0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
44 tayangan9 halaman

Manajemen Proyek Konstruksi Underpass

1. Bab 3 membahas tentang tinjauan perancangan manajemen proyek, termasuk perencanaan, organisasi, dan pelaksanaan proyek. 2. Manajemen proyek adalah penerapan ilmu, keahlian, dan sumber daya terbatas untuk mencapai tujuan proyek secara optimal. 3. Perencanaan proyek penting untuk menentukan tahapan yang harus dilakukan guna memenuhi spesifikasi proyek.

Diunggah oleh

Yehezkiel Alviandi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
44 tayangan9 halaman

Manajemen Proyek Konstruksi Underpass

1. Bab 3 membahas tentang tinjauan perancangan manajemen proyek, termasuk perencanaan, organisasi, dan pelaksanaan proyek. 2. Manajemen proyek adalah penerapan ilmu, keahlian, dan sumber daya terbatas untuk mencapai tujuan proyek secara optimal. 3. Perencanaan proyek penting untuk menentukan tahapan yang harus dilakukan guna memenuhi spesifikasi proyek.

Diunggah oleh

Yehezkiel Alviandi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB 3

TINJAUAN PERANCANGAN MANAJEMEN PROYEK

3.1 MANAJEMEN PROYEK


Proyek adalah sebuah pekerjaan yang bersifat unik dan sementara, proyek
dilakukan untuk mencapai tujuan yang telah direncanakan dan membuahkan hasil dan
manfaat yang diinginkan. Waktu dan biaya ialah pondasi utama dari sebuah proyek karena
itu proyek seringkali di katakan berhasil mencapai tujuan dan hasil yang diinginkan dalam
skala waktu dan anggaran yang sesuai dengan kesepakatan awal.
manajemen adalah proses khas yang terdiri dari perencanaan pengorganisasian
pergerakan dan pengendalian dilakukan untuk menentukan dan mencapai tujuan dengan
menggunakan orang dan sumber daya (George Robert Terry 1997)
manajemen proyek adalah penerapan ilmu pengetahuan ,keahlian dan
keterampilan,cara teknis yang terbaik dan dengan sumber daya yang terbatas untuk
mencapai sasaran dan tujuan yang telah ditentukan agar mendapatkan hasil yang optimal
dalam kinerja biaya,mutu dan waktu serta keselamatan kerja (Husen 2009).

3.2 PERENCANAAN PROYEK

Perencanaan merupakan keseluruhan dari proses pemikiran dan penentuan yang


dilakukan secara matang dari hal-hal yang dapat dikerjakan di masa mendatang dalam
rangka untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan (sondang [Link])
Perencanaan proyek merupakan Tahapan dalam proyek konstruksi. Perencanaan
sendiri secara umum dapat diartikan sebagai suatu proses untuk menentukan tahapan-
tahapan yang harus dilakukan untuk tercapainya suatu tujuan. Tujuan perencanaan sendiri
yaitu suatu usaha untuk memenuhi perencanaan spesifikasi proyek yang didalamnya
terdapat Batasan biaya,mutu,dan waktu serta harus memiliki faktor keselamatan yang
terjamin.
Dalam manajemen konstruksi terdapat beberapa perangkat yang dapat digunakan
untuk memantau jalannya kegiatan-kegiatan suatu proyek dan memperoleh informasi -
informasi yang di perlukan. Perangkat tersebut dapat berupa Bar chart diagram,kurva S
CPM dan net work planning diagram.
Gambar 3.2.1 Kurva S

3.3 ORGANISASI PROYEK

Pada suatu proyek konstruksi terdapat unsur-unsur proyek apabila disatukan akan
menghasilkan suatu progress untuk konstruksi dan akan menghasilkan suatu penyelesaian
masalah untuk konstruksi sipil. Unsur-unsur tersebut yaitu owner, konsultan perencana, dan
kontraktor utama .
Dalam sebuah proyek konstruksi ada unsur penting agar proyek biasa berjalan

dengan baik, pada proyek underpass kadusirung-2 BSD Barat ॥.3 beberapa pihak harus
saling terkait dan saling berhubungan tersebut di jelaskan pada gambar di bawah ini.

[Link] serpong Damai Tbk [Link]

OWNER KONSULTAN
MK

Gambar 3.1 Skema Hubungan Kerja Proyek


PT. Nusa Raya Cipta Tbk
Kontraktor sebagai pelaku utama dalam pelaksanaan proyek bertanggung jawab
KONTRAKTOR
atas segala perawatan ,penjagaan dan pengawasan selama [Link] juga
bertanggung jawab atas penyerahan pekerjaan serta wajib melakukan perbaikan atas
segala kerusakan maupun ketidaksempurnaan pekerjaan akibat kelalaian selama
pelaksanaan. Struktur Organisasi kontraktor utama Proyek Pembangunan underpass akses

kadusirung 2-BSD Barat ॥.3 yaitu sebagai berikut :

Project coordinator
I GEDE ARYANA
Mekanik
Dadi haryadi
Ujang engkus kuswara

Finance Project manager


Agus widodo Iwan Wahyudi

Engginering
Endi suhendi
Dwi cahyo Tsalabi (drafter)
Keisha A.P
Safety /lialson office Construction Manager (Admin Teknik)
Angga purnama Rochmat Habib maulana fikri
Candra tri A (Drafter)

Surveyor Supervisor Ppc/QS


Ade yoga pratama Jajat heryana Andonia purba
Arif pujiono Erfanka aji p Nanda Endri R
Sugeng sugiarto
ss

Logistik
Ramdan
Ilham maulana
QA/QC
Sandra devi anggela
Erwin Krisnandi
Hendi surdiana
Farros Juliantoro P
Secara umum pihak yang terkait dalam suatu proyek pembangunan yang dimulai
dari survei awal dan perencanaan sampai dengan tahap pelaksanaan adalah sebagai
berikut :
1. Owner (Pemilik)
Pemilik proyek adalah pihak yang memiliki proyek dan memberikan pekerjaan
pelaksanaan proyek kepada pihak penyedia jasa , pemilik proyek juga yang memiliki
dana untuk melaksanakan suatu proyek lalu membayar biaya pekerjaan tersebut.

Owner pada proyek underpass akses kadusirung 2- BSD barat ॥.3 adalah [Link]
Serpong Damai TBK.
2. Konsultan
Konsultan merupakan pihak yang ditunjuk oleh pemilik proyek untuk melakukan
perencanaan maupun pengawasan terhadap jalannya proyek. Konsultan pada

proyek underpass akses kadusirung 2-BSD barat ॥.3 adalah PT. Wiratman

3. Kontraktor pelaksana
Kontraktor pelaksana adalah pihak yang dipilih untuk menjalankan dan
melaksanakan proyek pekerjaan konstruksi sesuai dengan perencanaan mutu, biaya
dan waktu yang telah direncanakan dan disepakati oleh proyek dan konsultan
perencana . kontraktor pelaksana pada proyek underpass akses kadusirung 2-BSD

॥.3 adalah PT. Nusa Raya Cipta TBK.


3.3.1 Project coordinator
Coordinator proyek adalah seorang professional yang sering terlibat dalam operasi
sehari-hari, proyek yang ditugaskan kepada mereka. Mereka mengatur dan
mengkomunikasikan detail terkait dengan tugas tertentu sambal berfungsi sebagai antar
anggota tim dan manajer.

3.3.2 project manager


project manager adalah seseorang yang bertanggung jawab untuk
mengatur ,merencanakan dan melaksanakan project dengan berdasarkan anggaran dan
penjadwalan project manager juga bertanggung jawab untuk memimpin tim ,menentukan
tujuan ,berkomunikasi dengan para stakeholder dan menyelesaikan project dari awal hingga
akhir

3.3.3 Konstruksi manajer


Manajer konstruksi adalah merencanakan,mengarahkan atau mengkoordinasi
berbagai pekerjaaan yang terkait dengan konstruksi dan perawatan struktur , fasilitas dan
sistem. Pekerjaan manajer konstruksi biasanya dilakukan melalui personel pengawasan
bawahan, seorang manajer konstruksi juga berpartisipasi dalam pengembangan konseptual
sebuah proyek konstruksi serta penjadwalannya.
3.4 MANAJEMEN PELAKSANAAN PROYEK
Pelaksanaan pekerjaan adalah metode menggambarkan pengusaan penyelesaian
pekerjaan yang sistematis dari awal sampai akhir meliputi tahapan pekerjaan utama dan
cara kerja dari masing-masing jenis kegiatan pekerjaan utama yang dapat dipertanggung
jawabkan secara teknis. Manajemen pelaksanaan berpengaruh terhadap kemajuan
pekerjaan suatu proyek yang digambarkan melalui laporan harian, mingguan dan bulanan .
1. Laporan harian
Laporan harian proyek adalah sebuah laporan kegiatan pada proyek konstruksi yang mana
berguna sebagai bentuk pertanggung jawabkan dari seseorang kontraktor dalam rentan
waktu satu hari
2. Laporan mingguan
Laporan mingguan berguna melaporkan kemajuan atau bobot pekerjaan yang telah
direalisasikan dalam satu minggu umumnya laporan ini berisi tentang volume RAB pada
item kerja,volume kumulatif yang telah di selesaikan dalam seminggu dan kendala yang
dialami dalam proyek mingguan
3. Laporan Bulanan
Laporan bulanan berisi mengenai pelaporan suatu progress atau kemajuan pada proyek
kerja selama satu bulan. Umumnya memuat tentang progress akhir tahun,daftar alat,dan
jumlah yang dipakai dalam proyek,foto dokumentasi proyek konstruksi,kendala apa yang
terjadi selama pengerjaan ,menjelaskan staff yang ada di proyek dan volume yang telah
diselesaikan.
3.5 PENGENDALIAN PROYEK
Pengendalian proyek harus dilakukan secara terus menerus selama proyek
tersebut berlangsung. Metode pengendalian proyek didasarkan pada perencanaan dan
rencana kerja sebagai dasar untuk membandingkan kemajuan [Link] proyek
yang dilakukan antara lain pengendalian mutu,pengendalian biaya dan pengendalian waktu.
3.5.1 Pengendalian Mutu Bahan
pengendalian mutu adalah suatu aktivitas untuk menjaga dan mengarahkan agar
mutu produk dapat dipertahankan sebagaimana yang telah di rencanakan uji pengendalian

mutu bahan yang dilakukan di proyek underpass akses kadusirung 2-BSD Barat ॥.3 yaitu
seperti slump test (Ahyari 2002)

1. Slump test
Slump test adalah pengujian yang dilakukan untuk mengukur tingkat
konsistensi dari pasta beton yang baru di buat sebelum digunakan. Slump
test dilakukan untuk mengecek kemampuan beton ketika diaplikasikan
pada pembuatan pecast.
3.5.2 Pengendalian Waktu
Pengendalian waktu adalah salah satu sasaran utama pengendalian proyek.
Keterlambatan waktu pelaksanaan proyek akan mengakibatkan berbagai bentuk kerugian
misalnya penambahan biaya dan keterlambatan pemanfaatan produk.
Pengendalian waktu mempunyai tujuan agar proyek dapat diselesaikan sesuai
atau lebih cepat dari rencana dengan memperhatikan Batasan biaya ,mutu,dan lingkup di
proyek. Berikut proses pengendalian waktu yang harus di perhatikan untuk lingkungan
proyek.
1) Identifikasi kegiatan proyek
Proses pengendalian waktu diawali dengan mengidentifikasi kegiatan proyek agar
komponen lingkup proyek WBS atau deliverables yang telah di tentukan dapat terlaksana
sesuai dengan jadwal
2) Penyusunan urutan kegiatan kegiatan proyek
Setelah proyek di uraikan menjadi komponen – komponen kegiatan lingkup proyek di susun
kembali menjadi urutan kegiatan sesuai dengan logika ketergantungan.
3) Perkiraan kurun waktu proyek
Dari jaringan kerja yang telah di hasilkan, masing-masing kegiatan diperkirakan kurun waktu
yang diperlukan untuk menyelesaikan kegiatan yang bersangkutan

3.5.3 Pengendalian Biaya


Pengendalian biaya didefinisikan sebagai pengeluaran yang diatur dalam anggaran
yang disahkan sambal menyediakan bangunan dengan kualitas yang diharapkan dengan
batas waktu yang spesifik (Jelen dan Black 1983)
Pengendalian biaya dalam proyek konstruksi dapat dibedakan menjadi dua bagian
utama yaitu :
1. Pengendalian biaya selama tahap desain yang berarti bahwa proposal desainjatuh tidak
jauh dari estimasi awal
2. Pengendalian biaya secara prinsip dilakukan oleh kontraktor pada saat pekerjaan konstruksi
yaitu untuk menjaga biaya pada pelaksana pekerjaan agar tidak berbeda jauh dari uang
yang di bayarkan oleh pemilik untuk penyelesaian pekerjaan sesuai dengan biaya yang
telah disepakati.
3.6 KENDALA DILAPANGAN DAN SOLUSI DALAM MANAJEMEN PROYEK
Kendala di lapangan dapat menghambat perkembangan suatu proyek hingga
kemunduran yang menyebabkan pekerjaan tidak selesai tepat [Link] yang terjadi
dapat mempengaruhi system manajemen dalam suatu proyek maka perlu adanya sebuah
system penataan kegiatan proyek agar lebih struktur.
Kendala yang terjadi selama pelaksanaan proyek dapat disebabkan oleh kesalahan
dari pelaksanaan pekerjaan dilapangan, faktor cuaca dan [Link] utama
harus membuat solusi dari permasalahan yang terjadi dilapangan agar tidak mengganggu
jadwal yang telah direncanakan.

Tabel 3.6 Kebutuhan kendala di proyek


No. Kendala di proyek Solusi di proyek

1. Tanah Eksisting Lempung Replacement tanah

2. Sheet Pile miring dikarenakan air Pengalihan Aliran Baru


dan tanah lunak

Anda mungkin juga menyukai