Oktober 2020 – 30
November 2021
4 RSGM Universitas Jenderal Soedirman 1 Maret 2020 – 30 April
Purwokerto 2022
5 Puskesmas Kebasen 5 Mei 2022 sampai
sekarang
55